Langsung ke konten utama

Membangun Rumah Perbendaharaan Tuhan

How to Live as a Storehouse
Tujuan rumah perbendaharaan Tuhan supaya ada makanan Tuhan. Makanan Tuhan beda dengan makanan saudara. Makanan Tuhan ialah  melakukan pekerjaanNya dan menyelesaikannya.
Bagaimana kau bersikap ketika memberikan persembahan. Itu yang lebih penting.  Bangunlah dulu perkenanan Tuhan dalam hidupmu. Bangun hidupmu sebagai rumah Tuhan terlebih dulu, bangun sebagai storehouse.
Sebab hal yang sering mengganggu adalah masalah uang. Apa pun kondisi segala sesuatu untuk Tuhan itu tidak pernah boleh diubah. Itu tidak pernah diubah oleh kondisi hidup, karena Tuhan tidak pernah dikondisikan. Kewajiban saudara tidak pernah diubah walau pun krisis ekonomi terjadi. Jangan sekali-sekali kau mengubahnya. Ketetapan itu adalah sebuah hukum. Jika kau melanggar itu berarti kau akan dihukum.



Ps.DjonnyTambunan_28Feb2016
Jangan berharap berkat, berharaplah akan perkenanan Tuhan.  Ini adalah prinsip untuk hidup sebagai Rumah Perbendaharaan Tuhan.
Rumah Perbendaharaan konotasinya bukan hanya uang. Uang hanya alat, alat tukar yang intinya adalah alat untuk mempermudah hidup kita. 
Jadi hari ini kita akan belajar memahami prinsip-prinsip How to Live as a storehouse. Tujuannya adalah supaya apa yang telah saya terapkan selama 26 tahun ini bisa saudara terapkan, menjadi berkat  kehidupan bukan hanya untuk saudara, tapi juga sampai kepada anak cucu saudara sehingga mereka menjadi lebih benar dan lebih baik lagi.
Inti dari rumah perbendaharaan adalah untuk mengalami perkenanan Tuhan.
Markus 12:13-17
Kemudian disuruh beberapa orang Farisi dan Herodian kepada Yesus untuk menjerat Dia dengan suatu pertanyaan.

Orang-orang itu datang dan berkata kepada-Nya: "Guru, kami tahu, Engkau adalah seorang yang jujur, dan Engkau tidak takut kepada siapapun juga, sebab Engkau tidak mencari muka, melainkan dengan jujur mengajar jalan Allah dengan segala kejujuran. Apakah diperbolehkan membayar pajak kepada Kaisar atau tidak? Haruskah kami bayar atau tidak?"

Tetapi Yesus mengetahui kemunafikan mereka, lalu berkata kepada mereka: "Mengapa kamu mencobai Aku? Bawalah ke mari suatu dinar supaya Kulihat!"

Lalu mereka bawa. Maka Ia bertanya kepada mereka: "Gambar dan tulisan siapakah ini?" Jawab mereka: "Gambar dan tulisan Kaisar."

Lalu kata Yesus kepada mereka: "Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah!" Mereka sangat heran mendengar Dia.

Banyak orang menganggap Tuhan adalah Tuhan yang mudah memaklumi orang. Itu hanya pandangan saudara. Pada waktu itu orang mempersembahkan mata uang bait suci, syikal. Mata uang Roma, dinar, hanya digunakan untuk perdagangan. Herodian adalah kelompok orang yang berpihak pada Herodes, pemerintahan yang dikuasai Roma.
Hal yang sering mengganggu adalah masalah uang. Apa pun kondisi segala sesuatu untuk Tuhan itu tidak pernah boleh diubah. Itu tidak pernah diubah oleh kondisi hidup, karena Tuhan tidak pernah dikondisikan. Kewajiban saudara tidak pernah diubah walau pun krisis ekonomi terjadi. Jangan sekali-sekali kau mengubahnya. Ketetapan itu adalah sebuah hukum. Jika kau melanggar itu berarti kau akan dihukum.
Selama 25 tahun lebih saya mendapatkan perkenanan Tuhan dalam hal ini. Iblis bisa menyerang saya di titik ini, tapi perkenanan Tuhan itu melindungi saya. Saya tidak mencari berkat, tapi mencari perkenanan. Jika kau mendapatkan perkenanan kau akan dapat perlindungan yang kokoh, benteng yang kokoh.
Ada gambar dan tulisan kaisar di uang dinar, mata uang Roma waktu itu.
Alkitab mengatakan kau wajib memberikan kepada kaisar dan juga yang ada yang wajib kau berikan kepada Allah(ay17).  Ada yang wajib kau berikan kepada pemerintah yaitu pajak. 
Yang paling sering dikorbankan adalah kewajiban kepada Tuhan, karena Tuhan tidak langsung mementung hidupmu. Kalian harus memperhatikan kewajibanmu, jika tidak, sebenarnya kau sedang menularkan roh yang tidak benar kepada anak-anakmu, kepada istrimu dan kepada orang lain di sekitarmu. Akan ada transfer roh. Dan itu adalah hal yang berbahaya.
Hidup saudara bisa dua: gambar diri sendiri atau gambar Allah? Jika kau adalah gambar Allah kau memberikan apa yang harus kau berikan kepada Tuhan tanpa menggerutu. Dalam hal ini adalah uang. Jika kau adalah gambar Allah, kau harus memberikan dirimu kepada Allah. Kebanyakan kita menunjukkan kau adalah gambar diri sendiri, terutama dalam hal memberikan persembahan. Banyak orang memberikan persembahan di gereja karena ingin menunjukkan bahwa dirinya adalah orang benar. Dan sikap itu akan kembali kepada dirimu sendiri. Itulah sebabnya sebenarnya memiliki gambar diri sendiri.
Gambar siapa dirimu? Itu bisa dibuktikan dan harus dibuktikan. Jika semua tindakan saudara memberikati diri saudara, maka gambar itu adalah gambar sendiri. Jika tindakan saudara untuk memberkati Tuhan dan saudara  itu adalah gambar Tuhan.
Kita harus mendapatkan definisi yang sama dengan apa yang disebut banyak. Jumlah uang menurut Tuhan dan menurut saudara itu berbeda, bertolak-belakang.
(Mar 12:41)  Pada suatu kali Yesus duduk menghadapi peti persembahan dan memperhatikan bagaimana orang banyak memasukkan uang ke dalam peti itu. Banyak orang kaya memberi jumlah yang besar.
(Mar 12:42)  Lalu datanglah seorang janda yang miskin dan ia memasukkan dua peser, yaitu satu duit.
(Mar 12:43)  Maka dipanggil-Nya murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang yang memasukkan uang ke dalam peti persembahan.
(Mar 12:44)  Sebab mereka semua memberi dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, semua yang ada padanya, yaitu seluruh nafkahnya."
Banyak orang kaya memberikan dalam jumlah yang besar, tapi janda itu memberikan lebih banyak daripada itu. Orang kaya memberikan persembahan dari kelimpahannya, uang yang tidak diperlukannya. Tapi si janda memberikan dari kekurangannya, bahkan seluruh nafkahnya. Berarti  si janda memberikan lebih banyak.
Banyak orang miskin/pelit terjebak dalam pengertian jumlah banyak itu. Banyak atau sedikit itu harus menurut pendapat Tuhan, bukan pendapat dunia.  Di sini Yesus ingin memberikan pengertian untuk memberi banyak, tanpa kau harus menunggu menjadi kaya dulu atau menjadi miskin dulu.
Jika jumlah uangmu tipis, apakah kau seperti  janda ini? Semua terdiam. Itulah saudara. Saudara ingin menyelamatkan gambar diri saudara. Menunjukkan gambar diri saudara, aku miskin. Itu gambar dirimu.
Hati-hati, bahasa dan sikap hidupmu berbeda dengan Tuhan. Apa yang dinilai Tuhan? Tuhan menilai siapa yang memberi, bukan jumlahnya.  Orang-orang kaya memberikan sejumlah besar. Mereka memberi dari kelimpahannya, dari "uang yang tidak kau butuhkan". Semua kebutuhan saudara sudah tercukupi, misalnya untuk anak-anak ke universitas dan uang lebihnya dengan gampang kau berikan kepada Tuhan. Jadi Tuhan tidak main dengan jumlah.
Janda itu memberikan seluruh hidupnya. Dia memberi dengan pengertian. Janda itu memberikan seluruh nafkahnya. Dia mengerti bagaimana bertransaksi dengan Tuhan. Dia tidak menyayangkan nyawanya. Barangsiapa menyayangkan nyawanya ia akan kehilangan nyawanya. Siapa yang tidak menyayangkan nyawanya ia akan mengalami hidup kekal. Bukan tidak bisa mati, tapi bagaimana hidupnya tidak berkurang sedikit pun dalam keadaan apa pun. Jika kita tidak mempertahankan hidup maka kita peroleh hidup kekal dari Tuhan.
Orang kaya itu membangun hidupnya terlebih dulu. Mencukupi kebutuhannya terlebih dulu. Dia buat dulu kotak-kotak yang merupakan alokasi dana kebutuhannya sendiri. Baru setelah semuanya terpenuhi, dia  memberi persembahan buat Tuhan.
Tidak seperti itu. Semua orang juga berani melakukan hal itu. Jika penghasilanmu setiap buan 100juta sebulan dan ada tantangan untuk kebutuhan Tuhan 30juta. Dengan cepat dan tanpa perlu bergumul kau memberi persembahan 20juta, karena itu uang yang tidak kau butuhkan lagi. Bukan uangmu yang berharga bagi Tuhan. Tapi bagaimana kau menyerahkan hidupmu.
Bagaimana kau bersikap ketika memberikan persembahan. Itu yang lebih penting.  Bangunlah dulu perkenanan Tuhan dalam hidupmu. Bangun hidupmu sebagai rumah Tuhan terlebih dulu, bangun sebagai storehouse. Jika kau sudah mendapatkan perkenanan, tinggal tunggu waktunya kau melihat perlindungan Tuhan. Tuhan tidak mementingkan uangmu, tapi mementingkan hidupmu. Ini sikap yang harus kau pahami. Tuhan mau melihat gambarNya, bukan gambar dirimu sendiri. Orang kaya itu memakai gambar dirinya, karena ia mengharapkan pujian. Ia tidak mengerti bagaimana cara Tuhan melihatnya.
Jika rumahNya terbangun dalam hidupmu, maka rumahNya terbangun di bumi ini, bukan di sorga. RumahNya itu bisa Tuhan pakai sebagai sumber bagi orang banyak. Tuhan bisa memakai ‘uang sedikit’ itu untuk memberkati bangsa-bangsa. Kenapa? Karena hidupmu itu sebagai benih. Jadi jangan bergumul jika memberi.
Bukan berarti kau memberi 2000 dan  Dia akan mengembalikan dan menambahkan 100x lipat. Bukan seperti itu. Dia punya caraNya, karena kehidupan saudara itu menjadi benih buat Dia untuk dpakai terus. Beri persembahan dari kehidupan yang benar. Dia berikan hukum dan Dia berikan prinsip. Saudara harus siap untuk itu.
Malaekhi 3:6-12
Bahwasanya Aku, TUHAN, tidak berubah, dan kamu, bani Yakub, tidak akan lenyap.

Sejak zaman nenek moyangmu kamu telah menyimpang dari ketetapan-Ku dan tidak memeliharanya. Kembalilah kepada-Ku, maka Aku akan kembali kepadamu, firman TUHAN semesta alam. Tetapi kamu berkata: "Dengan cara bagaimanakah kami harus kembali?"

Bolehkah manusia menipu Allah? Namun kamu menipu Aku. Tetapi kamu berkata: "Dengan cara bagaimanakah kami menipu Engkau?" Mengenai persembahan persepuluhan dan persembahan khusus!

Kamu telah kena kutuk, tetapi kamu masih menipu Aku, ya kamu seluruh bangsa!

Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan.

Aku akan menghardik bagimu belalang pelahap, supaya jangan dihabisinya hasil tanahmu dan supaya jangan pohon anggur di padang tidak berbuah bagimu, firman TUHAN semesta alam.

Maka segala bangsa akan menyebut kamu berbahagia, sebab kamu ini akan menjadi negeri kesukaan, firman TUHAN semesta alam.

1)Tuhan tidak pernah berubah.  Prinsip tentang rumah perbendaharaanNya tidak pernah berubah.
2) Dengarkan firman Tuhan itu dari sudut pandang kebenaran, bukan dari sudut orang miskin. Justru umatNya yang berubah, tapi Tuhan tidak berubah.
3) Dia berbicara tentang perpuluhan dan persembahan. Itu milik Tuhan. Di situ kita banyak berubah, padahal dia tidak berubah. Mengapa? Karena manusia bisa berubah karena uang. Tuhan tidak inginkan saudara berkorban, karena itu artinya saudara memberi dengan terpaksa. Ada orang yang memberi dengan berkorban untuk pekerjaan Tuhan, namun itu tidak akan ada hasilnya.
4) Bangun dulu rumah perbendaharaan.  Yang Tuhan inginkan bukan persembahan saudara, tapi Tuhan ingin saudara membangun dulu rumah perbendaharaan. Bagaimana caranya? Bukan dengan persembahan dan perpuluhan saudara. Bawalah ke dalam rumah, artinya bangun rumah dulu baru bisa persembahan itu di bawa. Tanpa membangun rumah perbendaharaan dulu, lupakan. Biar pun saudara berkorban hebat-hebatan, ingat, itu hanya kebodohan. Biar pun incomemu 100juta sebulan dan kau memberikan 10% yang berarti 10juta; tiba-tiba kau melihat istrimu dan anakmu menderita sakit, sawahmu kebanjiran, dsb.
5) Menyediakan makanan buat Tuhan. Tujuan rumah perbendaharaan Tuhan supaya ada makanan Tuhan. Makanan Tuhan beda dengan makanan saudara. Makanan Tuhan itu melakukan pekerjaanNya dan menyelesaikannya. Makanan Tuhan ada di rumah perbendaharaan. Uangmu bisa menjadi makananmu atau makanan Tuhan. Jadi kau harus siapkan makanan untukmu dan makanan buat Tuhan. Uang yang sama bisa menjadi nasi bungkus, bisa juga untuk pekerjaan Tuhan. Kapan Dia butuhkan? Kapan Dia menunjukkan kehendak Dia, pekerjaan Dia, proyek Dia? Jangan sekali-kali kau gunakan uang itu untuk membeli makanan buat dirimu. Harus ada pemisahan. Harus standby, supaya kau tidak bergumul lagi ketika ada pekerjaan Tuhan.  Jadi bangun rumah perbendaharaan, tapi bukan kotak-kotak uangmu. Rumah Perbendaharan itu sudah kau set. Rumah perbendarahaan itu dirimu. 
6) Dia janjikan sorga (windows of heaven) akan terbuka. Jika berkelimpahan itu bukan untukmu lagi. Bawalah seluruh persediaan ke rumah Tuhan. Siapa rumah Tuhan itu? Jadi siapa rumah perbendaharan? Aku akan mencurahkan berkat-berkat kepadamu. Kepada siapa Tuhan mencurahkan berkat? Kau sendiri rumah perbendaharaan itu. Jika Tuhan betul-betul sudah tau ada perbendaharaan  di rumahnya, maka Dia akan membuka tingkap-tingkap langit. Jadi yang kau bangun bukan persembahanmu, tapi dirimu sendiri sebagai rumah perbendaharaan Tuhan. Apakah betul-betul ketika Tuhan mengungkapkan rencana dan kehendak Dia, sudah tersedia makanan? Dia tinggal ambil itu. Atau kah kau harus bergumul dulu? Sehingga biaya anak sekolahmu yang bulan depan itu, kau ambil dulu, kau pinjam.  Bahkan ada orang yang berani pinjam, kredit dulu dari tempat lain. He..Tuhan tidak suka. rumah perbendaharaan itu bukan tempat berkorban. Rumah perbendaharaan itu tempat stok makanana buat Dia.
7) Akan ada perlindungan. Aku akan menghardik belalang pelahap dan perlindungan hanya kepada rumahNya. Jika itu bukan kaplingnya Tuhan itu tidak ada perlindungan. Jika ya, ada penghematan yang luarbiasa dengan hikmatmu. Setiap penghematan itu bisa dihitung sebagai income atau pendapatan tambahan. Income tambahan itu mengalir melalui perlindungan.  Jadi Perlindungan hanya terjadi jika kau jadi rumah perbendaharaan Tuhan. Perpuluhan itu bukan jaminan ada perlindungan.
8) Rumah perbendaharaan itu bukan lagi 10  persen, tapi ada lagi 10 persen kedua; yaitu ketika Dia menyatakan ada pekerjaanNya saudara sudah standby.
Ay8-9. Manusia bisa merampok (rob) milik Tuhan. Merampok itu mengambil secara paksa. Persembahan persepuluhan-persepuluhan dan persembahan-persembahan khusus.
 9) Orang lain bisa melihat kau bahagia. Tujuan Tuhan adalah bangsa-bangsa. Menjadi contoh bangsa-bangsa. Mereka akan mencontoh rumah perbendaharaan.
10) Mal 4:5-6… sehingga Aku jangan memukul bumi dengan kutuk. Yang harus dibangun dulu adalah rumah Tuhan. Hubungan bapa-anak pulih. Harus kita pulihkan hubungan bapa-anak.
Rumah perbendaharaan Tuhan itu adalah panggilan dan tantangan yang paling utama untuk menerobos dalam hal keuangan. Harus ada persediaan makanan bagi Tuhan.
Hari ini berubahlah. Jangan rampoki Tuhan lagi. Jangan ragu. Ini bukan masalah jumlah uang, tapi bagaimana kita mengelola keuangan kita mulai dari hulu sampai ke hilir. Yaitu mulai dari sumbernya. Ternyata sumber utama keuanganan kita berasal dari Tuhan, sebab Dialah yang memberikan kekuatan untuk memperoleh kekayaan itu (Ulangan 8:17-18).
Orang-orang Herodian itu bermaksud supaya Yesus yang adalah guru, mengubah aturan atau ketetapan untuk membayar perpuluhan dan persembahan.  Mereka menutupinya dengan pertanyaan mengenai pajak. Yesus mengetahui kemunafikan mereka. Sebenarnya jika mereka hanya membayar pajak kepada kaisar Roma, beban mereka menjadi ringan dan mereka akan mendapat pujian dari Herodes. Pada waktu itu orang Yahudi di bawah jajahan Romawi. Selain membayar pajak, mereka juga harus membayar persepuluhan dan persembahan; lagi pula mereka harus menyantuni anak-anak yatim dan para janda. Mereka merasakan itu sebagai korban yang berat yang harus mereka tanggung.  Yesus mengetahui maksud dan arah pertanyaan yang  ingin menjebakNya itu. Oleh karena itu Ia berkata:  "Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah!"

Perkataan Yesus yang menyatakan: berikanlah kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah; itu terkait dengan  Mal 3:6-12. Mereka telah menolak ketetapan untuk membawa persembahan-persembahan dan perpuluhan-perpuluhan ke rumah perbendaharaan Tuhan. Dan ketetapan itu tidak pernah berubah, sebab Tuhan juga tidak pernah berubah. Amin.







Postingan populer dari blog ini

Upper Room 2 - DR. Jonathan David

Menjalani kehidupan Roh Living the life of the Spirit Pendahuluan Kita tidak boleh pasif dan membiarkan hari-hari berlalu tanpa arti. di masa pandemi yang sudah 1,5tahun lewat harusnya terus menantikan Tuhan dan mengharapkan terjadi sesuatu yang luarbiasa. Kita harus tau apa yang Tuhan sedang kerjakan menurut agenda-Nya di waktu-waktu ini. Tidak cukup hanya mengenal Tuhan, tanpa mengetahui apa yang sedang dikerjakan-Nya. Dan Ia telah sampaikan kepada nabi dan rasul-Nya apa yang sedang dan segera terjadi di bukan Apri-September 2021 ini. Kita harus menjadi bagian dari apa yang Tuhan kerjakan. Jika kita tidak menantikan Tuhan dan membiarkan diri kita dibawa oleh pemikiran sendiri, yang dipengaruhi oleh opini orang atau dari media, maka apa yang ada pada kita dan kita terima selama ini, otomatis akan hilang dan diambil. Jangan biarkan selama zoom untuk ibadah / komsel itu tanpa kita alami benih yang mengandung kuasa dari firman lewat dan diambil oleh setan di pinggir jalan.   Tu...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

Misteri Penciptaan, Kejatuhan, dan Pengadilan Akhir Diungkapkan

Pengantar Seluruh teka-teki penciptaan, kejatuhan, dan pengadilan akhir diungkapkan lewat kisah Ayub. Tuhan berhasil memancing iblis lewat gagasannya sendiri untuk mencobai Ayub. Dari situ terungkap motifnya, bagaimana ia berusaha menawan dan mengunci sistem peradilan sorga untuk pemberontakannya. Anda sedang melihat cetak biru alam semesta dari sudut pandang ruang kendali utama (The Master Plan) atau Rencana Agung Tuhan.  Monumen Iman Tokoh iman yang luarbiasa kesalehannya adalah Ayub. Ia nyaris memiliki iman yang sempura. Kesalehannya justru terbukti ketika berada di titik nol. Walaupun teman-temannya bukan memberi nasehat yang positif; melainkan menuduhnya menyembunyikan dosa besar, sehingga mengalami banyak malapetaka, Ayub tidak teralihkan.  Meskipun isterinya juga mengecamnya dengan kasar, tapi Ayub tetap teguh imannya. Seakan Ayub sudah sempurna. Dalam peristiwa tragis ini tidak ada ucapan Ayub yang salah. Ayub memang berdiri sebagai monumen iman yang luar biasa di dal...

PANGGILAN KEPADA KEIMAMATAN MELKISEDEK

Ibrani 7:1-3  Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia. Kepadanya pun Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya. Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera.

Efesus 3:16-20 - DOA PAULUS

MEMPERBESAR KAPASITAS ROH Efesus 3:16-20 3:16  Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan   kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, 3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. 3:18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 3:19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, Doa yang disampaikan  dalam Efesus 3: 16-20 pada dasarnya ada lima hal yang  rasul Paulus doakan agar mereka dan kita memiliki: ...

Sinergi Iman dan Kasih Karunia

Efesus 2:8 (TB)  Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,  Peristiwa wanita yang sakit pendarahan sangat tepat untuk menjelaskan Sinergi: Diselamatkan "Oleh" Kasih Karunia "Melalui" Iman Dalam kasus wanita yang sakit pendarahan, iman dianalogikan sebagai akun bank. Percaya dalam jiwa wanita adalah ceknya. Jumlahnya adalah "asal kujamah ujung jubah Yesus, maka aku sembuh." Kasih karunia adalah hasil yang keluar dari Yesus, ditarik dari akun bank itu (iman pada Yesus). Namun jumlah yang ditarik ternyata bukan seperti yang tertulis pada cek wanita itu, tapi jauh berlebih. Wanita itu bukan saja menerima kesembuhan, tapi Yesus juga berkata:  " Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!" M arkus 5:34 (TB)  Analogi akun bank dan cek  menggambarkan sisi "legal-spiritual" dari mukjizat tersebut. Ini memperlihatkan bagaimana...

Kasih Karunia Untuk Mengejar Takdir (Bagian 2 - UR #218)

THE UPPER ROOM 218 – 27 Januari 2026 Kasih Karunia Untuk Mengejar Takdir Tanpa Gangguan (Bagian 2) 1. Panggilan untuk Membangun Mezbah dan Menyelami Roh ​ Membangun Mezbah : Setiap orang percaya dipanggil untuk membangun mezbah dan mempersembahkan korban agar Allah turun dengan api-Nya. ​ Sungai yang Dalam : Tuhan sedang mengukur "seribu hasta lagi" agar kita dapat menjelajahi sungai Allah yang semakin dalam, sehingga tidak ada lagi pergumulan di dalam hati. ​ Pola Pikir Kerajaan : Tuhan ingin kita memiliki pola pikir, gaya hidup, dan perilaku yang sesuai dengan pola Kerajaan Allah. ​2. Belajar dari Tokoh Alkitab: Ketaatan dan Identitas ​ Daniel : Ia bangkit di tengah budaya asing karena mengenal Tuhan, mengetahui panggilannya, dan memahami apa yang perlu dilakukan. ​ Ester : Tuhan memiliki kasih karunia yang berbeda untuk orang yang berbeda; Ester dipakai melalui cara yang bagi sebagian orang dianggap "tidak rohani". ​ Elia : ​Kekua...

Upper Room 34 - DR. Jonathan David

  25-01-2022   Anugerah Untuk Memerintah (GRACE TO GOVERN) Pendahuluan – oleh Ps. Cyrus Mat 13:23 Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat." Problemnya bukan pada kebutuhan tapi pada tanahnya. Jika tanahnya baik, benih akan tumbuh, sebab ada aliran air, karena ada benih yang cerdas yang telah diprogram (dengan pengertian dan hikmat). Kuasa dan kekuatan serta kasih karunia tersembunyi di dalam FT (logos) itu.   Tanah hanya memerlukan kondisi, tidak memerlukan edukasi oleh karena digerakkan oleh sesuatu (Firman dan Roh Kudus) dari dalam yang dipanggil terang Tuhan dan pribadi Tuhan sendiri (Yoh 1:1).   Mengapa tidak kita menerima firman-Nya dan perkataan-Nya dari pribadi Tuhan (YHWH) sendiri. Banyak orang yang suka mendengarkan khotbah yang baik, tapi Kerajaan Allah dan pemerintahan-Nya tidak tertam...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...