Langsung ke konten utama

Roh Mana Yang Memimpin Hidupmu? [Kenyataan yang mengerikan!]

 SATE 26 October 2020  *

 

Bacalah terlebih dahulu: Kejadian 2:7, Galatia 5:20-26

Manusia tidak hanya memiliki jiwa yang hidup tapi dialah jiwa yang hidup itu. Alkitab berkata: “ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup”. Kita melihat bahwa roh manusia merupakan tempat di mana Allah bisa bekerja. Demikian juga jiwa merupakan tempat di mana setan bisa beraktifitas menunjukan daya tariknya pada manusia. Setan tahu bahwa dia bisa menguasai fisik dan jiwa manusia. Maka dari itu dia tidak peduli jika manusia pergi ke gereja. Bahkan mungkin sepertinya secara fisik dia melakukan aktifitas di gereja, namun pada dasarnya dia jauh dari persekutuan dengan Allah. Dia tahu bahwa korbannya adalah manusia emosi, dan tidak peduli apakah emosi itu dipicu dari sentimentalisme atau bahkan sampai tangisan, selama roh manusia tidak berhubungan dengan Allah, maka setan bisa beroperasi dengan bebas.

 

*#1. Bagi manusia yang sudah lahir baru, dia akan dengan mudah membedakan mana yang benar bagi Allah, namun ada kalanya kita disamarkan oleh aktifitas yang justru disitu setan bekerja dan Allah diam. Tuliskan pemahamanmu mengenai pernyataan ini!*

 

Adam menjadi mahluk yang hidup, namun ia bersama Hawa hanya hidup secara JIWANI. Mereka tidak merespon Firman dengan roh mereka. Terbukti mereka tidak pernah makan buah dari Pohon Kehidupan dan malahan memakan buah dari Pohon Pengetahuan baik dan jahat, yang jelas-jelas di larang Allah. *Ini adalah gambaran hidup sebagian besar orang yang sudah mengalami kelahiran baru, dengan roh yang baru, namun masih mengandalkan pikiran dan perasaan sendiri, hidup bukan berdasarkan roh-nya.  Kita harus menjalani kehidupan berbeda, kehidupan rohani, bukan jiwani dan ragawi lagi.*

 

Manusia roh kita, harus dibangun segera untuk mengambil kekuatan yang terkandung di dalam firman. Semua yang kita butuhkan ada di dalam firman dan Roh Kudus membantu kita. Di antaranya adalah pengetahuan firman dan pengertian yang dimaksud, sesuai tujuan firman. Namun karena orang  malas makan dari Pohon Kehidupan, pengertian akan firman tidak akurat seperti Hawa. Iblis berhasil memanfaatkan ketidak-tahuan Hawa; memperdayanya sehingga jatuh dalam dosa.

 

*Demikianlah, orang yang tidak mengerti firman secara akurat akan menerima pengertian yang salah dan gagal paham, sehingga memiliki pengaharapan dan keinginan yang salah.* Dia berharap Roh Kudus mengambil-alih seluruh hidupnya dan ia menjadi pasif dan pasrah. Hal ini dimanfaatkan roh jahat dengan merespon pengharapannya.  *Iblis tidak akan menghalangi ia pergi ke gereja dan beribadah dan melakukan semua aktivitas “rohani”, selama ia tidak menjadi semakin dekat dengan Tuhan, karena orang itu mengandalkan perasaan dan keinginan dari jiwanya (daging, sarx), bukan berangkat dari roh.*  Kenapa bisa demikian? *Firman dibawa oleh Roh Kudus ke dalam roh seseorang; berarti ia hidup bukan berdasarkan firman dan Roh; sehingga Tuhan tidak merespon pengharapan dari keinginan jiwa-nya.* Ia ada di luar hukum kerja Tuhan dan berada dalam hukum kerja iblis. Maka ibadahnya menjadi sia-sia, karena iblis lah yang sebenarnya memimpin jiwa dan tubuhnya, bukan firman Tuhan.

Padahal kalau dia menerima pengertian dan pemahaman yang benar dari firman; maka ia akan menerima kekuatan dan kuasa firman; sehingga firman itu bekerja buat jiwa dan tubuhnya juga. Jalur dari siklus kehidupan roh itu telah dibajak oleh roh jahat menurut kepentingannya.

 

_1 Korintus 2:14 *Tetapi manusia duniawi [tidak rohani] tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah*, karena hal itu baginya adalah suatu kebodohan; dan *ia tidak dapat memahaminya, sebab hal itu hanya dapat dinilai secara rohani.*_

*Ayat di atas menyatakan,  ketika kita terbiasa memakai pikiran dan perasaan (jiwa/manusia duniawi) dan bukan dari roh (manusia rohani), maka tidak akan ia menerima apa yang berasal dari Roh Kudus. Karena ia sendiri menganggap apa yang dari roh (manusia rohani) itu suatu kebodohan. Jadi jelas Tuhan tidak merespon, iblislah yang meresponnya. Sebenarnya orang itu bukan sedang melakukan ibadah, tapi “aktivitas rohani” atau kegiatan / program gereja. Ini kenyataan yang mengerikan!*

 

*#2. Apa yang kamu tangkap mengenai dipimpin oleh Roh?*

Roh manusia baru adalah tempat di mana kita tinggal dengan Roh Kudus yang jauh lebih besar dari apa pun yang ada di luar. Bahkan Dia jauh lebih besar dari pengharapan kita. Maka kita harus selalu mengaktifkan roh kita; berkeinginan selalu mendengar firman-Nya, maka Roh Kuduslah yang akan memimpin hidup kita.

_Roma 8:6 Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera._

 

_Galatia 5:17 Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging  —  karena keduanya bertentangan  —  sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki._

Postingan populer dari blog ini

Mengikatkan Diri Pada Tuhan Dalam Ikatan Roh

  SATE 24 November 2020 –  Bacalah terlebih dahulu: Roma 1:28, 8:14-17, 6:16-19 Ketika seseorang lahir baru, rohnya menjadi baru karena rohnya bersatu dengan Roh Kudus. Tetapi untuk pikiran (akal budi) harus diperbaharui dari hari ke hari, artinya waktu lahir baru roh kita dibangkitkan sedangkan pikiran kita belum alami pemulihan. Oleh karena itu harus alami pembaharuan dari hari ke hari melalui firman. Sebelum seseorang alami lahir baru, maka rohnya ditawan oleh jiwanya. Sehingga yang dilakukan oleh tubuh adalah segala sesuatu yang sifatnya kedagingan. Kondisi lahir baru tidak serta merta membuat seseorang lantas berubah secara drastis, ada proses yang harus dilalui supaya jiwa dan tubuh pun alami keselamatan dari Allah.   *#1. Mengapa pikiran kita harus alami pembaharuan dari hari ke hari berdasarkan Roma 1:28?*   Unsur JIWA bukanlah langsung berasal dari Allah. Yang langsung dari Allah adalah roh kita. Jiwa yang terdiri dari pikiran, perasaan dan kehendak itu timb...

The Seed of God and the Character of Abraham (MKS #53)

Khotbah ini membahas proses rohani di mana Allah menabur benih ilahi ke dalam kehidupan manusia untuk mewujudkan kerajaan-Nya di bumi. Melalui teladan Abraham , dijelaskan bahwa hubungan intim dengan Tuhan dimulai dari panggilan pribadi dan ikatan janji (covenant) yang teguh . Ketaatan mutlak Abraham dalam menjaga ketetapan Allah menjadi dasar bagi Tuhan untuk mempercayakan otoritas-Nya kepada generasi berikutnya. Di sini ditekankan bahwa setiap orang percaya dipanggil untuk memiliki kepribadian yang selaras dengan karakter Allah melalui bimbingan Roh Kudus. Akhirnya, sumber ini menantang umat untuk hidup dalam kesetiaan dan kasih yang radikal agar janji Tuhan dapat tergenapi secara turun-temurun. Ibadah JMD Bandung 6 September 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 53 Catatan Khotbah: Manusia Kerajaan Sorga (Bagian 53) Pelayanan: GPK JMD Bandung, Ps. Djonny Tambunan Tanggal: 6 September 2026 1. Landasan Rencana Agung Allah & Benih Sejati Keturunan Raja-Raja: Allah menetapk...

Membangun Sion Membentuk Ulang Kota - oleh Dr. Jonathan David

Ringkasan Khotbah: "Membangun Sion Membentuk Ulang Kota"  16082022  the Upper Room Kembalilah, hai anak-anak yang murtad, demikianlah firman TUHAN, karena Aku telah menjadi tuan atas kamu! Aku akan mengambil kamu, seorang dari setiap kota dan dua orang dari setiap keluarga, dan akan membawa kamu ke Sion.  Yeremia 3:14   Khotbah ini membahas visi tentang pembangunan kembali Sion sebagai inti dari pemulihan kota dan kehidupan umat Tuhan. Dr. Jonathan David menguraikan bagaimana Tuhan sedang bergerak secara aktif untuk membangun Sion, yang bukan hanya sekadar tempat, melainkan juga sebuah dimensi rohani di mana kehadiran, kuasa, dan otoritas Allah termanifestasi. Khotbah dimulai dengan penekanan pada pentingnya mendengar suara Tuhan dan mengasihi kebenaran-Nya. Dr. Jonathan David menyatakan bahwa tanpa kedua hal ini, akan ada kekacauan. Ia juga menekankan tentang karunia-karunia Roh Kudus yang diperlukan, seperti pewahyuan, pengertian, dan hikmat  untuk dapat menge...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

The Seed of Succession and the Power of Destiny (UR #240)

Ini merupakan materi pengajaran dari Dr. Jonathan David mengenai prinsip suksesi kepemimpinan spiritual yang berfokus pada konsep benih ilahi dalam diri manusia. Penulis menekankan bahwa masa depan dan kekuatan seseorang ditentukan oleh Kristus sebagai benih yang dibawa, yang memberikan ketangguhan untuk mengatasi segala trauma masa lalu maupun serangan musuh. Beliau menguraikan kriteria kehidupan yang layak direproduksi, yakni pribadi yang berpusat pada salib , memiliki karakter yang baik , serta dipenuhi oleh Roh Kudus . Selain itu, terdapat peringatan tegas untuk menghentikan pelatihan bagi individu yang menunjukkan sikap keras hati, tidak taat, dan suka mengkritik . Secara keseluruhan, dokumen ini berfungsi sebagai panduan praktis untuk membangun generasi pemimpin baru yang memiliki integritas moral dan ketundukan penuh pada firman Tuhan . 14 07 2026 DR JONATHAN DAVID, SUKSESI KEPEMIMPINAN (BAGIAN 3) Catatan Khotbah: Suksesi Kepemimpinan (Bagian 3) Sesi: The Upper Room 240 (1...

ROMA 15:1-7

MENANGGUNG KELEMAHAN ORANG YANG TIDAK KUAT 15:1 Kita, yang kuat, wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri. 15:2 Setiap orang di antara kita harus mencari kesenangan sesama kita demi kebaikannya untuk membangunnya. 15:3 Karena Kristus juga tidak mencari kesenangan-Nya sendiri, tetapi seperti ada tertulis: "Kata-kata cercaan mereka, yang mencerca Engkau, telah mengenai aku." 15:4 Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci. 15:5 Semoga Allah, yang adalah sumber ketekunan dan penghiburan, mengaruniakan kerukunan kepada kamu, sesuai dengan kehendak Kristus Yesus, 15:6 sehingga dengan satu hati dan satu suara kamu memuliakan Allah dan Bapa Tuhan kita, Yesus Kristus. 15:7 Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemulia...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Conquering the Mountains of Governance and Political (UR #237)

Khotbah  Dr. Tunde Bakare dalam acara ISC 2025 membahas peran strategis orang percaya di gunung politik dan pemerintahan . Beliau menekankan pentingnya memiliki pola atau cetak biru ilahi serta karakter yang murni sebelum terlibat dalam kepemimpinan publik agar tidak tercemar oleh sistem dunia. Melalui berbagai rujukan Alkitab, ia menjelaskan bahwa Tuhan akan membangkitkan pemimpin-pemimpin profetik untuk menggantikan sistem yang korup dan menindas rakyat. Bakare juga membagikan pengalaman pribadinya di Nigeria tentang bagaimana kekuatan doa dan nubuat mampu mempengaruhi arah politik nasional serta menentang rezim yang tidak adil. Inti dari pesan ini adalah panggilan bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan yang berani merebut kembali pengaruh di berbagai bidang budaya demi kesejahteraan bangsa. Narasi ini ditutup dengan penegasan bahwa kepemimpinan yang takut akan Tuhan adalah kunci utama yang membedakan kemajuan suatu negara dari keterpurukannya. Berikut adalah c...