Langsung ke konten utama

Lahir Baru Harus Karena Faktor Tuhan

SATE 14 October 2020

Bacalah terlebih dahulu : Yehezkiel 36:26-27

Keberadaan roh pengenalan akan Tuhan menjadi salah satu roh yang meninggalkan manusia pada saat manusia jatuh dalam dosa. Itu sebabnya manusia hanya bisa beragama, berusaha memahami Tuhan dan tidak pernah betul-betul memiliki pengenalan akan Tuhan yang benar. Melalui pertobatan dan kelahiran baru, maka roh pengenalan akan Tuhan dikembalikan untuk bekerja dalam batin manusia, sehingga manusia kembali memiliki pengenalan akan Tuhan yang benar. Roh takut akan Tuhan juga merupakan salah satu roh yang dikembalikan dalam hidup orang percaya saat mereka lahir baru. Melalui roh takut akan Tuhan, seseorang jadi betul-betul mencintai Tuhan sedemikian rupa dan menyembahNya di dalam roh dan kebenaran. Respect terhadap Tuhan bukan lagi menjadi sesuatu yang agamawi tapi menjadi bagian dari “pergaulan dengan Bapa” yang akan dapat dinikmati secara pribadi oleh setiap orang percaya. Bapa menyatakan ketetapan dan hukum-hukumNya, dan pada saat yang sama, memberi kemampuan untuk manusia hidup memperkenan hatiNya melalui roh takut akan Tuhan ini.

 

*#1. Jadi, saat kita mengalami lahir baru, apa yang dikembalikan dalam hidup kita?*

Yang dikembalikan adalah hidup kita yang sama dengan kehidupan Adam sebelum jatuh di dalam dosa. Roh yang dapat berhubungan dengan Allah melalui roh pengenalan akan Allah dikembalikan. Damai sejahtera kembali. Kuasa untuk menaklukkan alam dan ciptaan yang lain itu juga dikembalikan. Roh pengertian dan roh takut akan Tuhan dikembalikan, sehingga kita bisa taat, bukan karena terpaksa dan dikuasai seperti roh jahat merasuki orang, tapi dengan sukarela dan sukacita.

 

Namun bukan itu saja, kita juga diperlengkapi dengan Roh Kudus, seperti yang dijanjikan Bapa kepada Abraham, Ishak dan Yakub, supaya berkat Abraham itu bisa sampai kepada bangsa-bangsa.

_Galatia 3:14 Yesus Kristus telah membuat ini, supaya di dalam Dia berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa lain, sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu._

 

*Yang terpenting adalah akses kepada dimensi roh untuk mengenal Allah melalui Yesus Kristus itu diberikan, sehingga kita bisa men-download hidup ilahi yang dulu di bumi ini Yesus bangun di dalam diri-Nya di sebuah rumah rohani Yusuf-Maria, bersama Bapa dan Roh Kudus.  Yesus adalah kepenuhan ke-Allah-an, penuh dengan kebenaran dan kasih karunia (Kol 2:9, Yoh 1:14). Di dalam Yesus Kristus misteri hidup kita akan dinyatakan di dalam diri kita untuk pengangkatan kita dari hamba Tuhan, menjadi saudara-saudara Yesus Kristus, Yang Sulung di antara banyak saudara (Kol 3:3,4).*

 

Dan akses kepada Pohon Kehidupan itu akan dikembalikan ketika kita memakai jubah kebenaran dan kita bisa melalui pintu-pintu gerbang kehidupan kekal, mendapatkan akses kepada kota yang kudus itu, yang menjadi tempat kediaman Allah selama-lamanya (Wahyu 22:14).

 

 

*#2. Tuliskan proses seseorang sampai ia mengalami lahir baru!*

 

Manusia mencari cara dan jalan untuk dapat menemukan Tuhan kembali, karena merasakan kehidupan yang hampa, tidak bisa memahami dirinya sendiri dan orang lain, namun mereka tetap sebagai pengembara yang tidak menemukan damai sejahtera. Mereka mencoba macam-macam agama termasuk agama Kristen, mencoba obat-obat terlarang, obat penenang, segala aktivitas, rekreasi, program-program, ilmu pengetahuan, mencari status, kedudukan dan posisi, dan seterusnya. Dari semuanya itu mereka hanya menemukan kepuasan batin karena mendapatkan apa yang mereka cari dan bisa membeli kebahagiaan. *Mereka bisa memuaskan jiwa dan kedagingan, tapi tidak pernah bisa menemukan relasi yang sejati dengan Tuhan dan mendapatkan kebenaran, damai sejahtera dan sukacita dari Roh Kudus, kecuali hanya melalui proses lahir baru (Yoh 3:3).* 

 

Walau pun di hadapan banyak orang, seseorang mengakui percaya Yesus Kristus dan menerima-Nya sebagai Tuhan dan Juruselamat, kalau belum menyerahkan diri mereka dan mengakui-Nya dengan sikap dan ketaatan yang sampai dibenarkan oleh Tuhan sendiri, mereka tidak akan mengalami lahir baru. Hidup mereka akan tetap jatuh bangun dalam dosa, walau pun tetap beribadah tiap minggu ke gereja.  

 

Ketika seseorang mendengar, merespon, ia bisa mendapatkan rhema dari firman Kristus, oleh karena firman berbicara kuat di dalam hati nuraninya. Jika itu sampai pada kesadarannya, maka terjadi ia akan taat kepada kehendak Tuhan yang memanggilnya kepada pertobatan (Rom 10:17).  Namun jika bukan karena faktor Tuhan, misalkan karena ikut-ikutan dan bukan memutuskan sendiri,  atau karena takut neraka;  mereka tidak bisa mengalami kelahiran baru. Bisa jadi seseorang sudah dibaptis, tapi itu bukan tanda yang mutlak.  Tuhanlah yang berinisiatif memanggil kita dan mereka, yang ditentukan oleh Bapa sejak semula menjadi milik-Nya.  Semua orang dipanggil, tapi pemilihan itu bukan karena perbuatan dan hasil usaha manusia, hanya karena anugerah (Rom 8:30).

 

Dengan mendengar dan merespon firman terus dengan benar, dan mentaatinya, maka seseorang menerima iman.  Iman itu identik dengan Pribadi Yesus dan Pribadi Firman, maka ia dimampukan untuk sikap ketaatan dan dibenarkan untuk bisa mengalami lahir baru.

_Roma 8:30 Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya._

 

Melalui kelahiran baru, kita dibawa terus kepada pertumbuhan kedewasaan iman, dibawa kepada dimensi kemenangan dan mendapatkan terang kemuliaan Tuhan terpancar dari dalam hati kita.

Postingan populer dari blog ini

Conquering the Mountains of Governance and Political (UR #237)

Khotbah  Dr. Tunde Bakare dalam acara ISC 2025 membahas peran strategis orang percaya di gunung politik dan pemerintahan . Beliau menekankan pentingnya memiliki pola atau cetak biru ilahi serta karakter yang murni sebelum terlibat dalam kepemimpinan publik agar tidak tercemar oleh sistem dunia. Melalui berbagai rujukan Alkitab, ia menjelaskan bahwa Tuhan akan membangkitkan pemimpin-pemimpin profetik untuk menggantikan sistem yang korup dan menindas rakyat. Bakare juga membagikan pengalaman pribadinya di Nigeria tentang bagaimana kekuatan doa dan nubuat mampu mempengaruhi arah politik nasional serta menentang rezim yang tidak adil. Inti dari pesan ini adalah panggilan bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan yang berani merebut kembali pengaruh di berbagai bidang budaya demi kesejahteraan bangsa. Narasi ini ditutup dengan penegasan bahwa kepemimpinan yang takut akan Tuhan adalah kunci utama yang membedakan kemajuan suatu negara dari keterpurukannya. Berikut adalah c...

Peran Roh Kudus (MKS #49)

  "Manusia Kerajaan Sorga 49", berfokus pada rencana ilahi Allah bagi umat manusia dan bagaimana individu dapat menyelaraskan hidup mereka dengan kehendak-Nya. Ditekankan bahwa orang percaya tidak boleh mengandalkan kekuatan mereka sendiri, tetapi pada kuasa Roh Kudus dan Firman Allah untuk memenuhi takdir mereka. Ibadah JMD Bandung 2 Agustus 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 49 Poin-Poin Utama : Memahami Bahasa Allah: Papa menekankan pentingnya memahami "bahasa" Allah, mencatat bahwa Alkitab tidak boleh dilihat sebagai ayat-ayat yang terisolasi, tetapi sebagai satu rencana besar yang terpadu. Memahami firman dan menyelaraskan hidup dengan kehendak Allah memerlukan tuntunan Roh Kudus, bukan sekadar kemampuan akal. Roh Kudus sangat penting untuk wahyu yang sejati. Kuasa Firman: Firman memiliki kuasa bawaan untuk menggenapi dirinya sendiri. Manusia cukup percaya dan memberi ruang bagi kasih karunia Allah, bukan memaksakan dengan usaha sendiri seperti pola hukum Taurat. Or...

Kapasitas dan Potensi Spiritual (MKS #48)

Ps. Djonny  membahas konsep Manusia Kerajaan Sorga melalui tinjauan teologis atas janji Tuhan kepada Abraham dalam Kejadian 17 . Beliau menjelaskan bahwa identitas sebagai raja menurut definisi ilahi bukan didasarkan pada kekuasaan duniawi seperti Nimrod, melainkan pada kapasitas spiritual untuk memerintah melalui kebenaran dan ketaatan. Terdapat penekanan pada enam langkah Allah dalam Kejadian 1 , mulai dari memberkati hingga memberikan otoritas untuk menaklukkan bumi, sebagai pola bagi manusia untuk mewujudkan kerajaan Allah di dunia. Peran Roh Kudus dianggap krusial dalam memperluas pengaruh hidup seseorang agar mencapai kaliber dunia demi kemuliaan Tuhan. Melalui teladan Yesus, jemaat diajak untuk menyadari potensi ilahi dan warisan rohani mereka sebagai keturunan Abraham yang dipanggil untuk menyatakan otoritas surga. Ibadah JMD Bandung 26 Juli 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 48 Berikut adalah catatan selengkapnya dari materi "Manusia Kerajaan Sorga 48: Raja-Raja dari Ket...

Ikat Janji Allah (God's Covenant) dengan Abraham dan Keturunannya

Saat Teduh 26 Jan 2025 Kej 26:1  Maka timbullah kelaparan di negeri itu.  —  Ini bukan kelaparan yang pertama, yang telah terjadi dalam zaman Abraham. Sebab itu Ishak pergi ke Gerar, kepada Abimelekh, raja orang Filistin. 2  Lalu TUHAN menampakkan diri kepadanya serta berfirman: "Janganlah pergi ke Mesir, diamlah di negeri yang akan Kukatakan kepadamu. 3  Tinggallah di negeri ini sebagai orang asing, maka Aku akan menyertai engkau dan memberkati engkau,  4  Aku akan membuat banyak keturunanmu seperti bintang di langit; Aku akan memberikan kepada keturunanmu seluruh negeri ini, dan oleh keturunanmu semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, 5  karena Abraham telah mendengarkan firman-Ku dan memelihara kewajibannya kepada-Ku, yaitu segala perintah, ketetapan dan hukum-Ku." Kej 26:12 Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN. 13  Dan orang itu menjadi kaya, bahkan k...

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

PANGGILAN KEPADA KEIMAMATAN MELKISEDEK

Ibrani 7:1-3  Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia. Kepadanya pun Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya. Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera.

The Unstoppable Generation and Strategies for Leadership Succession (UR #238)

Artikel ini bersumber dari materi pengajaran dari Dr. Jonathan David mengenai konsep suksesi kepemimpinan dan pembentukan generasi "Manusia yang Tak Terhentikan."  Beliau menekankan bahwa kekuatan sebuah pelayanan sangat bergantung pada ketangguhan spiritual pemimpinnya dalam menghadapi berbagai hambatan seperti pola pikir negatif dan pergaulan yang salah. Fokus utamanya adalah pentingnya membangun hubungan bapa-anak yang sejati untuk mewariskan takdir ilahi, bukan sekadar membagi tanggung jawab struktural. Melalui rujukan kitab Kisah Para Rasul 16 dan Pengkhotbah 2 , dijelaskan bahwa suksesi yang akurat harus direncanakan dengan hati-hati agar warisan rohani tetap berlanjut tanpa perubahan arah. Tujuan akhirnya adalah melahirkan gereja apostolik yang tak tergoyahkan dan murni dari pengaruh duniawi atau denominasi. Strategi ini menuntut penggunaan hikmat, pengetahuan, dan keterampilan ilahi untuk menerjemahkan kehendak Tuhan ke dalam realitas di bumi. 30 06 2026, ...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

"Berkat" (Barak/Berekah) Dan Bagaimana Kita Menerima Berkat Itu Dari Tuhan

Konsep Kunci: Barak/Berekah (Berkat) ) Asal Kata: Kata "berkat" dalam bahasa Ibrani adalah barak, yang artinya memberkati. Bentuk kata bendanya adalah berekah, yang berarti hasil dari tindakan memberkati. Makna Mendalam: Barak juga dikaitkan dengan kata "to kneel" atau "menekuk lutut". Ini menunjukkan bahwa berkat dari Tuhan adalah tindakan di mana Tuhan merendahkan diri-Nya untuk melayani dan melimpahkan kebaikan-Nya kepada kita. Contoh Nyata: Tindakan Yesus yang merendahkan diri menjadi hamba, mati bagi kita di kayu salib adalah wujud tertinggi dari barak (berkat) Allah. Ayat Kunci: Amsal 10:22:  "Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya." Mazmur 127:2:  "Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur." Pengkhotbah 2:26:  "Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia ...