Langsung ke konten utama

Manusia Kerajaan Sorga dan Otoritas Kristus (MKS #17)

Konsep "manusia kerajaan surga" dan peran Yesus Kristus dalam mewujudkan rencana agung Allah di bumi. Pembicara menekankan bahwa Yesus, meskipun dalam rupa Allah, mengosongkan diri-Nya dan menjadi manusia untuk memenuhi hukum Allah, terutama menggenapi Roma 5:17-19, serta menunjukkan keadilan-Nya. Khotbah ini juga menjelaskan lima poin penting mengenai Yesus, termasuk bahwa Dia adalah Raja dari kerajaan yang bukan dari dunia ini, membawa kerajaan kebenaran, adalah Firman yang menjadi manusia, dan merupakan Pencipta segala sesuatu, yang semuanya dirancang oleh hikmat Allah. Tujuan akhir dari semua ini adalah untuk mengusir iblis dari bumi selamanya dan membenarkan umat manusia melalui Kristus.



Berikut adalah catatan lengkapnya:

I. Konteks dan Dasar Hukum Allah

Topik pembahasan ini adalah tentang manusia kerajaan surga yang hidup di bumi, meskipun kerajaan surga awalnya ada di surga.

  1. Rencana Agung dan Hikmat Allah: Tuhan memiliki rencana agung yang telah direncanakan sebelum dunia dijadikan. Rencana ini melibatkan penyingkapan misteri yang tidak dipahami oleh penguasa-penguasa zaman ini maupun hikmat dunia.

  2. Dasar Hukum Roma 5:17-19: Allah harus memiliki dasar yang kuat untuk menerapkan hukum Allah di Roma 5:17-19. Ayat ini menyatakan bahwa melalui ketidaktaatan satu orang (Adam), semua menjadi orang berdosa; tetapi melalui ketaatan satu orang (Yesus Kristus), semua menjadi orang benar. Hal ini memungkinkan mereka yang menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran untuk hidup dan berkuasa melalui Yesus Kristus.

  3. Keadilan Allah: Agar Allah tetap adil dan benar, Dia harus berpijak pada hukum-Nya yang sudah ada sebelum dunia ini dijadikan dan sebelum iblis memberontak. Tanpa penderitaan, kematian, dan kebangkitan Kristus, Allah akan bertindak tidak adil.

  4. Iblis yang Bodoh: Iblis, meskipun mengetahui hukum Allah, telah kehilangan hikmat Allah sama sekali. Iblis (yang memiliki hikmat dunia) berusaha menuntut dan menyerang Allah dalam hal ketidakadilan.(karena iblis menyangkal telah berbuat dosa terhadap Allah oleh sebab dia telah meninggikan dirinya dan hendak menyamai yang Maha Tinggi.

II. Tahapan dan Pembatasan Otoritas Iblis

Proses pengembalian bumi kepada orang-orang benar melibatkan tahapan perbaikan atau pembaharuan langit dan bumi.

  1. Keadaan Dunia Sebelum Kristus: Sejak masa Nuh (pasca-air bah) hingga Kristus, iblis telah kembali menjadi penguasa dunia ini (kosmos - yang mencakup bumi dan kehidupan di atasnya, G2889).

  2. Penghakiman yang Dimulai Kristus: Yesus sendiri menyatakan bahwa penghakiman atas dunia sedang berlangsung, dan penguasa dunia ini akan dilemparkan keluar (Yohanes 12:31).

  3. Keterbatasan Iblis pada Diri Yesus: Yesus menegaskan bahwa penguasa dunia ini datang tetapi tidak berkuasa sedikit pun atas diri-Nya; ia tidak mendapati apa-apa dalam pemikiran Yesus (Yohanes 14:30).

  4. Hukuman Melalui Roh Kudus: Ketika Roh Kudus turun, Ia akan meyakinkan dunia (kosmos) akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum.

  5. Perubahan Status Iblis: Karena Roh Kudus telah dicurahkan dan Yesus telah menggenapi Roma 5:17-19, status iblis berubah. Ia tidak lagi disebut penguasa bumi, tetapi penguasa zaman ini (aion - G165, penguasa zaman dosa) (1 Korintus 2:6).

  6. Ruang Gerak yang Terbatas: Iblis kini dibatasi ruang lingkupnya, seperti dipenjara. Ia hanya bisa bekerja di kalangan orang-orang durhaka, pemberontak, dan orang-orang berdosa (Efesus 2:2-3). Semakin banyak orang berdosa berbalik dan diselamatkan, semakin sempit ruang gerak iblis.

III. Lima Peranan Utama Yesus Kristus

Allah mengutus Yesus ke dunia ini untuk menggenapi hukum keadilan-Nya. Kedudukan Yesus di surga dan peranan-Nya di bumi sangat penting untuk mewujudkan Manusia Kerajaan Surga.

1. Raja dari Kerajaan yang Bukan dari Dunia Ini

Yesus adalah Raja dari kerajaan yang bukan berasal dari dunia ini (Yohanes 18:36-37). Kelahiran-Nya bertujuan untuk menegaskan diri-Nya sebagai Raja. Ketika Raja (Yesus) datang, Ia membawa kerajaannya. Inilah mengapa Yohanes Pembaptis menyerukan, "Bertobatlah, sebab Kerajaan Surga sudah dekat" (Matius 3:2).

2. Pembawa Kerajaan Kebenaran

Yesus datang untuk memberi kesaksian tentang kebenaran. Kerajaan yang Ia bawa adalah Kerajaan Kebenaran. Sifat utama Kerajaan Surga adalah perkara kebenaran, damai sejahtera, dan sukacita oleh Roh (Roma 14:17). Kerajaan ini akan didirikan Allah di bumi ini, tidak akan binasa sampai selama-lamanya, dan akan meremukkan serta menghabisi segala kerajaan lain (Daniel 2:44). Hal ini menepis kesimpulan bahwa bumi akan dilenyapkan; sebaliknya, bumi akan tetap ada, tetapi dihuni oleh orang-orang benar.

3. Firman yang Menjadi Manusia

Yesus adalah Firman (Logos) yang pada mulanya bersama-sama dengan Allah (Yohanes 1:1). Firman itu telah menjadi manusia dan diam di antara manusia. Yesus harus menjadi manusia agar cara Allah mengusir iblis untuk selama-lamanya dari bumi menjadi adil. Sebab, jika manusia pertama (Adam) diusir karena dosa, maka iblis harus diusir oleh Manusia (Yesus).

Melalui Yesus, Allah kini menaruh hukum-Nya (Taurat/Firman) di dalam akal budi (pikiran/otak) dan menuliskannya di hati (roh, jiwa, hati nurani) manusia. Akhirnya, Firman ditaruh di mulut orang percaya (Yesaya 59:21), memastikan bahwa otoritas firman yang kekal berkuasa di seluruh keberadaan manusia kerajaan surga.

4. Yang Menjadikan Segala Sesuatu

Yesus adalah yang menjadikan segala sesuatu (termasuk iblis) dan segala sesuatu ada di dalam Dia (Yohanes 1:3). Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan dan yang sulung (lebih utama) dari segala yang diciptakan, termasuk singgasana, kerajaan, pemerintahan, dan penguasa (Kolose 1:15-17). Mengetahui hal ini berarti Manusia Kerajaan Surga memiliki otoritas yang jauh lebih tinggi daripada iblis.

5. Dipenuhi Seluruh Kepenuhan Allah

Jalan yang ditempuh Yesus sebagai Manusia Kristus adalah hikmat Allah. Walaupun dalam rupa Allah, Ia tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan mengosongkan diri, mengambil rupa hamba, dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib (Filipi 2:6-8). Tindakan kerendahan hati dan ketaatan ini bertentangan dengan sifat iblis yang meninggikan diri.

Karena ketaatan-Nya, seluruh kepenuhan Allah berdiam dalam diri Yesus sebagai Anak Manusia. Hal ini memastikan bahwa si jahat tidak memiliki ruang sedikit pun dalam diri-Nya. Rasul Paulus mendoakan agar orang-orang kudus juga dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah (Efesus 3:19) agar mereka juga tidak dapat dijamah oleh iblis. Ini adalah kelayakan yang perlu disiapkan dan diterima oleh Manusia Kerajaan Surga.


Postingan populer dari blog ini

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Kondisi Manusia Pada Zaman Nuh (MKS #12)

Sesi 12 Manusia Kerajaan Sorga ini membahas interpretasi alkitabiah mengenai kemerosotan spiritual umat manusia dari keturunan Set, yang awalnya merupakan pengharapan Tuhan , menjadi fokus pada keinginan kedagingan . Kita mengulas Kitab Kejadian pasal 4 dan 6, membandingkan keturunan Kain yang membangun peradaban tanpa Tuhan dengan keturunan Set, yang disebut anak-anak Allah . Kemunduran ini ditandai dengan anak-anak Allah yang tertarik pada kecantikan lahiriah anak-anak perempuan manusia , yang dianggap sebagai representasi daya tarik daging yang dibangun oleh keturunan Kain. Kejahatan yang meluas dan berkesinambungan ini, di mana Roh Tuhan tidak lagi berguna , memilukan hati Tuhan dan mendorong-Nya untuk memusnahkan segala makhluk hidup melalui air bah, kecuali Nuh dan keluarganya karena Nuh seorang diri didapati benar dan bergaul dengan Allah . Catatan Lengkap Mengenai Kondisi Manusia, Penilaian Allah mengenai keturunan Set, kemunduran rohani manusia, penyesalan Tuhan, dan peng...

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

Tubuhmu Adalah Bait Roh Kudus

1 Korintus 3:16 (TB)  Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?  Video berjudul "You’ve Heard ‘You Are the Temple of God’ – But This Is What It Really Means" dari saluran Beyond the Veil menjelaskan bahwa konsep tubuh manusia sebagai "Bait Allah" bukan sekadar metafora, melainkan sebuah kebenaran arsitektural, anatomis, dan spiritual yang mendalam. Berikut adalah poin-punen utama yang dijelaskan dalam video tersebut: Paralel Struktur Bait Suci dengan Manusia : Video ini membedah bagaimana tiga bagian utama Bait Suci Sulaiman mencerminkan struktur diri manusia: [ 12:16 ] Pelataran Luar (Tubuh) : Mewakili aspek fisik, tindakan, dan interaksi dengan dunia luar. Sama seperti mezbah di pelataran, tubuh adalah tempat disiplin dan pengabdian fisik dimulai. [ 12:56 ] Tempat Kudus (Jiwa/Pikiran) : Mewakili dunia batin, pikiran, dan emosi. Di sini terdapat kandil (kesadaran), roti pertunjukan (nutrisi batin/hikmat), dan mezbah ...

Pemahaman Konsep "Ikat Janji" dan "Perjanjian" untuk Menerima warisan dan Berkat

  Birth of Isaac: gospelimages.com Ayat Renungan: Ulangan 8:17-18: Kekayaan dan kemampuan yang kita miliki berasal dari Allah. Tujuan Allah memberikan kekuatan untuk mendapatkan kekayaan adalah untuk menggenapi "ikat janji"-Nya dengan Abraham, bukan karena kemampuan kita sendiri.   1 Tawarikh 16:15: Ikat janji Allah bersifat kekal dan berlaku "sampai seribu angkatan", yang dalam pemahaman Ibrani berarti tidak terbatas atau tak terhingga. Ini menegaskan bahwa "ikat janji" bukan sesuatu yang kadaluarsa atau dibatasi waktu.   Galatia 3:7, 9, 14, 29: Orang yang hidup oleh iman adalah anak-anak Abraham. Berkat Abraham dapat diterima oleh bangsa-bangsa lain melalui Yesus Kristus. Orang yang menjadi milik Kristus adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah.   Ada perbedaan antara "ikat janji" (secara korporat) dan "perjanjian" (janji secara individu). Allah lah yang berinisiatif mengadakan ikat-janji. Sebelum iman ...

BAGAIMANA KITA BISA MASUK DALAM ALAM KEMUSTAHILAN

BAGAIMANA KITA BISA MASUK DALAM ALAM KEMUSTAHILAN  Bagian 1 Ps. Ir.  Yappy Widjaya 16Feb14 LUK AS 1:36-38 (Luk 1:36)   Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, iapun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu. (Luk 1:37)   Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil." (Luk 1:38)   Kata Maria: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." Lalu malaikat itu meninggalkan dia. Hal yang tidak mungkin adalah dimensinya Tuhan. Bagi Allah tidak ada yang mustahil. Semua agama mempercayai hal itu. Ketika Abraham sudah berusia 99 tahun Allah berbicara, tahun depan Sara akan melahirkan seorang anak laki-laki. Sara tertawa. Tapi Allah berkata tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Markus 9:21 (Mar 9:21)   Lalu Yesus bertanya kepada ayah anak itu: "Sudah berapa lama ia mengalami ini?" Jawabnya: "Sejak masa kecilnya. (Mar 9:22)...

Rumah Rohani

POLA   RUMAH   ROHANI Ps. Ir. Djonny Tambunan Sekaranglah waktunya, apa yang pernah saudara terima perkataan Tuhan itu, janji Tuhan, nubuatan itu, maka kita akan menerimanya, kita akan menikmatinya dan kita akan menggenapinya. Jangan lihat ke belakang. Tuhan berkata: Apa yang Ku firmankan akan Ku genapi segera dengan sempurna. Kapan kita siap? Selama kita tidak siap tidak akan tergenapi. Kalo kita mengambil sikap seperti binatang-binatang yang masuk ke dalam bahterah Nuh, maka kita akan masuk. Nuh hanya menyediakan satu jenis makanan bagi semua binatang. Semua orang yang mengambil sikap seperti Ishak itulah yang akan menerima warisan.   Harta yang berharga tidak diberikan kepada mereka yang bersikap seperti anjing dan babi. Apa yang membuat kita masuk atau tidak adalah keputusan kita sendiri, sikap kita sendiri. Jangan minta waktu, karena waktu tidak bisa mengubah saudara , tapi apa merubah kita adalah keputusan kita. Lupakan yang di belakangmu, apakah...

SATE 18Juli2020 - Makanan Lahiriah dan Makanan Rohani

Setelah Kemuliaan, Kerajaan, dan Kehendak Bapa, barulah kita berdoa untuk meminta hal-hal untuk mendukung hal rohani yaitu kebutuhan jasmani. Kebutuhan disini adalah makanan(bread). Kita meminta “our daily bread” mengajarkan kepada kita tentang: # tidak kuatir dan kesederhaan, karena yang kita minta adalah roti untuk kesehatan jasmani kita. #kejujuran dan ketekunan.Kita tidak meminta roti untuk orang lain, bukan roti hasil tipuan(Amsal20:17), bukan roti kemalasan (Amsal 31:27), tetapi roti yang didapat karena kejujuran. #jangan kuatir tentang hari esok tetapi terus konsisten bergantung kepada penyediaan ilahi yang membuat kita hidup. #kita memohon kepada Bapa untuk memberikannya dan bukan menjual atau meminjamkannya. Itu artinya kita begantung kepada rahmat (mercy) Bapa. #kita berdoa untuk memberikan roti bukan hanya untuk diri sendiri tetapi orang lain yang terkoneksi juga dengan kita. #kita berdoa untuk memberikan roti HARI INI. Hal ini mengajarkan pada kita untuk selalu mendapatkan ...

Lahir Baru Titik Awal Perjalanan Rohani Kita

  SATE 28 September 2020 – **   Bacalah terlebih dahulu : Yohanes 3:1-15 Cara Allah bekerja untuk memperbaharui manusia adalah melalui Lahir baru. Ini merupakan pijakan / tindakan awal Allah dalam diri manusia untuk melakukan pembaharuan, Ini merupakan kepastian atau keyakinan agar manusia dapat mengerjakan rencana Allah semasa hidup manusia. Ini juga merupakan langkah manusia untuk menerima kehidupan Tuhan sehingga Allah mulai bekerja dalam hidup manusia. Manusia harus mengalami dua kali kelahiran! Yaitu roh dan daging, daging pada saat manusia keluar dari kandungan ibu, tetapi itu belum cukup. Manusia harus lahir lagi dari roh, yaitu dari proses lahir baru. Artinya manusia bisa mengoperasikan dua kehidupan, setelah proses ini berarti roh mempunyai kekuatan untuk dapat menarik turun SEMUA kehidupan Allah.   *#1. Apakah yang harus dilakukan setelah kalian mengalami lahir baru?*   Kita harus terus terbuka di hadapan Allah, bersedia untuk dikoreksi, diselaraskan hidup ...

PERLUNYA TERUS MENGALAMI UPGRADE DAN UPDATE

PAULUS DI YERUSALEM KPR 21:15-26 Hukum Taurat, sunat dan keimamatan Lewi/Harun telah menjadi budaya dan adat-istiadat yang melekat pada orang Israel ribuan tahun lamanya. Tanpa mereka dan kita mengalami upgrade dan update dengan memperbarui pikiran dan akal-budi, sulit untuk melepaskan kebiasaan dan adat-istiadat tersebut.