Langsung ke konten utama

ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) - The Boundless Spirit UR #225



Berikut adalah catatan  dari khotbah THE UPPER ROOM 225 oleh Dr. Jonathan David pada tanggal 24 Maret 2026 yang berjudul "ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1)":

THE UPPER ROOM 225 - 24 Maret 2026

ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1)

Pembicara: Dr. Jonathan David

1. Pendahuluan & Doa Pembuka

  • Pencurahan Terakhir: Tuhan berfirman akan ada pencurahan terakhir Roh Kudus yang akan mengakhiri segalanya dan memulai zaman baru, yaitu zaman kebenaran.

  • Manifestasi Roh Kudus: Roh Kudus akan membawa umat-Nya kepada kebenaran, pewahyuan, pengertian, hikmat, dan memberikan informasi rahasia serta pengertian mendalam yang hanya diberikan oleh surga. Musuh tidak akan bisa memotong informasi atau apa yang Tuhan katakan kepada kita.

  • Kisah Mendengar Suara Tuhan: Pembicara menceritakan pengalaman tentang seorang wanita yang mengaku bersedia membayar 1 juta dolar untuk bisa mendengar suara Tuhan. Namun, ketika ditawari CD dan catatan khotbah seharga USD 55, wanita tersebut mengeluh mahal. Dr. Jonathan kemudian menegurnya dan menjelaskan bahwa Tuhan tidak berbicara kepadanya karena ia tidak jujur/berbohong.




2. Pembacaan Firman Tuhan
  • Yohanes 16:8-15 (TB):

    • (8) Dan kalau la datang, la akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman;

    • (9) akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku;

    • (10) akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak melihat Aku lagi;

    • (11) akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum.

    • (12) Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya.

    • (13) Tetapi apabila la datang, yaitu Roh Kebenaran, la akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab la tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan la akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.

    • (14) la akan memuliakan Aku, sebab la akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku.

    • (15) Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku punya; sebab itu Aku berkata: la akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku."

  • Matius 19:5-8 (TB) - Tentang Pernikahan dan Perceraian:

    • Yesus menegaskan bahwa apa yang telah dipersatukan Allah tidak boleh diceraikan manusia. Musa mengizinkan perceraian hanya karena ketegaran/kekerasan hati manusia, tetapi sejak semula tidaklah demikian.

3. Fondasi: Karunia Pertobatan

  • Roh Pertobatan Mendahului Roh Kebenaran: Sebelum manusia bisa berjalan bersama Roh Kebenaran dan masuk ke dimensi kedewasaan rohani, Tuhan harus memberikan karunia/roh pertobatan terlebih dahulu. Tanpa tempat pertobatan, perjalanan rohani tidak dapat dimulai.

  • Hidup dalam Terang: Kita harus tetap berada dalam terang karena darah Kristus membersihkan kita dari segala dosa saat kita berjalan di dalam terang. Di dalam kegelapan, darah itu tidak bekerja.

  • Pelajaran dari Anak yang Hilang (Lukas 15:11-32):

    • Perjalanan rohani atau perubahan baru dimulai ketika ia "kembali tersadar" saat berada di kondisi terendah (kandang babi).

    • Sebelumnya, ia fokus pada keegoisan ("berikan bagianku"), namun setelah bertobat, ia fokus pada kehendak bapanya ("jadikanlah aku").

4. Tahapan Perjalanan Hidup & Karakter Anak yang Hilang

  1. Dia datang dari tempat berkelimpahan: Ia berasal dari latar belakang yang sangat nyaman dan penuh berkat.

  2. Dia datang ke tempat pengujian: (Sama seperti Yesus yang diuji di padang gurun dalam kekurangan, sedangkan Adam diuji di tengah kelimpahan). Tuhan menguji anak-anak-Nya agar memiliki kecerdasan spiritual yang tinggi.

  3. Dia telah sampai pada titik akhir jalan-jalannya: Ia mentok dengan caranya sendiri, menghamburkan hartanya secara boros dengan hidup berfoya-foya di negeri yang jauh.

  4. Dia menyadari (Kembali sadar): Setelah hartanya habis dan timbul bencana kelaparan, ia mulai melarat dan kesadarannya terguncang hebat.

  5. Dia kembali kepada bapanya dan menemukan rumah bapanya.

  6. Dia kembali ke rumah bapanya.

  7. Dia kembali ke keluarga bapanya.

  8. Dia kembali pada tujuan sang bapa.

  9. Dia kembali pada warisan yang sebenarnya.

  10. Dia kembali ke rumah dengan keteraturan yang baik: Menghasilkan pemulihan dan awal yang baru bagi seluruh isi rumah.

5. 9 Karakteristik & Manifestasi Roh Kebenaran

Ketika seseorang dipenuhi oleh Roh Kebenaran, berikut adalah hal-hal yang dikerjakan-Nya:

  1. Dialah hakikat dan esensi dari segala kebenaran: Di dalam-Nya tidak ada kebohongan karena mustahil bagi Tuhan untuk berbohong.

  2. Dia akan menuntun kita kepada seluruh kebenaran: Memberikan kemampuan 100% untuk membedakan mana orang yang jujur dan mana yang penuh kebohongan.

  3. Apa pun yang Dia dengar, itulah yang akan Dia sampaikan (Kebenaran saat ini): Kecepatan penyampaian pesan dari apa yang didengar di surga langsung dinyatakan.

  4. Dia memimpin untuk menggali lebih dalam ke dalam kebenaran progresif: Memberikan lebih banyak fakta dan pemahaman yang diperbarui serta lebih baik dari sebelumnya.

  5. Dia menyingkapkan apa yang akan datang (Kebenaran profetik).

  6. Dia akan menyatakan Yesus kepadamu (Penyingkapan kebenaran): Karena Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup.

  7. Dia akan menyatakan roh-roh lainnya: Melalui karunia membedakan roh, Roh Kudus akan menyingkapkan mana sifat roh yang dari Allah dan mana roh kesesatan/iblis yang jahat.

  8. Dia menyatakan kebenaran di manusia batiniah (bagian terdalam manusia): Membangun keyakinan yang kuat, kegigihan, dan gairah (passion) yang murni dari dalam roh, bukan sekadar di pikiran/kepala.

  9. Kota kebenaran (Zakharia 8:3): Frekuensi kebenaran di dalam hati kita akan terhubung dengan mereka yang memiliki frekuensi serupa.

6. Doa dan Pesan Penutup

  • Persembahan yang Berkenan: Mengambil pelajaran dari Kain dan Habel, persembahan yang dicari Tuhan adalah pengorbanan yang didasari kerelaan hati dan sesuai dengan standar yang Tuhan tetapkan (korban darah), bukan atas dasar kepraktisan atau ego manusia.

  • Doa Berkat: Dr. Jonathan mendoakan agar jemaat menerima Roh Kebenaran dan Roh Pertobatan yang membersihkan jalan. Melalui pimpinan Roh, umat Tuhan akan dibawa dari satu tingkat kekuatan ke tingkat kekuatan lainnya, menerima pikiran Kristus, serta mulai bergerak menuju kedewasaan penuh untuk mengubah dunia.


Postingan populer dari blog ini

Percepatan dan Kelahiran Ishak (MKS #46)

Khotbah ini berfokus pada percepatan rencana Tuhan melalui kehidupan Abraham . Tuhan mengubah identitas Abraham untuk melepaskannya dari pola hidup lama yang menghambat janji ilahi. Melalui penafsiran kitab Kejadian 17 , pp Djonny  menekankan pentingnya respons yang akurat terhadap firman Tuhan serta peran penyunatan batiniah dalam hubungan bapa-anak rohani. Jemaat diajak untuk hidup tidak bercela agar dapat menjadi bagian dari rencana agung universal Allah sebagai gereja yang sejati. Fokus utamanya adalah bagaimana perkataan profetik dari otoritas rohani mampu mengubah kepribadian seseorang menjadi ahli waris janji Tuhan. Akhirnya, sumber ini menegaskan bahwa menjadi keturunan Abraham berarti memiliki dimensi kehidupan Allah yang terwujud melalui ketaatan total. Berikut adalah catatan lengkap dari khotbah "Ibadah JMD Bandung 12 Juli 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 46" : 1. Konsep Percepatan (Acceleration) dan Ketetapan Allah Percepatan Ilahi: Kejadian 17 berbicara ...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

Membuang Cela Masa Lalu, Hidup Tanpa Noda (MKS #44)

Khotbah ini mengulas perjalanan iman Abraham dalam upayanya hidup tanpa cela di hadapan Allah berdasarkan Kejadian 17:1 .  Meskipun Abraham taat, ia masih membawa pola pikir duniawi yang diwarisi dari ayahnya, Terah, terutama melalui keterikatannya pada Lot dan Ismail . Kehadiran Lot dianggap sebagai bentuk kontaminasi spiritual karena Abraham belum sepenuhnya melepaskan keterikatan keluarga untuk mengikuti rencana murni Tuhan. Pp Djonny menekankan pentingnya kemitraan yang kudus dengan Roh Kudus agar manusia tidak menyimpang dari tujuan ilahi. Melalui kisah ini, jemaat diajak untuk membenahi hati dan memastikan bahwa hikmat Allah , bukan ambisi manusia, yang menuntun langkah hidup mereka. Akhirnya, pesan utama adalah tentang pemurnian diri dari segala cela agar penggenapan janji Tuhan dapat terwujud sepenuhnya. Ibadah JMD Bandung 28 Juni 2026 - Ps. Djonny Tambunan - Manusia Kerajaan Sorga 44 Berikut adalah catatan lengkap berdasarkan materi khotbah: 1. Jalan Hikmat Allah...

Conquering the Mountains of Governance and Political (UR #237)

Khotbah  Dr. Tunde Bakare dalam acara ISC 2025 membahas peran strategis orang percaya di gunung politik dan pemerintahan . Beliau menekankan pentingnya memiliki pola atau cetak biru ilahi serta karakter yang murni sebelum terlibat dalam kepemimpinan publik agar tidak tercemar oleh sistem dunia. Melalui berbagai rujukan Alkitab, ia menjelaskan bahwa Tuhan akan membangkitkan pemimpin-pemimpin profetik untuk menggantikan sistem yang korup dan menindas rakyat. Bakare juga membagikan pengalaman pribadinya di Nigeria tentang bagaimana kekuatan doa dan nubuat mampu mempengaruhi arah politik nasional serta menentang rezim yang tidak adil. Inti dari pesan ini adalah panggilan bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan yang berani merebut kembali pengaruh di berbagai bidang budaya demi kesejahteraan bangsa. Narasi ini ditutup dengan penegasan bahwa kepemimpinan yang takut akan Tuhan adalah kunci utama yang membedakan kemajuan suatu negara dari keterpurukannya. Berikut adalah c...

Pemulihan Identitas Melalui Percepatan dan Ikat Janji (MKS #47)

Sesi ini masih membahas konsep percepatan ilahi melalui teladan kehidupan Abraham. Penulis menekankan pentingnya transformasi jati diri dari manusia lama menjadi manusia baru sebagai syarat mutlak agar rencana agung Tuhan tergenapi. Melalui penjelasan kitab Kejadian 17 dan 18, sumber ini menguraikan bahwa ketaatan pada otoritas bapa rohani dan respons yang akurat terhadap firman adalah kunci perubahan karakter. Khotbah tersebut menegaskan bahwa perubahan kepribadian seseorang akan menentukan kualitas kunjungan dan pergerakan Tuhan dalam hidupnya. Selain itu, ditekankan bahwa benih firman yang diterima harus mewujud dalam tindakan nyata agar janji Tuhan dapat diteruskan kepada generasi berikutnya. Secara keseluruhan, teks ini mengajak jemaat untuk menanggalkan sifat-sifat lama demi mengenakan identitas baru yang sesuai dengan takdir ilahi . Ibadah JMD Bandung 19 Juli 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 47 Berikut adalah catatan lengkap mengenai rencana Tuhan bagi keturunan Abraham, tr...

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

Peran Roh Kudus (MKS #49)

  "Manusia Kerajaan Sorga 49", berfokus pada rencana ilahi Allah bagi umat manusia dan bagaimana individu dapat menyelaraskan hidup mereka dengan kehendak-Nya. Ditekankan bahwa orang percaya tidak boleh mengandalkan kekuatan mereka sendiri, tetapi pada kuasa Roh Kudus dan Firman Allah untuk memenuhi takdir mereka. Ibadah JMD Bandung 2 Agustus 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 49 Poin-Poin Utama : Memahami Bahasa Allah: Papa menekankan pentingnya memahami "bahasa" Allah, mencatat bahwa Alkitab tidak boleh dilihat sebagai ayat-ayat yang terisolasi, tetapi sebagai satu rencana besar yang terpadu. Memahami firman dan menyelaraskan hidup dengan kehendak Allah memerlukan tuntunan Roh Kudus, bukan sekadar kemampuan akal. Roh Kudus sangat penting untuk wahyu yang sejati. Kuasa Firman: Firman memiliki kuasa bawaan untuk menggenapi dirinya sendiri. Manusia cukup percaya dan memberi ruang bagi kasih karunia Allah, bukan memaksakan dengan usaha sendiri seperti pola hukum Taurat. Or...

Kapasitas dan Potensi Spiritual (MKS #48)

Ps. Djonny  membahas konsep Manusia Kerajaan Sorga melalui tinjauan teologis atas janji Tuhan kepada Abraham dalam Kejadian 17 . Beliau menjelaskan bahwa identitas sebagai raja menurut definisi ilahi bukan didasarkan pada kekuasaan duniawi seperti Nimrod, melainkan pada kapasitas spiritual untuk memerintah melalui kebenaran dan ketaatan. Terdapat penekanan pada enam langkah Allah dalam Kejadian 1 , mulai dari memberkati hingga memberikan otoritas untuk menaklukkan bumi, sebagai pola bagi manusia untuk mewujudkan kerajaan Allah di dunia. Peran Roh Kudus dianggap krusial dalam memperluas pengaruh hidup seseorang agar mencapai kaliber dunia demi kemuliaan Tuhan. Melalui teladan Yesus, jemaat diajak untuk menyadari potensi ilahi dan warisan rohani mereka sebagai keturunan Abraham yang dipanggil untuk menyatakan otoritas surga. Ibadah JMD Bandung 26 Juli 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 48 Berikut adalah catatan selengkapnya dari materi "Manusia Kerajaan Sorga 48: Raja-Raja dari Ket...

Tujuh Gunung Budaya (UR #235)

Sesi  Dr. Tunde Bakare  kali ini membahas konsep tujuh gunung budaya sebagai kerangka pengaruh dalam masyarakat. Beliau menekankan pentingnya peran orang percaya di berbagai bidang seperti pemerintahan, pendidikan, media, ekonomi, keluarga, dan hiburan . Beliau secara tegas menolak klasifikasi gereja sebagai gunung agama , melainkan mendefinisikannya sebagai gunung rumah Tuhan yang harus berdiri di atas segala sistem lainnya. Melalui referensi Alkitabiah, ia mendorong jemaat untuk menjadi generasi surga terbuka yang memiliki kejeniusan kreatif dan solusi spiritual bagi dunia. Penjelasan ini menggambarkan kehidupan sebagai permadani yang kaya , di mana setiap elemen budaya dijalin untuk menyatakan kedaulatan Tuhan di bumi. Secara keseluruhan, pesan ini mengajak individu untuk beroperasi dengan hikmat ilahi guna membawa transformasi nyata di tengah masyarakat.   The Rich Tapestry of the Seven Cultural Mountains Berikut adalah catatan lengkap sesi pengajaran Dr. Tund...

Ikat Janji Allah (God's Covenant) dengan Abraham dan Keturunannya

Saat Teduh 26 Jan 2025 Kej 26:1  Maka timbullah kelaparan di negeri itu.  —  Ini bukan kelaparan yang pertama, yang telah terjadi dalam zaman Abraham. Sebab itu Ishak pergi ke Gerar, kepada Abimelekh, raja orang Filistin. 2  Lalu TUHAN menampakkan diri kepadanya serta berfirman: "Janganlah pergi ke Mesir, diamlah di negeri yang akan Kukatakan kepadamu. 3  Tinggallah di negeri ini sebagai orang asing, maka Aku akan menyertai engkau dan memberkati engkau,  4  Aku akan membuat banyak keturunanmu seperti bintang di langit; Aku akan memberikan kepada keturunanmu seluruh negeri ini, dan oleh keturunanmu semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, 5  karena Abraham telah mendengarkan firman-Ku dan memelihara kewajibannya kepada-Ku, yaitu segala perintah, ketetapan dan hukum-Ku." Kej 26:12 Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN. 13  Dan orang itu menjadi kaya, bahkan k...