Langsung ke konten utama

MENYAMAKAN KEHENDAK KITA DENGAN KEHENDAK TUHAN

Penting sekali setiap pagi kita men-set atau menetapkan hati kita di dalam hadirat Tuhan, supaya kita dapat menyamakan kehendak kita dengan kehendak Tuhan. Ini belum bicara mengenai firman dan pewahyuan, tapi bagaimana kita memasang telinga rohani kita dan membuka mata batin kita untuk Roh Kudus memimpin hidup kita sepanjang hari ini. Ketika ini kita lakukan terus-menerus, maka jangan heran kita akan mengalami hal-hal yang supra-natural itu menjadi natural di dalam hidup kita. Jadi apa yang harus saya lakukan?

 

1.       Pertama samakan kehendak – submit dan serahkan kehendak dengan kesadaran hati nurani.

 

Mat 6:10 datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

 

Jadilah kehendak Mu di hatiku – di dalam jiwaku, di dalam dagingku  – seperti di sorga.

 

 

2.       Hendaklah Prioritas hidup kita berpusat pada perintah dan kehendak Tuhan, serta selalu berpaut kepada janji-janji Tuhan dan perkataan nubuatan Kristus baik, dalam waktu kelimpahan mau pun kekurangan.

Kej 2:23 Lalu berkatalah manusia itu: "Inilah dia, tulang dari tulangku dan daging dari dagingku. Ia akan dinamai perempuan, sebab ia diambil dari laki-laki."

 

Adam berpikir  Hawa adalah tulang dan dagingku. Ini adalah pemikiran dari hal yang natural dan memang berdasarkan fakta alamiah. Namun itu juga yang menjadi sebab Adam juga memakan buah Pengetahuan baik dan jahat, karena ia percaya kepada perempuan itu. Adam percaya perkataan Hawa lebih dari perkataan Tuhan.  

 

Kej 3:17 Lalu firman-Nya kepada manusia itu: "Karena engkau mendengarkan perkataan isterimu dan memakan dari buah pohon, yang telah Kuperintahkan kepadamu: Jangan makan dari padanya, maka terkutuklah tanah karena engkau; dengan bersusah payah engkau akan mencari rezekimu dari tanah seumur hidupmu:

 

Adam percaya apa yang berasal dari dalam dagingnya, sebab Hawa berasal darinya . Adam berdosa, sebab pikirannya dan tindakannya yang berasal dari darah dagingnya. Sampai hari ini, manusia berpikir dan percaya keturunan darah daging – sebagai keluarga. Pemikiran itu tidak sesuai dengan pikiran Tuhan. Itu hanya fokus kepada manusia yang terdiri dari darah daging. Jadi manusia selalu fokus akan kebutuhan darah daging. Ia fokus untuk mencari nafkah buat keluarganya, sementara mengabaikan pesan-pesan Firman yang dia dengar.

 

Tetapi pikiran Kristus menyatakan dan membuktikan: tanpa makanan dan air 40 hari 40 malam Ia bisa tetap hidup sehat. Tanpa darah Ia tidak mati, tapi Ia sendiri berkehendak menyerahkan nyawa-Nya, nafas hidup-Nya kepada Bapa, sebab semuanya SUDAH SELESAI, baik perintah mau kehendak Bapa sudah dilakukan-Nya di bumi ini. Itu membuktikan darah dan daging sebenarnya tidak bisa menguasai nafas hidup yang Tuhan berikan!

 

Yoh 19:30 Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: "Sudah selesai." Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.

 

 

3.       Jangan anggap enteng janji Tuhan akan warisan yang akan kita terima untuk kita bisa menghadapi tantangan yang lebih besar dan keadaan yang lebih buruk di dalam dunia ini.

        

Roh bisa diwariskan. Apa yang diterima Elisa dari Elia membuktikan roh bisa diwariskan. Oleh Yesus Kristus sekarang setiap orang percaya bisa menerima anugerah dan warisan Roh Kristus. Dulu Elisa terpilih dari antara ratusan anak nabi, tapi sekarang setiap anak Tuhan berhak atas warisan Roh Kristus, oleh karena mereka telah terpanggil sejak semula.

 

Pemilihan itu bukan berdasarkan perbuatan, bukan rajin beribadah, bukan bisa berkhotbah, bukan hal-hal yang natural, juga bukan karena hal-hal yang spiritual, tapi karena pemilihan-Nya oleh karena panggilan-Nya sejak semula.

 

Rm 9:11 Sebab waktu anak-anak itu belum dilahirkan dan belum melakukan yang baik atau yang jahat,  —  supaya rencana Allah tentang pemilihan-Nya diteguhkan, bukan berdasarkan perbuatan, tetapi berdasarkan panggilan-Nya  — 

 

Inilah warisan roh itu. Tidak berarti otomatis kita menjadi serupa dengan Kristus, tapi roh kita mendapatkan benih Kristus dalam hal kesadaran dan hati nurani. Semua fungsi roh dapat berfungsi jauh melebihi apa yang kita pikirkan, inginkan dan rasakan. Roh Kristus membuat keserupaan itu lebih dekat, karena sekarang Pribadi-Nya sudah ada di dalam kita.

 

Roh Kudus adalah tanda dan meterai Allah sendiri. Iblis memberikan Pengetahuan baik dan jahat di dalam jiwa kita untuk kita cenderung hidup di dalam dosa, tapi Bapa memberikan meterai kepada orang percaya pada saat ia mengalami lahir baru. Meterai yang menandakan kepada mereka yang ada di bumi, di bawah bumi dan di sorga, bahwa orang itu telah menjadi miliki-Nya. Saat itu pemanggilan dan pemilihan-Nya diteguhkan dan dimeteraikan, karena harganya telah lunas dibayar oleh darah Yesus Kristus.  Dia telah melakukan dan menggantkan semua yang seharusnya kita alami, yakni kematian dan kutuk atas dosa atau mengalami maut selamanya.

 

4.       Roh Kudus bukan hanya meterai, tapi ketika kita bersedia dengan kerelaan dan kesadaran hati nurani kita, maka Roh Kudus memimpin hidup kita. Bagaimana kita bertindak dan menyatakan kerelaan kita? Kita harus semakin mengikis kedagingan, sifat daging dan kepercayaan kita terhadap karakter daging. Maka kita akan terus menerima perobahan di dalam akal budi kita, yang merupakan bagian dari hati yang baru yang Tuhan telah anugerahkan pada saat kelahiran baru itu.  Setiap kali kita merespon firman-Nya dengan kesadaran hati nurani, maka akal budi kita diperbarui (di update dan di upgrade) menjadi semakin serupa dengan karakter Kristus. Di dalam hati kita, kita semakin mengenal siapa Kristus yang ada di dalam kita, bahwa Dia lah yang sesungguhnya menjadi pengharapan akan kemuliaan. Bagian atau warisan yang ditentukan dan ditakdirkan bagi orang-orang kudus.

 

Ef 1:18 Dan supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya: betapa kayanya kemuliaan bagian yang ditentukan-Nya bagi orang-orang kudus,

 

 

Menampilkan Keserupaan Dengan Kristus

Pengharapan kita ialah dari Tuhan dan kita telah merespon serta menerima panggilan-Nya, sehingga kita bisa menjadi  orang-orang yang terpilih. Dari dalam kita Kristus harus tertampilkan dalam kehidupan sehari-hari.  Ketika kepercayaan kita di dalam daging makin menipis, maka Kristus akan makin tertampilkan, sebab Kristus yang ada di dalam kita melalui Roh Kudus akan bermanifestasi dan beracara melalui sikap, perkataan, perbuatan dan ketaatan kita. Maka Allah akan bertindak, bukan lagi karena kemampuan dan kebisaan kita, tapi hal-hal yang supra-natural akan terjadi oleh karena Dia berkehendak dan bertindak.

 

Kenapa hal ini bisa terjadi?

Karena pola Tuhan sudah terbentuk di dalam hati kita. Hati yang taat itu semakin terbentuk dan bekerja sesuai dengan kehendak Tuhan.  Kita tidak lagi melakukan sesuatu berdasarkan perasaan dan kehendak kita sendiri, termasuk berdasarkan pemikiran sendiri. Dengan kata lain kita telah mengalahkan manusia duniawi kita. Manusia duniawi telah ditundukkan dan dikalahkan oleh ketaatan di dalam roh kita. Dikalahkan oleh manusia batiniah kita. Segala sesuatu menjadi harmonis dan selaras dengan kehendak Tuhan.  Itu bagian kita yang kita lakukan di dalam iman kita kepada Kristus.

Firman yang semula kita dengar dengan telinga jasmani, kita tangkap dengan kesadaran, merespon, mendapat pengertian dan penyerahan diri kepada ketaatan mutlak. Firman itu sekarang dibungkus dengan iman kita di dalam nama Yesus Kristus menjadi Firman iman.  Dan Firman iman inilah yang  memicu terbukanya pintu-pintu sorga dan mencurahkan aliran kuasa ke bumi yang menjadi material terjadinya mujizat.

 

 

 

 

Postingan populer dari blog ini

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

KUASA IKAT JANJI (Bagian 2)

Upper Room 180 - 4 Maret 2025 Dr. Jonathan David "Perjalanan ikat janji" adalah perjalanan di mana Allah membawa Abraham masuk ke dalam hubungan yang mendalam, di mana Allah menjadi sumbernya dan berjanji untuk menyertai serta mengubah segala sesuatu di mana pun Abraham berada. Dalam perjalanan ini, identitas Abraham tidak lagi didasarkan pada latar belakang lahiriahnya. Yesus mengatakan ini untuk menekankan bahwa hubungan spiritual berdasarkan ketaatan kepada kehendak Allah lebih penting daripada hubungan darah. Bahayanya adalah jika kita terlalu terikat pada kewajiban dan identitas lahiriah sehingga menghalangi kita untuk menyelesaikan tugas Tuhan. "Penebusan sejati" adalah pembebasan dari diri sendiri, ketakutan, pola pikir lama, dan identitas yang dibentuk oleh hal-hal duniawi. Identitas sejati kita ada di dalam Kristus, dan tujuannya adalah untuk semakin serupa dengan-Nya, melepaskan keakuan agar dapat memperoleh Kristus. Tuhan ingin mengubah bangsa-bangsa mel...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

Kuasa Ikat Janji – bagian 4: Berjalan dalam Kemitraan

Kuasa Ikat Janji: Berjalan dalam Kemitraan dengan Tuhan Upper Room 182 – 18 Maret 2025 Dr. Jonathan David Khotbah ini menggunakan perjanjian Allah dengan Abraham sebagai contoh utama, menjelaskan bahwa ikat janji (covenant) itu melampaui iman manusia dan berakar pada sifat kesetiaan (faithfulness) Allah untuk menggenapi firman-Nya. Lebih lanjut, ditekankan bahwa keterlibatan aktif dan kepatuhan manusia dalam ikat janji, yang disimbolkan dengan sunat (peran kekuatan dan usaha sendiri manusia dikurangi), mengundang intervensi ilahi yang lebih besar dan memberdayakan umat beriman serta keturunan mereka. Khotbah ini mendorong pendengar untuk mempercayai Allah sepenuhnya dan hidup dalam keselarasan dengan kehendak-Nya sebagai mitra dalam ikat janji. Bagaimana Konsep  ikat janji mempengaruhi hubungan manusia dengan Tuhan? Konsep "kuasa ikat janji" secara fundamental mempengaruhi hubungan manusia dengan Tuhan dengan menjadikannya lebih dari sekadar hubungan biasa, melainkan se...

Preparing the Bride - Session 08

Karakteristik Gereja Sebagai Kekasih Tuhan - Sesi 08 Tema masih membahas tentang karakteristik gereja yang diidamkan Tuhan sebagai kekasih-Nya , menggunakan Kidung Agung dan perumpamaan bunga bakung di antara duri . Analogi utama yang digunakan adalah kisah Gadis Sunem dalam Kitab Kidung Agung dan hubungannya dengan Kekasihnya dan Raja Salomo. Membandingkan kecantikan lahiriah seorang gadis dengan keindahan batiniah yang dikerjakan oleh Tuhan sendiri , menekankan bahwa Allah lebih tertarik pada hati dan kesetiaan rohani daripada penampilan luar atau upaya manusia. Lebih lanjut, Kidung Agung mengilustrasikan prinsip ini melalui kisah Raja Salomo, gadis Sunem, pemilihan Daud sebagai raja, dan ajaran Yesus tentang bunga bakung di ladang , yang menunjukkan bahwa nilai sejati di mata Tuhan terletak pada kualitas batin yang ilahi . Kid 2:1 [Gadis Sunem] Bunga mawar dari Saron aku, bunga bakung di lembah-lembah. 2  —  [Salomo] Seperti bunga bakung di antara duri-duri, demikianlah m...

ROMA 15:1-7

MENANGGUNG KELEMAHAN ORANG YANG TIDAK KUAT 15:1 Kita, yang kuat, wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri. 15:2 Setiap orang di antara kita harus mencari kesenangan sesama kita demi kebaikannya untuk membangunnya. 15:3 Karena Kristus juga tidak mencari kesenangan-Nya sendiri, tetapi seperti ada tertulis: "Kata-kata cercaan mereka, yang mencerca Engkau, telah mengenai aku." 15:4 Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci. 15:5 Semoga Allah, yang adalah sumber ketekunan dan penghiburan, mengaruniakan kerukunan kepada kamu, sesuai dengan kehendak Kristus Yesus, 15:6 sehingga dengan satu hati dan satu suara kamu memuliakan Allah dan Bapa Tuhan kita, Yesus Kristus. 15:7 Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemulia...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

Preparing the Bride - Session 04

Gereja sebagai Kekasih Tuhan Khotbah ini membahas karakteristik gereja yang ideal menurut pandangan Tuhan. Kitab Kidung Agung menjadi fokus utama kita untuk menganalisis hubungan antara mempelai wanita dan kekasihnya sebagai analogi untuk hubungan antara gereja dan Kristus. Kita akan melihat perbandingan Adam pertama dan Adam terakhir dari 1 Korintus, serta peran wanita dalam kejatuhan dari 1 Timotius, untuk menekankan pentingnya kesetiaan dan ketahanan gereja terhadap godaan. Selain itu khotbah ini menggali peran Kristus sebagai Gembala melalui berbagai ayat Perjanjian Lama dan Baru, menyoroti kasih dan pengorbanan-Nya bagi umat-Nya. Tema Utama: Karakteristik Kehidupan Gereja yang Diharapkan Tuhan sebagai Kekasih-Nya Pendahuluan: Pembahasan ini penting bagi pengikut Tuhan dan umat-Nya. Tujuan Tuhan lebih dari sekadar menyelamatkan; Ia ingin gereja menjadi kekasih-Nya yang sejati dan hidup manunggal dengan-Nya. Firman Tuhan (Rhema) membimbing perjalanan iman. Gereja sebagai Kekas...

PREPARING THE BRIDE - SESSION 03

❤️ Kidung Agung: Gambaran Gereja Sebagai Kekasih Kristus Khotbah ini mengacu pada kitab Kidung Agung dalam Alkitab untuk menggambarkan  hubungan kasih antara Kristus (Sang Mempelai Pria) dan Gereja (Sang Mempelai Wanita). Kisah cinta dalam Kidung Agung adalah gambaran untuk kesetiaan dan pengorbanan dalam hubungan spiritual ini. Khotbah juga menyinggung tokoh-tokoh Alkitab lainnya, seperti Adam, Hawa, dan Raja Salomo, untuk memperkuat poin-poin teologis (logika Tuhan) tentang dosa, penebusan, dan hikmat ilahi. Inti dari khotbah ini adalah untuk mendorong pendengar agar memiliki hati yang haus akan Tuhan dan merespons pekerjaan Roh Kudus dalam hidup mereka, seperti mempelai wanita yang setia menantikan kedatangan mempelai prianya.                                              Pendahuluan Saudara-saudara diharapkan memiliki hati yang haus dan lapar aka...