Langsung ke konten utama

MELURUSKAN KEMBALI TAKDIR BANGSA INDONESIA

Indonesia Ladang Yang Sudah Menguning

Firman Tuhan telah dilepaskan untuk Indonesia. Bangsa ini akan berjumpa dengan Tuhan yang berdaulat sovereign God. Allah yang memerintah atas bangsa-bangsa. Allah yang adalah Raja atas segala raja.

Banyak manusia Indonesia perobahan Indonesia dan seluruh dunia menanti-nantikan peran Indonesia.

Kenapa Tuhan melirik Indonesia? 
Indonesia terdiri dari ribuan pulau dan ratusan suku & bahasa, tapi bersatu.
Satu adalah angka yang Tuhan cari. Tentu bukan hanya angka yang Tuhan cari. Namun  telah diperintahkanNya para malaikat untuk menghimpunnya dan kepada para nabi untuk menyiapkan para penuai.

Indonesia adalah seperti ladang yang sudah menguning dan matang untuk dituai. (Yoh 4:35). Benarkah Indonesia benar sudah menguning dan matang untuk dituai?
Lihatlah ketika fenonema Arab spring yang sudah dan masih terjadi, Indonesia tetap bertahan dan bersatu. Itu menunjukkan kematangan Indonesia sebagai sebuah bangsa. Tidak ada satu tindakan teror dan ideologi mana pun dapat menembus ideologi persatuan dan kesatuan Indonesia, Pancasila, sebagai suatu kasih karunia dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Itu menunjukkan adanya proteksi dan pemeliharaan Tuhan atas ladangNya Tuhan di atas muka bumi pertiwi Indonesia

Sorga telah terbuka atas Indonesia seperti telah dinyatakan oleh Ps.Dr. Jonathan David  beberapa tahun yang lalu. Telah terjadi banyak perobahan atas Indonesia. Orang-orang benar telah bermunculan sebagai pemimpin tertinggi di pemerintahan dan birokrasi. Tidak sedikit tokoh masyarakat yang menyuarakan kebenaran. Bahkan orang-orang dari kalangan masyarakat biasa (grassroot) sekarang berani menyuarakan kebenaran. Ketika terjadi serangan teroris di Thamrin, malah maysarakat menyatakan keberaniannya. Teroris tidak bisa menang di bumi pertiwi ini. Mata Tuhan tertuju atas Indonesia.

(Isaiah 51:5)  Dalam sekejap mata keselamatan yang dari pada-Ku akan dekat,
kelepasan yang Kuberikan akan tiba, dan dengan tangan kekuasaan-Ku Aku akan memerintah bangsa-bangsa;

Hanya Tuhan yang sudah terbukti melalui Yesus Kristus (proven God through Chirst Jesus) yang dapat memberikan kelepasan dan keselamatan bagi bangsa ini.

KEPADA-KULAH PULAU-PULAU MENANTI-NANTI, PERBUATAN TANGAN-KU MEREKA HARAPKAN.
  
Tuhan sedang bergerak mencurahkan Roh-Nya atas Indonesia lebih kuat dan dahsyat dari pada yang pernah ada sebelumnya.

Seluruh pulau-pulau di Indonesia menanti kelepasan dan keselamatan dari Allah yang berdaulat. Sekalipun sorga sudah terbuka atas Indonesia, seperti ada sesuatu yang menahan kelepasan dan keselamatan Indonesia. Indonesia merindukan perjumpaan dengan El-Betel supaya jamahan (embrace) tangan Tuhan menjadi nyata atas Indonesia. Negeri ini harus menjadi Betel, menjadi RumahNya Tuhan.
Jika El-Betel itu hadir, maka akan terjadi transaksi atas Firman yang diucapkanNya kepada nabi Yesaya.

(Isaiah 42:10)  Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN dan pujilah Dia dari ujung bumi! Baiklah laut bergemuruh serta segala isinya dan pulau-pulau dengan segala penduduknya.

Akan ada sukacita besar di sorga dan di bumi. Akan ada gelombang sukacita di seluruh jagad raya. Atmosfir sorga tercipta karena ada ledakan nyanyian baru bagi Tuhan oleh sebab perbuatan tanganNya nyata bisa dirasakan, bisa dilihat, bisa didengar dan bisa dinikmati oleh setiap insan Indonesia dan seluruh bumi menyaksikannya. 

Nyanyian baru yang termanifestasi dari hati yang paling dalam dan murni, seperti gemuruh laut. Di mana-mana hanya ada nyanyian syukur dan sukacita, karena Allah yang berdaulat itu hadir dan bermanifestasi di bumi Indonesia. Pujian bagi Dia terdengar di mana-mana. Tidak ada pernah ada ibadah sepanjang itu ada dalam sejarah dunia ini tercatat. Ledakan sukacita dan syukur terdengar dan dirasakan di mana-mana.

Tontonan sepakbola menjadi sepi. Konser musik sepi. Tidak ada yang berminat dengan kampanye politik. Tapi stadion-stadion akan disesaki oleh mereka yang hendak beribadah kepada Tuhan. Tidak ada kerusuhan. Yang ada hanya ketertiban dan persaudaraan. Ada kesatuan roh dan hati sehingga mujizat terjadi di mana-mana.

(Isaiah 42:11)  Baiklah padang gurun menyaringkan suara dengan kota-kotanya dan dengan desa-desa yang didiami Kedar! Baiklah bersorak-sorai penduduk Bukit Batu, baiklah mereka berseru-seru dari puncak gunung-gunung!

Di bumi Indonesia, negeri dengan ribuan suku dan bahasa, anak-anak Abraham yang seperti pasir di pantai dan bintang di langit akan bersatu memberi penghormatan kepada Tuhan yang berdaulat.

(Isaiah 42:12)  Baiklah mereka memberi penghormatan kepada TUHAN, dan memberitakan pujian yang kepada-Nya di pulau-pulau.

Indonesia seperti padang gurun yang kelaparan dan kehausan akan kebenaran akan Firman Tuhan, sambil menanti-nantikan apa yang akan Tuhan perbuat dengan tangan-Nya bagi negeri ini. Telah lama mereka menanti nantikan orang orang benar dinyatakan, keadilan ditegakkan, damai sejahtera dirasakan dalam hidup mereka. Terlalu lama Indonesia dalam kesesakan, terutama masyarakat bawahnya dan kaum minoritas.  

Dan sekarang dahaga dan lapar Indonesia akan dipuaskan sepenuhnya. Gegap-gempita akan terus berlanjut. Pentas musik dan semua acara TV hanya akan memberitakan mujizat-mujizat dan sukacita yang terjadi di mana-mana. Rumah sakit akan menjadi kosong, baik rumah sakit umum mau pun rumah sakit jiwa. Semua pasien akan mengalami kesembuhan secara ajaib. Demikian juga rumah-rumah cacat akan kehilangan para penghuninya. Orang buta akan melihat. Orang timpang dan lumpuh akan dipulihkan. Sebab Allah Yang Mahabesar itu sekarang hadir di sini.


(Jeremiah 2:10)  Menyeberang sajalah ke tanah pesisir orang Kitim dan lihatlah; suruhlah orang ke Kedar dan perhatikanlah dengan sungguh-sungguh! Lihatlah apakah ada terjadi yang seperti ini:

(Jeremiah 2:11)  pernahkah suatu bangsa menukarkan allahnya meskipun itu sebenarnya bukan allah? Tetapi umat-Ku menukarkan Kemuliaannya dengan apa yang tidak berguna.

Tuhan menantikan gerejaNya menjadi matang dan dewasa terlebih dulu. Dia tidak akan bergerak sendirian. Dia mencari sekumpulan valiant warrior sebagai pekerja untuk tuaian.
Pelayanan Tubuh Kristus akan sekali lagi termanifestasi dengan kuat atas bangsa ini. Karena melalui Gereja Tuhan, Ia sedang melahirkan suatu generasi yang membawa pola Kerajaan Tuhan.

(Isaiah 60:9)  Sungguh, Akulah yang dinanti-nantikan pulau-pulau yang jauh;
kapal-kapal Tarsis berlayar di depan untuk membawa anak-anakmu laki-laki dari jauh,
perak dan emasnya dibawa serta, untuk nama TUHAN, Allahmu,
dan oleh karena Yang Mahakudus, Allah Israel, sebab Ia mengagungkan engkau.

(Isaiah 60:7)  Segala kambing domba Kedar akan berhimpun kepadamu,
domba-domba jantan Nebayot akan tersedia untuk ibadahmu;
semuanya akan dipersembahkan di atas mezbah-Ku sebagai korban yang berkenan kepada-Ku,  dan Aku akan menyemarakkan rumah keagungan-Ku.

Gereja Tuhan akan sekali lagi memegang peranan yang sangat penting dalam menggenapi apa yang menjadi rencana dan kehendak Tuhan atas Indonesia. Meluruskan kembali destiny ilahi bangsa ini  menjadi kemuliaan dan pujian bagi Tuhan.





Postingan populer dari blog ini

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

KUASA IKAT JANJI (Bagian 2)

Upper Room 180 - 4 Maret 2025 Dr. Jonathan David "Perjalanan ikat janji" adalah perjalanan di mana Allah membawa Abraham masuk ke dalam hubungan yang mendalam, di mana Allah menjadi sumbernya dan berjanji untuk menyertai serta mengubah segala sesuatu di mana pun Abraham berada. Dalam perjalanan ini, identitas Abraham tidak lagi didasarkan pada latar belakang lahiriahnya. Yesus mengatakan ini untuk menekankan bahwa hubungan spiritual berdasarkan ketaatan kepada kehendak Allah lebih penting daripada hubungan darah. Bahayanya adalah jika kita terlalu terikat pada kewajiban dan identitas lahiriah sehingga menghalangi kita untuk menyelesaikan tugas Tuhan. "Penebusan sejati" adalah pembebasan dari diri sendiri, ketakutan, pola pikir lama, dan identitas yang dibentuk oleh hal-hal duniawi. Identitas sejati kita ada di dalam Kristus, dan tujuannya adalah untuk semakin serupa dengan-Nya, melepaskan keakuan agar dapat memperoleh Kristus. Tuhan ingin mengubah bangsa-bangsa mel...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

Kuasa Ikat Janji – bagian 4: Berjalan dalam Kemitraan

Kuasa Ikat Janji: Berjalan dalam Kemitraan dengan Tuhan Upper Room 182 – 18 Maret 2025 Dr. Jonathan David Khotbah ini menggunakan perjanjian Allah dengan Abraham sebagai contoh utama, menjelaskan bahwa ikat janji (covenant) itu melampaui iman manusia dan berakar pada sifat kesetiaan (faithfulness) Allah untuk menggenapi firman-Nya. Lebih lanjut, ditekankan bahwa keterlibatan aktif dan kepatuhan manusia dalam ikat janji, yang disimbolkan dengan sunat (peran kekuatan dan usaha sendiri manusia dikurangi), mengundang intervensi ilahi yang lebih besar dan memberdayakan umat beriman serta keturunan mereka. Khotbah ini mendorong pendengar untuk mempercayai Allah sepenuhnya dan hidup dalam keselarasan dengan kehendak-Nya sebagai mitra dalam ikat janji. Bagaimana Konsep  ikat janji mempengaruhi hubungan manusia dengan Tuhan? Konsep "kuasa ikat janji" secara fundamental mempengaruhi hubungan manusia dengan Tuhan dengan menjadikannya lebih dari sekadar hubungan biasa, melainkan se...

Preparing the Bride - Session 08

Karakteristik Gereja Sebagai Kekasih Tuhan - Sesi 08 Tema masih membahas tentang karakteristik gereja yang diidamkan Tuhan sebagai kekasih-Nya , menggunakan Kidung Agung dan perumpamaan bunga bakung di antara duri . Analogi utama yang digunakan adalah kisah Gadis Sunem dalam Kitab Kidung Agung dan hubungannya dengan Kekasihnya dan Raja Salomo. Membandingkan kecantikan lahiriah seorang gadis dengan keindahan batiniah yang dikerjakan oleh Tuhan sendiri , menekankan bahwa Allah lebih tertarik pada hati dan kesetiaan rohani daripada penampilan luar atau upaya manusia. Lebih lanjut, Kidung Agung mengilustrasikan prinsip ini melalui kisah Raja Salomo, gadis Sunem, pemilihan Daud sebagai raja, dan ajaran Yesus tentang bunga bakung di ladang , yang menunjukkan bahwa nilai sejati di mata Tuhan terletak pada kualitas batin yang ilahi . Kid 2:1 [Gadis Sunem] Bunga mawar dari Saron aku, bunga bakung di lembah-lembah. 2  —  [Salomo] Seperti bunga bakung di antara duri-duri, demikianlah m...

ROMA 15:1-7

MENANGGUNG KELEMAHAN ORANG YANG TIDAK KUAT 15:1 Kita, yang kuat, wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri. 15:2 Setiap orang di antara kita harus mencari kesenangan sesama kita demi kebaikannya untuk membangunnya. 15:3 Karena Kristus juga tidak mencari kesenangan-Nya sendiri, tetapi seperti ada tertulis: "Kata-kata cercaan mereka, yang mencerca Engkau, telah mengenai aku." 15:4 Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci. 15:5 Semoga Allah, yang adalah sumber ketekunan dan penghiburan, mengaruniakan kerukunan kepada kamu, sesuai dengan kehendak Kristus Yesus, 15:6 sehingga dengan satu hati dan satu suara kamu memuliakan Allah dan Bapa Tuhan kita, Yesus Kristus. 15:7 Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemulia...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

Preparing the Bride - Session 04

Gereja sebagai Kekasih Tuhan Khotbah ini membahas karakteristik gereja yang ideal menurut pandangan Tuhan. Kitab Kidung Agung menjadi fokus utama kita untuk menganalisis hubungan antara mempelai wanita dan kekasihnya sebagai analogi untuk hubungan antara gereja dan Kristus. Kita akan melihat perbandingan Adam pertama dan Adam terakhir dari 1 Korintus, serta peran wanita dalam kejatuhan dari 1 Timotius, untuk menekankan pentingnya kesetiaan dan ketahanan gereja terhadap godaan. Selain itu khotbah ini menggali peran Kristus sebagai Gembala melalui berbagai ayat Perjanjian Lama dan Baru, menyoroti kasih dan pengorbanan-Nya bagi umat-Nya. Tema Utama: Karakteristik Kehidupan Gereja yang Diharapkan Tuhan sebagai Kekasih-Nya Pendahuluan: Pembahasan ini penting bagi pengikut Tuhan dan umat-Nya. Tujuan Tuhan lebih dari sekadar menyelamatkan; Ia ingin gereja menjadi kekasih-Nya yang sejati dan hidup manunggal dengan-Nya. Firman Tuhan (Rhema) membimbing perjalanan iman. Gereja sebagai Kekas...

PREPARING THE BRIDE - SESSION 03

❤️ Kidung Agung: Gambaran Gereja Sebagai Kekasih Kristus Khotbah ini mengacu pada kitab Kidung Agung dalam Alkitab untuk menggambarkan  hubungan kasih antara Kristus (Sang Mempelai Pria) dan Gereja (Sang Mempelai Wanita). Kisah cinta dalam Kidung Agung adalah gambaran untuk kesetiaan dan pengorbanan dalam hubungan spiritual ini. Khotbah juga menyinggung tokoh-tokoh Alkitab lainnya, seperti Adam, Hawa, dan Raja Salomo, untuk memperkuat poin-poin teologis (logika Tuhan) tentang dosa, penebusan, dan hikmat ilahi. Inti dari khotbah ini adalah untuk mendorong pendengar agar memiliki hati yang haus akan Tuhan dan merespons pekerjaan Roh Kudus dalam hidup mereka, seperti mempelai wanita yang setia menantikan kedatangan mempelai prianya.                                              Pendahuluan Saudara-saudara diharapkan memiliki hati yang haus dan lapar aka...