Langsung ke konten utama

DIMULAI DARI BREPHOS

DIPERLENGKAPI DIMULAI DARI BREPHOS 
(Greek = Toddler)

Brephos adalah anak yang lahir dalam rumah rohani, rumah Tuhan. Brephos bukan lagi domba seperti yang dimaksudkan Daud di Mazmur 23.

gbr: slideplayer.com
Orang percaya diumpamakan sebagai domba-domba, yang telah menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat. Orang percaya telah ditebus dan dilahirkan kembali dalam Kerajaan Allah, tetapi belum mengalami pikiran dan akalbudi yang berubah.

Kol 3:10 dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya;

Domba itu lemah dan mudah tersesat. Sangat bergantung kepada Tuhan sebagai gembalanya. Domba selalu kembali ke kandang dan tidak bisa tinggal di rumah Tuannya.  Domba selalu mengkonsumsi. Domba selalu ingin diberkati. Domba selalu menuntut. Ketika Daud merasa diberkati dan dilindungi Tuhan, yang dia katakan sebagai gembalanya, Tuhan menanamkan kerinduan dalam hati Daud untuk tinggal dalam rumah Tuhan selamanya.

=======================================

Yoh 4:3-26

Wanita Samaria alami progresivitas. Dia masuki semua apa yang dibukakan Yesus. Sebelumnya Yesus memperkenalkan dulu Bapa-Nya, yang menjadi sumber anugerah-Nya (ay10) . Wanita ini juga memperkenalkan bapanya kepada Yesus – yaitu Yakub.  Ini bicara tentang rumah.  

4:11 Kata perempuan itu kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tidak punya timba dan sumur ini amat dalam; dari manakah Engkau memperoleh air hidup itu? 4:12 Adakah Engkau lebih besar dari pada bapa kami Yakub, yang memberikan sumur ini kepada kami dan yang telah minum sendiri dari dalamnya, ia serta anak-anaknya dan ternaknya?" 

Yesus melihat perempuan Samaria ini begitu mempercayai konsep rumah Allah Yakub. Rumah yang dibangun oleh bapa moyangnya  bagi anak-anaknya dan memberikan sumur bagi keturunannya untuk mendapatkan air untuk diminum. 

Maka Yesus berkata  kepadanya: Saatnya akan tiba, kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini, bukan di Yerusalem, tetapi orang akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran. Itu akan terjadi ketika rumah rohani sudah terbangun.

Pemahaman wanita Samaria luarbiasa dan Tuhan Yesus tambah-tambahkan terus pemahamannya. Setiap hal yang Tuhan Yesus bukakan dia responi.  Kita juga harus alami progresivitas. Kita  tidak bisa langsung memahami seluruhnya tentang rumah. Saudara harus masuk ke dalamnya, saudara taati, sehingga saudara dibukakan lebih 
lagi. 

Tentang air hidup, wanita ini langsung menyambutnya: Tuhan berikan aku air itu! 

Ketika dikatakan tentang lima suaminya, dan yang sekarang bukanlah suaminya, wanita ini membenarkan dan berkata: Nyata benar Kau seorang nabi! Jadi dia responi apa pun yang Tuhan bukakan. Sangat penting bagi saudara jangan hanya sekedar TAU tentang rumah. Tanpa meresponi dan menghidupinya, sulit bagi saudara untuk memahaminya secara utuh.


Jadilah seperti Daud. Jadilah seperti Yesus. Apa pun yang Tuhan bukakan kepada Daud tentang rumah, Daud segera meresponinya dan mentaatinya.
Ketika menuliskan Maz23, Daud dibukakan bagaimana Tuhan sebagai gembala. Tuhan memberkati hidupnya, menuntunnya ke air yang tenang, menyegarkan jiwanya, menjagainya, menyertainya dan melindunginya.  Daud segera memahami, bahawa Tuhan lakukan semua itu karena dia sebagai domba. Hanya satu tujuan Tuhan supaya Dia bangkitkan suatu passion; supaya Daud ingin selalu tinggal dalam rumah Tuhan sepanjang masa. Jadi Daud mengalami suatu progress.

Tuhan memberkati hidup saudara, bukan supaya saudara tetap tinggal dalam posisi sebagai domba, sebab bagaimana pun domba itu tinggalnya di kandang, tidak bisa tinggal bersama tuannya.

Walau pun Tuhan sebagai gembala itu luarbiasa, Dia tidak mau saudara hanya terus sebagai domba-domba dan terus dalam kandang. Dia lakukan itu supaya timbul hasrat dari dalam hati saudara sautu passion yang besar akan rumah Tuhan, untuk berdiam dalam rumah Tuhan sepanjang masa.

Bagaimana kita menghilangkan problem (constraint) atau penghalang supaya kita berpindah dari kandang ke rumah Tuhan? Ketika di padang rumput, domba sebagai binatang lemah. Dia hanya mengenal dan mengandalkan suaraNya. Itu tidak cukup saudara  harus miliki passion untuk menjadi anak dalam Rumah.  Passion itu membuat kita ingin ada dalam rumah Bapa, menjadi putra-Nya yang sejati dan menjadi putra sehingga saudara siap untuk menjadi anak panah yang dipakai di tangan pahlawan. 
Menjadi orang-orang strategis Tuhan.

1 Pet 2:1-2
2:1 Karena itu buanglah segala kejahatan, segala tipu muslihat dan segala macam kemunafikan, kedengkian dan fitnah. 2:2 Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan.

Di 1 Pet 1. Bagaimana seseorang mengalami kelahiran baru. Tapi itu belum cukup. Jangan hanya di level orang percaya, di level domba menikmati yang Tuhan sediakan. Harus miliki passion yang besar untuk lahir di dalam rumah. Dan jadilah seperti bayi yang baru lahir – brephos –yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani.  Bayi lahir dari seorang bapa dan seorang ibu. Ada rumah yang menaungi, hidup dalam rumah.

Orang percaya diminta untuk membuang segala kejahatan lahir dalam rumah; yang selalu ingin air susu yang murni dan yang rohani (ay2). Bukan makanan dari luar. Tidak lagi makan rumput; tapi makanan dari orang tua.


1.     Brephos harus mengalami perobahan dan pertumbuhan. Brephos harus menghasilkan sesuatu. Brephos adalah pengharapan dunia ini; sama seperti ketika Yesus lahir sebagai brephos. Rumah rohani Yesus adalah rumah Yusuf dan Maria. Roh Kudus menaungi Maria dan melindunginya (overshadow), memampukan dia menjadi penggenap FT.  Roh Kudus bebas bergerak dalam hidup Yusuf dan Maria. Mereka menyiapkan rumah rohani  bagi Yesus.  Ketika Yesus lahir, orang-orang Majus dari timur itu tau, seorang Raja telah lahir. Mereka menempuh perjalanan berbulan-bulan untuk menjumpai Yesus, yang masih sebagai brephos itu. Herodes merasa ketakutan dan terancam. Berphos merupakan ancaman bagi dunia ini. Tapi brephos juga adalah pengharapan dunia ini. 

Ketika saudara memasuki rumah rohani,lahir dalam rumah, maka pengharapan dunia menjadi kenyataan melalui seorang putra dalam rumah. Dunia tidak bisa berharap kepada orang-orang percaya. DUNIA BERHARAP AKAN PUTRA-PUTRA ALLAH DINYATAKAN. Dunia berharap terjadi PERGESERAN ANAK-ANAK DALAM RUMAH MENJADI PUTRA-PUTRA TUHAN. BEGITULAH CARA TUHAN BEKERJA.

Dunia berharap hanya kepada mereka yang hidup dalam rumah. Brephos itu sebagai TANDA DAN ALAMAT  BAGI DUNIA, bagi banyak orang yang mencari kebenaran. Mereka akan temukan ada sebuah level  yang lebih lagi dari orang percaya. Orang percaya mengutamakan egonya untuk lebih diberkati dan diberkati lagi. Anak dalam rumah memiliki hati yang rela berkorban, memiliki ketaatan bagi tujuan rumah rohani, tujuan bapanya.  Putra memiliki ketaatan untuk tujuan Tuhan. Dan itu jauh sekali dari level orang percaya.

Mi 4:2         dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: "Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya  dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran,  dan firman TUHAN dari Yerusalem."


2.    Brephos dilatih, dituntun dan diasuh oleh orangnya Tuhan yang disebut bapa rohani dalam rumah rohani. Bagaimana Yesus selama 30 tahun dituntun, dilatih dan diasuh oleh Yusuf dan Maria. Bapa rohani yang bagaimana? Ketika Yusuf tunangannya ternyata sudah hamil, Yusuf menutupinya dan bersedia mengambilnya menjadi istri seperti perkataan Malaikat. Yusuf seorang yang tulus.

Hanya satu Maria yang dipilih karena memiliki karakter yang Tuhan kehendaki. Tuhan siapkan rumah rohani bagi Yesus. Ketika Yesus lahir sebagai brephos Dia menundukkan diri kepada rumah rohaniNya. Tidak mudah orang mau menerima arahan, pelatihan, tuntunan; dibina, ditegur, didisplin, diperintah oleh Yusuf dan Maria. Itu karena kedagingan mereka. Maunya kebanyakan orang untuk mendengar langsung perkataan dari Bapa, dari Roh Kudus. Yesus telah mengosongkan dirinya sedemikian rupa sebagai anak manusia, sebagai brephos. Dia dilatih dan dikenal sebagai anak tukang kayu. Oleh karena itu Dia ditolak oleh orang banyak di kotanya di Nazareth.

3.     Brephos hanya makan dan minum dari firman yang dihidupi bapa. Dia memiliki hati sebagai hamba, tidak ada pemberontakan; selalu menyediakan diri, memberi diri akan setiap instruksi. 1 Pet 2:2 jadilah seperti brephos yang baru lahir. Membasmi orang egois adalah dengan mengupgrade hidup mereka. Brephos selalu ingin air susu yang murni; bukan firman dari Tuhan. Air susu itu dari orangtuanya; di mana mengandung zat-zat kehidupan, supaya yang olehnya ia bertumbuh dan beroleh keselamatan – dari hal-hal yang egois, munafik, mementingkan diri sendiri.

Air susu murni ini adalah firman yang sudah dihidupi oleh bapa rohani. Selama masih di level orang percaya dan di gereja lokal, saudara tidak akan ada ketetapan hati untuk hidup dalam rumah. Setiap orang yang ada dalam rumah diberikan hati yang baru; hati seorang hamba; hati seorang PAIS.
Doa Yesus adalah jadilah di bumi seperti di sorga; bukan apa yang di bumi dibawa ke sorga. Hal-hal yang lama yang dari bumi akan dihancurkan. Banyak orang ingin ketemu  lagi dengan mereka yang saudara kasihi, seperti yang saudara alami di bumi ini, dibawa ke sorga. Apa akan terjadi demikian? Tidak. Kita akan hidup seperti malaikat. Tidak ada lagi suami, istri atau anak. Yang menjadi pusat perhatian hanya Bapa, Putra dan Roh; yang menjadi puji-pujian.

Yoh 4:10
 4:10 Jawab Yesus kepadanya: "Jikalau engkau tahu tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu: Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup."

Air yang murni dari tahta.

4.     Brephos harus bertumbuh menjadi paidion.
Mat 18:1-3

18:1 Pada waktu itu datanglah murid-murid itu kepada Yesus dan bertanya: "Siapakah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga?" 18:2 Maka Yesus memanggil seorang anak kecil dan menempatkannya di tengah-tengah mereka 18:3 lalu berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil (PAIDION) ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. 

Brephos bisa merespon kehidupan; bisa merespon Tuhan karena Tuhan sudah mengupgrade. Bertobat di sini bukan metanioia – bukan kelahiran baru karena bertobat dari dosa-dosa. Tuhan Yesus tidak sedang bicara tentang itu. Brephos sudah lahir baru, sudah ada dalam rumah. Tapi brephos harus converted / bertobat / berobah dari cara berpikir dan konsep yang lama yang harus dibuang. Tanpa alami upgrade, brephos tidak bisa jadi paidion.

Tidak semua orang percaya itu menjadi anak-anak Allah – tapi hanya brephos, paidion, bisa teknon dan bisa huios. Terjadi upgrade dalam hidup Timotius.

gbr: slideplayer.com

Mat 7 bukan mereka yang menyebut Tuhan...tuhan yang bisa masuk ke dalam kerajaan sorga. Tapi mereka yang  melakukan perintah Tuhan yang disebut...
Jangan lagi memakai pikiran kita, rencana kita.......

Koversi energi....dari energi gerak jadi lisrik. Apa yang menggerakan engkau? Cari uang untuk keluarga, dslb; sekrang kau harus melakukan kehendak Bapa. Bagi anak-anak bukan hutang budi kepada orangtua yang menggerakkan kau. Jika demikian kau merasa sekarang kau bisa berdiri sendiri, kau akan melupakan orangtuamu. Kau akan merasa orangtua bukan tanggung-jawabmu nantinya. Tetapi energi penggerakmu haruslah melakukan kehendak Bapa. Anak harus menjadi Yedija dan Salomo. Menjadi orang yang dikasihi dan menjadi pembawa damai (salomo= damai).

Gereja Tuhan bukan gereja lokal, hanya mengandung paidion sampai pada teknon, tapi melahirkan uhios. Wah 12:1-6

Perempuan dan naga
12:1 Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya. 12:2 Ia sedang mengandung dan dalam keluhan dan penderitaannya hendak melahirkan ia berteriak kesakitan. 12:3Maka tampaklah suatu tanda yang lain di langit; dan lihatlah, seekor naga merah padam yang besar, berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh, dan di atas kepalanya ada tujuh mahkota. 12:4 Dan ekornya menyeret sepertiga dari bintang-bintang di langit dan melemparkannya ke atas bumi. Dan naga itu berdiri di hadapan perempuan yang hendak melahirkan itu, untuk menelan Anaknya, segera sesudah perempuan itu melahirkan-Nya. 12:5 Maka ia melahirkan seorang Anak laki-laki, yang akan menggembalakan semua bangsa dengan gada besi; tiba-tiba Anaknya itu dirampas dan dibawa lari kepada Allah dan ke takhta-Nya. 12:6 Perempuan itu lari ke padang gurun, di mana telah disediakan suatu tempat baginya oleh Allah, supaya ia dipelihara di situ seribu dua ratus enam puluh hari lamanya.

Yang ditunggu si naga si teknon yang dikandung perempuan / gereja. Tapi ia lahir sebagai huios (ay5). Setan tidak bisa mengganggu huios, karena terlalu kuat.

Rumah rohani dibangun Tuhan melahirkan brephos. Ia bertumbuh menjadi paidion. Ia bisa merespon. Bisa mengalami upgrade menjadi teknon. Teknon dilahirkan dan dibangun oleh gereja Tuhan. Teknon ini akan menjadi huios. Timotius tadinya teknon; lalu menjadi rekan kerja nya Paulus dalam perjalanan terakhir; di situ Timotius sudah menjadi huios.
Siapa yang terbesar dalam kerajaan Allah? Yesus tidak bicara soal lahir baru. Tapi ini adalah soal pertumbuhan kedewasaan rohani.

Kenapa harus mulai dari brephos? Karena Allah ingin memberikan bukti bahwa anak manusia bisa menjadi anak Allah. Itu bisa terjadi. Ia memberikan jalan menurut polanya. Anak  harus memiliki rumah, memiliki orang tua. Berapa tahun dibutuhkan? Yesus membutuhkan 30 tahun menjadi huios. Dan baru 3,5 tahun Ia action. Selama itu Yesus sedang digembleng. Dalam rumah Ia mulai dari brephos sampai teknon. Kepada dunia Tuhan buktikan anak manusia bisa menjadi anak Allah. Yesus menjadi model dan pembuktian. Anak manusia sejati = brephos.

Luk 22:69
Mulai sekarang Anak Manusia sudah duduk di sebelah kanan Allah Yang Mahakuasa.

Waktu itu Yesus belum mati, belum dibangkitkan. Tapi Dia katakan itu di bumi. Anak manusia SUDAH... Sebagai anak manusia kita bisa merasakan Tuhan di bumi, menikmati Tuhan di bumi....

Selama ini banyak orang percaya, tempat yang suci hanya di sorga saja. Sedangkan bumi penuh dosa dan kenajisan, tapi Allah ingin menjadikan bumi ini sebagai pijakan.

Yoh 13:31
Sesudah Yudas pergi, berkatalah Yesus: "Sekarang Anak Manusia   dipermuliakan dan Allah dipermuliakan di dalam Dia. 

Ini bukti. Anak manusia bisa memiliki jatidiri Allah. 
Sekarang kita  punya pengharapan. Yesus sudah membuktikannya.

Kis 7:56
Lalu katanya: "Sungguh, aku melihat langit terbuka  dan Anak Manusia  berdiri di sebelah kanan Allah.

Stefanus melihat sekarang Anak Manusia berdiri di sebelah kanan Allah. Yesus yang sudah mati dan bangkit dan naik ke sorga.

Yesus memulainya dari brephos juga. Gabriel berbicara tentang huios (takdirnya Yesus), tapi Yesus itu memulainya dengan anak manusia / brephos. Saudara dan saya juga bisa menjadi bukti kepada dunia ini.

Sebelum kita melangkah kepada yang namanya brephos, Yesus menunjukkan Dia hidup dalam rumah rohaninya Yusuf dan Maria. Apakah benar Allah yang menempatkan Yesus di rumah Yusuf dan Maria? Ya, betul. Tuhan sudah siapkan dulu Yusuf dan Maria. Dan kemudian menempatkan Yesus di rumah rohani itu.

Ibr 12:17
Sebab kamu tahu, bahwa kemudian, ketika ia hendak menerima berkat itu, ia ditolak, sebab ia tidak beroleh kesempatan untuk memperbaiki kesalahannya, sekalipun ia mencarinya dengan mencucurkan air mata.

Pertobatan si bungsu diterima bapanya; tetapi pertobatan Esau ditolak meskipun ia mencarinya dengan hancur hati. Kenapa? Karena hatinya bukan ingin kembali kepada bapanya, tetapi ia menyesali karena tidak bisa menerima berkat. Sebaliknya si bungsu hancur hatinya; dia tidak minta apa-apa; malah minta jadi budak bapanya. Dia ingin dekat bapanya, dia selalu mengingat bapanya yang membuatnya ingin kembali.

Yesus putera Allah, mengosongkan dirinya; menjadi putra seorang tukang kayu dan seorang anak ibu rumah tangga biasa.

Saudara bisa memilih gereja lokal, tapi tidak bisa memilih rumah rohani.

Maz23:6b
dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa.

Daud tidak akan pernah kabur....tidak akan pernah menjauh dari Tuhan.






Postingan populer dari blog ini

Mengatasi Spirit Amalek

Perang Melawan Spirit Amalek Dari Generasi ke Generasi Spirit Amalek adalah spirit cinta akan uang, keserakahan, egoisme, spirit familiarity (minta dimaklumi oleh Tuhan untuk suatu perbuatan yang dipandang baik). Spirit Amalek membuat orang percaya menjadi batu sandungan, mencari kesempatan dari kelemahan orang, bahkan menahan kegerakan Tuhan. Kita melihat spirit keserakahan yang sama beroperasi di banyak pemimpin Gereja , bahkan hari ini. L ebih dari apa pun, hal ini telah mendiskualifikasi mereka untuk mengecap firman yang baik dan karunia-karunia dunia yang akan datang ( from ruling in the Tabernacles Age to come, Ibrani 6:5) . Kisah Purim kembali ke waktu ketika orang Amalek menyerang Israel beberapa minggu setelah mereka meninggalkan Mesir di bawah Musa. Kisah ini dicatat dalam Keluaran 17: 8-16. Setelah pertempuran .... (14) Lalu berkatalah TUHAN kepada Musa, "Tulis kanlah semuanya ini dalam sebuah kitab sebagai tanda peringatan, dan ingatkanlah kep...

Delusi Ego Manusia

Umat ​​manusia percaya bahwa dirinya adalah tuhan (oleh karena kehendak bebas yang dimilikinya), dan hanya tunduk pada dirinya sendiri — tetapi ia hanyalah manusia fana yang tertipu oleh si jahat. Saya ingin membuktikan anggapan ini dengan mengutip kisah menara Babel. Kejadian 11:6 (TB) dan Ia berfirman: "Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana. Perhatikan "mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana" . Artinya, Allah pun mengakui bahwa kekuatan dari kesatuan dan kesepatan manusia yang memilih memakai kehendak bebasnya, tanpa sedikitpun faktor Tuhan.  Justru mereka merasa jadi tuhan. Mereka membangun gambar diri (image) mereka dan mencari nama atau reputasinya. Padahal Tuhanlah yang ingin menjadikan mereka serupa dan segambar (image) dengan diriNya. Tapi bukan ...

Efesus 3:16-20 - DOA PAULUS

MEMPERBESAR KAPASITAS ROH Efesus 3:16-20 3:16  Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan   kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, 3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. 3:18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 3:19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, Doa yang disampaikan  dalam Efesus 3: 16-20 pada dasarnya ada lima hal yang  rasul Paulus doakan agar mereka dan kita memiliki: ...

ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) - The Boundless Spirit UR #225

Berikut adalah catatan  dari khotbah THE UPPER ROOM 225 oleh Dr. Jonathan David pada tanggal 24 Maret 2026 yang berjudul "ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1)" : THE UPPER ROOM 225 - 24 Maret 2026 ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) Pembicara: Dr. Jonathan David 1. Pendahuluan & Doa Pembuka Pencurahan Terakhir: Tuhan berfirman akan ada pencurahan terakhir Roh Kudus yang akan mengakhiri segalanya dan memulai zaman baru, yaitu zaman kebenaran . Manifestasi Roh Kudus: Roh Kudus akan membawa umat-Nya kepada kebenaran, pewahyuan, pengertian, hikmat, dan memberikan informasi rahasia serta pengertian mendalam yang hanya diberikan oleh surga . Musuh tidak akan bisa memotong informasi atau apa yang Tuhan katakan kepada kita . Kisah Mendengar Suara Tuhan: Pembicara menceritakan pengalaman tentang seorang wanita yang mengaku bersedia membayar 1 juta dolar untuk bisa mendengar suara Tuhan . Namun, ketika ditawari CD dan catatan khotbah seharga USD 55, wanita tersebut mengeluh mahal...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

YUSUF ARITMATEA MENJADI GENERASI PENGGENAP

gambar: myeastercandy.blogspot.co.id Ada orang-orang yang Tuhan sudah siapkan dan tetapkan untuk menjadi pelaksana dari firman-Nya. Di saat saat kritis dan penting banyak orang terkejut,  tidak menyangka, ada orang-orang yang bisa melakukan hal-hal yang kristis. Nama Yusuf dari Arimatea baru muncul di saat-saat kematian Yesus. Dia bukan termasuk 12 murid Yesus. Tidak juga termasuk 70 murid Yesus atau 500 murid Yesus yang lainnya. Yusuf Arimatea tiba-tiba muncul di saat yang kritis sekali.  Ketika tidak ada seorang pun yang tidak punya akses kepada Pontius Pilatus, ternyata muncul Yusuf dari Arimatea. Ketika itu murid-murid Yesus yang sudah mengikuti Dia tiga setengah tahun lamanya semua lari meninggalkan Yesus dan tercerai-berai. Jadi siapa yang akan menguburkan mayat Yesus dengan layak? Siapa yang bisa menggenapkan firman perkataan Tuhan?   Membuat kita terkejut; kapan Tuhan menyiapkannya?  Alkitab hanya menyebut dia adalah seseorang yang berasal da...

Upper Room 35 – DR. Jonathan David

  Dobel dekade sorga terbuka, ketajaman profetik, posisi strategis dan demonstrasi Roh adalah anugerah yang diberikan Tuhan Yang Mahatinggi untuk kita menghadapi tantangan 20 tahun hari-hari terakhir ini (2019-2039). 08-02-2022 Sorga terbuka dan Roh Kudus turun. Sekarang aku bisa memulai pelayanan. Hal-hal supranatural akan mengambil alih. Roh Kudus jadilah pemimpinku sebagaimana Kau memimpin Kristus. Kesaksian dari Roh, bahwa aku adalah anak Allah yang hidup, bergabung dengan Kristus dan mewarisi yang Tuhan sediakan. Ketajaman profetik, dobel dekade sorga terbuka, posisi strategis dan demonstrasi Roh akan jadi porsi hidup kami dalam 2 dekade sorga terbuka 2019-2039. Selama 40 hari 40 malam Goliath menantang orang Israel.   Daud membangkitkan keberaniannya ketika Isai memberikan tugas mengantar makanan. Pergi dan lihat. Dia dengarkan nasihat bapanya dan tugas itu sudah diset. Berapa banyak yang mentaati bapa rohani? Kita kehilangan pesan itu. Dan Bileam dicemari oleh...

Rumah Rohani

POLA   RUMAH   ROHANI Ps. Ir. Djonny Tambunan Sekaranglah waktunya, apa yang pernah saudara terima perkataan Tuhan itu, janji Tuhan, nubuatan itu, maka kita akan menerimanya, kita akan menikmatinya dan kita akan menggenapinya. Jangan lihat ke belakang. Tuhan berkata: Apa yang Ku firmankan akan Ku genapi segera dengan sempurna. Kapan kita siap? Selama kita tidak siap tidak akan tergenapi. Kalo kita mengambil sikap seperti binatang-binatang yang masuk ke dalam bahterah Nuh, maka kita akan masuk. Nuh hanya menyediakan satu jenis makanan bagi semua binatang. Semua orang yang mengambil sikap seperti Ishak itulah yang akan menerima warisan.   Harta yang berharga tidak diberikan kepada mereka yang bersikap seperti anjing dan babi. Apa yang membuat kita masuk atau tidak adalah keputusan kita sendiri, sikap kita sendiri. Jangan minta waktu, karena waktu tidak bisa mengubah saudara , tapi apa merubah kita adalah keputusan kita. Lupakan yang di belakangmu, apakah...

Kepenuhan keallahan (the fullness of the Godhead) di dalam Yesus dan Orang Percaya (MKS #42)

Ringkasan: Khotbah Ps. Djonny ini masih membahas konsep iman yang hidup melalui teladan perjalanan hidup Abraham . Bahwa iman sejati bukan sekadar pengakuan, melainkan harus diwujudkan melalui perbuatan nyata yang mendasari setiap keputusan hidup sehari-hari. Penulis menjelaskan bahwa ketika seseorang lahir baru, mereka menerima benih ilahi dan potensi Allah yang harus dikembangkan hingga mencapai kedewasaan spiritual. Melalui ketaatan Abraham, Allah menyingkapkan rahasia kerajaan-Nya yang kemudian diwariskan secara spiritual kepada generasi berikutnya sebagai keturunan Abraham . Fokus utama narasi ini adalah ajakan bagi jemaat untuk bertumbuh dewasa dan tidak menjadi bayi rohani agar dapat menerima janji warisan ilahi . Akhirnya, iman tersebut dipandang sebagai kunci untuk menampilkan dimensi rupa Allah dan mengalahkan kuasa maut di dunia. Ibadah JMD Bandung 14 Juni 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 42" Berikut adalah ringkasan poin-poin penting serta penjelasan detailnya:...

Membangun Benteng Perlindungan

SATE 10 December 2020   Bacalah terlebih dahulu: Ibrani 8:7-10, Ayub 1:1 Sebagaimana iblis dapat membuat benteng di dalam pikiran manusia, Allah juga dapat membuat benteng di dalam manusia. Ayub mempunyai empat karakter yang menonjol di dalam kehidupannya yaitu saleh, jujur, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. Ketika iblis melakukan berbagai pencobaan kepada Ayub seiijin dari Allah, dimulai dari kehilangan anak-anaknya, kesehatannya, istrinya, bahkan dijauhi oleh teman-temannya. Tetapi ketika masalah tersebut muncul, Ayub tetap kuat dan karakter Ayub tetap sama, karena Allah sudah membangun terlebih dahulu banteng dan kubu di dalam pikiran Ayub! Sehingga berkali-kali Alkitab mengatakan bahwa Ayub itu tidak berdosa.   Allah membangun di dalam roh, dengan cara menaruh dan menuliskan hukumNya di dalam akal budi manusia. yaitu melaui mendengarkan dan merenungkan firman sehingga Allah menjadi Allah mereka, dan manusia menjadi umatNya.   *#1. Bagaimana Allah bisa berhasil ...