Langsung ke konten utama

HIDUP MENURUT KRITERIA TUHAN

Gambar: pinterest.com
Tuhan pernah tidak berfirman selama 400 tahun lebih, sejak dari Malaekhi sampai dengan Matius. Walau pun demikian, Tuhan tidak berdiam diri. Dia tidak sembarang menyampaikan firman jika tidak ada orang yang menggenapinya. Sampai malaikat Tuhan diutus kepada Zakaria, bahwa Elizabeth akan mengandung di masa tuanya. Sejak itu FT kembali terdengar. Tuhan sudah menemukan orang-orang yang siap menerima benih, tanah yang subur. Jadi ketika ada orang yang siap untuk benih firmanNya Tuhan memberikan firmanNya. Masa 460 tahun itu masa kekeringan yang panjang. Mengapa itu terjadi?
Sementara saat ini kita hidup dalam masa kelimpahan firman di mana Tuhan menyingkapkan pewahyuan firmanNya yang luar biasa. Kepada mereka yang memiliki kehausan dan kerinduan firmanNya, betapa pewahyuan itu mengalir. Tuhan melihat banyak orang yang siap menerima benih  friman. Siap merespon menjadi penggenap perkataan Tuhan.
Firman Tuhan mengatakan ada jalan yang lebar. Banyak orang memilih jalan yang lebar. Tapi ada jalan yang sempit. Itu menunjukkan tidak sembarang orang menempuh jalan yang sempit. Ada kriteria jalan yang menuju kehidupan, menuju rencana dan ketetapan Tuhan.
Kriteria itu begitu penting buat kita. Tuhan tdak sembarangan. Tidak gampangan. Ia punya standar, kriteria dan ukuran. Itu sebabnya kta harus upgrade hidupmu, tingkatkan komitmen, kualitas, selaraskan hdupmu ke sana. Jika kita baca di Alkitab kita lihat ada 3 generasi yang tidak bisa menjadi penggenap: Ahasia, Yoas dan Amasia. Mereka tiidak memenuhi kriteria. Harus dengan segenap hati mengikuti Tuhan. Amasia setengah hati mengikuti Tuhan. Kita harus ikut dengan segenap hati, segenap jiwa dan segenap akal budi. Ada seleksi, ada kriteria, persyaratan. Tidak beda dengan dunia ini, penuh dengan persyaratan. Ada test masuk ke universitas. Ada batas nilai (passing grade) untuk bisa diterima di fakultas favorit. Itu harus terpenuhi calon mahasiswa. Semua harus mempersiapkan dirinya untuk mencapai nilai passing grade itu demi cita-cita mereka.
Untuk bekerja orang ditest dan diinterview. Dunia ini saja demikian ketat, apalagi Tuhan kita. Dia memiliki standar, dan kita harus memenuhi kriteria itu tanpa menurunkan standar kebenaran.
Itu sebabnya jika Tuhan melihat tidak ada tanah yang memenuhi kriteria Tuhan tidak akan memberikan benih firmanNya. Kita harus berani bayar harga untuk meningkatkan dri, upgrade diri, persiapkan diri. Kita tidak bisa kita sembarangan, terus mendesak dalam roh untuk mencapai standar dan passing grade. Kita tidak bisa memperlakukan diri kita dengan mental tempe. Tempa dirimu dengan ketat untuk memenuhi kriteria Tuhan.
Wah 11:1
Rev 11:1  Kemudian diberikanlah kepadaku sebatang buluh, seperti tongkat pengukur rupanya, dengan kata-kata yang berikut: "Bangunlah dan ukurlah Bait Suci Allah dan mezbah dan mereka yang beribadah di dalamnya.

Tuhan menyuruh malaikanNya untuk mengukur Bait Suci, Mezbah dan orang-orang yang beribadah di dalamNya. Jika tidak terpenuhi standarnya, Tuhan  tidak akan hadir, sebab Tuhan tidak bisa bergerak di dalamnya. Jadi ada standar dan ukuran Tuhan. Kepada Abram saja Tuhan pernah tidak berfirman selama 13 tahun. Ada ukuran dan kriteria yang kurang, karena Abram merasa puas dengan Ismail, menikmati kebersamaan dengan Ismail. Abram tidak akurat lagi, tidak memperhatikan ukuran firman Tuhan, janji Tuhan.
Mal 1:1
Mal 1:1  Ucapan ilahi. Firman TUHAN kepada Israel dengan perantaraan Maleakhi.

Firman Tuhan = pesan Tuhan = burden of the word of God. Beban FT kepada Israel. FT yang di sampaikan kepada Israel belum pernah  terwujud sesuai dengan standar kriteria Tuhan. Israel selalu berontak.
1. KRITERIANYA TUHAN HARUS MENJADI ACUAN, KOMPAS PETUNJUK, UNDANG-UNDANG DAN ATURAN BUAT HIDUP KITA.
Mal 1: 2-5
Mal 1:2  "Aku mengasihi kamu," firman TUHAN. Tetapi kamu berkata: "Dengan cara bagaimanakah Engkau mengasihi kami?" "Bukankah Esau itu kakak Yakub?" demikianlah firman TUHAN. "Namun Aku mengasihi Yakub,

Mal 1:3  tetapi membenci Esau. Sebab itu Aku membuat pegunungannya menjadi sunyi sepi dan tanah pusakanya Kujadikan padang gurun."

Dengan cara bagaimana Tuhan mengasihi Israel? Mengapa Tuhan mengasihi Yakub dan membenci Esau? Bukan kah mereka berasal dari satu sumber: Abraham. Mereka adalah keturunan Abraham. Ini tidak bicara tentang Ismail dan Ishak. Tapi ini keturunan Abraham yang seperti bintang-bintang di langit. Binting memendarkan cahayanya sendiri, memiliki sumber cahayanya sendiri untuk bersinar. Itu menggambarkan keturunan yang berotoritas, menjadi terang bagi bangsa-bangsa, bisa menyinari dengan terangnya. Ismail jelas bukan keturunan Abraham, tapi keturunan Abram. Ternyata Esau lebih parah dari Ismail. Tuhan masih memberkati Ismail, tapi Ia membenci Esau. Tuhan menolak Esau. Ini harus menjadi perhatian kita. Sungguh ngeri jika sampai Tuhan tidak mengasihi kita. Kita boleh ditolak manusia, tapi jangan sampai ditolak Tuhan.
Jangan sampai keturunan kita seperti mereka yang ditolak Tuhan yang menyebabkan benih Kristus itu gugur dari mereka, yaitu: Ahasia, Amasia dan Yoas. Ke-3 generasi itu hilang dari silsilah pembawa benih Kristus. Itu kesalahan dimulai dari Yoram.
Ada standar Tuhan. Kita harus tetapkan kepada kita standar itu, buat kita dan buat anak-anak kita.  Kita harus mengukur diri sendiri dan anak-anak harus mengukur dirinya supaya dapat mengejar ukuran itu. Kita harus memiliki target yang harus kita capai. Secara natural tidak ada target kita akan hidup secara santai. Tidak bisa bersaing di dunia ini. Mereka tidak akan siap dengan tuntutan-tuntutan hidup mereka. Untuk bekerja dan sekolah ada seleksi, ukuran yang harus mereka capai. Jika kita bersantai-santai mereka tidak bisa masuk.

Mal 1:4  Apabila Edom berkata: "Kami telah hancur, tetapi kami akan membangun kembali reruntuhan itu," maka beginilah firman TUHAN semesta alam: "Mereka boleh membangun, tetapi Aku akan merobohkannya; dan orang akan menyebutkannya daerah kefasikan dan bangsa yang kepadanya TUHAN murka sampai selama-lamanya."

Mal 1:5  Matamu akan melihat dan kamu sendiri akan berkata: "TUHAN maha besar sampai di luar daerah Israel."

Ini jadi bahan perenungan: Tuhan membenci Esau dan mengutuk Esau dan keturunannya. Kenapa Tuhan mengasihi Yakub? Yakub penipu, Esau bukan. Ada orang Median keturunan Abraham dari Ketura. Dan Median diberkati Tuhan menjadi pebisnis. Tapi keturunan Esau tidak bisa membangun. Jika mereka membangun Tuhan merobohkan. Tuhan murka kepada keturunan Esau sampai selama-lamanya. Esaunya sendiri kaya raya karena ia keturunan Yakub. Tapi generasi berikutnya mengalami akibatnya, mengalami kutuk itu.
Benih yang sama diambil Ishak dan Yakub itu juga yang saudara harus ambil. Dalam kriteria Tuhan, syarat-syarat itu harus ada dalam generasi berikutnya. Mungkin tidak kelihatan ada pada generasi sekarang, tapi harus ada pada generasi berikutnya. Generasi berikutnya dari Esau itu Edom.
Kita harus mengalami restorasi / pemulihan. Terus terhubung pada sumber yang sama, mengambil benih yang sama, jangan mengambil benih yang lain.
Walau pun memiliki benih yang sama, dari sumber yang sama, tapi Esau tidak menghidupi benih itu dan menghidupi benih yang lain menurut kesukaannya sendiri. Ishak juga memberikan berkatnya kepada Esau, tapi tidak banyak. Esau tidak mengalami hal-hal buruk, mengalami berkat-berkat jasmani. Ishak tidak pernah mengutuk Edom, tapi Edom menerima akibat dari dosa-dosa Esau. Dia mengambil perempuan Kanaan, itu bukti dari tidak menghidupi benih dari Abraham. Tapi Yakub hidup dalam ketaatan. Ia patuh dan mengambil benih yang sama, mengambil istri dari keluarga pamannya.
Setiap orang harus masuk kepada kriterianya Tuhan.
Tuhan murka selama-lamanya; tapi jika satu saat generasi berikutnya mengambil benih yang sama lagi; maka kutuk itu akan diputus. Contohnya ada Ruth dari keturunan Moab. Moab adalah keturunan Lot dengan anak-anaknya. Ruth memilih untuk hidup dari benih Abraham lewat Naomi mertuanya. Bangsamu adalah bangsaku, Tuhanmu adalah Tuhanku. Ketika Ruth mengambil keputusan keluar dari benih yang terkutuk, dan ia mengambil benih dari Abraham, maka ia keluar dari kutuk itu. Ruth menjadi orang dalam silsilah Yesus.
Kenapa selama 460 tahun Tuhan tidak berfirman?
Amos 8:11-12 Waktunya datang ada kelaparan mendengarkan firman Tuhan.
Amo 8:11  "Sesungguhnya, waktu akan datang," demikianlah firman Tuhan ALLAH, "Aku akan mengirimkan kelaparan ke negeri ini, bukan kelaparan akan makanan dan bukan kehausan akan air, melainkan akan mendengarkan firman TUHAN.

Amo 8:12  Mereka akan mengembara dari laut ke laut dan menjelajah dari utara ke timur untuk mencari firman TUHAN, tetapi tidak mendapatnya.

Ketika gereja Tuhan tidak menurut standar dan ukuran Tuhan, yang terkena dampak juga kepada orang-orang di luar sana, bukan hanya di gereja. Dampaknya sampai ke seluruh bangsa. Sebaliknya dampak positif juga akan sama sampai keluar gereja, sampai kepada bangsa.
Tuhan membenci karena persoalan benih, persoalan benih firman Tuhan; orang tidak mengambil benih FT dan tidak menghidupinya.
Kenapa Tuhan bisa membenci? Benci di sini artinya minim sekali kasih Tuhan kepada Esau. Benci Tuhan itu adalah level terendah dari kasih Tuhan. Kasih kita kepada Tuhan harus pada level yang tertinggi dibanding kepada keluarga kita. Jika ada anak yang menyimpang dari kriteria kita, maka kita tidak mudah mempercayainya.
Ay3. Mal 1, Pegunungan nya akan menjadi sunyi sepi.
Semua terjadi di dalam gereja, terus Tuhan sedang bawa. Apakah kita tetap akurat ikut Tuhan? Proyek ke Medan itu juga menjadi alat untuk mengukur ketaatan.
Ay4. Mereka akan membangun tapi Tuhan akan merobohkan. Itu karena mereka tidak membangun menurut jalan-jalan Tuhan.
Yang harus dipulihkan PERTAMA-TAMA: Komitmen kita harus dipulihkan dan direstorasi; untuk menghidupi benih yang sama; dengan ketegasan dan keteguhan hati harus memelihara komitmen. Jangan sampai kita dibuat terkejut apa yang terjadi kemudian kepada generasi berikutnya. Jangan abaikan kehidupan rohani anak-anak kita; mencatat dan memeriksa. Kita harus keras kepada diri sendiri. Paulus mengatakan ia melatih tubuhnya supaya dia sendiri terdiskualifikasi dari pertandingan iman.
Ketegasan hati untuk urusan firman. Jangan hidup menurut pikiran sendiri, jangan menjadi tidak akurat seperti Abram.
2. HUBUNGAN YANG TERBANGUN HARUSLAH HUBUNGAN YANG SPIRITUAL, BUKAN HUBUNGAN NATURAL / FAMILIAR.
Mal 1:6
Mal 1:6  Seorang anak menghormati bapanya dan seorang hamba menghormati tuannya. Jika Aku ini bapa, di manakah hormat yang kepada-Ku itu? Jika Aku ini tuan, di manakah takut yang kepada-Ku itu? firman TUHAN semesta alam kepada kamu, hai para imam yang menghina nama-Ku. Tetapi kamu berkata: "Dengan cara bagaimanakah kami menghina nama-Mu?"

Tuhan itu bapa secara spiritual. Orang tidak punya hubungan lagi yang benar kepada bapa. Seorang anak manusia saja menghormati bapa. Pada masa itu orang tidak membangun hubungan secara spirtual, tapi natural.
Mal 4:5  Sesungguhnya Aku akan mengutus nabi Elia kepadamu menjelang datangnya hari TUHAN yang besar dan dahsyat itu.

Mal 4:6  Maka ia akan membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya supaya jangan Aku datang memukul bumi sehingga musnah.

Mal 4:6 Inilah pemulihan yang terjadi di dalam rumah rohani, hubungan antara bapa dan anak.
Para imam tidak menghormati nama Tuhan. Mereka secara serampangan memberikan persembahan, menghina Tuhan melalui persembahan, memberikan persembahan dengan sikap tidak benar.
Mal 1:7  Kamu membawa roti cemar ke atas mezbah-Ku, tetapi berkata: "Dengan cara bagaimanakah kami mencemarkannya?" Dengan cara menyangka: "Meja TUHAN boleh dihinakan!"

Mal 1:8  Apabila kamu membawa seekor binatang buta untuk dipersembahkan, tidakkah itu jahat? Apabila kamu membawa binatang yang timpang dan sakit, tidakkah itu jahat? Cobalah menyampaikannya kepada bupatimu, apakah ia berkenan kepadamu, apalagi menyambut engkau dengan baik? firman TUHAN semesta alam.

Mal 1:7-8 Dengan ukuran lahiriah mereka juga sudah gagal: roti yang cemar (rusak) dan binatang yang buta (cacat). Apa yang mereka berikan kepada Tuhan bahwa lebih rendah dari ukuran jasmani/natural kepada orang/bupati. Ini adalah manifestasi yang buruk.
3.  KEUTAMAAN TUHAN HARUS MENJADI YANG TERUTAMA DALAM HIDUP KITA. Bukan apa yang terbaik buat diri kita sendiri. TAPI BUAT TUHAN. Pada kitab Malaekhi yang menjadi utama bukan Tuhan tapi diri mereka.
4. SELALU HIDUP DALAM TAKUT AKAN TUHAN. Artinya menghormati Tuhan. Selalu berusaha hidup selaras dengan kehendak Tuhan, jalan-jalan Tuhan, ketetapan Tuhan. Jangan sampai rasa hormat itu hilang dalam hidup kita. (mal 1:9-10)
Mal 1:9  Maka sekarang: "Cobalah melunakkan hati Allah, supaya Ia mengasihani kita!" Oleh tangan kamulah terjadi hal itu, masakan Ia akan menyambut salah seorang dari padamu dengan baik? firman TUHAN semesta alam.

Mal 1:10  Sekiranya ada di antara kamu yang mau menutup pintu, supaya jangan kamu menyalakan api di mezbah-Ku dengan percuma. Aku tidak suka kepada kamu, firman TUHAN semesta alam, dan Aku tidak berkenan menerima persembahan dari tanganmu.

Ini urutannya bagaimana orang jadi seperti Esau: Ada yang menutup pintu.
Api Tuhan itu tidak boleh padam. Api Tuhan dalam hidup kita harus terus hidup selamanya. Kenapa padam? Karena egois, tidak utamakan Tuhan, takut akan Tuhan mulai hilang karena takut rugi, tidak mau berkorban buat Tuhan.
Mal 1:11  Sebab dari terbitnya sampai kepada terbenamnya matahari nama-Ku besar di antara bangsa-bangsa, dan di setiap tempat dibakar dan dipersembahkan korban bagi nama-Ku dan juga korban sajian yang tahir; sebab nama-Ku besar di antara bangsa-bangsa, firman TUHAN semesta alam.

Ay11. Ini gambaran hilangnya rasa takut akan Tuhan. Mereka melakukan persembahan secara sembarangan. Nama Tuhan besar di antara bangsa-bangsa, tapi gereja Tuhan tidak takut, tidak hormat lagi pada Tuhan. Esau tidak takut kepada Tuhan, tidak hormat kepada Tuhan, dia menghina hak kesulungan, tidak peduli hal-hal rohani, dengan sembarangan ia menjual hak kesulungannya.
Mal 1:12  Tetapi kamu ini menajiskannya, karena kamu menyangka: "Meja Tuhan memang cemar dan makanan yang ada di situ boleh dihinakan!"

Mal 1:13  Kamu berkata: "Lihat, alangkah susah payahnya!" dan kamu menyusahkan Aku, firman TUHAN semesta alam. Kamu membawa binatang yang dirampas, binatang yang timpang dan binatang yang sakit, kamu membawanya sebagai persembahan. Akan berkenankah Aku menerimanya dari tanganmu? firman TUHAN.

Mal 1:14  Terkutuklah penipu, yang mempunyai seekor binatang jantan di antara kawanan ternaknya, yang dinazarkannya, tetapi ia mempersembahkan binatang yang cacat kepada Tuhan. Sebab Aku ini Raja yang besar, firman TUHAN semesta alam, dan nama-Ku ditakuti di antara bangsa-bangsa.

Ay12-14 Ini adalah pemahaman gereja yang sesat.
Ini urutan penyebab kerusakan:
1. Komitmen meneruskan benih itu hilang.
2. Hubungan secara agama, familiar
3. Hilangnya takut akan Tuhan
4. Munculnya pemahaman yang sesat.
Pemahaman sesat karena:
Ø     Menurut pandangan sendiri
Ø     Menutup pintu, hati yang keras: dengarkan arahan pemimpin
Ø     Cari yang benar, bukan yang baik: hal-hal manusia, hal-hal lahiriah

·        JANGAN SAMPAI MENGHANCURKAN IKAT-JANJI
Mal 2:10  Bukankah kita sekalian mempunyai satu bapa? Bukankah satu Allah menciptakan kita? Lalu mengapa kita berkhianat satu sama lain dan dengan demikian menajiskan perjanjian nenek moyang kita?

Mal 2:11  Yehuda berkhianat, dan perbuatan keji dilakukan di Israel dan di Yerusalem, sebab Yehuda telah menajiskan tempat kudus yang dikasihi TUHAN dan telah menjadi suami anak perempuan allah asing.

Mal 2:12  Biarlah TUHAN melenyapkan dari kemah-kemah Yakub segenap keturunan orang yang berbuat demikian, sekalipun ia membawa persembahan kepada TUHAN semesta alam!

Mal 2:13  Dan inilah yang kedua yang kamu lakukan: Kamu menutupi mezbah TUHAN dengan air mata, dengan tangisan dan rintihan, oleh karena Ia tidak lagi berpaling kepada persembahan dan tidak berkenan menerimanya dari tanganmu.

Mal 2:14  Dan kamu bertanya: "Oleh karena apa?" Oleh sebab TUHAN telah menjadi saksi antara engkau dan isteri masa mudamu yang kepadanya engkau telah tidak setia, padahal dialah teman sekutumu dan isteri seperjanjianmu.

Mal 2:15  Bukankah Allah yang Esa menjadikan mereka daging dan roh? Dan apakah yang dikehendaki kesatuan itu? Keturunan ilahi! Jadi jagalah dirimu! Dan janganlah orang tidak setia terhadap isteri dari masa mudanya.

Mal 2:16  Sebab Aku membenci perceraian, firman TUHAN, Allah Israel--juga orang yang menutupi pakaiannya dengan kekerasan, firman TUHAN semesta alam. Maka jagalah dirimu dan janganlah berkhianat!

MAL 2:10-16. Jangan sampai rusak dan menghianati ikat-janji dengan Tuhan; ikat-janji antara bapa-anak; antara suami-istri; dan antara saudara dalam rumah.
Mezbah tidak perlu airmata; tapi perlu pengorbanan. Tidak saling menuntut.
TUHAN AKAN PULIHKAN RUMAH TUHAN DULU
Tuhan menyuruh utusanNya dulu. Pemulihan dimulai dari individu, lalu pemulihan rumah rohani. Jangan jadi orang yang sulit berubah. Mungkin banyak kegagalan dalam hidupmu, tapi jadilah orang yang gampang berubah sesuai arahan dan instruksi.

Apa yang terjadi di kitab Malaekhi adalah karena mereka tidak mau berubah, sehingga selama 460 tahun lamanya Tuhan tidak menyampaikan firmanNya. Ada rencana Tuhan yang besar, ada destiny hidup kita; Dia akan menerima dan menghargai orang yang mau berobah.

Ps. Yappy 21 May 2017

 


Postingan populer dari blog ini

Mengatasi Spirit Amalek

Perang Melawan Spirit Amalek Dari Generasi ke Generasi Spirit Amalek adalah spirit cinta akan uang, keserakahan, egoisme, spirit familiarity (minta dimaklumi oleh Tuhan untuk suatu perbuatan yang dipandang baik). Spirit Amalek membuat orang percaya menjadi batu sandungan, mencari kesempatan dari kelemahan orang, bahkan menahan kegerakan Tuhan. Kita melihat spirit keserakahan yang sama beroperasi di banyak pemimpin Gereja , bahkan hari ini. L ebih dari apa pun, hal ini telah mendiskualifikasi mereka untuk mengecap firman yang baik dan karunia-karunia dunia yang akan datang ( from ruling in the Tabernacles Age to come, Ibrani 6:5) . Kisah Purim kembali ke waktu ketika orang Amalek menyerang Israel beberapa minggu setelah mereka meninggalkan Mesir di bawah Musa. Kisah ini dicatat dalam Keluaran 17: 8-16. Setelah pertempuran .... (14) Lalu berkatalah TUHAN kepada Musa, "Tulis kanlah semuanya ini dalam sebuah kitab sebagai tanda peringatan, dan ingatkanlah kep...

Delusi Ego Manusia

Umat ​​manusia percaya bahwa dirinya adalah tuhan (oleh karena kehendak bebas yang dimilikinya), dan hanya tunduk pada dirinya sendiri — tetapi ia hanyalah manusia fana yang tertipu oleh si jahat. Saya ingin membuktikan anggapan ini dengan mengutip kisah menara Babel. Kejadian 11:6 (TB) dan Ia berfirman: "Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana. Perhatikan "mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana" . Artinya, Allah pun mengakui bahwa kekuatan dari kesatuan dan kesepatan manusia yang memilih memakai kehendak bebasnya, tanpa sedikitpun faktor Tuhan.  Justru mereka merasa jadi tuhan. Mereka membangun gambar diri (image) mereka dan mencari nama atau reputasinya. Padahal Tuhanlah yang ingin menjadikan mereka serupa dan segambar (image) dengan diriNya. Tapi bukan ...

Efesus 3:16-20 - DOA PAULUS

MEMPERBESAR KAPASITAS ROH Efesus 3:16-20 3:16  Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan   kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, 3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. 3:18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 3:19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, Doa yang disampaikan  dalam Efesus 3: 16-20 pada dasarnya ada lima hal yang  rasul Paulus doakan agar mereka dan kita memiliki: ...

ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) - The Boundless Spirit UR #225

Berikut adalah catatan  dari khotbah THE UPPER ROOM 225 oleh Dr. Jonathan David pada tanggal 24 Maret 2026 yang berjudul "ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1)" : THE UPPER ROOM 225 - 24 Maret 2026 ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) Pembicara: Dr. Jonathan David 1. Pendahuluan & Doa Pembuka Pencurahan Terakhir: Tuhan berfirman akan ada pencurahan terakhir Roh Kudus yang akan mengakhiri segalanya dan memulai zaman baru, yaitu zaman kebenaran . Manifestasi Roh Kudus: Roh Kudus akan membawa umat-Nya kepada kebenaran, pewahyuan, pengertian, hikmat, dan memberikan informasi rahasia serta pengertian mendalam yang hanya diberikan oleh surga . Musuh tidak akan bisa memotong informasi atau apa yang Tuhan katakan kepada kita . Kisah Mendengar Suara Tuhan: Pembicara menceritakan pengalaman tentang seorang wanita yang mengaku bersedia membayar 1 juta dolar untuk bisa mendengar suara Tuhan . Namun, ketika ditawari CD dan catatan khotbah seharga USD 55, wanita tersebut mengeluh mahal...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

YUSUF ARITMATEA MENJADI GENERASI PENGGENAP

gambar: myeastercandy.blogspot.co.id Ada orang-orang yang Tuhan sudah siapkan dan tetapkan untuk menjadi pelaksana dari firman-Nya. Di saat saat kritis dan penting banyak orang terkejut,  tidak menyangka, ada orang-orang yang bisa melakukan hal-hal yang kristis. Nama Yusuf dari Arimatea baru muncul di saat-saat kematian Yesus. Dia bukan termasuk 12 murid Yesus. Tidak juga termasuk 70 murid Yesus atau 500 murid Yesus yang lainnya. Yusuf Arimatea tiba-tiba muncul di saat yang kritis sekali.  Ketika tidak ada seorang pun yang tidak punya akses kepada Pontius Pilatus, ternyata muncul Yusuf dari Arimatea. Ketika itu murid-murid Yesus yang sudah mengikuti Dia tiga setengah tahun lamanya semua lari meninggalkan Yesus dan tercerai-berai. Jadi siapa yang akan menguburkan mayat Yesus dengan layak? Siapa yang bisa menggenapkan firman perkataan Tuhan?   Membuat kita terkejut; kapan Tuhan menyiapkannya?  Alkitab hanya menyebut dia adalah seseorang yang berasal da...

Upper Room 35 – DR. Jonathan David

  Dobel dekade sorga terbuka, ketajaman profetik, posisi strategis dan demonstrasi Roh adalah anugerah yang diberikan Tuhan Yang Mahatinggi untuk kita menghadapi tantangan 20 tahun hari-hari terakhir ini (2019-2039). 08-02-2022 Sorga terbuka dan Roh Kudus turun. Sekarang aku bisa memulai pelayanan. Hal-hal supranatural akan mengambil alih. Roh Kudus jadilah pemimpinku sebagaimana Kau memimpin Kristus. Kesaksian dari Roh, bahwa aku adalah anak Allah yang hidup, bergabung dengan Kristus dan mewarisi yang Tuhan sediakan. Ketajaman profetik, dobel dekade sorga terbuka, posisi strategis dan demonstrasi Roh akan jadi porsi hidup kami dalam 2 dekade sorga terbuka 2019-2039. Selama 40 hari 40 malam Goliath menantang orang Israel.   Daud membangkitkan keberaniannya ketika Isai memberikan tugas mengantar makanan. Pergi dan lihat. Dia dengarkan nasihat bapanya dan tugas itu sudah diset. Berapa banyak yang mentaati bapa rohani? Kita kehilangan pesan itu. Dan Bileam dicemari oleh...

Rumah Rohani

POLA   RUMAH   ROHANI Ps. Ir. Djonny Tambunan Sekaranglah waktunya, apa yang pernah saudara terima perkataan Tuhan itu, janji Tuhan, nubuatan itu, maka kita akan menerimanya, kita akan menikmatinya dan kita akan menggenapinya. Jangan lihat ke belakang. Tuhan berkata: Apa yang Ku firmankan akan Ku genapi segera dengan sempurna. Kapan kita siap? Selama kita tidak siap tidak akan tergenapi. Kalo kita mengambil sikap seperti binatang-binatang yang masuk ke dalam bahterah Nuh, maka kita akan masuk. Nuh hanya menyediakan satu jenis makanan bagi semua binatang. Semua orang yang mengambil sikap seperti Ishak itulah yang akan menerima warisan.   Harta yang berharga tidak diberikan kepada mereka yang bersikap seperti anjing dan babi. Apa yang membuat kita masuk atau tidak adalah keputusan kita sendiri, sikap kita sendiri. Jangan minta waktu, karena waktu tidak bisa mengubah saudara , tapi apa merubah kita adalah keputusan kita. Lupakan yang di belakangmu, apakah...

Kepenuhan keallahan (the fullness of the Godhead) di dalam Yesus dan Orang Percaya (MKS #42)

Ringkasan: Khotbah Ps. Djonny ini masih membahas konsep iman yang hidup melalui teladan perjalanan hidup Abraham . Bahwa iman sejati bukan sekadar pengakuan, melainkan harus diwujudkan melalui perbuatan nyata yang mendasari setiap keputusan hidup sehari-hari. Penulis menjelaskan bahwa ketika seseorang lahir baru, mereka menerima benih ilahi dan potensi Allah yang harus dikembangkan hingga mencapai kedewasaan spiritual. Melalui ketaatan Abraham, Allah menyingkapkan rahasia kerajaan-Nya yang kemudian diwariskan secara spiritual kepada generasi berikutnya sebagai keturunan Abraham . Fokus utama narasi ini adalah ajakan bagi jemaat untuk bertumbuh dewasa dan tidak menjadi bayi rohani agar dapat menerima janji warisan ilahi . Akhirnya, iman tersebut dipandang sebagai kunci untuk menampilkan dimensi rupa Allah dan mengalahkan kuasa maut di dunia. Ibadah JMD Bandung 14 Juni 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 42" Berikut adalah ringkasan poin-poin penting serta penjelasan detailnya:...

Membangun Benteng Perlindungan

SATE 10 December 2020   Bacalah terlebih dahulu: Ibrani 8:7-10, Ayub 1:1 Sebagaimana iblis dapat membuat benteng di dalam pikiran manusia, Allah juga dapat membuat benteng di dalam manusia. Ayub mempunyai empat karakter yang menonjol di dalam kehidupannya yaitu saleh, jujur, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. Ketika iblis melakukan berbagai pencobaan kepada Ayub seiijin dari Allah, dimulai dari kehilangan anak-anaknya, kesehatannya, istrinya, bahkan dijauhi oleh teman-temannya. Tetapi ketika masalah tersebut muncul, Ayub tetap kuat dan karakter Ayub tetap sama, karena Allah sudah membangun terlebih dahulu banteng dan kubu di dalam pikiran Ayub! Sehingga berkali-kali Alkitab mengatakan bahwa Ayub itu tidak berdosa.   Allah membangun di dalam roh, dengan cara menaruh dan menuliskan hukumNya di dalam akal budi manusia. yaitu melaui mendengarkan dan merenungkan firman sehingga Allah menjadi Allah mereka, dan manusia menjadi umatNya.   *#1. Bagaimana Allah bisa berhasil ...