Langsung ke konten utama

DIMULAI DARI BREPHOS

DIPERLENGKAPI DIMULAI DARI BREPHOS 
(Greek = Toddler)

Brephos adalah anak yang lahir dalam rumah rohani, rumah Tuhan. Brephos bukan lagi domba seperti yang dimaksudkan Daud di Mazmur 23.

gbr: slideplayer.com
Orang percaya diumpamakan sebagai domba-domba, yang telah menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat. Orang percaya telah ditebus dan dilahirkan kembali dalam Kerajaan Allah, tetapi belum mengalami pikiran dan akalbudi yang berubah.

Kol 3:10 dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya;

Domba itu lemah dan mudah tersesat. Sangat bergantung kepada Tuhan sebagai gembalanya. Domba selalu kembali ke kandang dan tidak bisa tinggal di rumah Tuannya.  Domba selalu mengkonsumsi. Domba selalu ingin diberkati. Domba selalu menuntut. Ketika Daud merasa diberkati dan dilindungi Tuhan, yang dia katakan sebagai gembalanya, Tuhan menanamkan kerinduan dalam hati Daud untuk tinggal dalam rumah Tuhan selamanya.

=======================================

Yoh 4:3-26

Wanita Samaria alami progresivitas. Dia masuki semua apa yang dibukakan Yesus. Sebelumnya Yesus memperkenalkan dulu Bapa-Nya, yang menjadi sumber anugerah-Nya (ay10) . Wanita ini juga memperkenalkan bapanya kepada Yesus – yaitu Yakub.  Ini bicara tentang rumah.  

4:11 Kata perempuan itu kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tidak punya timba dan sumur ini amat dalam; dari manakah Engkau memperoleh air hidup itu? 4:12 Adakah Engkau lebih besar dari pada bapa kami Yakub, yang memberikan sumur ini kepada kami dan yang telah minum sendiri dari dalamnya, ia serta anak-anaknya dan ternaknya?" 

Yesus melihat perempuan Samaria ini begitu mempercayai konsep rumah Allah Yakub. Rumah yang dibangun oleh bapa moyangnya  bagi anak-anaknya dan memberikan sumur bagi keturunannya untuk mendapatkan air untuk diminum. 

Maka Yesus berkata  kepadanya: Saatnya akan tiba, kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini, bukan di Yerusalem, tetapi orang akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran. Itu akan terjadi ketika rumah rohani sudah terbangun.

Pemahaman wanita Samaria luarbiasa dan Tuhan Yesus tambah-tambahkan terus pemahamannya. Setiap hal yang Tuhan Yesus bukakan dia responi.  Kita juga harus alami progresivitas. Kita  tidak bisa langsung memahami seluruhnya tentang rumah. Saudara harus masuk ke dalamnya, saudara taati, sehingga saudara dibukakan lebih 
lagi. 

Tentang air hidup, wanita ini langsung menyambutnya: Tuhan berikan aku air itu! 

Ketika dikatakan tentang lima suaminya, dan yang sekarang bukanlah suaminya, wanita ini membenarkan dan berkata: Nyata benar Kau seorang nabi! Jadi dia responi apa pun yang Tuhan bukakan. Sangat penting bagi saudara jangan hanya sekedar TAU tentang rumah. Tanpa meresponi dan menghidupinya, sulit bagi saudara untuk memahaminya secara utuh.


Jadilah seperti Daud. Jadilah seperti Yesus. Apa pun yang Tuhan bukakan kepada Daud tentang rumah, Daud segera meresponinya dan mentaatinya.
Ketika menuliskan Maz23, Daud dibukakan bagaimana Tuhan sebagai gembala. Tuhan memberkati hidupnya, menuntunnya ke air yang tenang, menyegarkan jiwanya, menjagainya, menyertainya dan melindunginya.  Daud segera memahami, bahawa Tuhan lakukan semua itu karena dia sebagai domba. Hanya satu tujuan Tuhan supaya Dia bangkitkan suatu passion; supaya Daud ingin selalu tinggal dalam rumah Tuhan sepanjang masa. Jadi Daud mengalami suatu progress.

Tuhan memberkati hidup saudara, bukan supaya saudara tetap tinggal dalam posisi sebagai domba, sebab bagaimana pun domba itu tinggalnya di kandang, tidak bisa tinggal bersama tuannya.

Walau pun Tuhan sebagai gembala itu luarbiasa, Dia tidak mau saudara hanya terus sebagai domba-domba dan terus dalam kandang. Dia lakukan itu supaya timbul hasrat dari dalam hati saudara sautu passion yang besar akan rumah Tuhan, untuk berdiam dalam rumah Tuhan sepanjang masa.

Bagaimana kita menghilangkan problem (constraint) atau penghalang supaya kita berpindah dari kandang ke rumah Tuhan? Ketika di padang rumput, domba sebagai binatang lemah. Dia hanya mengenal dan mengandalkan suaraNya. Itu tidak cukup saudara  harus miliki passion untuk menjadi anak dalam Rumah.  Passion itu membuat kita ingin ada dalam rumah Bapa, menjadi putra-Nya yang sejati dan menjadi putra sehingga saudara siap untuk menjadi anak panah yang dipakai di tangan pahlawan. 
Menjadi orang-orang strategis Tuhan.

1 Pet 2:1-2
2:1 Karena itu buanglah segala kejahatan, segala tipu muslihat dan segala macam kemunafikan, kedengkian dan fitnah. 2:2 Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan.

Di 1 Pet 1. Bagaimana seseorang mengalami kelahiran baru. Tapi itu belum cukup. Jangan hanya di level orang percaya, di level domba menikmati yang Tuhan sediakan. Harus miliki passion yang besar untuk lahir di dalam rumah. Dan jadilah seperti bayi yang baru lahir – brephos –yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani.  Bayi lahir dari seorang bapa dan seorang ibu. Ada rumah yang menaungi, hidup dalam rumah.

Orang percaya diminta untuk membuang segala kejahatan lahir dalam rumah; yang selalu ingin air susu yang murni dan yang rohani (ay2). Bukan makanan dari luar. Tidak lagi makan rumput; tapi makanan dari orang tua.


1.     Brephos harus mengalami perobahan dan pertumbuhan. Brephos harus menghasilkan sesuatu. Brephos adalah pengharapan dunia ini; sama seperti ketika Yesus lahir sebagai brephos. Rumah rohani Yesus adalah rumah Yusuf dan Maria. Roh Kudus menaungi Maria dan melindunginya (overshadow), memampukan dia menjadi penggenap FT.  Roh Kudus bebas bergerak dalam hidup Yusuf dan Maria. Mereka menyiapkan rumah rohani  bagi Yesus.  Ketika Yesus lahir, orang-orang Majus dari timur itu tau, seorang Raja telah lahir. Mereka menempuh perjalanan berbulan-bulan untuk menjumpai Yesus, yang masih sebagai brephos itu. Herodes merasa ketakutan dan terancam. Berphos merupakan ancaman bagi dunia ini. Tapi brephos juga adalah pengharapan dunia ini. 

Ketika saudara memasuki rumah rohani,lahir dalam rumah, maka pengharapan dunia menjadi kenyataan melalui seorang putra dalam rumah. Dunia tidak bisa berharap kepada orang-orang percaya. DUNIA BERHARAP AKAN PUTRA-PUTRA ALLAH DINYATAKAN. Dunia berharap terjadi PERGESERAN ANAK-ANAK DALAM RUMAH MENJADI PUTRA-PUTRA TUHAN. BEGITULAH CARA TUHAN BEKERJA.

Dunia berharap hanya kepada mereka yang hidup dalam rumah. Brephos itu sebagai TANDA DAN ALAMAT  BAGI DUNIA, bagi banyak orang yang mencari kebenaran. Mereka akan temukan ada sebuah level  yang lebih lagi dari orang percaya. Orang percaya mengutamakan egonya untuk lebih diberkati dan diberkati lagi. Anak dalam rumah memiliki hati yang rela berkorban, memiliki ketaatan bagi tujuan rumah rohani, tujuan bapanya.  Putra memiliki ketaatan untuk tujuan Tuhan. Dan itu jauh sekali dari level orang percaya.

Mi 4:2         dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: "Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya  dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran,  dan firman TUHAN dari Yerusalem."


2.    Brephos dilatih, dituntun dan diasuh oleh orangnya Tuhan yang disebut bapa rohani dalam rumah rohani. Bagaimana Yesus selama 30 tahun dituntun, dilatih dan diasuh oleh Yusuf dan Maria. Bapa rohani yang bagaimana? Ketika Yusuf tunangannya ternyata sudah hamil, Yusuf menutupinya dan bersedia mengambilnya menjadi istri seperti perkataan Malaikat. Yusuf seorang yang tulus.

Hanya satu Maria yang dipilih karena memiliki karakter yang Tuhan kehendaki. Tuhan siapkan rumah rohani bagi Yesus. Ketika Yesus lahir sebagai brephos Dia menundukkan diri kepada rumah rohaniNya. Tidak mudah orang mau menerima arahan, pelatihan, tuntunan; dibina, ditegur, didisplin, diperintah oleh Yusuf dan Maria. Itu karena kedagingan mereka. Maunya kebanyakan orang untuk mendengar langsung perkataan dari Bapa, dari Roh Kudus. Yesus telah mengosongkan dirinya sedemikian rupa sebagai anak manusia, sebagai brephos. Dia dilatih dan dikenal sebagai anak tukang kayu. Oleh karena itu Dia ditolak oleh orang banyak di kotanya di Nazareth.

3.     Brephos hanya makan dan minum dari firman yang dihidupi bapa. Dia memiliki hati sebagai hamba, tidak ada pemberontakan; selalu menyediakan diri, memberi diri akan setiap instruksi. 1 Pet 2:2 jadilah seperti brephos yang baru lahir. Membasmi orang egois adalah dengan mengupgrade hidup mereka. Brephos selalu ingin air susu yang murni; bukan firman dari Tuhan. Air susu itu dari orangtuanya; di mana mengandung zat-zat kehidupan, supaya yang olehnya ia bertumbuh dan beroleh keselamatan – dari hal-hal yang egois, munafik, mementingkan diri sendiri.

Air susu murni ini adalah firman yang sudah dihidupi oleh bapa rohani. Selama masih di level orang percaya dan di gereja lokal, saudara tidak akan ada ketetapan hati untuk hidup dalam rumah. Setiap orang yang ada dalam rumah diberikan hati yang baru; hati seorang hamba; hati seorang PAIS.
Doa Yesus adalah jadilah di bumi seperti di sorga; bukan apa yang di bumi dibawa ke sorga. Hal-hal yang lama yang dari bumi akan dihancurkan. Banyak orang ingin ketemu  lagi dengan mereka yang saudara kasihi, seperti yang saudara alami di bumi ini, dibawa ke sorga. Apa akan terjadi demikian? Tidak. Kita akan hidup seperti malaikat. Tidak ada lagi suami, istri atau anak. Yang menjadi pusat perhatian hanya Bapa, Putra dan Roh; yang menjadi puji-pujian.

Yoh 4:10
 4:10 Jawab Yesus kepadanya: "Jikalau engkau tahu tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu: Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup."

Air yang murni dari tahta.

4.     Brephos harus bertumbuh menjadi paidion.
Mat 18:1-3

18:1 Pada waktu itu datanglah murid-murid itu kepada Yesus dan bertanya: "Siapakah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga?" 18:2 Maka Yesus memanggil seorang anak kecil dan menempatkannya di tengah-tengah mereka 18:3 lalu berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil (PAIDION) ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. 

Brephos bisa merespon kehidupan; bisa merespon Tuhan karena Tuhan sudah mengupgrade. Bertobat di sini bukan metanioia – bukan kelahiran baru karena bertobat dari dosa-dosa. Tuhan Yesus tidak sedang bicara tentang itu. Brephos sudah lahir baru, sudah ada dalam rumah. Tapi brephos harus converted / bertobat / berobah dari cara berpikir dan konsep yang lama yang harus dibuang. Tanpa alami upgrade, brephos tidak bisa jadi paidion.

Tidak semua orang percaya itu menjadi anak-anak Allah – tapi hanya brephos, paidion, bisa teknon dan bisa huios. Terjadi upgrade dalam hidup Timotius.

gbr: slideplayer.com

Mat 7 bukan mereka yang menyebut Tuhan...tuhan yang bisa masuk ke dalam kerajaan sorga. Tapi mereka yang  melakukan perintah Tuhan yang disebut...
Jangan lagi memakai pikiran kita, rencana kita.......

Koversi energi....dari energi gerak jadi lisrik. Apa yang menggerakan engkau? Cari uang untuk keluarga, dslb; sekrang kau harus melakukan kehendak Bapa. Bagi anak-anak bukan hutang budi kepada orangtua yang menggerakkan kau. Jika demikian kau merasa sekarang kau bisa berdiri sendiri, kau akan melupakan orangtuamu. Kau akan merasa orangtua bukan tanggung-jawabmu nantinya. Tetapi energi penggerakmu haruslah melakukan kehendak Bapa. Anak harus menjadi Yedija dan Salomo. Menjadi orang yang dikasihi dan menjadi pembawa damai (salomo= damai).

Gereja Tuhan bukan gereja lokal, hanya mengandung paidion sampai pada teknon, tapi melahirkan uhios. Wah 12:1-6

Perempuan dan naga
12:1 Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya. 12:2 Ia sedang mengandung dan dalam keluhan dan penderitaannya hendak melahirkan ia berteriak kesakitan. 12:3Maka tampaklah suatu tanda yang lain di langit; dan lihatlah, seekor naga merah padam yang besar, berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh, dan di atas kepalanya ada tujuh mahkota. 12:4 Dan ekornya menyeret sepertiga dari bintang-bintang di langit dan melemparkannya ke atas bumi. Dan naga itu berdiri di hadapan perempuan yang hendak melahirkan itu, untuk menelan Anaknya, segera sesudah perempuan itu melahirkan-Nya. 12:5 Maka ia melahirkan seorang Anak laki-laki, yang akan menggembalakan semua bangsa dengan gada besi; tiba-tiba Anaknya itu dirampas dan dibawa lari kepada Allah dan ke takhta-Nya. 12:6 Perempuan itu lari ke padang gurun, di mana telah disediakan suatu tempat baginya oleh Allah, supaya ia dipelihara di situ seribu dua ratus enam puluh hari lamanya.

Yang ditunggu si naga si teknon yang dikandung perempuan / gereja. Tapi ia lahir sebagai huios (ay5). Setan tidak bisa mengganggu huios, karena terlalu kuat.

Rumah rohani dibangun Tuhan melahirkan brephos. Ia bertumbuh menjadi paidion. Ia bisa merespon. Bisa mengalami upgrade menjadi teknon. Teknon dilahirkan dan dibangun oleh gereja Tuhan. Teknon ini akan menjadi huios. Timotius tadinya teknon; lalu menjadi rekan kerja nya Paulus dalam perjalanan terakhir; di situ Timotius sudah menjadi huios.
Siapa yang terbesar dalam kerajaan Allah? Yesus tidak bicara soal lahir baru. Tapi ini adalah soal pertumbuhan kedewasaan rohani.

Kenapa harus mulai dari brephos? Karena Allah ingin memberikan bukti bahwa anak manusia bisa menjadi anak Allah. Itu bisa terjadi. Ia memberikan jalan menurut polanya. Anak  harus memiliki rumah, memiliki orang tua. Berapa tahun dibutuhkan? Yesus membutuhkan 30 tahun menjadi huios. Dan baru 3,5 tahun Ia action. Selama itu Yesus sedang digembleng. Dalam rumah Ia mulai dari brephos sampai teknon. Kepada dunia Tuhan buktikan anak manusia bisa menjadi anak Allah. Yesus menjadi model dan pembuktian. Anak manusia sejati = brephos.

Luk 22:69
Mulai sekarang Anak Manusia sudah duduk di sebelah kanan Allah Yang Mahakuasa.

Waktu itu Yesus belum mati, belum dibangkitkan. Tapi Dia katakan itu di bumi. Anak manusia SUDAH... Sebagai anak manusia kita bisa merasakan Tuhan di bumi, menikmati Tuhan di bumi....

Selama ini banyak orang percaya, tempat yang suci hanya di sorga saja. Sedangkan bumi penuh dosa dan kenajisan, tapi Allah ingin menjadikan bumi ini sebagai pijakan.

Yoh 13:31
Sesudah Yudas pergi, berkatalah Yesus: "Sekarang Anak Manusia   dipermuliakan dan Allah dipermuliakan di dalam Dia. 

Ini bukti. Anak manusia bisa memiliki jatidiri Allah. 
Sekarang kita  punya pengharapan. Yesus sudah membuktikannya.

Kis 7:56
Lalu katanya: "Sungguh, aku melihat langit terbuka  dan Anak Manusia  berdiri di sebelah kanan Allah.

Stefanus melihat sekarang Anak Manusia berdiri di sebelah kanan Allah. Yesus yang sudah mati dan bangkit dan naik ke sorga.

Yesus memulainya dari brephos juga. Gabriel berbicara tentang huios (takdirnya Yesus), tapi Yesus itu memulainya dengan anak manusia / brephos. Saudara dan saya juga bisa menjadi bukti kepada dunia ini.

Sebelum kita melangkah kepada yang namanya brephos, Yesus menunjukkan Dia hidup dalam rumah rohaninya Yusuf dan Maria. Apakah benar Allah yang menempatkan Yesus di rumah Yusuf dan Maria? Ya, betul. Tuhan sudah siapkan dulu Yusuf dan Maria. Dan kemudian menempatkan Yesus di rumah rohani itu.

Ibr 12:17
Sebab kamu tahu, bahwa kemudian, ketika ia hendak menerima berkat itu, ia ditolak, sebab ia tidak beroleh kesempatan untuk memperbaiki kesalahannya, sekalipun ia mencarinya dengan mencucurkan air mata.

Pertobatan si bungsu diterima bapanya; tetapi pertobatan Esau ditolak meskipun ia mencarinya dengan hancur hati. Kenapa? Karena hatinya bukan ingin kembali kepada bapanya, tetapi ia menyesali karena tidak bisa menerima berkat. Sebaliknya si bungsu hancur hatinya; dia tidak minta apa-apa; malah minta jadi budak bapanya. Dia ingin dekat bapanya, dia selalu mengingat bapanya yang membuatnya ingin kembali.

Yesus putera Allah, mengosongkan dirinya; menjadi putra seorang tukang kayu dan seorang anak ibu rumah tangga biasa.

Saudara bisa memilih gereja lokal, tapi tidak bisa memilih rumah rohani.

Maz23:6b
dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa.

Daud tidak akan pernah kabur....tidak akan pernah menjauh dari Tuhan.






Postingan populer dari blog ini

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

KUASA IKAT JANJI (Bagian 2)

Upper Room 180 - 4 Maret 2025 Dr. Jonathan David "Perjalanan ikat janji" adalah perjalanan di mana Allah membawa Abraham masuk ke dalam hubungan yang mendalam, di mana Allah menjadi sumbernya dan berjanji untuk menyertai serta mengubah segala sesuatu di mana pun Abraham berada. Dalam perjalanan ini, identitas Abraham tidak lagi didasarkan pada latar belakang lahiriahnya. Yesus mengatakan ini untuk menekankan bahwa hubungan spiritual berdasarkan ketaatan kepada kehendak Allah lebih penting daripada hubungan darah. Bahayanya adalah jika kita terlalu terikat pada kewajiban dan identitas lahiriah sehingga menghalangi kita untuk menyelesaikan tugas Tuhan. "Penebusan sejati" adalah pembebasan dari diri sendiri, ketakutan, pola pikir lama, dan identitas yang dibentuk oleh hal-hal duniawi. Identitas sejati kita ada di dalam Kristus, dan tujuannya adalah untuk semakin serupa dengan-Nya, melepaskan keakuan agar dapat memperoleh Kristus. Tuhan ingin mengubah bangsa-bangsa mel...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

Preparing the Bride - Session 2

Persiapan gereja sebagai Mempelai Wanita Kristus untuk pernikahan dengan Anak Domba - Sesi 2 Ps. Djonny Tambunan Pada sesi ini papa membahas konsep menjadi kudus dan setia sebagai istri Kristus. Pembicara menekankan bagaimana Roh Kudus bekerja dalam diri orang percaya untuk mengatasi godaan dan mencapai kekudusan. Ia menarik garis paralel antara pencobaan yang dialami Y esus dan pencobaan yang dihadapi orang Kristen masa kini. Papa mengilustrasikan lebih jauh dengan tokoh Musa sebagai teladan keteguhan iman. Berikut adalah rangkumannya, yang akan membantu Anda memahaminya dengan mudah: Tujuan Tuhan dalam Hidup Orang Percaya : Tuhan berharap umat-Nya menjadi kudus dan mencapai kekudusan seperti Kristus. Ini bukan hanya menjadi umat Tuhan, tetapi juga menjadi kekasih atau istri-Nya. Untuk mencapai ini, Tuhan memberikan Roh Kudus. Peran Roh Kudus : Roh Kudus memberikan kemampuan untuk merespon kehendak Roh, bukan keinginan daging. Roh Kudus memberikan identitas bahwa orang percaya adal...

Kuasa Ikat Janji – bagian 4: Berjalan dalam Kemitraan

Kuasa Ikat Janji: Berjalan dalam Kemitraan dengan Tuhan Upper Room 182 – 18 Maret 2025 Dr. Jonathan David Khotbah ini menggunakan perjanjian Allah dengan Abraham sebagai contoh utama, menjelaskan bahwa ikat janji (covenant) itu melampaui iman manusia dan berakar pada sifat kesetiaan (faithfulness) Allah untuk menggenapi firman-Nya. Lebih lanjut, ditekankan bahwa keterlibatan aktif dan kepatuhan manusia dalam ikat janji, yang disimbolkan dengan sunat (peran kekuatan dan usaha sendiri manusia dikurangi), mengundang intervensi ilahi yang lebih besar dan memberdayakan umat beriman serta keturunan mereka. Khotbah ini mendorong pendengar untuk mempercayai Allah sepenuhnya dan hidup dalam keselarasan dengan kehendak-Nya sebagai mitra dalam ikat janji. Bagaimana Konsep  ikat janji mempengaruhi hubungan manusia dengan Tuhan? Konsep "kuasa ikat janji" secara fundamental mempengaruhi hubungan manusia dengan Tuhan dengan menjadikannya lebih dari sekadar hubungan biasa, melainkan se...

Preparing the Bride - Session 08

Karakteristik Gereja Sebagai Kekasih Tuhan - Sesi 08 Tema masih membahas tentang karakteristik gereja yang diidamkan Tuhan sebagai kekasih-Nya , menggunakan Kidung Agung dan perumpamaan bunga bakung di antara duri . Analogi utama yang digunakan adalah kisah Gadis Sunem dalam Kitab Kidung Agung dan hubungannya dengan Kekasihnya dan Raja Salomo. Membandingkan kecantikan lahiriah seorang gadis dengan keindahan batiniah yang dikerjakan oleh Tuhan sendiri , menekankan bahwa Allah lebih tertarik pada hati dan kesetiaan rohani daripada penampilan luar atau upaya manusia. Lebih lanjut, Kidung Agung mengilustrasikan prinsip ini melalui kisah Raja Salomo, gadis Sunem, pemilihan Daud sebagai raja, dan ajaran Yesus tentang bunga bakung di ladang , yang menunjukkan bahwa nilai sejati di mata Tuhan terletak pada kualitas batin yang ilahi . Kid 2:1 [Gadis Sunem] Bunga mawar dari Saron aku, bunga bakung di lembah-lembah. 2  —  [Salomo] Seperti bunga bakung di antara duri-duri, demikianlah m...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

Preparing the Bride - Session 04

Gereja sebagai Kekasih Tuhan Khotbah ini membahas karakteristik gereja yang ideal menurut pandangan Tuhan. Kitab Kidung Agung menjadi fokus utama kita untuk menganalisis hubungan antara mempelai wanita dan kekasihnya sebagai analogi untuk hubungan antara gereja dan Kristus. Kita akan melihat perbandingan Adam pertama dan Adam terakhir dari 1 Korintus, serta peran wanita dalam kejatuhan dari 1 Timotius, untuk menekankan pentingnya kesetiaan dan ketahanan gereja terhadap godaan. Selain itu khotbah ini menggali peran Kristus sebagai Gembala melalui berbagai ayat Perjanjian Lama dan Baru, menyoroti kasih dan pengorbanan-Nya bagi umat-Nya. Tema Utama: Karakteristik Kehidupan Gereja yang Diharapkan Tuhan sebagai Kekasih-Nya Pendahuluan: Pembahasan ini penting bagi pengikut Tuhan dan umat-Nya. Tujuan Tuhan lebih dari sekadar menyelamatkan; Ia ingin gereja menjadi kekasih-Nya yang sejati dan hidup manunggal dengan-Nya. Firman Tuhan (Rhema) membimbing perjalanan iman. Gereja sebagai Kekas...

PREPARING THE BRIDE - SESSION 03

❤️ Kidung Agung: Gambaran Gereja Sebagai Kekasih Kristus Khotbah ini mengacu pada kitab Kidung Agung dalam Alkitab untuk menggambarkan  hubungan kasih antara Kristus (Sang Mempelai Pria) dan Gereja (Sang Mempelai Wanita). Kisah cinta dalam Kidung Agung adalah gambaran untuk kesetiaan dan pengorbanan dalam hubungan spiritual ini. Khotbah juga menyinggung tokoh-tokoh Alkitab lainnya, seperti Adam, Hawa, dan Raja Salomo, untuk memperkuat poin-poin teologis (logika Tuhan) tentang dosa, penebusan, dan hikmat ilahi. Inti dari khotbah ini adalah untuk mendorong pendengar agar memiliki hati yang haus akan Tuhan dan merespons pekerjaan Roh Kudus dalam hidup mereka, seperti mempelai wanita yang setia menantikan kedatangan mempelai prianya.                                              Pendahuluan Saudara-saudara diharapkan memiliki hati yang haus dan lapar aka...