Langsung ke konten utama

Dekade Ganda Sorga Terbuka #part 1

Sorga Terbuka, Ketepatan Nubuatan, Posisi Strategis, Demonstrasi Roh

"Upper Room 191 – 27 Mei 2025, oleh Dr. Jonathan David mengenai dekade surga terbuka yang dimulai sekitar tahun 2018. Ia menubuatkan pencurahan Roh Kudus yang belum pernah terjadi sebelumnya, membawa pemurnian, penghakiman, dan perubahan besar di seluruh dunia. Gereja akan bangkit di atas empat pilar Sion – surga terbuka, ketepatan nubuatan, posisi strategis, dan demonstrasi Roh – untuk memimpin reformasi dan pemulihan bangsa-bangsa. Pesannya menekankan pentingnya mendengar suara Tuhan, memiliki gairah rohani, dan menjadi agen perubahan yang dipimpin oleh otoritas ilahi untuk mewujudkan manifestasi anak-anak Allah di akhir zaman.


Catatan dari "Upper Room 191 – 27 Mei 2025: Dekade Surga Terbuka bagian pertama"

Ini adalah dekade yang digambarkan sebagai "Dekade Surga Terbuka". Ini bukan hanya 10 tahun menurut kalender Romawi, terkadang bisa sekitar 12 tahun, atau 10 hingga 15 tahun. Dekade ini adalah waktu yang istimewa.

Dekade ini memiliki empat ciri utama:

  • Ketepatan Nubuatan.

  • Penempatan Strategis.

  • Manifestasi/Demonstrasi Roh.

  • Surga Terbuka.

Selama dekade ini dan tahun 2018 yang digambarkan sebagai tahun istimewa dan tahun perkenanan:

  • Umat Tuhan dan Bangsa Baru: Tuhan akan membawa umat-Nya ke Ruang Maha Kudus. Bangsa yang baru dilahirkan oleh Roh, merdeka, lahir dari perempuan merdeka (Sarah), bukan budak perempuan (Hagar). Ini adalah harapan saat kembali ke bangsa.

  • Pergerakan Roh Kudus (Seperti Sungai): Roh Kudus akan turun, memenuhi hingga meluap, menciptakan aliran yang tidak bisa ditahan. Sungai-Nya memimpin jika diikuti. Sungai ini mengalir ke laut dan mengubah isinya. Sungai ini digambarkan seperti nafas Tuhan yang menghanyutkan bangsa-bangsa. Di sungai itu, umat Tuhan sama seperti sungai itu. Akan ada takaran Roh Kudus yang lebih lagi dilepaskan. Mengikuti gerakan Roh Kudus adalah penting. Akan ada hubungan terbuka, tanpa batas dengan Roh Kudus; belajar bekerja dengan hadirat-Nya dan mengenal keintiman.

  • Transformasi Bangsa dan Kota: Hari baru sedang dimulai di bangsa-bangsa. Sesuatu yang agung dan berdaulat akan terjadi. Ke mana pun Roh Allah bangkit di hati umat-Nya, kota-kota akan diambil alih, diubah, dibangun kembali. Bangsa-bangsa akan diubah. Sion akan dipulihkan. Ini adalah giliran umat Tuhan untuk menjadi agen perubahan, pengambil alih kota, pembangun bangsa. Tuhan akan membalikkan keadaan bangsa-bangsa. Bangsa-bangsa di bumi akan digoncangkan. Beberapa kota akan dihancurkan sepenuhnya dan dibangun kembali fondasinya untuk generasi berikutnya. Dunia akan direbut kembali dari musuh. Gereja akan memiliki kendali geografis.

  • Manifestasi Anak-anak Allah: Mujizat terbesar akan segera terjadi: anak-anak Allah akan memanifestasikan diri di akhir zaman. Dekade ini adalah untuk melihat manifestasi ini. Akan terlihat manifestasi penuh Roh yang belum pernah terjadi sebelumnya.

  • Peperangan Rohani dan Kemenangan: Umat Tuhan berlari menuju medan pertempuran. Auman singa Yehuda akan melumpuhkan musuh, membuat kegelapan takut dan lari. Hentikan pekerjaan musuh. Tuhan akan melaksanakan penghakiman-Nya melalui umat-Nya. Teror di kemah musuh, sukacita dan kemenangan besar bagi umat Tuhan. Iblis dan kegelapan tidak hanya akan lari, tetapi juga akan ketakutan. Tidak ada lagi negosiasi dengan iblis; kita mengambil alih. Gerbang neraka dan kejahatan ditutup.

  • Nyanyian di Malam Hari: Penting untuk memiliki kapasitas untuk menerima nyanyian pujian di malam hari. Bahkan di saat tergelap/sulit, inspirasi Roh Kudus ada. Nyanyian ini memukul mundur musuh.

  • Mengikuti Musim dan Waktu Tuhan: Peliharalah musim-musim dan waktu-waktu di dalam Tuhan. Ingatlah titik kontak di mana Tuhan berjumpa. Teruslah naik (mengapung) di dalam roh, hati bersukacita, merdeka, melihat sisi terang kehidupan. Tetap ikuti gerakan Roh Kudus.

  • Otoritas dan Ketaatan: Tetaplah berada di bawah otoritas Tuhan, ikuti rantai komando. Otoritas sejati datang dari atas. Suara otoritas-Nya harus didengar. Jika suara-Nya tidak didengarkan, tangan Tuhan (penghakiman) akan turun dengan murka dan nyala api. Tuhan memakai segalanya agar umat-Nya mendengar suara-Nya dan menjadi takut (hormat).

  • Dua Jenis Api: Akan ada pencurahan seperti dua api yang datang bersamaan:

    1. Api Pemurnian/Kelayakan: Membersihkan, menyucikan, membuat layak untuk masuk dan berjalan dengan Api yang Menghanguskan (Allah sendiri). Api ini menghasilkan rasa takut akan Tuhan yang menjaga dan menuntun. Akan ada generasi yang bangkit siap berjalan dengan Api yang Menghanguskan.

    2. Api Penghakiman: Tuhan akan mulai menghakimi, memakai suara-Nya. Nafas Tuhan menghanguskannya. Jika suara dan nasihat Tuhan tidak didengarkan (seperti ke ahli sihir Mesir), kelaparan dan kehancuran akan datang. Mereka yang mendengarkan suara Tuhan akan diselamatkan dan disembuhkan.

  • Mengubah Kebijakan: Umat Tuhan akan mulai mengubah kebijakan di bumi karena diberi hak dan memiliki "gulungan persetujuan Tuhan".

  • Gerakan Global Roh Kudus: Akan ada gerakan supranatural di banyak bangsa. Disebutkan secara spesifik: Rusia, Pakistan, India utara, Kazakhstan, Uzbekistan, Armenia, Tiongkok, Indonesia, Filipina selatan, Australia, Amerika, Hawaii, Mikronesia, Samoa, Kepulauan Solomon, Papua Nugini, Fiji, Meksiko. Tuhan akan mencurahkan Roh-Nya di bangsa mana pun yang umat-Nya berikan putra-putra mereka kepada-Nya. Penyelamatan akan terjadi secara supranatural dalam skala besar (bus, truk, kereta, kapal). Pihak berwenang akan takut karena memasuki wilayah Tuhan. Di Indonesia, Tuhan akan membuka bangsa ini secara supranatural, tidak ada lagi pemisahan wilayah agama; seluruh pulau dan kota akan berbalik. Australia akan menjadi kota perlindungan dan memfasilitasi bangsa lain; dipanggil untuk menjaga surga tetap terbuka. Amerika mendapatkan kesempatan kedua setelah melewatkan panggilan pertama; perlu persiapan. Negara dunia ketiga akan menjadi negara dunia pertama karena orang saleh. Meksiko dan bangsa berbahasa Spanyol akan berubah secara signifikan.

  • Membangkitkan Pemimpin: Tuhan akan membangkitkan orang-orang kunci untuk menyatukan gereja. Gereja-gereja bawah tanah akan muncul dan tidak bersembunyi lagi. Orang-orang strategis akan muncul di tempat strategis untuk menciptakan gerakan rohani signifikan. Kepemimpinan lama akan berakhir, generasi berikutnya mengambil alih. Orang-orang strategis akan diidentifikasi dan dikirim untuk mengkonsolidasikan gerakan Allah, memiliki kuasa untuk bermultiplikasi.

  • Pencurahan Berikutnya (Hujan Akhir): Akan seperti hujan akhir dalam 10-15 tahun mendatang (mulai 2018). Hujan akhir datang di akhir musim hujan, untuk tuaian. Hujan akhir adalah jaminan, membawa tuaian ganda, menebus yang terhilang, pasti seperti terbitnya fajar. Mintalah hujan (Roh Kudus) pada musimnya.

  • Ekualisasi dan Warisan Generasi: Hujan akhir membawa ekualisasi bagi generasi putra dan putri. Hati para bapa berbalik kepada anak-anak untuk mengamankan ikat janji dan warisan. Generasi baru akan bangkit. Para bapa akan mengutus putra-putra. Penting menghormati ayah agar tidak kehilangan warisan.

  • Pentingnya Pola Ilahi: Bangun rumah/gereja sesuai pola Tuhan, bukan prinsip manusia atau gereja lama yang berasal dari masa lalu; gereja harus datang dari atas (Sion).

  • Roh Kebenaran: Tuhan melepaskan Roh Kebenaran untuk menyingkapkan segala sesuatu, mencegah umat-Nya tertipu oleh tipu daya yang dahsyat. Roh Kebenaran membantu membedakan roh kesesatan dalam gereja.

  • Pewahyuan dan Pengertian Rohani: Pewahyuan, persepsi, dan hikmat dari dimensi surga akan mengalir. Akan dapat melihat situasi dan mendapatkan firman/nasihat/interpretasi dari Tuhan. Dapat menguraikan tindakan iblis atau pemerintah. Di arena politik, perlu hidup dengan Roh Tuhan untuk menyingkapkan rencana. Aliran pengetahuan pewahyuan yang tidak dapat rusak, jernih, dan murni akan mengalir. Akan dibawa ke dimensi roh yang lebih lagi. Pewahyuan dari Tuhan diperlukan untuk menopang selama dekade ini. Tingkatan pembelajaran tertinggi adalah pewahyuan, hikmat, keakuratan.

  • Mukjizat dan Penyembuhan: Akan ada segala macam mujizat. Penyintas kanker, leukemia adalah kesaksian. Orang-orang akan diselamatkan, disembuhkan, dan dibebaskan. Tuhan adalah Jehovah-Jireh, menyediakan kebutuhan finansial.

  • Hadirat Ilahi dan Malaikat: Orang-orang akan merasakan hadirat Tuhan dan berseru "kudus". Serbuan tak kasatmata hal-hal surgawi, malaikat turun, orkestra malaikat memimpin penyembahan. Bangun rumah yang layak bagi malaikat/Tuhan, ubah cara menyembah. Malaikat akan bertugas tanpa rasa takut, umat Tuhan harus menanggapi dengan benar.

  • Gereja yang Dibangun di Atas Pilar-pilar Sion: Gereja yang tidak biasa akan dibangun di atas pilar-pilar Sion (surga terbuka, ketepatan nubuatan, posisi strategis, demonstrasi roh). Gereja ini akan memiliki kekuatan luar biasa, mengubah kehidupan, mendewasakan orang benar. Akan disebut gereja anak sulung. Akan membawa kebenaran dan suara profetik, menghancurkan pekerjaan musuh.

  • Dimensi Roh: Segala sesuatu yang dilihat akan menjadi roh; dimensi roh. Akan dibawa ke dimensi roh yang lebih lagi. Tidak hanya mengikuti arus sungai, tetapi menjadi sungai itu sendiri. Setiap tempat yang diinjak telapak kaki, Allah akan memberikannya.

  • Gairah dan Penyembahan: Gairah yang kuat akan kembali ke rumah. Api gairah akan membara di hati. Penyembahan akan sangat intens.

  • Transformasi Cepat: Orang yang baru datang ke gereja akan berubah dengan cepat, seolah-olah melalui pernikahan rohani; waktu bukanlah faktor.

  • Visi Baru Gereja Masa Depan: Visi gembala dan gereja akan berubah drastis. Membangun sesuai pola Sion. Gereja akan mengubah kota, lingkungan, pemerintahan, orang biasa. Peran gembala berubah menjadi pangeran/raja.

  • Membentuk Manusia untuk Membangun Bangsa: Tuhan memberi tugas besar untuk membentuk manusia; ketika manusia dibentuk, kota dan bangsa akan dibangun/ditebus.

  • Generasi Baru yang Benar: Gereja akan terwujud sebagai generasi baru tanpa keserakahan, menentang korupsi, memilih menang dengan kebenaran, perkasa, agung, mulia. Putra dan putri akan lebih baik, kuat, tajam, datang lebih awal ke medan perang.

  • Mengambil Alih dari Musuh: Kita tidak bernegosiasi dengan iblis, kita mengambil alih. Membatalkan setiap kematian. Gereja akan bangkit dan maju terus. Dunia akan melihat apa yang Tuhan lakukan di gereja, melihat persenjataan, prajurit, Singa Yehuda mengaum. Terang, kehidupan, kekuatan, hal-hal baik/hebat/gemilang sedang datang.

  • Invasi Iman Agresif: Mereka yang hidup dengan iman akan menunjukkan ketaatan mutlak dan memenuhi perintah Tuhan. Akan ada tatanan baru.

  • Perintah Melkisedek: Menerima perintah Melkisedek; semua yang dimiliki Kristus akan menjadi milikmu, engkau akan menjadi seperti Kristus.

  • Hidup Tanpa Batas dan Ketakutan: Hidup tanpa gunung, raksasa, batasan. Hidup tanpa rasa takut pada manusia, mati, gelap, kekurangan; hanya iman, sukacita, kebenaran. Melalui Roh-Nya.

  • Pendirian Kerajaan: Tuhan akan mendirikan Kerajaan dari batu yang terungkit lepas (Daniel 2), menghancurkan patung kerajaan dunia dengan presisi.

Semoga catatan ini membantu!


Postingan populer dari blog ini

Conquering the Mountains of Governance and Political (UR #237)

Khotbah  Dr. Tunde Bakare dalam acara ISC 2025 membahas peran strategis orang percaya di gunung politik dan pemerintahan . Beliau menekankan pentingnya memiliki pola atau cetak biru ilahi serta karakter yang murni sebelum terlibat dalam kepemimpinan publik agar tidak tercemar oleh sistem dunia. Melalui berbagai rujukan Alkitab, ia menjelaskan bahwa Tuhan akan membangkitkan pemimpin-pemimpin profetik untuk menggantikan sistem yang korup dan menindas rakyat. Bakare juga membagikan pengalaman pribadinya di Nigeria tentang bagaimana kekuatan doa dan nubuat mampu mempengaruhi arah politik nasional serta menentang rezim yang tidak adil. Inti dari pesan ini adalah panggilan bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan yang berani merebut kembali pengaruh di berbagai bidang budaya demi kesejahteraan bangsa. Narasi ini ditutup dengan penegasan bahwa kepemimpinan yang takut akan Tuhan adalah kunci utama yang membedakan kemajuan suatu negara dari keterpurukannya. Berikut adalah c...

Peran Roh Kudus (MKS #49)

  "Manusia Kerajaan Sorga 49", berfokus pada rencana ilahi Allah bagi umat manusia dan bagaimana individu dapat menyelaraskan hidup mereka dengan kehendak-Nya. Ditekankan bahwa orang percaya tidak boleh mengandalkan kekuatan mereka sendiri, tetapi pada kuasa Roh Kudus dan Firman Allah untuk memenuhi takdir mereka. Ibadah JMD Bandung 2 Agustus 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 49 Poin-Poin Utama : Memahami Bahasa Allah: Papa menekankan pentingnya memahami "bahasa" Allah, mencatat bahwa Alkitab tidak boleh dilihat sebagai ayat-ayat yang terisolasi, tetapi sebagai satu rencana besar yang terpadu. Memahami firman dan menyelaraskan hidup dengan kehendak Allah memerlukan tuntunan Roh Kudus, bukan sekadar kemampuan akal. Roh Kudus sangat penting untuk wahyu yang sejati. Kuasa Firman: Firman memiliki kuasa bawaan untuk menggenapi dirinya sendiri. Manusia cukup percaya dan memberi ruang bagi kasih karunia Allah, bukan memaksakan dengan usaha sendiri seperti pola hukum Taurat. Or...

Kapasitas dan Potensi Spiritual (MKS #48)

Ps. Djonny  membahas konsep Manusia Kerajaan Sorga melalui tinjauan teologis atas janji Tuhan kepada Abraham dalam Kejadian 17 . Beliau menjelaskan bahwa identitas sebagai raja menurut definisi ilahi bukan didasarkan pada kekuasaan duniawi seperti Nimrod, melainkan pada kapasitas spiritual untuk memerintah melalui kebenaran dan ketaatan. Terdapat penekanan pada enam langkah Allah dalam Kejadian 1 , mulai dari memberkati hingga memberikan otoritas untuk menaklukkan bumi, sebagai pola bagi manusia untuk mewujudkan kerajaan Allah di dunia. Peran Roh Kudus dianggap krusial dalam memperluas pengaruh hidup seseorang agar mencapai kaliber dunia demi kemuliaan Tuhan. Melalui teladan Yesus, jemaat diajak untuk menyadari potensi ilahi dan warisan rohani mereka sebagai keturunan Abraham yang dipanggil untuk menyatakan otoritas surga. Ibadah JMD Bandung 26 Juli 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 48 Berikut adalah catatan selengkapnya dari materi "Manusia Kerajaan Sorga 48: Raja-Raja dari Ket...

Ikat Janji Allah (God's Covenant) dengan Abraham dan Keturunannya

Saat Teduh 26 Jan 2025 Kej 26:1  Maka timbullah kelaparan di negeri itu.  —  Ini bukan kelaparan yang pertama, yang telah terjadi dalam zaman Abraham. Sebab itu Ishak pergi ke Gerar, kepada Abimelekh, raja orang Filistin. 2  Lalu TUHAN menampakkan diri kepadanya serta berfirman: "Janganlah pergi ke Mesir, diamlah di negeri yang akan Kukatakan kepadamu. 3  Tinggallah di negeri ini sebagai orang asing, maka Aku akan menyertai engkau dan memberkati engkau,  4  Aku akan membuat banyak keturunanmu seperti bintang di langit; Aku akan memberikan kepada keturunanmu seluruh negeri ini, dan oleh keturunanmu semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, 5  karena Abraham telah mendengarkan firman-Ku dan memelihara kewajibannya kepada-Ku, yaitu segala perintah, ketetapan dan hukum-Ku." Kej 26:12 Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN. 13  Dan orang itu menjadi kaya, bahkan k...

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

PANGGILAN KEPADA KEIMAMATAN MELKISEDEK

Ibrani 7:1-3  Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia. Kepadanya pun Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya. Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera.

The Unstoppable Generation and Strategies for Leadership Succession (UR #238)

Artikel ini bersumber dari materi pengajaran dari Dr. Jonathan David mengenai konsep suksesi kepemimpinan dan pembentukan generasi "Manusia yang Tak Terhentikan."  Beliau menekankan bahwa kekuatan sebuah pelayanan sangat bergantung pada ketangguhan spiritual pemimpinnya dalam menghadapi berbagai hambatan seperti pola pikir negatif dan pergaulan yang salah. Fokus utamanya adalah pentingnya membangun hubungan bapa-anak yang sejati untuk mewariskan takdir ilahi, bukan sekadar membagi tanggung jawab struktural. Melalui rujukan kitab Kisah Para Rasul 16 dan Pengkhotbah 2 , dijelaskan bahwa suksesi yang akurat harus direncanakan dengan hati-hati agar warisan rohani tetap berlanjut tanpa perubahan arah. Tujuan akhirnya adalah melahirkan gereja apostolik yang tak tergoyahkan dan murni dari pengaruh duniawi atau denominasi. Strategi ini menuntut penggunaan hikmat, pengetahuan, dan keterampilan ilahi untuk menerjemahkan kehendak Tuhan ke dalam realitas di bumi. 30 06 2026, ...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

"Berkat" (Barak/Berekah) Dan Bagaimana Kita Menerima Berkat Itu Dari Tuhan

Konsep Kunci: Barak/Berekah (Berkat) ) Asal Kata: Kata "berkat" dalam bahasa Ibrani adalah barak, yang artinya memberkati. Bentuk kata bendanya adalah berekah, yang berarti hasil dari tindakan memberkati. Makna Mendalam: Barak juga dikaitkan dengan kata "to kneel" atau "menekuk lutut". Ini menunjukkan bahwa berkat dari Tuhan adalah tindakan di mana Tuhan merendahkan diri-Nya untuk melayani dan melimpahkan kebaikan-Nya kepada kita. Contoh Nyata: Tindakan Yesus yang merendahkan diri menjadi hamba, mati bagi kita di kayu salib adalah wujud tertinggi dari barak (berkat) Allah. Ayat Kunci: Amsal 10:22:  "Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya." Mazmur 127:2:  "Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur." Pengkhotbah 2:26:  "Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia ...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...