Langsung ke konten utama

Lahir Baru Titik Awal Perjalanan Rohani Kita

 SATE 28 September 2020 – **

 

Bacalah terlebih dahulu : Yohanes 3:1-15 Cara Allah bekerja untuk memperbaharui manusia adalah melalui Lahir baru. Ini merupakan pijakan / tindakan awal Allah dalam diri manusia untuk melakukan pembaharuan, Ini merupakan kepastian atau keyakinan agar manusia dapat mengerjakan rencana Allah semasa hidup manusia. Ini juga merupakan langkah manusia untuk menerima kehidupan Tuhan sehingga Allah mulai bekerja dalam hidup manusia. Manusia harus mengalami dua kali kelahiran! Yaitu roh dan daging, daging pada saat manusia keluar dari kandungan ibu, tetapi itu belum cukup. Manusia harus lahir lagi dari roh, yaitu dari proses lahir baru. Artinya manusia bisa mengoperasikan dua kehidupan, setelah proses ini berarti roh mempunyai kekuatan untuk dapat menarik turun SEMUA kehidupan Allah.

 

*#1. Apakah yang harus dilakukan setelah kalian mengalami lahir baru?*

 

Kita harus terus terbuka di hadapan Allah, bersedia untuk dikoreksi, diselaraskan hidup kita, terutama untuk mengalami perobahan pikiran kita, oleh karena di dalam pikiran kita lah telah ditanamkan si jahat prinsip-prinsip dan aturan-aturan yang bertentangan dengan tujuan penciptaan. Kita harus mau diarahkan terus oleh Roh Kudus untuk hidup sesuai dengan kehendak Bapa. Karakter kita harus dibentuk supaya memiliki karakter serupa dengan Kristus. Hanya dengan mengasah pikiran kita dengan firman-Nya, karakter kita bisa diluruskan kembali. Mengasah tidak cukup sebentar-sebentar, tapi harus secara terus menerus, setiap hari; siang dan malam. Kemenangan dan kemuliaan yang  Tuhan sudah sediakan harus kita raih, bekerja sama dengan Roh Kudus-Nya untuk mengerjakan keselamatan kita itu, supaya tujuan Tuhan dalam hidup kita tercapai. Kita pasti bisa mencapai destiny dan garis-akhir dengan kuat.

 

*#2. Bisakah Allah bekerja dalam diri manusia yang belum lahir baru?*

 

TIDAK. Yesus memberitahukan hal yang paling penting kepada seorang guru agama terkemuka, Nikodemus; bahwa tidak seorang pun dapat memasuki Kerajaan Sorga tanpa mengalami lahir baru. Roh manusia lama sudah mati, sebab di lahirkan dari dalam tubuh Adam, dari benih yang sudah tercemar dosa.  Tubuh manusia lama kita sudah dikuasai dosa dan maut. Proses kelahiran baru membuat roh kita baru dilahirkan dari benih Kristus, dari dalam tubuh Adam yang kedua.  Yang datang pertama, Adam pertama, benih jasmani, yang datang kedua, Adam kedua, benih yang ilahi. Oleh karya penebusannya, tubuh dan jiwa kita sudah ditebus, sehingga tubuh dan jiwa kita terbebas juga dari kuasa dosa dan maut. Kita menjadi manusia merdeka yang memiliki kecenderungan hati kepada Allah dan hal-hal yang spiritual; bisa memutuskan mana yang baik dan berkenan kepada Allah.  Tuhan sekarang bisa bekerja, sebab terang itu sudah datang dalam diri manusia baru kita. Dia berikan terang. Dia berikan roh yang baru yang bisa terhubung dengan sorga. Dia berikan Roh Kudus-Nya untuk membangun manusia baru kita.

 

*#3. Bagaimana cara kalian mengalami lahir baru?*

Karena kita merespon firman dan panggilan Tuhan, kita dibawa kepada terang-Nya yang ajaib. (1 Pet 2:9). Firman yang di bawa oleh Roh Kudus itu kepada roh kita, membuat kita bisa melihat. Lalu kita bisa melihat Pembanding. Kita melihat kehidupan kita lemah dan tidak berdaya oleh karena kuasa dosa dan maut; kita bandingan dengan kebenaran yang berasal firman. Kita melihat terang itu pada pribadi Yesus Kristus dan itu membawa kita kepada kesadaran dan bertobat.  Kita menaruh percaya kepada firmanNya dan membuat kita dikaruniakan iman di dalam Yesus Kristus.  Ketika kita mengakui Dia dengan mulut kita dan tindakan kita, maka Allah melihat kita memenuhi syarat untuk Dia bekerja dengan kasih-setia-Nya dalam hidup kita. Kita dibaptis menerima roh yang baru, menerima Roh Kudus, menerima kuasa untuk menjadi anak-anak Allah. Jadi, Allah memulai semuanya dari roh, karena itu Dia berikan roh yang baru. Dengan roh yang baru hubungan dengan Allah diperdamaikan kembali melalui Yesus Kristus dan kita mulai dapat menerima kasih-karunia-Nya dan suplaian berkat-berkat sorgawi di dalam hidup kita.

Postingan populer dari blog ini

Mengikatkan Diri Pada Tuhan Dalam Ikatan Roh

  SATE 24 November 2020 –  Bacalah terlebih dahulu: Roma 1:28, 8:14-17, 6:16-19 Ketika seseorang lahir baru, rohnya menjadi baru karena rohnya bersatu dengan Roh Kudus. Tetapi untuk pikiran (akal budi) harus diperbaharui dari hari ke hari, artinya waktu lahir baru roh kita dibangkitkan sedangkan pikiran kita belum alami pemulihan. Oleh karena itu harus alami pembaharuan dari hari ke hari melalui firman. Sebelum seseorang alami lahir baru, maka rohnya ditawan oleh jiwanya. Sehingga yang dilakukan oleh tubuh adalah segala sesuatu yang sifatnya kedagingan. Kondisi lahir baru tidak serta merta membuat seseorang lantas berubah secara drastis, ada proses yang harus dilalui supaya jiwa dan tubuh pun alami keselamatan dari Allah.   *#1. Mengapa pikiran kita harus alami pembaharuan dari hari ke hari berdasarkan Roma 1:28?*   Unsur JIWA bukanlah langsung berasal dari Allah. Yang langsung dari Allah adalah roh kita. Jiwa yang terdiri dari pikiran, perasaan dan kehendak itu timb...

The Seed of God and the Character of Abraham (MKS #53)

Khotbah ini membahas proses rohani di mana Allah menabur benih ilahi ke dalam kehidupan manusia untuk mewujudkan kerajaan-Nya di bumi. Melalui teladan Abraham , dijelaskan bahwa hubungan intim dengan Tuhan dimulai dari panggilan pribadi dan ikatan janji (covenant) yang teguh . Ketaatan mutlak Abraham dalam menjaga ketetapan Allah menjadi dasar bagi Tuhan untuk mempercayakan otoritas-Nya kepada generasi berikutnya. Di sini ditekankan bahwa setiap orang percaya dipanggil untuk memiliki kepribadian yang selaras dengan karakter Allah melalui bimbingan Roh Kudus. Akhirnya, sumber ini menantang umat untuk hidup dalam kesetiaan dan kasih yang radikal agar janji Tuhan dapat tergenapi secara turun-temurun. Ibadah JMD Bandung 6 September 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 53 Catatan Khotbah: Manusia Kerajaan Sorga (Bagian 53) Pelayanan: GPK JMD Bandung, Ps. Djonny Tambunan Tanggal: 6 September 2026 1. Landasan Rencana Agung Allah & Benih Sejati Keturunan Raja-Raja: Allah menetapk...

Membangun Sion Membentuk Ulang Kota - oleh Dr. Jonathan David

Ringkasan Khotbah: "Membangun Sion Membentuk Ulang Kota"  16082022  the Upper Room Kembalilah, hai anak-anak yang murtad, demikianlah firman TUHAN, karena Aku telah menjadi tuan atas kamu! Aku akan mengambil kamu, seorang dari setiap kota dan dua orang dari setiap keluarga, dan akan membawa kamu ke Sion.  Yeremia 3:14   Khotbah ini membahas visi tentang pembangunan kembali Sion sebagai inti dari pemulihan kota dan kehidupan umat Tuhan. Dr. Jonathan David menguraikan bagaimana Tuhan sedang bergerak secara aktif untuk membangun Sion, yang bukan hanya sekadar tempat, melainkan juga sebuah dimensi rohani di mana kehadiran, kuasa, dan otoritas Allah termanifestasi. Khotbah dimulai dengan penekanan pada pentingnya mendengar suara Tuhan dan mengasihi kebenaran-Nya. Dr. Jonathan David menyatakan bahwa tanpa kedua hal ini, akan ada kekacauan. Ia juga menekankan tentang karunia-karunia Roh Kudus yang diperlukan, seperti pewahyuan, pengertian, dan hikmat  untuk dapat menge...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

The Seed of Succession and the Power of Destiny (UR #240)

Ini merupakan materi pengajaran dari Dr. Jonathan David mengenai prinsip suksesi kepemimpinan spiritual yang berfokus pada konsep benih ilahi dalam diri manusia. Penulis menekankan bahwa masa depan dan kekuatan seseorang ditentukan oleh Kristus sebagai benih yang dibawa, yang memberikan ketangguhan untuk mengatasi segala trauma masa lalu maupun serangan musuh. Beliau menguraikan kriteria kehidupan yang layak direproduksi, yakni pribadi yang berpusat pada salib , memiliki karakter yang baik , serta dipenuhi oleh Roh Kudus . Selain itu, terdapat peringatan tegas untuk menghentikan pelatihan bagi individu yang menunjukkan sikap keras hati, tidak taat, dan suka mengkritik . Secara keseluruhan, dokumen ini berfungsi sebagai panduan praktis untuk membangun generasi pemimpin baru yang memiliki integritas moral dan ketundukan penuh pada firman Tuhan . 14 07 2026 DR JONATHAN DAVID, SUKSESI KEPEMIMPINAN (BAGIAN 3) Catatan Khotbah: Suksesi Kepemimpinan (Bagian 3) Sesi: The Upper Room 240 (1...

ROMA 15:1-7

MENANGGUNG KELEMAHAN ORANG YANG TIDAK KUAT 15:1 Kita, yang kuat, wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri. 15:2 Setiap orang di antara kita harus mencari kesenangan sesama kita demi kebaikannya untuk membangunnya. 15:3 Karena Kristus juga tidak mencari kesenangan-Nya sendiri, tetapi seperti ada tertulis: "Kata-kata cercaan mereka, yang mencerca Engkau, telah mengenai aku." 15:4 Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci. 15:5 Semoga Allah, yang adalah sumber ketekunan dan penghiburan, mengaruniakan kerukunan kepada kamu, sesuai dengan kehendak Kristus Yesus, 15:6 sehingga dengan satu hati dan satu suara kamu memuliakan Allah dan Bapa Tuhan kita, Yesus Kristus. 15:7 Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemulia...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Conquering the Mountains of Governance and Political (UR #237)

Khotbah  Dr. Tunde Bakare dalam acara ISC 2025 membahas peran strategis orang percaya di gunung politik dan pemerintahan . Beliau menekankan pentingnya memiliki pola atau cetak biru ilahi serta karakter yang murni sebelum terlibat dalam kepemimpinan publik agar tidak tercemar oleh sistem dunia. Melalui berbagai rujukan Alkitab, ia menjelaskan bahwa Tuhan akan membangkitkan pemimpin-pemimpin profetik untuk menggantikan sistem yang korup dan menindas rakyat. Bakare juga membagikan pengalaman pribadinya di Nigeria tentang bagaimana kekuatan doa dan nubuat mampu mempengaruhi arah politik nasional serta menentang rezim yang tidak adil. Inti dari pesan ini adalah panggilan bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan yang berani merebut kembali pengaruh di berbagai bidang budaya demi kesejahteraan bangsa. Narasi ini ditutup dengan penegasan bahwa kepemimpinan yang takut akan Tuhan adalah kunci utama yang membedakan kemajuan suatu negara dari keterpurukannya. Berikut adalah c...