Langsung ke konten utama

NUBUATAN YERUSALEM DAN YEHUDA UNTUK MENGEMBALIKAN TAKDIR BANGSA-BANGSA

THE CHURCH OF THE KINGDOM FOR THE FINAL DAYS

Ps. Djonny Tambunan – 23-26 Des 2017

Gbr: youtube.com





Gereja adalah tanaman Tuhan, khusus ditanam di Taman Eden. Tuhan menanamkan benih-Nya kepada Abraham. Dia yang menumbuhkan dan memeliharakan benih ilahi itu terus-menerus dari generasi kepada generasi berikutnya. 

Ada 14 keturunan dari Abraham sampai Daud, ada 14 keturunan dari Daud sampai kepada pembuangan ke Babel, dan ada tiga belas keturunan dari pembuangan ke Babel sampai Yesus. Dan menjadi 14 keturunan dari pembuangan ke Babel sampai Kristus. Generasi Kristus adalah generasi terakhir. Kita adalah generasi Kristus, generasi yang terakhir.

Sesi 1 - Bangun dirimu menjadi Rumah Allah Yakub.

<<<<< TUHAN SEDANG BERGERAK MENGEMBALIKAN TAKDIR BANGSA-BANGSA >>>>>
“Akan terjadi pada hari-hari yang terakhir: gunung rumah Tuhan akan berdiri tegak mengatasi gunung-gunung dan menjulang tinggi di atas bukit-bukit; bangsa-bangsa akan berduyun-duyun ke sana, dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: “Mari, kita naik ke gunung Tuhan, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran, dan firman Tuhan dari Yerusalem.” Ia akan menjadi hakim antara banyak bangsa, dan akan menjadi wasit bagi suku-suku bangsa yang besar sampai ke tempat yang jauh; mereka akan menempa pedang-pedangnya menjadi mata bajak, dan tombak-tombaknya menjadi pisau pemangkas; bangsa tidak akan lagi mengangkat pedang terhadap bangsa, dan mereka tidak akan lagi belajar perang. Tetapi mereka masing-masing akan duduk di bawah pohon anggurnya dan di bawah pohon aranya dengan tidak ada yang mengejutkan, sebab mulut Tuhan semesta alam yang mengatakannya. Biarpun segala bangsa berjalan masing-masing demi nama allahnya, tetapi kita akan berjalan demi nama Tuhan Allah kita untuk selamanya dan seterusnya. Pada hari itu, demikianlah firman Tuhan, Aku akan mengumpulkan mereka yang pincang, dan akan menghimpunkan mereka yang terpencar-pencar dan mereka yang telah Kucelakakan. Mereka yang pincang akan Kujadikan pangkal suatu keturunan, dan yang diusir suatu bangsa yang kuat, dan Tuhan akan menjadi raja atas mereka di gunung Sion, dari sekarang sampai selama-lamanya. Dan engkau, hai Menara Kawanan Domba, hai Bukit puteri Sion, kepadamu akan datang dan akan kembali pemerintahan yang dahulu, kerajaan atas puteri Yerusalem.”
Mikha 4:1-8 TB

Ini adalah perjalanan yang BARU.
Jika Tuhan menyingkapkan suatu hal yang baru hari ini; maka apapun yang saudara sedang kerjakan sebelumnya harus kita tinggalkan.

Ini adalah the Last Days - the latter days – hari-hari terakhir.

Takdir bangsa-bangsa harus dikembalikan. Allah sedang bergerak di dalam gereja-Nya dan di luar sana untuk melakukan PEMULIHAN SEUTUHNYA.

Allah menginginkan kita menjadi pembangun dan destiny bangsa-bangsa harus dikembalikan. Tuhan mau segala sesuatunya dipulihkan. Bangsa-bangsa menempa pedang menjadi - mata bajak. Mata bajak digunakan di ladangnya Tuhan. Mereka yang membajak tidak akan menoleh ke belakang (Lukas 9:62). Mereka tidak akan kembali lagi ke masa lalu.

Presiden Trump menjadi seperti Koresh hanya untuk menunjukkan kepada GerejaNya bahwa buat Tuhan tidak ada yang mustahil.

<<<< TENTANG YEHUDA DAN YERUSALEM >>>>

“Firman yang dinyatakan kepada Yesaya bin Amos tentang Yehuda dan Yerusalem. Akan terjadi pada hari-hari yang terakhir: gunung tempat rumah Tuhan akan berdiri tegak di hulu gunung-gunung dan menjulang tinggi di atas bukit-bukit; segala bangsa akan berduyun-duyun ke sana, dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: “Mari, kita naik ke gunung Tuhan, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya, dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran dan firman Tuhan dari Yerusalem.” Ia akan menjadi hakim antara bangsa-bangsa dan akan menjadi wasit bagi banyak suku bangsa; maka mereka akan menempa pedang-pedangnya menjadi mata bajak dan tombak-tombaknya menjadi pisau pemangkas; bangsa tidak akan lagi mengangkat pedang terhadap bangsa, dan mereka tidak akan lagi belajar perang. Hai kaum keturunan Yakub, mari kita berjalan di dalam terang Tuhan!”
Yesaya 2:1-5 TB

Penekanan kita adalah pada kitab Mikha.

Israel adalah umat Tuhan - arti sebenarnya adalah Power. Ini berbicara mengenai hal spiritual tetapi gambaran gereja.

Yesaya dan Mikha tidak sedang berbicara tentang Israel jasmani. Ini berbicara tentang Yehuda dan Yerusalem (Yes 2:1).

Israel tidak mampu membawa bangsa-bangsa kembali kepada takdir-Nya.

Orang Kanaan terlebih dulu membangun Yerusalem - ketika Israel masih ada di Mesir 400 tahun.

Yehuda - artinya terpuji (terpuji di antara saudara-saudaranya; Kejadian 49- hari-hari terakhir Yakub).

Ruben anak sulung; Yusuf menikmati hak Kesulungan selama masa hidup Yakub.

Tetapi martabat / kehormatan Kesulungan jatuh pada Yehuda.

Yehuda juga berbicara tentang Tongkat Kerajaan yang tidak akan beralih dari Yehuda untuk selama-lamanya.

Apa yang hendak dilakukan Allah mulai dikerjakan.
Melalui pewahyuan dari Melkisedek; Abram berani menolak tawaran Raja Sodom.

Melkisedek, raja Salem, membawa roti dan anggur; ia seorang imam Allah Yang Mahatinggi.  Gen 14:18

Lalu ia memberkati Abram, katanya: "Diberkatilah kiranya Abram oleh Allah Yang Mahatinggi, Pencipta langit dan bumi, dan terpujilah Allah Yang Mahatinggi, yang telah menyerahkan musuhmu ke tanganmu." Lalu Abram memberikan kepadanya sepersepuluh dari semuanya.  Gen 14:19-20

Blessed be Abram of the most high God (KJV).

Artinya menurut versi KJV adalah “diberkatilah Abraham-nya Allah yang Maha Tinggi”. Ini adalah Abraham yang sudah ditakdirkan Tuhan.

Kemudian datanglah firman TUHAN kepada Abram dalam suatu penglihatan: "Janganlah takut, Abram, Akulah perisaimu; upahmu akan sangat besar."  Abram menjawab: "Ya Tuhan ALLAH, apakah yang akan Engkau berikan kepadaku, karena aku akan meninggal dengan tidak mempunyai anak, dan yang akan mewarisi rumahku ialah Eliezer, orang Damsyik itu."  Lagi kata Abram: "Engkau tidak memberikan kepadaku keturunan, sehingga seorang hambaku nanti menjadi ahli warisku."  Tetapi datanglah firman TUHAN kepadanya, demikian: "Orang ini tidak akan menjadi ahli warismu, melainkan anak kandungmu, dialah yang akan menjadi ahli warismu."  Lalu TUHAN membawa Abram ke luar serta berfirman: "Coba lihat ke langit, hitunglah bintang-bintang, jika engkau dapat menghitungnya." Maka firman-Nya kepadanya: "Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu."  Lalu percayalah Abram kepada TUHAN, maka TUHAN memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.  Gen 15:1-6

Sejak saat itu Abraham mulai memiliki kebutuhan ilahi.

Supaya kebutuhan ilahi itu boleh lahir dalam hidup kita sama seperti Abram setelah bertemu Melkisedek.
Abram meminta keturunan; ini adalah kebutuhan ilahi. Abram tidak bergumul tentang berkat tetapi keturunan dan ini adalah kebutuhan ilahi.

Pada hari itulah TUHAN mengadakan perjanjian dengan Abram serta berfirman: "Kepada keturunanmulah Kuberikan negeri ini, mulai dari sungai Mesir sampai ke sungai yang besar itu, sungai Efrat:  Gen 15:18

Tanpa kebutuhan ilahi saudara tidak akan bisa melakukan ikat-janji.

Abram mendirikan mezbah. Ini adalah ikat-janji yang pertama. Allah berbicara kepada Abram di dalam kemah.
Jika engkau hidup benar dalam rumah Rohanimu, maka Allah akan berbicara dalam hidupmu.

Tidak ada yang disebut iman tanpa Kristus.
Abram percaya - kejadian
karena Iman Abram - Ibrani.

Karena iman Abraham taat, ketika ia dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tujui.  Karena iman ia diam di tanah yang dijanjikan itu seolah-olah di suatu tanah asing dan di situ ia tinggal di kemah dengan Ishak dan Yakub, yang turut menjadi ahli waris janji yang satu itu.  Sebab ia menanti-nantikan kota yang mempunyai dasar, yang direncanakan dan dibangun oleh Allah.  Karena iman ia juga dan Sara beroleh kekuatan untuk menurunkan anak cucu, walaupun usianya sudah lewat, karena ia menganggap Dia, yang memberikan janji itu setia.  Itulah sebabnya, maka dari satu orang, malahan orang yang telah mati pucuk, terpancar keturunan besar, seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut, yang tidak terhitung banyaknya.  Heb 11:8-12

Karena iman….bukan artinya memiliki iman. Mereka mati sebelum memperoleh apa pun yang dijanjikan Allah. Tetapi mereka melihat dan melambai-lambai dari jauh.


Dalam iman mereka semua ini telah mati sebagai orang-orang yang tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu, tetapi yang hanya dari jauh melihatnya dan melambai-lambai kepadanya dan yang mengakui, bahwa mereka adalah orang asing dan pendatang di bumi ini.  Heb 11:13

Dokter kandungan itu seumpama seorang nabi, sebab ia bisa mengetahui bahwa si ibu sedang mengandung dan itu sebabnya memberikan ucapan selamat, juga kepada sang suami.

<<<< PERKATAAN YAKUB MENGENAI YEHUDA  >>>>

Allah mendirikan bangsa Israel tanpa memiliki tanah. Ini ditunjukkan bagi Tuhan tidak ada yang mustahil.

Israel tidak menjadi bangsa ketika mereka ada di Kanaan; tetapi ketika ada di Mesir. Ini hanya untuk menunjukkan bahwa Tuhan show of force.

Ketika Yosua mati, masih banyak orang Kanaan.

“Sesudah Yosua mati, orang Israel bertanya kepada Tuhan: “Siapakah dari pada kami yang harus lebih dahulu maju menghadapi orang Kanaan untuk berperang melawan mereka?” Firman Tuhan: “Suku Yehudalah yang harus maju; sesungguhnya telah Kuserahkan negeri itu ke dalam tangannya.””
Hakim-hakim 1:1-2 TB

Ternyata Kanaan itu diserahkan Tuhan kepada Yehuda.
Yusuf tidak pernah menjadi raja / tidak memiliki mahkota.
Yerusalem letaknya ada di Kerajaan Yehuda (selatan).

Negeri itu diserahkan kepada tangan Yehuda.
Kejadian 49:8-14 --> tongkat kerajaan tidak akan beralih dari Yehuda.

“Kemudian Yakub memanggil anak-anaknya dan berkata: “Datanglah berkumpul, supaya kuberitahukan kepadamu, apa yang akan kamu alami di kemudian hari.

Simeon dan Lewi bersaudara; senjata mereka ialah alat kekerasan.

Terkutuklah kemarahan mereka, sebab amarahnya keras, terkutuklah keberangan mereka, sebab berangnya bengis. Aku akan membagi-bagikan mereka di antara anak-anak Yakub dan menyerakkan mereka di antara anak-anak Israel. Yehuda, engkau akan dipuji oleh saudara-saudaramu, tanganmu akan menekan tengkuk musuhmu, kepadamu akan sujud anak-anak ayahmu. Yehuda adalah seperti anak singa: setelah menerkam, engkau naik ke suatu tempat yang tinggi, hai anakku; ia meniarap dan berbaring seperti singa jantan atau seperti singa betina; siapakah yang berani membangunkannya? Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda ataupun lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia datang yang berhak atasnya, maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa.”
Kejadian 49:1, 5, 7-10 TB

Karakter Yehuda seperti Singa- ini berbicara tentang dominion. Ini bukan singa pemalas tetapi ini adalah singa yang sudah mengerjakan tugasnya yang sudah mendapatkan area kekuasaannya. Dan karakteristik ini ada pada diri Yehuda.

Allah memakai ukuran-ukurannya: karena itu jangan merasa engkau adalah anak Allah tetapi engkau harus memenuhi ukuran Tuhan itu.

“Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda ataupun lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia datang yang berhak atasnya, maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa. Ia akan menambatkan keledainya pada pohon anggur dan anak keledainya pada pohon anggur pilihan; ia akan mencuci pakaiannya dengan anggur dan bajunya dengan darah buah anggur. Matanya akan merah karena anggur dan giginya akan putih karena susu.”
Kejadian 49:10-12 TB

Yehuda membasuh baju nya dengan anggur- mereka berkelimpahan (mereka kaya akan sumber daya - anggur) anggur - darah. Darah Yesus.

Baju berbicara tentang perbuatan-perbuatan orang kudus.

Suku Yehuda - gigi nya putih karena susu. Berkelimpahan susu- Firman Tuhan yang langsung bisa dipahami.

Tanah Kanaan adalah dikatakan tanah yang berlimpah susu dan madu; siapa yang menikmati -suku Yehuda-

Surga tidak menahan-bahan berkat bagi Yehuda karena suku ini yang akan melakukan pekerjaan Tuhan.

Hanya Yehuda yang disebutkan Yakub terkait dengan bangsa-bangsa. Yusuf hanya terkait dengan Israel dan Mesir.

“Akan terjadi pada hari-hari yang terakhir: gunung rumah Tuhan akan berdiri tegak mengatasi gunung-gunung dan menjulang tinggi di atas bukit-bukit; bangsa-bangsa akan berduyun-duyun ke sana,

Tetapi mereka masing-masing akan duduk di bawah pohon anggurnya dan di bawah pohon aranya dengan tidak ada yang mengejutkan, sebab mulut Tuhan semesta alam yang mengatakannya.”
Mikha 4:1, 4 TB

Akan terjadi pada hari-hari yang terakhir karena Tuhan sudah mengatakannya.

YeruSalem- pondasi/akar damai. Maka buah dan pohon yang muncul adalah pohon dan buah damai.

<<<< APA YANG TUHAN KERJAKAN? >>>>

Kita harus membangun seperti yang Tuhan inginkan. Harus jelas apa yang harus dibangun. Mikha 4 menunjukkan kegerakan di hari-hari terakhir. Ini yang harus menjadi dasar membangun.

Segera revisi tujuanmu: apa yang engkau bangun... apa tujuanmu. Kita harus jelas apa yang kita bangun.

Jika engkau tahu ini adalah Kegerakan Tuhan maka cara engkau membangunnya pun akan lain. Jangan sampai engkau berlawanan dan salah membangun. Karena itu Yesaya mengatakan Kegerakan ini hanya akan terjadi pada Yehuda dan Yerusalem: artinya yang lain sudah salah membangun.

“Now it shall come to pass in the latter days That the mountain of the LORD’s house Shall be established on the top of the mountains, And shall be exalted above the hills; And peoples shall flow to it.”
Micah 4:1 NKJV

Gunung rumah Tuhan mengatasi gunung-gunung yang lain, di bangun di atas gunung-gunung yang lain, menguasai domain-domain yang dibangun oleh bangsa-bangsa. Bangsa-bangsa berduyun-duyun naik ke atas seperti sungai yang mengalir.

Hanya ada satu sungai mengalir ke atas - sungai Nil. Musa dialirkan di sungai Nil, berarti ia naik. Jika ini melawan hukum gravitasi maka ini hanya mungkin karena faktor Tuhan.

Ada apa di gunung Tuhan: hanya ada segelintir orang yang betah di gunung Tuhan – Yesus, Musa dan Elia.

 “Now it shall come to pass in the latter days That the mountain of the LORD’s house Shall be established on the top of the mountains, And shall be exalted above the hills; And peoples shall flow to it.”
Micah 4:1 NKJV

Jadi gunung Tuhan tidak bersaing dengan domain-domain yang lain, tetapi di atas dan menguasai domain-domain itu. Dan ini yang sedang terjadi.

“Many nations shall come and say, “Come, and let us go up to the mountain of the LORD, To the house of the God of Jacob; He will teach us His ways, And we shall walk in His paths.” For out of Zion the law shall go forth, And the word of the LORD from Jerusalem.”
Micah 4:2 NKJV

Gunung Tuhan ada di atas gunung yang lain- dia injak gunung-gunung lainnya. Di atas gunung-gunung yang lain diletakkan Tuhan rumah Allah Yakub.

Bangsa-bangsa akan mengalir ke atas karena apa ? Karena Roh dan Firman. Mereka mengalir hanya dengan kekuatan Roh dan Firman.

Kenapa dikatakan hanya rumah Allah Yakub?? Jadi harus jelas apa peranan Tuhan; sehingga engkau menjadi jelas apa yang engkau bangun dan tidak hanya sekedar membangun. 

Tetapi di puncak gunung Tuhan telah diletakkan rumah Allah Yakub.

Ay4. Sudah diucapkan. Sedang menuju penggenapannya hari demi hari. Engkau harus bisa membangun selaras dengan apa yang Allah sedang kerjakan. Karena itu seluruh alam semesta harus bergerak selaras.

Artinya Allah sedang bekerja -dan menukik kepada penggenapan rencana Agung Tuhan hari demi hari.
Ini adalah jalan kemenangan, jalan menuju harimu.
Artinya ini adalah jaminan kemenangan bagi hidup kita.

<<<<< Roh Dan Firman Bekerja Pada Dimensi Profetik Dan Dimensi Rasuli >>>>

Kita bukan hanya perlu dimensi nubuatan supaya kita tahu apa yang akan terjadi pada masa yang akan datang tetapi kita juga perlu dimensi kuasa rasuli supaya kita bisa membangun di masa sekarang untuk menggenapi apa yang terjadi di masa yang akan datang. Kedua dimensi ini dimiliki oleh Yesus.

Jemaat mula-mula mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul.

Apakah engkau masih menganggap itu hari-hari yang akan datang.

“Daud telah mendapat kasih karunia di hadapan Allah dan ia memohon, supaya ia diperkenankan untuk mendirikan suatu tempat kediaman bagi Allah Yakub. Tetapi Salomolah yang mendirikan sebuah rumah untuk Allah.”
Kisah Para Rasul 7:46-47 TB

Daud memiliki dimensi (membangun) kuasa rasuli: tapi bukan Daud yang membangun, karena itu ia membuat penyediaan. Salomo lah yang ditunjuk Tuhan untuk membangun. Jadi dimensi itu bisa ditransfer.

Ibrani 11 - tentang iman
Ibrani 12 - tentang Sion.

“Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita.”
Ibrani 12:1 TB

Jika engkau menang karena lomba- itu artinya stephanos.
Ada mahkota karena DNA - karena kita adalah anak raja.

“Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah. Ingatlah selalu akan Dia, yang tekun menanggung bantahan yang sehebat itu terhadap diri-Nya dari pihak orang-orang berdosa, supaya jangan kamu menjadi lemah dan putus asa.”
Ibrani 12:2-3 TB

Lihat Dia - Fokus kepada Dia dan Ingat Dia, untuk memenangkan perlombaan iman yang diwajibkan!

“Sebab itu, hai saudara-saudara yang kudus, yang mendapat bagian dalam panggilan sorgawi, pandanglah kepada Rasul dan Imam Besar yang kita akui, yaitu Yesus,”
Ibrani 3:1 TB

Perlombaan tadi menuntut memandang kepada Yesus sebagai Rasul dan Imam Besar Agung, sehingga kita bisa mewujudkan firman menjadi daging. Itulah artinya dimensi kuasa rasuli.
“Dan Samuel makin besar dan Tuhan menyertai dia dan tidak ada satu pun dari firman-Nya itu yang dibiarkan-Nya gugur. Maka tahulah seluruh Israel dari Dan sampai Bersyeba, bahwa kepada Samuel telah dipercayakan jabatan nabi Tuhan. Dan Tuhan selanjutnya menampakkan diri di Silo, sebab Ia menyatakan diri di Silo kepada Samuel dengan perantaraan firman-Nya.”
1 Samuel 3:19-21 TB

“Dan perkataan Samuel sampai ke seluruh Israel. Orang Israel maju berperang melawan orang Filistin dan berkemah dekat Eben-Haezer, sedang orang Filistin berkemah di Afek.”
1 Samuel 4:1 TB

Yang bangsa-bangsa inginkan adalah dimensi kuasa rasuli yang ada pada gereja bukan pengajaran atau hikmat yang ada pada gereja.

“Maka Salomo berkuasa atas segala kerajaan mulai dari sungai Efrat sampai negeri orang Filistin dan sampai ke tapal batas Mesir. Mereka menyampaikan upeti dan tetap takluk kepada Salomo seumur hidupnya. sebab ia berkuasa atas seluruh tanah di sebelah sini sungai Efrat, mulai dari Tifsah sampai ke Gaza, dan atas semua raja di sebelah sini sungai Efrat; ia dikaruniai damai di seluruh negerinya, sehingga orang Yehuda dan orang Israel diam dengan tenteram, masing-masing di bawah pohon anggur dan pohon aranya, dari Dan sampai Bersyeba seumur hidup Salomo.”
1 Raja-raja 4:21, 24-25 TB

Firman yang disampaikan oleh Samuel dipercayai. Selama 4 generasi Israel tetap aman oleh karena perkataan Samuel. Inilah kuasa dimensi rasuli. Mereka hidup damai karena firman yang disampaikan lewat Samuel. Kuasa firman itu terus berlangsung walau pun Samuel sudah mati.

Inilah yang diinginkan oleh bangsa-bangsa: yaitu akan adanya kedamaian ilahi, damai dengan kebenaran, damai dengan Tuhan, damai dengan diri sendiri. Karena dengan demikian orang tidak akan berbuat jahat ataupun korupsi. Ini yang disebut bangsa-bangsa mengalir ke atas oleh karena Roh dan Firman bekerja. Ini zaman Roh Kudus bekerja di luar sana. Ia menyiapkan bangsa-bangsa.

Ketika Israel bergerak keluar dari Mesir….Ia sudah mengoyak hati bangsa Kanaan. Pola yang sama akan terjadi sekarang. Tuhan akan bekerja secara paralel dan simultan.

Jadi kita harus pastikan apa yang kita bangun.
Bangun dirimu untuk menjadi rumah Allah Yakub- yang dibangun di atas gunung Tuhan.

Di Israel banyak bukit-bukit pengorbanan: ini meniru Nuh ketika membuat bukit di gunung Ararat- dan bertemu Tuhan di sana. Bukit pengorbanan karena hasrat manusia terhadap Allah tetapi Tuhan menghendaki RumahNya / Bait Suci dibangun.

Kemah pertemuan harus dibangun karena keinginan Tuhan kepada manusia.

“Ketika raja telah menetap di rumahnya dan Tuhan telah mengaruniakan keamanan kepadanya terhadap semua musuhnya di sekeliling, berkatalah raja kepada nabi Natan: “Lihatlah, aku ini diam dalam rumah dari kayu aras, padahal tabut Allah diam di bawah tenda.” Lalu berkatalah Natan kepada raja: “Baik, lakukanlah segala sesuatu yang dikandung hatimu, sebab Tuhan menyertai engkau.” Tetapi pada malam itu juga datanglah firman Tuhan kepada Natan, demikian: “Pergilah, katakanlah kepada hamba-Ku Daud: Beginilah firman Tuhan: Masakan engkau yang mendirikan rumah bagi-Ku untuk Kudiami? Aku tidak pernah diam dalam rumah sejak Aku menuntun orang Israel dari Mesir sampai hari ini, tetapi Aku selalu mengembara dalam kemah sebagai kediaman. Selama Aku mengembara bersama-sama seluruh orang Israel, pernahkah Aku mengucapkan firman kepada salah seorang hakim orang Israel, yang Kuperintahkan menggembalakan umat-Ku Israel, demikian: Mengapa kamu tidak mendirikan bagi-Ku rumah dari kayu aras?”
2 Samuel 7:1-7 TB

Bagaimana hati Tuhan dan hati Daud sama...
Jika engkau membangun rumah Tuhan; maka ini adalah masalah hati.

Yehuda sedang bergerak menurut hatinya Tuhan - walaupun itu sepertinya negatif dan hanya satu pasal.

Mat 1:1 Silsilah Yesus Kristus menurut anak Abraham, anak Daud. Ini berbicara mengenai DNA.

DNA Abraham dan Daud = DNA Yesus

Apakah engkau memiliki DNA gereja? Jangan engkau merasa-rasa... atau engkau sudah ada pada status tertentu karena Allah akan mengukur hal itu.

“Apabila saudaramu berbuat dosa, tegorlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan nasihatmu engkau telah mendapatnya kembali. Jika ia tidak mendengarkan engkau, bawalah seorang atau dua orang lagi, supaya atas keterangan dua atau tiga orang saksi, perkara itu tidak disangsikan. Jika ia tidak mau mendengarkan mereka, sampaikanlah soalnya kepada jemaat. Dan jika ia tidak mau juga mendengarkan jemaat, pandanglah dia sebagai seorang yang tidak mengenal Allah atau seorang pemungut cukai. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya apa yang kamu ikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kamu lepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga. Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apa pun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga.”
Matius 18:15-19 TB

Menegor orang harus 4 mata terlebih dulu. Sorga membuka diri terhadap gereja.
“Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.”
Matius 5:9 TB

Yesus dimusuhi oleh banyak orang tetapi tetap membawa damai dan tetap disukai oleh semua orang.

Yesus dikatakan memiliki DNA Abraham dan DNA Daud.

Jika engkau bisa mengampuni dan mentaati Tuhan maka engkau memiliki DNA yang sama.

Kegerakan ini sungguh dahsyat : dimensi yang membawa kuasa rasuli- sedang bergerak di mana-mana. Roh Kudus akan mempertemukan gerakan yang di luar (YERUSALEM) dengan apa yang sedang dibangun dalam gereja (YEHUDA).

Akan ada banyak orang dari berbagai bangsa mereka akan terus upgrade diri mereka untuk terus naik dan sampai di puncak gunung Tuhan.

Akan tetapi banyak orang Kristen yang masih ada di lereng, karena merasa sudah ada di atas gunung!

Jack Ma mungkin tidak pernah membaca Alkitab tetapi akan banyak orang yang makin mencintai kebenaran.

Ingat tidak ada generasi yang lain lagi - kita adalah generasi yang terakhir maka Tuhan akan bekerja dahsyat.

Postingan populer dari blog ini

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

KUASA IKAT JANJI (Bagian 2)

Upper Room 180 - 4 Maret 2025 Dr. Jonathan David "Perjalanan ikat janji" adalah perjalanan di mana Allah membawa Abraham masuk ke dalam hubungan yang mendalam, di mana Allah menjadi sumbernya dan berjanji untuk menyertai serta mengubah segala sesuatu di mana pun Abraham berada. Dalam perjalanan ini, identitas Abraham tidak lagi didasarkan pada latar belakang lahiriahnya. Yesus mengatakan ini untuk menekankan bahwa hubungan spiritual berdasarkan ketaatan kepada kehendak Allah lebih penting daripada hubungan darah. Bahayanya adalah jika kita terlalu terikat pada kewajiban dan identitas lahiriah sehingga menghalangi kita untuk menyelesaikan tugas Tuhan. "Penebusan sejati" adalah pembebasan dari diri sendiri, ketakutan, pola pikir lama, dan identitas yang dibentuk oleh hal-hal duniawi. Identitas sejati kita ada di dalam Kristus, dan tujuannya adalah untuk semakin serupa dengan-Nya, melepaskan keakuan agar dapat memperoleh Kristus. Tuhan ingin mengubah bangsa-bangsa mel...

Preparing the Bride - Session 2

Persiapan gereja sebagai Mempelai Wanita Kristus untuk pernikahan dengan Anak Domba - Sesi 2 Ps. Djonny Tambunan Pada sesi ini papa membahas konsep menjadi kudus dan setia sebagai istri Kristus. Pembicara menekankan bagaimana Roh Kudus bekerja dalam diri orang percaya untuk mengatasi godaan dan mencapai kekudusan. Ia menarik garis paralel antara pencobaan yang dialami Y esus dan pencobaan yang dihadapi orang Kristen masa kini. Papa mengilustrasikan lebih jauh dengan tokoh Musa sebagai teladan keteguhan iman. Berikut adalah rangkumannya, yang akan membantu Anda memahaminya dengan mudah: Tujuan Tuhan dalam Hidup Orang Percaya : Tuhan berharap umat-Nya menjadi kudus dan mencapai kekudusan seperti Kristus. Ini bukan hanya menjadi umat Tuhan, tetapi juga menjadi kekasih atau istri-Nya. Untuk mencapai ini, Tuhan memberikan Roh Kudus. Peran Roh Kudus : Roh Kudus memberikan kemampuan untuk merespon kehendak Roh, bukan keinginan daging. Roh Kudus memberikan identitas bahwa orang percaya adal...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

Kuasa Ikat Janji – bagian 4: Berjalan dalam Kemitraan

Kuasa Ikat Janji: Berjalan dalam Kemitraan dengan Tuhan Upper Room 182 – 18 Maret 2025 Dr. Jonathan David Khotbah ini menggunakan perjanjian Allah dengan Abraham sebagai contoh utama, menjelaskan bahwa ikat janji (covenant) itu melampaui iman manusia dan berakar pada sifat kesetiaan (faithfulness) Allah untuk menggenapi firman-Nya. Lebih lanjut, ditekankan bahwa keterlibatan aktif dan kepatuhan manusia dalam ikat janji, yang disimbolkan dengan sunat (peran kekuatan dan usaha sendiri manusia dikurangi), mengundang intervensi ilahi yang lebih besar dan memberdayakan umat beriman serta keturunan mereka. Khotbah ini mendorong pendengar untuk mempercayai Allah sepenuhnya dan hidup dalam keselarasan dengan kehendak-Nya sebagai mitra dalam ikat janji. Bagaimana Konsep  ikat janji mempengaruhi hubungan manusia dengan Tuhan? Konsep "kuasa ikat janji" secara fundamental mempengaruhi hubungan manusia dengan Tuhan dengan menjadikannya lebih dari sekadar hubungan biasa, melainkan se...

Preparing the Bride - Session 08

Karakteristik Gereja Sebagai Kekasih Tuhan - Sesi 08 Tema masih membahas tentang karakteristik gereja yang diidamkan Tuhan sebagai kekasih-Nya , menggunakan Kidung Agung dan perumpamaan bunga bakung di antara duri . Analogi utama yang digunakan adalah kisah Gadis Sunem dalam Kitab Kidung Agung dan hubungannya dengan Kekasihnya dan Raja Salomo. Membandingkan kecantikan lahiriah seorang gadis dengan keindahan batiniah yang dikerjakan oleh Tuhan sendiri , menekankan bahwa Allah lebih tertarik pada hati dan kesetiaan rohani daripada penampilan luar atau upaya manusia. Lebih lanjut, Kidung Agung mengilustrasikan prinsip ini melalui kisah Raja Salomo, gadis Sunem, pemilihan Daud sebagai raja, dan ajaran Yesus tentang bunga bakung di ladang , yang menunjukkan bahwa nilai sejati di mata Tuhan terletak pada kualitas batin yang ilahi . Kid 2:1 [Gadis Sunem] Bunga mawar dari Saron aku, bunga bakung di lembah-lembah. 2  —  [Salomo] Seperti bunga bakung di antara duri-duri, demikianlah m...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

Preparing the Bride - Session 1

Persiapan gereja sebagai Mempelai Wanita Kristus untuk pernikahan dengan Anak Domba - Sesi 1 Ps. Djonny Tambunan Kunci dari persiapan ini adalah kekudusan dan kesetiaan, yang dicapai melalui Roh Kudus, Firman, dan hamba-hamba Tuhan. Proses ini melibatkan transformasi dari sekadar umat Tuhan menjadi kekasih-Nya, yang siap dan berkontribusi pada perjamuan pernikahan.  Gereja dipanggil untuk hidup kudus, menolak dosa, dan memiliki iman yang memampukan umat untuk melihat upah kekal. Yesaya 54:5 menekankan peran Allah sebagai suami yang memproses umat-Nya menjadi istri, sementara Efesus 5:25-27 menyoroti Kristus memurnikan gereja melalui Firman. Intinya, sesi-sesi ini menekankan pentingnya kesiapan rohani dan transformasi pribadi untuk memenuhi panggilan sebagai mempelai Kristus. Wahyu 19 dan Roma 9 memiliki kesamaan dalam hal panggilan dan status orang percaya. Ayat kunci yang menjadi dasar tema Persiapan Mempelai Wanita Why 19:7 Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memulia...

Preparing the Bride - Session 04

Gereja sebagai Kekasih Tuhan Khotbah ini membahas karakteristik gereja yang ideal menurut pandangan Tuhan. Kitab Kidung Agung menjadi fokus utama kita untuk menganalisis hubungan antara mempelai wanita dan kekasihnya sebagai analogi untuk hubungan antara gereja dan Kristus. Kita akan melihat perbandingan Adam pertama dan Adam terakhir dari 1 Korintus, serta peran wanita dalam kejatuhan dari 1 Timotius, untuk menekankan pentingnya kesetiaan dan ketahanan gereja terhadap godaan. Selain itu khotbah ini menggali peran Kristus sebagai Gembala melalui berbagai ayat Perjanjian Lama dan Baru, menyoroti kasih dan pengorbanan-Nya bagi umat-Nya. Tema Utama: Karakteristik Kehidupan Gereja yang Diharapkan Tuhan sebagai Kekasih-Nya Pendahuluan: Pembahasan ini penting bagi pengikut Tuhan dan umat-Nya. Tujuan Tuhan lebih dari sekadar menyelamatkan; Ia ingin gereja menjadi kekasih-Nya yang sejati dan hidup manunggal dengan-Nya. Firman Tuhan (Rhema) membimbing perjalanan iman. Gereja sebagai Kekas...