Langsung ke konten utama

Dekade Ganda Sorga Terbuka (part #2)

Catatan lengkap "UPPER ROOM 192 – 3 JUNI 2025 DEKADE GANDA SURGA TERBUKA (BAGIAN 2)" oleh Dr. Jonathan David. Pesan ini berfokus pada tema "Dekade Ganda Surga Terbuka" dan implikasinya bagi umat percaya.

“Dekade Ganda Surga Terbuka," sebuah periode 20 tahun dari tahun 2019 hingga 2039 yang diyakini sebagai waktu khusus bagi umat percaya. Ceramah ini menekankan pentingnya Roh Kudus sebagai kunci utama transformasi dan pemahaman nubuat. Dr. David mendorong jemaat untuk menaati firman Tuhan, bahkan ketika prosesnya terasa panjang atau sulit, membandingkan ini dengan kisah Yohanes Pembaptis dan Yesus. Lima aspek utama dari dekade ini dijelaskan: Dekade Ganda, Surga Terbuka, Ketepatan Nubuat, Posisi Strategis, dan Demonstrasi Roh. Penekanan diberikan pada pentingnya menabur dan menuai sebagai prinsip ilahi untuk melepaskan diri dari kemiskinan dan penderitaan, serta perlunya reformasi terakhir dan pencurahan Roh Kudus yang lebih besar dari masa lalu untuk kebangkitan gereja dan manifestasi Kerajaan Allah di bumi.



Tema Utama: Dekade Ganda Surga Terbuka

Allah telah memberikan umat-Nya dekade ganda surga terbuka.

Dekade ganda ini berlangsung selama 20 tahun. Periode spesifik yang disebutkan adalah 2019 hingga 2039.

Ini adalah saat yang berharga di mana hal-hal supranatural akan terjadi.

Sangat sedikit, bahkan hampir tidak pernah terdengar, bahwa Tuhan menjanjikan perkenanan seperti ini dalam dekade ganda. Namun, sumber menyatakan keyakinan bahwa ini akan terjadi.


Lima Dimensi Utama

Pesan ini mengidentifikasi lima dimensi kunci terkait dengan dekade ganda surga terbuka:

  1. Dekade Ganda: Mengacu pada periode 20 tahun perkenanan khusus ini.


  1. Surga Terbuka:

Ini adalah kondisi di mana dimensi Roh dapat diakses. Surga terbuka terjadi ketika seseorang memenuhi semua kebenaran. Tidak ada jalan pintas untuk masuk ke dimensi Roh atau mencapai posisi rohani yang tinggi. Ini membutuhkan kerja keras dalam ketaatan dan bekerjasama dengan Roh Kudus.

Contoh: Yohanes Pembaptis membaptis Yesus menunjukkan penggenapan kebenaran yang menyebabkan surga terbuka dan Roh Kudus turun.

Doa adalah pemicu surga terbuka; seperti Yesus berdoa setelah dibaptis, surga pun terbuka.

Pembukaan surga juga terkait dengan "mata air dari kedalaman samudera raya" dan "tingkap-tingkap di langit" yang terbuka, yang dalam konteks Nuh membawa banjir, tetapi dalam konteks pesan ini diartikan sebagai pencurahan supranatural. Ketika kedua dimensi ini (mata air dan tingkap langit) bertemu, itu menghasilkan porsi ganda kehidupan roh.

  1. Ketepatan Nubuatan:

Tuhan memakai orang-orang yang diilhami Roh Kudus untuk mengungkapkan apa yang tertulis (misteri terungkap). Hal-hal yang disingkapkan adalah milik umat Allah.

Roh Kudus adalah kunci untuk memahami apa yang telah dinubuatkan. Akan ada banyak nubuatan yang muncul, dan umat percaya perlu menggunakan prinsip-prinsip ilahi (nubuatan kehidupan vs. kematian) untuk menilainya.

  1. Posisi Strategis:

Ini adalah posisi rohani yang diberikan oleh Tuhan. Selama 20 tahun ini, Tuhan akan melakukan hal-hal luar biasa yang menggenapi 22 hal dan 12 janji pribadi, yang akan membangun kekuatan dan memberikan posisi rohani yang strategis untuk menghadapi iblis dan kekacauan.

Posisi ini membuat seseorang tidak terhentikan dan memenangkan setiap pertempuran.

  1. Demonstrasi Roh:

Ini mengacu pada perkenanan dan kuasa Roh Kudus yang dilepaskan.

Roh Kudus adalah kunci utama untuk perubahan dan transformasi hidup. Dia memimpin, membentuk ulang, mereformasi, dan mengubah bangsa-bangsa.

Dia memberikan kuasa untuk memerintah dan kuasa untuk menang. Kuasa Roh Kudus bekerja melalui hidup umat percaya. Pencurahan terakhir Roh Kudus dijanjikan, yang akan lebih besar dari Kisah Para Rasul. Ini adalah pencurahan tanpa batas.


Konsep dan Prinsip Pendukung

  • Kuasa Firman Allah: Firman yang diperkatakan menjadi bahan untuk menegakkan pasukan Allah dari lembah kematian (Yehezkiel 37). Memperkatakan firman kehidupan dapat membentuk ulang dan mengubah seluruh bangsa. Tuhan menjadikan kata-kata umat-Nya sebagai bahan.

  • Ketaatan: Melakukan apa yang perlu dilakukan, terus-menerus, tanpa jalan pintas. Ketaatan adalah hal yang paling menolong Yesus. Ketaatan iman dicapai melalui kasih karunia kerasulan.

  • Pemenuhan Kebenaran: Diperlukan untuk memasuki dimensi Roh. Tidak ada jalan pintas untuk berkuasa atau masyhur.

  • Roh Kudus sebagai Pemimpin: Roh Kudus memimpin Kristus, dan akan memimpin umat percaya. Dia mengajar orang yang banyak berdoa.

  • Peran Umat Percaya: Menjadi "bahan" bagi Tuhan. Memperkatakan firman kehidupan. Melepaskan kehidupan di tempat kematian, kesehatan di tempat penyakit, kekayaan di tempat kemiskinan. Bertumbuh lebih cepat dengan meresponi suara Tuhan melalui pemimpin. Tidak bersembunyi dalam pelayanan. Menyerahkan hidup untuk pengutusan. Berkumpul dan percaya pada firman yang dikatakan untuk melihat pencurahan terakhir. Menentukan tuaian dan hasil melalui prinsip ilahi. Menjadi apa yang Tuhan inginkan.

  • Waktu Menabur dan Menuai: Ini adalah hukum ilahi yang menjamin hasil jika diikuti. Menabur memulai siklus kekayaan dan kesehatan. Ini adalah cara untuk membebaskan manusia dari kemiskinan. Tidak ada yang berutang apa pun kepada Anda; Anda berutang kepada diri sendiri untuk memulai siklus ini. Pengeluaran juga penting; menghemat satu dolar sama dengan menghasilkan satu dolar. Prinsip ini dapat membebaskan dari kemiskinan hanya dengan membacanya.

  • Kalender Surgawi: Waktu di surga mengatur hari-hari di bumi. Perayaan ilahi (seperti perayaan Israel) membantu umat tetap selaras dengan surga.

  • Tuhan Tidak Menghakimi Bumi Lagi karena Manusia: Setelah air bah, Tuhan berjanji tidak akan membinasakan semua yang hidup lagi; penghakiman, jika ada, adalah pada individu jika mereka gagal menabur dan menuai.

  • Mengatasi Rintangan: Tuhan menciptakan manusia cerdas dan kreatif untuk bertahan hidup dalam segala rintangan.

  • Belas Kasihan dan Investasi: Memberikan belas kasihan kepada yang terjerat hutang rentenir terkadang berarti siap kehilangan uang. Investasi berbeda, diharapkan pengembalian. Terkadang perlu tindakan drastis untuk menyelamatkan orang dari situasi buruk ("memukul mereka dengan keras dan menjatuhkan mereka").

  • Teladan dan Peringatan dari Alkitab:

    • Yehezkiel 37: Lembah tulang-tulang kering, berbicara firman, pasukan bangkit.

    • Mikha 4:2: Bangsa-bangsa datang ke gunung Tuhan.

    • Yohanes 1:26-34: Yohanes Pembaptis membaptis sampai melihat Roh Kudus turun.

    • Matius 3:13-17: Pembaptisan Yesus, penggenapan kebenaran, surga terbuka, Roh Kudus turun, Bapa berbicara.

    • Yohanes 8:1-11: Wanita berzinah, orang tua lebih tahu cara bersembunyi.

    • 1 Samuel 3:1-10: Anak muda (Samuel) lebih cepat meresponi suara Tuhan melalui pemimpin.

    • 1 Samuel 17:1-20: Daud membuat keputusan (meresponi tugas ayah) yang mengarah pada kecepatan gerakan.

    • Bilangan 22-24: Bileam, nabi yang korup, tidak bisa mengutuk umat Tuhan; tahu cara mengesampingkan keyakinan Tuhan.

    • Kisah Para Rasul 10:1-48: Kornelius, doa dan persembahan membuka jalan bagi Petrus datang dan Roh Kudus turun.

    • Abraham: Bapa iman. Contoh kesalahan (berbohong tentang istri, membawa Lot). Terlibat dalam pertempuran yang bukan miliknya, terekspos pada sistem dunia (raja Sodom). Melkisedek melayaninya, menyelaraskan dan membebaskannya.

    • Eli: Gagal mendisiplinkan anak-anaknya, menyebabkan ketidakmampuan mentransfer kasih karunia dan kematian tragis.

    • Adam dan Hawa: Berbeda dari Abraham sebagai sumber suplai berkat. Pasal mereka sudah berlalu.

  • Fokus: Penting untuk fokus, tidak mengkhawatirkan terlalu banyak hal/orang.

  • Transformasi Pribadi: Mengubah gaya, strategi, cara berhubungan. Disiplin diri (makanan, menundukkan tubuh). Kesehatan dan kekuatan kembali melalui disiplin.

  • Hubungan: Penting untuk terhubung dalam jaringan rohani; memutuskan hubungan yang tidak terhubung lagi.

  • Tidak Bertempur dalam Peperangan yang Salah: Seperti Abraham pergi berperang untuk Lot, kadang kita terlibat dalam peperangan yang bukan milik kita.


Visi untuk Masa Depan (dalam Dekade Ganda)

  • Anak-anak akan menerima yang terbaik dari yang terbaik. Akan ada kelahiran banyak bangsa, keluar dari lembah kematian ke gunung Tuhan.

  

  • Harapan, iman, kebenaran, posisi rohani akan dikembalikan. Gereja akan bangkit sebagai pasukan Allah. Ruang atas (Upper Room) di bumi dan ruang takhta di sorga akan terhubung, kehendak Tuhan terlaksana di bumi.


  • Waktu pelaksanaan janji Tuhan sudah tiba. Umat Tuhan tidak punya pilihan selain meresponi Roh Kudus karena kasih karunia kerasulan yang bekerja. Ada kasih karunia dan posisi rohani baru yang datang.


  • Dekade ganda ini adalah kesempatan untuk melihat gereja kembali dalam kemuliaan, Kerajaan termanifestasi dalam kuasa, atmosfer berubah, kota demi kota, bangsa demi bangsa. Dunia akan mencari jawaban dan menemukannya di "rumah-Nya" (gereja/gunung Tuhan).

  • Reformasi terakhir akan melanda gereja, kemuliaan gereja terakhir akan lebih besar dari yang sebelumnya (Kisah Para Rasul). Pencurahan terakhir akan mencurahkan segalanya tanpa batas.


  • Anak-anak Allah akan bangkit dalam kuasa kebangkitan. Kematian akan ditelan, kekekalan dimulai.


  • Gereja (mempelai wanita) akan berkata "Datanglah Tuhan Yesus". Kerajaan 'Batu'-Nya (Daniel 2:34-35) akan dimulai.


  • Bangsa-bangsa dunia akan mengakui Israel dan gereja sebagai satu kesatuan rohani. Anak-anak umat percaya akan menempati tempat terbaik, membuat bangga.


  • Seluruh ciptaan menantikan manifestasi putra-putra Allah; bumi akan ditebus ketika manusia ditebus, tangisan bumi akan mereda (gempa, badai).


Tanggapan dan Penerapan

Angkat hati, terima kasih Tuhan. Terus lakukan apa yang Tuhan katakan.

Serukan seruan Tuhan, seruan perang, bergerak cepat dengan keputusan.

Dengarkan suara ilahi melalui pemimpin/orang lain. Jangan mengambil jalan pintas.

Jaga surga tetap terbuka dengan kasih karunia khusus.

Kumpulkan orang-orang yang dikasihi untuk pencurahan terakhir.

Tunduk pada hukum Roh kehidupan. Cari Kerajaan Allah dan kebenaran-Nya.

Percaya pada Tuhan, apa yang Dia katakan, dan apa yang Dia lakukan.

Terus berbicara/bernuansa karena yakin. 

Dekade ganda ini adalah satu paket; kita harus menerima semuanya.

Berpegang teguh pada janji dan hal-hal nubuatan; tetap buka mata, berjaga-jaga dan berdoa. Serahkan hidup untuk momen luar biasa ini.

Bersyukur untuk warisan dekade ganda surga terbuka, ketepatan nubuatan, posisi strategis, dan demonstrasi Roh.

Pesan ini menegaskan bahwa periode 20 tahun dari 2019 hingga 2039 adalah dekade ganda perkenanan supranatural, yang dicirikan oleh lima dimensi kunci yang bekerja bersama untuk kebangkitan gereja, manifestasi Kerajaan Allah, dan pembebasan ciptaan. Tanggapan yang tepat dari umat percaya adalah ketaatan, pemenuhan kebenaran, bekerja sama dengan Roh Kudus, menerapkan prinsip ilahi, dan berpegang teguh pada janji dan nubuatan.






Postingan populer dari blog ini

Conquering the Mountains of Governance and Political (UR #237)

Khotbah  Dr. Tunde Bakare dalam acara ISC 2025 membahas peran strategis orang percaya di gunung politik dan pemerintahan . Beliau menekankan pentingnya memiliki pola atau cetak biru ilahi serta karakter yang murni sebelum terlibat dalam kepemimpinan publik agar tidak tercemar oleh sistem dunia. Melalui berbagai rujukan Alkitab, ia menjelaskan bahwa Tuhan akan membangkitkan pemimpin-pemimpin profetik untuk menggantikan sistem yang korup dan menindas rakyat. Bakare juga membagikan pengalaman pribadinya di Nigeria tentang bagaimana kekuatan doa dan nubuat mampu mempengaruhi arah politik nasional serta menentang rezim yang tidak adil. Inti dari pesan ini adalah panggilan bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan yang berani merebut kembali pengaruh di berbagai bidang budaya demi kesejahteraan bangsa. Narasi ini ditutup dengan penegasan bahwa kepemimpinan yang takut akan Tuhan adalah kunci utama yang membedakan kemajuan suatu negara dari keterpurukannya. Berikut adalah c...

Peran Roh Kudus (MKS #49)

  "Manusia Kerajaan Sorga 49", berfokus pada rencana ilahi Allah bagi umat manusia dan bagaimana individu dapat menyelaraskan hidup mereka dengan kehendak-Nya. Ditekankan bahwa orang percaya tidak boleh mengandalkan kekuatan mereka sendiri, tetapi pada kuasa Roh Kudus dan Firman Allah untuk memenuhi takdir mereka. Ibadah JMD Bandung 2 Agustus 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 49 Poin-Poin Utama : Memahami Bahasa Allah: Papa menekankan pentingnya memahami "bahasa" Allah, mencatat bahwa Alkitab tidak boleh dilihat sebagai ayat-ayat yang terisolasi, tetapi sebagai satu rencana besar yang terpadu. Memahami firman dan menyelaraskan hidup dengan kehendak Allah memerlukan tuntunan Roh Kudus, bukan sekadar kemampuan akal. Roh Kudus sangat penting untuk wahyu yang sejati. Kuasa Firman: Firman memiliki kuasa bawaan untuk menggenapi dirinya sendiri. Manusia cukup percaya dan memberi ruang bagi kasih karunia Allah, bukan memaksakan dengan usaha sendiri seperti pola hukum Taurat. Or...

Kapasitas dan Potensi Spiritual (MKS #48)

Ps. Djonny  membahas konsep Manusia Kerajaan Sorga melalui tinjauan teologis atas janji Tuhan kepada Abraham dalam Kejadian 17 . Beliau menjelaskan bahwa identitas sebagai raja menurut definisi ilahi bukan didasarkan pada kekuasaan duniawi seperti Nimrod, melainkan pada kapasitas spiritual untuk memerintah melalui kebenaran dan ketaatan. Terdapat penekanan pada enam langkah Allah dalam Kejadian 1 , mulai dari memberkati hingga memberikan otoritas untuk menaklukkan bumi, sebagai pola bagi manusia untuk mewujudkan kerajaan Allah di dunia. Peran Roh Kudus dianggap krusial dalam memperluas pengaruh hidup seseorang agar mencapai kaliber dunia demi kemuliaan Tuhan. Melalui teladan Yesus, jemaat diajak untuk menyadari potensi ilahi dan warisan rohani mereka sebagai keturunan Abraham yang dipanggil untuk menyatakan otoritas surga. Ibadah JMD Bandung 26 Juli 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 48 Berikut adalah catatan selengkapnya dari materi "Manusia Kerajaan Sorga 48: Raja-Raja dari Ket...

Ikat Janji Allah (God's Covenant) dengan Abraham dan Keturunannya

Saat Teduh 26 Jan 2025 Kej 26:1  Maka timbullah kelaparan di negeri itu.  —  Ini bukan kelaparan yang pertama, yang telah terjadi dalam zaman Abraham. Sebab itu Ishak pergi ke Gerar, kepada Abimelekh, raja orang Filistin. 2  Lalu TUHAN menampakkan diri kepadanya serta berfirman: "Janganlah pergi ke Mesir, diamlah di negeri yang akan Kukatakan kepadamu. 3  Tinggallah di negeri ini sebagai orang asing, maka Aku akan menyertai engkau dan memberkati engkau,  4  Aku akan membuat banyak keturunanmu seperti bintang di langit; Aku akan memberikan kepada keturunanmu seluruh negeri ini, dan oleh keturunanmu semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, 5  karena Abraham telah mendengarkan firman-Ku dan memelihara kewajibannya kepada-Ku, yaitu segala perintah, ketetapan dan hukum-Ku." Kej 26:12 Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN. 13  Dan orang itu menjadi kaya, bahkan k...

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

PANGGILAN KEPADA KEIMAMATAN MELKISEDEK

Ibrani 7:1-3  Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia. Kepadanya pun Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya. Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera.

The Unstoppable Generation and Strategies for Leadership Succession (UR #238)

Artikel ini bersumber dari materi pengajaran dari Dr. Jonathan David mengenai konsep suksesi kepemimpinan dan pembentukan generasi "Manusia yang Tak Terhentikan."  Beliau menekankan bahwa kekuatan sebuah pelayanan sangat bergantung pada ketangguhan spiritual pemimpinnya dalam menghadapi berbagai hambatan seperti pola pikir negatif dan pergaulan yang salah. Fokus utamanya adalah pentingnya membangun hubungan bapa-anak yang sejati untuk mewariskan takdir ilahi, bukan sekadar membagi tanggung jawab struktural. Melalui rujukan kitab Kisah Para Rasul 16 dan Pengkhotbah 2 , dijelaskan bahwa suksesi yang akurat harus direncanakan dengan hati-hati agar warisan rohani tetap berlanjut tanpa perubahan arah. Tujuan akhirnya adalah melahirkan gereja apostolik yang tak tergoyahkan dan murni dari pengaruh duniawi atau denominasi. Strategi ini menuntut penggunaan hikmat, pengetahuan, dan keterampilan ilahi untuk menerjemahkan kehendak Tuhan ke dalam realitas di bumi. 30 06 2026, ...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

"Berkat" (Barak/Berekah) Dan Bagaimana Kita Menerima Berkat Itu Dari Tuhan

Konsep Kunci: Barak/Berekah (Berkat) ) Asal Kata: Kata "berkat" dalam bahasa Ibrani adalah barak, yang artinya memberkati. Bentuk kata bendanya adalah berekah, yang berarti hasil dari tindakan memberkati. Makna Mendalam: Barak juga dikaitkan dengan kata "to kneel" atau "menekuk lutut". Ini menunjukkan bahwa berkat dari Tuhan adalah tindakan di mana Tuhan merendahkan diri-Nya untuk melayani dan melimpahkan kebaikan-Nya kepada kita. Contoh Nyata: Tindakan Yesus yang merendahkan diri menjadi hamba, mati bagi kita di kayu salib adalah wujud tertinggi dari barak (berkat) Allah. Ayat Kunci: Amsal 10:22:  "Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya." Mazmur 127:2:  "Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur." Pengkhotbah 2:26:  "Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia ...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...