Langsung ke konten utama

KUASA untuk MENGUBAHKAN



POWER TO CHANGE

By Ps.Ir. Yappy Widjaya

Maz 127:1-5
(Psa 127:1)  Nyanyian ziarah Salomo. Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.

(Psa 127:2)  Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur.

(Psa 127:3)  Sesungguhnya, anak-anak lelaki adalah milik pusaka dari pada TUHAN, dan buah kandungan adalah suatu upah.

(Psa 127:4)  Seperti anak-anak panah di tangan pahlawan, demikianlah anak-anak pada masa muda.

(Psa 127:5)  Berbahagialah orang yang telah membuat penuh tabung panahnya dengan semuanya itu. Ia tidak akan mendapat malu, apabila ia berbicara dengan musuh-musuh di pintu gerbang.

Hidup kita akan diukur oleh Tuhan. Sebab itu kita harus tau pasti dimensi dan ukuran Tuhan, hal-hal yang lebih besar dari ukuran kita. Oleh sebab itu tidak ada dalih untuk mengatakan tidak bisa atau tidak mampu. Semua yang telah dinyatakan oleh Tuhan di rumah rohani ini jauh melebihi kemampuan kita dan diri kita. Kita tidak boleh takut untuk masuk ke masa yang akan datang, sebab Ia sudah ada di masa yang akan datang.
Tuhan mengukur
1)      Bait Suci, gereja secara korporat
2)      Mezbah
3)      Diri kita pribadi
Kita harus melihat kepada segala hal yang Tuhan sudah berikan kepada kita. Tidak mungkin Ia memerintahkan hal yang tidak kita mampu, tanpa Dia mampukan lebih dulu. Ia memberikan kapasitas dan kemampuan menurut ukuranNya, ketika Ia memberikan firmanNya. Kadang diri kita yang memperlemah, memperkecil diri kita berdasarkan pengalaman kita, ukuran kita. Kadang kita malas dan tidak mau mencoba. Tuhan tau persis kapasitas hidup kita. Sebelum Ia memberikan hal-hal yang besar dalam hidup kita, Dia siapkan dulu segalanya. Dia ubahkan hidup kita sehingga kita mampu menggenapkan dan menyelesaikannya.
Kis 19. Ketika Paulus berjumpa pertama kali dengan murid-murid Apolos di Efesus. Murid-murid yang berjumlah 12 orang itu belum memiliki kapasitas apa-apa, bahkan mereka belum dibaptis oleh Roh Kudus. Mereka jauh tertinggal dari kegerakan yang terjadi saat itu. Mereka hanya dibaptis dengan baptisan Yohanes atau baptisan pertobatan saja. Dengan cepat mereka masuk ke dalam kebenaran yang disampaikan Paulus. Mereka bisa merasakan dalam rohnya untuk masuk kepada kegerakan yang sekarang. Saat itu juga Roh Kudus dicurahkan kepada mereka dan mereka memberikan dirinya untuk dibentuk oleh Paulus. Selama dua tahun mereka belajar mengenai firman Kerajaan dan kapasitas mereka menjadi luarbiasa, sehingga seluruh penduduk Asia mendengar firman.



Ada rumah,  ada pengorbanan dan  ada pintu gerbang

Saudara dibangun dan dibentuk di rumah rohani. Saudara di disiplin, dibentuk dan diarahkan. Jika saudara belum terbentuk artinya saudara belum memberi diri saudara. Kapasitas roh saudara harus ditingkatkan di rumah rohani. Tugas orangtua juga untuk melatih anak-anak, mendisiplin mereka, membangun mereka supaya memiliki karakter dan etika dan budipekerti. Mereka harus memiliki moral yang tinggi, nilai-nilai yang luhur, memiliki ketrampilan.
Para pemimpin di rumah rohani harus menjadikan saudara tampil beda, disiplin, tidak korupsi waktu dan uang, tidak menjadi munafik. Jika saudara adalah pengusaha, saudara dilatih untuk memperhatikan karyawannya, menjadi leader. Saudara diperlengkapi dan diberikan banyak firman, dilatih; semua untuk bisa berdampak di sekitar saudara, berdampak kepada lingkungan dan berdampak kepada kota. Jangan jadi pemimpin di gereja saja, tapi di luar tertindas. Saudara harus membawa keluar apa yang saudara dapatkan di rumah – mentalitas, budaya, standar – keluar sana. Semua harus dibangun dengan tepat, akurat dan benar. Semua supaya saudara bisa berada di gerbang kota. Ada musuh-musuh yang akan diletakkan Tuhan ke gerbang kota. Saudara akan jadi pemenangan. Itulah ending kita, sebagai pemenang.
Di dalam rumah harus bisa mengalami hadirat Tuhan, memiliki ikat-janji. Semua dimulai di dalam rumah, tapi tidak berakhir di dalam rumah. Berikan ruang untuk bekerja sama dengan Tuhan sehingga Ia bisa mewujudkan rencanaNya di kota, di pintu gerbang kota. Kita harus lebih solid lagi dalam rumah rohani, bisa bergerak AS ONE. Harus lebih tangguh, lebih solid lagi bekerja sama dalam rumah rohani. Jangan hidup egois walau pun hidupmu dan keluargamu makin baik, makin sejahtera dan makin diberkati. Kita ini ONE HOUSE dengan jemaat di Bandung, Medan, Losari, Bangka dan seterusnya. Kita memiliki panggilan yang sama, minum dari sumber air yang sama. Kita harus makin kuat dan makin solid bekerja sama, As One. Utamakan ketaatan dalam rumah. Ada penyediaan roti yang fresh di rumah, ada benih yang murni. Ada perlengkapan dan persediaan di rumah sehingga semua bersedia untuk ditempatkan di mana pun. Ketika Daud maju berperang melawan Goliath, raja Saul bertanya: Anak siapakah engkau? Saul tau siapa ayahnya Daud, tapi Saul ingin mengetahui siapa yang mendidiknya, siapa bapa rohani dan siapa pemimpin rohaninya?  Dimana ia dididik dan dibentuk?
Ketika ada masalah dengan seorang anak berandalan, kita akan bertanya: anak siapa itu? Siapa bapaknya? 

Dari Rumah Ke Kota

Perjalanan kita dimulai di dalam rumah dan dibawa ke kota. Kita tidak sendirian. Tuhan memberikan dan menyiapkan sehingga kita memiliki power of insipiration, power of influence dan power to change. Semua disiapkan di dalam rumah, supaya bisa bersama-sama Tuhan pergi ke kota. Jika bukan Tuhan yang membangun rumah sia-sia; jika bukan Tuhan yang mengawal kota akan sia-sia.
Kota akan terpengaruh oleh kehidupan kita. Manusia rohani kita akan memiliki dampak. Itu yang terjadi di Muar. Kota Muar bukanlah destiny pariwisata, tapi 40 lebih bangsa datang ke sana. Kota terdampak dan terpengaruh. Atmosfir kota berobah karena ada rumah rohani sudah terbangun.
Ketika Tuhan mendapati rumah rohani terbangun di sebuah kota, maka kota itu akan terlindungi oleh sebab Tuhanlah yang mengawal kota. Di pintu gerbang duduk tua-tua (gereja yang sudah dewasa dan matang secara rohani, yang memiliki otoritas untuk menentukan siapa yang boleh masuk atau tidak. Apa yang boleh masuk atau tidak.
Yang disunat dalam rumah rohani oleh bapa rohani adalah kehidupan lama kita,pikiran kita, agenda kita, sehingga kita hanya hidup untuk tujuan Tuhan. Itu yang terjadi di rumah Abraham. Apa yang Tuhan akan lakukan terhadap Sodom-Gomora, Tuhan sampaikan dulu kepada Abraham.  Jangan ada diantara kita yang memberontak kepada Roh Kudus. Yang tidak taat kepada Roh Kudus. Roh akan menyentuh roh. Firman bekerja sehingga hidup kita diubahkan.
Kis 2:14 power of influence, power of insipiration dan power to change bekerja
(Act 2:14)  Maka bangkitlah Petrus berdiri dengan kesebelas rasul itu, dan dengan suara nyaring ia berkata kepada mereka: "Hai kamu orang Yahudi dan kamu semua yang tinggal di Yerusalem, ketahuilah dan camkanlah perkataanku ini.

(Act 2:37)  Ketika mereka mendengar hal itu hati mereka sangat terharu, lalu mereka bertanya kepada Petrus dan rasul-rasul yang lain: "Apakah yang harus kami perbuat, saudara-saudara?"

(Act 2:41)  Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa.

Perkataan Petrus bukan lagi perkataan manusia, tapi perkataan yang berasal dari Firman dan Roh.
Begitu juga perkataan Samuel. Perkataannya sampai kepada Dan dan Bersyeba. Perkataannya bukan lagi perkataan manusia, tapi perkataan Tuhan.
Begitu juga perkataan dalam rumah rohani. Itu sebabnya jangan abaikan perkataan yang kau dapat di dalam rumah rohani. Taati dan beri dirimu menerimanya. Ini kunci utama dalam rumah rohani. Perkataan dalam rumah rohani juga adalah perkataan Firman. Jangan terus bergumul dan ragu atau memiliki banyak keberatan. Jika demikian sulit hidupmu akan terbentuk. Semua dimulai dari rumah. Taati dan hidupi. Selaraskan hidupmu kepada perkataan Firman.
(Act 2:42)  Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.

Pengajaran Para Rasul

 
Mereka bertekun dalam pengajaran dan doktrin para rasul, bukan pengajaran Tuhan secara langsung. Tapi perkataan dan pengajaran rasul-rasul itu sama dengan perkataan Tuhan. Baptisan bukan bagian dari budaya Yahudi. Itu adalah jalan yang baru, cara yang baru. Itu yang harus saudara tempuh. Tinggalkan jalan yang lama dan hidup yang lama, tempuh jalan hidup yang baru. Mereka membangun hati dan pikiran mereka. Menghapus pikiran mereka dan membangun pikiran AS ONE dalam rumah rohani. Itu gaya hidup yang baru, gaya hidup pertobatan. Selama ini kita egois. Setelah dalam rumah kita harus tunjukkan dan miliki jalan yang baru, mentalitas baru, cara pikir baru, nilai-nilai yang benar, ketekunan yang baru, gaya hidup yang baru.
Ada orang-orang yang tiba-tiba memutuskan keluar dari rumah rohani, itu karena mereka belum pernah menempuh jalan hidup yang baru. Banyak orang tidak lagi berzinah, tidak lagi korupsi, tidak lagi memakai narkoba, tapi belum tentu mereka sudah menempuh jalan yang baru.
Kami para pemimpin sedang dilatih terus dengan budaya yang baru, mentalitas yang baru, jalan yang baru. Kami harus menampilkan jalan yang baru dan hidup yang baru. Itu sebagian terlihat dalam acara pernikahan Ira dan Kaleb yang lalu. Lihat tarian India yang ditampil, betapa mereka semua  sudah menyingkirkan egosentrisme mereka. Mereka semua lakukan itu dengan mengorbankan waktu, tenaga dan materi, tanpa dibayar sepeserpun.
(Act 2:43)  Maka ketakutanlah mereka semua, sedang rasul-rasul itu mengadakan banyak mujizat dan tanda.

(Act 2:44)  Dan semua orang yang telah menjadi percaya tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama,

(Act 2:45)  dan selalu ada dari mereka yang menjual harta miliknya, lalu membagi-bagikannya kepada semua orang sesuai dengan keperluan masing-masing.

(Act 2:46)  Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati,

(Act 2:47)  sambil memuji Allah. Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.

Ini yang harus terjadi di rumah rohani kita. Awalnya 120 orang. Bertambah lagi 3000 orang. Dan terus Tuhan tambahkan jumlah mereka tiap-tiap hari. Inilah power to change.  Saudara harus bersedia dilatih di rumah rohani. Di luar sana banyak orang yang menyukai kebenaran, walau pun sebagian besar tersembunyi. Biasanya yang tertampilkan adalah orang-orang yang hidupnya jelek. Banyak orang benar diluar sana: pemulung, sopir taxi, dlsb. Ubahkan komunitas kita dan kemudian orang-orang di luar sana.

Ukuran-ukuran Power to Change:

1.       Buat hidup saudara disukai. Bukan dengan cara kompromi.  Lebih banyak orang yang menyukai hidup kita daripada yang membenci kita. Ada aniaya, tapi lebih banyak yang menyukai hidup kita. Kita harus menolak kecurangan, seperti menyontek; tapi tunjukkan bahwa kita membuka diri supaya mereka maju. Kita harus meng-edukasi mereka dan membangun hidup mereka. Lakukan pekerjaanmu dengan sungguh-sungguh dan tidak bersungut-sungut.
2.       Kis 5:11. Ditakuti atau disegani. Itu akan memberikan dorongan seseorang untuk bertobat. Kita ditakuti karena memiliki kebenaran.

3.       Dipercaya. Kis 6:7 Firman Allah makin tersebar, dan jumlah murid di Yerusalem makin bertambah banyak; juga sejumlah besar imam menyerahkan diri dan percaya.
Hidup kita harus dipercaya sehingga bisa mengobah hidup orang.

4.       Dihormati. Kis 5:13  Orang-orang lain tidak ada yang berani menggabungkan diri kepada mereka. Namun mereka sangat dihormati orang banyak.
Karena hidup benar yang saudara bangun, nilai-nilai dan standar yang kita bangun membuat kita sangat dihormati. Ini yang harus terjadi dalam hidup kita. Miliki martabat, keberanian, hidup teguh, tidak egois, banyak menolong; walau pun tidak punya uang atau rumah mewa atau mobil mewah.

Murid, Bukan hanya Gereja atau Orang Kristen

5.      Diakui sebagai murid-murid Tuhan. Bukan oleh gereja atau oleh orang Kristen. Saulus mengakui mereka adalah murid-murid Tuhan. Orang yang mengabdi, melayani Tuhan. (Act 9:1)  Sementara itu berkobar-kobar hati Saulus untuk mengancam dan membunuh murid-murid Tuhan. Ia menghadap Imam Besar.

Belajar terus firman kebenaran, sehingga ini menjadi milik kita. Kita menjadi seperti anak panah dalam tabung seorang pahlawan.

Siapa musuh di pintu gerbang yang harus kita tahklukkan?
Mat 10:34-39 (Mat 10:36)  dan musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya.
Musuh kita adalah mereka adalah orang-orang yang hidup secara daging, secara lahiriah, secara duniawi.
Saudara harus menang, tidak terpengaruh, tidak terhambat, tidak menguasai, memerintah hidup saudara sehingga saudara terhenti dari perjalanan hidup rohani saudara. Bangun hidupmu secara rohani. Jangan terpengaruh familiar spirit atau roh kelaziman. Itu adalah roh jahat / demonic. Terah kehilangan Haran, anaknya yang dikasihi yang meninggal. Ia begitu rupa terkenang dan menjadi terikat di kota Haran. Matilah Terah di kota Haran, secara rohani.
Yohanes Markus ikut dalam pelayanan penginjilan dengan Paulus dan Barnabas. Yohanes Markus keponakan Barnabas. Paulus menolak untuk Yohanes Markus ikut terus, karena ia pernah meninggalkan mereka. Barnabas lebih memilih keponakannya dan meninggalkan Paulus. Sejak itu nama Barnabas tidak pernah lagi disebut-sebut, setelah Kis15 ini.
Siapa musuh terbesar kita?
Ego kita itu musuh kita yang utama yang harus kita taklukkan. Kepentingan, selera, ambisi dst. Ketika Yosua berperang melawan Yerikho, Akhan mencuri jarahan. Barang-barang dari emas dan perak, dia lihat dan dia ambil daripada dibakar. Akhan dan familinya dilembar batu pada saat itu juga.





Postingan populer dari blog ini

Upper Room 2 - DR. Jonathan David

Menjalani kehidupan Roh Living the life of the Spirit Pendahuluan Kita tidak boleh pasif dan membiarkan hari-hari berlalu tanpa arti. di masa pandemi yang sudah 1,5tahun lewat harusnya terus menantikan Tuhan dan mengharapkan terjadi sesuatu yang luarbiasa. Kita harus tau apa yang Tuhan sedang kerjakan menurut agenda-Nya di waktu-waktu ini. Tidak cukup hanya mengenal Tuhan, tanpa mengetahui apa yang sedang dikerjakan-Nya. Dan Ia telah sampaikan kepada nabi dan rasul-Nya apa yang sedang dan segera terjadi di bukan Apri-September 2021 ini. Kita harus menjadi bagian dari apa yang Tuhan kerjakan. Jika kita tidak menantikan Tuhan dan membiarkan diri kita dibawa oleh pemikiran sendiri, yang dipengaruhi oleh opini orang atau dari media, maka apa yang ada pada kita dan kita terima selama ini, otomatis akan hilang dan diambil. Jangan biarkan selama zoom untuk ibadah / komsel itu tanpa kita alami benih yang mengandung kuasa dari firman lewat dan diambil oleh setan di pinggir jalan.   Tu...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

Misteri Penciptaan, Kejatuhan, dan Pengadilan Akhir Diungkapkan

Pengantar Seluruh teka-teki penciptaan, kejatuhan, dan pengadilan akhir diungkapkan lewat kisah Ayub. Tuhan berhasil memancing iblis lewat gagasannya sendiri untuk mencobai Ayub. Dari situ terungkap motifnya, bagaimana ia berusaha menawan dan mengunci sistem peradilan sorga untuk pemberontakannya. Anda sedang melihat cetak biru alam semesta dari sudut pandang ruang kendali utama (The Master Plan) atau Rencana Agung Tuhan.  Monumen Iman Tokoh iman yang luarbiasa kesalehannya adalah Ayub. Ia nyaris memiliki iman yang sempura. Kesalehannya justru terbukti ketika berada di titik nol. Walaupun teman-temannya bukan memberi nasehat yang positif; melainkan menuduhnya menyembunyikan dosa besar, sehingga mengalami banyak malapetaka, Ayub tidak teralihkan.  Meskipun isterinya juga mengecamnya dengan kasar, tapi Ayub tetap teguh imannya. Seakan Ayub sudah sempurna. Dalam peristiwa tragis ini tidak ada ucapan Ayub yang salah. Ayub memang berdiri sebagai monumen iman yang luar biasa di dal...

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

PANGGILAN KEPADA KEIMAMATAN MELKISEDEK

Ibrani 7:1-3  Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia. Kepadanya pun Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya. Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera.

Efesus 3:16-20 - DOA PAULUS

MEMPERBESAR KAPASITAS ROH Efesus 3:16-20 3:16  Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan   kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, 3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. 3:18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 3:19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, Doa yang disampaikan  dalam Efesus 3: 16-20 pada dasarnya ada lima hal yang  rasul Paulus doakan agar mereka dan kita memiliki: ...

Sinergi Iman dan Kasih Karunia

Efesus 2:8 (TB)  Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,  Peristiwa wanita yang sakit pendarahan sangat tepat untuk menjelaskan Sinergi: Diselamatkan "Oleh" Kasih Karunia "Melalui" Iman Dalam kasus wanita yang sakit pendarahan, iman dianalogikan sebagai akun bank. Percaya dalam jiwa wanita adalah ceknya. Jumlahnya adalah "asal kujamah ujung jubah Yesus, maka aku sembuh." Kasih karunia adalah hasil yang keluar dari Yesus, ditarik dari akun bank itu (iman pada Yesus). Namun jumlah yang ditarik ternyata bukan seperti yang tertulis pada cek wanita itu, tapi jauh berlebih. Wanita itu bukan saja menerima kesembuhan, tapi Yesus juga berkata:  " Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!" M arkus 5:34 (TB)  Analogi akun bank dan cek  menggambarkan sisi "legal-spiritual" dari mukjizat tersebut. Ini memperlihatkan bagaimana...

Kasih Karunia Untuk Mengejar Takdir (Bagian 2 - UR #218)

THE UPPER ROOM 218 – 27 Januari 2026 Kasih Karunia Untuk Mengejar Takdir Tanpa Gangguan (Bagian 2) 1. Panggilan untuk Membangun Mezbah dan Menyelami Roh ​ Membangun Mezbah : Setiap orang percaya dipanggil untuk membangun mezbah dan mempersembahkan korban agar Allah turun dengan api-Nya. ​ Sungai yang Dalam : Tuhan sedang mengukur "seribu hasta lagi" agar kita dapat menjelajahi sungai Allah yang semakin dalam, sehingga tidak ada lagi pergumulan di dalam hati. ​ Pola Pikir Kerajaan : Tuhan ingin kita memiliki pola pikir, gaya hidup, dan perilaku yang sesuai dengan pola Kerajaan Allah. ​2. Belajar dari Tokoh Alkitab: Ketaatan dan Identitas ​ Daniel : Ia bangkit di tengah budaya asing karena mengenal Tuhan, mengetahui panggilannya, dan memahami apa yang perlu dilakukan. ​ Ester : Tuhan memiliki kasih karunia yang berbeda untuk orang yang berbeda; Ester dipakai melalui cara yang bagi sebagian orang dianggap "tidak rohani". ​ Elia : ​Kekua...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Upper Room 34 - DR. Jonathan David

  25-01-2022   Anugerah Untuk Memerintah (GRACE TO GOVERN) Pendahuluan – oleh Ps. Cyrus Mat 13:23 Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat." Problemnya bukan pada kebutuhan tapi pada tanahnya. Jika tanahnya baik, benih akan tumbuh, sebab ada aliran air, karena ada benih yang cerdas yang telah diprogram (dengan pengertian dan hikmat). Kuasa dan kekuatan serta kasih karunia tersembunyi di dalam FT (logos) itu.   Tanah hanya memerlukan kondisi, tidak memerlukan edukasi oleh karena digerakkan oleh sesuatu (Firman dan Roh Kudus) dari dalam yang dipanggil terang Tuhan dan pribadi Tuhan sendiri (Yoh 1:1).   Mengapa tidak kita menerima firman-Nya dan perkataan-Nya dari pribadi Tuhan (YHWH) sendiri. Banyak orang yang suka mendengarkan khotbah yang baik, tapi Kerajaan Allah dan pemerintahan-Nya tidak tertam...