Langsung ke konten utama

MEMASUKI HARI YANG BARU

Bagaimana Kita Bisa Siap Masuk Hari Yang Baru

By ps.Djonny Tambunan Jan31 2016


Ibrani 13:8 Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya.
Yesus yang menjadi Kristus. Yesus Putra Allah. Ini berbicara mengenai masa lampau, masa sekarang dan masa yang akan datang.


Dia bukan putra Allah yg menyesali masa lampau. Dia tidak menyesali apa yang kau lakukan di masa lampau. Kau terus mengingat masa lampau, hal-hal yang buruk dan kau menjadi kecewa. Tapi Dia sudah ada di masa yang akan datang; Dia sudah ada di sana. Dia tidak pernah berubah, dulu, sekarang dan selamanya. Tidak oleh kelakuanmu, tidak oleh pemberontakanmu. Dia tetap sama, tujuanNya tetap sama, Dia tetap memberkati dirimu. Dia tetap memiliki berkat yang sama buat hidup kita. Tidak perlu kuatir akan masa yang akan datang. Yang sudah terjadi, yang sedang terjadi dan yang akan terjadi Dia sudah ada di sana. Bapa ada di sana, Roh Kudus di sana, Firman sudah di sana. Saudara harus membuang ketakutan saudara.

Jangan ikuti filosofi dunia yang mengatakan pengalaman adalah guru yang baik.  Bukan. Tapi pengalaman adalah indikasi untuk memperbaiki hidup saudara. Dia berkata jangan kuatir. Dia memegang hari esok. Dia sudah ada di sana. Jangan percaya berita-berita di koran. Dia yang mengontrol segala sesuatunya. Jika ada kerusakan dan musim kering, Dia juga yang mengijinkannya. Tidak perlu panik seperti kebakaran jenggot. Dia sudah ada di hari esok dan mengontrol semuanya.
Yakobus 4:13 Jadi sekarang, hai kamu yang berkata: "Hari ini atau besok kami berangkat ke kota anu, dan di sana kami akan tinggal setahun dan berdagang serta mendapat untung", 14 sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok.

Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap.
Jika kita tidak tau apa yang terjadi hari esok, apa artinya hidup? Dia tidak memiliki arti hidup. Saudara harus memiliki arti hidup. Tidak perlu kumpul uang, tapi juga dibarengi konsumtif. Kumpul uang baik, tapi jangan dibarengi ketakutan. Yang terpenting adalah saudara harus tau hari esok. Hari esok memiliki destiny, tujuan, takdir.


Bagaimana memasuki hari esok?

Kej 32:22-32 Yakub menyeberang sungai Yabok.
Ketika itu Yakub baru keluar dari rumah Laban dan membawa keluarganya. Laban itu paman yang licik. Misi Yakub adalah mencari seorang teman hidup. Abraham menggunakan prinsip monogamy. Dia taati dan dia setuju untuk mengambil istri berdasarkan pilihan bapanya. Semua arahan datang dari bapanya. Ini faktor bapa rohani. Hanya orang yang mengikuti bapa rohani yang hidupnya terlindung. Ketika terjadi bencana dan tekanan besar hidupnya terlindung. Ternyata Laban menipunya dan diberikan Lea, bukan Rahel pilihannya. Jadi Yakub harus bekerja 2x7tahun untuk mendapatkan Rahel.

Prinsip2 apa yang dialami Yakub.

Dia bergulat dengan malaikat / Tuhan. Jadi Yakub bergulat dengan Tuhan dan berhadapan muka dengan muka. Ay25.  Fajar akan menyingsing, hari yang baru akan mulai. Sebelumnya dia bersama ibunya, Ribka, telah menipu untuk mendapatkan berkat. Sekarang Yakub ngotot untuk mendapatkan berkat yang baru untuk hari  yang baru. Kita harus ‘ngotot’ memiliki sikap ‘ngotot’ yang benar. Ini adalah sesuatu yang spiritual. Yakub menyadarinya, dia gunakan kekuatan roh, arahan dari roh. Jangan gunakan arahan dari hal-hal lahiriah. Malaikat itu berkata: kau telah menang melawan Allah dan manusia. Yakub telah mengalahkan dirinya sendiri. Selalu ingin no1. Padahal dia no2. Tuhan bisa membalikannya. Sikap kedagingan Yakub telah diobok-obok selama 20 tahun di rumah Laban. Pangkal paha (hip) Yakub dipukul. Lambang kekuatan manusia Yakub, dihancurkan oleh Tuhan. Barulah dia mengerti hari yang akan datang. Hari yang akan datang tidak bisa dimengerti oleh kekuatanmu. Kalo kau pakai kekuatanmu kau akan gagal dan kecewa.  Setelah pangkal pahanya dipukul, jalannya berubah. Yakub memasuki hari esok dengan langkah yang berbeda, karena Tuhan telah menyentuh hidupnya. 

Jangan memakai cara yang lama untuk hari esok. Jangan pakai kekuatan manusia. Kau sudah lemah. Hari yang baru adalah langkah yang baru, di mana kehidupan kita telah di sentuh/dipukul oleh Tuhan. Kau harus hidup benar sebagai anak dalam rumah rohani. Bukan dalam gereja. Tapi hidup benar dalam rumah rohani, sebagai anak rohani.

Kej28:1-10. Esau mengambil wanita Het, yang tidak sesuai dengan selera bapanya. 

Urusan pernikahan adalah urusan bapa rohani. Esau menyadari bahwa pilihannya itu menyakiti ayahnya. Yakub berangkat ke Haran dengan mentaati bapanya.

A. Dengar-dengar suara bapa 

B. Ketahui apa yang Tuhan letakkan dan bangun dalam rumah;

C. Pahami teman sekutu / pasangan adalah teman ikat-janji. 

D. Hidup degan arahan kepada masa yang akan datang / focus kepada masa yang akan datang.
E. Kej 28:10-23. Kita harus menjamah rumah Tuhan (Betel). Kita masuk dalam rumah rohani, rumah Tuhan. Jangan hanya hidup dalam gereja, tapi jalani kehidupan dalam rumah rohani.
Bagaimana menjamah rumah Tuhan dan membuktikan kau sudah ada di dalamnya.
 F. Bergeser dari kepentingan diri pribadi kepada kepentingan Tuhan. Tuhan akan memberikan tanah perjanjian kepada keturunannya.  (Kej31:13; Kej28:13) Yakub telah melakukan bagiannya untuk mencari istri dan mendapatkan keturunan. Dia tidak ingin kawin, tapi bapanya yang menyuruhnya. Dia melakukannya untuk kepentingan Tuhan. Itu artinya menjamah rumah Tuhan.

Kau akan mengalami perjumpaan dengan Tuhan. Jumpai Tuhan di rumahNya. Bisa melalui firmanNya, bisa melalui Roh Kudus.
G. Memberikan perpuluhan.  (Ay22 Kej28. Kej 29-31. Kej 30:27). Kekuatan karena penyertaan Dia. Laban mengakui dia diberkati karena ada Yakub di rumahnya.

  • Kita diberi kekuatan / kuasa:
 Kita diberi kekuatan karena penyertaan Dia untuk melakukan misiNya. Itu yang disebut hari yang baru. Kekuatan untuk beroleh keturunan Kej30:26. Yakub telah mempercepat misi untuk Tuhan, karena sekarang dia sudah punya 4 istri. Sekarang sudah punya 13 anak.

  • Perlindungan; \
Dia berikan kekuatan perlindungan karena penyertaan Tuhan. Kej31:41-42.
  •  Berkat spiritual untuk hari yang baru Kej 32:26.
Namanya dari Yakub menjadi Israel. Dia menjadi cikal-bakal bangsa. Israel sudah ada dikantong Tuhan. Arahkan dirimu untuk mengutamakan berkat spiritual. Apa yang terjadi di alam roh akan terjadi di alam dunia. Persoalannya kau harus menyiapkan dirimu dengan mentalitas baru, mentalitas Israel, bukan mentalitas Yakub.
Berkat yang terpenting adalah berkat rohani. Berkat jasmani/materi pasti menyusul;
Miliki spirit, roh, semangat dan passion untuk mendesak Tuhan untuk berkat rohani;
Terima berkat dari apa yang telah ditakdirkan Tuhan.
  

New day / hari yang baru ~ Langkah hidup berbeda

Langkah hidup menggunakan tongkat / otoritas dan kekuatan Tuhan
Didamaikan dengan Esau Kej33: musuh-musuhmu akan dibuat damai.
Berjumpa dengan El Betel; Allah pemilik rumah; Allah Yang Mahakuasa Kej35. El=Tuhan/Elohim. Dalam perjalanan setiap kota diteror oleh Tuhan
Kej32:27-28. Kita akan menjadi pribadi yang berbeda; memiliki jati-diri yang baru: yang tidak mudah kalah, tidak menggunakan kedagingan, yang disebut Pangeran. Menunggu waktunya Raja. Kita akan hidup dalam KerajaanNya; menjadi ahli warisnya dan berjalan dengan otoritas.

Postingan populer dari blog ini

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

KUASA IKAT JANJI (Bagian 2)

Upper Room 180 - 4 Maret 2025 Dr. Jonathan David "Perjalanan ikat janji" adalah perjalanan di mana Allah membawa Abraham masuk ke dalam hubungan yang mendalam, di mana Allah menjadi sumbernya dan berjanji untuk menyertai serta mengubah segala sesuatu di mana pun Abraham berada. Dalam perjalanan ini, identitas Abraham tidak lagi didasarkan pada latar belakang lahiriahnya. Yesus mengatakan ini untuk menekankan bahwa hubungan spiritual berdasarkan ketaatan kepada kehendak Allah lebih penting daripada hubungan darah. Bahayanya adalah jika kita terlalu terikat pada kewajiban dan identitas lahiriah sehingga menghalangi kita untuk menyelesaikan tugas Tuhan. "Penebusan sejati" adalah pembebasan dari diri sendiri, ketakutan, pola pikir lama, dan identitas yang dibentuk oleh hal-hal duniawi. Identitas sejati kita ada di dalam Kristus, dan tujuannya adalah untuk semakin serupa dengan-Nya, melepaskan keakuan agar dapat memperoleh Kristus. Tuhan ingin mengubah bangsa-bangsa mel...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

Preparing the Bride - Session 2

Persiapan gereja sebagai Mempelai Wanita Kristus untuk pernikahan dengan Anak Domba - Sesi 2 Ps. Djonny Tambunan Pada sesi ini papa membahas konsep menjadi kudus dan setia sebagai istri Kristus. Pembicara menekankan bagaimana Roh Kudus bekerja dalam diri orang percaya untuk mengatasi godaan dan mencapai kekudusan. Ia menarik garis paralel antara pencobaan yang dialami Y esus dan pencobaan yang dihadapi orang Kristen masa kini. Papa mengilustrasikan lebih jauh dengan tokoh Musa sebagai teladan keteguhan iman. Berikut adalah rangkumannya, yang akan membantu Anda memahaminya dengan mudah: Tujuan Tuhan dalam Hidup Orang Percaya : Tuhan berharap umat-Nya menjadi kudus dan mencapai kekudusan seperti Kristus. Ini bukan hanya menjadi umat Tuhan, tetapi juga menjadi kekasih atau istri-Nya. Untuk mencapai ini, Tuhan memberikan Roh Kudus. Peran Roh Kudus : Roh Kudus memberikan kemampuan untuk merespon kehendak Roh, bukan keinginan daging. Roh Kudus memberikan identitas bahwa orang percaya adal...

Kuasa Ikat Janji – bagian 4: Berjalan dalam Kemitraan

Kuasa Ikat Janji: Berjalan dalam Kemitraan dengan Tuhan Upper Room 182 – 18 Maret 2025 Dr. Jonathan David Khotbah ini menggunakan perjanjian Allah dengan Abraham sebagai contoh utama, menjelaskan bahwa ikat janji (covenant) itu melampaui iman manusia dan berakar pada sifat kesetiaan (faithfulness) Allah untuk menggenapi firman-Nya. Lebih lanjut, ditekankan bahwa keterlibatan aktif dan kepatuhan manusia dalam ikat janji, yang disimbolkan dengan sunat (peran kekuatan dan usaha sendiri manusia dikurangi), mengundang intervensi ilahi yang lebih besar dan memberdayakan umat beriman serta keturunan mereka. Khotbah ini mendorong pendengar untuk mempercayai Allah sepenuhnya dan hidup dalam keselarasan dengan kehendak-Nya sebagai mitra dalam ikat janji. Bagaimana Konsep  ikat janji mempengaruhi hubungan manusia dengan Tuhan? Konsep "kuasa ikat janji" secara fundamental mempengaruhi hubungan manusia dengan Tuhan dengan menjadikannya lebih dari sekadar hubungan biasa, melainkan se...

Preparing the Bride - Session 08

Karakteristik Gereja Sebagai Kekasih Tuhan - Sesi 08 Tema masih membahas tentang karakteristik gereja yang diidamkan Tuhan sebagai kekasih-Nya , menggunakan Kidung Agung dan perumpamaan bunga bakung di antara duri . Analogi utama yang digunakan adalah kisah Gadis Sunem dalam Kitab Kidung Agung dan hubungannya dengan Kekasihnya dan Raja Salomo. Membandingkan kecantikan lahiriah seorang gadis dengan keindahan batiniah yang dikerjakan oleh Tuhan sendiri , menekankan bahwa Allah lebih tertarik pada hati dan kesetiaan rohani daripada penampilan luar atau upaya manusia. Lebih lanjut, Kidung Agung mengilustrasikan prinsip ini melalui kisah Raja Salomo, gadis Sunem, pemilihan Daud sebagai raja, dan ajaran Yesus tentang bunga bakung di ladang , yang menunjukkan bahwa nilai sejati di mata Tuhan terletak pada kualitas batin yang ilahi . Kid 2:1 [Gadis Sunem] Bunga mawar dari Saron aku, bunga bakung di lembah-lembah. 2  —  [Salomo] Seperti bunga bakung di antara duri-duri, demikianlah m...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

Preparing the Bride - Session 04

Gereja sebagai Kekasih Tuhan Khotbah ini membahas karakteristik gereja yang ideal menurut pandangan Tuhan. Kitab Kidung Agung menjadi fokus utama kita untuk menganalisis hubungan antara mempelai wanita dan kekasihnya sebagai analogi untuk hubungan antara gereja dan Kristus. Kita akan melihat perbandingan Adam pertama dan Adam terakhir dari 1 Korintus, serta peran wanita dalam kejatuhan dari 1 Timotius, untuk menekankan pentingnya kesetiaan dan ketahanan gereja terhadap godaan. Selain itu khotbah ini menggali peran Kristus sebagai Gembala melalui berbagai ayat Perjanjian Lama dan Baru, menyoroti kasih dan pengorbanan-Nya bagi umat-Nya. Tema Utama: Karakteristik Kehidupan Gereja yang Diharapkan Tuhan sebagai Kekasih-Nya Pendahuluan: Pembahasan ini penting bagi pengikut Tuhan dan umat-Nya. Tujuan Tuhan lebih dari sekadar menyelamatkan; Ia ingin gereja menjadi kekasih-Nya yang sejati dan hidup manunggal dengan-Nya. Firman Tuhan (Rhema) membimbing perjalanan iman. Gereja sebagai Kekas...

PREPARING THE BRIDE - SESSION 03

❤️ Kidung Agung: Gambaran Gereja Sebagai Kekasih Kristus Khotbah ini mengacu pada kitab Kidung Agung dalam Alkitab untuk menggambarkan  hubungan kasih antara Kristus (Sang Mempelai Pria) dan Gereja (Sang Mempelai Wanita). Kisah cinta dalam Kidung Agung adalah gambaran untuk kesetiaan dan pengorbanan dalam hubungan spiritual ini. Khotbah juga menyinggung tokoh-tokoh Alkitab lainnya, seperti Adam, Hawa, dan Raja Salomo, untuk memperkuat poin-poin teologis (logika Tuhan) tentang dosa, penebusan, dan hikmat ilahi. Inti dari khotbah ini adalah untuk mendorong pendengar agar memiliki hati yang haus akan Tuhan dan merespons pekerjaan Roh Kudus dalam hidup mereka, seperti mempelai wanita yang setia menantikan kedatangan mempelai prianya.                                              Pendahuluan Saudara-saudara diharapkan memiliki hati yang haus dan lapar aka...