Langsung ke konten utama

HIDUP YANG KEKAL

Pagi ini saya belajar bahwa hidup yang kekal itu tidak tergantung di mana kita berada. Malahan sorga bukan tempat yang bisa dikatakan tempat yang ideal di mana kita hidup dalam kekekalan, sebab dikatakan bumi dan sorga bisa berlalu, tetapi perkataan-Ku tinggal tetap (Mat 24:35).  Sorga-sorga dan bumi diciptakan oleh Firman atau perkataan Tuhan.

Apa artinya ini? Tuhan bukan hanya menyediakan sorga buat hidup kita, tetapi  Sorga hanya lah sebagian dari apa yang Tuhan sudah sediakan. IA menyediakan semua dan segala sesuatu demi kita bisa masuk kepada hidup yang kekal. Tujuan penebusan Yesus Kristus yang diutus Bapa bukan hanya sorga, dan sorga bukanlah hidup yang kekal itu. Sorga adalah tempat bukan kehidupan.


gbr: www.biblestudytools.com


In the beginning God created the heavens and the earth (Genesis 1:1 NKJV).

Sungguh luarbiasa dikatakan "heavens and the earth" diciptakan pada waktu yang bersamaan dengan keadaan yang serupa, dengan usia yang sama. Oleh sebab itu jika sorga berlalu dan lenyap maka bumi pun akan lenyap, secara bersamaan, tidak sendiri-sendiri.

Ada bukti yang kuat yang dikatakan Alkitab bahwa sorga itu bukan tempat yang ideal, sebab sepertiga dari jumlah malaikat telah memberontak dan jatuh dalam dosa menjadi iblis.

Jika saja sorga bukan tempat yang ideal, bagaimana bumi? Bagaimana planet-planet yang lain? Dari sini kita tau, sesungguhnya tidak ada tempat yang namanya "safe heaven".  Jadi di mana tempat yang ideal sebenarnya?

Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu. Matius 24:35 

Jadi satu-satunya tempat yang ideal dan yang kekal adalah tinggal dalam perkataan Tuhan.  

Yesus - sebagai Anak Manusia - walau pun harus turun ke dunia orang mati dan turun ke neraka, tapi sebenarnya Ia tinggal dalam perkataan Tuhan.

Dengan selamat IA melalui jalan yang belum pernah diinjak kaki-NYA  (Yesaya 41:3).

Jadi apakah dapat dikatakan bahwa kita yang hidup sekarang atau pun yang sekarang hidup ini adalah hidup dalam kesia-siaan? Mereka yang telah berada terlebih dulu dalam tempat penantian ke sorga (hades) hidup dalam kesia-siaan? Bisa jadi. Memperoleh sorga tidak berarti telah menjalani kehidupan yang tidak sia-sia. Sorga hanyalah sebagian dari hidup yang kekal itu. Sebagian besar orang bisa dikatakan sebagian dari umur hidupnya dijalankan dalam kesia-siaan.

Jawab Yakub kepada Firaun: "Tahun-tahun pengembaraanku sebagai orang asing berjumlah seratus tiga puluh tahun. Tahun-tahun hidupku itu sedikit saja dan buruk adanya, tidak mencapai umur nenek moyangku, yakni jumlah tahun mereka mengembara sebagai orang asing." Kejadian 47:9

Yakub menyimpulkan dan mengatakan bahwa hidupnya selama 130 tahun itu kebanyakan ia melakukan hal-hal yang sia-sia: sedikit saja dan buruk adanya.

Pengkhotbah 6:12a Karena siapakah yang mengetahui apa yang baik bagi manusia sepanjang waktu yang pendek dari hidupnya yang sia-sia, yang ditempuhnya seperti bayangan? 

Penulis kitab Pengkhotbah adalah Salomo. Tuhan tau persis jawaban atas pertanyaan daripada orang yang paling berhikmat dan paling kaya yang pernah hidup ini dan tidak akan ada lagi yang seperti dia.

Menurut Pengkhotbah apa yang dicari dan semua yang didapat oleh manusia termasuk kesenangan itu adalah kesia-siaan dan usahanya dengan berjerih-payah seperti usaha menjaring angin.

Pengkhotbah 2:11 Ketika aku meneliti segala pekerjaan yang telah dilakukan tanganku dan segala usaha yang telah kulakukan untuk itu dengan jerih payah, lihatlah, segala sesuatu adalah kesia-siaan dan usaha menjaring angin; memang tak ada keuntungan di bawah matahari. 

Memang manusia dan bahkan seluruh makhluk didesain Tuhan untuk hidup sia-sia.

Roma 8:19 Sebab dengan sangat rindu seluruh makhluk menantikan saat anak-anak Allah  dinyatakan. 8:20 Karena seluruh makhluk telah ditaklukkan kepada kesia-siaan, bukan oleh kehendaknya sendiri, tetapi oleh kehendak Dia, yang telah menaklukkannya. 

Pengkhotbah 2:1  Aku berkata dalam hati: "Mari, aku hendak menguji kegirangan! Nikmatilah kesenangan! Tetapi lihat, juga itu pun sia-sia."

Hanya Tuhan sendiri yang sanggup memerdekakan hidup manusia dari kesia-siaan kepada hidup dalam kekekalan. Tuhan bekerja sesuai dengan rencana-Nya untuk memerdekakan manusia dan seluruh makhluk dari keterbatasannya.

Ia akan menjadikan anak-anak manusia yang sudah ditetapkan-Nya, dipanggilan-Nya dan dipilih-Nya untuk menjadi anak-anak Allah. Pada waktunya anak-anak Allah ini akan dinyatakan dalam kemuliaannya.

Tuhan telah datang dalam rupa Anak Manusia. Ia pada mulanya adalah Firman. Dan Firman itu telah datang dan diam di antara kita. Firman yang telah menjadi manusia.

Yohanes 1:1 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. 1:2 Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. 1:3 Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan. 1:4 Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia. 1:5 Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya.  

Yohanes 1:9 Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia. 1:10 Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya. 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; 1:13 orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah. 

Yohanes 1:14 Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.

Ia datang untuk memberikan hidup dan hidup yang berkelimpahan. 

Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. Yohanes 10:10b

Hidup yang berkelimpahan itu berbicara mengenai kebenaran, kuasa dan kasih karunia oleh Roh Kudus bagi orang yang menerima-Nya. 

Yohanes 1:16 Karena dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia; 1:17 sebab hukum Taurat diberikan oleh Musa, tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus Kristus. 1:18 Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya.

Hidup yang berkelimpahan itu melampaui segala keterbatasan dan kelemahan dalam tubuh ragawi yang terbatas ini. 

Syarat untuk masuk dan mengalami hidup yang kekal di bumi ini adalah ketika tidak ada satu pun yang menjadi penghalang hubungan antara kita dan Tuhan. Yakub masih menggunakan kekuatannya dan pengertiannya sendiri ketika sudah mengalami hidup di bawah sorga yang tebuka. Setelah menjadi Israel, dimasa tuanya ia juga masih menyisakan 'favoritisme' kepada Rahel dan anak-anaknya (Yusuf dan Benyamin).Hal itu dihancurkan Tuhan dengan kematian Rahel ketika melahirkan Benyamin. Dan Yehuda meluluhkan hati Yakub dengan perkataannya yang seperti singa yang mengaum sebelum Israel dan keluarganya berangkat ke Mesir, sehingga Yakub keluar dari kesia-sian hidup dan masuk kepada hidup yang kekal. Maka ia dapat menjawab dengan tepat kepada Firaun mengenai "usianya" dan hidupnya.

Ketika kita hidup dalam perkataan-Nya, menurut dan taat akan Firman-Nya maka kita hidup dari kepenuhan-Nya yang melimpah-limpah dengan kasih karunia demi kasih karunia.

Murid-murid-Nya menyadari apa yang dibawa oleh Yesus dari sorga ke dunia ini.

Yohanes 6:68  Jawab Simon Petrus kepada-Nya: "Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi? Perkataan-Mu adalah perkataan hidup yang kekal.

Perkataan Yesus memberikan hidup yang kekal. Mengapa? Sebab Ia adalah Anak Tunggal Allah yang ada di pangkuan Bapa. Dia mengetahui segala rahasia dan kepenuhan ke-Allah-an, walau pun saat itu Dia mengosongkan diri-Nya dari ke-Allah-an dan ke-muliaan-Nya; tetap Ia adalah Firman yang menjadi manusia. Yesus hidup dalam dimensi-dimensi yang dimiliki Bapa (pangkuan Bapa) sehingga Ia dapat menyatakan Bapa di dalam diri-Nya.

Hanya hidup dalam firman-Nya maka kita hidup di luar kesia-siaan. Hidup dalam kelimpahan. Hidup dalam kemenangan. Hidup dalam kemerdekaan sepenuhnya. Hidup yang penuh arti. Hidup  dan kepenuhan sebagai ciptaan baru dari Yesus Kristus, melakukan pekerjaan baik yang Tuhan sudah siapkan sejak sebelum bumi dijadikan. Bukan pekerjaan menjaring angin, bukan berjerih-payah, tapi pekerjaan baik yang memuliakan nama Tuhan di bumi ini.

Bukan oleh kuat dan gagah kami, tapi oleh Roh-Mu Tuhan. Engkau yang telah menetapkan kami menjadi milik-Mu. Kau menetapkan pula langkah-langkah kami. Kau telah memeteraikan kami dengan Roh-Mu yang kudus, menjadi jaminan supaya kami berhasil. Sungguh besar rencana-Mu. Sungguh besar karya-Mu Yesus.

Sungguh mulia dan agung hati-Mu Tuhan. Engkau terus bekerja mengalirkan kasih karunia-Mu. Dengan kasih setia-Mu Kau terus membangun kami, memperbesar kapasitas kami yang terbatas ini. Tidak ada yang mustahil bagi-Mu. Kau menjadikan kami yang mustahil bisa menerima-Mu dalam keterbatasan kami, dalam keadaan kami yang natural. Kau menjadikan yang mustahil menjadi natural bagi hidup kami. Kami yang terbatas Kau jadikan kami tidak terbatas. Kau jadikan kami sebagai ciptaan baru yang tidak terbatas.

Perkataan-Mu adalah perkataan yang hidup dan kekal. Sebab itu ketika kami hidup dalam perkataan-Mu, Kau membawa kami, Kau membungkus kami dalam kekekalan-Mu.

Kau adalah jalan dan kebenaran dan hidup. Bawalah kami agar tidak keluar dari kebenaran dan jalan-jalan-Mu agar kami hidup bersama-Mu. Dengan pengertian dan pemahaman akan kebenaran-Mu kami dapat mengekspresikan iman kami, kami dapat melakukan perkataan-Mu. Kami dapat memanifestasikan iman yang bekerja sesuai dengan kehendak dan rancangan Bapa.  Kami bisa mengerjakan apa yang Kau perintahkan dan apa yang Kau kehendaki kami lakukan.

O...selalu indah tinggal di dalam persekutuan dengan-Mu. Sungguh indah hidup di hadapan-Mu, hidup bersama-Mu, hidup dalam perkataan-Mu, hidup dalam kemuliaan, hidup karena kasih-Mu. Terimakasih Tuhan, kami dipenuhi dengan minyak yang baru dan kami dapat mengecap dan merasakan anggur yang baru. Karena kami diberikan kuasa untuk menikmati kelimpahan hidup.

Engkau Tuhan, telah membuka sorga dan tingkap-tingkap langit. Terimakasih kami boleh hidup di bawah sorga yang terbuka. Terimaksih Engkau juga sudah memberikan kepada kami, kemuliaan-Mu yang Kau miliki sejak sebelum dunia dijadikan. Dapat kami rasakan kebaikan-Mu. Dapat kami alami kasih-Mu. Kami mengalami kemenangan demi kemenangan. Kami masuk ke dalam kemuliaan kepada kemuliaan. Kami keluar dari kesia-siaan hidup dan masuk ke dalam kekekalan-Mu.

Terimakasih Bapa di dalam nama Yesus Kristus. Amin.


Postingan populer dari blog ini

Mengatasi Spirit Amalek

Perang Melawan Spirit Amalek Dari Generasi ke Generasi Spirit Amalek adalah spirit cinta akan uang, keserakahan, egoisme, spirit familiarity (minta dimaklumi oleh Tuhan untuk suatu perbuatan yang dipandang baik). Spirit Amalek membuat orang percaya menjadi batu sandungan, mencari kesempatan dari kelemahan orang, bahkan menahan kegerakan Tuhan. Kita melihat spirit keserakahan yang sama beroperasi di banyak pemimpin Gereja , bahkan hari ini. L ebih dari apa pun, hal ini telah mendiskualifikasi mereka untuk mengecap firman yang baik dan karunia-karunia dunia yang akan datang ( from ruling in the Tabernacles Age to come, Ibrani 6:5) . Kisah Purim kembali ke waktu ketika orang Amalek menyerang Israel beberapa minggu setelah mereka meninggalkan Mesir di bawah Musa. Kisah ini dicatat dalam Keluaran 17: 8-16. Setelah pertempuran .... (14) Lalu berkatalah TUHAN kepada Musa, "Tulis kanlah semuanya ini dalam sebuah kitab sebagai tanda peringatan, dan ingatkanlah kep...

Delusi Ego Manusia

Umat ​​manusia percaya bahwa dirinya adalah tuhan (oleh karena kehendak bebas yang dimilikinya), dan hanya tunduk pada dirinya sendiri — tetapi ia hanyalah manusia fana yang tertipu oleh si jahat. Saya ingin membuktikan anggapan ini dengan mengutip kisah menara Babel. Kejadian 11:6 (TB) dan Ia berfirman: "Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana. Perhatikan "mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana" . Artinya, Allah pun mengakui bahwa kekuatan dari kesatuan dan kesepatan manusia yang memilih memakai kehendak bebasnya, tanpa sedikitpun faktor Tuhan.  Justru mereka merasa jadi tuhan. Mereka membangun gambar diri (image) mereka dan mencari nama atau reputasinya. Padahal Tuhanlah yang ingin menjadikan mereka serupa dan segambar (image) dengan diriNya. Tapi bukan ...

Efesus 3:16-20 - DOA PAULUS

MEMPERBESAR KAPASITAS ROH Efesus 3:16-20 3:16  Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan   kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, 3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. 3:18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 3:19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, Doa yang disampaikan  dalam Efesus 3: 16-20 pada dasarnya ada lima hal yang  rasul Paulus doakan agar mereka dan kita memiliki: ...

ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) - The Boundless Spirit UR #225

Berikut adalah catatan  dari khotbah THE UPPER ROOM 225 oleh Dr. Jonathan David pada tanggal 24 Maret 2026 yang berjudul "ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1)" : THE UPPER ROOM 225 - 24 Maret 2026 ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) Pembicara: Dr. Jonathan David 1. Pendahuluan & Doa Pembuka Pencurahan Terakhir: Tuhan berfirman akan ada pencurahan terakhir Roh Kudus yang akan mengakhiri segalanya dan memulai zaman baru, yaitu zaman kebenaran . Manifestasi Roh Kudus: Roh Kudus akan membawa umat-Nya kepada kebenaran, pewahyuan, pengertian, hikmat, dan memberikan informasi rahasia serta pengertian mendalam yang hanya diberikan oleh surga . Musuh tidak akan bisa memotong informasi atau apa yang Tuhan katakan kepada kita . Kisah Mendengar Suara Tuhan: Pembicara menceritakan pengalaman tentang seorang wanita yang mengaku bersedia membayar 1 juta dolar untuk bisa mendengar suara Tuhan . Namun, ketika ditawari CD dan catatan khotbah seharga USD 55, wanita tersebut mengeluh mahal...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

YUSUF ARITMATEA MENJADI GENERASI PENGGENAP

gambar: myeastercandy.blogspot.co.id Ada orang-orang yang Tuhan sudah siapkan dan tetapkan untuk menjadi pelaksana dari firman-Nya. Di saat saat kritis dan penting banyak orang terkejut,  tidak menyangka, ada orang-orang yang bisa melakukan hal-hal yang kristis. Nama Yusuf dari Arimatea baru muncul di saat-saat kematian Yesus. Dia bukan termasuk 12 murid Yesus. Tidak juga termasuk 70 murid Yesus atau 500 murid Yesus yang lainnya. Yusuf Arimatea tiba-tiba muncul di saat yang kritis sekali.  Ketika tidak ada seorang pun yang tidak punya akses kepada Pontius Pilatus, ternyata muncul Yusuf dari Arimatea. Ketika itu murid-murid Yesus yang sudah mengikuti Dia tiga setengah tahun lamanya semua lari meninggalkan Yesus dan tercerai-berai. Jadi siapa yang akan menguburkan mayat Yesus dengan layak? Siapa yang bisa menggenapkan firman perkataan Tuhan?   Membuat kita terkejut; kapan Tuhan menyiapkannya?  Alkitab hanya menyebut dia adalah seseorang yang berasal da...

Upper Room 35 – DR. Jonathan David

  Dobel dekade sorga terbuka, ketajaman profetik, posisi strategis dan demonstrasi Roh adalah anugerah yang diberikan Tuhan Yang Mahatinggi untuk kita menghadapi tantangan 20 tahun hari-hari terakhir ini (2019-2039). 08-02-2022 Sorga terbuka dan Roh Kudus turun. Sekarang aku bisa memulai pelayanan. Hal-hal supranatural akan mengambil alih. Roh Kudus jadilah pemimpinku sebagaimana Kau memimpin Kristus. Kesaksian dari Roh, bahwa aku adalah anak Allah yang hidup, bergabung dengan Kristus dan mewarisi yang Tuhan sediakan. Ketajaman profetik, dobel dekade sorga terbuka, posisi strategis dan demonstrasi Roh akan jadi porsi hidup kami dalam 2 dekade sorga terbuka 2019-2039. Selama 40 hari 40 malam Goliath menantang orang Israel.   Daud membangkitkan keberaniannya ketika Isai memberikan tugas mengantar makanan. Pergi dan lihat. Dia dengarkan nasihat bapanya dan tugas itu sudah diset. Berapa banyak yang mentaati bapa rohani? Kita kehilangan pesan itu. Dan Bileam dicemari oleh...

Rumah Rohani

POLA   RUMAH   ROHANI Ps. Ir. Djonny Tambunan Sekaranglah waktunya, apa yang pernah saudara terima perkataan Tuhan itu, janji Tuhan, nubuatan itu, maka kita akan menerimanya, kita akan menikmatinya dan kita akan menggenapinya. Jangan lihat ke belakang. Tuhan berkata: Apa yang Ku firmankan akan Ku genapi segera dengan sempurna. Kapan kita siap? Selama kita tidak siap tidak akan tergenapi. Kalo kita mengambil sikap seperti binatang-binatang yang masuk ke dalam bahterah Nuh, maka kita akan masuk. Nuh hanya menyediakan satu jenis makanan bagi semua binatang. Semua orang yang mengambil sikap seperti Ishak itulah yang akan menerima warisan.   Harta yang berharga tidak diberikan kepada mereka yang bersikap seperti anjing dan babi. Apa yang membuat kita masuk atau tidak adalah keputusan kita sendiri, sikap kita sendiri. Jangan minta waktu, karena waktu tidak bisa mengubah saudara , tapi apa merubah kita adalah keputusan kita. Lupakan yang di belakangmu, apakah...

Kepenuhan keallahan (the fullness of the Godhead) di dalam Yesus dan Orang Percaya (MKS #42)

Ringkasan: Khotbah Ps. Djonny ini masih membahas konsep iman yang hidup melalui teladan perjalanan hidup Abraham . Bahwa iman sejati bukan sekadar pengakuan, melainkan harus diwujudkan melalui perbuatan nyata yang mendasari setiap keputusan hidup sehari-hari. Penulis menjelaskan bahwa ketika seseorang lahir baru, mereka menerima benih ilahi dan potensi Allah yang harus dikembangkan hingga mencapai kedewasaan spiritual. Melalui ketaatan Abraham, Allah menyingkapkan rahasia kerajaan-Nya yang kemudian diwariskan secara spiritual kepada generasi berikutnya sebagai keturunan Abraham . Fokus utama narasi ini adalah ajakan bagi jemaat untuk bertumbuh dewasa dan tidak menjadi bayi rohani agar dapat menerima janji warisan ilahi . Akhirnya, iman tersebut dipandang sebagai kunci untuk menampilkan dimensi rupa Allah dan mengalahkan kuasa maut di dunia. Ibadah JMD Bandung 14 Juni 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 42" Berikut adalah ringkasan poin-poin penting serta penjelasan detailnya:...

Membangun Benteng Perlindungan

SATE 10 December 2020   Bacalah terlebih dahulu: Ibrani 8:7-10, Ayub 1:1 Sebagaimana iblis dapat membuat benteng di dalam pikiran manusia, Allah juga dapat membuat benteng di dalam manusia. Ayub mempunyai empat karakter yang menonjol di dalam kehidupannya yaitu saleh, jujur, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. Ketika iblis melakukan berbagai pencobaan kepada Ayub seiijin dari Allah, dimulai dari kehilangan anak-anaknya, kesehatannya, istrinya, bahkan dijauhi oleh teman-temannya. Tetapi ketika masalah tersebut muncul, Ayub tetap kuat dan karakter Ayub tetap sama, karena Allah sudah membangun terlebih dahulu banteng dan kubu di dalam pikiran Ayub! Sehingga berkali-kali Alkitab mengatakan bahwa Ayub itu tidak berdosa.   Allah membangun di dalam roh, dengan cara menaruh dan menuliskan hukumNya di dalam akal budi manusia. yaitu melaui mendengarkan dan merenungkan firman sehingga Allah menjadi Allah mereka, dan manusia menjadi umatNya.   *#1. Bagaimana Allah bisa berhasil ...