Langsung ke konten utama

Upper Room 40 – DR. Jonathan David

KEGONCANGAN –  (video dari SOS - November 2019)

Pendahuluan oleh David.

Apa yang sedang setan kerjakan di dunia ini dan apa yang dikatakannya tidak menjadi masalah. Yang penting adalah apa yang harus kita kerjakan. Apa yang Gereja sedang kerjakan? Apakah kita sedang memperhatikan perkatakan Tuhan dan memperlakukan firman-Nya dengan serius? Apakah kita terus membangun hidup kita menjadi semakin lebih kuat? Kalau kita masuk ke sebuah kota, kita harus mengikat orang kuatnya. Kita harus lebih kuat. Itu sebabnya gereja harus bangkit, menjadi kuat, diperlengkapi dan penuh kuasa karena dipenuhi oleh Roh Kudus. Supaya kita bisa taat sepenuhnya ketika Tuhan menaruhkan sesuatu di dalam kita. Langsung kita eksekusi.

Mengapa rusuh bangsa-bangsa, mengapa suku-suku bangsa mereka-reka perkara yang sia-sia? Kis 4:25. 26 Raja-raja dunia bersiap-siap dan para pembesar berkumpul untuk melawan Tuhan dan Yang Diurapi-Nya.

Kenapa umat Tuhan ada dalam penderitaan dan para penguasa mengambil tempat? Mereka menantang Kristus. Apa pun yang setan mau lakukan, yang penting adalah akhirnya. Akhirnya Tuhan menang.

Pesan Pp Jonathan Tentang Kegoncangan

Kita selaraskan hidup kita supaya menginsprirasi kita, kau akan temukan gerejamu jadi baru. Benih itu datang dan bertumbuh. Ada pekerjaan yang baru yang segar yang akan mempercepat penuaian. Segala sesuatu akan digoncangkan. Kau akan terima otoritas dan kuasa. Tuhan mau kau bergerak maju. Pekerjaan Setan dihancurkan.

1.      Tujuan Tuhan sudah fix. Tidak ada plan-b. Kuasa-Nya tak terhentikan. Posisi-Nya tidak bisa disangkal. Prinsipnya teguh dan absolut. Ia memenuhi, menguasai, janjinya terjadi, semua mungkin. Umat-Nya adalah warisan-Nya. Pola-pola-Nya terbukti di dalam anak-anak-Nya. Damai sejahtera-Nya untuk progres, maju dan makmur. Keturunannya akan terus menerima transfer warisan. Saya mau kau tiap hari membuat penyataan dan deklarasi dari hal-hal ini. Prinsipnya absolut. Keturunannya adalah generasi demi generasi untuk menerima warisannya dalam menghadapi reformasi gereja dan transformasi bangsa-bangsa.

Ketika kau mengerti 10 hal ini, kau akan tau bagaimana bergerak. Ini adalah jam terakir. Kau harus terus ikuti.

Kis 17:30 Dengan tidak memandang lagi zaman kebodohan, maka sekarang Allah memberitakan kepada manusia, bahwa di mana-mana semua mereka harus bertobat. 31 Karena Ia telah menetapkan suatu hari, pada waktu mana Ia dengan adil akan menghakimi dunia oleh seorang yang telah ditentukan-Nya, sesudah Ia memberikan kepada semua orang suatu bukti tentang hal itu dengan membangkitkan Dia dari antara orang mati."

Allah sekarang memberitakan kepada manusia. Ini bukan penginjilan. Negara-negara sekarang dikonfrontasi. Semua manusia di mana pun harus bertobat. Kau harus berobah, mental, cara pandang dan aspek hidupmu, supaya kau selaras dan cocok dengan Tuhan. Kau tidak punya alasan untuk terhenti. Jika ya, kau tidak bisa melakukan apa-apa. Kesatuan tidak hanya di sorga tapi juga di bumi. Jika kau bisa lewati dimensi natural, kau bisa berurusan di alam roh. Dia sudah menetapkan masa depan. Tuhan mengintervensi bangsa-bangsa. Tuhan dengan dinamikanya.

Ibr 12:25-27 peningkatan dan perluasan kerajaan-Nya harus seperti di sorga.

Ibr 12:25 AYT Pastikanlah supaya jangan kamu menolak Dia yang berbicara. Karena jika mereka yang menolak Dia yang memberi peringatan dari bumi saja tidak dapat melepaskan diri, maka kita pun tidak akan dapat melepaskan diri dari Dia yang memberi peringatan dari surga. 26  Dulu, suara-Nya mengguncang bumi, tetapi sekarang Ia berjanji, "Namun, sekali lagi Aku tidak hanya akan mengguncangkan bumi, tetapi juga surga."* {Kutipan #/i_AYT Hag 2:6. } 27  Ungkapan "sekali lagi" menunjukkan tentang pemusnahan hal-hal yang dapat digoyahkan, yaitu semua yang sudah diciptakan, supaya hal-hal yang tidak digoyahkan dapat tinggal tetap. 28 Karena itu, setelah kita menerima kerajaan yang tidak tergoyahkan, marilah kita menunjukkan rasa syukur dengan mempersembahkan ibadah yang layak kepada Allah, yang disertai rasa hormat dan penuh kekaguman, Ibr 12:29 sebab Allah kita adalah api yang menghanguskan.

Allah menggoncangkan supaya tinggal apa yang tidak tergoncangkan. Kesombongan manusia dihancurkan dan kerendahan hati datang. Mereka harus memberikan pertanggung-jawaban. Dalam 1 hari saja semua bisa hilang. Satu bangsa bisa dilahirkan dalam semalam.

Kau harus pulihkan teman-temanmu. Jangan ada yang menyombongkan diri. Pencapaian manusia itu hanya seperti sampah, sebab hanya Allah yang membangun. Singkirkan material lama. Jangan renovasi, tapi ganti dengan yang baru. Pastikan yang kau pegang itu tidak tergoncangkan. Tuhan akan izinkan masalah dan penyakit. Orang-orang harus sampai kepada KESADARAN. Semua digoncangkan. Bangsa-bangsa digoncangkan.

Setan tidak akan mencuri. Midian datang, tapi Tuhan menguatkan hati Gideon. Ia punya Musa yang membuat mujizat. Tuhan tidak mau kau memegang yang masih tergoncangkan. Saya terus membangunkan batu fondasi dari Batu Penjuru yang mengukur kau dari Firman Tuhan. Akan tersisa dari Kerajaan yang tidak tergoncangkan. Apa kau anak-anak Kerajaan?  Membangun Kerajaan. Pemikiran Kerajaan. Maka, datanglah kerajaanMu di bumi seperti di sorga. Kerajaan-Nya datang di kota ini. Itu caranya mengambil-alih kota.

Yang tidak tergoncangkan adalah kualitas sorga.

2.       Tuhan menggoncangkan setiap bangsa, supaya setiap orang bertobat dan diselamatkan. Di Irak, di Afgan, mereka dapat mimpi. Ada hamba Tuhan di Kanada menubuatkan itu. Ada kegerakan di sana dan Tuhan datang. Musim berubah dan makin panas. Siapa yang bertanggung-jawab atas ini? Tuhan. Dia menyalakan hati mereka, sehingga mereka memiliki hati yang hebat.

 

3.     Tuhan menggoncangkan setiap bangsa, supaya tiap bangsa menjadi bangsa domba, bukan kambing. Bangsa harus bisa meresponi Tuhan, maka Dia berikan belas-kasihan dan memberikan kasih karunia-Nya. Akan ada pembersihan yang akan terjadi. Gereja harus bangkit, mengambil posisi yang sedang kosong. Bangsa-bangsa harus melayani Tuhan. Kis 4:... Jangan tinggal hanya diberkat-berkat atau tinggal di hadirat-Nya. Penyembahan itu jangan diserderhanakan, tapi kau harus bersama dan saling menolong.

 

Bangsa-bangsa bersiap-siap....

 

Lihat apa pun yang setan lakukan, dia hanya akan menolong rencana Tuhan. Jangan hanya lihat kuasa dosa, lihat kuasa iman. Orang akan memuji Tuhan di jalan-jalan di tengah-tengah hujan, karena kau meresponi Tuhan. Gereja akan merusak filosofi dunia. Kau harus tau kerajaan Tuhan termanifestasi, walau pun uang gagal. Bagaimana? Kau ada dalam Roh. Saya terus hamil dalam roh. Tuhan itu berdaulat. Dia lakukan apa yang Dia suka. Dia tidak bisa dihentikan. Dia menertawai musuh-musuh-Nya. Tertawa itu bisa kau nikmati, tapi senyum itu hal yang lain. Segala sesuatu Tuhan mendatangkan kebaikan bagi kita.

 

Roh iman akan datang. Dia berbicara, terang jadi. Dia pisahkan terang dan gelap. Dia pisahkan air dari darat. Dia ciptakan sorga dan bumi. Kau akan ada di tempat yang tepat. Mordekhai ada di sana dan dia taruh Ester di istana. Tuhan berikan hal-hal baru, iman baru. Kau tidak akan kalah, tapi kau jadi raja. Tidak ada Raja seperti Yesus. Untuk tujuan ini Aku datang,setiap lutut bertelut dan lidah mengaku. Itulah tujuan gereja. Para pemimpin akan mengambil perkataanmu.  Apa yang terjadi di bumi itu dari sorga, sebab Ia telah mengerjakannya. Akan terjadi transformasi.  Kita tidak  mengambil sistem lain, tapi kita tidak bergantung apa pun. Para politisi mengambil sistem apa pun dan masyarakat menjadi makin miskin. Kita harus menjadi jawaban, bergerak jadi lebih baik dan makin baik. Bangsa domba harus bangkit. Orang-orang benar di posisikan di tempat benar. Dia akan bawa perak dan emas, dan rumah Tuhan dipenuhi kemuliaan-Nya. Orang-orang tidak percaya diberkati, tapi berkat Bapa untuk anak-anak. Dimensi-dimensi ini akan terus membuat kau bergairah. Kau bisa dengar suara Tuhan untuk mereka. Berdoa supaya kau bisa lepaskan perkataan Tuhan. Dengan kuasa-Nya gereja akan dikenal sebagai gereja berotoritas. Anak-anak dibangkitkan, siap berperang. Kita menyatu dengan bahasa Roh Kudus.

 

Kau akan bisa berkata: sebagaimana aku berdiri di hadapan Tuhan, maka kuasa-kuasa ada di dalammu. Elemen-elemen dunia akan ditundukkan di dalam engkau.  Kita di sini untuk mengubah dunia. Jika kau tidak percaya, kau hanya akan melihat dari jauh. Tapi jika percaya, itu jadi bagianmu. Elemen-elemen dunia: air, hujan, badai, api akan tunduk dan tidak akan merusakmu. Apa pun yang diarahkan musuh tidak akan berhasil. Kau akan menangkap frekuensi dengan real. Kau bisa memindahkan gunung ini dan itu. Kau akan dipercaya orang. Tidak mudah untuk diselamatkan, seperti penjahat itu: Tuhan ingatlah jika kau datang sebagai Raja. Kau harus percaya Kerajaan-Nya. Akan ada penuaian jika kau menangkap benih.

 

Setiap mahluk sedang mengerang menantikan anak-anak Allah dinyatakan. Mereka alami pelapukan, penurunan, kesia-siaan. Kau harus menangkap benih yang murni. Segala sesuatu sekarang sudah dihancurkan, susah menjadi kacang yang murni, kedelai yang murni, semua sudah dimodifikasi, sudah direkayasa secara genetika. Kau akan terkejut, pohon-pohon dan binatang-binatang akan mendengarkan engkau. Elemen-elemen dunia, ciptaan, akan mendengarkan engkau. Roh Elisa itu akan kembali dan turun atas gereja Tuhan. Itu seperti Elia dan Musa bertemu dengan Yesus. Antara Malaekhi dan Matius itu berjarak 400 tahun. 

 

Penjabaran sesi Upper Room malam ini – oleh David.

Iman tanpa perbuatan itu mati. Apa yang dikatakan kau harus bertindak atas FT. Apa pun itu yang disampaikan papa, semua bicara tindakan. Setiap domain, pendidikan, kesehatan kita mulai dengan iman. Terus mendesak dalam hadirat Tuhan melihat Kerajaan-Nya, kemuliaan-Nya. Siklus ekonomi 7 tahun kelimpahan itu berjalan dengan sorga terbuka. Di mana kita berdiri? Di siklus ekonomi atau sorga terbuka. Apa yang kita alami 20 tahun ini adalah kunci-kunci Kerajaan. Itu sebabnya kita harus bangkit dalam iman dan mendesak ke alam roh. Bukan hanya memimpin, tapi juga berdoa dan mendesak, mengaktivasi karunia-karunia roh. Jika salah bernubuat jangan mundur. Ulangi lagi. Pp juga berkhotbah di musim-musim kosong. Kita juga memimpin pujian ketika tidak ada jemaat. Kita berlatih dengan Roh Kudus. Apakah di bidang keuangan, anak-anak, firman rhema, firman iman itu sangat pentng. Kita harus meningkat dalam posisi rohani. Itu sebabnya pp bisa bicara kepada gunung berapi. Mereka akan disembuhkan, penyakit dihancurkan. Terus deklarasi. Tidak ada maslah yang besar bagi Tuhan. Terus berdoa. Sakit sembuh dan orang-orang dimerdekakan. Gereja itu bukan tentang penginjilan dan tim penyembahan, tapi gereja yang penuh kuasa. Kuasa yang datang dari atas, dan bukan kita buat-buat.

Upper Room ini latihan. Rasakan sesuatu yang pernah hilang dalam hidupmu. Ambil kehidupan Tuhan dan terapkan di keluarga kita, kelompok kecil. Maka hal-hal yang tidak mungkin menjadi mungkin. Kita akan melihat teritorial yang baru dan tidak akan jadi ketakutan. Kau tidak akan takut apapun karena Tuhan berikan kuasa pengenalan. Apa yang kau kenal, kau tau dari pewahyuan dan pengertian. Pengertian itu akan tertanam. Dan bisa kita terapkan. Gereja terus berdoa dan harus bangkit sebagai Tubuh Kristus.  jangan berhenti sampai kita menerima kemuliaan Allah. Dan kita lihat itu menjadi normal dalam hidup kita. Amin.

 


 

Impresi dan pesan-pesan yang saya dapatkan:

 

Mengapa Tuhan memberikan kebenaran-Nya, pewahyuan-Nya terus menerus bagaikan hujan dan air yang terus mengalir? Supaya kita MELIHAT kebenaran-Nya. Melihat siapa Dia yang dulu, sekarang dan yang akan datang? DIA tidak pernah berubah, tapi kita harus berubah, supaya kita MELIHAT dengan BERBEDA. Melihat dari perspektif yang berbeda, maka persepsi yang kita terima akan berbeda.

Mengapa ada pewahyuan pertama tentang siklus badai ekonomi dunia 2019-2039? Lalu mengapa ada pewahyuan tentang 2 dekade sorga terbuka (sorga terbuka, ketajaman profetik, keakuratan pewahyuan, posisi rohani yang strategis, dan demonstsrasi Roh Kudus)? Mengapa ada sapi gemuk, sapi kurus, sapi berdarah, sapi mati dan keadaan dunia terus memburuk dan makin kacau? Kedua macam pewahyuan yang kontras itu adalah gambaran dunia dan sorga. Apakah yang jelek untuk dunia dan yang baik untuk gereja? Mana yang kau pilih? Siklus badai ekonomi atau 2 dekade sorga terbuka? Tidak, kita tidak bisa memilih keduanya.

Pagi ini ketika saya berdoa tentang firman-Nya dan pewahyuan-Nya ini, Tuhan ingin saya MELIHAT perbedaan antara PIKIRAN TUHAN dan MANUSIA. Rencana Tuhan dan manusia. Jangan memilih, tapi POSISIKAN dirimu. Karena pilihanmu bisa salah atau percuma. Bila pilihanmu benar, belum tentu kau bisa mengalami apa yang kau pilih.  Maka janganlah memilih, tapi POSISIKAN DIRIMU DI TEMPAT YANG TEPAT. Di mana itu? Di mana Tuhan berada di situ HARUSNYA KITA BERADA.

Yoh 14:3 Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada.

Jangan sibuk melayani seperti Marta, tapi ambillah posisi Maria MENDENGARKAN. Jangan sibuk menimbang-nimbang apa yang baik dan tidak, walau pun itu sudah diwahyukan di hadapan kita. Walau pun fakta-fakta rohani itu sudah dinyatakan kepada kita sebagai Gereja-Nya, jangan sibuk berpikir. Kita hanya perlu berada bersama Dia yang dulu, yang sekarang dan yang akan datang.

Ketika orang-orang di dalam rumah terkena Covid-19, semua ingin sembuh dan mereka yang terdampak Covid-19 ingin cepat-cepat dipulihkan; itu dari sisi manusiawi, tapi biarlah kita MELIHAT ada sesuatu yang lebih baik yang Tuhan sediakan. Tuhan turut bekerja mendatangkan kebaikan buat mereka yang mengasihi Dia. Itu yang harus kita cari, bukan sibuk dan dipusingkan keadaan, penyakit dan kesusahan.  Dia ingin kita melihat itu. Dia ingin kita melihat-Nya lebih jelas lagi. Maka naiklah, bergeserlah, mendekatlah dan pandanglah Tuhan. Dengar apa yang dikatakan-Nya lebih jelas lagi.

Baik pikiran dan kemauan, Dia lah yang akan menginspirasikan-Nya kepada kita. Lihat besarnya perbedaan, tingginya perbedaan itu. Antara siklus badai ekonomi dengan apa yang disediakan-Nya dalam 2 dekade sorga terbuka. Ia ingin kita melihat dan bukan memilih.  Ia ingin kita mengerti, bukan perbedaannya, tapi itulah perbedaan antara pikiran kita dan pikiran Tuhan, sejauh tingginya bumi dari langit.  Ia ingin kita MENGERTI KASIH SAYANG-NYA, KASIH SETIA-NYA, KASIH KARUNIA-NYA yang dulu, yang sekarang dan yang akan datang itu TETAP SAMA. Aku-lah DIA. Aku lah KASIH.

Tidak usah bangga dengan pewahyuan-pewahyuan yang Dia anugerahkan, tapi KASIHI LAH DIA lebih lagi sebagaimana Dia adanya. Keberadaan kita bukanlah untuk berkat-berkat-Nya, bukan untuk mujizat-Nya, bukan untuk pewahyuan-Nya; tapi untuk kita ada BERSAMA DIA di mana IA BERADA di situlah kita ada. Kemana Anak Domba itu pergi, ke situ lah kita pergi.

Tuhan sedang membangun rumah-Nya. Dari kemah Daud menjadi Bait Kudus. Kuduslah sebab Dia kudus. Ia sedang menggoncangkan yang tidak tetap supaya tinggal apa yang tetap. Dia menggugah setiap kemah-Nya, Dia goncangkan kemah-Nya supaya BANGKIT DAN MENYADARI apa yang kurang, apa yang harus dipersiapkan, apa yang harus dibangun. Bangkit dan datang kepada-Nya sebab MAUT sedang mendatangi untuk terakhir kali pada jam yang terakhir ini.

Mrk 14:37 AYT Kemudian, Ia datang kembali dan mendapati murid-murid-Nya sedang tidur, dan Ia berkata kepada Petrus, "Simon, mengapa kamu tidur? Tidak bisakah kamu berjaga-jaga selama satu jam?

Tuhan ingin membangun kembali KEMAH DAUD yang runtuh menjadi BAIT SUCI, gereja masa depan. Maka berdoa dan berjaga-jagalah SELALU satu jam terakhir zaman ini. Tuhan ingin kita datang berdoa bersama dengan Dia di tempat di mana Dia ada.

Mrk 14:38 TB Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan; roh memang penurut, tetapi daging lemah."

Berdoalah MENURUT ROH, bukan menurut daging. Kekuatan doamu harus dari Roh, bersama Roh Kudus, bukan kekuatan daging yang lemah.

Mrk 14:40 Dan ketika Ia kembali pula, Ia mendapati mereka sedang tidur, sebab mata mereka sudah berat dan mereka tidak tahu jawab apa yang harus mereka berikan kepada-Nya.

Indikasi mereka yang akan jatuh ke dalam pencobaan adalah mata mereka sudah berat dan tidak dapat merespon perkataan Tuhan, sekali pun mereka sepelemparan batu saja jauhnya dari Tuhan.

Kita harus selalu melekat pada Tuhan. Maka mendekat dan mendekatlah untuk menutup jarak itu.

Why 17:12 Dan kesepuluh tanduk yang telah kaulihat itu adalah sepuluh raja, yang belum mulai memerintah, tetapi satu jam lamanya mereka akan menerima kuasa sebagai raja, bersama-sama dengan binatang itu.

Why 18:10 berdiri jauh-jauh karena takut terhadap siksaannya, dan menangis, "Celaka! Celakalah, kota yang besar, Babel, kota yang kuat itu! Sebab, dalam satu jam saja penghakimanmu sudah datang!"

Yesus bersama murid-murid di Taman Getsemani. Satu jam lamanya Yesus berdoa sebelum orang yang menyerahkan Dia kepada pemerintahan dunia itu datang, sementara murid-murid-Nya tertidur!

Kemah-kemah-Nya sedang dalam suasana tertidur dan harus digoncangkan Tuhan supaya bersiap-siap, sebab dalam satu jam saja masa penghakiman itu segera datang! Papa Jonathan menyatakan di SOS tahun 2019 lalu, bahwa Tuhan akan menggocangkan setiap bangsa dan setiap orang di bumi. Saya melihat agenda di tahun 2019. Konferensi SOS ini diselenggarakan pada 25-30 November 2019, dan SEGERA itu terjadi, Covid-19 datang! Bangsa-bangsa dan setiap orang di bumi ini digoncangkan Tuhan. Bukan Tuhan yang menyebabkan Covid-19. Tapi Covid-19 adalah gambaran adanya kuasa kegelapan yang menyebar ke seluruh bumi, tanpa memandang bangsa, suku, ras, agama, budaya, iklim atau cuaca. Kita tidak tau virus Covid-19 ini hasil rekayasa manusia di laboratorium atau bukan, tapi kuasa kegelapan itu muncul dari jurang maut yang tidak kelihatan dasarnya (bottomless pit  of hell, Wahyu 9:2)

Papa Jonathan di atas mengatakan: Saya terus membangunkan batu fondasi dari Batu Penjuru yang mengukur kau dari Firman Tuhan.

Waktunya kemah-kemah Tuhan bangkit dan mendekatkan diri kepada Kristus Yesus. Jangan ada jarak. Apa itu jarak?  Perbedaan, ketidaksesuian, kesenjangan, ketidakcocokan.

Malaikat mengambil tongkat pengukur dan memeriksa Gereja-gereja untuk melihat apakah mereka tidak sejalan dengan Firman-Nya.

Why 11:1 Kemudian diberikanlah kepadaku sebatang buluh, seperti tongkat pengukur rupanya, dengan kata-kata yang berikut: "Bangunlah dan ukurlah Bait Suci Allah dan mezbah dan mereka yang beribadah di dalamnya.

BANYAK GEREJA AKAN JATUH dan banyak di antaranya akan terluka. Akan ada KEBANGKITAN DAN PENGUNGKAPAN KESALAHAN dalam beberapa waktu mendatang. Apa yang tampak sangat kecil perbedaannya di awal membangun telah menjadi sangat jauh dari awalnya. Ini gereja-gereja yang tidak memakai Yesus Kristus sebagai batu penjuru. Ini adalah kesalahan para tukang bangunan yang ceroboh. Tidak memanfaatkan pengajaran para rasul dan tidak mengenali rasul-rasul yang dianugerahkan Tuhan dalam 5 jawatan pelayanan. Tidak ada kasih karunia mengalir, tidak ada impartasi mengalir. Hanya dari seorang rasul, seorang sumber anugerah, yang daripada mulutnya keluar FIRMAN KASIH KARUNIA dan daripada pribadinya mengalir impartasi roh, dan memberikan warisan harta rohani.

Dan sekarang aku menyerahkan kamu kepada Tuhan dan kepada firman kasih karunia-Nya, yang berkuasa membangun kamu dan menganugerahkan kepada kamu bagian yang ditentukan [warisan]  bagi semua orang yang telah dikuduskan-Nya. Kis 20:32

Perbedaan dan jarak itu tidak dapat dilihat dengan pikiran dan manajemen gereja yang terbaik sekali pun di dunia ini! Sekali pun mereka melihat, mereka tidak akan menanggap dengan tepat, sebab mata mereka telah berat, seperti mata murid-murid. Tembok-tembok denominasi telah berusaha menutupi perbedaan jarak itu, demikian juga para ahli teologi dengan teorinya yang Alkitabiah!

Tuhan sangat prihatin dengan perbedaan yang muncul dari dinding yang tidak diukur dari batu penjuru. Lihat bagaimana tembok itu bersandar dan perhatikan tembok itu runtuh karena sekarang beratnya di atas dan memberi tekanan besar pada fondasinya.

Perhatikan bangunan setiap dinding; pastikan dindingnya lurus, jika tidak maka akan jatuh. Tembok-tembok yang ada yang telah dibangun di atas fondasi Tuhan runtuh dan manusia akan segera menemukan betapa mengerikannya kehancuran yang datang dari kesalahan kecil! Paulus mengatakan perhatikan bagaimana caramu membangun di atas fondasi yang telah diletakkan!

Keretakan adalah awal, kehancuran dan keruntuhan adalah hasil dari ketidakpedulian ukuran kebenaran yang dipakai untuk membangun. Lot membuat celah Mesir dan membuat jarak dengan Abraham yang seharusnya menjadi sumber anugerahnya. Dia tetap orang benar. Tapi semua keturunannya runtuh menjadi bangsa Amon dan Moab. Tidak ada kasih karunia dan impartasi mengalir kepada generasi selanjutnya!

Lihat distorsi (celah sempit) yang dibuatnya ketika di Mesir dan jarak antara tanah Kanaan dan lembah Sodom; perhatikan mereka jatuh dengan keras seperti tiang garam yang jatuh. Apa arti tiang garam? Tiang garam adalah mereka yang tidak menyayangkan nyawanya demi harta seperti istri Lot! Mesir dan Sodom telah membentuk kecenderungan hati yang condong mencintai harta daripada nyawa, kehidupan yang hedon dan najis.

Lihat percampuran yang dibuat oleh Salomo.  Betapa pun agungnya dan megahnya BANGUNAN Bait Suci, percampuran itu tidak boleh ada. Seluruh dunia mengagumi hikmat yang dimiliki Salomo. Tapi sebelum membangun Bait Suci, Salomo mengambil anak Firaun menjadi istrinya. Percampuran bahan bangunan tidak boleh ada dari awalnya.

1Raj 9:16  —  Sebab Firaun, raja Mesir, telah maju berperang dan merebut Gezer, lalu membakarnya dan membunuh orang-orang Kanaan yang diam di kota itu. Kemudian diberikannya kota itu sebagai hadiah kawin kepada anaknya, isteri Salomo,

1Raj 11:4 Sebab pada waktu Salomo sudah tua, isteri-isterinya itu mencondongkan hatinya kepada allah-allah lain, sehingga ia tidak dengan sepenuh hati berpaut kepada TUHAN, Allahnya, seperti Daud, ayahnya.

Ibr 11:24 Karena iman maka Musa, setelah dewasa, menolak disebut anak puteri Firaun,

Bahkan Musa sekali pun hanya disebut saja sebagai anak dari putri Firaun, dia menolaknya! Dari awal Musa telah menunjukkan sikap: Dia bukan pangeran Mesir! Maka Allah berkenan menampakkan diri-Nya di hadapan Musa dalam semak-semak duri yang tidak terbakar api. Itu adalah representasi Pribadi Kristus, yang mengenakan semak duri, namun ada api Roh Kudus menaungi-Nya! Ia turut merasakan penderitaan bangsa Israel di Mesir dengan cara yang kudus dan murni. Ia ingat perjanjian-Nya dengan Abraham  tentang keturunannya, pengorbanan Ishak dan kasih-Nya kepada Israel.

Dengan ikat-janji-Nya Tuhan bertindak, dengan kasih karunia-Nya Ia menjagai dan membangun kita. Jangan menolak kasih karunia itu, sekecil apa pun anggapanmu!  Jangan remehkan pemberian-Nya. Kelima jawatan itu pemberian-Nya untuk membangun. Pertama-tama Dia serahkan kepada ahli pembangunan yakni para rasul.

GEREJA PERTAMA-TAMA DIBANGUN OLEH PENGAJARAN PARA RASUL, BUKAN PENGAJARAN ORANG LAIN! Bukan oleh para gembala atau pendeta, bukan oleh para penginjil.  Mereka yang hanya menjadi ahli teologi, dan bukan dari hidup berjalan bersama Tuhan, hanya menjadi tukang-tukang cat dan tukang tambal dempul, yang menutupi keretakan demi keretakan bangunan.  Yang harus meletakkan DASAR PENGAJARAN [doktrin] adalah SEORANG RASUL TUHAN.

1Kor 3:10 Sesuai dengan kasih karunia Allah, yang dianugerahkan kepadaku, aku sebagai seorang ahli bangunan yang cakap telah meletakkan dasar, dan orang lain membangun terus di atasnya. Tetapi tiap-tiap orang harus memperhatikan, bagaimana ia harus membangun di atasnya.

Orang-orang yang meletakkan tembok [doktrin] Gereja memang meletakkan ajaran yang salah yang selama bertahun-tahun telah menjadi semakin jauh dari kebenaran. Oh, seberapa jauh sebuah Gereja TELAH MELEWATKKAN TANDA KECIL ini? Mereka melewatkan patok dari BATU PENJURU itu yang dipasang oleh seorang rasul! Mereka lebih bermegah dengan denominasinya. Pada waktunya, bukankah MELEWATKAN TANDA KECIL itu akan menjadi GAP LEBAR?  Inilah sebabnya mengapa penting untuk memulai PADA FOUNDASI ​​YANG TEPAT. Tidak akan ada kekuatan yang mengikat antara dinding-dinding dengan batu penjuru akan membuat bangunan roboh dan hancur.

JADI INI TENTANG PERBEDAAN, TENTANG JARAK DAN PERBEDAAN YANG MAKIN MENJAUH DARI KEBENARAN FIRMAN TUHAN. Ini bicara tentang hati yang menjauh dari Tuhan.

Martha hanya berjarak beberapa langkah dari Maria dan Yesus berada, tapi lihat perbedaannya seperti yang dikatakan Yesus:  tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya." Luk 10:42

Bukan Martha tidak mendengar kata-kata Yesus, tapi dia sama sekali tidak bisa menangkapnya dan mengertinya. Ia mengukur secara salah apa yang dilakukan Maria dengan berdiam diri di kaki Yesus. Matanya melihat secara salah, tidak seperti Yesus memandang. Apa yang tidak akan diambil dari Maria? Kerajaan-Nya dan keselamatannya. Hak waris atas Kerajaan-Nya dan keselamatan itu akan tetap pada Maria, menjadi milikinya dan Ia menjadi milik Tuhan selama-lamanya (Kis 4:12).

Yesus maju ke depan untuk berdoa mencurahkan isi hati-Nya kepada Bapa di Taman Getsemani, kira-kira 1 jam sebelum Ia ditangkap. Namun lihat, murid-murid tidak siap, tidak mendengar dan merespon apa yang  Yesus katakan untuk berjaga-jaga! Mereka tidak peduli apa yang Yesus katakan dan tetap tertidur.

Lot membuat jarak cukup jauh dari Abraham. Lihat apa yang terjadi kemudian!

Musa tidak mau disebut anak dari putri Firaun, tetapi Salomo mengambil seorang istri dari putri  Firaun! Lihat apa yang terjadi pada Salomo di masa tuanya! Bandingkan dengan Musa di akhir hidupnya. Ini terjadi dari jarak perbedaan yang dibuat oleh Musa dan Salomo.

Bukan jarak atau retakan akan membuat kegoncangan, tapi jarak memperparah kerusakan akibat  adanya goncangan yang Tuhan buat! Karena tidak ada perlindungan, tidak ada kekuatan, tidak ada ikatan roh dan ikat-janji dengan Tuhan.  Semakin jauh jarak dan perbedaan, goncangan semakin keras dan dampaknya semakin hebat merusak. Ini karena posisi orang itu yang menjauh bukan mendekat kepada Tuhan.

Bukan dari iblis atau jemaat gereja yang berulah, sehigga terjadi kegoncangan, tapi Tuhan sendiri yang sengaja membuat kegoncangan. Jangan salahkan jemaat! Para pemimpin adalah tukang bangunan, harus memperhatikan titik yang sering tidak dianggap penting, seperti tukang-tukang bangunan yang telah membuang batu penjuru!

Kis 4:11 Yesus adalah batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan  —  yaitu kamu sendiri  — , namun ia telah menjadi batu penjuru.

Batu bicara tentang Kerajaan Allah.

Luk 20:18 Barangsiapa jatuh ke atas batu itu, ia akan hancur, dan barangsiapa ditimpa batu itu, ia akan remuk."

Dan 2:45 tepat seperti yang tuanku lihat, bahwa tanpa perbuatan tangan manusia sebuah batu terungkit lepas dari gunung dan meremukkan besi, tembaga, tanah liat, perak dan emas itu. Allah yang maha besar telah memberitahukan kepada tuanku raja apa yang akan terjadi di kemudian hari; mimpi itu adalah benar dan maknanya dapat dipercayai."

Apa yang dibangun manusia secara natural, menggunakan unsur-unsur dunia akan hancur remuk, bahkan yang kelihatan mulia seperti emas sekali pun. Siapa yang menyebabkan kehancuran? Tuhan sendiri, bukan faktor lain, bukan faktor manusia, karena dari mulanya manusia berbuat semaunya, menurut pikirannya sendiri.

Dunia alami pelapukan, penurunan, kesia-siaan. Kau harus menangkap benih yang murni, bukan benih yang bercampur dengan faktor manusia dan filosofi dunia.  Jangan meninggikan dirimu dan menganggap dirimu menjadi batu penjuru – yang adalah Kristus. Ukurannya adalah Kristus, bukan manusia. Amin.

 

Postingan populer dari blog ini

Mengikatkan Diri Pada Tuhan Dalam Ikatan Roh

  SATE 24 November 2020 –  Bacalah terlebih dahulu: Roma 1:28, 8:14-17, 6:16-19 Ketika seseorang lahir baru, rohnya menjadi baru karena rohnya bersatu dengan Roh Kudus. Tetapi untuk pikiran (akal budi) harus diperbaharui dari hari ke hari, artinya waktu lahir baru roh kita dibangkitkan sedangkan pikiran kita belum alami pemulihan. Oleh karena itu harus alami pembaharuan dari hari ke hari melalui firman. Sebelum seseorang alami lahir baru, maka rohnya ditawan oleh jiwanya. Sehingga yang dilakukan oleh tubuh adalah segala sesuatu yang sifatnya kedagingan. Kondisi lahir baru tidak serta merta membuat seseorang lantas berubah secara drastis, ada proses yang harus dilalui supaya jiwa dan tubuh pun alami keselamatan dari Allah.   *#1. Mengapa pikiran kita harus alami pembaharuan dari hari ke hari berdasarkan Roma 1:28?*   Unsur JIWA bukanlah langsung berasal dari Allah. Yang langsung dari Allah adalah roh kita. Jiwa yang terdiri dari pikiran, perasaan dan kehendak itu timb...

The Seed of God and the Character of Abraham (MKS #53)

Khotbah ini membahas proses rohani di mana Allah menabur benih ilahi ke dalam kehidupan manusia untuk mewujudkan kerajaan-Nya di bumi. Melalui teladan Abraham , dijelaskan bahwa hubungan intim dengan Tuhan dimulai dari panggilan pribadi dan ikatan janji (covenant) yang teguh . Ketaatan mutlak Abraham dalam menjaga ketetapan Allah menjadi dasar bagi Tuhan untuk mempercayakan otoritas-Nya kepada generasi berikutnya. Di sini ditekankan bahwa setiap orang percaya dipanggil untuk memiliki kepribadian yang selaras dengan karakter Allah melalui bimbingan Roh Kudus. Akhirnya, sumber ini menantang umat untuk hidup dalam kesetiaan dan kasih yang radikal agar janji Tuhan dapat tergenapi secara turun-temurun. Ibadah JMD Bandung 6 September 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 53 Catatan Khotbah: Manusia Kerajaan Sorga (Bagian 53) Pelayanan: GPK JMD Bandung, Ps. Djonny Tambunan Tanggal: 6 September 2026 1. Landasan Rencana Agung Allah & Benih Sejati Keturunan Raja-Raja: Allah menetapk...

Membangun Sion Membentuk Ulang Kota - oleh Dr. Jonathan David

Ringkasan Khotbah: "Membangun Sion Membentuk Ulang Kota"  16082022  the Upper Room Kembalilah, hai anak-anak yang murtad, demikianlah firman TUHAN, karena Aku telah menjadi tuan atas kamu! Aku akan mengambil kamu, seorang dari setiap kota dan dua orang dari setiap keluarga, dan akan membawa kamu ke Sion.  Yeremia 3:14   Khotbah ini membahas visi tentang pembangunan kembali Sion sebagai inti dari pemulihan kota dan kehidupan umat Tuhan. Dr. Jonathan David menguraikan bagaimana Tuhan sedang bergerak secara aktif untuk membangun Sion, yang bukan hanya sekadar tempat, melainkan juga sebuah dimensi rohani di mana kehadiran, kuasa, dan otoritas Allah termanifestasi. Khotbah dimulai dengan penekanan pada pentingnya mendengar suara Tuhan dan mengasihi kebenaran-Nya. Dr. Jonathan David menyatakan bahwa tanpa kedua hal ini, akan ada kekacauan. Ia juga menekankan tentang karunia-karunia Roh Kudus yang diperlukan, seperti pewahyuan, pengertian, dan hikmat  untuk dapat menge...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

The Seed of Succession and the Power of Destiny (UR #240)

Ini merupakan materi pengajaran dari Dr. Jonathan David mengenai prinsip suksesi kepemimpinan spiritual yang berfokus pada konsep benih ilahi dalam diri manusia. Penulis menekankan bahwa masa depan dan kekuatan seseorang ditentukan oleh Kristus sebagai benih yang dibawa, yang memberikan ketangguhan untuk mengatasi segala trauma masa lalu maupun serangan musuh. Beliau menguraikan kriteria kehidupan yang layak direproduksi, yakni pribadi yang berpusat pada salib , memiliki karakter yang baik , serta dipenuhi oleh Roh Kudus . Selain itu, terdapat peringatan tegas untuk menghentikan pelatihan bagi individu yang menunjukkan sikap keras hati, tidak taat, dan suka mengkritik . Secara keseluruhan, dokumen ini berfungsi sebagai panduan praktis untuk membangun generasi pemimpin baru yang memiliki integritas moral dan ketundukan penuh pada firman Tuhan . 14 07 2026 DR JONATHAN DAVID, SUKSESI KEPEMIMPINAN (BAGIAN 3) Catatan Khotbah: Suksesi Kepemimpinan (Bagian 3) Sesi: The Upper Room 240 (1...

ROMA 15:1-7

MENANGGUNG KELEMAHAN ORANG YANG TIDAK KUAT 15:1 Kita, yang kuat, wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri. 15:2 Setiap orang di antara kita harus mencari kesenangan sesama kita demi kebaikannya untuk membangunnya. 15:3 Karena Kristus juga tidak mencari kesenangan-Nya sendiri, tetapi seperti ada tertulis: "Kata-kata cercaan mereka, yang mencerca Engkau, telah mengenai aku." 15:4 Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci. 15:5 Semoga Allah, yang adalah sumber ketekunan dan penghiburan, mengaruniakan kerukunan kepada kamu, sesuai dengan kehendak Kristus Yesus, 15:6 sehingga dengan satu hati dan satu suara kamu memuliakan Allah dan Bapa Tuhan kita, Yesus Kristus. 15:7 Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemulia...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Conquering the Mountains of Governance and Political (UR #237)

Khotbah  Dr. Tunde Bakare dalam acara ISC 2025 membahas peran strategis orang percaya di gunung politik dan pemerintahan . Beliau menekankan pentingnya memiliki pola atau cetak biru ilahi serta karakter yang murni sebelum terlibat dalam kepemimpinan publik agar tidak tercemar oleh sistem dunia. Melalui berbagai rujukan Alkitab, ia menjelaskan bahwa Tuhan akan membangkitkan pemimpin-pemimpin profetik untuk menggantikan sistem yang korup dan menindas rakyat. Bakare juga membagikan pengalaman pribadinya di Nigeria tentang bagaimana kekuatan doa dan nubuat mampu mempengaruhi arah politik nasional serta menentang rezim yang tidak adil. Inti dari pesan ini adalah panggilan bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan yang berani merebut kembali pengaruh di berbagai bidang budaya demi kesejahteraan bangsa. Narasi ini ditutup dengan penegasan bahwa kepemimpinan yang takut akan Tuhan adalah kunci utama yang membedakan kemajuan suatu negara dari keterpurukannya. Berikut adalah c...