Langsung ke konten utama

Prinsip-Prinsip Kelimpahan dan Kemitraan yang Benar


UPPER ROOM 190 SIKLUS PERUBAHAN EKONOMI (Bagian 6 / Habis)" oleh Dr. Jonathan David.

Input ini membahas prinsip-prinsip spiritual untuk mempersiapkan diri menghadapi perubahan ekonomi, dengan penekanan pada pentingnya iman dan mengucapkan apa yang dipercayai. Dijelaskan bahwa Tuhan menguji iman untuk menyingkirkan hal negatif dan memberikan kekuatan untuk menghasilkan kekayaan.  Pembicara menggarisbawahi perlunya memperoleh keterampilan dan sumber daya untuk masa depan, serta menjaga, mengkonsolidasikan, dan menyelaraskan kehidupan dengan prinsip-prinsip spiritual. Selain itu, ditekankan pentingnya bermitra dengan orang yang tepat yang terhubung dengan Tuhan dan memiliki karakter yang baik, serta menyisihkan sumber daya untuk menghadapi masa-masa sulit mendatang.


Pesan ini berfokus pada persiapan untuk siklus perubahan ekonomi, khususnya 7 tahun kelimpahan diikuti 5 tahun kekurangan, dan bagaimana hidup selaras dengan prinsip-prinsip ilahi untuk menghadapi masa depan.

Prinsip Utama dan Dasar

  • Roh Iman: Kita memiliki roh iman yang sama, seperti tertulis, "Aku percaya, sebab itu aku berkata-kata". Penting untuk menyadari bahwa apa yang kita percayai itulah yang kita ucapkan. Ini adalah roh iman. Iman terkadang diuji dan dicoba, tetapi kita tidak perlu takut. Dalam ujian dan cobaan, Tuhan ingin menyingkirkan hal-hal negatif, bukan yang positif. Dia menyingkirkan yang buruk sehingga yang baik dapat tetap ada.

  • Tujuan Berkat Tuhan: Tuhan ingin memberkati kita agar kita dapat menjadi berkat. Seperti firman kepada Abraham, "Kau akan diberkati. Maka kau akan menjadi berkat. Dan di dalam dirimu, semua kaum di bumi akan diberkati.".

  • Prioritaskan Firman Tuhan: Hal pertama yang harus terjadi di hati kita adalah membiarkan Firman Tuhan mengambil alih hidup kita. Firman Tuhan harus menjadi awal dan akhir, serta prioritas utama. Hati, tangan, pikiran, sikap, dan ucapan harus bersih. Bersihkan hati agar Firman ditabur dan menjadi sifat dasar dalam jiwa. Percaya dan terima firman-Nya. Dengan memiliki sifat dasar ilahi, kita terbebas dari kerusakan dunia melalui hawa nafsu daging.

  • Mempercayai Tuhan adalah Keterampilan: Mempercayai Tuhan adalah sebuah keterampilan yang harus dipelajari. Ketika Dia menuntun, Dia menuntun dari satu tempat kemuliaan ke tingkat berikutnya. Jika Anda memulai dengan hati yang benar di hadapan Tuhan, Dia akan membukakan jalan. Firman Tuhan tidak pernah gagal dan tidak akan gagal sekarang; Dia akan membuat kita kuat.


Persiapan untuk 7 Tahun Kelimpahan

Berikut adalah hal-hal yang perlu dilakukan selama waktu yang ditentukan untuk kelimpahan:

  1. Memperoleh dan Mengumpulkan Sumber Daya, Penyediaan, dan Teknologi: Ini adalah waktu yang ditentukan untuk mencari cara dan sarana untuk memperoleh dan mengumpulkan sumber daya, penyediaan, teknologi, semua yang dibutuhkan di masa depan untuk pengembangan Kerajaan Allah.

    • Jika melangkah ke masa depan tanpa keahlian (skill), Anda tidak punya pekerjaan. Minyak (sumber daya) yang dimiliki sekarang tidak cukup untuk perjalanan penuh.

    • Oleh karena itu, banyak orang memperoleh keterampilan, pengetahuan, dan pemahaman.

    • Temukan apa yang Tuhan taruh dalam hidup Anda yang dapat digunakan sendiri dan menjadi relevan di masa depan. Generasi berbeda memiliki nilai yang berbeda (contoh: jam tangan vs. ponsel, perhiasan vs. kebebasan).

    • Anda perlu memperbarui dan meningkatkan diri. Jika di bidang kosmetik, pelajari aspek alami karena orang semakin sadar. Jika dalam produksi, jadilah yang terdepan. Dokter pun terus belajar untuk meningkatkan keterampilan.

    • Pelajari hal-hal baru yang mungkin dibutuhkan di masa mendatang, apa pun yang Anda pikirkan. Contohnya: membuat kue, menjahit, membuat kue kering. Bakat dan talenta ini dapat membantu berintegrasi ke dalam masyarakat. Seseorang yang pandai memasak (seperti laksa atau kue buah) dapat menjalin banyak pertemanan dan koneksi.

    • Roh Kudus dapat melatih Anda. Jika tahu bermain gitar atau ingin belajar seruling, belajarlah. Anda akan terkejut di mana Anda akan cocok di masa depan.

    • Anda tidak harus selalu memberikan keterampilan secara gratis; Anda dapat meminta bayaran. Orang non-Kristen mungkin bersedia membayar untuk pelajaran (contoh: menari) ketika orang gereja tidak mau.

    • Pelajari lebih banyak hal, jangan kurang.

    • Dapatkan setiap hal yang baik; Anda tidak pernah tahu apa yang dibutuhkan. Pelajari cara meningkatkan keterampilan dan kapasitas dalam setiap aspek kehidupan. Pikirkan subjek-subjek, cari tahu apa yang dibutuhkan di masa mendatang, dan apa yang benar-benar ingin Anda lakukan agar tetap relevan di masa depan.


  1. Menjaga, Mengkonsolidasikan, dan Menghubungkan Semua Hal yang Dilakukan untuk Tuhan: Ini saatnya untuk menjaga, memperkuat, dan menghubungkan semua yang dilakukan untuk Tuhan.

    • Ini berarti menyelaraskan seluruh hidup Anda. Keuangan diperkuat, dan kehidupan Kristen menjadi tolak ukur utama. Setiap aspek kehidupan harus selaras dengan peran spiritual Anda sebagai ukuran.

    • Pengeluaran harus dikendalikan oleh apa yang kita yakini. Keyakinan menentukan setiap aspek kehidupan.

    • Hubungan yang tidak menguntungkan atau tidak benar, tinggalkan saja. Kemitraan yang tidak benar, hentikan. Jadwal yang tidak menguntungkan, hentikan.

    • Anda tidak perlu berbelanja setiap minggu atau terus-menerus menonton televisi. Jangan biarkan hal-hal seperti langganan gratis mengontrol kebebasan Anda.

    • Seleraskan semua aspek kehidupan. Perkuat waktu dan usaha Anda. Hindari membuang-buang waktu dan bensin seperti bolak-balik ke kota untuk hal-hal kecil.

    • Inilah saatnya untuk berkonsolidasi. Sesuaikan standar hidup dengan apa yang Tuhan taruh di hati. Tingkatkan kualitas hidup agar dapat menginvestasikan lebih banyak waktu pada hal-hal yang benar.


  1. Terhubung dengan Mereka yang Memiliki Ikat Janji untuk Mendapatkan Pengaruh: Sebagian dari kita hanya bisa maju jika bekerja sama dengan orang lain. Mereka mungkin punya uang, Anda punya keterampilan; kemitraan yang baik dapat menghasilkan kesuksesan.

    • Cari tahu cara terbaik untuk terhubung dengan mereka yang ada dalam ikat janji.

    • Hati-hati dalam kemitraan karena tidak mudah. Beberapa mitra bisa malas, suka menaikkan biaya, serakah, atau tamak.

    • Temukan mitra yang baik: yang berada dalam ikat janji dengan Tuhan, memiliki sikap yang benar, standar hidup yang tepat, dan Anda telah melihat Tuhan bekerja dalam hidup mereka.

    • Evaluasi karakter dan reaksi mereka sebelum bergabung. Cari tahu apakah mereka sedang naik atau turun, apakah bisa dipercaya, apakah punya masalah keuangan atau keserakahan.

    • Sangat sulit keluar dari kemitraan setelah bergabung. Pertimbangkan kemitraan jangka pendek atau untuk proyek tertentu terlebih dahulu jika tidak mengenal orangnya dengan baik.

    • Anda harus berdoa dan mencari tahu siapa mitra yang tepat, seperti Yesus berdoa untuk memilih 12 rasul-Nya.

    • Bermitra dengan orang yang salah bisa sangat sulit, seperti menikahi orang yang salah.

    • Dalam kemitraan keuangan, cari yang terhubung dengan Tuhan, jujur, dan yang telah Anda lihat bagaimana Tuhan mengangkat mereka. Jika belum melihat pola kerja Tuhan dalam hidup mereka, jangan bergabung karena bisa sangat keliru.

    • Beberapa orang mungkin bersemangat bermitra karena mengharapkan Anda yang bekerja keras.

    • Pilihlah dengan siapa Anda dapat bekerja. Bekerja dengan beberapa orang dapat mengangkat Anda, sementara dengan yang lain bisa menjatuhkan Anda.

    • Selama 7 tahun kelimpahan, terhubunglah dengan mereka yang dalam ikat janji, yang akan mendukung dan menghargai Anda. Mereka akan melindungi Anda dan tidak akan menyalahkan Anda saat ada risiko.

Persiapan untuk 5 Tahun Kekurangan

  • Menyisihkan Sumber Daya, Penyediaan, dan Keuangan: Setelah 7 tahun kelimpahan, akan ada 5 tahun kekurangan.

    • Anda harus menabung untuk masa depan. Bersiaplah untuk masa sulit.

    • Keadaan bisa menjadi sulit seperti sulitnya mendapatkan pinjaman, tingginya harga rumah, dan tantangan dalam sistem pendidikan.

    • Meskipun tidak dapat mengendalikan keruntuhan eksternal, Anda dapat mengendalikan posisi dan tindakan Anda untuk melindungi diri.

    • Dalam 12 tahun (7 tahun kelimpahan + 5 tahun kekurangan), kita punya waktu untuk melindungi diri.

    • Meminjam uang, menemukan kedamaian dalam kemitraan, dan mewujudkan impian bisa jadi sulit. Penting menemukan hubungan yang tepat.

    • Jangan bergabung atau bermitra dengan orang yang tidak bisa atau tidak akan menyelesaikannya bersama Anda.

    • Selama 5 tahun kekurangan, pastikan Anda menjaga diri dengan baik. Tetaplah dekat dengan apa yang Tuhan katakan; Dia adalah perlindungan terbaik.


Menerapkan Prinsip-prinsip Ini

  • Contoh pribadi pembicara menunjukkan bagaimana dimulai dengan sederhana (berkhotbah dan menjual kaset/buku) dan berinvestasi dalam pelayanan (mesin duplikasi, menyewa tempat untuk Sekolah Kenabian) membawa kelimpahan dan berkat timbal balik.

  • Berkat tidak terjadi karena menipu, tetapi karena percaya kepada Tuhan. Mempercayai Tuhan adalah keterampilan yang perlu dipelajari.

  • Tindakan sederhana yang dilakukan secara konsisten selama bertahun-tahun dapat membawa kelimpahan, seperti investasi kecil jangka panjang (Warren Buffett) atau membeli properti dari waktu ke waktu.

  • Mulai dengan hati yang benar. Jika percaya kepada-Nya dan Firman-Nya, serta hidup menurut Firman-Nya, Dia dapat melakukan yang mustahil. Hasil ketaatan hari ini akan terlihat dalam sepuluh tahun. Tuhan tidak akan memberikan yang kurang, Anda akan mendapatkan yang terbaik.

  • Doa dipanjatkan untuk mengalahkan mamon dan rasa takut akan kekurangan. Pengusaha didoakan agar memprioritaskan urusan Sang Raja dan menjadi duta Kerajaan. Hati harus berbalik kepada Tuhan terlebih dahulu, menjadi rohani, saleh, baik, teguh, tak tergoyahkan. Tuhan berjanji mengangkat yang menghormati-Nya.

  • Bersiaplah untuk menjadi kuat dan mampu melawan pekerjaan musuh selama krisis keuangan. Jangan biarkan kecerobohan orang lain menghancurkan hidup Anda.

  • Rebut kembali hidup, takdir, iman, keuangan, dan keluarga dari tangan musuh. Pilih untuk menentukan takdir masa depan dan percaya kepada Tuhan, bukan hanya hari ini, tetapi selamanya.

  • Nyatakan bahwa Allah adalah Bapa dan Dia melindungi dalam segala hal. Kembali ke Matius 6:33: cari dahulu Kerajaan Allah dan kebenaran-Nya, maka semuanya itu akan ditambahkan.

  • Mulailah dengan baik: Layani Tuhan dengan hormat, bayar seluruh persepuluhan, melayani dan mulai menabur. Tetapkan tujuan, menabung, gunakan uang secara akurat, minta pertolongan Tuhan, berinvestasi, cari peluang investasi. Semua ini dibimbing oleh Roh Kudus di hati Anda. Tuhan akan menuntun tangan Anda agar berhasil.

  • Gereja perlu bangkit ke level berikutnya dengan kasih karunia khusus. Pahami bahwa "portal" (kesempatan) masih terbuka untuk mencapai "sisi lain" di mana banyak hal akan berubah.

  • Butuh aliran Roh Kudus dan Firman. Memperoleh firman yang dibutuhkan akan membuka akses ke dimensi supranatural. Tuhan selalu ada dan bergerak melalui Roh-Nya.

  • Satu sentuhan, satu ide, satu pewahyuan, satu inspirasi dari Tuhan/Roh Kudus dapat mengubah seluruh hidup kita. Berada di jalur yang diajarkan dan dinyatakan Tuhan, biarkan hal-hal baru terjadi.

  • Berkati, sembah, layani Tuhan karena mengasihi-Nya. Serahkan hidup dan terimalah pujian. Didoakan agar anggota dapat masuk ke dalam portal dan memiliki awal yang baik untuk masa depan. Terima kasih atas berkat, agar dapat menjadi sumber berkat bagi semua orang.

  • Terimalah firman, kesembuhan, kebajikan; benih yang Tuhan taruh di hati akan ditabur dan menjadi semakin kuat.




Postingan populer dari blog ini

Conquering the Mountains of Governance and Political (UR #237)

Khotbah  Dr. Tunde Bakare dalam acara ISC 2025 membahas peran strategis orang percaya di gunung politik dan pemerintahan . Beliau menekankan pentingnya memiliki pola atau cetak biru ilahi serta karakter yang murni sebelum terlibat dalam kepemimpinan publik agar tidak tercemar oleh sistem dunia. Melalui berbagai rujukan Alkitab, ia menjelaskan bahwa Tuhan akan membangkitkan pemimpin-pemimpin profetik untuk menggantikan sistem yang korup dan menindas rakyat. Bakare juga membagikan pengalaman pribadinya di Nigeria tentang bagaimana kekuatan doa dan nubuat mampu mempengaruhi arah politik nasional serta menentang rezim yang tidak adil. Inti dari pesan ini adalah panggilan bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan yang berani merebut kembali pengaruh di berbagai bidang budaya demi kesejahteraan bangsa. Narasi ini ditutup dengan penegasan bahwa kepemimpinan yang takut akan Tuhan adalah kunci utama yang membedakan kemajuan suatu negara dari keterpurukannya. Berikut adalah c...

Peran Roh Kudus (MKS #49)

  "Manusia Kerajaan Sorga 49", berfokus pada rencana ilahi Allah bagi umat manusia dan bagaimana individu dapat menyelaraskan hidup mereka dengan kehendak-Nya. Ditekankan bahwa orang percaya tidak boleh mengandalkan kekuatan mereka sendiri, tetapi pada kuasa Roh Kudus dan Firman Allah untuk memenuhi takdir mereka. Ibadah JMD Bandung 2 Agustus 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 49 Poin-Poin Utama : Memahami Bahasa Allah: Papa menekankan pentingnya memahami "bahasa" Allah, mencatat bahwa Alkitab tidak boleh dilihat sebagai ayat-ayat yang terisolasi, tetapi sebagai satu rencana besar yang terpadu. Memahami firman dan menyelaraskan hidup dengan kehendak Allah memerlukan tuntunan Roh Kudus, bukan sekadar kemampuan akal. Roh Kudus sangat penting untuk wahyu yang sejati. Kuasa Firman: Firman memiliki kuasa bawaan untuk menggenapi dirinya sendiri. Manusia cukup percaya dan memberi ruang bagi kasih karunia Allah, bukan memaksakan dengan usaha sendiri seperti pola hukum Taurat. Or...

Kapasitas dan Potensi Spiritual (MKS #48)

Ps. Djonny  membahas konsep Manusia Kerajaan Sorga melalui tinjauan teologis atas janji Tuhan kepada Abraham dalam Kejadian 17 . Beliau menjelaskan bahwa identitas sebagai raja menurut definisi ilahi bukan didasarkan pada kekuasaan duniawi seperti Nimrod, melainkan pada kapasitas spiritual untuk memerintah melalui kebenaran dan ketaatan. Terdapat penekanan pada enam langkah Allah dalam Kejadian 1 , mulai dari memberkati hingga memberikan otoritas untuk menaklukkan bumi, sebagai pola bagi manusia untuk mewujudkan kerajaan Allah di dunia. Peran Roh Kudus dianggap krusial dalam memperluas pengaruh hidup seseorang agar mencapai kaliber dunia demi kemuliaan Tuhan. Melalui teladan Yesus, jemaat diajak untuk menyadari potensi ilahi dan warisan rohani mereka sebagai keturunan Abraham yang dipanggil untuk menyatakan otoritas surga. Ibadah JMD Bandung 26 Juli 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 48 Berikut adalah catatan selengkapnya dari materi "Manusia Kerajaan Sorga 48: Raja-Raja dari Ket...

Ikat Janji Allah (God's Covenant) dengan Abraham dan Keturunannya

Saat Teduh 26 Jan 2025 Kej 26:1  Maka timbullah kelaparan di negeri itu.  —  Ini bukan kelaparan yang pertama, yang telah terjadi dalam zaman Abraham. Sebab itu Ishak pergi ke Gerar, kepada Abimelekh, raja orang Filistin. 2  Lalu TUHAN menampakkan diri kepadanya serta berfirman: "Janganlah pergi ke Mesir, diamlah di negeri yang akan Kukatakan kepadamu. 3  Tinggallah di negeri ini sebagai orang asing, maka Aku akan menyertai engkau dan memberkati engkau,  4  Aku akan membuat banyak keturunanmu seperti bintang di langit; Aku akan memberikan kepada keturunanmu seluruh negeri ini, dan oleh keturunanmu semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, 5  karena Abraham telah mendengarkan firman-Ku dan memelihara kewajibannya kepada-Ku, yaitu segala perintah, ketetapan dan hukum-Ku." Kej 26:12 Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN. 13  Dan orang itu menjadi kaya, bahkan k...

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

PANGGILAN KEPADA KEIMAMATAN MELKISEDEK

Ibrani 7:1-3  Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia. Kepadanya pun Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya. Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera.

The Unstoppable Generation and Strategies for Leadership Succession (UR #238)

Artikel ini bersumber dari materi pengajaran dari Dr. Jonathan David mengenai konsep suksesi kepemimpinan dan pembentukan generasi "Manusia yang Tak Terhentikan."  Beliau menekankan bahwa kekuatan sebuah pelayanan sangat bergantung pada ketangguhan spiritual pemimpinnya dalam menghadapi berbagai hambatan seperti pola pikir negatif dan pergaulan yang salah. Fokus utamanya adalah pentingnya membangun hubungan bapa-anak yang sejati untuk mewariskan takdir ilahi, bukan sekadar membagi tanggung jawab struktural. Melalui rujukan kitab Kisah Para Rasul 16 dan Pengkhotbah 2 , dijelaskan bahwa suksesi yang akurat harus direncanakan dengan hati-hati agar warisan rohani tetap berlanjut tanpa perubahan arah. Tujuan akhirnya adalah melahirkan gereja apostolik yang tak tergoyahkan dan murni dari pengaruh duniawi atau denominasi. Strategi ini menuntut penggunaan hikmat, pengetahuan, dan keterampilan ilahi untuk menerjemahkan kehendak Tuhan ke dalam realitas di bumi. 30 06 2026, ...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

"Berkat" (Barak/Berekah) Dan Bagaimana Kita Menerima Berkat Itu Dari Tuhan

Konsep Kunci: Barak/Berekah (Berkat) ) Asal Kata: Kata "berkat" dalam bahasa Ibrani adalah barak, yang artinya memberkati. Bentuk kata bendanya adalah berekah, yang berarti hasil dari tindakan memberkati. Makna Mendalam: Barak juga dikaitkan dengan kata "to kneel" atau "menekuk lutut". Ini menunjukkan bahwa berkat dari Tuhan adalah tindakan di mana Tuhan merendahkan diri-Nya untuk melayani dan melimpahkan kebaikan-Nya kepada kita. Contoh Nyata: Tindakan Yesus yang merendahkan diri menjadi hamba, mati bagi kita di kayu salib adalah wujud tertinggi dari barak (berkat) Allah. Ayat Kunci: Amsal 10:22:  "Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya." Mazmur 127:2:  "Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur." Pengkhotbah 2:26:  "Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia ...