Langsung ke konten utama

UPPER ROOM 42 – DR. Jonathan David


29 Maret 2022 THE PURPOSE OF THE SEASONS OF SHAKING Part 2

 

Pendahuluan by Ps.Cyrus

Fil 2:5  Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,  6  yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, 7  melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. 8  Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. 9  Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, 10  supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, 11  dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!

Ini adalah tujuan kita. Menyerahkan diri kita dengan ketaatan tanpa syarat. Kau harus dipenuhi Roh, kau harus kosong. Supaya kita bisa melihat hidup kita. Bukan kita menggunakan firman itu, tapi supaya menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan. Bukan menggunakan FT ini hanya untuk pelayanan atau menambah jumlah jemaat. Itu artinya salah menerjemahkan konteks ini.  Seorang anak harus taat kepada bapanya. Itu yang Yesus lakukan. Aku tidak melakukan kehendak-Ku, tapi melakukan apa yang Bapa lakukan. Apa yang Bapa katakan. Serahkan hak kita. Gereja kita. Anak kita. Tanpa ambisi, menyerahkannya. Kita akan mengerti dengan cara yang sama, maka akan terjadi ekualisasi di mana ada satu hati.  Kita harus tiba di tempat Fil 2:5 ini. Biar Tuhan berikan kasih karunia kepada kita. Biar kita melihat hal yang sama. Membangun yang sama. Ekspresi bisa beda, tapi kehidupan roh, nilai-nilai ketaatan harus sama. Kita akan bisa bersama-sama, bekerja sama di setiap bangsa, di setiap front-line.  Bukan rencana kita dan ambisi kita. Bukan kesombongan. Biar kita memiliki mata yang melihat dan telinga yang mendengar untuk mengerti rencana-Nya dan Dia memberikan kerjaan yang tidak tergoncangnan. Biar Tuhan berikan pengertian dan hikmat. Amin.

 

Pesan Inti dari Papa Jonathan David

Semua digoncangkan, supaya berada di dalam pengaruh Kerjaaan. Ada Koresh yang dipengaruhi Firman-Nya. Dia bisa melihat ada Kerajaan Tuhan atas setiap kerajaan di bumi ini.

Ezr 1:1 Pada tahun pertama pemerintahan Koresh, Raja Persia, untuk menggenapi firman TUHAN yang disampaikan melalui mulut Nabi Yesaya, TUHAN menggerakkan hati Koresh, Raja Persia itu, sehingga ia membuat pengumuman ke seluruh kerajaannya dan membuatnya pula dalam bentuk tulisan, bunyinya:

Bangsa kambing akan menjadi bangsa domba. Hati mereka akan dilembutkan. Dia tidak mau bangsa-bangsa dihancurkan. Maka Tuhan goncangkan semua bangsa. Tidak ada negara agama, hanya bangsa domba atau kambing. Bangsa yang benar atau tidak benar. Mereka memiliki kebenaran sendiri, agama sendiri. Setiap negara ada dalam perlindungan Tuhan. Banyak akan masuk orang-orang Tuhan yang memiliki kasih karunia memerintah dan mereka akan masuk. Kau memerintah di Sion. Kerajaan harus terbangun terutama di Gereja. Mereka harus menerima pemerintahan Kerajaan Allah dan mewakili Kerajaan Allah. Jangan takut menampilkan Kerajaan Allah yang kita sembah. Perkataan-Nya adalah material yang absolut.

Lanjutan dari Part 1 – Tujuan dari Kegoncangan.

7.       Pemerintahan-Nya harus terbangun dalam hidupmu.

Ini penyerahan ambisi, rencana, cita-cita. Jika kau ingin menjadi seperti Kristus itu yang benar. Bukan menjadi pendeta yang lebih, yang sukses. Inginkan transfer warisan dan masa depan dalam rencana Allah. Ia katakan ikutlah Aku menjadi penjala manusia. Ia membawa kita lebih lagi. Hidup Tuhan yang termanifestasi, bukan ambisimu. Jadilah berkat bagi bangsa-bangsa. Gereja harus masuk kepada tujuan yang original. Semua karisma dan hikmat manusia akan dihancurkan. Ketika kau digoncangkan tinggal tetap di situ, tinggal lebih dalam dan lebih dalam di hadirat-Nya.

 

Tuhan akan mengerjakan pekerjaan baru. Banyak kau hidup seperti kurva. Ketika ada mujizat kau mengalir.

 

Mat 16:16 AYT Simon Petrus menjawab, "Engkau adalah Mesias,* {Memang teks Yun. menggunakan "Christos," tapi teks Syriac Peshitto menggunakan "Messiah." (cf. James Murdock, A Literal translation of the Gospel of Matthew from the Syriac Peshitto Version, 1852). Kristus adalah kata Yun. artinya Yang Diurapi, padanannya dalam bahasa Ibrani adalah Mesias.} Anak Allah yang hidup!"

 

17  Yesus berkata kepadanya, "Diberkatilah kamu, Simon anak Yunus, sebab bukan daging dan darah yang menyatakan ini kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di surga.

18  Dan, aku juga mengatakan kepadamu bahwa kamu adalah Petrus.* {Petrus — Yun.: Petra Aram: Kefas artinya "batu karang". } Dan, di atas batu ini, Aku akan membangun jemaat-Ku dan gerbang-gerbang Hades* {Hades — Alam maut. } tidak akan menguasainya.

19  Aku akan memberimu kunci-kunci Kerajaan Surga. Dan, apa saja yang kamu ikat di bumi akan terikat di surga. Dan, apa saja yang kamu lepaskan di bumi akan terlepas di surga."

 

Kunci Kerajaan akan membuka segala janji-janji Tuhan.  Tapi semua ada dalam waktu-waktu-Nya Tuhan. Kau harus bisa melihat waktu perkenanan Tuhan.  Kau harus memperhatikan dengan serius. Siklus ekonomi dan masa anugerah 2 dekade. Zaman Elia ada burung gagak bisa diperintahkan Tuhan. Kita harus tau waktu kairos Tuhan. Kau harus mengalir dalam roh dan menjadi terhubung.

 

8.       Supaya Sion terbangun dan pemerintahan Tuhan diulurkan dari Sion.

Goncangan itu dirasakan di setiap bangsa sampai pemerintahan Tuhan terbangun dan diulurkan dari Sion.

Sion adalah pandangan rohani dari keberadaan gereja yang natural. Pertama kau melihat bangunan yang natural, musik yang natural. Mudah menduplikasi gereja yang natural. Persekutuan natural / pertemanan natural, namun tidak ada pewahyuan. Hanya ada persahabatan. Tidak ada kerajaan dan hanya mendengar firman 30 menit. Mereka selalu natural, tidak bisa menjamah hal-hal supra natural. Itulah sebabnya gereja harus digoncangkan. Mari kembalikan gereja kepada Dia seperti di Kisah Para Rasul  2. Jangan mengalir dalam sungai yang naik turun. Penyembahan bukan menyanyi, tapi tinggal dalam roh dan naik ke level berikutnya. Jangan hanya mensikronisasi satu dengan lain, tapi naik ke level berikutnya dalam roh. Bangkit dalam roh dan progress. Maka seluruh atmosfir akan berubah. Orang-orangnya sama, tapi atmosfir berubah.

 

9.       Segala sesuatu digoncangkan supaya kita memiliki jalan masuk kepada bangsa-bangsa.

 

10.   Supaya rahasia kebenaran akan menelan rahasia dari kehidupan dosa dan kehidupan tanpa hukum.

Apa bila Tuhan men-downloadkan rahasia itu kepada para nabi maka selesai sudah rahasia. Nubuatan itu terbangun di logos, kau harus bisa masuk ke dimensi profetik. Supaya kau bisa menerjemahkan sesuai maksud dan konteksnya, sehingga terjadi terobosan. Rahasia kesalehan, menjadi seperti Allah akan menelan rahasia dosa dan hidup tanpa hukum.

 

Ke-7 malaikat itu terus menyuarakan dan men-download pewahyuan kepada para nabi

 

Why 11:15 Lalu, malaikat yang ketujuh meniup trompetnya, dan terdengarlah suara keras di surga yang berkata, "Pemerintahan dunia telah menjadi pemerintahan Tuhan kita dan Dia Yang Diurapi-Nya, dan Dia akan memerintah sampai selama-lamanya."

 

Kau harus belajar bernubuat dengan membangun fondasinya.  Nubuatan pribadi membuat orang terikat kepada nubuatan itu. Itu tidak boleh. Kita harus berfungsi menurut apa yang Tuhan mau. Rahasia itu berakhir dan Tuhan menyatakannya kepada kita menjadi dinamika.

 

Roh pewahyuan, pengertian dan roh hikmat. Peningkatan kerjaannya meningkat di bumi. Itu akan termanifestasi. Orang benar menjadi pemimpin yang hebat. Ambil tanggung-jawab untuk hidup dalam roh. Dalam posisi rohani menjamah setiap umat Tuhan. Bangun fondasi yang kuat. Jangan membangun salah akan kacau. Kau tidak bisa memproyeksikan dirimu sendiri. Jangan hanya berkhotbah, tapi terus mendesak sampai terjadi perobahan.  Nubuat harus masuk, pengertian harus masuk, maka kau mendapatkan hikmat. Inspirasi melihat kedalaman. Konstitusi hukum tidak tergoncangkan. Kecerdasan ilahi mendeksi kebenaran. Pengaruh membuat orang berubah.

 

Pelipat gandaan kebenaran terjadi atasmu.  Selaraskan dirimu. Elisa menyelaraskan dirinya kepada Elia dan Roh Tuhan turun atasnya. Dia mengambil roh yang dari Elia. Elisa mendapat jubah dari Elia. Ada orang-orang mencoba menyabotase kau. Mereka tidak terima kebenaran, tapi kau terima Roh dari bapamu, sama seperti Elisa.  Dia bisa menaruhkan garam dan air itu bisa diminum.  Ada banyak orang mengejek Elisa: kau botak. Mereka kena kusta. Kau harus bisa dikoreksi. Ada yang menentang pemimpinnya seperti Miriam menentang Musa. Apakah hanya Musa yang punya kuasa? Hati-hati berhubungan dengan bapa dalam rumah.  Kalau kau mau melihat mujizat terjadi, biarkan dan hormati dimensi-dimensi roh. Kau harus bisa menghormati orang lain, gereja lain, tapi jangan tinggal di situ. Bawa mereka kepada dimensi baru.

Kau akan dibawa kepada masyarakat.  Kita harus tinggalkan sistem babel. Karena Babel akan hancur. Sion harus terbangun.

 

Ulasan tambahan oleh Ps. Cyrus.

Kasih karunia memerintah dalam kerajaan. Bagaimana menerima Kerjaan? Apa sebenarnya Kerajaan Allah seperti apa?  Yesus mulai memberitakan Injil Kerajaan.

Mat 4:23  AYT Kemudian, Yesus berkeliling ke seluruh daerah Galilea, mengajar di sinagoge-sinagoge* {sinagoge — Rumah ibadah orang Yahudi. Lihat "Sinagoge"di Daftar Istilah.} mereka, memberitakan Injil Kerajaan,* {Injil Kerajaan — Injil tentang Kerajaan Surga. Lihat "Kerajaan Allah"di Daftar Istilah.} dan menyembuhkan segala macam penyakit, dan segala macam kesakitan di antara banyak orang. 24  Dan, berita tentang-Nya tersebar sampai ke seluruh Siria. Dan, mereka membawa kepada-Nya semua orang sakit yang menderita berbagai macam penyakit dan rasa sakit, dan yang kerasukan setan, yang sakit ayan, dan yang lumpuh, dan Ia menyembuhkan mereka. 25  Kerumunan besar orang banyak dari Galilea, Dekapolis, Yerusalem, Yudea, dan dari seberang Yordan mengikuti Dia.

 

Mat 5:1 AYT

1 Ketika melihat orang banyak itu, Yesus naik ke atas bukit. Dan, setelah Ia duduk, murid-murid-Nya datang kepada-Nya.

2  Dan, Ia membuka mulut-Nya dan mengajar mereka, kata-Nya,

3 "Diberkatilah orang yang miskin dalam rohsebab mereka yang mempunyai Kerajaan Surga.

4  Diberkatilah mereka yang berdukacitasebab mereka akan dihibur.

5  Diberkatilah orang yang lembut hatinyasebab mereka akan mewarisi bumi.* {sebab … bumi — Inilah arti dari kata-kata dalam #/i_AYT Mzm 37:11. Di sini mungkin mengacu pada tanah perjanjian rohani. }

 

Banyak yang mengikuti-Nya karena kebutuhannya dan Dia naik ke bukit. Dan kepada mereka yang benar-benar datang untuk mendengar firman-Nya, di bukit Ia mulai mengajar.

 

Gereja adalah eklesia yang datang ke area jajahan dunia dan membawa budaya kerajaan sorga.

Kenapa kita tidak bertindak seperti raja? Kenapa tidak ada otoritas? Jika pengertian firman Kerjaan itu masuk, maka kita terima Kerajaan. Ketika kau di bawah otoritas, kau terima otoritas. Tuhan mau berikan otoritas, bukan uang yang mengubahkan orang, tapi otoritas yang turun dari sorga yang akan mengubahkan orang.

 

Ini perumpamaan penabur benih. Jika tidak kau mengerti kau tidak mengerti perumpamaan yang lain.

 

Mat 13:37 Jawab-Nya, "Orang yang menaburkan benih yang baik adalah Anak Manusia,

38  dan ladang itu adalah dunia ini. Benih yang baik adalah anak-anak Kerajaan, dan lalang adalah anak-anak si jahat,

Matius pasal 4, menjelaskan tentang kita menerima Kerajaan yang tidak tergoncangkan.

Mat 4:23 Kemudian, Yesus berkeliling ke seluruh daerah Galilea, mengajar di sinagoge-sinagoge* {sinagoge — Rumah ibadah orang Yahudi. Lihat "Sinagoge"di Daftar Istilah.} mereka, memberitakan Injil Kerajaan,* {Injil Kerajaan — Injil tentang Kerajaan Surga. Lihat "Kerajaan Allah"di Daftar Istilah.} dan menyembuhkan segala macam penyakit, dan segala macam kesakitan di antara banyak orang.

Dan ini terkait dengan Ibr 12.

Ibr 12:26  Dulu, suara-Nya mengguncang bumi, tetapi sekarang Ia berjanji, "Namun, sekali lagi Aku tidak hanya akan mengguncangkan bumi, tetapi juga surga."* {Kutipan #/i_AYT Hag 2:6. } 27  Ungkapan "sekali lagi" menunjukkan tentang pemusnahan hal-hal yang dapat digoyahkan, yaitu semua yang sudah diciptakan, supaya hal-hal yang tidak digoyahkan dapat tinggal tetap. 28  Karena itu, setelah kita menerima kerajaan yang tidak tergoyahkan, marilah kita menunjukkan rasa syukur dengan mempersembahkan ibadah yang layak kepada Allah, yang disertai rasa hormat dan penuh kekaguman,

Yesus tidak memberitakan Injil kesejahteraan. Dan Dia tidak memulai dengan Injil iman. Yesus tidak memberitakan Injil yang lain selain Injil Kerajaan.

Matius 5 itu tentang sifat dasar dan sikap hati yang dimiliki orang dalam Kerajaan. Ketika hidup kita makin masuk dalam pemerintahan, otoritas itu makin nyata. Sekarang kita menjadi anak dari sang Raja. Kita bukan mewakili diri sendiri, tapi merepresentasikan sang Raja. Benih yang ditabur harus menjadi anak-anak Sang Raja. Membawa orang kepada Kerajaan. Kita membawa pola-Nya Tuhan, menjadi anak-anak Kerajaan.

 

Mat 13:39  dan musuh yang menaburnya adalah Iblis, dan musim panen adalah akhir zaman, dan para penuai itu adalah para malaikat.  40  Jadi, sama seperti lalang yang dikumpulkan dan dibakar dalam api, demikianlah yang akan terjadi pada akhir zaman. 41  Anak Manusia akan mengutus para malaikat-Nya, dan mereka akan mengumpulkan semua batu sandungan* {Kata aslinya "skandala" juga berarti: hal yang menyebabkan dosa. } serta orang-orang yang melakukan kejahatan dari kerajaan-Nya,

 

Kau jangan sampai terluka dan tersesat. Luka-luka ini harus dihapuskan, karena akan menghentikan otoritas. Luka-luka itu terjadi karena membanggakan diri, meninggikan diri sendiri, melakukan kejahatan, mempraktekkan hidup tanpa hukum-hukum Allah. Kau pergi melangkah kemana kau mau, tidak punya bapa rohani, tapi membawa pengajaran pembapaan.

 

Mat 13:42 AYT  dan akan melemparkannya ke dalam tungku api. Di tempat itu akan ada tangisan dan kertak gigi. 43  Kemudian, orang-orang benar akan bersinar seperti matahari dalam Kerajaan Bapa mereka. Siapa yang bertelinga, biarlah ia mendengar."

 

Kita tidak membuat mereka menjadi Kristen, tapi membawa sifat dasar Kristus ke dalam mereka. Semua kualitas bapa saya harus terbangun di dalam saya, bukan hal yang natural.

 

Kau harus bisa menangkap sifat dasar Kerajaan, terbangun dalam hidupmu, menggunakan waktumu, kata-katamu, uangmu, dst. Maka Kerajaan yang tidak tergoncangkan itu akan diberikan kepadamu. Kita bisa membawa orang lain kepada hal yang lebih dahsyat. Jangan membawa identitasmu, jangan proyeksikan dirimu (presentasikan dirimu sendiri). Pemerintahan itu bukan hanya pemerintahan dari dalam, mengatur dirimu, tapi hidupmu membawa orang lain lebih sukses dan dahsyat.  Bukan hanya kau yang heba, tapi membawa orang lain lebih hebat. Kita harus mati dari ambisi dan mengosongkan diri kita, sampai Bapa sorgawi menjadi Raja bagi kita, yang akan menaruh otoritas dan tongkat kerajaan bagi kita. Kita mewakili-Nya dan merepresentasikan Dia, bukan merepresentasikan pelayananmu. Hidup kita penuh penyerahan, tanpa diri sendiri (self), tapi mengosongkan diri.

 

Gal 2:20 AYT Aku sudah disalibkan dengan Kristus. Bukan lagi aku yang hidup, melainkan Kristus yang hidup dalam aku. Hidup yang sekarang ini kuhidupi dalam daging adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah, yang mengasihi aku dan telah memberikan diri-Nya untuk aku.

 

Iman itu untuk menyerahkan segala sesuatu. Menyerahakan 2 ikan dan 5 roti. Itu pengertian iman yang sesungguhnya, bukan untuk mempertahankan hidupmu, tapi untuk pemerintahan. Kemampuan dan pengertian untuk berserah secara total kepada Tuhan. Bukan hidup untuk hidupku, tapi hidup oleh iman di dalam Kristus. sepenuhnya hidup oleh Kristus.

 

Sion harus terbangun, markas besar pemerintahan dan pengaturan yang dimiliki oleh Daud.  Sion itu pemerintahan. Orang bersekutu secara natural karena itu pemerintahan mereka natural.  Mereka diperintah uang dan hal-hal yang menarik diri mereka. Manusia tidak boleh melayani mamon dan Tuhan. Ketika kau tau itu adalah Bapa saya yang adalah Raja, memerintah, kau harus ada di bawa pemerintahan Tuhan. Maka Sion terbangun di dalammu. Hati mereka diperintah, ada sesuatu di hati mereka. Kalau ada pemerintahan Allah dalam pemerintahan Allah, pikiranmu diselaraskan dengan-Nya.

 

Banyak orang mengambil kuasa bernubuat tanpa ada pemerintahan dalam diri-Nya. Harus ada kasih karunia kenabian bekerja, supaya FT itu membangun gereja di atas Batu Karang. Harus ada contoh-contoh di dalam hidup kita, yang menunjukkan pemerintahan itu ada dalam hidup kita. Jangan jangan fokus kepada nubuatan dan orang yang bernubuat, tapi lihat Pemerintahan itu yang membuat mereka berhasil. Kesuksesan Kerajaan itu adalah ketika ada suara Tuhan: Inilah anak-Ku yang kepadanya Aku berkenan. Bukan berapa banyak rumah atau mobil dalam hidupmu. Kerajaan harus memerintah dalam hidup kita. Itu harus menjadi identifikasi kita (no11) dalam ekspresi yang penuh. Sampai manifestasi anak-anak Allah itu penuh di bumi, merepresentasikan Bapa dan Raja. Berjalan dalam pengertian Kerajaan dengan hati sebagai hamba. Itulah anak dari Raja.

 

Yesus bisa membangkitkan banyak Lazarus.tapi Dia tidak memulai pemberitaan dan pelayanannya dengan membangkitkan orang mati, tapi membawa pesan Kerajaan. Gereja harus dibangun oleh pesan Kerajaan, otoritas Kerajaan. Gereja bukan dibangun Injil Gereja, tapi Injil Kerajaan.

 

Hidup dalam Kerajaan bukan hidup dalam pilihan-pilihan. Hidup dalam Kerajaan itu kepastian. Bukan mencari apa yang kita inginkan, tapi ikuti Dia ke puncak gunung. Siapa yang mau bayar harga mengikuti Yesus? Itu lah pemerintahan Allah. Ada hubungan dan pengertian tentang Dia yang adalah Raja yang berotoritas. Membangun pola pikir Kerajaan. Kita diubahkan dalam hadiratNya, dalam Kerajaan yang tidak tergoncangkan.  Amin

 

Impresi dan Pesan-pesan yang saya dapatkan:

 

Banyak orang yang mendengarkan pemberitaan Injil dari Yesus dengan motiviasi dan pemikiran yang berbeda-beda. Kebanyakan mereka datang kepada Yesus untuk keuntungan jasmani dan kepentingannya sendiri. Mereka tidak mengerti konteks dan tujuan Yesus dan Firman. Dia adalah Firman yang menjadi manusia. Bahkan sampai hari ini orang Kristen tetap bersikap sama. Oleh karena itulah timbul Injil kesejahteraan, Injil keselamatan dan berbagai versi Injil untuk mengakomodasikan kepentingan mereka sesuai kebutuhannya. Tetapi Yesus hanya memberikan Injil Kerajaan. Tuhan Yesus Kristus ingin kita sebagai umat-Nya keluar dari kebodohan dan kesia-siaan, melihat Kerajaan dan masuk ke dalam Kerajaan Allah. Itu sebabnya kita dibawa kepada terang-Nya yang ajaib.

Pikiran Manusia Sudah Kacau  Akibat Buah Pengetahuan Baik Dan Jahat

Akibat dosa dan perbuatan masing-masing manusia itu juga akan tinggal tetap, walau pun dosa kita sudah diampuni oleh penebusan darah Kristus. Akibat dosa tetap membawa sakit-penyakit, sifat baik dan jahat, kedagingan dan akhirnya membawa maut kepada jiwa dan tubuh yang fana ini.

Saudara-saudara, inilah yang hendak kukatakan kepadamu, yaitu bahwa daging dan darah tidak mendapat bagian dalam Kerajaan Allah dan bahwa yang binasa tidak mendapat bagian dalam apa yang tidak binasa. 1Kor 15:50

Pesan Firman dari Alkitab mengenai darah dan daging kita sudah demikian jelas. Daging dan darah tidak dapat memperkenan hati Tuhan bagaimana pun. Karakter asli dari daging dan darah dan semua perbuatannya, perbuatan baik bagaimana pun tidak akan merobah pesan firman. Oleh karena itu fokus kita harus diarahkan kepada pembangunan manusia batiniah kita.

Kita harus membangun roh dan hati kita sebagai ciptaan baru yang utuh. Satu-satunya cara kita dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah adalah lewat kelahiran baru.

Yoh 3:5 Jawab Yesus: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.

Kelahiran Baru Bukanlah Proses Mencari Kebenaran Terlebih Dulu.

Banyak orang mencari-cari kebenaran, tanpa menyadari bahwa Kebenaran hanya akan diperoleh jika kita benar-benar dipanggil dan terpilih.

Allah berkenan kepada Yakub dan tidak kepada Esau. Ini bukan soal sudah tau kebenaran, karena dua-duanya masih di dalam rahim ibunya.

Roma 9:11  Sebab waktu anak-anak itu belum dilahirkan dan belum melakukan yang baik atau yang jahat,  —  supaya rencana Allah tentang pemilihan-Nya diteguhkan, bukan berdasarkan perbuatan, tetapi berdasarkan panggilan-Nya  —  12  dikatakan kepada Ribka: "Anak yang tua akan menjadi hamba anak yang muda," 13  seperti ada tertulis: "Aku mengasihi Yakub, tetapi membenci Esau."

14  Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Apakah Allah tidak adil? Mustahil!

15  Sebab Ia berfirman kepada Musa: "Aku akan menaruh belas kasihan kepada siapa Aku mau menaruh belas kasihan dan Aku akan bermurah hati kepada siapa Aku mau bermurah hati."

16  Jadi hal itu tidak tergantung pada kehendak orang atau usaha orang, tetapi kepada kemurahan hati Allah.

Jadi kita harus menyadari, memperhatikan dan menghargai tinggi panggilan Tuhan terhadap hidup kita. Berdasarkan panggilan-Nya anugerah itu diberikan dan oleh sebab itu Firman - yang adalah terang dan hidup manusia - itu mendatangi kita untuk memberikan kita kesempatan kedua. Ketika kita meresponi panggilan-Nya, firman-Nya, maka Tuhan sekali lagi menghembuskan roh yang baru dan kita mengalami kelahiran kembali seluruh fungsi roh yang ada di dalam hati kita, kecuali jiwa kita.  Dengan demikian Ia meneguhkan panggilan kita lewat kelahiran baru. Kita menjadi ciptaan baru dan mengalami kehidupan yang sama sekali baru.

Ef 1:18 Dan supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya: betapa kayanya kemuliaan bagian yang ditentukan-Nya bagi orang-orang kudus,

 

Jadi pertama-tama, kita dipanggil. Semua orang terpanggil. 

Semua yang dipanggil tapi sedikit yang terpilih, mengapa? Karena ketika Kebenaran itu datang, orang itu TIDAK MERESPON kebenaran. Kebenaran datang dari Firman dan Firman itu adalah NAFAS ALLAH sendiri, sebab setiap PERKATAAN-NYA mengandung KEHIDUPAN YAKNI NAFAS ALLAH.

Yoh 1:4 Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia.

Firman-Nya itu membawa terang ke dalam mata hati manusia yang mendengarkannya. Ia harus merespon terang itu, sebagai terang kehidupan kembali hati nuraninya. Sebab, dalam keadaan berdosa, hati nurani manusia itu buta. Dia hanya dapat meraba-raba dengan level kesadaran hati yang terendah, yakni hanya nalurinya yang berfungsi, tidak jauh beda dengan binatang . Dia tau lapar, haus, lelah dan capai, dia tau umurnya tidak lama lagi dan sebagainya, lewat nalurinya.  Dengan terang Tuhan mendatangi, ketika ia mau merespon, maka Tuhan memberikannya kesempatan kedua dalam kehidupan ini, membuatnya terlahir kembali.

 

Kita hanya dapat hidup dari Nafas Allah, sehingga kita menjadi manusia yang hidup

Kej 2:7 ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.

Kelahiran kembali adalah karena sekali lagi TUHAN menghembuskan nafas hidup ke dalam HATI kita. Perumpamaan tentang penabur adalah tentang tanah hati kita. Tidak ada masalah dengan benih, dengan penabur, tapi yang bermasalah adalah tanahnya, masalah dengan hati orang itu.  Maka Tuhan telah berjanji untuk memberikan hati yang baru, yang berdasarkan hukum Tuhan, bukan hukum Taurat.

 

Hanya Dengan Anugerah Dan Kasih Karunia-Nya

Demikian juga dengan mereka yang mencari-cari kebenaran. Mereka tidak akan menemukan kebenaran itu sampai kapan pun, kalau Allah tidak berkenan mendatangi mereka.

Yesus harus mendatangi perempuan Samaria di tepi sumur itu oleh karena anugerah Allah. Perempuan Samaria itu selalu rindu mendapatkan kebenaran. Dia mencari-cari kebenaran. Tapi apa yang terjadi?  Hatinya telah tertutup. Sumber air hidup yang ada di dalam hatinya tertutup. Ini sama dengan memiliki tanah hati yang gersang dan retak-retak. Itu juga menjadi pengalaman hidupnya dengan beberapa lelaki di dalam hidupnya. Firman Tuhan datang dan membuka sumur yang telah ditimbun oleh musuh.

Kej 26:18 Kemudian Ishak menggali kembali sumur-sumur yang digali dalam zaman Abraham, ayahnya, dan yang telah ditutup oleh orang Filistin sesudah Abraham mati; disebutkannyalah nama sumur-sumur itu menurut nama-nama yang telah diberikan oleh ayahnya.

Ishak menggali sumur Abraham yang ditimbun oleh musuh. Dia mendapatkan air, tapi musuh datang lagi dan menimbun lagi  sumur itu. Berkali-kali dia menggali di sumur yang lain, tapi musuh menimbunnya atau merebutnya lagi. Akhirnya Ishak menggali sumur dan tidak lagi ditimbun oleh musuh.

Kej 26:22 Ia pindah dari situ dan menggali sumur yang lain lagi, tetapi tentang sumur ini mereka tidak bertengkar. Sumur ini dinamainya Rehobot, dan ia berkata: "Sekarang TUHAN telah memberikan kelonggaran kepada kita, sehingga kita dapat beranak cucu di negeri ini."

Tuhan memberikan kelonggaran, memberikan kelegaan, memberikan masa anugerah-Nya kepada kita, sehingga air itu memancar sebagai air hidup dari dalam hati kita.

Apa yang pertama-tama kita terima oleh karena anugerah-Nya? Kasih yang semula dan kelahiran kembali.

Yoh 3:5 Jawab Yesus: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.

Air hidup itu mengalir kembali dari dalam mata hati kita, membasahi seluruh hati, menjadi hati kita seperti tanah yang subur dan siap ditanami dengan benih kebenaran, benih yang ilahi.

1Yoh 3:9 Setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa lagi; sebab benih ilahi tetap ada di dalam dia dan ia tidak dapat berbuat dosa, karena ia lahir dari Allah.

 

Apa Dampak dari Kelahiran Kembali?

Roh yang baru diberikan Tuhan. Itu berarti Dia telah menghidupkan kembali hati nurani, mata hati kita menjadi terang, kesadaran akan keberadaan kita, jatidiri kita yang baru sebagai anak-anak Allah. Dia berikan kesadaran tentang kedaulatan-Nya, hadirat-Nya, kekudusan-Nya dan kemuliaan. Dia tetapkan (set) umur tubuh kita yang baru untuk kekuatan tubuh kita (lifeforce), sehingga kita tidak akan mati sebelum mencapai garis akhir.

Tuhan ingin memastikan benih ilahi itu menjadi tetapi ada di dalam kita dan benih itu tersimpan dan diam di dalam hati kita yang baru seperti dijelaskan di 1 Yoh 3:9. Kepada kita Tuhan telah memberikan Tanah Perjanjian, tanah hati kita yang baru.  Itu adalah tanah yang subur dan bergemuk, tanah yang mengandung susu dan madu, yang diberkati Tuhan.

Di atas tanah manusia sebagai ciptaan baru itulah kita membangun (seluruh dimensi) manusia batiniah kita, sehingga pada akhirnya ROH yang menghidupkan itu membuat lifeforce itu tetap ada.

1Kor 15:45 Seperti ada tertulis: "Manusia pertama, Adam menjadi makhluk yang hidup," tetapi Adam yang akhir menjadi roh yang menghidupkan.

Rm 8:11 Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu.

Kekuatan tubuh kita yang fana, sekarang berasal dari Roh-Nya yang menghidupkan. Maka walau pun tubuh fisik kita pada akhirnya mati, lifeforce itu tetap dijagai oleh Roh-Nya. Ini adalah sifat transendental  dari dimensi hati (manusia batiniah)  yang terus "hidup" ketika tubuh fisik mati yang berasal dari kuasa Roh Kudus yang ada di dalam kita.  Maka dikatakan oleh Yesus, kita sedang tertidur. Kita dibuat tertidur, supaya Dia dapat mencipta ulang tubuh kita yang baru. Tubuh yang fana akan digantikan oleh tubuh kemuliaan yang tidak dapat mati.

1Kor 15:54 Dan sesudah yang dapat binasa ini mengenakan yang tidak dapat binasa dan yang dapat mati ini mengenakan yang tidak dapat mati, maka akan genaplah firman Tuhan yang tertulis: "Maut telah ditelan dalam kemenangan.

 

Kita tidak boleh lari dari Panggilan sampai mencapai garis akhir.

Setelah dipanggil dan terpilih yang diteguhkan oleh peristiwa kelahiran baru dalam hidup kita, jangan lari dari panggilan, karena itu kita akan menjauh dari Allah dan kembali tinggal di tanah  gersang. Panggilan kita sangat berharga, seberapa harganya? Panggilan kita hanya ada di dalam rumah rohani, di mana ada bapa rohani, seperti Ishak.  Panggilan kita adalah hak kesulungan kita untuk dapat menerima berkat dan warisan Kristus, supaya Tuhan mengangkat kita menjadi tuan.

Kej 27:37 Lalu Ishak menjawab Esau, katanya: "Sesungguhnya telah kuangkat dia menjadi tuan atas engkau, dan segala saudaranya telah kuberikan kepadanya menjadi hambanya, dan telah kubekali dia dengan gandum dan anggur; maka kepadamu, apa lagi yang dapat kuperbuat, ya anakku?" 38 Kata Esau kepada ayahnya: "Hanya berkat yang satu itukah ada padamu, ya bapa? Berkatilah aku ini juga, ya bapa!" Dan dengan suara keras menangislah Esau. 39 Lalu Ishak, ayahnya, menjawabnya: "Sesungguhnya tempat kediamanmu akan jauh dari tanah-tanah gemuk di bumi dan jauh dari embun dari langit di atas.

Kapan kita lari dari panggilan? Mungkin kita tidak keluar dari rumah rohani, tapi ketika kita hanya fokus kepada hal-hal lahiriah, membangun kehidupan jasmani atau manusia natural kita lebih dari manusia batiniah dan kehidupan rohani kita, maka kita sedang mengingkari panggilan Tuhan dan menjauhkan diri kita dari pada-Nya. Saat itu kita akan jauh dari tanah-tanah subur, hati kita akan menjadi gersang kembali, karena terpengaruh oleh kehidupan dunia dan air sumur itu menjadi tercemar oleh semburan air kotor dari si naga itu, supaya kita terhanyut oleh arus dunia.

Why 12:15 Lalu ular itu menyemburkan dari mulutnya air, sebesar sungai, ke arah perempuan itu, supaya ia dihanyutkan sungai itu.

Amin.


Postingan populer dari blog ini

Conquering the Mountains of Governance and Political (UR #237)

Khotbah  Dr. Tunde Bakare dalam acara ISC 2025 membahas peran strategis orang percaya di gunung politik dan pemerintahan . Beliau menekankan pentingnya memiliki pola atau cetak biru ilahi serta karakter yang murni sebelum terlibat dalam kepemimpinan publik agar tidak tercemar oleh sistem dunia. Melalui berbagai rujukan Alkitab, ia menjelaskan bahwa Tuhan akan membangkitkan pemimpin-pemimpin profetik untuk menggantikan sistem yang korup dan menindas rakyat. Bakare juga membagikan pengalaman pribadinya di Nigeria tentang bagaimana kekuatan doa dan nubuat mampu mempengaruhi arah politik nasional serta menentang rezim yang tidak adil. Inti dari pesan ini adalah panggilan bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan yang berani merebut kembali pengaruh di berbagai bidang budaya demi kesejahteraan bangsa. Narasi ini ditutup dengan penegasan bahwa kepemimpinan yang takut akan Tuhan adalah kunci utama yang membedakan kemajuan suatu negara dari keterpurukannya. Berikut adalah c...

Peran Roh Kudus (MKS #49)

  "Manusia Kerajaan Sorga 49", berfokus pada rencana ilahi Allah bagi umat manusia dan bagaimana individu dapat menyelaraskan hidup mereka dengan kehendak-Nya. Ditekankan bahwa orang percaya tidak boleh mengandalkan kekuatan mereka sendiri, tetapi pada kuasa Roh Kudus dan Firman Allah untuk memenuhi takdir mereka. Ibadah JMD Bandung 2 Agustus 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 49 Poin-Poin Utama : Memahami Bahasa Allah: Papa menekankan pentingnya memahami "bahasa" Allah, mencatat bahwa Alkitab tidak boleh dilihat sebagai ayat-ayat yang terisolasi, tetapi sebagai satu rencana besar yang terpadu. Memahami firman dan menyelaraskan hidup dengan kehendak Allah memerlukan tuntunan Roh Kudus, bukan sekadar kemampuan akal. Roh Kudus sangat penting untuk wahyu yang sejati. Kuasa Firman: Firman memiliki kuasa bawaan untuk menggenapi dirinya sendiri. Manusia cukup percaya dan memberi ruang bagi kasih karunia Allah, bukan memaksakan dengan usaha sendiri seperti pola hukum Taurat. Or...

Kapasitas dan Potensi Spiritual (MKS #48)

Ps. Djonny  membahas konsep Manusia Kerajaan Sorga melalui tinjauan teologis atas janji Tuhan kepada Abraham dalam Kejadian 17 . Beliau menjelaskan bahwa identitas sebagai raja menurut definisi ilahi bukan didasarkan pada kekuasaan duniawi seperti Nimrod, melainkan pada kapasitas spiritual untuk memerintah melalui kebenaran dan ketaatan. Terdapat penekanan pada enam langkah Allah dalam Kejadian 1 , mulai dari memberkati hingga memberikan otoritas untuk menaklukkan bumi, sebagai pola bagi manusia untuk mewujudkan kerajaan Allah di dunia. Peran Roh Kudus dianggap krusial dalam memperluas pengaruh hidup seseorang agar mencapai kaliber dunia demi kemuliaan Tuhan. Melalui teladan Yesus, jemaat diajak untuk menyadari potensi ilahi dan warisan rohani mereka sebagai keturunan Abraham yang dipanggil untuk menyatakan otoritas surga. Ibadah JMD Bandung 26 Juli 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 48 Berikut adalah catatan selengkapnya dari materi "Manusia Kerajaan Sorga 48: Raja-Raja dari Ket...

Ikat Janji Allah (God's Covenant) dengan Abraham dan Keturunannya

Saat Teduh 26 Jan 2025 Kej 26:1  Maka timbullah kelaparan di negeri itu.  —  Ini bukan kelaparan yang pertama, yang telah terjadi dalam zaman Abraham. Sebab itu Ishak pergi ke Gerar, kepada Abimelekh, raja orang Filistin. 2  Lalu TUHAN menampakkan diri kepadanya serta berfirman: "Janganlah pergi ke Mesir, diamlah di negeri yang akan Kukatakan kepadamu. 3  Tinggallah di negeri ini sebagai orang asing, maka Aku akan menyertai engkau dan memberkati engkau,  4  Aku akan membuat banyak keturunanmu seperti bintang di langit; Aku akan memberikan kepada keturunanmu seluruh negeri ini, dan oleh keturunanmu semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, 5  karena Abraham telah mendengarkan firman-Ku dan memelihara kewajibannya kepada-Ku, yaitu segala perintah, ketetapan dan hukum-Ku." Kej 26:12 Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN. 13  Dan orang itu menjadi kaya, bahkan k...

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

PANGGILAN KEPADA KEIMAMATAN MELKISEDEK

Ibrani 7:1-3  Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia. Kepadanya pun Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya. Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera.

The Unstoppable Generation and Strategies for Leadership Succession (UR #238)

Artikel ini bersumber dari materi pengajaran dari Dr. Jonathan David mengenai konsep suksesi kepemimpinan dan pembentukan generasi "Manusia yang Tak Terhentikan."  Beliau menekankan bahwa kekuatan sebuah pelayanan sangat bergantung pada ketangguhan spiritual pemimpinnya dalam menghadapi berbagai hambatan seperti pola pikir negatif dan pergaulan yang salah. Fokus utamanya adalah pentingnya membangun hubungan bapa-anak yang sejati untuk mewariskan takdir ilahi, bukan sekadar membagi tanggung jawab struktural. Melalui rujukan kitab Kisah Para Rasul 16 dan Pengkhotbah 2 , dijelaskan bahwa suksesi yang akurat harus direncanakan dengan hati-hati agar warisan rohani tetap berlanjut tanpa perubahan arah. Tujuan akhirnya adalah melahirkan gereja apostolik yang tak tergoyahkan dan murni dari pengaruh duniawi atau denominasi. Strategi ini menuntut penggunaan hikmat, pengetahuan, dan keterampilan ilahi untuk menerjemahkan kehendak Tuhan ke dalam realitas di bumi. 30 06 2026, ...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

"Berkat" (Barak/Berekah) Dan Bagaimana Kita Menerima Berkat Itu Dari Tuhan

Konsep Kunci: Barak/Berekah (Berkat) ) Asal Kata: Kata "berkat" dalam bahasa Ibrani adalah barak, yang artinya memberkati. Bentuk kata bendanya adalah berekah, yang berarti hasil dari tindakan memberkati. Makna Mendalam: Barak juga dikaitkan dengan kata "to kneel" atau "menekuk lutut". Ini menunjukkan bahwa berkat dari Tuhan adalah tindakan di mana Tuhan merendahkan diri-Nya untuk melayani dan melimpahkan kebaikan-Nya kepada kita. Contoh Nyata: Tindakan Yesus yang merendahkan diri menjadi hamba, mati bagi kita di kayu salib adalah wujud tertinggi dari barak (berkat) Allah. Ayat Kunci: Amsal 10:22:  "Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya." Mazmur 127:2:  "Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur." Pengkhotbah 2:26:  "Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia ...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...