Langsung ke konten utama

Persiapan Kedatangan Tuhan (#12)

SATE 12 Juni 2025


BACA dan RENUNGKAN

Ibrani 4:14 Karena kita sekarang mempunyai Imam Besar Agung, yang telah melintasi semua langit, yaitu Yesus, Anak Allah, baiklah kita teguh berpegang pada pengakuan iman kita. 15 Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa.

 NKJV 15 For we do not have a High Priest who cannot SYMPATHIZE with our weaknesses, but was in ALL POINTS tempted as we are, yet without sin.

 Matius 26:38 lalu kata-Nya kepada mereka: "Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan Aku." 39 Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki." 40 Setelah itu Ia kembali kepada murid-murid-Nya itu dan mendapati mereka sedang tidur. Dan Ia berkata kepada Petrus: "Tidakkah kamu sanggup berjaga-jaga satu jam dengan Aku? 41 Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah." 42 Lalu Ia pergi untuk kedua kalinya dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku jikalau cawan ini tidak mungkin lalu, kecuali apabila Aku meminumnya, jadilah kehendak-Mu!" 43 Dan ketika Ia kembali pula, Ia mendapati mereka sedang tidur, sebab mata mereka sudah berat. 44 Ia membiarkan mereka di situ lalu pergi dan berdoa untuk ketiga kalinya dan mengucapkan doa yang itu juga.

 Lukas 4:1 Yesus, yang penuh dengan Roh Kudus, kembali dari sungai Yordan, lalu dibawa oleh Roh Kudus ke padang gurun.

Lukas 4:14 Dalam kuasa Roh kembalilah Yesus ke Galilea. Dan tersiarlah kabar tentang Dia di seluruh daerah itu.

 

### 1. Tetapi dia telah dicobai dalam SETIAP ASPEK kehidupan manusia, tetapi tidak berdosa. Apakah Yesus juga DICOBAI dalam setiap perbuatan daging seperti yang tertulis dalam Galatia 5:19-21? Bagaimana Yesus menghadapi PENCOBAAN untuk memenuhi keinginan dagingNya, tubuh dan jiwaNya? Apakah Yesus itu tidak mungkin gagal dan jatuh dalam dosa, apakah Dia kebal terhadap dosa?

*#Ya, Ia dicobai dalam SETIAP ASPEK perbuatan daging (Galatia 5:19-21)?*

Galatia 5:19-21 berbicara tentang "perbuatan daging"  yang mencakup percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala (lebih mengasihi dunia), sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora, dan sebagainya. Penting untuk dipahami bahwa "dicobai dalam segala aspek dan merasakan kelemahan" (Ibrani 4:15) tidak berarti Yesus secara aktif melakukan atau terlibat dalam perbuatan dosa tersebut melainkan BERSIMPATI (turut merasakan) atas pencobaan yang kita alami.

Dia juga menghadapi godaan yang  berakar pada keinginan-keinginan manusiawi tersebut sebab Yesus adalah manusia sejati.  Meskipun Yesus tidak pernah melakukan percabulan, Dia mungkin mengalami godaan hawa nafsu atau keinginan fisik yang, jika tidak dikendalikan, dapat mengarah pada percabulan. Dia mungkin mengalami godaan untuk mencari kemuliaan diri sendiri, godaan untuk marah secara emosional semata, godaan untuk kenyamanan fisik, dan sebagainya. Titik kuncinya adalah bahwa Dia mengalami godaan-godaan ini *tanpa pernah menyerah pada dosa*.

#*Bagaimana Yesus menghadapi pencobaan untuk memenuhi keinginan daging-Nya, tubuh dan jiwa-Nya?*

Yesus menghadapi pencobaan dengan KETETAPAN HATI untuk taat sepenuhnya kepada Bapa dan ketergantungan pada Roh Kudus.   Yesus selalu bersama Roh Kudus dalam menghadapi pencobaan (Lukas 4:1)  dan di mana pun  Ia mengandalkan Roh Kudus (Lukas 4:14).  Kuasa Roh Kudus adalah faktor kunci dalam kemampuan Yesus untuk menahan godaan.

Secara praktis, Yesus menghadapi keinginan daging-Nya dengan: *Ketetapan hati, prioritas pada kehendak Bapa seperti pergumulan di Getsemani, keinginan Yesus untuk melakukan kehendak Bapa melebihi keinginan untuk menghindari penderitaan. Ini menjadi contoh nyata bagaimana Dia bergumul dalam doa untuk tetap setia pada kehendak Bapa. Juga Yesus menguasai pengetahuan akan Firman Allah: pada pencobaan di padang gurun (Matius 4), Yesus menjawab Iblis dengan “ada tertulis”.  Sebagai manusia sejati, Yesus tekun berdoa dan bersekutu dengan Bapa.

*#Apakah Yesus itu tidak mungkin gagal dan jatuh dalam dosa, apakah Dia kebal terhadap dosa?*

 Umumnya orang memandang * Yesus tidak mungkin gagal dan jatuh dalam dosa, karena implikasi dari doktrin inkarnasi (bukan reinkarnasi) dan keilahian-Nya.  Meskipun Dia dicobai secara riil, Dia tidak memiliki natur dosa yang menurun dari Adam (dari buah Pengetahuan Baik dan Jahat). Karena Dia adalah Allah yang menjadi manusia, Dia tidak memiliki kecenderungan bawaan untuk berdosa. Namun, pencobaan yang dialami-Nya adalah nyata dan intens, bukan sekadar “kesaksian” pura-pura.  Inti ada anggapan bahwa kesempurnaan-Nya sebagai Anak Allah memastikan Dia tidak akan pernah berdosa.  

Tapi walau pun Dia adalah inkarnasi dari Firman (Allah sejati), dalam bentuk inkarnasi-Nya Dia secara sukarela membatasi diri-Nya (mengosongkan diri-Nya dari keilahian-Nya).  Dalam keberadaan-Nya itu Dia sangat bisa berdosa, tetapi secara *moral* Dia memilih untuk tidak melakukannya (Ibrani 4:15).  Dia tidak kebal dalam artian tidak merasakan godaan, tetapi Dia kebal dalam artian tidak pernah tunduk pada godaan tersebut. Keilahian-Nya terjadi adalah faktor Roh Kudus memberikan Dia kekuatan untuk menolak dosa.

 

## 2. Pencobaan apakah yang Yesus hadapi di TAMAN GETSEMANI? Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Pernyataan Yesus yang sangat jujur ini, membuktikan apa tentang diri Yesus? Berapa kali Dia berdoa kepada Bapa di taman Getsemani? Apa isi doa PERMOHONAN Yesus kepada Bapa? Apakah Yesus sedang mencoba menegosiasi Bapa untuk mengubah RENCANA dan KEHENDAK Nya?

 *#Pencobaan apakah yang Yesus hadapi di Taman Getsemani?* Pencobaan utama yang dihadapi Yesus di Getsemani bukanlah pencobaan dosa moral biasa melainkan untuk menghindari penderitaan salib: penderitaan emosi dan fisik yang mengerikan, lebih dari itu adalah penderitaan spiritual yang tak terbayangkan: menanggung dosa seluruh umat manusia dan mengalami keterpisahan dari Bapa.

*#Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Pernyataan Yesus yang sangat jujur ini, membuktikan apa tentang diri Yesus?*

Pernyataan ini membuktikan: kemanusiaan-Nya yang penuh: sebagai manusia sejati, dengan emosi dan perasaan yang dalam dan murni. Dia merasakan kesedihan, ketakutan, dan penderitaan jiwa yang luar biasa, sama seperti manusia lainnya. Dia tidak menyembunyikan perasaan-Nya.

 *#Berapa kali Dia berdoa kepada Bapa di taman Getsemani?*   Menurut Matius 26, Yesus berdoa sebanyak **tiga kali** di taman Getsemani, dengan isi doa yang serupa.

*#Apa isi doa PERMOHONAN Yesus kepada Bapa?*     Isi doa permohonan Yesus adalah: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki." (Matius 26:39). "Cawan" di sini melambangkan penderitaan yang mengerikan dan kematian yang harus Dia alami, termasuk menanggung murka Allah atas dosa.

 

*#Apakah Yesus sedang mencoba menegosiasi Bapa untuk mengubah RENCANA dan KEHENDAK-Nya?*    Bukan bernegosiasi untuk mencoba mengubah pikiran Bapa atau mencari alterntif, sebab Yesus pernah berkata: untuk itulah Aku datang. Sebaliknya, ini adalah sebuah *permohonan yang tulus dari sisi kemanusiaan-Nya*, yang sepenuhnya tunduk pada kedaulatan dan kehendak Bapa. Yesus menyatakan keinginan manusiawi-Nya untuk menghindari penderitaan, tetapi dengan tegas mengakhirinya dengan penyerahan diri total pada kehendak Bapa. Ini menunjukkan pergumulan nyata dalam kemanusiaan-Nya, tetapi akhirnya dimenangkan oleh ketaatan-Nya. Dia sekarang siap  menerima dan menggenapi rencana tersebut.

 

### 3. Janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki. Yesus sebagai Anak Manusia mempunyai KEINGINAN. Dari doa-Nya, apa yang menjadi KEINGINAN Yesus? Apa yang menjadi KEHENDAK atau KEINGINAN Bapa? Apakah Yesus TAHU apa yang menjadi KEHENDAK Bapa? Apa ARTINYA ketika Yesus berkata, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki?

*#Apa yang menjadi KEINGINAN Yesus (sebagai Anak Manusia)?* Sebagai Anak Manusia,  Yesus menyatakan keinginan-Nya lewat  doa-Nya, *menghindari penderitaan yang akan datang*, yaitu cawan penderitaan dan kematian di kayu salib. Ini adalah keinginan yang alami dan manusiawi untuk menghindari rasa sakit dan kesengsaraan yang luar biasa.

*#Apa yang menjadi KEHENDAK atau KEINGINAN Bapa?* Kehendak Bapa agar Yesus **meminum cawan penderitaan itu**, yaitu mengorbankan nyawa-Nya di kayu salib untuk menebus dosa umat manusia. Ini adalah bagian rencana keselamatan Allah.

*#Apakah Yesus TAHU apa yang menjadi KEHENDAK Bapa?*   Ya, Yesus tahu persis apa yang menjadi kehendak Bapa. Dia telah berulang kali memberitahu murid-murid-Nya tentang penderitaan, kematian, dan kebangkitan-Nya (misalnya Matius 16:21, 17:22-23, 20:17-19). Doa di Getsemani bukan tentang kurangnya pengetahuan, melainkan tentang perjuangan internal antara keinginan manusiawi-Nya dan penyerahan total kepada kehendak Bapa.

*#Apa ARTINYA ketika Yesus berkata, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki?*  Yesus di sini menegaskan bahwa kehendak Bapa adalah yang terutama  dan harus dipatuhi, bahkan jika itu paling bertentangan dengan keinginan manusiawi-Nya sendiri. Itu menunjukkan ketaatan sempurna Yesus. Dia dengan rela tunduk pada rencana Bapa, meskipun itu berarti penderitaan yang tak terhingga. Ini perjuangan nyata sebagai manusia. Pilihan untuk taat itu riil, bukan otomatis.    

### 4. Apakah mungkin bagi Yesus untuk tidak melakukan kehendak Bapa dan tidak jadi mengorbankan nyawa-Nya di kayu salib? Apakah Bapa memaksa dan mengharuskan Yesus untuk memenuhi rencana-Nya untuk menebus dosa manusia? Apa yang membuat Yesus akhirnya rela mengorbankan nyawa-Nya, apa yang menjadi KETETAPAN HATI Yesus?

*#Apakah mungkin bagi Yesus untuk tidak melakukan kehendak Bapa dan tidak jadi mengorbankan nyawa-Nya di kayu salib?*  Dalam kemanusiaan-Nya, Yesus memiliki kebebasan (kehendak bebas) untuk memilih. Jika Dia tidak memiliki kebebasan itu, pencobaan-Nya tidak akan berarti apa-apa. Secara *kapasitas* Dia bisa menolak, secara *karakter*  Dia tidak akan melakukannya.

*#Apakah Bapa memaksa dan mengharuskan Yesus untuk memenuhi rencana-Nya untuk menebus dosa manusia?* Hubungan antara Bapa dan Anak adalah hubungan kasih dan kesatuan yang sempurna. Jadi, tidak ada paksaan dalam pengertian bahwa salah satu pihak tidak menginginkannya. Sebaliknya, ada kesepakatan (ketetapan, perjanjian) ilahi antara Bapa, Anak, dan Roh Kudus sebelum penciptaan, di mana Anak dengan rela setuju untuk menjadi Penebus.

*#Apa yang membuat Yesus akhirnya rela mengorbankan nyawa-Nya, apa yang menjadi KETETAPAN HATI Yesus?*  Ketaatan Yesus adalah ketaatan yang berdasarkan kasih dan kesatuan kehendak dengan Bapa, bukan karena paksaan. *Kasih-Nya yang sempurna kepada Bapa membuat-Nya ingin melakukan kehendak Bapa di atas segalanya dan kasih-Nya kepada manusia (Yoh 3:16). Ketaatan adalah ekspresi kasih, menjadi bagian dari motivasi-Nya pada rencana keselamatan dan penebusan.

### 5. FAKTOR apa yang membuat Yesus bisa MENANG atas PENCOBAAN dan atas iblis? (Lukas 4:1 dan 14)

Lukas 4:1 dan 4:14 secara eksplisit menyebutkan faktor kunci yang membuat Yesus bisa menang atas pencobaan dan atas Iblis: karena Ia dipenuni dan dipimpin oleh Roh Kudus, sehingga Ia memiliki otoritas  “dalam Kuasa Roh” (Lukas 4:14). Ketetapan hati-Nya untuk selalu  taat kepada Bapa adalah fondasi kemenangan-Nya. Juga faktor Firman Allah menjadi senjata untuk menangkis serangan Iblis. Pengetahuan dan aplikasi Firman (power of knowledge) adalah kunci kemenangan dan keperkasaan. Yesus memiliki pemahaman yang jelas tentang misi-Nya untuk menebus dosa manusia. Tujuan (destiny) yang jelas ini memberikan fokus dan ketekunan dalam menghadapi setiap rintangan.

Postingan populer dari blog ini

Upper Room 34 - DR. Jonathan David

  25-01-2022   Anugerah Untuk Memerintah (GRACE TO GOVERN) Pendahuluan – oleh Ps. Cyrus Mat 13:23 Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat." Problemnya bukan pada kebutuhan tapi pada tanahnya. Jika tanahnya baik, benih akan tumbuh, sebab ada aliran air, karena ada benih yang cerdas yang telah diprogram (dengan pengertian dan hikmat). Kuasa dan kekuatan serta kasih karunia tersembunyi di dalam FT (logos) itu.   Tanah hanya memerlukan kondisi, tidak memerlukan edukasi oleh karena digerakkan oleh sesuatu (Firman dan Roh Kudus) dari dalam yang dipanggil terang Tuhan dan pribadi Tuhan sendiri (Yoh 1:1).   Mengapa tidak kita menerima firman-Nya dan perkataan-Nya dari pribadi Tuhan (YHWH) sendiri. Banyak orang yang suka mendengarkan khotbah yang baik, tapi Kerajaan Allah dan pemerintahan-Nya tidak tertam...

GUNUNG RUMAH TUHAN ALLAH YAKUB

SESI 7 – TLC 2017 – Ps. Djonny Tambunan  – 23-26 Des 2017 I. SEMUA DIMULAI DARI RUMAH TUHAN Mikha 4 gbr:youtube.com Akan terjadi pada hari-hari yang terakhir: gunung rumah TUHAN akan berdiri tegak mengatasi gunung-gunung dan menjulang tinggi di atas bukit-bukit; bangsa-bangsa akan berduyun-duyun ke sana ,  Mic 4:1 dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: "Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran, dan firman TUHAN dari Yerusalem."  Mic 4:2 <<<< PEKERJAAN DAHSYAT OLEH ROH KUDUS DIMULAI DARI RUMAH TUHAN >>>> SION = sunny = bright = cerah. Ketika SION dimunculkan kita tidak lagi memerlukan matahari natural. Semua kehidupan akan diterangi baik pada waktu malam mau pun pada waktu siang. Yang akan meneranginya adalah Sion. Yes 2:1 Yesaya menjelaskan lagi siapa yang dimaksu...

Kepenuhan Kristus

SATE 17 October 2020     Bacalah terlebih dahulu : I Petrus 2:21, Efesus 1:23, Efesus 4:11-13 Dalam kehidupan Yesus sebagai manusia, Ia telah menjadi teladan. Dan Alkitab pun menuliskan bahwa kita harus hidup dalam kepenuhan Kristus, namun yang sering menjadi persoalan adalah kita tidak pernah melihat Yesus hidup sebagai manusia. Itu sebabnya dalam kedaulatanNya, Tuhan telah memilih orang-orang tertentu yang dapat Ia munculkan sebagai bapa rohani agar menjadi model yang terlihat dan kita pun makin bisa mengerti bagaimana mengalami kepenuhan Kristus melalui bapa rohani yang ada. Tapi ada hal yang harus kita ketahui mengenai konsep bapa rohani ini, bahwa tidak semua orang yang mengajarkan Firman Tuhan dapat disebut sebagai bapa rohani. Karena seseorang yang Tuhan munculkan menjadi bapa rohani, sudah pasti memiliki kualitas tertentu dalam hidupnya dan tentunya telah melalui berbagai proses Tuhan. Sehingga di dalam kedaulatan Tuhan, sang bapa rohani bisa dikenali oleh anak-an...

Dimensi Tuhan

Ukuran-ukuran Tuhan by ps. Djonny Tambunan 17-Jan-2016 Ukuran-ukuran Tuhan itu tidak pernah bisa ditawar. ukuranNya pasti. Apa pun kondisi kita, Dia tidak pernah mengubahnya. Kita pun mencari yang pasti. Jangan berjalan menurut ukuran kita, semau kita. Tanpa mencapai ukuran Tuhan kita tidak akan berkenan di hadapan Tuhan. Wahyu 11 (Rev 11:1)   Kemudian diberikanlah kepadaku sebatang buluh, seperti tongkat pengukur rupanya, dengan kata-kata yang berikut: "Bangunlah dan ukurlah Bait Suci Allah dan mezbah dan mereka yang beribadah di dalamnya. Ada 3 hal yang selalu diukur oleh Tuhan, yaitu hal-hal yang rohani. Dia mengukur aspek-aspek rohani, bukan seberapa tinggi pendidikanmu, bukan seberapa banyak hartamu. Dia memiliki standar untuk diri kita yang harus bisa capai. Targetnya bukan supaya kita sama seperti Dia bisa menciptakan langit dan bumi yang baru. Bukan itu. Setiap orang yang tidak mencapai ukuran Tuhan, akan kehilangan perkenananNya. Sangat penting buat kita u...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Perpuluhan Dan Keimamatan Melkisedek

 Mari kita bahas dan renungkan bersama-sama bagian Firman Tuhan ini: Ayat-ayat Kunci: Kejadian 14:17 Setelah Abram kembali dari mengalahkan Kedorlaomer dan para raja yang bersama-sama dengan dia, maka keluarlah raja Sodom menyongsong dia ke lembah Syawe, yakni Lembah Raja. 18 Melkisedek, raja Salem, membawa roti dan anggur; ia seorang imam Allah Yang Mahatinggi. 19 Lalu ia memberkati Abram, katanya: "Diberkatilah kiranya Abram oleh Allah Yang Mahatinggi, (diberkatilah kiranya Abramnya Allah Yang Mahatinggi) Pencipta (PEMILIK = Yang EMPUNYA) langit dan bumi, 20 dan terpujilah Allah Yang Mahatinggi, yang telah menyerahkan musuhmu ke tanganmu." Lalu Abram memberikan kepadanya sepersepuluh dari semuanya. 21 Berkatalah raja Sodom itu kepada Abram: "Berikanlah kepadaku orang-orang itu, dan ambillah untukmu harta benda itu." 22 Tetapi kata Abram kepada raja negeri Sodom itu: "Aku bersumpah demi TUHAN, Allah Yang Mahatinggi, Pencipta (Yang EMPUNYA) ...

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

Membangun Sion Membentuk Ulang Kota - oleh Dr. Jonathan David

Ringkasan Khotbah: "Membangun Sion Membentuk Ulang Kota"  16082022  the Upper Room Kembalilah, hai anak-anak yang murtad, demikianlah firman TUHAN, karena Aku telah menjadi tuan atas kamu! Aku akan mengambil kamu, seorang dari setiap kota dan dua orang dari setiap keluarga, dan akan membawa kamu ke Sion.  Yeremia 3:14   Khotbah ini membahas visi tentang pembangunan kembali Sion sebagai inti dari pemulihan kota dan kehidupan umat Tuhan. Dr. Jonathan David menguraikan bagaimana Tuhan sedang bergerak secara aktif untuk membangun Sion, yang bukan hanya sekadar tempat, melainkan juga sebuah dimensi rohani di mana kehadiran, kuasa, dan otoritas Allah termanifestasi. Khotbah dimulai dengan penekanan pada pentingnya mendengar suara Tuhan dan mengasihi kebenaran-Nya. Dr. Jonathan David menyatakan bahwa tanpa kedua hal ini, akan ada kekacauan. Ia juga menekankan tentang karunia-karunia Roh Kudus yang diperlukan, seperti pewahyuan, pengertian, dan hikmat  untuk dapat menge...

Fokus kepada Dia yang sedang berkata-kata

SATE 21 October 2020 – **   Bacalah terlebih dahulu: Efesus 4:23-24, Yohanes 4:21-23 Dalam ayat ini, Paulus menasihatkan anggota-anggota jemaat, supaya mereka jangan hidup (= mêketi peripatein) lagi sama seperti orangorang kafir (yang tidak mengenal Allah). Tuhan mau adanya perubahan dari manusia lama menuju manusia baru. Yang awalnya hidup di bawah belenggu manusia lama menuju kepada kemerdekaan yang dibentuk di dalam format manusia baru dan dicipta menurut kehendak Allah dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. Tetapi antara kondisi manusia lama menuju manusia baru dibutuhkan proses pembaharuan yang terus-menerus. Roh yang dulunya mati, terbelenggu dosa dan tidak dapat bersekutu dengan Allah yang adalah Roh, kini dimerdekakan. Sehingga ketika kita berdoa dan memuji Tuhan, maka pujian terhadap Allah tersebut keluar dari roh yang sungguh-sungguh sudah diperbaharui menuju Roh yang sejati, yaitu Allah. Ini yang dikatakan oleh Yesus ketika Ia bertemu dengan perempuan Samaria. ...

Kebenaran Allah VS kebenaran sendiri (MKS #19)

 * Pentingnya Kebenaran Allah vs Kebenaran Sendiri: khotbah menekankan bahwa manusia sering kali hidup menurut "kebenaran sendiri" (pembenaran atas tindakan sendiri), padahal yang Tuhan tuntut adalah "kebenaran Allah" (the righteousness of God).  Kebenaran Allah** (*The righteousness of God*) adalah standar ilahi dan otoritas yang memiliki beberapa karakteristik utama sebagai berikut: *   **Nyata di Dalam Injil:** Kebenaran Allah dinyatakan melalui **Injil**, yang merupakan **kekuatan Allah yang menyelamatkan** setiap orang yang percaya. Ini adalah jalan Allah yang harus dimiliki seseorang untuk hidup di dunia ini, melampaui segala bentuk spiritualitas yang hanya tampak di permukaan. *   **Berasal dari Otoritas Kerajaan Surga:** Kebenaran ini berasal dari **pemerintah dan kerajaan Allah** sehingga bersifat mutlak dan tidak dapat ditawar-tawar. Allah sendiri hidup dan berpijak pada kebenaran-Nya. *   **Diproduksi oleh Roh Kudus:** Kebenaran Allah tidak dihasilkan...