Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2026

Pemikiran Manusia Yang Menyusup Ke Dalam Gereja (MKS #16)

Khotbah ini masih bertema Manusia Kerajaan Sorga sesi ke 16, menyajikan sebuah analisis mendalam mengenai peran umat percaya dalam mewujudkan **rencana agung Allah** di bumi.  Berfokus pada perjanjian ilahi yang menempatkan **Firman dan Roh Allah** dalam diri orang yang telah lahir baru, menegaskan identitas mereka sebagai **terang dunia** yang berkuasa. Pengajaran ini berulang kali menyoroti **kebodohan Iblis**, yang meskipun mengetahui rencana Allah, tetap mengulangi "jalan lama" pemberontakan yang gagal, sebuah pola yang terlihat jelas sejak zaman Nuh.  Peringatan keras diberikan terhadap bahaya **pemikiran manusiawi** yang menyusup ke dalam gereja, seperti contoh Rasul Petrus, yang berupaya menolak **hikmat Allah** demi agenda yang dangkal. Melalui Kristus, umat percaya didorong untuk memahami bahwa mereka adalah sarana Allah untuk menyingkirkan Iblis secara permanen, mengakhiri **zaman dosa**, dan memulihkan bumi sepenuhnya. Catatan lengkap: I. Pewahyuan dan Rencana ...

Hikmat Allah dan Jalan Tuhan dalam Menghadapi Iblis (MKS #15)

Seri Manusia Kerajaan Sorga #15 ### Bab: Hikmat Allah dan Jalan Tuhan dalam Menghadapi Iblis serta Menjadi Terang Dunia #### Pendahuluan: Memahami Hikmat Allah dan Pengenalan akan Tuhan sebagai Dasar Hidup Dalam pembahasan ini, kita diajak untuk memahami **hikmat Allah**, **firman Tuhan**, dan **jalan Tuhan** yang menjadi pedoman hidup orang percaya, khususnya dalam menghadapi iblis yang telah kehilangan hikmat Allah. Pengenalan akan Tuhan yang benar menjadi sangat penting agar setiap langkah dalam hidup tidak salah arah. Konsep kunci yang disampaikan meliputi **hikmat ilahi (intelijensia Allah)**, **roh kudus**, **firman iman**, dan **otoritas rohani** yang diberikan kepada manusia yang sudah lahir baru. Allah membuka misteri rencana agung-Nya tentang alam semesta, manusia, dan iblis, yang menjadi dasar agar manusia dapat berperan aktif dalam menyingkirkan kegelapan dan iblis dari bumi. - Pengenalan akan Tuhan harus menjadi prioritas agar hidup tidak salah arah. - Manusia adalah m...

Hikmat Ilahi dan Pemulihan Bumi (MKS #14)

Khotbah ini menjelaskan rencana agung Allah untuk memulihkan otoritas manusia sebagai pewaris bumi yang sah melalui hikmat dan suara firman-Nya. Penulis membandingkan kondisi spiritual antara iblis yang sombong dengan manusia yang rendah hati, menegaskan bahwa iblis hanyalah entitas yang terbuang dan bukan pemilik dunia ini.  Melalui analisis kitab Kejadian hingga Wahyu, dipaparkan bahwa tujuan akhir Tuhan adalah menghapus dominasi kegelapan dan menghadirkan langit dan bumi yang baru . Dalam kondisi ideal tersebut, terang ilahi akan menggantikan matahari sepenuhnya sehingga malam tidak lagi ada. Kehidupan orang beriman dipandang sebagai instrumen penting dalam mewujudkan visi kekekalan ini di dunia. Seluruh narasi menekankan bahwa ketaatan pada Kristus adalah kunci bagi manusia untuk memerintah dengan otoritas penuh sesuai rancangan semula. Berikut adalah catatan lengkapnya : 1. Peran Roh Kudus dalam Penyingkapan Rahasia Allah Manusia kerajaan surga diajak untuk memiliki keber...

Tubuhmu Adalah Bait Roh Kudus

1 Korintus 3:16 (TB)  Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?  Video berjudul "You’ve Heard ‘You Are the Temple of God’ – But This Is What It Really Means" dari saluran Beyond the Veil menjelaskan bahwa konsep tubuh manusia sebagai "Bait Allah" bukan sekadar metafora, melainkan sebuah kebenaran arsitektural, anatomis, dan spiritual yang mendalam. Berikut adalah poin-punen utama yang dijelaskan dalam video tersebut: Paralel Struktur Bait Suci dengan Manusia : Video ini membedah bagaimana tiga bagian utama Bait Suci Sulaiman mencerminkan struktur diri manusia: [ 12:16 ] Pelataran Luar (Tubuh) : Mewakili aspek fisik, tindakan, dan interaksi dengan dunia luar. Sama seperti mezbah di pelataran, tubuh adalah tempat disiplin dan pengabdian fisik dimulai. [ 12:56 ] Tempat Kudus (Jiwa/Pikiran) : Mewakili dunia batin, pikiran, dan emosi. Di sini terdapat kandil (kesadaran), roti pertunjukan (nutrisi batin/hikmat), dan mezbah ...