Langsung ke konten utama

FIRMAN YANG MEMBANGUN MENJADI DIMENSI-DIMENSI ROH

INTRODUKSI
Kita sudah mendengar dan mendapatkan begitu banyak firman. Firman itu harus memerdekakan dan membangun hidup kita.  Firman yang sudah kita hidupi dan lakukan itu akan menjadi dimensi-dimensi yang terbangun dalam hidup kita. Tanpa terbangunnya dimensi-dimensi itu kita hanya akan memahami sebagian daripada firman dan dari sudut pandang tertentu saja.

=====================================
MELIHAT SUARA
=====================================


gbr: pinterest.com

Lalu aku berpaling untuk MELIHAT SUARA yang berbicara kepadaku. Dan setelah aku berpaling, tampaklah kepadaku tujuh kaki dian dari emas. Wah 1:12

 Then I turned to SEE THE VOICE that SPOKE WITH ME. And having turned I saw seven golden lampstands (NKJV).

Kita sudah mendengarkan dan mendapatkan begitu banyak firman Tuhan. Tetapi berapa banyak FT itu BERBICARA DENGAN kita? Hanya FT yang berbicara dengan kita yang akan menjadi kebenaran yang memerdekakan.

Mendengar Firman Tuhan bisa ada 2 kemungkinan:
1. menjadi pengetahuan (hanya kata orang)
2. memerdekakan dan membangun hidup kita

Pengetahuan FT bukanlah materi untuk membangun hidup kita. FT harus kita dapatkan dimensinya: mengenal-Nya sebagai Pribadi, pengertian akan tujuan-Nya dan kuasa-Nya.

Yohanes dapat MELIHAT SUARA yang sedang BERBICARA DENGAN-nya. Ia dengan jelas bisa menangkap dimensi dari Firman yang berbicara dengannya.

Berbicara dengannya bukan berbicara kepadanya.  Ada perbedaan di sini. Jika berbicara dengannya berarti ada hubungan dan keterkaitan  yang sangat dekat antara Pribadi yang berbicara dengan Yohanes sebagai lawan bicara-Nya.

Hanya dengan menangkap dan mengenal dimensi-dimensi Firman maka kita bisa bukan hanya mendengar, tapi juga melihat firman itu sebagai Pribadi. Apa yang kita lihat dan dengar itulah yang kita dapatkan.

Iman tumbuh dari pendengaran. Itu benar.  Itu yang menjadi dasar, menjadi ukuran awal, ukuran standar. Tetapi ukuran Tuhan berbicara mengenai kelimpahan. Dengan mendengar dan milihat Firman yang berbicara - kita mendapatkan ukuran yang sesungguhnya. Ukuran yang kita pakai itu yang akan diukurkan Tuhan kepada kita.

======= UKURANNYA MINYAK (HUBUNGAN), BUKAN LAMPUNYA  =======

Tujuh kaki dian dari emas melambangkan ketujuh jemaat. Pada kaki dian itu terdapat lampu-lampu berisi minyak, bukan lilin. Sepuluh gadis bodoh dan gadis bijak semua membawa lampu yang berisi minyak. Tetapi ukurannya bukan pada lampu, tetapi pada berapa minyak yang dibawa. Terang yang kita bawa mungkin sama dengan terang yang dibawa orang lain, tetapi hubungan dengan Roh Kudus menjadi kunci. Kekurangan minyak karena kita menggunakan standar atau ukuran kita sendiri dan itu akan membawa kita ke tempat gelap di mana ada ratapan dan kertak gigi.

Minyak menggambarkan hubungan kita dengan Roh Kudus. Kita tidak bisa hanya memanfaatkan Roh Kudus dan menafikkan hubungan kita dengan Roh Kudus. Kita tidak bisa hanya bicara hubungan kita dengan Bapa dan dengan Putra. Bapa sedang sibuk bekerja di dunia ini. Sang Putra sedang duduk di Tahta.  Saat ini kita selalu terhubung dengan Roh Kudus sebagai perantara antara kita dengan Bapa dan Sang Putra.

Dan di tengah-tengah kaki dian itu ada seorang serupa Anak Manusia,   berpakaian jubah yang panjangnya sampai di kaki, dan dadanya berlilitkan ikat pinggang dari emas. Wahyu 1:13

======= == RUMAH YANG TERBANGUN  MENJADI BAIT SUCI =========

Karena kita adalah bait dari Allah yang hidup menurut firman Allah ini: "Aku akan diam bersama-sama dengan mereka dan hidup di tengah-tengah mereka, dan Aku akan menjadi Allah mereka, dan mereka akan menjadi umat-Ku. 2 KOR 6:16b
Jika hubungan kita dengan Roh Kudus terganggu maka hubungan dengan Bapa dan Sang Putra otomatis terganggu. Jadi sekarang kita berbicara mengenai rumah. Tubuh kita adalah rumah bagi Roh Kudus. Tubuh kita harus menjadi Bait Suci-Nya. Hanya jika kita memiliki standar dan ukuran sebagai Bait Suci maka kita akan dapat juga merumahi Bapa dan Putra. Bapa dan Putra hanya akan berdiam di Bait Suci, bukan dengan ukuran tubuh kita secara jasmani.  Maka kita dituntut untuk mati secara kedagingan, membongkar tubuh jasmani kita dan mengenakan Bait Suci menjadi ukurannya. Mengenakan berarti mengaplikasikan - conform with - selaras dengan ukuran Bait Suci.
Jawab Yesus: "Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia. Yoh 14:23

-----------------------------
DIMENSI-DIMENSI ROH
-----------------------------
Firman yang sudah kita hidupi dan lakukan itu akan menjadi dimensi-dimensi  roh yang terbangun dalam hidup kita. Tanpa terbangunnya dimensi-dimensi itu kita hanya akan memahami sebagian daripada firman dan dari sudut pandang tertentu saja.

Sebab dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan. Kol 2:9

Inilah yang dimaksudkan "secara jasmaniah" pada Kol 2:9. Sebab tanpa dimensi-dimensi itu terbangun tidak mungkin Allah bisa mengisi dan memenuhi hidup kita, sebab Dia ingin memenuhi hidup kita menjadi bagian dari hidup-Nya.

Jemaat yang adalah tubuh-Nya, yaitu kepenuhan Dia, yang memenuhi semua dan segala sesuatu. Efesus 1:23

-----------------------------------------------------------------------------------------
Bagaimana kita memulai MEMBANGUN DIMENSI-DIMENSI KEHIDUPAN?
-----------------------------------------------------------------------------------------
Bukan kita yang memulai. Yesus setelah kebangkitannya harus kembali kepada Bapa dan Dialah yang memulai membangun dimensi-dimensi itu di sorga buat hidup kita.
Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Yoh 14:2
Jadi sekali lagi kita bicara mengenai dimensi-dimensi adalah bicara  mengenai rumah dan bagaimana merumahi Bapa dan Putra dan Roh Kudus.
Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada. Yoh 14:3

Yesus tidak sedang bicara mengenai kematian apalagi soal kiamat. Dia selalu berbicara mengenai kehidupan yang berkelimpahan. Yesus sedang menjelaskan ciptaan baru, dimensi-dimensi yang harus menjadi bagian hidup kita. Kehidupan-Nya harus menjadi kehidupan kita. Dan kehidupan kita harus membawa kehidupan-Nya di bumi ini, bukan hanya di sorga kelak.

Dimensi-dimensi  yang Tuhan Yesus SUDAH sediakan adalah jawaban dari setiap kebutuhan yang
kita hadapi.

========= PEMBERIAN TERBAIK DAN  BAHAYANYA  =============

Pemberian TUHAN terbaik dalam rumah adalah Roh Kudus. Tetapi dosa yang tidak dapat diampuni juga karena menghujat Roh Kudus.

Ada hubungan yang spesial antara Roh Kudus dengan kita yang telah menerima Roh Kudus.

Hubungan ini dimungkinkan oleh karena Bapa telah menugaskan Roh Kudus secara ekslusive kepada setiap pribadi yang beriman kepada Yesus Kristus untuk membangun hidup kita.

Mengapa kita diberikan Roh Kudus?

Apabila Engkau mengirim roh-Mu,  mereka tercipta, dan Engkau membaharui muka bumi. Maz 104:30

Roh Kudus adalah zat Allah sendiri. Roh-Nya sendiri yang dikirimkan-Nya kepada kita. Dengan mengirimkan Roh-Nya kita menjadi ciptaan yang baru. Jadi secara spiritual kita adalah makhluk yang berasal dari sorga, dari Roh Bapa yang kekal. Maka tidak heran kita disebut sebagai anak-anak Allah.  Dengan adanya anak-anak Allah di seluruh bumi, maka tampak kemuliaan Allah di permukaan bumi ini. Dengan demikian muka bumi diperbarui, pada akhirnya permukaan bumi ini akan menjadi sama sekali baru.

================== BAHAYANYA ====================
Sangat berbahaya bila mengenal dan mengoperasikan Roh Kudus tanpa hubungan yang akurat dengan Roh Kudus dan tidak mengenal konsep hubungan dalam rumah rohani dan Bait Suci.

Tanpa hubungan yang akurat, orang selalu mengharapkan berkat,  hidup dari berkat, menggunakan karunia-karunia atau talenta-talenta dengan menafikkan hubungan dengan Roh Kudus dan hidup dalam rumah rohani dengan akurat.

Tanpa hubungan yang akurat; kita memanfaatkan kuasa Roh Kudus untuk mengusir setan, membuat mujizat-mujizat dan seterusnya; padahal semua perbuatan baik itu harus selaras dengan tujuan dan kehendak Tuhan.

Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan! Matius 7:22-23

----- BERKAT DAN BERKAT -----

Kita boleh saling memberkati, tetapi jangan selalu meminta berkat, apalagi hidup dari berkat. 

Hidup dari berkat berarti kau sudah meminta bagianmu dari Bapa sebagai mana si bungsu meminta warisan bagiannya kepada bapanya. Dia membatasi pemberian bapa dengan menggunakan ukurannya sendiri. Si bungsu sadar ukurannya adalah apa yang menjadi bagiannya. Dia tidak mungkin bisa meminta bagian bapa. Tetapi jika kita membangun hubungan yang akurat dengan bapa di dalam rumah, menjadi putranya yang sejati, maka semua yang bapa miliki adalah milik kita juga. Bapa akan menggunakan ukuran-Nya, bukan lagi ukuran kita. Sebab ukuran yang kita pakai itu juga yang akan diukurkan atau dikenai kepada kita.

Kata ayahnya kepadanya: Anakku, engkau selalu bersama-sama dengan aku, dan segala kepunyaanku adalah kepunyaanmu. Luk 15:31

Si sulung walaupun selalu berada di rumah bersama bapanya, ia gagal membangun hubungan yang akurat dengan bapanya. Ia tidak merasa sebagai seorang putra, tetapi seorang pelayan yang selayaknya mendapatkan upah atau berkat-berkat. Ukurannya malah lebih kecil daripada ukuran si bungsu. Si sulung memakai ukuran seorang hamba/pelayan, bukan ukuran seorang anak.

Hal itu menunjukkan, seharusnya bukan secara fisik kita membangun hubungan dengan Bapa, tetapi secara spiritual melalui Roh Kudus. 

Milikilah roh yang  murni seperti anak kecil. Tetapi bertumbuhlah secara akurat sehingga bisa menjadi putraNya yang sejati. 

Anak-anak dilahirkan dalam kerajaanNya, tetapi putra-putra sejati hanya dihasilkan di dalam rumah.

Anak Manusia akan menyuruh malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan mengumpulkan segala sesuatu yang menyesatkan dan semua orang yang melakukan kejahatan dari dalam Kerajaan-Nya.  Mat 13:41


Hiduplah dari satu kemenangan kepada kemenangan; dari satu kemuliaan kepada kemuliaan.

----- POLA RUMAH -----

Kita memerlukan seorang bapa rohani di dalam rumah, seorang yang menjadi mentor. Abraham menjadi bapa rohani bagi Ishak dan Yakub karena mereka pernah tinggal dalam satu rumah. 

Bapa rohani akan melindungimu, melindungi kehidupan spiritualmu dan membuat kau bertumbuh, dibangun dan diperlengkapi sebagai putra-putra sejati di dalam Kerajaan Tuhan.

Bapa rohani membawa warisan rohani yaitu benih-benih Kristus yang telah memprosesnya dan siap menghasilkan buah-buahnya yaitu putra-putra sejati terbaik.

Putra-putra terbaik seumpama anak-anak panah dalam tabung di tangan pahlawan yang dibawa ke pintu gerbang untuk menghadapi musuh. Hanya putra sejati yang berguna bagi Kerajaan Tuhan.

Seperti anak-anak panah di tangan pahlawan, demikianlah anak-anak pada masa muda. Berbahagialah orang yang telah membuat penuh tabung panahnya dengan semuanya itu. Ia tidak akan mendapat malu, apabila ia berbicara dengan musuh-musuh di pintu gerbang. Maz 127:4-5

========== DASAR PELAYANAN LAZARUS =================
Pelayanan yang dilakukan oleh Lazarus kepada orang kaya itu  bukanlah pelayanan yang serampangan. Dia telah membangun hidupnya terlebih dahulu. Dia melayani bukan karena mendapatkan sesuatu dari si orang kaya.

Orang kaya itu juga mati, lalu dikubur. Dan sementara ia menderita sengsara di alam maut ia memandang ke atas, dan dari jauh dilihatnya Abraham, dan Lazarus duduk di pangkuannya. Lukas 16:23

Lazarus duduk di pangkuan Abraham. Ini berbicara kehidupan spiritual Lazarus yang telah dibangun menurut patron Tuhan membangun,  sehingga Lazarus memiliki dimensi-dimensi kehidupan yang sama dengan dimensi-dimensi  yang dimiliki oleh Abraham. 

Yang kita bicarakan di sini adalah dimensi-dimensi roh yan harus terbangun. 

Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.  Yoh 4:24


Amin.
====================================================================

Postingan populer dari blog ini

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Kondisi Manusia Pada Zaman Nuh (MKS #12)

Sesi 12 Manusia Kerajaan Sorga ini membahas interpretasi alkitabiah mengenai kemerosotan spiritual umat manusia dari keturunan Set, yang awalnya merupakan pengharapan Tuhan , menjadi fokus pada keinginan kedagingan . Kita mengulas Kitab Kejadian pasal 4 dan 6, membandingkan keturunan Kain yang membangun peradaban tanpa Tuhan dengan keturunan Set, yang disebut anak-anak Allah . Kemunduran ini ditandai dengan anak-anak Allah yang tertarik pada kecantikan lahiriah anak-anak perempuan manusia , yang dianggap sebagai representasi daya tarik daging yang dibangun oleh keturunan Kain. Kejahatan yang meluas dan berkesinambungan ini, di mana Roh Tuhan tidak lagi berguna , memilukan hati Tuhan dan mendorong-Nya untuk memusnahkan segala makhluk hidup melalui air bah, kecuali Nuh dan keluarganya karena Nuh seorang diri didapati benar dan bergaul dengan Allah . Catatan Lengkap Mengenai Kondisi Manusia, Penilaian Allah mengenai keturunan Set, kemunduran rohani manusia, penyesalan Tuhan, dan peng...

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

Tubuhmu Adalah Bait Roh Kudus

1 Korintus 3:16 (TB)  Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?  Video berjudul "You’ve Heard ‘You Are the Temple of God’ – But This Is What It Really Means" dari saluran Beyond the Veil menjelaskan bahwa konsep tubuh manusia sebagai "Bait Allah" bukan sekadar metafora, melainkan sebuah kebenaran arsitektural, anatomis, dan spiritual yang mendalam. Berikut adalah poin-punen utama yang dijelaskan dalam video tersebut: Paralel Struktur Bait Suci dengan Manusia : Video ini membedah bagaimana tiga bagian utama Bait Suci Sulaiman mencerminkan struktur diri manusia: [ 12:16 ] Pelataran Luar (Tubuh) : Mewakili aspek fisik, tindakan, dan interaksi dengan dunia luar. Sama seperti mezbah di pelataran, tubuh adalah tempat disiplin dan pengabdian fisik dimulai. [ 12:56 ] Tempat Kudus (Jiwa/Pikiran) : Mewakili dunia batin, pikiran, dan emosi. Di sini terdapat kandil (kesadaran), roti pertunjukan (nutrisi batin/hikmat), dan mezbah ...

Lahir Baru Titik Awal Perjalanan Rohani Kita

  SATE 28 September 2020 – **   Bacalah terlebih dahulu : Yohanes 3:1-15 Cara Allah bekerja untuk memperbaharui manusia adalah melalui Lahir baru. Ini merupakan pijakan / tindakan awal Allah dalam diri manusia untuk melakukan pembaharuan, Ini merupakan kepastian atau keyakinan agar manusia dapat mengerjakan rencana Allah semasa hidup manusia. Ini juga merupakan langkah manusia untuk menerima kehidupan Tuhan sehingga Allah mulai bekerja dalam hidup manusia. Manusia harus mengalami dua kali kelahiran! Yaitu roh dan daging, daging pada saat manusia keluar dari kandungan ibu, tetapi itu belum cukup. Manusia harus lahir lagi dari roh, yaitu dari proses lahir baru. Artinya manusia bisa mengoperasikan dua kehidupan, setelah proses ini berarti roh mempunyai kekuatan untuk dapat menarik turun SEMUA kehidupan Allah.   *#1. Apakah yang harus dilakukan setelah kalian mengalami lahir baru?*   Kita harus terus terbuka di hadapan Allah, bersedia untuk dikoreksi, diselaraskan hidup ...

Rumah Rohani

POLA   RUMAH   ROHANI Ps. Ir. Djonny Tambunan Sekaranglah waktunya, apa yang pernah saudara terima perkataan Tuhan itu, janji Tuhan, nubuatan itu, maka kita akan menerimanya, kita akan menikmatinya dan kita akan menggenapinya. Jangan lihat ke belakang. Tuhan berkata: Apa yang Ku firmankan akan Ku genapi segera dengan sempurna. Kapan kita siap? Selama kita tidak siap tidak akan tergenapi. Kalo kita mengambil sikap seperti binatang-binatang yang masuk ke dalam bahterah Nuh, maka kita akan masuk. Nuh hanya menyediakan satu jenis makanan bagi semua binatang. Semua orang yang mengambil sikap seperti Ishak itulah yang akan menerima warisan.   Harta yang berharga tidak diberikan kepada mereka yang bersikap seperti anjing dan babi. Apa yang membuat kita masuk atau tidak adalah keputusan kita sendiri, sikap kita sendiri. Jangan minta waktu, karena waktu tidak bisa mengubah saudara , tapi apa merubah kita adalah keputusan kita. Lupakan yang di belakangmu, apakah...

PERLUNYA TERUS MENGALAMI UPGRADE DAN UPDATE

PAULUS DI YERUSALEM KPR 21:15-26 Hukum Taurat, sunat dan keimamatan Lewi/Harun telah menjadi budaya dan adat-istiadat yang melekat pada orang Israel ribuan tahun lamanya. Tanpa mereka dan kita mengalami upgrade dan update dengan memperbarui pikiran dan akal-budi, sulit untuk melepaskan kebiasaan dan adat-istiadat tersebut.

Pemahaman Konsep "Ikat Janji" dan "Perjanjian" untuk Menerima warisan dan Berkat

  Birth of Isaac: gospelimages.com Ayat Renungan: Ulangan 8:17-18: Kekayaan dan kemampuan yang kita miliki berasal dari Allah. Tujuan Allah memberikan kekuatan untuk mendapatkan kekayaan adalah untuk menggenapi "ikat janji"-Nya dengan Abraham, bukan karena kemampuan kita sendiri.   1 Tawarikh 16:15: Ikat janji Allah bersifat kekal dan berlaku "sampai seribu angkatan", yang dalam pemahaman Ibrani berarti tidak terbatas atau tak terhingga. Ini menegaskan bahwa "ikat janji" bukan sesuatu yang kadaluarsa atau dibatasi waktu.   Galatia 3:7, 9, 14, 29: Orang yang hidup oleh iman adalah anak-anak Abraham. Berkat Abraham dapat diterima oleh bangsa-bangsa lain melalui Yesus Kristus. Orang yang menjadi milik Kristus adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah.   Ada perbedaan antara "ikat janji" (secara korporat) dan "perjanjian" (janji secara individu). Allah lah yang berinisiatif mengadakan ikat-janji. Sebelum iman ...

Hukum Allah yang Tak Tertulis dan Kekekalan Zoe (MKS#11)

Khotbah berfokus pada analisis mendalam tentang kisah Kain dan Habel dari Kitab Kejadian, menekankan pentingnya hikmat Allah dan perkenanan-Nya atas persembahan. Pembicara menggunakan kisah tersebut untuk menjelaskan bahwa persembahan Habel diterima karena iman dan sesuai dengan hukum Tuhan, yang disiratkan sebelum Taurat tertulis. Lebih lanjut, dibahas bagaimana Kain berasal dari si jahat dan bagaimana usahanya untuk menghentikan rencana ilahi gagal, yang kemudian diganti dengan kelahiran Set. Akhirnya, ditutup dengan peringatan untuk tidak mengandalkan pemahaman sendiri tetapi pada hikmat Allah, sambil mengaitkan narasi kuno ini dengan tantangan kehidupan modern dan sudut pandang Iblis mengenai akhir zaman. Catatan ini disusun berdasarkan ulasan dan pengajaran, khususnya mengenai kisah Kain dan Habel, hukum Allah, strategi Iblis, dan konsep hidup ilahi ( Zoe ). I. Kelanjutan Pengajaran dan Doa Awal Pengajaran ini melanjutkan pembahasan sesi sebelumnya mengenai sudut pandang ibl...

BAGAIMANA KITA BISA MASUK DALAM ALAM KEMUSTAHILAN

BAGAIMANA KITA BISA MASUK DALAM ALAM KEMUSTAHILAN  Bagian 1 Ps. Ir.  Yappy Widjaya 16Feb14 LUK AS 1:36-38 (Luk 1:36)   Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, iapun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu. (Luk 1:37)   Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil." (Luk 1:38)   Kata Maria: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." Lalu malaikat itu meninggalkan dia. Hal yang tidak mungkin adalah dimensinya Tuhan. Bagi Allah tidak ada yang mustahil. Semua agama mempercayai hal itu. Ketika Abraham sudah berusia 99 tahun Allah berbicara, tahun depan Sara akan melahirkan seorang anak laki-laki. Sara tertawa. Tapi Allah berkata tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Markus 9:21 (Mar 9:21)   Lalu Yesus bertanya kepada ayah anak itu: "Sudah berapa lama ia mengalami ini?" Jawabnya: "Sejak masa kecilnya. (Mar 9:22)...