Langsung ke konten utama

Hikmat Allah dan Jalan Tuhan dalam Menghadapi Iblis (MKS #15)


Seri Manusia Kerajaan Sorga #15
### Bab: Hikmat Allah dan Jalan Tuhan dalam Menghadapi Iblis serta Menjadi Terang Dunia

#### Pendahuluan: Memahami Hikmat Allah dan Pengenalan akan Tuhan sebagai Dasar Hidup

Dalam pembahasan ini, kita diajak untuk memahami **hikmat Allah**, **firman Tuhan**, dan **jalan Tuhan** yang menjadi pedoman hidup orang percaya, khususnya dalam menghadapi iblis yang telah kehilangan hikmat Allah. Pengenalan akan Tuhan yang benar menjadi sangat penting agar setiap langkah dalam hidup tidak salah arah. Konsep kunci yang disampaikan meliputi **hikmat ilahi (intelijensia Allah)**, **roh kudus**, **firman iman**, dan **otoritas rohani** yang diberikan kepada manusia yang sudah lahir baru. Allah membuka misteri rencana agung-Nya tentang alam semesta, manusia, dan iblis, yang menjadi dasar agar manusia dapat berperan aktif dalam menyingkirkan kegelapan dan iblis dari bumi.



- Pengenalan akan Tuhan harus menjadi prioritas agar hidup tidak salah arah.
- Manusia adalah makhluk ciptaan Allah yang diciptakan **segambar dan serupa dengan Allah**.
- Firman Tuhan adalah rahasia dan misteri yang bahkan para malaikat ingin mengetahui (1 Korintus 2).
- Hikmat Allah adalah kunci agar manusia hidup berotoritas dan menyingkirkan iblis.

#### Hikmat Allah dalam Hidup Orang Percaya dan Peran Firman Tuhan

Pembicara menegaskan dua poin penting sebelumnya: pertama, ketika seseorang memegang dan melakukan firman Tuhan, maka **hikmat Allah** akan menampakkan diri dalam hidupnya; kedua, firman Tuhan pada masa kini bukan hanya sekadar teks yang didengar, tetapi menjadi **suara firman** yang aktif dan bekerja dalam hati dan mulut orang percaya. Firman itu membawa kuasa dan otoritas Allah, bukan sekedar hikmat dunia.

- Firman Tuhan yang aktif disebut sebagai **suara firman** dan membawa hikmat Allah.
- Rencana Allah adalah manusia berkuasa di bumi, bukan iblis, yang telah diusir dari surga dan dilempar ke bumi.
- Iblis adalah pendusta ("diabolos") yang mengklaim bumi sebagai miliknya, tetapi Allah menetapkan bumi ini bagi orang yang lemah lembut dan rendah hati (Matius 5:5).
- Manusia yang hidup dalam terang Tuhan memiliki otoritas untuk menyingkirkan iblis.

#### Pola Penciptaan dan Terang sebagai Senjata Menyingkirkan Iblis

Allah menciptakan bumi dan langit dengan pola tertentu, dimulai dari terang yang meliputi kegelapan (Kejadian 1:1-3). Terang Allah adalah prinsip utama untuk menyingkirkan iblis dari bumi yang kacau. Meskipun manusia jatuh dalam dosa, Allah mempunyai rencana dan pola khusus untuk menggenapi rencana-Nya melalui terang yang terus menerangi bumi.

- Terang Allah menjadi senjata utama menyingkirkan kegelapan dan iblis.
- Pada hari keempat, Allah menciptakan benda penerang (matahari, bulan, bintang) untuk menandai waktu dan masa yang tetap.
- Allah bekerja secara konsisten sampai hari ketujuh untuk menyelesaikan penciptaan dengan terang yang meliputi bumi.
- Terang Tuhan harus diwujudkan dalam hidup manusia untuk menyingkirkan kegelapan.

#### Iblis yang Kehilangan Hikmat dan Peran Roh Kudus dalam Menguatkan Orang Percaya

Salah satu poin utama adalah bahwa **iblis telah kehilangan hikmat Allah**. Oleh karena itu, orang percaya yang sudah lahir baru dan memiliki **Roh Kudus** serta **Roh Kristus** harus membiarkan firman Tuhan yang ada dalam roh mereka muncul di mulut dengan penuh otoritas. Ini bukan sekadar menghafal ayat, melainkan firman iman yang keluar dengan kekuatan Roh Kudus (1 Korintus 2:4-8; Yesaya 59:21).

- Orang percaya memiliki potensi besar melalui Roh Kudus untuk membawa firman Tuhan keluar sebagai otoritas.
- Firman yang keluar dari mulut orang percaya adalah firman dengan otoritas hidup dan kuasa yang sama seperti firman Allah.
- "Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan mewarisi bumi" (Matius 5:5) menunjukkan siapa yang berhak atas bumi.
- Iblis tidak mengerti strategi Allah dan kalah oleh hikmat Allah yang bekerja melalui orang percaya.

#### Kesaksian Kisah Nyata: Anak-anak Skewa dan Otentisitas Otoritas Rohani

Pembicara menggunakan kisah dari Kisah Para Rasul 19 tentang tujuh anak dari imam kepala Yahudi, Skewa, yang mencoba mengusir roh jahat dengan menyebut nama Yesus dan Paulus tanpa otoritas sejati. Roh jahat malah mengejek mereka dan menunjukkan bahwa mereka tidak memiliki kuasa sejati seperti Paulus dan Yesus.

- Anak-anak Skewa hanya meniru nama Yesus dan Paulus, tapi tidak memiliki otoritas rohani.
- Roh jahat mengenal Yesus dan Paulus, tetapi mempertanyakan siapa mereka (anak-anak Skewa).
- Penting untuk mengalami proses rohani yang mendalam agar firman iman keluar dengan otoritas sejati.
- Otoritas spiritual bukan ditentukan oleh teriakan atau kekuatan fisik, melainkan oleh kuasa Roh Kudus dan hikmat Allah.

#### Menyembah dalam Roh dan Kebenaran: Keintiman dengan Roh Kudus sebagai Kunci

Pembicara juga menekankan pentingnya **keintiman dengan Roh Kudus**, karena Roh Kudus adalah **roh kebenaran** yang menuntun manusia dalam seluruh kebenaran. Penyembahan sejati harus dilakukan dalam roh dan kebenaran (Yohanes 4:24). Pujian adalah alat untuk menyelaraskan jiwa, tapi penyembahan adalah sesuatu yang lebih dalam dan dipimpin oleh Roh Kudus.

- Penyembahan harus dilakukan dalam roh dan kebenaran, bukan hanya melalui pujian atau perasaan.
- Roh Kudus mengarahkan dan menghasilkan kebenaran dalam jiwa dan tubuh, menjadikan tubuh sebagai bait Roh Kudus.
- Keintiman dengan Roh Kudus memudahkan penyembahan dan pemenuhan firman dalam hidup.
- Penyembahan yang benar menghasilkan kehidupan yang berotoritas dan berbuah bagi kemuliaan Tuhan.

#### Proses Hidup Berotoritas dan Hikmat Kristus

Hidup berotoritas tidak terjadi secara instan, melainkan melalui proses yang dibangun oleh Tuhan. Rasul Paulus menjadi contoh bagaimana hidup berorientasi pada hikmat Allah, bukan hikmat dunia. Pikiran Kristus adalah kunci untuk hidup berotoritas dan taat pada kehendak Allah (1 Korintus 2:16; Matius 16:23).

- Hidup berotoritas dibangun di atas taat pada firman Tuhan dan pikiran Kristus.
- Hikmat Allah berbeda dengan kecerdikan dunia yang hanya mengandalkan intelektual dan kekuatan lahiriah.
- Iblis adalah sosok yang cerdik namun bodoh karena tidak memiliki hikmat Allah.
- Proses rohani membentuk orang percaya menjadi seperti batu karang yang teguh dan berotoritas.

#### Kesimpulan: Menjadi Terang Dunia dan Mengusir Kegelapan dengan Hikmat Allah

Pembicara menutup dengan semangat bahwa setiap orang percaya adalah **terang dunia** yang Allah ciptakan untuk menyingkirkan iblis dan kegelapan dari bumi. Dengan memegang dan melakukan firman Tuhan, membiarkan Roh Kudus bekerja dalam hidup, serta melahirkan firman iman yang berkuasa dari mulut, orang percaya akan menjadi raja yang berotoritas di bumi. Hikmat Allah adalah kunci utama untuk menjalani hidup sesuai dengan rencana-Nya dan membawa pemulihan bagi dunia.

- Hikmat Allah harus menjadi dasar kehidupan orang percaya dalam menghadapi iblis.
- Firman Tuhan harus menjadi suara yang keluar dari mulut dengan kuasa Roh Kudus.
- Orang percaya yang hidup dalam terang Allah menjadi pengharapan bagi bangsa-bangsa.
- Proses pembentukan rohani penting agar hidup berotoritas dan menjadi buah bibir pembicaraan di dunia roh.
- Allah menyediakan potensi besar dalam hidup setiap orang percaya untuk mewujudkan rencana-Nya di bumi.

---

### Poin-Poin Penting
- **Pengenalan akan Tuhan** sangat penting agar langkah hidup benar dan tidak keliru.
- Manusia diciptakan **segambar dan serupa dengan Allah** dengan tujuan memerintah bumi.
- Firman Tuhan adalah misteri ilahi yang membawa hikmat dan kuasa Allah (1 Korintus 2).
- Iblis adalah pendusta yang mengklaim bumi, namun Allah memberikan bumi kepada orang lemah lembut (Matius 5:5).
- Terang Allah adalah senjata utama untuk menyingkirkan kegelapan dan iblis dari bumi (Kejadian 1:3).
- Iblis telah kehilangan hikmat Allah, sehingga orang percaya harus mengandalkan hikmat ilahi.
- Firman iman yang keluar dari mulut orang percaya adalah sumber otoritas rohani dan kuasa.
- Kisah anak-anak Skewa menunjukkan bahwa otoritas rohani bukan sekadar mengucapkan nama Yesus, tetapi hidup dalam kuasa Roh Kudus.
- Penyembahan sejati adalah dalam roh dan kebenaran, dipimpin oleh Roh Kudus (Yohanes 4:24).
- Hidup berotoritas adalah hasil taat pada firman Tuhan dan memiliki pikiran Kristus (1 Korintus 2:16).
- Orang percaya adalah terang dunia yang menjadi harapan bagi bangsa-bangsa dan penyingkir kegelapan (Yesaya 60:3).
- Proses rohani adalah kunci untuk membangun otoritas dan hikmat Allah dalam hidup.
- Allah menyertai orang percaya sampai akhir zaman dengan kuasa dan hikmat-Nya (Matius 28:18-20).

Dengan pemahaman ini, orang percaya dipanggil untuk hidup dalam hikmat Allah, membiarkan firman Tuhan bekerja dalam hati dan mulut mereka, sehingga menjadi terang dunia yang berotoritas dan mampu menyingkirkan iblis dari bumi.


JAWABAN Pertanyaan Komsel 05 Desember

1. Selama melakukan pekerjaan penciptaan, Allah menerangi seluruh proses penciptaan itu dengan terang Allah sendiri. Mengapa demikian? Apa yang menjadi target Allah sehingga Dia mempertahankan terangNya sampai hari ke 7? Setelah Allah berhenti dari seluruh pekerjaan penciptaan Nya, apa yang menjadi fokus Allah setelahnya?
 
Jawab:
Mengapa demikian?
Allah tidak mau kuasa kegelapan (kerajaan maut dan pengikutnya) merecoki dan mengkontaminasi proses penciptaan. 

Apa yang menjadi target Allah?
Target Allah adalah membuat ciptaan Nya itu baik dan sangat baik, supaya Ia kemudian dengan hikmat-Nya bisa menjadikannya sempurna: langit baru dan bumi yang baru di mana hanya terdapat kebenaran. 

Kolose 1:28
Dialah (Firman: yang kami beritakan, apabila tiap-tiap orang kami nasihati dan tiap-tiap orang kami ajari dalam segala hikmat, untuk memimpin tiap-tiap orang kepada kesempurnaan dalam Kristus.

1 Tesalonika 5:23
Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.

Yakobus 2:22
Kamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna.

Apa yang menjadi fokus Allah setelahnya: proses menjadikan. 

Walaupun malaikat gagal dan menjadi perintang rencana-Nya, juga manusia Adam gagal dan Ia harus memulai-Nya lagi dari Nuh. 

Adam dan Hawa sebenarnya “berhasil” menjalankan skenario jebakan kepada iblis. Iblis telah memakan umpan Allah. Maka Allah mulai mendeklarasikan permusuhan antara iblis dan manusia, persisnya antara iblis dan keturunan perempuan Hawa (Kristus).  

Malaikat yang jatuh itu tidak mau mengakui bersalah (berdosa) dan tidak mau dipersalahkan Tuhan (dihakimi dan diadili). Ia menuntut hakim dan saksi. Manusia ditakdirkan menjadi saksi Tuhan, pelaku kebenaran dan sekaligus yang menghakimi malaikat (1 Kor 6:23). Bumi ini adalah tahta pengadilan Allah.
Permusuhan ini menjadi dasar atau kasus iblis yang sebenarnya untuk dibawa ke pengadilan. 

Maka, sekarang Allah bisa fokus memulai menjalankan misi pemulihan segala sesuatunya menjadi baru.





2. Hanya dengan terang Allah pekerjaan iblis akan dihentikan. Bagaimana strategi Allah melalui hidup manusia agar terangNya itu memenuhi bumi yang dikuasai kegelapan ini (Yesaya 60:2)? Roh Kebenaran akan menuntun kita kepada seluruh kebenaran. Aspek apa saja dalam diri kita yang harus benar? Apakah yang dimaksud tubuh kita harus benar? 

Jawab:
Di tengah kondisi yang gelap (Yes 6:20), Tuhan menjanjikan terang-Nya yang akan menerangi umat-Nya. Hal ini menunjukkan harapan dan pemulihan yang diberikan oleh Tuhan kepada mereka yang percaya kepada-Nya.

Yesaya 9:2 (TB) (9-1) Bangsa yang berjalan di dalam kegelapan telah melihat terang yang besar; mereka yang diam di negeri kekelaman, atasnya terang telah bersinar. 

Yesus Kristus adalah terang kemuliaan Allah. Dia diutus ke bumi menjadi manusia agar mereka yang masih hidup dalam kegelapan dibawa kepada terang-Nya yang ajaib. 

Dia adalah Firman yang menjadi manusia. Firman-Nya adalah terang.

Yohanes 1:4 Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia. 

Manusia harus hidup di dalam Dia, di dalam terang.

1 Yohanes 1:7
Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa.


Aspek kebenaran: seluruh aspek hidup kita harus benar dan hidup di dalam persekutuan di dalam Dia dan dengan yang lain. Dasarnya yang harus dirobah adalah:
Mata: fokus, cara pandang, cara berpikir.

Lukas 11:34
Matamu adalah pelita tubuhmu. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu, tetapi jika matamu jahat, gelaplah tubuhmu.

Lukas 11:36
Jika seluruh tubuhmu terang dan tidak ada bagian yang gelap, maka seluruhnya akan terang, sama seperti apabila pelita menerangi engkau dengan cahayanya."

‎Ayat ini mengajarkan mengenai pentingnya fokus dan cara pandang kita. Mata yang sehat melambangkan perspektif yang benar dan positif, yang akan mempengaruhi seluruh kehidupan kita. Sebaliknya, mata yang jahat atau negatif akan membawa pada kegelapan dalam hidup.

Fokus kita haruslah firman.

2 Korintus 4:6
Sebab Allah yang telah berfirman: "Dari dalam gelap akan terbit terang!", Ia juga yang membuat terang-Nya bercahaya di dalam hati kita, supaya kita beroleh terang dari pengetahuan tentang kemuliaan Allah yang nampak pada wajah Kristus.  

Tidak boleh lagi ada bayang2 di dalam hati kita berupa bayangan keraguan dan bayangan yang menimbulkan ketakutan dan kekhawatiran dan sebagainya. Jika fokus kita pada firman, maka kita memperoleh kepastian berada dalam tujuan dan pekerjaan-Nya menjadikan (asah) kita. 

Iman: iman disempurnakan dengan perbuatan kasih.

1 Yohanes 2:10-11 (TB) Barangsiapa mengasihi saudaranya, ia tetap berada di dalam terang, dan di dalam dia tidak ada penyesatan. 
Tetapi barangsiapa membenci saudaranya, ia berada di dalam kegelapan dan hidup di dalam kegelapan. Ia tidak tahu ke mana ia pergi, karena kegelapan itu telah membutakan matanya.

pentingnya **keintiman dengan Roh Kudus**, karena Roh Kudus adalah **roh kebenaran** yang menuntun manusia dalam seluruh kebenaran. Penyembahan sejati harus dilakukan dalam roh dan kebenaran (Yohanes 4:24). Pujian adalah alat untuk menyelaraskan jiwa, tapi penyembahan adalah sesuatu yang lebih dalam dan dipimpin oleh Roh Kudus.


3. Allah ingin menjadikan kita sebagai raja di bumi ini yang ketika berkata-kata itu harus terjadi sama seperti perkataan yang keluar dari mulut Allah sendiri. Bagaimana proses terjadinya firman Tuhan menjadi Firman pada mulut kita tersebut? Apakah yang disebut dengan Firman iman? 

Allah ingin mengembalikan hidup manusia kepada patron firman. 
Perkataan manusia haruslah sama otoritasnya dengan perkataan Allah.

Proses agar firman (firman suara) yang ada di batin atau roh seseorang menjadi firman otoritas di mulut adalah sebuah proses yang dikerjakan oleh Allah, khususnya melalui Roh Kudus.
Proses ini sangat penting karena meskipun seseorang yang telah lahir baru memiliki Roh Kudus, Roh Kristus, dan firman di dalam rohnya (batinnya), Allah ingin memproses firman tersebut agar sampai kepada mulut.
Langkah-langkah atau area yang harus dilalui oleh firman tersebut dalam prosesnya menjadi firman otoritas di mulut:
**Roh Kudus Menuntun Firman:** Roh Kudus yang berada di dalam diri Anda akan menuntun firman yang ada di dalam roh Anda. Roh Kudus ini juga disebut sebagai roh kebenaran.
Pada tahap ini hasilnya adalah pengertian.
Ayb 32:8 Tetapi roh yang di dalam manusia, dan nafas Yang Mahakuasa, itulah yang memberi kepadanya pengertian.
**Melewati Area Jiwa:** Firman tersebut harus melalui jiwa. Jiwa terdiri dari pikiran, perasaan, pengalaman, dan akal budi.  
Mencapai Persetujuan Akal Budi: Pengertian yang diperoleh pada proses di dalam roh untuk mencapai persetujuan akal budi (bagian dari jiwa). Karena pengertian itu jiwa tidak memberontak, tetapi setuju dengan firman itu. Jika akal budi (pikiran) tidak mengerti kebenaran, itu akan mempersulit proses tersebut, bahkan membuat kita berpikir bahwa hal itu tidak mungkin terjadi.
3. **Memenangkan dan Menyelaraskan Jiwa:** Roh Kudus (Roh Kebenaran) akan memimpin kita pada seluruh kebenaran sehingga **jiwa menjadi benar, keputusan benar, dan akal budi pun benar**. 
4. **Mencapai Mulut dengan Otoritas:** Ketika firman itu dibawa oleh Roh Kudus dan berhasil memenangkan area jiwa, keputusan, dan akal budi, barulah firman itu sampai kepada mulut. Firman yang keluar dari mulut ini disebut **firman iman** atau *rhema* (firman suara).
Ketika firman itu sudah sampai di mulut dan kita mengucapkannya, itu memiliki **kekuatan yang sama, otoritas yang sama, kemampuan yang sama, dan pencapaian yang sama** seolah-olah firman itu keluar langsung dari mulut Allah. Ini menunjukkan bahwa kita adalah seorang **raja dengan otoritas Allah**. Firman otoritas ini (firman iman) memiliki kegunaan untuk menghasilkan iman bagi mereka yang mendengarnya.


4. Apa yang harus saudara lakukan agar terang yang ada di dalam diri saudara itu bercahaya sehingga pekerjaan iblis bisa dihancurkan melalui hidup saudara (Yesaya 60:1)?

Kita harus yakin siapa jati diri kita dihadapan Tuhan: sebagai anak2 terang.

Kita harus yakin takdir kita sebagai MKS yang diberi otoritas dan pribadi yang berkuasa untuk merepresentasikan pemerintahan dan budaya Kerajaan; sebagai imam dan raja. Manusia adalah makhluk ciptaan Allah yang diciptakan **segambar dan serupa dengan Allah**.

2 Korintus 4:6
Sebab Allah yang telah berfirman: "Dari dalam gelap akan terbit terang!", Ia juga yang membuat terang-Nya bercahaya di dalam hati kita, supaya kita beroleh terang dari pengetahuan tentang kemuliaan Allah yang nampak pada wajah Kristus.  

Tidak boleh lagi ada bayang2 di dalam hati kita berupa bayangan keraguan dan bayangan yang menimbulkan ketakutan dan kekhawatiran dan sebagainya.

Pengenalan akan Tuhan harus menjadi prioritas agar hidup tidak salah arah.





Postingan populer dari blog ini

Upper Room 34 - DR. Jonathan David

  25-01-2022   Anugerah Untuk Memerintah (GRACE TO GOVERN) Pendahuluan – oleh Ps. Cyrus Mat 13:23 Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat." Problemnya bukan pada kebutuhan tapi pada tanahnya. Jika tanahnya baik, benih akan tumbuh, sebab ada aliran air, karena ada benih yang cerdas yang telah diprogram (dengan pengertian dan hikmat). Kuasa dan kekuatan serta kasih karunia tersembunyi di dalam FT (logos) itu.   Tanah hanya memerlukan kondisi, tidak memerlukan edukasi oleh karena digerakkan oleh sesuatu (Firman dan Roh Kudus) dari dalam yang dipanggil terang Tuhan dan pribadi Tuhan sendiri (Yoh 1:1).   Mengapa tidak kita menerima firman-Nya dan perkataan-Nya dari pribadi Tuhan (YHWH) sendiri. Banyak orang yang suka mendengarkan khotbah yang baik, tapi Kerajaan Allah dan pemerintahan-Nya tidak tertam...

Kebenaran Allah VS kebenaran sendiri (MKS #19)

 * Pentingnya Kebenaran Allah vs Kebenaran Sendiri: khotbah menekankan bahwa manusia sering kali hidup menurut "kebenaran sendiri" (pembenaran atas tindakan sendiri), padahal yang Tuhan tuntut adalah "kebenaran Allah" (the righteousness of God).  Kebenaran Allah** (*The righteousness of God*) adalah standar ilahi dan otoritas yang memiliki beberapa karakteristik utama sebagai berikut: *   **Nyata di Dalam Injil:** Kebenaran Allah dinyatakan melalui **Injil**, yang merupakan **kekuatan Allah yang menyelamatkan** setiap orang yang percaya. Ini adalah jalan Allah yang harus dimiliki seseorang untuk hidup di dunia ini, melampaui segala bentuk spiritualitas yang hanya tampak di permukaan. *   **Berasal dari Otoritas Kerajaan Surga:** Kebenaran ini berasal dari **pemerintah dan kerajaan Allah** sehingga bersifat mutlak dan tidak dapat ditawar-tawar. Allah sendiri hidup dan berpijak pada kebenaran-Nya. *   **Diproduksi oleh Roh Kudus:** Kebenaran Allah tidak dihasilkan...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Fokus kepada Dia yang sedang berkata-kata

SATE 21 October 2020 – **   Bacalah terlebih dahulu: Efesus 4:23-24, Yohanes 4:21-23 Dalam ayat ini, Paulus menasihatkan anggota-anggota jemaat, supaya mereka jangan hidup (= mêketi peripatein) lagi sama seperti orangorang kafir (yang tidak mengenal Allah). Tuhan mau adanya perubahan dari manusia lama menuju manusia baru. Yang awalnya hidup di bawah belenggu manusia lama menuju kepada kemerdekaan yang dibentuk di dalam format manusia baru dan dicipta menurut kehendak Allah dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. Tetapi antara kondisi manusia lama menuju manusia baru dibutuhkan proses pembaharuan yang terus-menerus. Roh yang dulunya mati, terbelenggu dosa dan tidak dapat bersekutu dengan Allah yang adalah Roh, kini dimerdekakan. Sehingga ketika kita berdoa dan memuji Tuhan, maka pujian terhadap Allah tersebut keluar dari roh yang sungguh-sungguh sudah diperbaharui menuju Roh yang sejati, yaitu Allah. Ini yang dikatakan oleh Yesus ketika Ia bertemu dengan perempuan Samaria. ...

Membangun Sion Membentuk Ulang Kota - oleh Dr. Jonathan David

Ringkasan Khotbah: "Membangun Sion Membentuk Ulang Kota"  16082022  the Upper Room Kembalilah, hai anak-anak yang murtad, demikianlah firman TUHAN, karena Aku telah menjadi tuan atas kamu! Aku akan mengambil kamu, seorang dari setiap kota dan dua orang dari setiap keluarga, dan akan membawa kamu ke Sion.  Yeremia 3:14   Khotbah ini membahas visi tentang pembangunan kembali Sion sebagai inti dari pemulihan kota dan kehidupan umat Tuhan. Dr. Jonathan David menguraikan bagaimana Tuhan sedang bergerak secara aktif untuk membangun Sion, yang bukan hanya sekadar tempat, melainkan juga sebuah dimensi rohani di mana kehadiran, kuasa, dan otoritas Allah termanifestasi. Khotbah dimulai dengan penekanan pada pentingnya mendengar suara Tuhan dan mengasihi kebenaran-Nya. Dr. Jonathan David menyatakan bahwa tanpa kedua hal ini, akan ada kekacauan. Ia juga menekankan tentang karunia-karunia Roh Kudus yang diperlukan, seperti pewahyuan, pengertian, dan hikmat  untuk dapat menge...

The House of Shem (Kemah-kemah Sem)

Dari sejarah yang disebutkan di Alkitab, inilah gineologi dari Adam ke Yusuf. Kelihatannya peta ini disusun dari Kej 5:1-32 dan dilanjutka ke Kej 11:10-26 seperti yang Musa tuliskan.  PRA AIR BAH Dari "peta" gineologi ini dapat dengan mudah kita melihat karya Tuhan yang luarbiasa. Semua generasi terhubung dengan orang-orang strategis Tuhan secara luarbiasa. Kita melihat hubungan 3 generasi: Henokh, Metusalah dan Lamekh. Juga hubungan 3 generasi berikutnya antara: Metusalah, Lamekh dan Nuh. Disusul dengan hubungan antara 3 generasi: Lamekh, Nuh dan Sem.  Ini seperti pola yang Allah sediakan untuk menjaga kesinambungan warisan rohani yang kekal (legacy). Pola 3 generasi dalam satu kemah ini menjamin warisan menjadi pusaka - inheritance to heritage legacy. Bahkan Sem juga terhubung dengan Metusalah, anak dari Henokh. Maka, tidak heran Sem menjadi sangat luarbiasa.  Warisan menggambarkan aset yang diwariskan orangtua kepada anak laki-lakinya, sedangkan pusaka mengacu pada anu...

Kepenuhan Kristus

SATE 17 October 2020     Bacalah terlebih dahulu : I Petrus 2:21, Efesus 1:23, Efesus 4:11-13 Dalam kehidupan Yesus sebagai manusia, Ia telah menjadi teladan. Dan Alkitab pun menuliskan bahwa kita harus hidup dalam kepenuhan Kristus, namun yang sering menjadi persoalan adalah kita tidak pernah melihat Yesus hidup sebagai manusia. Itu sebabnya dalam kedaulatanNya, Tuhan telah memilih orang-orang tertentu yang dapat Ia munculkan sebagai bapa rohani agar menjadi model yang terlihat dan kita pun makin bisa mengerti bagaimana mengalami kepenuhan Kristus melalui bapa rohani yang ada. Tapi ada hal yang harus kita ketahui mengenai konsep bapa rohani ini, bahwa tidak semua orang yang mengajarkan Firman Tuhan dapat disebut sebagai bapa rohani. Karena seseorang yang Tuhan munculkan menjadi bapa rohani, sudah pasti memiliki kualitas tertentu dalam hidupnya dan tentunya telah melalui berbagai proses Tuhan. Sehingga di dalam kedaulatan Tuhan, sang bapa rohani bisa dikenali oleh anak-an...

Perpuluhan Dan Keimamatan Melkisedek

 Mari kita bahas dan renungkan bersama-sama bagian Firman Tuhan ini: Ayat-ayat Kunci: Kejadian 14:17 Setelah Abram kembali dari mengalahkan Kedorlaomer dan para raja yang bersama-sama dengan dia, maka keluarlah raja Sodom menyongsong dia ke lembah Syawe, yakni Lembah Raja. 18 Melkisedek, raja Salem, membawa roti dan anggur; ia seorang imam Allah Yang Mahatinggi. 19 Lalu ia memberkati Abram, katanya: "Diberkatilah kiranya Abram oleh Allah Yang Mahatinggi, (diberkatilah kiranya Abramnya Allah Yang Mahatinggi) Pencipta (PEMILIK = Yang EMPUNYA) langit dan bumi, 20 dan terpujilah Allah Yang Mahatinggi, yang telah menyerahkan musuhmu ke tanganmu." Lalu Abram memberikan kepadanya sepersepuluh dari semuanya. 21 Berkatalah raja Sodom itu kepada Abram: "Berikanlah kepadaku orang-orang itu, dan ambillah untukmu harta benda itu." 22 Tetapi kata Abram kepada raja negeri Sodom itu: "Aku bersumpah demi TUHAN, Allah Yang Mahatinggi, Pencipta (Yang EMPUNYA) ...

SATE 18Juli2020 - Makanan Lahiriah dan Makanan Rohani

Setelah Kemuliaan, Kerajaan, dan Kehendak Bapa, barulah kita berdoa untuk meminta hal-hal untuk mendukung hal rohani yaitu kebutuhan jasmani. Kebutuhan disini adalah makanan(bread). Kita meminta “our daily bread” mengajarkan kepada kita tentang: # tidak kuatir dan kesederhaan, karena yang kita minta adalah roti untuk kesehatan jasmani kita. #kejujuran dan ketekunan.Kita tidak meminta roti untuk orang lain, bukan roti hasil tipuan(Amsal20:17), bukan roti kemalasan (Amsal 31:27), tetapi roti yang didapat karena kejujuran. #jangan kuatir tentang hari esok tetapi terus konsisten bergantung kepada penyediaan ilahi yang membuat kita hidup. #kita memohon kepada Bapa untuk memberikannya dan bukan menjual atau meminjamkannya. Itu artinya kita begantung kepada rahmat (mercy) Bapa. #kita berdoa untuk memberikan roti bukan hanya untuk diri sendiri tetapi orang lain yang terkoneksi juga dengan kita. #kita berdoa untuk memberikan roti HARI INI. Hal ini mengajarkan pada kita untuk selalu mendapatkan ...

GUNUNG RUMAH TUHAN ALLAH YAKUB

SESI 7 – TLC 2017 – Ps. Djonny Tambunan  – 23-26 Des 2017 I. SEMUA DIMULAI DARI RUMAH TUHAN Mikha 4 gbr:youtube.com Akan terjadi pada hari-hari yang terakhir: gunung rumah TUHAN akan berdiri tegak mengatasi gunung-gunung dan menjulang tinggi di atas bukit-bukit; bangsa-bangsa akan berduyun-duyun ke sana ,  Mic 4:1 dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: "Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran, dan firman TUHAN dari Yerusalem."  Mic 4:2 <<<< PEKERJAAN DAHSYAT OLEH ROH KUDUS DIMULAI DARI RUMAH TUHAN >>>> SION = sunny = bright = cerah. Ketika SION dimunculkan kita tidak lagi memerlukan matahari natural. Semua kehidupan akan diterangi baik pada waktu malam mau pun pada waktu siang. Yang akan meneranginya adalah Sion. Yes 2:1 Yesaya menjelaskan lagi siapa yang dimaksu...