Langsung ke konten utama

Roma 14:1-5


Roma 14:1-3  Terimalah orang yang lemah imannya tanpa mempercakapkan pendapatnya.
Yang seorang yakin, bahwa ia boleh makan segala jenis makanan, tetapi orang yang lemah imannya hanya makan sayur-sayuran saja.
Siapa yang makan, janganlah menghina orang yang tidak makan, dan siapa yang tidak makan, janganlah menghakimi orang yang makan, sebab Allah telah menerima orang itu.

*Ay1-3 yang dimaksudkan bukanlah soal makanan jasmani, tapi makanan rohani.* Alkitab selalu berbicara hal-hal yang spiritual. Seperti yang dikatakan di ayat 1, ini adalah soal *pendapat seseorang atau responnya terhadap firman*.  

gbr: wikiwand.com

Kita tidak akan hanya melihat apakah pendapat itu disampaikan oleh orang yang lemah atau kuat iman nya. Sebab ay1-3 ini berbicara dari sisi audience/pendengar atau orang yang makan.

Cenderung orang / pendengar meremehkan pendapat orang lain yang berbeda darinya, terlebih menyangkut FT. Mengapa? Ini terhubung dengan ay5 yang akan kita bicarakan sebentar nanti.

Pada dasarnya sikap dan respon dan pendapat orang percaya tergantung pada level  pemaham dan pengertian akan FT. *Bukan FT  - yang tertulis atau didengar - yang memerdekakan seseorang, tetapi kebenaran yang didapatnya.*

Yohanes 8:31-32  Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: "Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku
dan *kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu*."

Firmannya luarbiasa, tetapi tanpa merespon firman, maka seseorang tidak akan mendapatkan kebenaran dan manfaat dari tujuan firman itu. Kita harus mengaktifkan roh kita setiap kita mendengar FT dengan mengatakan ‘ya’ atau ‘amin’. Maka walau pun tidak mengerti, firman akan bekerja – bukan di telinga atau di pikiran – tetapi dalam roh kita.


*Dari sisi sebagai pembicara* /penyampai FT,  yang penting kita mengikuti sikap dan teladan Yesus.

Kepada orang banyak (God's people or believers) Yesus menyampaikan firman dengan perumpamaan. Tetapi kemudian, ketika orang banyak sudah pergi, Yesus menjelaskan arti sebenarnya dari firman pengajarannya itu kepada murid-muridNya.

Jadi dalam menyampaikan Firman, Yesus memakai hikmatNya:
1. Supaya FT tidak jatuh sia-sia ke tanah yang berbatu-batu / keras, supaya iblis tidak mengambil nya. Porsi yang tepat untuk setiap jenis tanah.
2. Ia memakai prinsip: Matius 7:6  "Jangan kamu memberikan barang yang kudus kepada anjing dan jangan kamu melemparkan mutiaramu kepada babi, supaya jangan diinjak-injaknya dengan kakinya, lalu ia berbalik mengoyak kamu."
3. Namun Tuhan Yesus juga memakai pola, prinsip kebenaran dan waktu-waktu sorga. Segala sesuatu ada waktunya dan ada batasan nya.

*Ketika orang banyak mulai tidak fokus kepada FT dan mencondongkan hatinya kepada berkat-berkat dari mujizat-mujizat yang dikerjakan-Nya, IA menghalau mereka.* Sebab mereka tidak menghargai FT semestinya.

Yesus tidak mengusir mereka, tetapi mereka sendiri yang pergi meninggalkanNya. Yesus punya cara untuk menghalau mereka pergi, yaitu dengan memberikan firman yang keras. Mereka tidak percaya lagi kepada-Nya pada titik perjalanan tertentu. Setelah itu Yesus juga menantang 12 murid-murid-Nya, apakah mereka tidak pergi juga?

Yohanes 6:68  Jawab Simon Petrus kepada-Nya: "Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi? *Perkataan-Mu adalah perkataan hidup yang kekal.*

Lihat Yesus sebagai gembala yang baik, tidak memakai peri kemanusiaan, tidak memakai belas kasihan yang disalah-artikan oleh orang percaya, karena mereka melanggar prinsip-prinsip kebenaran dan tidak menghargai FT. 

Gereja Yesus Kristus rela kehilangan 5000 jemaat-Nya dan demi mendapatkan dan memurnikan mereka, terutama untuk memurnikan ke-12 murid-murid-Nya.

Pada masa ini adakah seorang gembala yang rela kehilangan persembahan milyaran rupiah per bulan (dari 5000 jemaat) seperti Yesus demi memurnikan iman dan motivasi mereka? Berapa banyak gembala yang membuang rasa kemanusiaannya dan belas kasihnya demi prinsip kebenaran FT?

Lanjut ke ay4.
Roma 14:4  _Siapakah kamu, sehingga kamu menghakimi hamba orang lain? Entahkah ia berdiri, entahkah ia jatuh, itu adalah urusan tuannya sendiri. Tetapi ia akan tetap berdiri, karena Tuhan berkuasa menjaga dia terus berdiri._

Ini masih segaris dengan perikop di atas “Jangan menghakimi saudara mu".
Hamba orang lain di sini berkonotasi hamba Tuhan (atau pembicara) dari gereja lain (yang mungkin diundang untuk membawakan FT). Itu bukan wilayah kita. Tapi bisa juga itu berarti pemimpin / pastor di gereja kita.

*Tuhan Yesus Kristus sebagai Kepala Gereja, Dialah yang akan berurusan langsung dengan hambaNya.*

Contoh. Walaupun imam Elia berlaku tidak benar di hadapan Tuhan oleh karena tidak menegur kesalahan anak-anaknya, Samuel tetap taat kepada imam Eli. Samuel memakai prinsip "chain of command" versi Kerajaan.

Walau pun Samuel masih kecil,Tuhan menghargai sikap Samuel dan memberitahukan kepadanya apa yang akan Tuhan lakukan terhadap keluarga imam Eli. Sejak itu Samuel mulai menjadi suara Tuhan. Pertama-tama suara Tuhan disampaikan kepada imam Eli dan ...

1 Samuel 3:19-20  Dan Samuel makin besar dan TUHAN menyertai dia dan tidak ada satu pun dari firman-Nya itu yang dibiarkan-Nya gugur.
Maka tahulah seluruh Israel dari Dan sampai Bersyeba, bahwa kepada Samuel telah dipercayakan jabatan nabi TUHAN.

Lanjut ke ayat terakhir yang kita bahas malam ini, ay5.

Roma 14:5  Yang seorang menganggap hari yang satu lebih penting dari pada hari yang lain, tetapi yang lain menganggap semua hari sama saja. Hendaklah setiap orang benar-benar yakin dalam hatinya sendiri.

*Ay5 berbicara mengenai keyakinan di dalam hati seseorang dari orang percaya.*
Sebagai contohnya Paulus menggunakan keyakinan orang atau anggapan orang tentang hari-hari. Ini menarik sekali untuk kita renungkan lebih lagi.
Sekarang saya mau hubungkan ay1 dengan ay5 ini dulu. Kalo sempat baru bahas mengenai hari-hari tertentu.

*Mengapa orang percaya itu ada yang  mendapatkan kebenaran ada yang tidak?*
Lihat lagi Yohanes 8:31-32.  Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: "Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu *benar-benar adalah murid-Ku* dan *kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.*"

Ketika kita sepakat dengan Roh Kudus maka IA akan bekerjasama dengan kita. Roh Kudus  adalah protokoler sorgawi dan pelaksana Firman. Sepakat artinya percaya kepada perkataan Tuhan, yaitu apa yang disampaikan oleh pembawa firman atau pembicara,
Maka sekarang tergantung pada respon pendengar, apabila kita adalah tanah yang subur, 
 *Roh Kudus akan bekerja dan membawa kita kepada  pengertian dan pemahaman Firman dan kebenaranNya dan jalan-jalanNya* - yang merupakan pribadi Kristus.

Hati seorang murid adalah telinga yang mendengar. Hanya kepada murid-murid akan dibukakan kebenaran FT. 

Karena pada dasarnya *orang percaya yang belum menyerahkan dirinya untuk dibentuk sebagai murid* cenderung tidak percaya kepada yang menyampaikan FT.
Mereka hanya percaya jika Tuhan sendiri yang menyampaikan atau menyatakannya secara langsung kepada mereka. Dan biasanya firman yang merupakan kebenaran bagi mereka, harusnya memberkati hidup mereka, sesuai dengan keinginan mereka.
Sehingga jika berkat itu datang, kesembuhan terjadi, karir melambung, bisnis maju, baru mereka bersaksi dengan berapi-api. Mereka tidak mengerti, bahwa FT itu sanggup mengubahkan hidup mereka, yaitu kembali kepada tujuan Tuhan semula, kembali kepada kasih yang mula-mula; agar umat Tuhan menyadari ada tujuan Tuhan dalam hidup mereka.

Lukas 22:67-68  katanya: "Jikalau Engkau adalah Mesias, katakanlah kepada kami." Jawab Yesus: "Sekalipun Aku mengatakannya kepada kamu, namun kamu tidak akan percaya;dan sekalipun Aku bertanya sesuatu kepada kamu, namun kamu tidak akan menjawab.

Orang cenderung tidak percaya kepada pembicara, sekalipun pada waktu itu Yesus sendiri yang menyampaikan nya. Intinya bukan masalah kurang kualitas pembicara nya.
Pada level murid, dalam hal praktek di lapangan (marketplace) ketidakpercayaan semacam ini juga sering terjadi, sehingga Yesus harus berkata kepada murid-murid Nya sendiri:

Matius 8:26
Ia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu takut, *kamu yang kurang percaya*?" Lalu bangunlah Yesus menghardik angin dan danau itu, maka danau itu menjadi teduh sekali.
Matius 17:20 Ia berkata kepada mereka: "Karena *kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu*: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, — maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu.
Yohanes 10:37  Jikalau Aku tidak melakukan pekerjaan-pekerjaan Bapa-Ku, janganlah percaya kepada-Ku.

*Sebab KURANG PERCAYA kepada Yesus, mereka kekurangan iman. Iman adalah salah satu material yang dibutuhkan supaya kuasa Tuhan bekerja.*
*Kita sebagai murid-murid Kristus juga memiliki masalah yang sama, oleh sebab itu kebanyakan kita cenderung memilih-milih dan memilah-milah FT yang sesuai dengan keadaan kita saat ini, yang menyenangkan, yang cocok, yang dilakukan oleh mayoritas gereja, sehingga cenderung memilih jalan yang lebar dan bukan jalan yang sempit.*

Saya tampilkan satu ayat saja yang biasanya disalah-artikan atau tidak sesuai dengan maksud firman itu.

Yohanes 14:1  "Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.
Terjemahannya kurang tepat. Harusnya: *Kamu sudah percaya kepada Tuhan, percayalah juga kepada-Ku.*
John 14:1  "Let not your heart be troubled; you believe in God, believe also in Me.
Apa yang Yesus bicarakan di sini? Di ay2 Yesus baru mengatakannya, tetapi di ay1 Dia katakan syaratnya dulu untuk dapat menerima dan percaya ay2 ini. *Reward bagi mereka yang percaya adalah HATINYA TIDAK AKAN GELISAH DAN AKAN MEMILIKI KEYAKINAN DALAM HATINYA.*

14:2 *Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal*. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. 14:3 Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada.

Buat orang banyak *Yoh 14:2 ini menganggap firman ini* *sama seperti janji Tuhan yang lainnya* – *yaitu janji mengenai sorga*, sebab kebanyak orang hanya fokus kepada ay 2 saja,  sehingga seringkali ayat 1 dan ayat 3 dilewatkan begitu saja. Bagi yang lain, ayat 1 Yoh 14, penting sekali bagi pembangunan manusia roh kita.
Yang seorang menganggap tempat tinggal adalah rumah kita di sorga kelak, ketika kita kembali ke sana. Rumah itu akan dihiasi semakin indah sesuai dengan perbuatan baik yang kita lakukan kepada orang lain. Mereka yang menerima kebaikan kita, merekalah yang akan menghiasi rumah kita. Kebanyakan orang stop sampai kepada pemahaman ini. 

*Orang cenderung ingin mengenakan pikiran sendiri yang bersifat fisik. Yang dari bumi ingin mereka terapkan  di alam sorgawi yang spiritual.* Mereka menggunakan pikiran mereka. Keyakinan mereka ini yang membuat mereka berhenti pada pemahaman ini. *Padahal, di Wahyu dikatakan Yerusalem Baru itu turun dari sorga ke bumi, bukan dari bumi ke sorga.* Dan juga doa yang Yesus mengajarkan: *Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.*

Bukan dari bumi ke sorga. Jadi kebanyakan orang percaya memakai prinsip yang salah, oleh sebab itu pemahaman mereka jadi terbolak-balik.

*Sebenarnya yang Yesus ingin jelaskan adalah mengenai RUMAH, kita sebagai rumah, sebagai Bait Suci spiritual.*
Alasannya adalah: di Yohanes 14 ayat 3 Yesus katakan Dia akan kembali dan ingin berada di rumah yang sama dengan kita? Berarti…..apakah itu rumah kita pribadi di sorga kelak atau rumah Tuhan??

Jawabannya adalah kita harus membangun manusia roh kita sebagai Bait Suci Tuhan sehingga di mana Tuhan akan merasa nyaman tinggal bersama kita. *Di alam sorga Tuhan Yesus Kristus menyiapkan dulu secara spiritual.* Baru kita bisa membangun RUMAH kita di bumi ini yang sesuai ukurannya, standardnya, materialnya termasuk warnanya yang sesuai dengan selera Tuhan di bumi ini.  Itulah manusia roh kita.

Syarat untuk dapat membangun rumah kita yang di bumi seperti yang ada di sorga ini adalah
1. Percaya kepada Yesus sebagai Anak Manusia. Percaya bahwa Anak Manusia, Yesus bisa menjadi KRISTUS; sehingga kita sebagai manusia bisa menjadi putra-putra Allah. Kita bisa menjadi saudara-saudara Yesus, yang sulung di antara banyak saudara.
2. Percaya kepada Roh Kudus yang diperintahkan untuk membantu dalam proses membangun, menyiapkan dan melengkapi kita.
3. Percaya kepada pembawa berita, yaitu Yesus dan murid-murid-Nya, dan sekarang pembawa beritanya adalah manusia biasa juga yaitu ke-5 jawatan yang Tuhan sediakan: nabi, rasul, gembala, penginjil, guru.


Amin 

Postingan populer dari blog ini

Mengatasi Spirit Amalek

Perang Melawan Spirit Amalek Dari Generasi ke Generasi Spirit Amalek adalah spirit cinta akan uang, keserakahan, egoisme, spirit familiarity (minta dimaklumi oleh Tuhan untuk suatu perbuatan yang dipandang baik). Spirit Amalek membuat orang percaya menjadi batu sandungan, mencari kesempatan dari kelemahan orang, bahkan menahan kegerakan Tuhan. Kita melihat spirit keserakahan yang sama beroperasi di banyak pemimpin Gereja , bahkan hari ini. L ebih dari apa pun, hal ini telah mendiskualifikasi mereka untuk mengecap firman yang baik dan karunia-karunia dunia yang akan datang ( from ruling in the Tabernacles Age to come, Ibrani 6:5) . Kisah Purim kembali ke waktu ketika orang Amalek menyerang Israel beberapa minggu setelah mereka meninggalkan Mesir di bawah Musa. Kisah ini dicatat dalam Keluaran 17: 8-16. Setelah pertempuran .... (14) Lalu berkatalah TUHAN kepada Musa, "Tulis kanlah semuanya ini dalam sebuah kitab sebagai tanda peringatan, dan ingatkanlah kep...

Delusi Ego Manusia

Umat ​​manusia percaya bahwa dirinya adalah tuhan (oleh karena kehendak bebas yang dimilikinya), dan hanya tunduk pada dirinya sendiri — tetapi ia hanyalah manusia fana yang tertipu oleh si jahat. Saya ingin membuktikan anggapan ini dengan mengutip kisah menara Babel. Kejadian 11:6 (TB) dan Ia berfirman: "Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana. Perhatikan "mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana" . Artinya, Allah pun mengakui bahwa kekuatan dari kesatuan dan kesepatan manusia yang memilih memakai kehendak bebasnya, tanpa sedikitpun faktor Tuhan.  Justru mereka merasa jadi tuhan. Mereka membangun gambar diri (image) mereka dan mencari nama atau reputasinya. Padahal Tuhanlah yang ingin menjadikan mereka serupa dan segambar (image) dengan diriNya. Tapi bukan ...

Efesus 3:16-20 - DOA PAULUS

MEMPERBESAR KAPASITAS ROH Efesus 3:16-20 3:16  Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan   kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, 3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. 3:18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 3:19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, Doa yang disampaikan  dalam Efesus 3: 16-20 pada dasarnya ada lima hal yang  rasul Paulus doakan agar mereka dan kita memiliki: ...

ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) - The Boundless Spirit UR #225

Berikut adalah catatan  dari khotbah THE UPPER ROOM 225 oleh Dr. Jonathan David pada tanggal 24 Maret 2026 yang berjudul "ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1)" : THE UPPER ROOM 225 - 24 Maret 2026 ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) Pembicara: Dr. Jonathan David 1. Pendahuluan & Doa Pembuka Pencurahan Terakhir: Tuhan berfirman akan ada pencurahan terakhir Roh Kudus yang akan mengakhiri segalanya dan memulai zaman baru, yaitu zaman kebenaran . Manifestasi Roh Kudus: Roh Kudus akan membawa umat-Nya kepada kebenaran, pewahyuan, pengertian, hikmat, dan memberikan informasi rahasia serta pengertian mendalam yang hanya diberikan oleh surga . Musuh tidak akan bisa memotong informasi atau apa yang Tuhan katakan kepada kita . Kisah Mendengar Suara Tuhan: Pembicara menceritakan pengalaman tentang seorang wanita yang mengaku bersedia membayar 1 juta dolar untuk bisa mendengar suara Tuhan . Namun, ketika ditawari CD dan catatan khotbah seharga USD 55, wanita tersebut mengeluh mahal...

YUSUF ARITMATEA MENJADI GENERASI PENGGENAP

gambar: myeastercandy.blogspot.co.id Ada orang-orang yang Tuhan sudah siapkan dan tetapkan untuk menjadi pelaksana dari firman-Nya. Di saat saat kritis dan penting banyak orang terkejut,  tidak menyangka, ada orang-orang yang bisa melakukan hal-hal yang kristis. Nama Yusuf dari Arimatea baru muncul di saat-saat kematian Yesus. Dia bukan termasuk 12 murid Yesus. Tidak juga termasuk 70 murid Yesus atau 500 murid Yesus yang lainnya. Yusuf Arimatea tiba-tiba muncul di saat yang kritis sekali.  Ketika tidak ada seorang pun yang tidak punya akses kepada Pontius Pilatus, ternyata muncul Yusuf dari Arimatea. Ketika itu murid-murid Yesus yang sudah mengikuti Dia tiga setengah tahun lamanya semua lari meninggalkan Yesus dan tercerai-berai. Jadi siapa yang akan menguburkan mayat Yesus dengan layak? Siapa yang bisa menggenapkan firman perkataan Tuhan?   Membuat kita terkejut; kapan Tuhan menyiapkannya?  Alkitab hanya menyebut dia adalah seseorang yang berasal da...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

Upper Room 35 – DR. Jonathan David

  Dobel dekade sorga terbuka, ketajaman profetik, posisi strategis dan demonstrasi Roh adalah anugerah yang diberikan Tuhan Yang Mahatinggi untuk kita menghadapi tantangan 20 tahun hari-hari terakhir ini (2019-2039). 08-02-2022 Sorga terbuka dan Roh Kudus turun. Sekarang aku bisa memulai pelayanan. Hal-hal supranatural akan mengambil alih. Roh Kudus jadilah pemimpinku sebagaimana Kau memimpin Kristus. Kesaksian dari Roh, bahwa aku adalah anak Allah yang hidup, bergabung dengan Kristus dan mewarisi yang Tuhan sediakan. Ketajaman profetik, dobel dekade sorga terbuka, posisi strategis dan demonstrasi Roh akan jadi porsi hidup kami dalam 2 dekade sorga terbuka 2019-2039. Selama 40 hari 40 malam Goliath menantang orang Israel.   Daud membangkitkan keberaniannya ketika Isai memberikan tugas mengantar makanan. Pergi dan lihat. Dia dengarkan nasihat bapanya dan tugas itu sudah diset. Berapa banyak yang mentaati bapa rohani? Kita kehilangan pesan itu. Dan Bileam dicemari oleh...

Rumah Rohani

POLA   RUMAH   ROHANI Ps. Ir. Djonny Tambunan Sekaranglah waktunya, apa yang pernah saudara terima perkataan Tuhan itu, janji Tuhan, nubuatan itu, maka kita akan menerimanya, kita akan menikmatinya dan kita akan menggenapinya. Jangan lihat ke belakang. Tuhan berkata: Apa yang Ku firmankan akan Ku genapi segera dengan sempurna. Kapan kita siap? Selama kita tidak siap tidak akan tergenapi. Kalo kita mengambil sikap seperti binatang-binatang yang masuk ke dalam bahterah Nuh, maka kita akan masuk. Nuh hanya menyediakan satu jenis makanan bagi semua binatang. Semua orang yang mengambil sikap seperti Ishak itulah yang akan menerima warisan.   Harta yang berharga tidak diberikan kepada mereka yang bersikap seperti anjing dan babi. Apa yang membuat kita masuk atau tidak adalah keputusan kita sendiri, sikap kita sendiri. Jangan minta waktu, karena waktu tidak bisa mengubah saudara , tapi apa merubah kita adalah keputusan kita. Lupakan yang di belakangmu, apakah...

Kepenuhan keallahan (the fullness of the Godhead) di dalam Yesus dan Orang Percaya (MKS #42)

Ringkasan: Khotbah Ps. Djonny ini masih membahas konsep iman yang hidup melalui teladan perjalanan hidup Abraham . Bahwa iman sejati bukan sekadar pengakuan, melainkan harus diwujudkan melalui perbuatan nyata yang mendasari setiap keputusan hidup sehari-hari. Penulis menjelaskan bahwa ketika seseorang lahir baru, mereka menerima benih ilahi dan potensi Allah yang harus dikembangkan hingga mencapai kedewasaan spiritual. Melalui ketaatan Abraham, Allah menyingkapkan rahasia kerajaan-Nya yang kemudian diwariskan secara spiritual kepada generasi berikutnya sebagai keturunan Abraham . Fokus utama narasi ini adalah ajakan bagi jemaat untuk bertumbuh dewasa dan tidak menjadi bayi rohani agar dapat menerima janji warisan ilahi . Akhirnya, iman tersebut dipandang sebagai kunci untuk menampilkan dimensi rupa Allah dan mengalahkan kuasa maut di dunia. Ibadah JMD Bandung 14 Juni 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 42" Berikut adalah ringkasan poin-poin penting serta penjelasan detailnya:...

Membangun Benteng Perlindungan

SATE 10 December 2020   Bacalah terlebih dahulu: Ibrani 8:7-10, Ayub 1:1 Sebagaimana iblis dapat membuat benteng di dalam pikiran manusia, Allah juga dapat membuat benteng di dalam manusia. Ayub mempunyai empat karakter yang menonjol di dalam kehidupannya yaitu saleh, jujur, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. Ketika iblis melakukan berbagai pencobaan kepada Ayub seiijin dari Allah, dimulai dari kehilangan anak-anaknya, kesehatannya, istrinya, bahkan dijauhi oleh teman-temannya. Tetapi ketika masalah tersebut muncul, Ayub tetap kuat dan karakter Ayub tetap sama, karena Allah sudah membangun terlebih dahulu banteng dan kubu di dalam pikiran Ayub! Sehingga berkali-kali Alkitab mengatakan bahwa Ayub itu tidak berdosa.   Allah membangun di dalam roh, dengan cara menaruh dan menuliskan hukumNya di dalam akal budi manusia. yaitu melaui mendengarkan dan merenungkan firman sehingga Allah menjadi Allah mereka, dan manusia menjadi umatNya.   *#1. Bagaimana Allah bisa berhasil ...