Langsung ke konten utama

KUASA KEBANGKITAN

RESURRECTION POWER

Kekekalan bukan berarti mati, lalu masuk ke sorga, tapi bagaimana hidup dalam firmanNya ( di bumi ini atau di mana pun dan kapan pun), sebab langit dan bumi akan berlalu, tapi firman-Ku tinggal tetap, kata Tuhan. 



Gbr: wp.experiencehim.org


HIDUP DIBAWAH SORGA YANG TERBUKA  (living under open heaven) tidak bisa sembarangan, tetapi harus DALAM PATRON ILAHI untuk dapat menerima KEMULIAAN dan HIDUP YANG KEKAL. Yakub hidup di bawah sorga yang terbuka, tapi masih memakai pikiran dan caranya (walau pun sudah tidak ada lagi kekhawatiran tentang kehidupan sehari-hari) sampai ia diubahkan. Seseorang bisa saja menjalani hidup dalam kesia-siaan di bawah sorga yang terbuka dan tidak sampai kepada kemuliaan dan kekekalan.

Salomo adalah orang yang paling kaya yang pernah hidup di bumi ini. Sampai sekarang ini  dan sampai kapan pun tidak ada seorang  pun yang dapat menyamainya dalam hal apa pun. Sebagai seorang pria, dia tidak menahan matanya dan keinginannya akan kesenangan dunia ini, namun hikmatnya mengatakan semua yang telah dijalaninya semua itu sia-sia. Salomo telah mencapai apa yang diinginkannya dan bahkan telah menjalankan perintah Tuhan untuk membangun Bait Suci. Dia telah mencapai destiny hidupnya, tapi tidak pernah mencapai garis akhir seperti kehendak Tuhan. Kemuliaan Tuhan hadir, tapi dia tidak pernah memperoleh kemuliaannya sendiri. Apa yang dimilikinya tidak bisa membawanya kepada kekekalan.

KEMULIAAN tidak lain adalah KUASA KEBANGKITAN (resurrection power), sehingga kita bisa memperoleh hidup yang kekal.

Kehidupan kekal dimulai oleh RESURRECTION POWER yang bekerja untuk MEMERDEKAKAN kita DARI KESIA-SIAAN hidup dan KEBODOHAN, dan MASUK KEPADA KEMULIAAN  (dengan didahului kemenangan demi kemenangan itu). 

Resurrection power itu menjadi kekekalan yang kita terima.

Romans 1:4 and declared to be the Son of God with POWER according to the Spirit of holiness, by the RESURRECTION from the dead.

Semuanya dikerjakan oleh Roh Kudus sebagai sumber anugerah utama dan oleh mereka yang Dia utus sebagai mitraNya supaya jemaat mengalami pembentukan dan dapat dijadikan Roh Kudus sesuai dengan kehendak Nya dan panggilan Nya buat tiap-tiap orang percaya yang telah ditetapkan Nya, dipanggil dan dipilih Bapa menjadi milik kepunyaan Nya.

Resurrection power ini akan membangkitkan mereka pada kebangkitan pertama sebab kebangkitan kedua tidak mempunyai kuasa (Rev 20:6 .... has no power).

Revelation 20:6  Blessed and holy is he who has part in the first resurrection. Over such the second death has no power, but they shall be priests of God and of Christ, and shall reign with Him a thousand years.

Kebangkitan pertama akan menjadikan kita sebagai imam-imam Allah dan raja dan Kristus yang akan memerintah di bumi ini dalam kerajaan 1000 tahun. Tujuan Tuhan menjadikan kita sebagai satu bangsa yang kudus, milik kepunyaan-Nya sendiri, yaitu imamat yang rajani.

Fil 3:10 adalah bingkai di mana bagian dari pola ilahi itu berada yaitu turut menderita karena salib dan mengalami kematian kedagingan (fellowship of His suffering, being conform to His dead).

Hidup dengan menurut pola ilahi akan menghasilkan kehidupan ilahi (Filipi 3:10).

Kebangkitan harus mendahului kemuliaan hidup yang kita alami dan bekerja menurut Spirit of Holiness (Roma 1:4). Mereka dideklarasikan / dinyatakan sebagai anak-anak Allah.

Pekerjaan dan tanggung-jawab SUMBER ANUGERAH adalah MEMBERIKAN KESAKSIAN DAN MENJADI MODEL AKAN KEBANGKITAN YESUS KRISTUS dalam hidupnya DAN MENERAPKAN POLA ILAHI sehingga anugerah dan kasih karunia Nya itu ada pada mereka yang percaya (acts 4:33).

Philippians 3:10 that I may know Him and the power of His resurrection, and the fellowship of His sufferings, being conformed to His death,

Acts 4:33 And with great power the apostles gave witness to the resurrection of the Lord Jesus. And great grace was upon them all.

Anugerah yang besar itu diterima dan bekerja terus- menerus atas mereka yang percaya kepada sumber anugerah yang diutus oleh Roh Kudus. Para rasul dan mereka yang melayani dalam kelima jawatan adalah sumber anugerah yang diutus sebagai karunia daripada Roh Kudus.  (Acts 2:38)

Acts 2:38 NKJV  Then Peter said to them, “Repent, and let every one of you be baptized in the name of Jesus Christ for the remission of sins; and you shall receive the gift of the Holy Spirit.

Pemberian Roh Kudus (the gift of Holy Spirit) bukan hanya Roh Kudus sendiri, tetapi juga semua yang dianugerahkan dan dikaruniakan kepada mereka yang menjadi milik kepunyaan-Nya: kasih, damai sejahtera, sukacita, kebenaran dan kuasa; dan terutama mereka yang diutus Roh Kudus menjadi sumber anugerah bagi seseorang. Paulus menjadi sumber anugerah bagi kebanyakan jemaat non-Yahudi pada waktu itu dan juga pada masa sekarang. Tuhan selalu menyediakan seseorang sumber anugerah bagi Anda juga.


In His great love and mercy


Postingan populer dari blog ini

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

KUASA IKAT JANJI (Bagian 2)

Upper Room 180 - 4 Maret 2025 Dr. Jonathan David "Perjalanan ikat janji" adalah perjalanan di mana Allah membawa Abraham masuk ke dalam hubungan yang mendalam, di mana Allah menjadi sumbernya dan berjanji untuk menyertai serta mengubah segala sesuatu di mana pun Abraham berada. Dalam perjalanan ini, identitas Abraham tidak lagi didasarkan pada latar belakang lahiriahnya. Yesus mengatakan ini untuk menekankan bahwa hubungan spiritual berdasarkan ketaatan kepada kehendak Allah lebih penting daripada hubungan darah. Bahayanya adalah jika kita terlalu terikat pada kewajiban dan identitas lahiriah sehingga menghalangi kita untuk menyelesaikan tugas Tuhan. "Penebusan sejati" adalah pembebasan dari diri sendiri, ketakutan, pola pikir lama, dan identitas yang dibentuk oleh hal-hal duniawi. Identitas sejati kita ada di dalam Kristus, dan tujuannya adalah untuk semakin serupa dengan-Nya, melepaskan keakuan agar dapat memperoleh Kristus. Tuhan ingin mengubah bangsa-bangsa mel...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

Preparing the Bride - Session 2

Persiapan gereja sebagai Mempelai Wanita Kristus untuk pernikahan dengan Anak Domba - Sesi 2 Ps. Djonny Tambunan Pada sesi ini papa membahas konsep menjadi kudus dan setia sebagai istri Kristus. Pembicara menekankan bagaimana Roh Kudus bekerja dalam diri orang percaya untuk mengatasi godaan dan mencapai kekudusan. Ia menarik garis paralel antara pencobaan yang dialami Y esus dan pencobaan yang dihadapi orang Kristen masa kini. Papa mengilustrasikan lebih jauh dengan tokoh Musa sebagai teladan keteguhan iman. Berikut adalah rangkumannya, yang akan membantu Anda memahaminya dengan mudah: Tujuan Tuhan dalam Hidup Orang Percaya : Tuhan berharap umat-Nya menjadi kudus dan mencapai kekudusan seperti Kristus. Ini bukan hanya menjadi umat Tuhan, tetapi juga menjadi kekasih atau istri-Nya. Untuk mencapai ini, Tuhan memberikan Roh Kudus. Peran Roh Kudus : Roh Kudus memberikan kemampuan untuk merespon kehendak Roh, bukan keinginan daging. Roh Kudus memberikan identitas bahwa orang percaya adal...

Kuasa Ikat Janji – bagian 4: Berjalan dalam Kemitraan

Kuasa Ikat Janji: Berjalan dalam Kemitraan dengan Tuhan Upper Room 182 – 18 Maret 2025 Dr. Jonathan David Khotbah ini menggunakan perjanjian Allah dengan Abraham sebagai contoh utama, menjelaskan bahwa ikat janji (covenant) itu melampaui iman manusia dan berakar pada sifat kesetiaan (faithfulness) Allah untuk menggenapi firman-Nya. Lebih lanjut, ditekankan bahwa keterlibatan aktif dan kepatuhan manusia dalam ikat janji, yang disimbolkan dengan sunat (peran kekuatan dan usaha sendiri manusia dikurangi), mengundang intervensi ilahi yang lebih besar dan memberdayakan umat beriman serta keturunan mereka. Khotbah ini mendorong pendengar untuk mempercayai Allah sepenuhnya dan hidup dalam keselarasan dengan kehendak-Nya sebagai mitra dalam ikat janji. Bagaimana Konsep  ikat janji mempengaruhi hubungan manusia dengan Tuhan? Konsep "kuasa ikat janji" secara fundamental mempengaruhi hubungan manusia dengan Tuhan dengan menjadikannya lebih dari sekadar hubungan biasa, melainkan se...

Preparing the Bride - Session 08

Karakteristik Gereja Sebagai Kekasih Tuhan - Sesi 08 Tema masih membahas tentang karakteristik gereja yang diidamkan Tuhan sebagai kekasih-Nya , menggunakan Kidung Agung dan perumpamaan bunga bakung di antara duri . Analogi utama yang digunakan adalah kisah Gadis Sunem dalam Kitab Kidung Agung dan hubungannya dengan Kekasihnya dan Raja Salomo. Membandingkan kecantikan lahiriah seorang gadis dengan keindahan batiniah yang dikerjakan oleh Tuhan sendiri , menekankan bahwa Allah lebih tertarik pada hati dan kesetiaan rohani daripada penampilan luar atau upaya manusia. Lebih lanjut, Kidung Agung mengilustrasikan prinsip ini melalui kisah Raja Salomo, gadis Sunem, pemilihan Daud sebagai raja, dan ajaran Yesus tentang bunga bakung di ladang , yang menunjukkan bahwa nilai sejati di mata Tuhan terletak pada kualitas batin yang ilahi . Kid 2:1 [Gadis Sunem] Bunga mawar dari Saron aku, bunga bakung di lembah-lembah. 2  —  [Salomo] Seperti bunga bakung di antara duri-duri, demikianlah m...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

Preparing the Bride - Session 04

Gereja sebagai Kekasih Tuhan Khotbah ini membahas karakteristik gereja yang ideal menurut pandangan Tuhan. Kitab Kidung Agung menjadi fokus utama kita untuk menganalisis hubungan antara mempelai wanita dan kekasihnya sebagai analogi untuk hubungan antara gereja dan Kristus. Kita akan melihat perbandingan Adam pertama dan Adam terakhir dari 1 Korintus, serta peran wanita dalam kejatuhan dari 1 Timotius, untuk menekankan pentingnya kesetiaan dan ketahanan gereja terhadap godaan. Selain itu khotbah ini menggali peran Kristus sebagai Gembala melalui berbagai ayat Perjanjian Lama dan Baru, menyoroti kasih dan pengorbanan-Nya bagi umat-Nya. Tema Utama: Karakteristik Kehidupan Gereja yang Diharapkan Tuhan sebagai Kekasih-Nya Pendahuluan: Pembahasan ini penting bagi pengikut Tuhan dan umat-Nya. Tujuan Tuhan lebih dari sekadar menyelamatkan; Ia ingin gereja menjadi kekasih-Nya yang sejati dan hidup manunggal dengan-Nya. Firman Tuhan (Rhema) membimbing perjalanan iman. Gereja sebagai Kekas...

PREPARING THE BRIDE - SESSION 03

❤️ Kidung Agung: Gambaran Gereja Sebagai Kekasih Kristus Khotbah ini mengacu pada kitab Kidung Agung dalam Alkitab untuk menggambarkan  hubungan kasih antara Kristus (Sang Mempelai Pria) dan Gereja (Sang Mempelai Wanita). Kisah cinta dalam Kidung Agung adalah gambaran untuk kesetiaan dan pengorbanan dalam hubungan spiritual ini. Khotbah juga menyinggung tokoh-tokoh Alkitab lainnya, seperti Adam, Hawa, dan Raja Salomo, untuk memperkuat poin-poin teologis (logika Tuhan) tentang dosa, penebusan, dan hikmat ilahi. Inti dari khotbah ini adalah untuk mendorong pendengar agar memiliki hati yang haus akan Tuhan dan merespons pekerjaan Roh Kudus dalam hidup mereka, seperti mempelai wanita yang setia menantikan kedatangan mempelai prianya.                                              Pendahuluan Saudara-saudara diharapkan memiliki hati yang haus dan lapar aka...