Langsung ke konten utama

NILAI-NILAI KERAJAAN UNTUK KESUKSESAN


Mat 6:9 Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, 6:10 datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

gbr: cccyc.net


Mat 6:9-10 adalah doa Yesus yang diajarkan kepada kita supaya kerajaan dan kehendak Bapa termanifestasi. Kebenaran, budaya kerajaan, mentalitas kerajaandan  prinsip-prinsipnya menjadi nyata dalam hidup kita.


Mat 6:33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya , maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Kita bukan mencari apa yang dicari bangsa-bangsa. Kerajaan sorga tidak terlihat dengan mata jasmani, tapi menjadi nyata. Kerajaan Sorga ada di antara kita. Saudara tidak bisa melihat pikiran sendiri, tapi saudara memiliki pikiran.

Kerajaan dunia dengan sistem nya itu nyata. Itu yang ditawarkan setan kepada Yesus.

Mat 4:8-9 4:8 Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya, 4:9 dan berkata kepada-Nya: "Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku."

Iblis memperlihatkan kepda Yesus, kerajaan dunia dengan segala kemegahannya.. Kerajaan dunia sudah menjadi milik iblis. Ini yang perlu kita waspadai, bahwa dia juga menawarkan nya kepada setiap kita, karena dia sudah menawarkan nya kepada Yesus.

Namun Kerajaan Allah itu memiliki kemegahan yang tidak tergantikan. Kerajaan Allah itu kekal. Kerajaan dunia dan kekayaan dan kemegahan nya itu sementara.

i.                   Sifat-Sifat Dan Area Kerajaan Allah.
Maz 145:13 Kerajaan Allah tetap selamanya, kerajaan segala abad.

Kerajaan-Mu ialah kerajaan segala abad, dan pemerintahan-Mu tetap melalui segala keturunan. TUHAN setia dalam segala perkataan-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya.
Apa kah saudara inginkan kerajaan Allah?

Kerajaan dunia selalu berganti, tapi kita dipanggil kepada kerajaan segala abad. Kita harus tetap mencari dan mendapatkan pengertian dan pemahaman kerajaan segala abad itu. Kita harus terus mencari nya dan hidup di dalamnya.

Karakter Ayub: saleh, takut akan Tuhan, menjauhi kejahatan dan jujur. Itulah faktor ilahi seperti pabrik yang menghasilkan kekayaan dan kesuksesan segala bidang. Menjadi orang yang berkenan, mendapatkan perlindungan dan penyertaan walau apapun yang terjadi.
Abraham selalu menantikan kota yang dibangun Allah. Ia hidup dengan nilai-nilai dan mentalitas kerajaan. Daud selalu taat, ingin menggenapi seluruh kehendak Tuhan. Yang memiliki passion akan kebenaran dan hukum-hukum Tuhan.

Kita harus mengetahui ke mana Tuhan mau membawa kita hari-hari ini. Kita dimasukkan kepada kerajaan segala abad, ke dalam pemerintahan nya. Yesus datang bukan untuk menghapus hukum taurat tapi untuk menggenapi nya. Semua hukum diberikan kepada Musa dengan segala peraturan nya. Hukum-hukum itu harus digenapi. Generasi demi generasi menggenapi hukum-hukum itu.

Mat 6:13
dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat . (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.)

Yang akan menggenapi firman adalah yang berasal dari sorga, seperti doa Yesus: apa yang di sorga terjadi di bumi.
Jangan kumpulkan uang di bumi, sebab nilai uang makin tidak bernilai.
Nilai uang harus makin berkurang dalam hidup kita. Orang hidup bukan dari roti saja tapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.

Nilai-nilai kerajaan itulah yang membuat orang berkuasa dan mengatur/memerintah. Karakter, nilai-nilai yang luhur,  kejujuran dan integritas. nilai-nilai  itulah yang berdampak. Tanpa nilai-nilai dan karakter kerajaan semua akan sia-sia. Sorga akan mem-backup mereka yang memiliki nilai-nilai kerajaan. Tanamkan nilai-nilai kekal ini kepada anak-anak saudara, bukan menanamkan nilai-nilai uang. Jangan ajarkan mengejar atau mencari uang, karena mereka akan mengalami kesulitan. jika terus mengejar uang fokus nya pada diri sendiri. Tidak ada orang yang menomorsatukan uang memiliki damai sejahtera dan sukacita. Banyak orang-orang kaya yang kecewa, bunuh diri.

Kita harus berani kehilangan uang demi hidup dengan kebenaran dan hidup dalam nilai-nilai kerajaan Allah. Karena Engkau yang memiliki kerajaan, kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya.

Kau akan diangkat dan dipercaya. Jadi dalam kerajaan ada kuasa dan kemuliaan dan kekayaan kerajaan Allah.

Nilai-Nilai Kerajaan Itu

Mat 5:1-12 ucapan berbahagia.
5:1 Ketika Yesus melihat orang banyak itu, naiklah Ia ke atas bukit dan setelah Ia duduk, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya. 5:2 Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: 5:3 "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. 5:4 Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. 5:5 Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. 5:6 Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. 5:7 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. 5:8 Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. 5:9 Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. 5:10 Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. 5:11 Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. 5:12 Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu."

1. Miskin secara rohani- sadari hal itu dan menjadi sangat bergantung pada sorga. Hanya karena anugerah Tuhan kita bisa menjalani hidup ini dan menyelesaikan pekerjaan Tuhan.
2. Bersukacita- kehilangan sesuatu /seseorang karena mengikuti kebenaran. Melepaskan kesempatan, kehilangan hobi, bisnis, dll.
3. Lemah lembut. Mudah dibentuk, diarahkan, menerima perintah yang mungkin bertentangan dengan kehendak /kepentingan saudara. Tidak berdalih-dalih dan terus bergumul. Miliki sikap hati dan respon yang benar terhadap firman. Rendah hati menghadapi orang. Tuhan akan percaya kan hal-hal besar kepada nya, karena promosi Tuhan akan terlihat.
4. Lapar dan haus akan kebenaran. Terus-menerus mencari dan strik kepada kebenaran. Tidak suka pada penindasan dan ketidakadilan, dan menegakkan kebenaran. Tanpa disadari dia menjadi kuat.
5. Murah hati. Kerajaan dunia mementingkan kebutuhan pribadi dan selalu mengharapkan imbalan. Lihat orang Samaria yang murah hati. Mereka akan beroleh kemurahan dari sorga.
6. Murni hati. Orang yang memiliki integritas. Apa yang dimulutnya sama dengan yang di hatinya. Tindakan nya tetap sama baik ada yang melihat maupun tidak. Kebaikan, kejujuran, kebenaran. Mereka akan melihat Allah. Selalu ada di hadapan Allah.
7. Pembawa damai. Memiliki sikap selalu ingin berdamai dengan orang lain. Tidak membiarkan salah paham atau mendiamkan masalah. Tidak ingin ada perselisihan. Tidak ada konflik antara dirinya dengan Tuhan. Tidak ada kepahitan seperti Yusuf.

ii. Kerajaan Allah Memiliki Kuasa Tertinggi Yang Berdaulat.
Jikalau saudara memiliki kerajaan (nilai-nilai, karakter, prinsip2 di Mat 5,) maka nilai-nilai Kerajaan (kekuasaan, kemuliaan dan kejayaan) akan membuat mu berdampak. Ada perlindungan dan penyertaan dan kuasa yang menaungimu. Kerajaan itu tidak terlihat, tapi kuasa yang berdaulat itu nyata. Lihat hidupnya Daud. Kekayaan bisa hilang, tapi karakter tidak bisa terhilang. Daud setia kepada perkara kecil maka dipercaya hal-hal besar kepada nya.  Daud menggembalakan 2-3 ekor domba. Dia setia menjaga nya dan melindunginya dari terkaman singa dan beruang, sehingga dia dipromosikan Tuhan (1 Sam 17).
Daud memiliki keyakinan dari sorga mengalahkan Goliath. Ia melihatnya seperti salah satu binatang yang sudah dikalahkan nya. Daud melihat dari tempat tinggi, sehingga dia tidak terpengaruh tingginya raksasa. Saul mengenakan ukuran dunia dan ingin menerapkan nta kepada Daud. Tapi Daud tidak terpengaruh dan memegang nilai-nilai sorga. Dia tidak terpengaruh opini Saul, tapi dia menggunakan prinsip-prinsip kerajaan.

1 Samuel 18:23  Lalu para pegawai Saul menyampaikan perkataan itu kepada Daud, tetapi Daud menjawab: "Perkara ringankah pada pemandanganmu menjadi menantu raja? Bukankah aku seorang yang miskin dan rendah?"

Daud tidak terpengaruh keaadan kemiskinan dan derajatnya.  Dia berpegang pada prinsip kerajaan dan nilai-nilai yang membentuk karakter nya. Penyertaan Tuhan ada padanya yang melindungi nya dan dia memperkatakan keyakinannya dihadapan Saul dan orang Israel.
Daud disanjung rakyat lebih dari Saul, sehingga Saul ketakutan kehilangan kekuasaannya. Dunia ini penuh ketakutan dan kekhawatiran.

Jangan takut akan masa depan, dengan percaya kepada kerajaan Allah yang melindungi dan berkuasa atas hidup mu.

iii. Apa Sebenarnya Yang Tuhan Tawarkan Dan Dia Berikan Kepada Kita?
Keluaran 19:3-6  Lalu naiklah Musa menghadap Allah, dan TUHAN berseru dari gunung itu kepadanya: "Beginilah kaukatakan kepada keturunan Yakub (the house of Jacob) dan kauberitakan kepada orang Israel:
Kamu sendiri telah melihat apa yang Kulakukan kepada orang Mesir, dan bagaimana Aku telah mendukung kamu di atas sayap rajawali dan membawa kamu kepada-Ku.
Jadi sekarang, jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan firman-Ku dan berpegang pada perjanjian-Ku, maka kamu akan menjadi harta kesayangan-Ku sendiri dari antara segala bangsa, sebab Akulah yang empunya seluruh bumi.  Kamu akan menjadi bagi-Ku kerajaan imam dan bangsa yang kudus. Inilah semuanya firman yang harus kaukatakan kepada orang Israel."
Kepada orang-orang yang hidup dalam rumah nya: Kamu akan menjadi bagi-Ku kerajaan imam dan bangsa yang kudus.

Saudara akan menjadi imam dan raja. Menjadi perantara antara sorga dan orang-orang. Akan memerintah sebagai raja.

Bagaimana bisa?
Kamu sendiri telah melihat apa yang Kulakukan kepada orang Mesir.
Saudara harus keluar dari Mesir. Tidak tertarik dan terpengaruh oleh kemegahan Mesir. Tidak seperti Lot yang terpesona oleh Mesir (dunia). Tidak seperti orang Israel yang selalu ingin kembali ke Mesir walau pun menjadi budak.

Bagaimana caranya supaya saudara betul-betul ingin meninggalkan dan melupakan Mesir dan masuk ke Tanah Perjanjian?

Matius 6:33  Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Tanpa mendapatkan kerajaan Allah, saudara tidak bisa melihat kita telah pindah dan keluar dari Mesir.  Ketika kita bisa melihat dam masuk dan menghidupi nilai-nilai kerajaan Allah, saudara tidak akan tertarik lagi kepada Mesir.

Musa tidak ingin lagi menjadi putra dari putri Mesir. Merupakan penghinaan kepada Kristus jika ia tetap menjadi orang Mesir dan menerima kekayaan dan kekuasaan di Mesir. Ia menolak Mesir dan kekayaan dan kemegahan nya dan dia lebih suka menderita dengan bangsa nya untuk menerima reward dari kerajaan Allah.

Kristus adalah kekayaan yang jauh lebih besar daripada yang ada di Mesir dan tidak bisa dibandingkan.

BACA LENGKAP
Mat 5, 6,7
Menjadi terang dan garam
Menjadi penggenap
Mengutamakan kasih
Tentang uang
Tentang kekhawatiran
Tentang jalan yang lebar danb sempit
Dasar bangunan: hikmat dan kekuatan.


Postingan populer dari blog ini

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Kondisi Manusia Pada Zaman Nuh (MKS #12)

Sesi 12 Manusia Kerajaan Sorga ini membahas interpretasi alkitabiah mengenai kemerosotan spiritual umat manusia dari keturunan Set, yang awalnya merupakan pengharapan Tuhan , menjadi fokus pada keinginan kedagingan . Kita mengulas Kitab Kejadian pasal 4 dan 6, membandingkan keturunan Kain yang membangun peradaban tanpa Tuhan dengan keturunan Set, yang disebut anak-anak Allah . Kemunduran ini ditandai dengan anak-anak Allah yang tertarik pada kecantikan lahiriah anak-anak perempuan manusia , yang dianggap sebagai representasi daya tarik daging yang dibangun oleh keturunan Kain. Kejahatan yang meluas dan berkesinambungan ini, di mana Roh Tuhan tidak lagi berguna , memilukan hati Tuhan dan mendorong-Nya untuk memusnahkan segala makhluk hidup melalui air bah, kecuali Nuh dan keluarganya karena Nuh seorang diri didapati benar dan bergaul dengan Allah . Catatan Lengkap Mengenai Kondisi Manusia, Penilaian Allah mengenai keturunan Set, kemunduran rohani manusia, penyesalan Tuhan, dan peng...

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

Tubuhmu Adalah Bait Roh Kudus

1 Korintus 3:16 (TB)  Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?  Video berjudul "You’ve Heard ‘You Are the Temple of God’ – But This Is What It Really Means" dari saluran Beyond the Veil menjelaskan bahwa konsep tubuh manusia sebagai "Bait Allah" bukan sekadar metafora, melainkan sebuah kebenaran arsitektural, anatomis, dan spiritual yang mendalam. Berikut adalah poin-punen utama yang dijelaskan dalam video tersebut: Paralel Struktur Bait Suci dengan Manusia : Video ini membedah bagaimana tiga bagian utama Bait Suci Sulaiman mencerminkan struktur diri manusia: [ 12:16 ] Pelataran Luar (Tubuh) : Mewakili aspek fisik, tindakan, dan interaksi dengan dunia luar. Sama seperti mezbah di pelataran, tubuh adalah tempat disiplin dan pengabdian fisik dimulai. [ 12:56 ] Tempat Kudus (Jiwa/Pikiran) : Mewakili dunia batin, pikiran, dan emosi. Di sini terdapat kandil (kesadaran), roti pertunjukan (nutrisi batin/hikmat), dan mezbah ...

Lahir Baru Titik Awal Perjalanan Rohani Kita

  SATE 28 September 2020 – **   Bacalah terlebih dahulu : Yohanes 3:1-15 Cara Allah bekerja untuk memperbaharui manusia adalah melalui Lahir baru. Ini merupakan pijakan / tindakan awal Allah dalam diri manusia untuk melakukan pembaharuan, Ini merupakan kepastian atau keyakinan agar manusia dapat mengerjakan rencana Allah semasa hidup manusia. Ini juga merupakan langkah manusia untuk menerima kehidupan Tuhan sehingga Allah mulai bekerja dalam hidup manusia. Manusia harus mengalami dua kali kelahiran! Yaitu roh dan daging, daging pada saat manusia keluar dari kandungan ibu, tetapi itu belum cukup. Manusia harus lahir lagi dari roh, yaitu dari proses lahir baru. Artinya manusia bisa mengoperasikan dua kehidupan, setelah proses ini berarti roh mempunyai kekuatan untuk dapat menarik turun SEMUA kehidupan Allah.   *#1. Apakah yang harus dilakukan setelah kalian mengalami lahir baru?*   Kita harus terus terbuka di hadapan Allah, bersedia untuk dikoreksi, diselaraskan hidup ...

Rumah Rohani

POLA   RUMAH   ROHANI Ps. Ir. Djonny Tambunan Sekaranglah waktunya, apa yang pernah saudara terima perkataan Tuhan itu, janji Tuhan, nubuatan itu, maka kita akan menerimanya, kita akan menikmatinya dan kita akan menggenapinya. Jangan lihat ke belakang. Tuhan berkata: Apa yang Ku firmankan akan Ku genapi segera dengan sempurna. Kapan kita siap? Selama kita tidak siap tidak akan tergenapi. Kalo kita mengambil sikap seperti binatang-binatang yang masuk ke dalam bahterah Nuh, maka kita akan masuk. Nuh hanya menyediakan satu jenis makanan bagi semua binatang. Semua orang yang mengambil sikap seperti Ishak itulah yang akan menerima warisan.   Harta yang berharga tidak diberikan kepada mereka yang bersikap seperti anjing dan babi. Apa yang membuat kita masuk atau tidak adalah keputusan kita sendiri, sikap kita sendiri. Jangan minta waktu, karena waktu tidak bisa mengubah saudara , tapi apa merubah kita adalah keputusan kita. Lupakan yang di belakangmu, apakah...

PERLUNYA TERUS MENGALAMI UPGRADE DAN UPDATE

PAULUS DI YERUSALEM KPR 21:15-26 Hukum Taurat, sunat dan keimamatan Lewi/Harun telah menjadi budaya dan adat-istiadat yang melekat pada orang Israel ribuan tahun lamanya. Tanpa mereka dan kita mengalami upgrade dan update dengan memperbarui pikiran dan akal-budi, sulit untuk melepaskan kebiasaan dan adat-istiadat tersebut.

Pemahaman Konsep "Ikat Janji" dan "Perjanjian" untuk Menerima warisan dan Berkat

  Birth of Isaac: gospelimages.com Ayat Renungan: Ulangan 8:17-18: Kekayaan dan kemampuan yang kita miliki berasal dari Allah. Tujuan Allah memberikan kekuatan untuk mendapatkan kekayaan adalah untuk menggenapi "ikat janji"-Nya dengan Abraham, bukan karena kemampuan kita sendiri.   1 Tawarikh 16:15: Ikat janji Allah bersifat kekal dan berlaku "sampai seribu angkatan", yang dalam pemahaman Ibrani berarti tidak terbatas atau tak terhingga. Ini menegaskan bahwa "ikat janji" bukan sesuatu yang kadaluarsa atau dibatasi waktu.   Galatia 3:7, 9, 14, 29: Orang yang hidup oleh iman adalah anak-anak Abraham. Berkat Abraham dapat diterima oleh bangsa-bangsa lain melalui Yesus Kristus. Orang yang menjadi milik Kristus adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah.   Ada perbedaan antara "ikat janji" (secara korporat) dan "perjanjian" (janji secara individu). Allah lah yang berinisiatif mengadakan ikat-janji. Sebelum iman ...

Hukum Allah yang Tak Tertulis dan Kekekalan Zoe (MKS#11)

Khotbah berfokus pada analisis mendalam tentang kisah Kain dan Habel dari Kitab Kejadian, menekankan pentingnya hikmat Allah dan perkenanan-Nya atas persembahan. Pembicara menggunakan kisah tersebut untuk menjelaskan bahwa persembahan Habel diterima karena iman dan sesuai dengan hukum Tuhan, yang disiratkan sebelum Taurat tertulis. Lebih lanjut, dibahas bagaimana Kain berasal dari si jahat dan bagaimana usahanya untuk menghentikan rencana ilahi gagal, yang kemudian diganti dengan kelahiran Set. Akhirnya, ditutup dengan peringatan untuk tidak mengandalkan pemahaman sendiri tetapi pada hikmat Allah, sambil mengaitkan narasi kuno ini dengan tantangan kehidupan modern dan sudut pandang Iblis mengenai akhir zaman. Catatan ini disusun berdasarkan ulasan dan pengajaran, khususnya mengenai kisah Kain dan Habel, hukum Allah, strategi Iblis, dan konsep hidup ilahi ( Zoe ). I. Kelanjutan Pengajaran dan Doa Awal Pengajaran ini melanjutkan pembahasan sesi sebelumnya mengenai sudut pandang ibl...

BAGAIMANA KITA BISA MASUK DALAM ALAM KEMUSTAHILAN

BAGAIMANA KITA BISA MASUK DALAM ALAM KEMUSTAHILAN  Bagian 1 Ps. Ir.  Yappy Widjaya 16Feb14 LUK AS 1:36-38 (Luk 1:36)   Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, iapun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu. (Luk 1:37)   Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil." (Luk 1:38)   Kata Maria: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." Lalu malaikat itu meninggalkan dia. Hal yang tidak mungkin adalah dimensinya Tuhan. Bagi Allah tidak ada yang mustahil. Semua agama mempercayai hal itu. Ketika Abraham sudah berusia 99 tahun Allah berbicara, tahun depan Sara akan melahirkan seorang anak laki-laki. Sara tertawa. Tapi Allah berkata tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Markus 9:21 (Mar 9:21)   Lalu Yesus bertanya kepada ayah anak itu: "Sudah berapa lama ia mengalami ini?" Jawabnya: "Sejak masa kecilnya. (Mar 9:22)...