Langsung ke konten utama

MEMAHAMI YESUS SEUTUHNYA

Mat 13:10  Maka datanglah murid-murid-Nya dan bertanya kepada-Nya: "Mengapa Engkau berkata-kata kepada mereka dalam perumpamaan?"

Mat 13:11  Jawab Yesus: "Kepadamu diberi karunia untuk mengetahui rahasia Kerajaan Sorga, tetapi kepada mereka tidak.


Kepada kita sebagai murid-murid-NYA, Tuhan memberikan kita rahasia Kerajaan Sorga. Anugerah ini haruslah kita hargai dengan amat tinggi, sebab tidak semua orang bisa mengenal Yesus sebagaimana kita yang sudah dianugerahkan-NYA.

Jadi sesungguhnya Tuhan itu diskriminatif! Bagi sebagian orang di gereja, firman Tuhan itu masih merupakan misteri. Kenapa murid-murid diberikan karunia itu? Karena mereka dipilih dan mereka menyambut pilihan Tuhan itu. Artinya mereka tidak bisa hidup sembarangan lagi. Firman yang kita dengar harus kita responi dengan akurat, harus ada komitmen dan akuntabilitas atas kebenaran yang dapatkan dari Bapa sorgawi.

Isa 55:6  Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat!

Kita harus bertanggung-jawab atas setiap kesempatan yang Tuhan anugerahkan: ibadah, komsel, konferensi, dan lain sebagainya. Jika kita tidak disiplin kita bukanlah murid Yesus. Jangan pernah berpikir jika kita hidup semaunya sendiri, Tuhan akan terus menganugerahi firmanNya, karunia rahasia Kerajaan Sorga. Bagi mereka yang mencari kebenaran dan hidup benar, maka misteri itu tidak ada lagi. Perkataan Tuhan akan menjadi jelas, tidak ada lagi kebingungan.

Tuhan pernah berkata, jangan berikan mutiara kepada babi atau barang berharga kepada anjing. Harta sorgawi itu tidak akan diberikan kepada orang yang tidak bisa menghargai.

Yang disebut murid itu adalah mereka yang memberikan dirinya untuk diajar, dibimbing, diarahkan dan taat kepada gurunya. Dia rela kehilangan kebebasannya.

Daud pernah diremehkan saudara-saudaranya dan orangtuanya. Tapi Tuhan memperhatikan hatinya. Ia orang yang haus akan isi hati Tuhan, haus untuk mengenal mendalam ketetapan-ketetapan dan hukum-hukum Tuhan.

Mat 13:12  Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan; tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya.

Bartimeus adalah seorang pengemis buta yang duduk di tepi jalan di Yerikho. Walau pun begitu, dia tidak memiliki mental miskin. Dia memiliki “sesuatu”. Dia memikirkan hal-hal besar. Dia berani untuk mempunyai mimpi besar, terbebas dari keadaannya dan berdampak kepada orang-orang.

Kita harus bebas dari kondisi kita, tidak terbelenggu keadaan atau status kita. Tidak bergantung dari hal-hal lahiriah. Tetap fokus pada rencana yang Tuhan sudah tetapkan. Suatu saat Tuhan akan membawa kita untuk bisa menjadi berkat. Kita tidak boleh menghalangi pikiran kita untuk dapat menerima firman yang segar, sehingga menjadi benih kehidupan kita. Benih itu membangkitkan iman dan menyuarakan kebenaran firman itu.

Bartimeus memiliki benih firman. Terbukti ia bisa memahami Yesus adalah anak Daud yang dijanjikan untuk menduduki Tahta Daud dan akan memerintah sebagai Raja segala raja untuk selamanya. Sedangkan orang-orang mengenal Yesus hanya sebagai anak Yusuf, tukang kayu. Bartimeus memiliki suatu benih yang sangat berharga, sehingga ketika ia mendeklarasikan: Yesus Anak Daud…. Maka langkah kaki Yesus terhenti dan menoleh. Siapa yang memiliki, kepadanya akan ditambahkan hingga berkelimpah. Bartimeus bisa mengkaitkan benih firman itu, bahwa Yesus adalah Anak Daud. Maka Yesus bertanya: Apa yang kau ingin Ku perbuat bagimu? Ini luarbiasa. Bartimeus disembuhkan sesuai iman dan permintaannya.

Wanita yang mengalami pendarahan 12 tahun juga hanya memiliki benih firman. Apa yang dia dengar tentang Yesus yang menyembuhkan orang sakit, mentahirkan orang kusta, mencelikkan orang buta, orang lumpuh berjalan.  Dengan benih firman itu dan dengan imannya, ia menciptakan ‘teknologi’ yang mengubahkan seluruh hidupnya.

Kita tidak boleh menjadi ‘pepesan kosong’ tapi kita harus memiliki sesuatu.

Anugerah dan karunia untuk mengetahui rahasia Kerajaan Allah akan membawa kita kepada pengenalan akan Yesus secara seutuhnya. Ketika Yesus lewat di depan mereka, kepada murid-muridnya, Yohanes Pembaptis memberitahukan:  Inilah Anak Domba Allah!  Dan mereka langsung mengikut Yesus tanpa pernah kembali kepada Yohanes Pembaptis. Mereka langsung terkonek dengan perkataan Anak Domba Allah itu. Bagaimana bisa? Yohanes yang telah mengajari mereka, bahwa Yesaya pernah mengatakan mengenai Anak Domba yang dibawa ke pembantaian, yang bulunya digunting di depan banyak orang, ia kelu, tidak membuka mulutnya  (Yes 53:7).
Andreas dan temannya telah memiliki sesuatu, karena pada waktu itu Yesus belum melakukan mujizat, belum melayani.

Joh 1:40  Salah seorang dari keduanya yang mendengar perkataan Yohanes lalu mengikut Yesus adalah Andreas, saudara Simon Petrus.

Andreas ini murid Yohanes Pembaptis, tapi Simon Petrus bukan. Andreas telah mengenal Yesus sebagai Anak Domba Allah, tapi tidak bagi Simon Petrus. Oleh karena itu, ketika Yesus menyatakan bahwa Ia akan menanggung banyak penderitaan di Yerusalem, dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga, Simon Petrus malahan ingin menghalangi Yesus untuk melakukan ketetapan Bapa.

Joh 6:22  Pada keesokan harinya orang banyak, yang masih tinggal di seberang, melihat bahwa di situ tidak ada perahu selain dari pada yang satu tadi dan bahwa Yesus tidak turut naik ke perahu itu bersama-sama dengan murid-murid-Nya, dan bahwa murid-murid-Nya saja yang berangkat.

Respon Petrus beda dengan Andreas. Petrus belum memahami bahwa Yesus adalah Anak Domba yang harus disembelih. 

Joh 1:41  Andreas mula-mula bertemu dengan Simon, saudaranya, dan ia berkata kepadanya: "Kami telah menemukan Mesias (artinya: Kristus)."

Andreas tidak hanya memahami Yesus sebagai Anak Domba Allah, tapi juga sebagai Messias (Kristus).  Kepadanya Tuhan menambah-nambahkan pemahaman dan keyakinannya akan Messias.   

Joh 1:42  Ia membawanya kepada Yesus. Yesus memandang dia dan berkata: "Engkau Simon, anak Yohanes, engkau akan dinamakan Kefas (artinya: Petrus)."

Di sini Yesus sedang membangkitkan dan membuat penyataan profetik mengenai Simon. Melalui hidupnya, rencana Tuhan akan berdirinya gereja, salah satunya adalah melalui Simon (Matius 16:18).

Tanpa pemahaman seutuhnya kita akan melakukan banyak kesalahan dan menghalang-halangi ketetapan dan tujuan Bapa seperti Petrus lakukan.

Mat 16:22  Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegor Dia, katanya: "Tuhan, kiranya Allah menjauhkan hal itu! Hal itu sekali-kali takkan menimpa Engkau."

Mat 16:23  Maka Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus: "Enyahlah Iblis. Engkau suatu batu sandungan bagi-Ku, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia."

Kita harus waspada orang-orang seperti Simon, dalam rumah rohani, juga dapat menghalang-halangi jalan Tuhan. Barulah setelah pencurahan Roh Kudus Simon berubah total. Dia yang terkemudian menjadi yang terdahulu, karena dia yang bertobat belakangan menjadi yang terkemuka.

Joh 1:43  Pada keesokan harinya Yesus memutuskan untuk berangkat ke Galilea. Ia bertemu dengan Filipus, dan berkata kepadanya: "Ikutlah Aku!"

Joh 1:44  Filipus itu berasal dari Betsaida, kota Andreas dan Petrus.

Ketika bertemu dengan Filipus di Galilea, Yesus mengajak Yesus mengikuti Dia, dan Filipus langsung mengikut Yesus. Mengapa demikian? Karena Filipus memiliki sesuatu. Apa yang ada pada Filipus?
Joh 1:45  Filipus bertemu dengan Natanael dan berkata kepadanya: "Kami telah menemukan Dia, yang disebut oleh Musa dalam kitab Taurat dan oleh para nabi, yaitu Yesus, anak Yusuf dari Nazaret."

Filipus memiliki firman Tuhan dari kitab Musa.

Deu 18:15  Seorang nabi dari tengah-tengahmu, dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku, akan dibangkitkan bagimu oleh TUHAN, Allahmu; dialah yang harus kamu dengarkan.

Deu 18:18  seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya.

Deu 18:19  Orang yang tidak mendengarkan segala firman-Ku yang akan diucapkan nabi itu demi nama-Ku, dari padanya akan Kutuntut pertanggungjawaban.

Inilah yang telah dikatakan Filipus kepada Natanael di Yoh 1:45.
Benih firman Tuhan yang disampaikan Musa ini ada pada Filipus. Tidak ada kebingungan, tidak ada lagi misteri bagi Filipus. Yesus dari Nazaret, anak Yusuf itulah nabi yang dimaksudkan Musa.  Ini yang menjadikan Filipus langsung mengikut Yesus ketika diajak. Namun, apakah Filipus pernah meneliti tentang Yesus? Ya, berarti Filipus sudah mengamat-amati Yesus dan mengetahui Yesus anak Yusuf. Dan dia dapat mengaitkannya dengan firman yang Musa sampaikan. Mengapa? Karena dia percaya bahwa Yesus adalah nabi yang akan datang yang disebutkan itu. Ia memiliki benih firman dalam hatinya. Bukan pepesan kosong.

Joh 1:46  Kata Natanael kepadanya: "Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?"

Joh 1:47  Kata Filipus kepadanya: "Mari dan lihatlah!" Yesus melihat Natanael datang kepada-Nya, lalu berkata tentang dia: "Lihat, inilah seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan di dalamnya!"

Joh 1:48  Kata Natanael kepada-Nya: "Bagaimana Engkau mengenal aku?" Jawab Yesus kepadanya: "Sebelum Filipus memanggil engkau, Aku telah melihat engkau di bawah pohon ara."

Murid-murid Yesus memiliki sesuatu dalam hidupnya. Natanael lebih lagi. Filipus berkata "Kami telah menemukan Dia, yang disebut oleh Musa dalam kitab Taurat dan oleh para nabi, yaitu Yesus, anak Yusuf dari Nazaret."

Nazaret itu kota yang jahat, yang dibangun dengan darah. Apa yang Natanael miliki? Ia banyak memiliki banyak firman tentang Messias. Dia berkomentar: "Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?"
Ia tau Messias bukan dari Nazaret, tapi dari Betlehem. Ia pegang kitab Mikha dan kitab Yesaya. Ia orang Yahudi asli. Nama Natanael adalah nama orang Yahudi yang umum sejak jaman PB.  Yesus berpendapat: Natanael adalah orang Israel yang sejati. Tidak ada dusta, tapi apa yang dikatakannya berasal dari imannya. Ia mengetahui Messias bukan dari Nazaret, tapi dari Betlehem di tanah Yudea. Berarti pemahaman Natanael akan Messias lebih baik dari Filipus dan Andreas, sebab ia lebih banyak memiliki firman Tuhan.

Joh 1:50  Yesus menjawab, kata-Nya: "Karena Aku berkata kepadamu: Aku melihat engkau di bawah pohon ara, maka engkau percaya? Engkau akan melihat hal-hal yang lebih besar dari pada itu."

Joh 1:51  Lalu kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya engkau akan melihat langit terbuka dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia."

 “Engkau akan melihat hal-hal yang lebih besar dari pada itu." Ini penyataan Yesus kepada Natanael.  Sorga akan terbuka dan ia akan melihat malaikat-malaikat Allah turun naik, sama seperti yang dialami Yakub.

Hidup di bawah sorga yang terbuka dengan pelayanan para malaikat, jauh melebihi pengalaman mengusir setan, mengalami mujizat, lebih dari bernubuat, dlsb. Sebab akan banyak penyingkapan rahasia Kerajaan Allah, yaitu hidup di dalam kebenaran, damai sejahtera dan sukacita dari Roh Kudus; kepada hidup kita, menjadi identitas hidup kita. Dan itu adalah kehidupan dari satu kemenangan kepada kemenangan yang lain. Hidup yang berkelimpahan berkat sorga. Yang membuat kita naik dari satu level kepada level berikutnya.

Natanael mendapat perhatian khusus dari Tuhan, karena ia memiliki dasar dan firman Tuhan.  Dikatakan bahwa, Tuhan mengenal siapa kita dan mengenal milik kepunyaanNya. Tidak mungkin dalam satu kali perjumpaan, Filipus, Andreas dan Natanael langsung mengikuti Yesus, tanpa ada perhatian dari Tuhan akan siapa kita dan siapa yang menjadi milik kepunyaanNya.

Kualitas-kualitas apa dan sikap-sikap yang harus saudara punyai:
1. Hati yang lembut, mudah dibentuk dan diajar, mudah berubah.
Mat 5:5  Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi.
2. Hati yang haus dan lapar akan kebenaran. Siapa yang menciptakan kehausan? Dengan cara mendengar ulang khotbah, merenungkan, membuat notesnya.
Mat 5:6  Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.

3. Telinga rohani yang tajam, tidak tumpul. Mendengar dan memperhatikannya dengan akurat. Luk 8:18  Karena itu, perhatikanlah cara kamu mendengar. Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, dari padanya akan diambil, juga apa yang ia anggap ada padanya."

Segera respon dan mentaatinya.

Heb 5:11  Tentang hal itu banyak yang harus kami katakan, tetapi yang sukar untuk dijelaskan, karena kamu telah lamban dalam hal mendengarkan.

Heb 5:12  Sebab sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok dari penyataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras.

Lidia merespon firman yang disampaikan Paulus di Tiatira. Ia sekeluarga memberi dirinya dibaptis, menjadi penggenap rencana Tuhan dan menjadi penerus benih. Dia memberikan rumahnya bagi Tuhan, jadi pintu masuk Tuhan di Eropah. Ia menjadi anak rohani Paulus dan penggenap firman Tuhan, ia menangkap apa yang Tuhan taruh dalam hidup rasul Paulus. Lidia memiliki telinga seorang murid.

Yes 50:4b Setiap pagi Ia mempertajam pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid.

4. Karakter seorang hamba yang baik dan jujur. Ia setia, loyal mengikuti firman dan bertanggung jawab untuk memultiplikasikan benih firman dan apa  pun yang Tuhan berikan. Menyadari bahwa apa yang Tuhan berikan itu adalah Tuhan yang percayakan kepada kita sebagai talenta yang harus dilipatgandakan.

Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, dari padanya akan diambil, juga apa yang ia anggap ada padanya.

Pastikan kau bukanlah pepesan kosong.

Khotbah ps Yappy – 17 Juli 2017



Postingan populer dari blog ini

Mengatasi Spirit Amalek

Perang Melawan Spirit Amalek Dari Generasi ke Generasi Spirit Amalek adalah spirit cinta akan uang, keserakahan, egoisme, spirit familiarity (minta dimaklumi oleh Tuhan untuk suatu perbuatan yang dipandang baik). Spirit Amalek membuat orang percaya menjadi batu sandungan, mencari kesempatan dari kelemahan orang, bahkan menahan kegerakan Tuhan. Kita melihat spirit keserakahan yang sama beroperasi di banyak pemimpin Gereja , bahkan hari ini. L ebih dari apa pun, hal ini telah mendiskualifikasi mereka untuk mengecap firman yang baik dan karunia-karunia dunia yang akan datang ( from ruling in the Tabernacles Age to come, Ibrani 6:5) . Kisah Purim kembali ke waktu ketika orang Amalek menyerang Israel beberapa minggu setelah mereka meninggalkan Mesir di bawah Musa. Kisah ini dicatat dalam Keluaran 17: 8-16. Setelah pertempuran .... (14) Lalu berkatalah TUHAN kepada Musa, "Tulis kanlah semuanya ini dalam sebuah kitab sebagai tanda peringatan, dan ingatkanlah kep...

Delusi Ego Manusia

Umat ​​manusia percaya bahwa dirinya adalah tuhan (oleh karena kehendak bebas yang dimilikinya), dan hanya tunduk pada dirinya sendiri — tetapi ia hanyalah manusia fana yang tertipu oleh si jahat. Saya ingin membuktikan anggapan ini dengan mengutip kisah menara Babel. Kejadian 11:6 (TB) dan Ia berfirman: "Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana. Perhatikan "mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana" . Artinya, Allah pun mengakui bahwa kekuatan dari kesatuan dan kesepatan manusia yang memilih memakai kehendak bebasnya, tanpa sedikitpun faktor Tuhan.  Justru mereka merasa jadi tuhan. Mereka membangun gambar diri (image) mereka dan mencari nama atau reputasinya. Padahal Tuhanlah yang ingin menjadikan mereka serupa dan segambar (image) dengan diriNya. Tapi bukan ...

Efesus 3:16-20 - DOA PAULUS

MEMPERBESAR KAPASITAS ROH Efesus 3:16-20 3:16  Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan   kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, 3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. 3:18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 3:19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, Doa yang disampaikan  dalam Efesus 3: 16-20 pada dasarnya ada lima hal yang  rasul Paulus doakan agar mereka dan kita memiliki: ...

ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) - The Boundless Spirit UR #225

Berikut adalah catatan  dari khotbah THE UPPER ROOM 225 oleh Dr. Jonathan David pada tanggal 24 Maret 2026 yang berjudul "ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1)" : THE UPPER ROOM 225 - 24 Maret 2026 ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) Pembicara: Dr. Jonathan David 1. Pendahuluan & Doa Pembuka Pencurahan Terakhir: Tuhan berfirman akan ada pencurahan terakhir Roh Kudus yang akan mengakhiri segalanya dan memulai zaman baru, yaitu zaman kebenaran . Manifestasi Roh Kudus: Roh Kudus akan membawa umat-Nya kepada kebenaran, pewahyuan, pengertian, hikmat, dan memberikan informasi rahasia serta pengertian mendalam yang hanya diberikan oleh surga . Musuh tidak akan bisa memotong informasi atau apa yang Tuhan katakan kepada kita . Kisah Mendengar Suara Tuhan: Pembicara menceritakan pengalaman tentang seorang wanita yang mengaku bersedia membayar 1 juta dolar untuk bisa mendengar suara Tuhan . Namun, ketika ditawari CD dan catatan khotbah seharga USD 55, wanita tersebut mengeluh mahal...

YUSUF ARITMATEA MENJADI GENERASI PENGGENAP

gambar: myeastercandy.blogspot.co.id Ada orang-orang yang Tuhan sudah siapkan dan tetapkan untuk menjadi pelaksana dari firman-Nya. Di saat saat kritis dan penting banyak orang terkejut,  tidak menyangka, ada orang-orang yang bisa melakukan hal-hal yang kristis. Nama Yusuf dari Arimatea baru muncul di saat-saat kematian Yesus. Dia bukan termasuk 12 murid Yesus. Tidak juga termasuk 70 murid Yesus atau 500 murid Yesus yang lainnya. Yusuf Arimatea tiba-tiba muncul di saat yang kritis sekali.  Ketika tidak ada seorang pun yang tidak punya akses kepada Pontius Pilatus, ternyata muncul Yusuf dari Arimatea. Ketika itu murid-murid Yesus yang sudah mengikuti Dia tiga setengah tahun lamanya semua lari meninggalkan Yesus dan tercerai-berai. Jadi siapa yang akan menguburkan mayat Yesus dengan layak? Siapa yang bisa menggenapkan firman perkataan Tuhan?   Membuat kita terkejut; kapan Tuhan menyiapkannya?  Alkitab hanya menyebut dia adalah seseorang yang berasal da...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

Upper Room 35 – DR. Jonathan David

  Dobel dekade sorga terbuka, ketajaman profetik, posisi strategis dan demonstrasi Roh adalah anugerah yang diberikan Tuhan Yang Mahatinggi untuk kita menghadapi tantangan 20 tahun hari-hari terakhir ini (2019-2039). 08-02-2022 Sorga terbuka dan Roh Kudus turun. Sekarang aku bisa memulai pelayanan. Hal-hal supranatural akan mengambil alih. Roh Kudus jadilah pemimpinku sebagaimana Kau memimpin Kristus. Kesaksian dari Roh, bahwa aku adalah anak Allah yang hidup, bergabung dengan Kristus dan mewarisi yang Tuhan sediakan. Ketajaman profetik, dobel dekade sorga terbuka, posisi strategis dan demonstrasi Roh akan jadi porsi hidup kami dalam 2 dekade sorga terbuka 2019-2039. Selama 40 hari 40 malam Goliath menantang orang Israel.   Daud membangkitkan keberaniannya ketika Isai memberikan tugas mengantar makanan. Pergi dan lihat. Dia dengarkan nasihat bapanya dan tugas itu sudah diset. Berapa banyak yang mentaati bapa rohani? Kita kehilangan pesan itu. Dan Bileam dicemari oleh...

Rumah Rohani

POLA   RUMAH   ROHANI Ps. Ir. Djonny Tambunan Sekaranglah waktunya, apa yang pernah saudara terima perkataan Tuhan itu, janji Tuhan, nubuatan itu, maka kita akan menerimanya, kita akan menikmatinya dan kita akan menggenapinya. Jangan lihat ke belakang. Tuhan berkata: Apa yang Ku firmankan akan Ku genapi segera dengan sempurna. Kapan kita siap? Selama kita tidak siap tidak akan tergenapi. Kalo kita mengambil sikap seperti binatang-binatang yang masuk ke dalam bahterah Nuh, maka kita akan masuk. Nuh hanya menyediakan satu jenis makanan bagi semua binatang. Semua orang yang mengambil sikap seperti Ishak itulah yang akan menerima warisan.   Harta yang berharga tidak diberikan kepada mereka yang bersikap seperti anjing dan babi. Apa yang membuat kita masuk atau tidak adalah keputusan kita sendiri, sikap kita sendiri. Jangan minta waktu, karena waktu tidak bisa mengubah saudara , tapi apa merubah kita adalah keputusan kita. Lupakan yang di belakangmu, apakah...

Kepenuhan keallahan (the fullness of the Godhead) di dalam Yesus dan Orang Percaya (MKS #42)

Ringkasan: Khotbah Ps. Djonny ini masih membahas konsep iman yang hidup melalui teladan perjalanan hidup Abraham . Bahwa iman sejati bukan sekadar pengakuan, melainkan harus diwujudkan melalui perbuatan nyata yang mendasari setiap keputusan hidup sehari-hari. Penulis menjelaskan bahwa ketika seseorang lahir baru, mereka menerima benih ilahi dan potensi Allah yang harus dikembangkan hingga mencapai kedewasaan spiritual. Melalui ketaatan Abraham, Allah menyingkapkan rahasia kerajaan-Nya yang kemudian diwariskan secara spiritual kepada generasi berikutnya sebagai keturunan Abraham . Fokus utama narasi ini adalah ajakan bagi jemaat untuk bertumbuh dewasa dan tidak menjadi bayi rohani agar dapat menerima janji warisan ilahi . Akhirnya, iman tersebut dipandang sebagai kunci untuk menampilkan dimensi rupa Allah dan mengalahkan kuasa maut di dunia. Ibadah JMD Bandung 14 Juni 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 42" Berikut adalah ringkasan poin-poin penting serta penjelasan detailnya:...

Membangun Benteng Perlindungan

SATE 10 December 2020   Bacalah terlebih dahulu: Ibrani 8:7-10, Ayub 1:1 Sebagaimana iblis dapat membuat benteng di dalam pikiran manusia, Allah juga dapat membuat benteng di dalam manusia. Ayub mempunyai empat karakter yang menonjol di dalam kehidupannya yaitu saleh, jujur, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. Ketika iblis melakukan berbagai pencobaan kepada Ayub seiijin dari Allah, dimulai dari kehilangan anak-anaknya, kesehatannya, istrinya, bahkan dijauhi oleh teman-temannya. Tetapi ketika masalah tersebut muncul, Ayub tetap kuat dan karakter Ayub tetap sama, karena Allah sudah membangun terlebih dahulu banteng dan kubu di dalam pikiran Ayub! Sehingga berkali-kali Alkitab mengatakan bahwa Ayub itu tidak berdosa.   Allah membangun di dalam roh, dengan cara menaruh dan menuliskan hukumNya di dalam akal budi manusia. yaitu melaui mendengarkan dan merenungkan firman sehingga Allah menjadi Allah mereka, dan manusia menjadi umatNya.   *#1. Bagaimana Allah bisa berhasil ...