Langsung ke konten utama

ROMA 15:1-7


MENANGGUNG KELEMAHAN ORANG YANG TIDAK KUAT

15:1 Kita, yang kuat, wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri. 15:2 Setiap orang di antara kita harus mencari kesenangan sesama kita demi kebaikannya untuk membangunnya. 15:3 Karena Kristus juga tidak mencari kesenangan-Nya sendiri, tetapi seperti ada tertulis: "Kata-kata cercaan mereka, yang mencerca Engkau, telah mengenai aku." 15:4 Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci. 15:5 Semoga Allah, yang adalah sumber ketekunan dan penghiburan, mengaruniakan kerukunan kepada kamu, sesuai dengan kehendak Kristus Yesus, 15:6 sehingga dengan satu hati dan satu suara kamu memuliakan Allah dan Bapa Tuhan kita, Yesus Kristus. 15:7 Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemuliaan Allah

gbr: deskgram.org

===========================================================
Orang yang lemah dan orang yang kuat – Kristus menjadi panutan orang percaya
===========================================================

Sekali lagi dan lebih jauh lagi di sini Paulus berbicara mengenai iman dan perjalanan manusia rohani.
Paulus ingatkan untuk kita tidak membiarkan mereka yang lemah dalam keadaannya sekarang. Oleh sebab itu mereka yang sudah pada level air roh lebih dalam – saya lebih suka istilah ini, daripada mengatakan yang lebih kuat  - WAJIB MENANGGUNG KELEMAHAN ORANG YANG TIDAK KUAT.

*Apa maksudnya orang yang tidak kuat atau lemah? Apa arti menanggung kelemahan seseorang? Siapa yang menilai seseorang lebih lemah dari yang lain?  Dan apa maksudnya kesenangan sendiri?*

Yang dimaksud lemah (iman) adalah mereka yang lambat mengalami pertumbuhan dan pembangun manusia spiritualnya (inner man).  Setiap orang percaya harus mengalami kemajuan dan meningkat pertumbuhan rohaninya (zoe life). Ia harus masuk lebih dalam lagi di Sungai air kehidupan. Dari matakaki, ke paha, ke pinggang, ke dada, dan seterusnya sehingga ia mencapai tingkat Galatia 2:20 namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku.

Jadi yang membedakan orang yang lemah dan yang kuat adalah dalam proses transformasi.

Dikatakan lemah oleh karena jiwa (pikiran, perasaan, ukuran, standard, kesenangan) orang itu cenderung mengikuti kehidupan dagingnya (bios life).  Jiwa (psuche life) masih belum mengarah kepada panggilan hidupnya (destiny).
Bahkan banyak orang percaya belum menyadari tujuan hidupnya (destiny) untuk apa ia diselamatkan. Orang percaya semacam itu seperti orang Israel di padang gurun – terus berputar dan tidak pernah sampai ke Tanah Perjanjian.
Apakah ia tidak suka membaca / mendengar firman; menunda-nunda semua keputusan karena belum memiliki ketetapan hati, tidak ada gembala /mentor yang mengarahkan hidupnya, dst. Apa pun alasannya berarti ia senang mempertahankan suatu alasan (reasoning) dan itu berakar dari pride seseorang.
Persoalan kebanyakan orang adalah pride. Dan akan sangat berbahaya jika ia terus berjalan dalam pride. Sikap pride berpusat pada diri sendiri. Ada yang menganggap tidak membutuhkan orang lain, bahkan pada level tertentu ia merasa tidak membutuhkan Tuhan. Pride ini menutup pintu sorga baginya dan bisa juga bagi orang lain di sekitarnya.

Bagi orang percaya tetap saja pride adalah musuh utama. Pride lebih berbahaya daripada iblis. Sebab iblis telah dikalahkan. Ia lebih suka membawa dirinya menurut jalan-jalannya sendiri, pikirannya sendiri, sukanya sendiri. Hidupnya (gaya hidup, kesenangan) larut oleh jiwanya ( psuche ) sendiri yang berasal dan dikendalikan oleh kedagingan.  Dia tidak memilih jalan-jalan Tuhan, melenceng dan memilih keluar dari garis destiny (takdirnya).  Karena orang itu akan melenceng dari  jalan-jalanNya, ia tidak akan mencapai garis-akhir sebagaimana yang Tuhan tetapkan.
Oleh sebab itu mengenakan pikiran Kristus adalah hal yang mutlak bagi setiap orang percaya. *Mengosongkan diri dan takut akan Tuhan adalah dua hal yang mutlak dimiliki setiap pengikut Yesus Kristus.* Merendahkan diri (humble yourself) di hadapan Tuhan untuk menerima keberadaan-Nya.

Tujuan dari bagian ayat-ayat ini adalah mencari kesenangan sesama kita demi kebaikannya untuk membangunnya – dengan jalan menanggung kelemahannya.
Paulus mengatakan secara ekplisit bahwa itu adalah kewajiban kita untuk menanggung kelemahanan orang lain. Wow! Itu sepertinya hal yang hampir mustahil. Berarti bahwa orang yang menanggung kelemahan itu harus mengorbankan sesuatu. Dan ujung-ujungnya kita tau, Yesus Kristus telah mengorbankan diri-Nya demi menanggung kelemahan kita; sehingga ada kesenangan itu,  ada sukacita itu, ada damai, ada terang dan terang itu adalah hidup manusia. Dia adalah jalan dan Dia adalah jawaban.

Tetapi jangan lupa juga Yesus katakan Ia telah mengutus kita kepada dunia ini sama seperti Bapa telah mengutus kita. Yoh 17:18 Sama seperti Engkau telah mengutus Aku ke dalam dunia, demikian pula Aku telah mengutus mereka ke dalam dunia.
Ini berarti kita juga harus menjadi jawaban bagi dunia ini. Ini adalah suatu pekerjaan besar yang tidak mungkin dikerjakan hanya oleh seseorang. Oleh karena itu Paulus katakan kita harus mencapainya dengan satu hati dan satu suara demi memuliakan Tuhan (ay6).

Setiap pengikut Kristus WAJIB mengambil bagian dan di sini “menanggung  kelemahan bagi pertumbuhannya” artinya harus ada penyetaraan (equalization) di antara pengikut Kristus. Apakah ada yang mengajar, ada yang berdoa syafaat, ada yang menasihati, ada yang bernubuat, dst. Ini mengenai kualitas orang percaya dan level air roh, yaitu penyerahan diri. Terlebih ini berbicara mengenai kesatuan dalam Kristus secara korporat, sebagai Tubuh Kristus.

1 Korintus 3:7 Karena itu yang penting bukanlah yang menanam atau yang menyiram, melainkan Allah yang memberi pertumbuhan.  è artinya ini bukan soal persaingan atau kompetisi antar gereja atau antar denominasi.

Efesus 4:13 sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus à tapi persoalan pembangunan, kedewasaan, pertumbuhan dan kesatuan sebagai Tubuh Kristus

Efesus 4:16 Dari pada-Nyalah seluruh tubuh, — yang rapi tersusun dan diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota — menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih.  à membangun secara korporat sebagai bagian dari Tubuh Kristus

===========================

Semua ini dapat dicapai hanya dengan berpegang teguh pada pengharapan (ay 4 & 5) oleh KETEKUNAN DAN PENGHIBURAN.

Ketekunan membutuhkan kemauan dan usaha,komitmen dan memberi diri. Sampai hari ini Tuhan bekerja, kita juga demikian. Iman tidak berdiri sendiri, tapi harus dilakukan. Iman tanpa perbuatan adalah mati. Sebab itu Tuhan memberikan hukum kasih sbb: Kasihilah….dengan segenap hati, segenap jiwa dan segenap kekuatan. Kekuatan untuk apa? Untuk bekerja dan bertekun!

Filipi 2:12  Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir,

è Mengerjakan keselamatan di sini bukan untuk memperoleh keselamatan; tetapi bagaimana membangun dan mengisi keselamatan yang sudah kita peroleh itu. Ini adalah untuk melakukan pekerjaan baik yang Allah sediakan bagi kita.

Efesus 2:10 Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya

à pekerjaan yang dari Tuhan

Filipi 2:13  karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya.  

è Allah terus mendorong dan bekerja di dalam kita supaya memiliki kemauan dan keteguhan untuk melakukan pekerjaan baik.

Kolose 1:10 sehingga hidupmu layak di hadapan-Nya serta berkenan kepada-Nya dalam segala hal, dan kamu memberi buah dalam segala pekerjaan yang baik dan bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah

à memperoleh keselamatan dan sorga itu gratis; tetapi untuk menjadi layak dan mendapatkan pekenanan-Nya membutuhkan ketekunan dan hasil dalam pekerjaan baik.

Perumpamaan mengenai KERAJAAN SORGA

Matius 25:14  "Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau bepergian ke luar negeri, yang memanggil hamba-hambanya dan mempercayakan hartanya kepada mereka. Matius 25:19  Lama sesudah itu pulanglah tuan hamba-hamba itu lalu mengadakan perhitungan dengan mereka. Matius 25:23  Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu (welldone) itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.

è Sorga itu gratis, tetapi Kerajaan Sorga itu tidak gratis, kita harus bekerja

Matius 25:24-26  Kini datanglah juga hamba yang menerima satu talenta itu dan berkata: Tuan, aku tahu bahwa tuan adalah manusia yang kejam yang menuai di tempat di mana tuan tidak menabur dan yang memungut dari tempat di mana tuan tidak menanam. Karena itu aku takut dan pergi menyembunyikan talenta tuan itu di dalam tanah: Ini, terimalah kepunyaan tuan! Maka jawab tuannya itu: Hai kamu, hamba yang jahat dan malas, jadi kamu sudah tahu, bahwa aku menuai di tempat di mana aku tidak menabur dan memungut dari tempat di mana aku tidak menanam? 

Matius 25:30  Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi."

è Tuan itu mengatakan hamba itu sudah tau. Hamba ini seperti ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi yang memiliki pengetahuan yang luas tentang agama, tetapi tidak melakukan apa-apa. Dia hidup dari benih pohon pengetahuan yang baik dan jahat dan hidup di dalamnya.

Matius 5:20
Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.

Matius 7:21
Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.

è Sorga disediakan bagi setiap orang, tetapi Kerajaan Sorga tidak untuk semua orang, melainkan bagi dia yang melakukan firman dan kehendak Bapa.

è Jadi ada perbedaan antara sorga dan Kerajaan Sorga

Wahyu 2:2 Aku tahu segala pekerjaanmu: baik jerih payahmu maupun ketekunanmu. ……

à dari kitab Kejadian sampai dengan kitab Wahyu, semua harus bekerja
Pada tingkat kedewasaan / level hubungan tertentu dengan Tuhan –  kita bisa membedakan mana pekerjaan si jahat, mana pekerjaan kedagingan (the work of the flesh), mana pekerjaan Roh (the work of Holy Spirit) dan mana pekerjaan Tuhan (the work of God).  Tanpa bisa membedakannya sulit bagi orang percaya untuk bertumbuh dan membangun manusia batinnya seperti yang Tuhan kehendaki.

Postingan populer dari blog ini

Mengatasi Spirit Amalek

Perang Melawan Spirit Amalek Dari Generasi ke Generasi Spirit Amalek adalah spirit cinta akan uang, keserakahan, egoisme, spirit familiarity (minta dimaklumi oleh Tuhan untuk suatu perbuatan yang dipandang baik). Spirit Amalek membuat orang percaya menjadi batu sandungan, mencari kesempatan dari kelemahan orang, bahkan menahan kegerakan Tuhan. Kita melihat spirit keserakahan yang sama beroperasi di banyak pemimpin Gereja , bahkan hari ini. L ebih dari apa pun, hal ini telah mendiskualifikasi mereka untuk mengecap firman yang baik dan karunia-karunia dunia yang akan datang ( from ruling in the Tabernacles Age to come, Ibrani 6:5) . Kisah Purim kembali ke waktu ketika orang Amalek menyerang Israel beberapa minggu setelah mereka meninggalkan Mesir di bawah Musa. Kisah ini dicatat dalam Keluaran 17: 8-16. Setelah pertempuran .... (14) Lalu berkatalah TUHAN kepada Musa, "Tulis kanlah semuanya ini dalam sebuah kitab sebagai tanda peringatan, dan ingatkanlah kep...

Delusi Ego Manusia

Umat ​​manusia percaya bahwa dirinya adalah tuhan (oleh karena kehendak bebas yang dimilikinya), dan hanya tunduk pada dirinya sendiri — tetapi ia hanyalah manusia fana yang tertipu oleh si jahat. Saya ingin membuktikan anggapan ini dengan mengutip kisah menara Babel. Kejadian 11:6 (TB) dan Ia berfirman: "Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana. Perhatikan "mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana" . Artinya, Allah pun mengakui bahwa kekuatan dari kesatuan dan kesepatan manusia yang memilih memakai kehendak bebasnya, tanpa sedikitpun faktor Tuhan.  Justru mereka merasa jadi tuhan. Mereka membangun gambar diri (image) mereka dan mencari nama atau reputasinya. Padahal Tuhanlah yang ingin menjadikan mereka serupa dan segambar (image) dengan diriNya. Tapi bukan ...

Efesus 3:16-20 - DOA PAULUS

MEMPERBESAR KAPASITAS ROH Efesus 3:16-20 3:16  Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan   kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, 3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. 3:18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 3:19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, Doa yang disampaikan  dalam Efesus 3: 16-20 pada dasarnya ada lima hal yang  rasul Paulus doakan agar mereka dan kita memiliki: ...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

YUSUF ARITMATEA MENJADI GENERASI PENGGENAP

gambar: myeastercandy.blogspot.co.id Ada orang-orang yang Tuhan sudah siapkan dan tetapkan untuk menjadi pelaksana dari firman-Nya. Di saat saat kritis dan penting banyak orang terkejut,  tidak menyangka, ada orang-orang yang bisa melakukan hal-hal yang kristis. Nama Yusuf dari Arimatea baru muncul di saat-saat kematian Yesus. Dia bukan termasuk 12 murid Yesus. Tidak juga termasuk 70 murid Yesus atau 500 murid Yesus yang lainnya. Yusuf Arimatea tiba-tiba muncul di saat yang kritis sekali.  Ketika tidak ada seorang pun yang tidak punya akses kepada Pontius Pilatus, ternyata muncul Yusuf dari Arimatea. Ketika itu murid-murid Yesus yang sudah mengikuti Dia tiga setengah tahun lamanya semua lari meninggalkan Yesus dan tercerai-berai. Jadi siapa yang akan menguburkan mayat Yesus dengan layak? Siapa yang bisa menggenapkan firman perkataan Tuhan?   Membuat kita terkejut; kapan Tuhan menyiapkannya?  Alkitab hanya menyebut dia adalah seseorang yang berasal da...

ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) - The Boundless Spirit UR #225

Berikut adalah catatan  dari khotbah THE UPPER ROOM 225 oleh Dr. Jonathan David pada tanggal 24 Maret 2026 yang berjudul "ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1)" : THE UPPER ROOM 225 - 24 Maret 2026 ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) Pembicara: Dr. Jonathan David 1. Pendahuluan & Doa Pembuka Pencurahan Terakhir: Tuhan berfirman akan ada pencurahan terakhir Roh Kudus yang akan mengakhiri segalanya dan memulai zaman baru, yaitu zaman kebenaran . Manifestasi Roh Kudus: Roh Kudus akan membawa umat-Nya kepada kebenaran, pewahyuan, pengertian, hikmat, dan memberikan informasi rahasia serta pengertian mendalam yang hanya diberikan oleh surga . Musuh tidak akan bisa memotong informasi atau apa yang Tuhan katakan kepada kita . Kisah Mendengar Suara Tuhan: Pembicara menceritakan pengalaman tentang seorang wanita yang mengaku bersedia membayar 1 juta dolar untuk bisa mendengar suara Tuhan . Namun, ketika ditawari CD dan catatan khotbah seharga USD 55, wanita tersebut mengeluh mahal...

Rumah Rohani

POLA   RUMAH   ROHANI Ps. Ir. Djonny Tambunan Sekaranglah waktunya, apa yang pernah saudara terima perkataan Tuhan itu, janji Tuhan, nubuatan itu, maka kita akan menerimanya, kita akan menikmatinya dan kita akan menggenapinya. Jangan lihat ke belakang. Tuhan berkata: Apa yang Ku firmankan akan Ku genapi segera dengan sempurna. Kapan kita siap? Selama kita tidak siap tidak akan tergenapi. Kalo kita mengambil sikap seperti binatang-binatang yang masuk ke dalam bahterah Nuh, maka kita akan masuk. Nuh hanya menyediakan satu jenis makanan bagi semua binatang. Semua orang yang mengambil sikap seperti Ishak itulah yang akan menerima warisan.   Harta yang berharga tidak diberikan kepada mereka yang bersikap seperti anjing dan babi. Apa yang membuat kita masuk atau tidak adalah keputusan kita sendiri, sikap kita sendiri. Jangan minta waktu, karena waktu tidak bisa mengubah saudara , tapi apa merubah kita adalah keputusan kita. Lupakan yang di belakangmu, apakah...

Upper Room 35 – DR. Jonathan David

  Dobel dekade sorga terbuka, ketajaman profetik, posisi strategis dan demonstrasi Roh adalah anugerah yang diberikan Tuhan Yang Mahatinggi untuk kita menghadapi tantangan 20 tahun hari-hari terakhir ini (2019-2039). 08-02-2022 Sorga terbuka dan Roh Kudus turun. Sekarang aku bisa memulai pelayanan. Hal-hal supranatural akan mengambil alih. Roh Kudus jadilah pemimpinku sebagaimana Kau memimpin Kristus. Kesaksian dari Roh, bahwa aku adalah anak Allah yang hidup, bergabung dengan Kristus dan mewarisi yang Tuhan sediakan. Ketajaman profetik, dobel dekade sorga terbuka, posisi strategis dan demonstrasi Roh akan jadi porsi hidup kami dalam 2 dekade sorga terbuka 2019-2039. Selama 40 hari 40 malam Goliath menantang orang Israel.   Daud membangkitkan keberaniannya ketika Isai memberikan tugas mengantar makanan. Pergi dan lihat. Dia dengarkan nasihat bapanya dan tugas itu sudah diset. Berapa banyak yang mentaati bapa rohani? Kita kehilangan pesan itu. Dan Bileam dicemari oleh...

Orang Benar (MKS #39)

Dalam video berjudul " Manusia Kerajaan Sorga 39" , Papa Djonny menyampaikan pesan mendalam mengenai perjalanan iman Abraham, khususnya berfokus pada peristiwa pengorbanan Ishak di Kejadian 22. Berikut adalah rincian pesan-pesan yang disampaikan: 1. Makna "Sekarang Aku Tahu" (For Now I Know) Papa Djonny menyoroti pernyataan Tuhan dalam Kejadian 22:12, "Sebab telah Kuketahui sekarang bahwa engkau takut akan Allah." [ 06:41 ]. Istilah "Yada": Dalam bahasa Ibrani, kata "tahu" menggunakan kata Yada (H3045), yang bukan sekadar tahu secara intelektual, tetapi berarti pengenalan yang sangat intim, seperti hubungan suami-istri [ 09:21 ]. Benih Ilahi: Hal ini menunjukkan bahwa Abraham membiarkan dirinya "disetubuhi" oleh Allah dalam arti rohani, di mana benih firman Tuhan masuk dan dikandung dalam hidupnya untuk mewujudkan rencana-Nya [ 12:54 ]. Keyakinan Tuhan: Melalui ujian pengorbanan Ishak, Tuhan menemukan bahwa dalam piki...

Membangun Benteng Perlindungan

SATE 10 December 2020   Bacalah terlebih dahulu: Ibrani 8:7-10, Ayub 1:1 Sebagaimana iblis dapat membuat benteng di dalam pikiran manusia, Allah juga dapat membuat benteng di dalam manusia. Ayub mempunyai empat karakter yang menonjol di dalam kehidupannya yaitu saleh, jujur, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. Ketika iblis melakukan berbagai pencobaan kepada Ayub seiijin dari Allah, dimulai dari kehilangan anak-anaknya, kesehatannya, istrinya, bahkan dijauhi oleh teman-temannya. Tetapi ketika masalah tersebut muncul, Ayub tetap kuat dan karakter Ayub tetap sama, karena Allah sudah membangun terlebih dahulu banteng dan kubu di dalam pikiran Ayub! Sehingga berkali-kali Alkitab mengatakan bahwa Ayub itu tidak berdosa.   Allah membangun di dalam roh, dengan cara menaruh dan menuliskan hukumNya di dalam akal budi manusia. yaitu melaui mendengarkan dan merenungkan firman sehingga Allah menjadi Allah mereka, dan manusia menjadi umatNya.   *#1. Bagaimana Allah bisa berhasil ...