Langsung ke konten utama

PAULUS DI ROMA

KPR 28:17-22


Gambar: jw.org
Setelah melalui perjalanan yang panjang dan melelahkan akhirnya Paulus tiba di Roma. Tapi barangkali karena agenda, birokrasi dan protokol kerajaan, Paulus tidak bisa langsung di hadapkan kepada kaisar.  Sementara itu statusnya adalah tahanan rumah dengan dikawal oleh seorang penjaga kerajaan.

Walau pun statusnya seorang tahanan, Paulus diijinkan untuk dijumpai oleh orang-orang. Itu sebabnya Paulus tidak menyia-nyiakan kesempatan ini untuk memberitakan injil Kerajaan Allah kepada bangsa Yahudi yang ada di Roma.

Ia memulai dengan memanggil  orang-orang Yahudi terkemuka untuk berkumpul. Paulus menjelaskan situasi yang sedang dihadapinya. Paulus menjelaskan bahwa oleh karena *Tuhan mempunyai pengharapan yang besar kepada bangsa Israel* seperti yang sedang ia beritakan dan kerjakan.

Atas penyampaian Paulus, respon mereka tidaklah begitu menggembirakan. Mereka mengaku hanya mendengar sedikit dan karena itu hanya mengerti sedikit. Mereka sebagian bersikap netral dengan mengatakan tidak mendengar tentang apa-apa yang jahat mengenai Paulus.

Dan sebagian mendengar bahwa ada sebuah sekte (mahzab) yang baru dari agama Yahudi. Dan mereka ingin mengetahui lebih lanjut dari Paulus,  apa pendapatnya  tentang sekte yang mendapat perlawanan di mana-mana ini.

_Act 28:22  Tetapi kami ingin mendengar dari engkau, *bagaimana pikiranmu*, sebab *tentang mazhab ini* kami tahu, bahwa di mana-manapun ia mendapat perlawanan."_

Pada saat ini jemaat Roma masih sedikit. Sebagian sudah meninggalkan Roma karena diusir oleh kaisar Kaludius (KPR 18:2). Itu sebabnya Tuhan mengutus Paulus ke Roma, tapi bukan untuk mendirikan jemaat, tapi lebih untuk memperkuat mereka. Roma adalah salah satu kota yang dituju Tuhan untuk menjadi target pemberitaan Injil Kerajaan Allah.  

Ada hal yang menarik apa yang mereka katakan di ayat 22: *Bagaimana pikiranmu?*
Kelihatannya:
1)  orang-orang Yahudi di Roma sangat *mengutamakan akal sehat (common sense), intelektualitas dan pikiran mereka.*
2) Mereka juga *orang-orang yang terbuka* dan mau mendengarkan penjelasan hal-hal yang baru dalam hal ini mahzab / sekte baru menurut istilah mereka.
3) Mereka mau mendatangi Paulus yang belum tentu mereka kenal, artinya mereka cukup *mempunyai kerendahan hati*. Kemungkinan mereka telah mendengar tentang Paulus dari saudara-saudara yang lain.

_Act 28:21  Akan tetapi mereka berkata kepadanya: "Kami tidak menerima surat-surat dari Yudea tentang engkau dan juga tidak seorangpun *dari saudara-saudara kita datang memberitakan apa-apa yang jahat mengenai engkau*._

Nah, jadi mereka memiliki 1 kekurangan dan 2 kelebihan; ini merupakan awal yang baik bagi Paulus untuk lebih membukakan pikiran mereka dengan hikmat dan kuasa firmanNya.

*Hal-Hal Yang Harus Selalu Menjadi Poin-Poin Refleksi Diri Dan Pertobatan Kita.*

AKAL SEHAT DAN PERJALANAN ROHANI

Perjalanan rohani kita bukanlah untuk perform atau gagah-gagahan. Tapi perjalanan kita adalah untuk menjadi seperti Kristus. Jadi *perjalanan rohani kita bukan untuk perform tapi untuk menjadi.*

Dan Yesus telah melalui salibNya. Kita juga menuju salib dan kita harus melaluinya. *Perjalanan rohani kita adalah perjalanan menuju salib. Dan itu bukanlah hal yang bagus menurut intelektualitas dan akal sehat kita.*

*Tujuan daripada semua itu adalah supaya hanya kehidupan Kristus yang beroperasi dan terekspresi melalui hidup kita.*

KETERBUKAAN

*Keterbukaan* adalah hal yang bagus untuk bisa menerima bukan hanya sekedar hidup kita dikoreksi, tapi *supaya hidup kita dibangun dan dibentuk ulang. Mezbah yang lama kita harus dirobohkan dan dibangun ulang.*

KERENDAHAN HATI

*Kerendahan hati* diperlukan bukan hanya untuk datang kepada Tuhan. Tapi juga bagaimana dengan kerendahan hati kita belajar satu dengan yang lainnya. Apalagi belajar dari seseorang seperti rasul Paulus yang sudah terbukti mengabdikan dirinya hanya kepada Tuhan.

Kerendahan hati membuat kita memahami tujuan Tuhan dan rencana Tuhan. Membuat kita bisa masuk dalam rencanaNya itu. *Bagaimana kita terlibat dalam rencana dan pekerjaan Tuhan, tergantung bukan dari seberapa banyak firman yang kita pahami, tapi seberapa banyak firman yang kita hidupi.*

KEBINGUNGAN KARENA TIDAK MEMAHAMI KEKEKALAN

Mungkin terkadang tidak paham, terutama apa yang terjadi dengan hidup kita, dengan keluarga kita; dalam kebingungan Tuhan ingin kita lebih dalam lagi dan lebih dekat lagi kepadaNya. *Kita sering terpaku dengan ukuran dan penglihatan yang natural. Itu yang membuat kita kehilangan* apa yang seharusnya Tuhan bangun dalam hidup kita. *Tuhan selalu ingin membangun sesuatu dalam hidup kita yaitu yang nilainya kekal / kekekalan.*

Ecc 3:11  Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, *bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati* mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir.

*Jangan hanya menantikan berkat dan mujizat, tapi terutama nantikan supaya Ia memberikan kekekalan dalam hati kita.*

*Pekerjaan Tuhan yang ajaib adalah membangun kekekalan dalam hati kita.* Bukan mujizat-Nya itu sendiri.

Lebih mudah bagiNya menjadikan anak-anak Abraham dari batu-batu daripada membangun kekekalan di dalam hati kita.

_Mat 3:9  Dan janganlah mengira, bahwa kamu dapat berkata dalam hatimu: Abraham adalah bapa kami! Karena aku berkata kepadamu: *Allah dapat menjadikan anak-anak bagi Abraham dari batu-batu ini!*_

KAIN DAN HABEL

Sifat tinggi hati sebaliknya akan menjauhkan kita dari Tuhan. Kain mengetahui apa yang baik, apa yang disukai Tuhan; tapi tidak melakukannya. Habel tidak beda dari Kain,  sama-sama mendengar dan mengetahui dari Adam/Hawa apa yang baik, apa yang disukai Tuhan dan dia melakukannya.

*Tujuan akhir spirit Kain (spirit Babel) adalah hidup dalam faktor lahiriah / natural dan meniadakan faktor Roh / faktor Tuhan.* Kain takut mati, takut dibunuh karena merasa dikejar-kejar oleh apa yang baik dan benar yang berasal dari Tuhan. Maka ia lari dari hadapan Tuhan. *Yang ditentangnya ialah cara dan jalan-jalan Tuhan.*

API KEGERAKAN YANG DIBAWA PAULUS KE ROMA

Penjelasan saya juga ingin menekankan apa yang dibawa oleh Paulus ke Roma, masih merupakan hal yang awam atau asing di telinga orang-orang Yahudi di Roma, bahkan bagi para pemukanya. *Paulus sedang membawa kegerakan yang dahsyat, kegerakan sekarang, kegerakan Yesus Kristus atau kegerakan Kerajaan*.

Orang-orang Yahudi di Roma pada waktu itu adalah orang-orang yang masih tinggal di zona nyaman mereka.  Bahkan sebagian mereka masih ada di dalam dimensi perjanjian lama dan tidak atau belum beralih kepada perjanjian baru.

*Mereka masih ada dalam kegerakan yang lama. Dimensi yang lama.*

Tuhan Yesus pernah berkata: “Di rumah Bapa Ku banyaklah tempat tinggal…..
Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada”.

*Banyak gereja yang masih berada di tempatnya berada (comfort zone), bukan di tempat-Nya Tuhan Yesus Kristus berada.*

Mereka masih nyaman dengan tempat yang dulu, yang menjadi ingat-ingatan, kesuksesan mereka, mujizat-mujizat yang mereka alami, berkat-berkat Tuhan, kegerakan  lama yang mereka alami, dst. *Mereka masih hidup terikat di masa lalu.* Itu adalah gereja Terah yang terus mengingat-ingat kematian anaknya, Haran. Terah mati di Haran. Ia tidak sanggup / mampu melanjutkan perjalanan rohaninya bersama Abram, yang mengikuti panggilan Tuhan.

*”Gereja Terah” kehilangan panggilannya, kasih karunia-Nya dan anugerah-Nya, karena tidak bisa mengikuti ke mana Tuhan berada. Mereka kehilangan seluruh destiny-nya.*

Mereka mungkin mengalami mujizat dan berkat-berkat, tetapi tidak ada nilai-nilai kekekalan yang bisa Tuhan bangun dalam hidup mereka. Kehilangan yang tragis!

Tuhan berada dan berjalan di tengah-tengah kaki dian. Kaki dian adalah gerejaNya. Bukan berarti Tuhan berada di mana gerejaNya berada. Gereja harus mengikuti irama Tuhan bergerak, menyelaraskan diri dan mengikuti dengan (conform with) standarNya Tuhan.

Ia bisa menyingkirkan kaki dian itu kalo kita tidak bertobat. Di hadapan Tuhan, tanpa kaki dian, kita bukan gereja lagi (Wahyu 2:5).

_Rev 2:5  Sebab itu ingatlah betapa dalamnya engkau telah jatuh! Bertobatlah dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan. Jika tidak demikian, Aku akan datang kepadamu dan *Aku akan mengambil kaki dianmu dari tempatnya, jikalau engkau tidak bertobat.*_

*Kaki Dian adalah pengakuan dan pandangan Tuhan terhadap gereja.* Kalo Tuhan menyebut gereja, berarti memiliki standar Tuhan; yaitu ketika Tuhan Yesus dapat bergerak bebas di tengah-tengah jemaat. Jadi jangan membuat sembarang rencana dan acara di gereja, fokusnya haruslah apa yang menjadi tujuan dan kehendak Bapa. Yesus harus menjadi poros.

*Gereja harus memperhatikan kegerakan Tuhan.* Jika tiang api atau tiang awan bergerak, maka jemaat harus bergerak. *Jika tidak, maka gereja menjadi gereja yang irrelevant. Dunia harus melihat gereja sebagai gereja yang dibutuhkan pada masanya atau gereja yang hadir dan relevant, bagi kota dan bangsanya.* Dunia sudah mulai bisa melihat seberkas cahaya; contoh Ahok sebagai gereja yang dibutuhkan dan relevant pada masa ini.

*Ketika Firaun yang tidak mengenal Yusuf bangkit di Mesir, umat Tuhan harus bersiap untuk memasuki kegerakan Tuhan.* Oknum-oknum yang licik telah memanfaatkan faktor ras, agama dan politik kedaerahan. Seringkali dari bangkitnya sekumpulan umat yang mewarisi roh yang berbeda, merupakan tanda bagi bangkitnya umat Tuhan; yang dapat melepaskan dimensi profetik dengan intensitas doa yang kuat.  *Ini adalah tanda sedang terjadi akselerasi dari kuasa firman yang sedang menuju pada titik penggenapannya. Umat Tuhan akan bertambah banyak dan bermultiplikasi di negeri.*

Act 7:17  Tetapi *makin dekat genapnya janji* yang diberikan Allah kepada Abraham, *makin bertambah banyaklah bangsa itu di Mesir*,

Act 7:18  sampai bangkit seorang raja lain memerintah tanah Mesir, seorang yang tidak mengenal Yusuf.

Act 7:19  Raja itu  *mempergunakan tipu daya* terhadap bangsa kita dan menganiaya nenek moyang kita serta menyuruh membuang bayi mereka, supaya bangsa kita itu jangan berkembang.

Kita akan melihat perobahan demi perobahan dalam iklim politik di hari-hari mendatang. Tuhan ada di Tahta-Nya!

Dengan cara yang tidak disangka-sangka, banyak orang akan bangkit dalam kebenaran untuk mengambil tongkat estafet dan menyelesaikan pertandingan.

*Kami gerejaMu meminta intervensi Tuhan, intervensi dari SION, dengan melepaskan Roh Kebangkitan dan melepaskan kuasa untuk menang (power to prevail) bagi gereja-gereja khususnya di Indonesia.* Gereja-gereja bangkit dalam kuasa dan kemenangan, untuk mencapai destiny / garis akhir dari panggilan yang ditetapkan Tuhan kepadanya.

*Angin-angin perubahan itu akan menjangkau setiap kota dan mempengaruhi setiap domain kehidupan!*

*Kami lepaskan anugerah untuk memerintah (grace to govern),  yang akan membawa bangsa ini kepada ketaatan dalam Kristus Yesus! *

Rom 8:28  Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

Ini waktunya untuk bangkit dan bicara. Waktunya untuk berdoa, berkhotbah dan  bernubuat sampai terjadinya kebangkitan roh dan reformasi gereja secara nyata.

Amin.






KEKEKALAN

Kekekalan adalah nilai-nilai ilahi atau karakter ilahi. Tuhan telah menaruhkan benih kekekalan itu menjadi suatu keinginan mendalam akan hal yang lebih daripada hal-hal duniawi / natural / material atau kemanusiaan.

Nilai-nilai ini hanya bisa kita dapatkan dalam perjalanan rohani kita, bukan dengan pengetahuan dan iman yang mati. Ini adalah bagian karunia dari rahasia Kerajaan Sorga.

Kita harus dapat menyelami rencana Tuhan dan misteri firmanNya, melihat apa yang Dia sediakan dan kerjakan sehingga kita dapat mengambil nilai-nilai kekekalan-Nya itu, sedikit demi sedikit menumbuhkan karakter ilahi dalam diri kita. Ini adalah proses yang panjang, melelahkan, tidak masuk akal, paradoks kehidupan, menyakitkan dan memerlukan banyak pengorbanan. 

Proses ini bukan sebuah siklus, tapi sebuah proses akumulasi seperti dikatakan di Mat 13:12.

Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi 1 , sehingga ia berkelimpahan; tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya


Hidup kita  Bukan Untuk Mengejar Janji-janji-Nya, Melainkan Menjadi saksi-Nya

Nilai-nilai yang kekal ini tidak akan terbakar oleh api.
Semua itu ada dalam ketetapan dan hukum-hukum Tuhan.


Postingan populer dari blog ini

Upper Room 34 - DR. Jonathan David

  25-01-2022   Anugerah Untuk Memerintah (GRACE TO GOVERN) Pendahuluan – oleh Ps. Cyrus Mat 13:23 Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat." Problemnya bukan pada kebutuhan tapi pada tanahnya. Jika tanahnya baik, benih akan tumbuh, sebab ada aliran air, karena ada benih yang cerdas yang telah diprogram (dengan pengertian dan hikmat). Kuasa dan kekuatan serta kasih karunia tersembunyi di dalam FT (logos) itu.   Tanah hanya memerlukan kondisi, tidak memerlukan edukasi oleh karena digerakkan oleh sesuatu (Firman dan Roh Kudus) dari dalam yang dipanggil terang Tuhan dan pribadi Tuhan sendiri (Yoh 1:1).   Mengapa tidak kita menerima firman-Nya dan perkataan-Nya dari pribadi Tuhan (YHWH) sendiri. Banyak orang yang suka mendengarkan khotbah yang baik, tapi Kerajaan Allah dan pemerintahan-Nya tidak tertam...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Kepenuhan Kristus

SATE 17 October 2020     Bacalah terlebih dahulu : I Petrus 2:21, Efesus 1:23, Efesus 4:11-13 Dalam kehidupan Yesus sebagai manusia, Ia telah menjadi teladan. Dan Alkitab pun menuliskan bahwa kita harus hidup dalam kepenuhan Kristus, namun yang sering menjadi persoalan adalah kita tidak pernah melihat Yesus hidup sebagai manusia. Itu sebabnya dalam kedaulatanNya, Tuhan telah memilih orang-orang tertentu yang dapat Ia munculkan sebagai bapa rohani agar menjadi model yang terlihat dan kita pun makin bisa mengerti bagaimana mengalami kepenuhan Kristus melalui bapa rohani yang ada. Tapi ada hal yang harus kita ketahui mengenai konsep bapa rohani ini, bahwa tidak semua orang yang mengajarkan Firman Tuhan dapat disebut sebagai bapa rohani. Karena seseorang yang Tuhan munculkan menjadi bapa rohani, sudah pasti memiliki kualitas tertentu dalam hidupnya dan tentunya telah melalui berbagai proses Tuhan. Sehingga di dalam kedaulatan Tuhan, sang bapa rohani bisa dikenali oleh anak-an...

GUNUNG RUMAH TUHAN ALLAH YAKUB

SESI 7 – TLC 2017 – Ps. Djonny Tambunan  – 23-26 Des 2017 I. SEMUA DIMULAI DARI RUMAH TUHAN Mikha 4 gbr:youtube.com Akan terjadi pada hari-hari yang terakhir: gunung rumah TUHAN akan berdiri tegak mengatasi gunung-gunung dan menjulang tinggi di atas bukit-bukit; bangsa-bangsa akan berduyun-duyun ke sana ,  Mic 4:1 dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: "Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran, dan firman TUHAN dari Yerusalem."  Mic 4:2 <<<< PEKERJAAN DAHSYAT OLEH ROH KUDUS DIMULAI DARI RUMAH TUHAN >>>> SION = sunny = bright = cerah. Ketika SION dimunculkan kita tidak lagi memerlukan matahari natural. Semua kehidupan akan diterangi baik pada waktu malam mau pun pada waktu siang. Yang akan meneranginya adalah Sion. Yes 2:1 Yesaya menjelaskan lagi siapa yang dimaksu...

Dimensi Tuhan

Ukuran-ukuran Tuhan by ps. Djonny Tambunan 17-Jan-2016 Ukuran-ukuran Tuhan itu tidak pernah bisa ditawar. ukuranNya pasti. Apa pun kondisi kita, Dia tidak pernah mengubahnya. Kita pun mencari yang pasti. Jangan berjalan menurut ukuran kita, semau kita. Tanpa mencapai ukuran Tuhan kita tidak akan berkenan di hadapan Tuhan. Wahyu 11 (Rev 11:1)   Kemudian diberikanlah kepadaku sebatang buluh, seperti tongkat pengukur rupanya, dengan kata-kata yang berikut: "Bangunlah dan ukurlah Bait Suci Allah dan mezbah dan mereka yang beribadah di dalamnya. Ada 3 hal yang selalu diukur oleh Tuhan, yaitu hal-hal yang rohani. Dia mengukur aspek-aspek rohani, bukan seberapa tinggi pendidikanmu, bukan seberapa banyak hartamu. Dia memiliki standar untuk diri kita yang harus bisa capai. Targetnya bukan supaya kita sama seperti Dia bisa menciptakan langit dan bumi yang baru. Bukan itu. Setiap orang yang tidak mencapai ukuran Tuhan, akan kehilangan perkenananNya. Sangat penting buat kita u...

Fokus kepada Dia yang sedang berkata-kata

SATE 21 October 2020 – **   Bacalah terlebih dahulu: Efesus 4:23-24, Yohanes 4:21-23 Dalam ayat ini, Paulus menasihatkan anggota-anggota jemaat, supaya mereka jangan hidup (= mêketi peripatein) lagi sama seperti orangorang kafir (yang tidak mengenal Allah). Tuhan mau adanya perubahan dari manusia lama menuju manusia baru. Yang awalnya hidup di bawah belenggu manusia lama menuju kepada kemerdekaan yang dibentuk di dalam format manusia baru dan dicipta menurut kehendak Allah dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. Tetapi antara kondisi manusia lama menuju manusia baru dibutuhkan proses pembaharuan yang terus-menerus. Roh yang dulunya mati, terbelenggu dosa dan tidak dapat bersekutu dengan Allah yang adalah Roh, kini dimerdekakan. Sehingga ketika kita berdoa dan memuji Tuhan, maka pujian terhadap Allah tersebut keluar dari roh yang sungguh-sungguh sudah diperbaharui menuju Roh yang sejati, yaitu Allah. Ini yang dikatakan oleh Yesus ketika Ia bertemu dengan perempuan Samaria. ...

Perpuluhan Dan Keimamatan Melkisedek

 Mari kita bahas dan renungkan bersama-sama bagian Firman Tuhan ini: Ayat-ayat Kunci: Kejadian 14:17 Setelah Abram kembali dari mengalahkan Kedorlaomer dan para raja yang bersama-sama dengan dia, maka keluarlah raja Sodom menyongsong dia ke lembah Syawe, yakni Lembah Raja. 18 Melkisedek, raja Salem, membawa roti dan anggur; ia seorang imam Allah Yang Mahatinggi. 19 Lalu ia memberkati Abram, katanya: "Diberkatilah kiranya Abram oleh Allah Yang Mahatinggi, (diberkatilah kiranya Abramnya Allah Yang Mahatinggi) Pencipta (PEMILIK = Yang EMPUNYA) langit dan bumi, 20 dan terpujilah Allah Yang Mahatinggi, yang telah menyerahkan musuhmu ke tanganmu." Lalu Abram memberikan kepadanya sepersepuluh dari semuanya. 21 Berkatalah raja Sodom itu kepada Abram: "Berikanlah kepadaku orang-orang itu, dan ambillah untukmu harta benda itu." 22 Tetapi kata Abram kepada raja negeri Sodom itu: "Aku bersumpah demi TUHAN, Allah Yang Mahatinggi, Pencipta (Yang EMPUNYA) ...

Membangun Sion Membentuk Ulang Kota - oleh Dr. Jonathan David

Ringkasan Khotbah: "Membangun Sion Membentuk Ulang Kota"  16082022  the Upper Room Kembalilah, hai anak-anak yang murtad, demikianlah firman TUHAN, karena Aku telah menjadi tuan atas kamu! Aku akan mengambil kamu, seorang dari setiap kota dan dua orang dari setiap keluarga, dan akan membawa kamu ke Sion.  Yeremia 3:14   Khotbah ini membahas visi tentang pembangunan kembali Sion sebagai inti dari pemulihan kota dan kehidupan umat Tuhan. Dr. Jonathan David menguraikan bagaimana Tuhan sedang bergerak secara aktif untuk membangun Sion, yang bukan hanya sekadar tempat, melainkan juga sebuah dimensi rohani di mana kehadiran, kuasa, dan otoritas Allah termanifestasi. Khotbah dimulai dengan penekanan pada pentingnya mendengar suara Tuhan dan mengasihi kebenaran-Nya. Dr. Jonathan David menyatakan bahwa tanpa kedua hal ini, akan ada kekacauan. Ia juga menekankan tentang karunia-karunia Roh Kudus yang diperlukan, seperti pewahyuan, pengertian, dan hikmat  untuk dapat menge...

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

The House of Shem (Kemah-kemah Sem)

Dari sejarah yang disebutkan di Alkitab, inilah gineologi dari Adam ke Yusuf. Kelihatannya peta ini disusun dari Kej 5:1-32 dan dilanjutka ke Kej 11:10-26 seperti yang Musa tuliskan.  PRA AIR BAH Dari "peta" gineologi ini dapat dengan mudah kita melihat karya Tuhan yang luarbiasa. Semua generasi terhubung dengan orang-orang strategis Tuhan secara luarbiasa. Kita melihat hubungan 3 generasi: Henokh, Metusalah dan Lamekh. Juga hubungan 3 generasi berikutnya antara: Metusalah, Lamekh dan Nuh. Disusul dengan hubungan antara 3 generasi: Lamekh, Nuh dan Sem.  Ini seperti pola yang Allah sediakan untuk menjaga kesinambungan warisan rohani yang kekal (legacy). Pola 3 generasi dalam satu kemah ini menjamin warisan menjadi pusaka - inheritance to heritage legacy. Bahkan Sem juga terhubung dengan Metusalah, anak dari Henokh. Maka, tidak heran Sem menjadi sangat luarbiasa.  Warisan menggambarkan aset yang diwariskan orangtua kepada anak laki-lakinya, sedangkan pusaka mengacu pada anu...