Langsung ke konten utama

The Limitless Spirit: Authority and Leadership in the Last Days (UR #228)



THE UPPER ROOM 228 - 14 April 2026

ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 4)

Ini pengajaran Dr. Jonathan David yang berfokus pada pemberdayaan pemimpin gereja melalui otoritas rohani dan bimbingan Roh Kudus. Beliau membedah berbagai alasan mengapa individu berhenti mengikuti pemimpin, seperti hilangnya kedisiplinan, ketersinggungan hati, hingga perubahan sifat dasar roh seseorang. Strategi kepemimpinan yang ditekankan mencakup pentingnya menjaga kesatuan, mengambil otoritas atas kegelapan, serta menjauhi akar kepahitan agar pelayanan tetap murni. Melalui analogi militer dan referensi Alkitab, jemaat didorong untuk hidup dalam dimensi nubuatan dan hikmat guna menghadapi tantangan zaman. Khotbah diakhiri dengan doa pengurapan yang kuat untuk melepaskan kasih karunia finansial serta kekuatan supranatural bagi kemajuan kerajaan Tuhan. Keseluruhan pesan bertujuan membekali para pengikut Kristus agar mampu mempertahankan kemenangan rohani dan memperluas pengaruh mereka secara global.


Berikut adalah catatan lengkap mengenai poin-poin utama dari pesan "Roh Yang Tanpa Batas (Bagian 4)" oleh Dr. Jonathan David, yang berfokus pada otoritas, kepemimpinan, dan dinamika hubungan dalam pelayanan:

1. Memahami Kapan dan Mengapa Orang Berhenti Mengikuti Pemimpin

Ini dianggap sebagai pesan paling krusial bagi setiap pemimpin global untuk memahami alasan di balik pemberontakan atau keluarnya orang-orang dari kepemimpinan. Ada tiga alasan utama yang dijelaskan:

  • Memilih untuk Tidak Mengikuti Pemimpin: Ketika seseorang berhenti mengikuti, mereka cenderung mencoba memimpin diri sendiri. Hal ini menciptakan rantai otoritas ganda yang mengakibatkan penindasan dan "perang saudara" secara spiritual. Ketidakdisiplinan satu orang (seperti analogi merokok saat pengintaian) dapat membahayakan seluruh tim dan memaksa orang lain menanggung beban tambahan.
  • Perubahan Sifat Dasar Roh: Seseorang berhenti bergerak ketika sifat roh mereka tidak lagi selaras dan kehilangan "frekuensi" pemimpinnya. Hal ini digambarkan dengan sikap Lucifer yang berfokus pada "Aku hendak" (keinginan diri sendiri), sehingga mereka tidak lagi bisa memahami atau mendengar pesan yang disampaikan karena telah dikuasai roh kesalahan.
  • Tersinggung dan Kehilangan Kasih Karunia: Ketersinggungan yang tidak dipulihkan menyebabkan hilangnya keterikatan. Jika seseorang gagal mencapai kasih karunia Allah, akan tumbuh akar pahit yang tidak hanya merusak diri sendiri, tetapi juga menimbulkan kerusuhan dan mencemarkan banyak orang lainnya.

2. Pentingnya Otoritas dan Ketajaman Roh (Discernment)

Pemimpin harus proaktif dalam mengelola dinamika spiritual di dalam gereja atau organisasi:

  • Mengambil Otoritas: Pemimpin harus menggunakan otoritas untuk menaklukkan roh kegelapan di dunia roh terlebih dahulu, kemudian melalui doa dan khotbah untuk menciptakan "ekualisasi" sehingga semua orang memahami kehendak Tuhan.
  • Ketajaman yang Lebih Besar: Kemampuan untuk membedakan roh (seperti Petrus mengenali kepahitan Simon si penyihir meskipun Filipus menerimanya) sangat penting. Ketajaman ini diperoleh melalui latihan, kedewasaan, dan kekuatan roh.
  • Suara Terompet: Dalam pekerjaan yang luas, dibutuhkan "suara terompet" (seperti strategi Nehemiah) sebagai alarm dan alat komunikasi agar semua orang tetap setia dan terjaga posisinya di dalam tembok pembangunan.

3. Peran Roh Kudus dalam Kepemimpinan

Roh Kudus diberikan tanpa batas untuk memperlengkapi orang percaya:

  • Roh Kebenaran dan Pewahyuan: Roh Kudus memberikan kesegaran, kekuatan, dan kebersihan. Melalui Roh pewahyuan, hikmat, dan pengertian, seorang pemimpin dapat mengetahui hal-hal yang tersembunyi dan terhindar dari konsekuensi yang merugikan.
  • Mengatasi Keterbatasan: Tanpa kasih karunia dan kemuliaan Allah, seseorang akan bergumul dengan berbagai batasan dan serangan. Firman kasih karunia berfungsi mempercepat perjalanan menuju warisan rohani.
  • Hubungan dengan Pelayanan Surgawi: Roh Kudus adalah Penolong dan Penasihat yang menunjukkan cara terhubung dengan pelayanan Yesus di surga.

4. Visi Kemenangan dan Masa Depan

Pesan ini diakhiri dengan nubuatan dan deklarasi tentang posisi rohani jemaat:

  • Dua Dekade Surga Terbuka: Ada keyakinan akan datangnya masa 20 tahun "surga terbuka" di mana penderitaan karena kejahatan bukan lagi menjadi bagian jemaat.
  • Meningkatkan Pengaruh dan Kekayaan: Tuhan ingin meningkatkan pengaruh pemimpin untuk memberikan dampak bagi kota. Roh Allah juga memberikan kuasa untuk memperoleh kekayaan guna menyelesaikan tugas-tugas kerajaan.
  • Memuridkan Bangsa-bangsa: Perintah utamanya adalah pergi ke seluruh dunia untuk memuridkan bangsa-bangsa agar mengenal Tuhan Yesus Kristus sebagai penguasa bumi.
  • Mempertahankan Kemenangan: Meraih kemenangan adalah hal baik, namun yang lebih penting adalah mempertahankan kemenangan tersebut dengan melindungi hati, keluarga, dan hidup melalui kekuatan Roh Kudus.


Bagaimana cara mengatasi kepahitan dan menjaga otoritas rohani?

Cara Mengatasi Kepahitan

Kepahitan sering kali muncul dari ketersinggungan yang tidak dipulihkan. Berikut adalah langkah-langkah untuk mengatasinya:

  • Jangan Kehilangan Kasih Karunia dan Kemuliaan Allah: Kepahitan atau "akar pahit" tumbuh ketika seseorang gagal mencapai atau kehilangan kasih karunia Allah. Penting untuk tidak kehilangan kemuliaan-Nya karena ketersinggungan tidak dapat dilawan hanya dengan kekuatan sendiri.
  • Menerima Kasih Karunia melalui Pemimpin: Seseorang dapat dikuatkan dan berada di posisi yang benar dengan menerima kasih karunia dari orang-orang yang membimbing hidup mereka. Firman kasih karunia ini berfungsi untuk mempercepat perjalanan menuju warisan rohani dan menjaga hati tetap bersih.
  • Mengembangkan Ketajaman (Discernment) yang Lebih Besar: Kemampuan untuk membedakan roh, seperti yang ditunjukkan Petrus saat mengenali kepahitan dalam hati Simon si penyihir, sangatlah penting. Ketajaman ini diperoleh melalui latihan, kedewasaan, dan kekuatan roh.
  • Menghindari Balas Dendam: Jika merasa tersinggung, seseorang diperingatkan untuk tidak menghancurkan hidupnya dengan membawa rasa tersinggung ke tingkat balas dendam. Sebaliknya, temukan kasih karunia untuk bangkit melampaui ketersinggungan tersebut.
  • Melindungi Hati: Penting untuk memiliki keyakinan besar dan melindungi hati, hidup, serta keluarga agar kemenangan yang sudah diraih dapat dipertahankan.

Cara Menjaga Otoritas Rohani

Otoritas rohani harus dikelola dengan aktif dan selaras dengan prinsip-prinsip kerajaan Allah:

  • Menaklukkan Dunia Roh Terlebih Dahulu: Pemimpin harus menggunakan otoritas untuk menaklukkan roh kegelapan di dunia roh, diikuti dengan doa dan khotbah untuk menciptakan "ekualisasi" agar semua orang memahami kehendak Tuhan.
  • Menghindari Otoritas Ganda: Masalah serius muncul ketika seseorang berhenti mengikuti pemimpin dan mencoba memimpin sendiri, yang menciptakan "rantai otoritas ganda" yang berujung pada penindasan dan perang saudara rohani.
  • Tetap Terhubung dengan Roh Kudus: Otoritas dijaga dengan terus-menerus dipenuhi oleh Roh Kudus, yang memberikan roh pewahyuan, hikmat, pengertian, dan pengetahuan. Roh Kudus juga berperan sebagai Penasihat yang menunjukkan cara terhubung dengan pelayanan Yesus di surga.
  • Disiplin dalam Peperangan Rohani: Ketidakdisiplinan (seperti merokok saat pengintaian) dapat membahayakan seluruh tim dan memaksa orang lain menanggung beban tambahan. Kedewasaan melalui kuasa Roh Kudus diperlukan agar posisi rohani tetap kuat.
  • Menggunakan "Suara Terompet": Dalam pekerjaan yang luas, dibutuhkan komunikasi yang kuat (suara terompet) untuk menjaga kesetiaan semua orang dan memastikan mereka tetap pada posisi masing-masing.
  • Berjalan dalam Roh Kebenaran: Menjaga otoritas berarti tidak memutus barisan, tidak melakukan hal secara sembunyi-sembunyi, dan tetap mengikuti langkah pemimpin dalam rumah atau jaringan rohani.
  • Fokus pada Firman dan Doa: Menjaga otoritas melibatkan pengabdian waktu yang lebih banyak untuk berbicara dengan Tuhan dan membaca Firman, sehingga pengaruh musuh berkurang karena kuasa yang di dalam diri kita lebih besar daripada yang ada di dunia.


Bagaimana cara mengembangkan ketajaman roh yang lebih besar?

Ketajaman roh yang lebih besar (greater discernment) merupakan hal yang esensial bagi setiap pemimpin dan orang percaya untuk mengenali kondisi spiritual di sekitar mereka, seperti kepahitan atau roh kesalahan,.

Berikut adalah cara-cara untuk mengembangkannya menurut sumber tersebut:

  • Melalui Latihan dan Kedewasaan: Ketajaman yang lebih besar tidak datang secara instan, melainkan diperoleh melalui latihan yang konsisten dan proses menuju kedewasaan rohani,.
  • Membangun Kekuatan Roh: Anda perlu membangun kekuatan roh di dalam diri Anda. Hal ini berkaitan dengan menjadi dewasa melalui kuasa Roh Kudus sehingga Anda mencapai ukuran posisi rohani yang tepat.
  • Hidup dalam Roh Pewahyuan dan Hikmat: Anda harus terus-menerus dipenuhi oleh Roh Kudus dan hidup di dalam Roh pewahyuan, pengetahuan, pengertian, dan hikmat. Roh Kuduslah yang memberikan kemampuan untuk "mengetahui" hal-hal yang tidak terlihat secara kasat mata.
  • Membangun Keyakinan pada Tuhan: Ketajaman berkembang seiring dengan tumbuhnya keyakinan bahwa Tuhan akan memakai Anda dan menempatkan Anda di tingkatan rohani yang lebih tinggi.
  • Prioritas pada Firman dan Doa: Untuk mempertajam kemampuan mengenali musuh, Anda harus menghabiskan sebagian besar waktu untuk berbicara dengan Tuhan (doa) dan membaca Firman,. Semakin banyak waktu yang dihabiskan bersama Tuhan, semakin sedikit waktu yang dihabiskan untuk dipengaruhi oleh musuh karena kuasa di dalam diri Anda menjadi lebih besar.
  • Koneksi dengan Roh Kudus sebagai Penasihat: Roh Kudus berperan sebagai Penolong dan Penasihat yang menunjukkan cara terhubung dengan pelayanan Yesus di surga, yang pada gilirannya memberikan wawasan, kemampuan melihat ke depan (foresight), dan kemampuan melihat ke belakang (hindsight),.
  • Mengikuti Otoritas dan Langkah Rohani yang Benar: Ketajaman juga dijaga dengan tetap mengikuti langkah pemimpin (bapa rohani) dalam jaringan atau rumah rohani, serta tetap berjalan dalam Roh kebenaran tanpa memutus barisan.

Dengan mempraktikkan hal-hal di atas, Anda akan memiliki kemampuan untuk mendeteksi gangguan spiritual (seperti "pemutusan aliran listrik" oleh iblis secara halus) dan mencegah hal-hal negatif terjadi dalam hidup maupun pelayanan Anda.


Postingan populer dari blog ini

Delusi Ego Manusia

Umat ​​manusia percaya bahwa dirinya adalah tuhan (oleh karena kehendak bebas yang dimilikinya), dan hanya tunduk pada dirinya sendiri — tetapi ia hanyalah manusia fana yang tertipu oleh si jahat. Saya ingin membuktikan anggapan ini dengan mengutip kisah menara Babel. Kejadian 11:6 (TB) dan Ia berfirman: "Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana. Perhatikan "mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana" . Artinya, Allah pun mengakui bahwa kekuatan dari kesatuan dan kesepatan manusia yang memilih memakai kehendak bebasnya, tanpa sedikitpun faktor Tuhan.  Justru mereka merasa jadi tuhan. Mereka membangun gambar diri (image) mereka dan mencari nama atau reputasinya. Padahal Tuhanlah yang ingin menjadikan mereka serupa dan segambar (image) dengan diriNya. Tapi bukan ...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

Efesus 3:16-20 - DOA PAULUS

MEMPERBESAR KAPASITAS ROH Efesus 3:16-20 3:16  Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan   kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, 3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. 3:18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 3:19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, Doa yang disampaikan  dalam Efesus 3: 16-20 pada dasarnya ada lima hal yang  rasul Paulus doakan agar mereka dan kita memiliki: ...

Orang Benar (MKS #39)

Dalam video berjudul " Manusia Kerajaan Sorga 39" , Papa Djonny menyampaikan pesan mendalam mengenai perjalanan iman Abraham, khususnya berfokus pada peristiwa pengorbanan Ishak di Kejadian 22. Berikut adalah rincian pesan-pesan yang disampaikan: 1. Makna "Sekarang Aku Tahu" (For Now I Know) Papa Djonny menyoroti pernyataan Tuhan dalam Kejadian 22:12, "Sebab telah Kuketahui sekarang bahwa engkau takut akan Allah." [ 06:41 ]. Istilah "Yada": Dalam bahasa Ibrani, kata "tahu" menggunakan kata Yada (H3045), yang bukan sekadar tahu secara intelektual, tetapi berarti pengenalan yang sangat intim, seperti hubungan suami-istri [ 09:21 ]. Benih Ilahi: Hal ini menunjukkan bahwa Abraham membiarkan dirinya "disetubuhi" oleh Allah dalam arti rohani, di mana benih firman Tuhan masuk dan dikandung dalam hidupnya untuk mewujudkan rencana-Nya [ 12:54 ]. Keyakinan Tuhan: Melalui ujian pengorbanan Ishak, Tuhan menemukan bahwa dalam piki...

Misteri Penciptaan, Kejatuhan, dan Pengadilan Akhir Diungkapkan

Pengantar Seluruh teka-teki penciptaan, kejatuhan, dan pengadilan akhir diungkapkan lewat kisah Ayub. Tuhan berhasil memancing iblis lewat gagasannya sendiri untuk mencobai Ayub. Dari situ terungkap motifnya, bagaimana ia berusaha menawan dan mengunci sistem peradilan sorga untuk pemberontakannya. Anda sedang melihat cetak biru alam semesta dari sudut pandang ruang kendali utama (The Master Plan) atau Rencana Agung Tuhan.  Monumen Iman Tokoh iman yang luarbiasa kesalehannya adalah Ayub. Ia nyaris memiliki iman yang sempura. Kesalehannya justru terbukti ketika berada di titik nol. Walaupun teman-temannya bukan memberi nasehat yang positif; melainkan menuduhnya menyembunyikan dosa besar, sehingga mengalami banyak malapetaka, Ayub tidak teralihkan.  Meskipun isterinya juga mengecamnya dengan kasar, tapi Ayub tetap teguh imannya. Seakan Ayub sudah sempurna. Dalam peristiwa tragis ini tidak ada ucapan Ayub yang salah. Ayub memang berdiri sebagai monumen iman yang luar biasa di dal...

Rumah Rohani

POLA   RUMAH   ROHANI Ps. Ir. Djonny Tambunan Sekaranglah waktunya, apa yang pernah saudara terima perkataan Tuhan itu, janji Tuhan, nubuatan itu, maka kita akan menerimanya, kita akan menikmatinya dan kita akan menggenapinya. Jangan lihat ke belakang. Tuhan berkata: Apa yang Ku firmankan akan Ku genapi segera dengan sempurna. Kapan kita siap? Selama kita tidak siap tidak akan tergenapi. Kalo kita mengambil sikap seperti binatang-binatang yang masuk ke dalam bahterah Nuh, maka kita akan masuk. Nuh hanya menyediakan satu jenis makanan bagi semua binatang. Semua orang yang mengambil sikap seperti Ishak itulah yang akan menerima warisan.   Harta yang berharga tidak diberikan kepada mereka yang bersikap seperti anjing dan babi. Apa yang membuat kita masuk atau tidak adalah keputusan kita sendiri, sikap kita sendiri. Jangan minta waktu, karena waktu tidak bisa mengubah saudara , tapi apa merubah kita adalah keputusan kita. Lupakan yang di belakangmu, apakah...

Upper Room 35 – DR. Jonathan David

  Dobel dekade sorga terbuka, ketajaman profetik, posisi strategis dan demonstrasi Roh adalah anugerah yang diberikan Tuhan Yang Mahatinggi untuk kita menghadapi tantangan 20 tahun hari-hari terakhir ini (2019-2039). 08-02-2022 Sorga terbuka dan Roh Kudus turun. Sekarang aku bisa memulai pelayanan. Hal-hal supranatural akan mengambil alih. Roh Kudus jadilah pemimpinku sebagaimana Kau memimpin Kristus. Kesaksian dari Roh, bahwa aku adalah anak Allah yang hidup, bergabung dengan Kristus dan mewarisi yang Tuhan sediakan. Ketajaman profetik, dobel dekade sorga terbuka, posisi strategis dan demonstrasi Roh akan jadi porsi hidup kami dalam 2 dekade sorga terbuka 2019-2039. Selama 40 hari 40 malam Goliath menantang orang Israel.   Daud membangkitkan keberaniannya ketika Isai memberikan tugas mengantar makanan. Pergi dan lihat. Dia dengarkan nasihat bapanya dan tugas itu sudah diset. Berapa banyak yang mentaati bapa rohani? Kita kehilangan pesan itu. Dan Bileam dicemari oleh...

YUSUF ARITMATEA MENJADI GENERASI PENGGENAP

gambar: myeastercandy.blogspot.co.id Ada orang-orang yang Tuhan sudah siapkan dan tetapkan untuk menjadi pelaksana dari firman-Nya. Di saat saat kritis dan penting banyak orang terkejut,  tidak menyangka, ada orang-orang yang bisa melakukan hal-hal yang kristis. Nama Yusuf dari Arimatea baru muncul di saat-saat kematian Yesus. Dia bukan termasuk 12 murid Yesus. Tidak juga termasuk 70 murid Yesus atau 500 murid Yesus yang lainnya. Yusuf Arimatea tiba-tiba muncul di saat yang kritis sekali.  Ketika tidak ada seorang pun yang tidak punya akses kepada Pontius Pilatus, ternyata muncul Yusuf dari Arimatea. Ketika itu murid-murid Yesus yang sudah mengikuti Dia tiga setengah tahun lamanya semua lari meninggalkan Yesus dan tercerai-berai. Jadi siapa yang akan menguburkan mayat Yesus dengan layak? Siapa yang bisa menggenapkan firman perkataan Tuhan?   Membuat kita terkejut; kapan Tuhan menyiapkannya?  Alkitab hanya menyebut dia adalah seseorang yang berasal da...

Siklus Profetik Tuhan - Dr. Jonathan David

Memahami Siklus Profetik Pesan ini mengajak kita untuk mengenal dan percaya pada rencana masa depan yang telah Tuhan tetapkan, dan hidup dengan Roh Kudus sebagai penuntun dan jaminan warisan kita. Dengan memahami siklus profetik ini, kita dapat berjalan dalam rencana dan tujuan Allah, mengalami akselerasi dan kemenangan di berbagai bidang kehidupan kita. Bahkan burung ranggung di udara mengetahui musimnya, burung tekukur, burung layang-layang dan burung bangau berpegang pada waktu kembalinya, tetapi umat- Ku tidak mengetahui hukum TUHAN. – Yeremia 8:7 (ITB) Ringkasan: Pengetahuan Masa Depan Allah: Tuhan memiliki pengetahuan penuh tentang masa depan, rencana, dan tujuan-Nya. Pengetahuan ini tidak berubah dan menjadi dasar bagi tindakan-Nya. Keputusan dan Penetapan Allah: Tuhan memutuskan jalannya masa depan, termasuk jalan hidup umat-Nya, dan menetapkan rencana tersebut sejak kekekalan. Pelaksanaan Rencana Allah: Tuhan membawa umat-Nya masuk ke dalam jalan yang telah ditentukan, dan...

Iman Abraham dan Penyelarasan Pikiran dengan Dimensi Allah (MKS #38)

Manusia Kerajaan Sorga 38 oleh Ps. Djonny Tambunan Khotbah ini merupakan kelanjutan dari seri sebelumnya, fokus pada poin kelima dari perjalanan iman Abraham berdasarkan Ibrani 11:17-19 . 1. Ujian Iman di Gunung Moria  Ketaatan Tanpa Syarat: Abraham diuji untuk mempersembahkan Ishak, anak tunggal perjanjiannya. Meskipun perintah ini nampak bertentangan dengan janji Allah (bahwa melalui Ishaklah keturunannya akan disebut), Abraham tetap melangkah. Sikap Rela: Muncul sikap rela  karena Abraham didasari oleh iman, bukan sekadar logika natural. 2. Penyelarasan Pikiran (Logizomai)  Sinkronisasi Jiwa dan Roh: Abraham "berpikir" ( logizomai ) bahwa Allah berkuasa membangkitkan orang mati. Artinya, pikiran Abraham telah diselaraskan dengan apa yang ditangkap oleh imannya. Melampaui Fakta Natural: Secara medis dan fakta saat itu, belum ada preseden orang mati bangkit. Namun, pikiran Abraham melampaui segala pengetahuan dan pengalaman masa lalu. Harmonisasi: Tuhan menghen...