Langsung ke konten utama

DEKADE GANDA SURGA TERBUKA (Bagian 16); REFORMASI GEREJA, RESTORASI SION


UPPER ROOM 206 – 23 September 2025 DEKADE GANDA SURGA TERBUKA (Bagian 16) REFORMASI GEREJA, RESTORASI SION" oleh Dr. Jonathan David.

Khotbah ini menyerukan umat percaya untuk mengangkat Nama Yesus dan mengakui otoritas-Nya sebagai Raja Sion, menekankan bahwa gereja di akhir zaman harus menjadi gereja yang luar biasa dan gereja yang memerintah untuk merebut kembali wilayah kekuasaan dari iblis. Penceramah berulang kali menyoroti pentingnya kuasa Roh Kudus (disebut sebagai "Faktor Roh Kudus") dan kesepakatan di antara umat percaya sebagai senjata penting untuk menyelesaikan mandat Ilahi. Khotbah tersebut juga membahas tentang pemosisian rohani yang tinggi, kuasa zaman yang akan datang, dan bagaimana penderitaan sekarang tidak sebanding dengan kemuliaan yang akan dinyatakan melalui manifestasi anak-anak Allah.


Catatan Lengkap:


1. Peninggian dan Kedaulatan Tuhan

Yesus harus ditinggikan karena Dia adalah Nama yang lebih tinggi dari segala nama, Raja segala raja, dan Tuhan segala tuhan. Dialah Sang Raja dan Tuhan.

  • Dia telah hidup selamanya, telah hidup sebelum Dia dilahirkan, dan telah menyelesaikan sebelum Dia memulai, sebab waktu itu kekal.

  • Allah yang kekal (Yang Lanjut Usianya) akan duduk sebagai hakim atas seluruh bumi (Daniel 7:9-10). Penghakiman akan datang, tetapi Allah akan terlebih dahulu menghakimi gereja atas perbuatannya agar gereja tidak diuji dan dihakimi di hadapan bangsa-bangsa lain.

  • Tujuan Allah dimulai dengan Kristus, bukan dengan manusia, bumi, atau iblis. Dialah Raja Sion.

  • Ketika tangan terangkat bukan hanya untuk memuji, tetapi juga menunjukkan bahwa otoritas Tuhan sedang berkuasa.

2. Gereja yang Luar Biasa dan Mandat Kerajaan

Gereja saat ini dipanggil menjadi gereja yang tidak biasa atau luar biasa. Kita tidak menjalankan segala urusan seperti biasa.

  • Posisi Gereja: Gereja diposisikan dengan penuh posisi rohani sehingga dapat menyelesaikan tugas yang telah dimulai Tuhan. Gereja berada dalam posisi rohani yang tinggi.

  • Identitas Gereja: Gereja bukan sekadar disebut gereja, tetapi adalah gereja yang memerintah dan gereja teritorial. Gereja adalah jalan raya surga dan pilar kebenaran.

  • Mandat dan Penguasaan: Ini adalah gerakan umat yang akan menguasai bumi. Karena kegerakan umat itu, akan ada gerakan doa, gerakan penyembuhan, dan gerakan pemulihan.

  • Wilayah: Gereja memiliki wilayah kekuasaan yang harus direbut. Setan adalah penghuni liar di wilayah kita; dia bahkan tidak menyewa. Iblis akan lari karena gereja menjalankan penugasan dan mandat.

  • Perluasan Kerajaan: Gereja harus memperluas Kerajaan Allah, bukan agenda pribadi. Kerajaan Allah tidak akan mundur, tetapi akan semakin kuat karena umat mengambil tempat mereka, yang akan menggeser kekuatan musuh.

  • Panggilan Umat: Kita diamanatkan untuk pergi, menyelesaikan tugas, memberi dampak pada dunia, dan mengubah semua bangsa. Kita dipanggil menjadi ahli yang luar biasa, perebut kota, pembangun bangsa, dan pembunuh raksasa.

3. Peran Roh Kudus (Faktor Roh Kudus)

Akan ada satu pencurahan terakhir Roh-Nya ke atas semua manusia, di mana anak-anak laki-laki dan perempuan akan bernubuat.

  • Tempat Tinggal Allah: Bapa, Putra, dan Roh Kudus akan menjadikan gereja sebagai tempat tinggal, bukan sekadar kunjungan mingguan.

  • Doa Cepat: Permintaan "Datanglah Kerajaan-Mu. Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di surga" (Matius 6:10) adalah jawaban tercepat yang akan didapatkan saat berdoa.

  • Kuasa: Kekuatan musuh akan terdesak ketika kita berdiri dalam nama Yesus dan menghadapi musuh-Nya, berkata, "Tunduklah kepada kuasa Roh Kudus. Tunduklah kepada Allah yang Hidup".

  • Faktor Penentu: Faktor Roh Kudus adalah salah satu faktor yang akan menentukan apakah seseorang akan menyelesaikan tugas yang diberikan Tuhan atau tidak.

  • Penerimaan Roh Kudus: Iman dan masuknya Roh Kudus adalah kunci penting. Roh Kudus ingin turun dan kita harus mengizinkan-Nya mengisi tempat itu.

  • Pekerjaan Roh Kudus:

    • Roh Kudus akan meneguhkan terlebih dahulu semua yang telah Yesus lakukan dalam hidup seseorang.

    • Dia akan menunjukkan cara bekerja bersama-Nya untuk menyelesaikan tugas bagi Kristus (Yohanes 14:26).

    • Dia datang dengan cara yang baru dan segar, dan Dia adalah Penghibur (Yohanes 14:26) bagi yang terluka.

    • Roh Kudus adalah yang menyingkapkan pewahyuan kepada kita.

    • Jika Roh Dia yang membangkitkan Yesus dari kematian tinggal di dalam kita, Roh Kudus akan menjamah roh kita dan memberi kehidupan kepada tubuh fana kita (Roma 8:11).

  • Hukum Roh Kehidupan: Hukum roh kehidupan dalam Kristus Yesus telah memerdekakan kita dari hukum dosa dan maut. Kita harus memilih untuk hidup, berjalan, dan memusatkan pikiran pada hal-hal rohani.

4. Kuasa Zaman yang Akan Datang dan Pewahyuan

Kuasa-kuasa zaman yang akan datang (Ibrani 6:5) merupakan konsep penting.

  • Definisi 1: Kuasa zaman yang akan datang akan membuat kita melihat awal zaman kebenaran dan akhir zaman dosa.

  • Definisi 2: Kuasa zaman yang akan datang adalah kemampuan untuk melihat bahwa Tuhan hidup di dalam dirimu.

  • Ambang Batas: Jika seseorang berdiri di ambang batas antara zaman yang berlalu dan zaman yang datang, mereka sedang menjamah kuasa dunia yang akan datang.

  • Gudang Persenjataan: Tuhan sedang membuka gudang persenjataan-Nya (Yeremia 50:25).

  • Kemuliaan yang Dinyatakan: Penderitaan zaman sekarang tidak layak dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita (Roma 8:18). Kemuliaan ini sebenarnya sudah ada di dalam kita (Kolose 1:27).

  • Definisi Kemuliaan: Kemuliaan adalah kehidupan Allah yang ditemukan dalam hidup kita. Kemuliaan bait-Nya yang akan datang akan lebih besar daripada yang sebelumnya (Hagai 2:9).

  • Proklamasi Fondasi: Ketika berkhotbah, kita tidak sekadar bernubuat, tetapi sedang meletakkan fondasi karena ketika masuk pada peraturan Melkisedek, kita melihat semuanya sudah selesai.

5. Identitas dan Hak Waris Anak-Anak Allah

Semua orang yang dipimpin Roh Allah adalah anak Allah (Roma 8:14).

  • Status Ahli Waris: Karena kita adalah anak, kita juga adalah ahli waris yang berhak menerima janji-janji Allah dan dipermuliakan bersama Kristus (Roma 8:17).

  • Roh Keputraan: Kita telah menerima roh adopsi sebagai putra (Roma 8:15), yang olehnya kita berseru, "Abba! Bapa!". Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah (Roma 8:16).

  • Perlindungan: Roh yang ada di dalam kita lebih besar daripada roh yang ada di dalam dunia (1 Yohanes 4:4). Tak ada yang akan memisahkan kita dari kasih Allah yang ada dalam Kristus Yesus (Roma 8:37-39).

  • Peran di Akhir Zaman: Kita adalah generasi kaki yang akan menghancurkan pekerjaan musuh di bawah kaki Kristus (Mazmur 110:1, Kisah Para Rasul 2:34-35).

  • Manifestasi Ciptaan: Seluruh makhluk ditaklukkan kepada kesia-siaan oleh kehendak Tuhan (Roma 8:20), tetapi mereka menantikan dengan penuh kecemasan manifestasi dan penyingkapan anak-anak Allah (Roma 8:19). Ciptaan berharap untuk dibebaskan dari perbudakan kerusakan menuju kebebasan kemuliaan Putra Allah.

  • Penebusan: Apa pun yang dapat ditebus akan dipulihkan. Manusia telah ditebus dan dipulihkan.

6. Strategi dan Tindakan Praktis

  • Kesepakatan: Salah satu senjata perang terhebat melawan musuh adalah kuasa kesepakatan. Dua orang tidak dapat berjalan bersama kecuali mereka sepakat (Amos 3:3).

  • Ketaatan: Hari terindah dalam hidup adalah saat Tuhan mengambil alih, dan kita mundur untuk melihat keselamatan dari Tuhan dinyatakan. Naaman marah karena tidak diminta melakukan hal besar, tetapi hanya mencelupkan diri ke sungai tujuh kali (2 Raja-raja 5:1-14). Kita harus taat mutlak pada kehendak Tuhan.

  • Tugas Hidup: Tugas utama adalah melakukan kehendak Dia yang mengutus dan menyelesaikannya (Yohanes 4:34).

  • Mematikan Perbuatan Tubuh: Kita berhutang/memiliki kewajiban hanya kepada roh, bukan kepada daging. Jika oleh Roh Allah kita mematikan perbuatan-perbuatan tubuh, kita akan hidup (Roma 8:13).

  • Pemulihan Kebenaran: Tuhan akan memulihkan kebenaran dan Roh kebenaran agar kita kembali ke masa lalu dan mengambil yang terbaik dan paling murni. Pemulihan ini kembali ke 2000 tahun, atau bahkan 6000 tahun (zaman kekal).

7. Kehidupan di Dalam Kristus

  • Tubuh Kebangkitan: Yesus bangkit dengan tubuh yang sama; Dia lahir dengan tubuh itu, dan Dia akan datang kembali dengan tubuh yang sama.

  • Perjamuan Kudus: Tujuan utama mengambil Perjamuan Kudus adalah untuk memberitakan kematian Tuhan, bahwa kini Dia hidup, dan untuk menyerahkan seluruh hidup kepada-Nya.

  • Percepatan: Tuhan akan menggerakkan kita dengan percepatan. Tuhan sedang mencari generasi yang akan menggenapi rencana dan membawa segala sesuatu menuju kesempurnaan zaman.

  • Kesembuhan: Kuasa Tuhan menyertai Yesus sehingga Ia dapat menyembuhkan orang sakit (Lukas 5:17). Kuasa Tuhan tidak terbatas pada kota atau gereja besar. Di akhir zaman, kita akan menerima kuasa untuk menangkal tipu daya musuh, terutama yang berkaitan dengan kesehatan.


Postingan populer dari blog ini

Upper Room 34 - DR. Jonathan David

  25-01-2022   Anugerah Untuk Memerintah (GRACE TO GOVERN) Pendahuluan – oleh Ps. Cyrus Mat 13:23 Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat." Problemnya bukan pada kebutuhan tapi pada tanahnya. Jika tanahnya baik, benih akan tumbuh, sebab ada aliran air, karena ada benih yang cerdas yang telah diprogram (dengan pengertian dan hikmat). Kuasa dan kekuatan serta kasih karunia tersembunyi di dalam FT (logos) itu.   Tanah hanya memerlukan kondisi, tidak memerlukan edukasi oleh karena digerakkan oleh sesuatu (Firman dan Roh Kudus) dari dalam yang dipanggil terang Tuhan dan pribadi Tuhan sendiri (Yoh 1:1).   Mengapa tidak kita menerima firman-Nya dan perkataan-Nya dari pribadi Tuhan (YHWH) sendiri. Banyak orang yang suka mendengarkan khotbah yang baik, tapi Kerajaan Allah dan pemerintahan-Nya tidak tertam...

Kebenaran Allah VS kebenaran sendiri (MKS #19)

 * Pentingnya Kebenaran Allah vs Kebenaran Sendiri: khotbah menekankan bahwa manusia sering kali hidup menurut "kebenaran sendiri" (pembenaran atas tindakan sendiri), padahal yang Tuhan tuntut adalah "kebenaran Allah" (the righteousness of God).  Kebenaran Allah** (*The righteousness of God*) adalah standar ilahi dan otoritas yang memiliki beberapa karakteristik utama sebagai berikut: *   **Nyata di Dalam Injil:** Kebenaran Allah dinyatakan melalui **Injil**, yang merupakan **kekuatan Allah yang menyelamatkan** setiap orang yang percaya. Ini adalah jalan Allah yang harus dimiliki seseorang untuk hidup di dunia ini, melampaui segala bentuk spiritualitas yang hanya tampak di permukaan. *   **Berasal dari Otoritas Kerajaan Surga:** Kebenaran ini berasal dari **pemerintah dan kerajaan Allah** sehingga bersifat mutlak dan tidak dapat ditawar-tawar. Allah sendiri hidup dan berpijak pada kebenaran-Nya. *   **Diproduksi oleh Roh Kudus:** Kebenaran Allah tidak dihasilkan...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Fokus kepada Dia yang sedang berkata-kata

SATE 21 October 2020 – **   Bacalah terlebih dahulu: Efesus 4:23-24, Yohanes 4:21-23 Dalam ayat ini, Paulus menasihatkan anggota-anggota jemaat, supaya mereka jangan hidup (= mêketi peripatein) lagi sama seperti orangorang kafir (yang tidak mengenal Allah). Tuhan mau adanya perubahan dari manusia lama menuju manusia baru. Yang awalnya hidup di bawah belenggu manusia lama menuju kepada kemerdekaan yang dibentuk di dalam format manusia baru dan dicipta menurut kehendak Allah dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. Tetapi antara kondisi manusia lama menuju manusia baru dibutuhkan proses pembaharuan yang terus-menerus. Roh yang dulunya mati, terbelenggu dosa dan tidak dapat bersekutu dengan Allah yang adalah Roh, kini dimerdekakan. Sehingga ketika kita berdoa dan memuji Tuhan, maka pujian terhadap Allah tersebut keluar dari roh yang sungguh-sungguh sudah diperbaharui menuju Roh yang sejati, yaitu Allah. Ini yang dikatakan oleh Yesus ketika Ia bertemu dengan perempuan Samaria. ...

The House of Shem (Kemah-kemah Sem)

Dari sejarah yang disebutkan di Alkitab, inilah gineologi dari Adam ke Yusuf. Kelihatannya peta ini disusun dari Kej 5:1-32 dan dilanjutka ke Kej 11:10-26 seperti yang Musa tuliskan.  PRA AIR BAH Dari "peta" gineologi ini dapat dengan mudah kita melihat karya Tuhan yang luarbiasa. Semua generasi terhubung dengan orang-orang strategis Tuhan secara luarbiasa. Kita melihat hubungan 3 generasi: Henokh, Metusalah dan Lamekh. Juga hubungan 3 generasi berikutnya antara: Metusalah, Lamekh dan Nuh. Disusul dengan hubungan antara 3 generasi: Lamekh, Nuh dan Sem.  Ini seperti pola yang Allah sediakan untuk menjaga kesinambungan warisan rohani yang kekal (legacy). Pola 3 generasi dalam satu kemah ini menjamin warisan menjadi pusaka - inheritance to heritage legacy. Bahkan Sem juga terhubung dengan Metusalah, anak dari Henokh. Maka, tidak heran Sem menjadi sangat luarbiasa.  Warisan menggambarkan aset yang diwariskan orangtua kepada anak laki-lakinya, sedangkan pusaka mengacu pada anu...

Kepenuhan Kristus

SATE 17 October 2020     Bacalah terlebih dahulu : I Petrus 2:21, Efesus 1:23, Efesus 4:11-13 Dalam kehidupan Yesus sebagai manusia, Ia telah menjadi teladan. Dan Alkitab pun menuliskan bahwa kita harus hidup dalam kepenuhan Kristus, namun yang sering menjadi persoalan adalah kita tidak pernah melihat Yesus hidup sebagai manusia. Itu sebabnya dalam kedaulatanNya, Tuhan telah memilih orang-orang tertentu yang dapat Ia munculkan sebagai bapa rohani agar menjadi model yang terlihat dan kita pun makin bisa mengerti bagaimana mengalami kepenuhan Kristus melalui bapa rohani yang ada. Tapi ada hal yang harus kita ketahui mengenai konsep bapa rohani ini, bahwa tidak semua orang yang mengajarkan Firman Tuhan dapat disebut sebagai bapa rohani. Karena seseorang yang Tuhan munculkan menjadi bapa rohani, sudah pasti memiliki kualitas tertentu dalam hidupnya dan tentunya telah melalui berbagai proses Tuhan. Sehingga di dalam kedaulatan Tuhan, sang bapa rohani bisa dikenali oleh anak-an...

Perpuluhan Dan Keimamatan Melkisedek

 Mari kita bahas dan renungkan bersama-sama bagian Firman Tuhan ini: Ayat-ayat Kunci: Kejadian 14:17 Setelah Abram kembali dari mengalahkan Kedorlaomer dan para raja yang bersama-sama dengan dia, maka keluarlah raja Sodom menyongsong dia ke lembah Syawe, yakni Lembah Raja. 18 Melkisedek, raja Salem, membawa roti dan anggur; ia seorang imam Allah Yang Mahatinggi. 19 Lalu ia memberkati Abram, katanya: "Diberkatilah kiranya Abram oleh Allah Yang Mahatinggi, (diberkatilah kiranya Abramnya Allah Yang Mahatinggi) Pencipta (PEMILIK = Yang EMPUNYA) langit dan bumi, 20 dan terpujilah Allah Yang Mahatinggi, yang telah menyerahkan musuhmu ke tanganmu." Lalu Abram memberikan kepadanya sepersepuluh dari semuanya. 21 Berkatalah raja Sodom itu kepada Abram: "Berikanlah kepadaku orang-orang itu, dan ambillah untukmu harta benda itu." 22 Tetapi kata Abram kepada raja negeri Sodom itu: "Aku bersumpah demi TUHAN, Allah Yang Mahatinggi, Pencipta (Yang EMPUNYA) ...

Membangun Sion Membentuk Ulang Kota - oleh Dr. Jonathan David

Ringkasan Khotbah: "Membangun Sion Membentuk Ulang Kota"  16082022  the Upper Room Kembalilah, hai anak-anak yang murtad, demikianlah firman TUHAN, karena Aku telah menjadi tuan atas kamu! Aku akan mengambil kamu, seorang dari setiap kota dan dua orang dari setiap keluarga, dan akan membawa kamu ke Sion.  Yeremia 3:14   Khotbah ini membahas visi tentang pembangunan kembali Sion sebagai inti dari pemulihan kota dan kehidupan umat Tuhan. Dr. Jonathan David menguraikan bagaimana Tuhan sedang bergerak secara aktif untuk membangun Sion, yang bukan hanya sekadar tempat, melainkan juga sebuah dimensi rohani di mana kehadiran, kuasa, dan otoritas Allah termanifestasi. Khotbah dimulai dengan penekanan pada pentingnya mendengar suara Tuhan dan mengasihi kebenaran-Nya. Dr. Jonathan David menyatakan bahwa tanpa kedua hal ini, akan ada kekacauan. Ia juga menekankan tentang karunia-karunia Roh Kudus yang diperlukan, seperti pewahyuan, pengertian, dan hikmat  untuk dapat menge...

SATE 18Juli2020 - Makanan Lahiriah dan Makanan Rohani

Setelah Kemuliaan, Kerajaan, dan Kehendak Bapa, barulah kita berdoa untuk meminta hal-hal untuk mendukung hal rohani yaitu kebutuhan jasmani. Kebutuhan disini adalah makanan(bread). Kita meminta “our daily bread” mengajarkan kepada kita tentang: # tidak kuatir dan kesederhaan, karena yang kita minta adalah roti untuk kesehatan jasmani kita. #kejujuran dan ketekunan.Kita tidak meminta roti untuk orang lain, bukan roti hasil tipuan(Amsal20:17), bukan roti kemalasan (Amsal 31:27), tetapi roti yang didapat karena kejujuran. #jangan kuatir tentang hari esok tetapi terus konsisten bergantung kepada penyediaan ilahi yang membuat kita hidup. #kita memohon kepada Bapa untuk memberikannya dan bukan menjual atau meminjamkannya. Itu artinya kita begantung kepada rahmat (mercy) Bapa. #kita berdoa untuk memberikan roti bukan hanya untuk diri sendiri tetapi orang lain yang terkoneksi juga dengan kita. #kita berdoa untuk memberikan roti HARI INI. Hal ini mengajarkan pada kita untuk selalu mendapatkan ...

Dimensi Tuhan

Ukuran-ukuran Tuhan by ps. Djonny Tambunan 17-Jan-2016 Ukuran-ukuran Tuhan itu tidak pernah bisa ditawar. ukuranNya pasti. Apa pun kondisi kita, Dia tidak pernah mengubahnya. Kita pun mencari yang pasti. Jangan berjalan menurut ukuran kita, semau kita. Tanpa mencapai ukuran Tuhan kita tidak akan berkenan di hadapan Tuhan. Wahyu 11 (Rev 11:1)   Kemudian diberikanlah kepadaku sebatang buluh, seperti tongkat pengukur rupanya, dengan kata-kata yang berikut: "Bangunlah dan ukurlah Bait Suci Allah dan mezbah dan mereka yang beribadah di dalamnya. Ada 3 hal yang selalu diukur oleh Tuhan, yaitu hal-hal yang rohani. Dia mengukur aspek-aspek rohani, bukan seberapa tinggi pendidikanmu, bukan seberapa banyak hartamu. Dia memiliki standar untuk diri kita yang harus bisa capai. Targetnya bukan supaya kita sama seperti Dia bisa menciptakan langit dan bumi yang baru. Bukan itu. Setiap orang yang tidak mencapai ukuran Tuhan, akan kehilangan perkenananNya. Sangat penting buat kita u...