Langsung ke konten utama

NILAI-NILAI KERAJAAN UNTUK KESUKSESAN


Mat 6:9 Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, 6:10 datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

gbr: cccyc.net


Mat 6:9-10 adalah doa Yesus yang diajarkan kepada kita supaya kerajaan dan kehendak Bapa termanifestasi. Kebenaran, budaya kerajaan, mentalitas kerajaandan  prinsip-prinsipnya menjadi nyata dalam hidup kita.


Mat 6:33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya , maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Kita bukan mencari apa yang dicari bangsa-bangsa. Kerajaan sorga tidak terlihat dengan mata jasmani, tapi menjadi nyata. Kerajaan Sorga ada di antara kita. Saudara tidak bisa melihat pikiran sendiri, tapi saudara memiliki pikiran.

Kerajaan dunia dengan sistem nya itu nyata. Itu yang ditawarkan setan kepada Yesus.

Mat 4:8-9 4:8 Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya, 4:9 dan berkata kepada-Nya: "Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku."

Iblis memperlihatkan kepda Yesus, kerajaan dunia dengan segala kemegahannya.. Kerajaan dunia sudah menjadi milik iblis. Ini yang perlu kita waspadai, bahwa dia juga menawarkan nya kepada setiap kita, karena dia sudah menawarkan nya kepada Yesus.

Namun Kerajaan Allah itu memiliki kemegahan yang tidak tergantikan. Kerajaan Allah itu kekal. Kerajaan dunia dan kekayaan dan kemegahan nya itu sementara.

i.                   Sifat-Sifat Dan Area Kerajaan Allah.
Maz 145:13 Kerajaan Allah tetap selamanya, kerajaan segala abad.

Kerajaan-Mu ialah kerajaan segala abad, dan pemerintahan-Mu tetap melalui segala keturunan. TUHAN setia dalam segala perkataan-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya.
Apa kah saudara inginkan kerajaan Allah?

Kerajaan dunia selalu berganti, tapi kita dipanggil kepada kerajaan segala abad. Kita harus tetap mencari dan mendapatkan pengertian dan pemahaman kerajaan segala abad itu. Kita harus terus mencari nya dan hidup di dalamnya.

Karakter Ayub: saleh, takut akan Tuhan, menjauhi kejahatan dan jujur. Itulah faktor ilahi seperti pabrik yang menghasilkan kekayaan dan kesuksesan segala bidang. Menjadi orang yang berkenan, mendapatkan perlindungan dan penyertaan walau apapun yang terjadi.
Abraham selalu menantikan kota yang dibangun Allah. Ia hidup dengan nilai-nilai dan mentalitas kerajaan. Daud selalu taat, ingin menggenapi seluruh kehendak Tuhan. Yang memiliki passion akan kebenaran dan hukum-hukum Tuhan.

Kita harus mengetahui ke mana Tuhan mau membawa kita hari-hari ini. Kita dimasukkan kepada kerajaan segala abad, ke dalam pemerintahan nya. Yesus datang bukan untuk menghapus hukum taurat tapi untuk menggenapi nya. Semua hukum diberikan kepada Musa dengan segala peraturan nya. Hukum-hukum itu harus digenapi. Generasi demi generasi menggenapi hukum-hukum itu.

Mat 6:13
dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat . (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.)

Yang akan menggenapi firman adalah yang berasal dari sorga, seperti doa Yesus: apa yang di sorga terjadi di bumi.
Jangan kumpulkan uang di bumi, sebab nilai uang makin tidak bernilai.
Nilai uang harus makin berkurang dalam hidup kita. Orang hidup bukan dari roti saja tapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.

Nilai-nilai kerajaan itulah yang membuat orang berkuasa dan mengatur/memerintah. Karakter, nilai-nilai yang luhur,  kejujuran dan integritas. nilai-nilai  itulah yang berdampak. Tanpa nilai-nilai dan karakter kerajaan semua akan sia-sia. Sorga akan mem-backup mereka yang memiliki nilai-nilai kerajaan. Tanamkan nilai-nilai kekal ini kepada anak-anak saudara, bukan menanamkan nilai-nilai uang. Jangan ajarkan mengejar atau mencari uang, karena mereka akan mengalami kesulitan. jika terus mengejar uang fokus nya pada diri sendiri. Tidak ada orang yang menomorsatukan uang memiliki damai sejahtera dan sukacita. Banyak orang-orang kaya yang kecewa, bunuh diri.

Kita harus berani kehilangan uang demi hidup dengan kebenaran dan hidup dalam nilai-nilai kerajaan Allah. Karena Engkau yang memiliki kerajaan, kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya.

Kau akan diangkat dan dipercaya. Jadi dalam kerajaan ada kuasa dan kemuliaan dan kekayaan kerajaan Allah.

Nilai-Nilai Kerajaan Itu

Mat 5:1-12 ucapan berbahagia.
5:1 Ketika Yesus melihat orang banyak itu, naiklah Ia ke atas bukit dan setelah Ia duduk, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya. 5:2 Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: 5:3 "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. 5:4 Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. 5:5 Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. 5:6 Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. 5:7 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. 5:8 Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. 5:9 Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. 5:10 Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. 5:11 Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. 5:12 Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu."

1. Miskin secara rohani- sadari hal itu dan menjadi sangat bergantung pada sorga. Hanya karena anugerah Tuhan kita bisa menjalani hidup ini dan menyelesaikan pekerjaan Tuhan.
2. Bersukacita- kehilangan sesuatu /seseorang karena mengikuti kebenaran. Melepaskan kesempatan, kehilangan hobi, bisnis, dll.
3. Lemah lembut. Mudah dibentuk, diarahkan, menerima perintah yang mungkin bertentangan dengan kehendak /kepentingan saudara. Tidak berdalih-dalih dan terus bergumul. Miliki sikap hati dan respon yang benar terhadap firman. Rendah hati menghadapi orang. Tuhan akan percaya kan hal-hal besar kepada nya, karena promosi Tuhan akan terlihat.
4. Lapar dan haus akan kebenaran. Terus-menerus mencari dan strik kepada kebenaran. Tidak suka pada penindasan dan ketidakadilan, dan menegakkan kebenaran. Tanpa disadari dia menjadi kuat.
5. Murah hati. Kerajaan dunia mementingkan kebutuhan pribadi dan selalu mengharapkan imbalan. Lihat orang Samaria yang murah hati. Mereka akan beroleh kemurahan dari sorga.
6. Murni hati. Orang yang memiliki integritas. Apa yang dimulutnya sama dengan yang di hatinya. Tindakan nya tetap sama baik ada yang melihat maupun tidak. Kebaikan, kejujuran, kebenaran. Mereka akan melihat Allah. Selalu ada di hadapan Allah.
7. Pembawa damai. Memiliki sikap selalu ingin berdamai dengan orang lain. Tidak membiarkan salah paham atau mendiamkan masalah. Tidak ingin ada perselisihan. Tidak ada konflik antara dirinya dengan Tuhan. Tidak ada kepahitan seperti Yusuf.

ii. Kerajaan Allah Memiliki Kuasa Tertinggi Yang Berdaulat.
Jikalau saudara memiliki kerajaan (nilai-nilai, karakter, prinsip2 di Mat 5,) maka nilai-nilai Kerajaan (kekuasaan, kemuliaan dan kejayaan) akan membuat mu berdampak. Ada perlindungan dan penyertaan dan kuasa yang menaungimu. Kerajaan itu tidak terlihat, tapi kuasa yang berdaulat itu nyata. Lihat hidupnya Daud. Kekayaan bisa hilang, tapi karakter tidak bisa terhilang. Daud setia kepada perkara kecil maka dipercaya hal-hal besar kepada nya.  Daud menggembalakan 2-3 ekor domba. Dia setia menjaga nya dan melindunginya dari terkaman singa dan beruang, sehingga dia dipromosikan Tuhan (1 Sam 17).
Daud memiliki keyakinan dari sorga mengalahkan Goliath. Ia melihatnya seperti salah satu binatang yang sudah dikalahkan nya. Daud melihat dari tempat tinggi, sehingga dia tidak terpengaruh tingginya raksasa. Saul mengenakan ukuran dunia dan ingin menerapkan nta kepada Daud. Tapi Daud tidak terpengaruh dan memegang nilai-nilai sorga. Dia tidak terpengaruh opini Saul, tapi dia menggunakan prinsip-prinsip kerajaan.

1 Samuel 18:23  Lalu para pegawai Saul menyampaikan perkataan itu kepada Daud, tetapi Daud menjawab: "Perkara ringankah pada pemandanganmu menjadi menantu raja? Bukankah aku seorang yang miskin dan rendah?"

Daud tidak terpengaruh keaadan kemiskinan dan derajatnya.  Dia berpegang pada prinsip kerajaan dan nilai-nilai yang membentuk karakter nya. Penyertaan Tuhan ada padanya yang melindungi nya dan dia memperkatakan keyakinannya dihadapan Saul dan orang Israel.
Daud disanjung rakyat lebih dari Saul, sehingga Saul ketakutan kehilangan kekuasaannya. Dunia ini penuh ketakutan dan kekhawatiran.

Jangan takut akan masa depan, dengan percaya kepada kerajaan Allah yang melindungi dan berkuasa atas hidup mu.

iii. Apa Sebenarnya Yang Tuhan Tawarkan Dan Dia Berikan Kepada Kita?
Keluaran 19:3-6  Lalu naiklah Musa menghadap Allah, dan TUHAN berseru dari gunung itu kepadanya: "Beginilah kaukatakan kepada keturunan Yakub (the house of Jacob) dan kauberitakan kepada orang Israel:
Kamu sendiri telah melihat apa yang Kulakukan kepada orang Mesir, dan bagaimana Aku telah mendukung kamu di atas sayap rajawali dan membawa kamu kepada-Ku.
Jadi sekarang, jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan firman-Ku dan berpegang pada perjanjian-Ku, maka kamu akan menjadi harta kesayangan-Ku sendiri dari antara segala bangsa, sebab Akulah yang empunya seluruh bumi.  Kamu akan menjadi bagi-Ku kerajaan imam dan bangsa yang kudus. Inilah semuanya firman yang harus kaukatakan kepada orang Israel."
Kepada orang-orang yang hidup dalam rumah nya: Kamu akan menjadi bagi-Ku kerajaan imam dan bangsa yang kudus.

Saudara akan menjadi imam dan raja. Menjadi perantara antara sorga dan orang-orang. Akan memerintah sebagai raja.

Bagaimana bisa?
Kamu sendiri telah melihat apa yang Kulakukan kepada orang Mesir.
Saudara harus keluar dari Mesir. Tidak tertarik dan terpengaruh oleh kemegahan Mesir. Tidak seperti Lot yang terpesona oleh Mesir (dunia). Tidak seperti orang Israel yang selalu ingin kembali ke Mesir walau pun menjadi budak.

Bagaimana caranya supaya saudara betul-betul ingin meninggalkan dan melupakan Mesir dan masuk ke Tanah Perjanjian?

Matius 6:33  Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Tanpa mendapatkan kerajaan Allah, saudara tidak bisa melihat kita telah pindah dan keluar dari Mesir.  Ketika kita bisa melihat dam masuk dan menghidupi nilai-nilai kerajaan Allah, saudara tidak akan tertarik lagi kepada Mesir.

Musa tidak ingin lagi menjadi putra dari putri Mesir. Merupakan penghinaan kepada Kristus jika ia tetap menjadi orang Mesir dan menerima kekayaan dan kekuasaan di Mesir. Ia menolak Mesir dan kekayaan dan kemegahan nya dan dia lebih suka menderita dengan bangsa nya untuk menerima reward dari kerajaan Allah.

Kristus adalah kekayaan yang jauh lebih besar daripada yang ada di Mesir dan tidak bisa dibandingkan.

BACA LENGKAP
Mat 5, 6,7
Menjadi terang dan garam
Menjadi penggenap
Mengutamakan kasih
Tentang uang
Tentang kekhawatiran
Tentang jalan yang lebar danb sempit
Dasar bangunan: hikmat dan kekuatan.


Postingan populer dari blog ini

Mengatasi Spirit Amalek

Perang Melawan Spirit Amalek Dari Generasi ke Generasi Spirit Amalek adalah spirit cinta akan uang, keserakahan, egoisme, spirit familiarity (minta dimaklumi oleh Tuhan untuk suatu perbuatan yang dipandang baik). Spirit Amalek membuat orang percaya menjadi batu sandungan, mencari kesempatan dari kelemahan orang, bahkan menahan kegerakan Tuhan. Kita melihat spirit keserakahan yang sama beroperasi di banyak pemimpin Gereja , bahkan hari ini. L ebih dari apa pun, hal ini telah mendiskualifikasi mereka untuk mengecap firman yang baik dan karunia-karunia dunia yang akan datang ( from ruling in the Tabernacles Age to come, Ibrani 6:5) . Kisah Purim kembali ke waktu ketika orang Amalek menyerang Israel beberapa minggu setelah mereka meninggalkan Mesir di bawah Musa. Kisah ini dicatat dalam Keluaran 17: 8-16. Setelah pertempuran .... (14) Lalu berkatalah TUHAN kepada Musa, "Tulis kanlah semuanya ini dalam sebuah kitab sebagai tanda peringatan, dan ingatkanlah kep...

Delusi Ego Manusia

Umat ​​manusia percaya bahwa dirinya adalah tuhan (oleh karena kehendak bebas yang dimilikinya), dan hanya tunduk pada dirinya sendiri — tetapi ia hanyalah manusia fana yang tertipu oleh si jahat. Saya ingin membuktikan anggapan ini dengan mengutip kisah menara Babel. Kejadian 11:6 (TB) dan Ia berfirman: "Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana. Perhatikan "mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana" . Artinya, Allah pun mengakui bahwa kekuatan dari kesatuan dan kesepatan manusia yang memilih memakai kehendak bebasnya, tanpa sedikitpun faktor Tuhan.  Justru mereka merasa jadi tuhan. Mereka membangun gambar diri (image) mereka dan mencari nama atau reputasinya. Padahal Tuhanlah yang ingin menjadikan mereka serupa dan segambar (image) dengan diriNya. Tapi bukan ...

Efesus 3:16-20 - DOA PAULUS

MEMPERBESAR KAPASITAS ROH Efesus 3:16-20 3:16  Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan   kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, 3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. 3:18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 3:19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, Doa yang disampaikan  dalam Efesus 3: 16-20 pada dasarnya ada lima hal yang  rasul Paulus doakan agar mereka dan kita memiliki: ...

ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) - The Boundless Spirit UR #225

Berikut adalah catatan  dari khotbah THE UPPER ROOM 225 oleh Dr. Jonathan David pada tanggal 24 Maret 2026 yang berjudul "ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1)" : THE UPPER ROOM 225 - 24 Maret 2026 ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) Pembicara: Dr. Jonathan David 1. Pendahuluan & Doa Pembuka Pencurahan Terakhir: Tuhan berfirman akan ada pencurahan terakhir Roh Kudus yang akan mengakhiri segalanya dan memulai zaman baru, yaitu zaman kebenaran . Manifestasi Roh Kudus: Roh Kudus akan membawa umat-Nya kepada kebenaran, pewahyuan, pengertian, hikmat, dan memberikan informasi rahasia serta pengertian mendalam yang hanya diberikan oleh surga . Musuh tidak akan bisa memotong informasi atau apa yang Tuhan katakan kepada kita . Kisah Mendengar Suara Tuhan: Pembicara menceritakan pengalaman tentang seorang wanita yang mengaku bersedia membayar 1 juta dolar untuk bisa mendengar suara Tuhan . Namun, ketika ditawari CD dan catatan khotbah seharga USD 55, wanita tersebut mengeluh mahal...

YUSUF ARITMATEA MENJADI GENERASI PENGGENAP

gambar: myeastercandy.blogspot.co.id Ada orang-orang yang Tuhan sudah siapkan dan tetapkan untuk menjadi pelaksana dari firman-Nya. Di saat saat kritis dan penting banyak orang terkejut,  tidak menyangka, ada orang-orang yang bisa melakukan hal-hal yang kristis. Nama Yusuf dari Arimatea baru muncul di saat-saat kematian Yesus. Dia bukan termasuk 12 murid Yesus. Tidak juga termasuk 70 murid Yesus atau 500 murid Yesus yang lainnya. Yusuf Arimatea tiba-tiba muncul di saat yang kritis sekali.  Ketika tidak ada seorang pun yang tidak punya akses kepada Pontius Pilatus, ternyata muncul Yusuf dari Arimatea. Ketika itu murid-murid Yesus yang sudah mengikuti Dia tiga setengah tahun lamanya semua lari meninggalkan Yesus dan tercerai-berai. Jadi siapa yang akan menguburkan mayat Yesus dengan layak? Siapa yang bisa menggenapkan firman perkataan Tuhan?   Membuat kita terkejut; kapan Tuhan menyiapkannya?  Alkitab hanya menyebut dia adalah seseorang yang berasal da...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

Upper Room 35 – DR. Jonathan David

  Dobel dekade sorga terbuka, ketajaman profetik, posisi strategis dan demonstrasi Roh adalah anugerah yang diberikan Tuhan Yang Mahatinggi untuk kita menghadapi tantangan 20 tahun hari-hari terakhir ini (2019-2039). 08-02-2022 Sorga terbuka dan Roh Kudus turun. Sekarang aku bisa memulai pelayanan. Hal-hal supranatural akan mengambil alih. Roh Kudus jadilah pemimpinku sebagaimana Kau memimpin Kristus. Kesaksian dari Roh, bahwa aku adalah anak Allah yang hidup, bergabung dengan Kristus dan mewarisi yang Tuhan sediakan. Ketajaman profetik, dobel dekade sorga terbuka, posisi strategis dan demonstrasi Roh akan jadi porsi hidup kami dalam 2 dekade sorga terbuka 2019-2039. Selama 40 hari 40 malam Goliath menantang orang Israel.   Daud membangkitkan keberaniannya ketika Isai memberikan tugas mengantar makanan. Pergi dan lihat. Dia dengarkan nasihat bapanya dan tugas itu sudah diset. Berapa banyak yang mentaati bapa rohani? Kita kehilangan pesan itu. Dan Bileam dicemari oleh...

Rumah Rohani

POLA   RUMAH   ROHANI Ps. Ir. Djonny Tambunan Sekaranglah waktunya, apa yang pernah saudara terima perkataan Tuhan itu, janji Tuhan, nubuatan itu, maka kita akan menerimanya, kita akan menikmatinya dan kita akan menggenapinya. Jangan lihat ke belakang. Tuhan berkata: Apa yang Ku firmankan akan Ku genapi segera dengan sempurna. Kapan kita siap? Selama kita tidak siap tidak akan tergenapi. Kalo kita mengambil sikap seperti binatang-binatang yang masuk ke dalam bahterah Nuh, maka kita akan masuk. Nuh hanya menyediakan satu jenis makanan bagi semua binatang. Semua orang yang mengambil sikap seperti Ishak itulah yang akan menerima warisan.   Harta yang berharga tidak diberikan kepada mereka yang bersikap seperti anjing dan babi. Apa yang membuat kita masuk atau tidak adalah keputusan kita sendiri, sikap kita sendiri. Jangan minta waktu, karena waktu tidak bisa mengubah saudara , tapi apa merubah kita adalah keputusan kita. Lupakan yang di belakangmu, apakah...

Kepenuhan keallahan (the fullness of the Godhead) di dalam Yesus dan Orang Percaya (MKS #42)

Ringkasan: Khotbah Ps. Djonny ini masih membahas konsep iman yang hidup melalui teladan perjalanan hidup Abraham . Bahwa iman sejati bukan sekadar pengakuan, melainkan harus diwujudkan melalui perbuatan nyata yang mendasari setiap keputusan hidup sehari-hari. Penulis menjelaskan bahwa ketika seseorang lahir baru, mereka menerima benih ilahi dan potensi Allah yang harus dikembangkan hingga mencapai kedewasaan spiritual. Melalui ketaatan Abraham, Allah menyingkapkan rahasia kerajaan-Nya yang kemudian diwariskan secara spiritual kepada generasi berikutnya sebagai keturunan Abraham . Fokus utama narasi ini adalah ajakan bagi jemaat untuk bertumbuh dewasa dan tidak menjadi bayi rohani agar dapat menerima janji warisan ilahi . Akhirnya, iman tersebut dipandang sebagai kunci untuk menampilkan dimensi rupa Allah dan mengalahkan kuasa maut di dunia. Ibadah JMD Bandung 14 Juni 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 42" Berikut adalah ringkasan poin-poin penting serta penjelasan detailnya:...

Membangun Benteng Perlindungan

SATE 10 December 2020   Bacalah terlebih dahulu: Ibrani 8:7-10, Ayub 1:1 Sebagaimana iblis dapat membuat benteng di dalam pikiran manusia, Allah juga dapat membuat benteng di dalam manusia. Ayub mempunyai empat karakter yang menonjol di dalam kehidupannya yaitu saleh, jujur, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. Ketika iblis melakukan berbagai pencobaan kepada Ayub seiijin dari Allah, dimulai dari kehilangan anak-anaknya, kesehatannya, istrinya, bahkan dijauhi oleh teman-temannya. Tetapi ketika masalah tersebut muncul, Ayub tetap kuat dan karakter Ayub tetap sama, karena Allah sudah membangun terlebih dahulu banteng dan kubu di dalam pikiran Ayub! Sehingga berkali-kali Alkitab mengatakan bahwa Ayub itu tidak berdosa.   Allah membangun di dalam roh, dengan cara menaruh dan menuliskan hukumNya di dalam akal budi manusia. yaitu melaui mendengarkan dan merenungkan firman sehingga Allah menjadi Allah mereka, dan manusia menjadi umatNya.   *#1. Bagaimana Allah bisa berhasil ...