Langsung ke konten utama

KORELASI GEREJA DAN KOTA

Korintus adalah sebuah kota kosmopolitan, ibu kota propinsi Akhaya. Korintus menjadi kota bisnis yang kaya, berpenduduk 200.000 jiwa yang terdiri dari berbagai bangsa terdiri dari orang Yunani, Itali, veteran tentara Roma, pengusaha, pejabat-pejabat tinggi, dan orang-orang Asia termasuk Yahudi.


Act 18:1  Kemudian Paulus meninggalkan Atena, lalu pergi ke Korintus.

Di Korintus, Paulus mempunyai misi utama untuk memuridkan orang-orang percaya di sana dan membangun basis penginjilan / basis apostolik. Jadi dalam hal ini Paulus masih merintis, masih pontang-panting dengan dukungan seadanya dan dengan rekan-rekan kerja yang berganti-ganti. Mula-mula dengan Barnabas, lalu dengan Silas, karena Barnabas lebih membela keponakannya (ikatan darah-daging). Kemudian bergabung Timotius yang menjadi anak rohaninya Paulus.

Di Korintus inilah Paulus berjumpa dengan Akwila dan Priskila, istrinya. (ay2).

Paulus menginap di rumah mereka dan bekerja bersama-sama dengan pasangan suami-istri itu mengerjakan kemah, karena mereka memiliki profesi yang sama sebagai tukang kemah. (ay3).

Paulus melakukan itu sambil memberitakan injil setiap hari Sabat di rumah ibadat kepada orang-orang Yahudi dan orang-orang Yunani (ay4).

Silas dan Timotius kemudian menyusul, bergabung kembali dengan Paulus ke Korintus. Mereka datang dari Filipi, Makedonia membawa persembahan dari jemaat Filipi, Makedonia untuk misi Paulus (ay5).

Ada 3 hal yang menjadi tantangan dihadapi Paulus dalam mengemban dalam penginjilan / gospel
1. Penolakan
2. Membangun jaringan kerja untuk memenangkan kota
3. Biaya perjalanan misi dan beban penghidupan

Act 18:5  Ketika Silas dan Timotius datang dari Makedonia, Paulus dengan sepenuhnya dapat memberitakan firman, di mana ia memberi kesaksian kepada orang-orang Yahudi, bahwa Yesus adalah Mesias.

Act 18:6  Tetapi ketika orang-orang itu memusuhi dia dan menghujat, ia mengebaskan debu dari pakaiannya dan berkata kepada mereka: "Biarlah darahmu tertumpah ke atas kepalamu sendiri; aku bersih, tidak bersalah. Mulai dari sekarang aku akan pergi kepada bangsa-bangsa lain."

1. Penolakan
Paulus datang ke Korintus dengan beban yang tidak ringan. Sedikit banyak ia masih dibayangi masalah yang terjadi di Athena. Penolakan merupakan masalah terbesar dari sebuah misi. Ada beberapa hal yang biasanya menyebabkan penolakan:

a. Misi tidak sesuai dengan visi Tuhan. Walau pun tidak ada jaminan tidak ada masalah dan tidak ada jaminan keberhasilan misi, jika memang sudah sesuai visi Tuhan.

b. Di luar panggilan Tuhan atau kasih-karunia Tuhan.
 Di Korintus inilah Paulus mendapatkan konfirmasi atas panggilan dan kasih-karunianya,  setelah mengalami penolakan untuk kesekian kalinya. Katanya: “Mulai dari sekarang aku akan pergi kepada bangsa-bangsa lain."

c. Tidak ada persiapan yang cukup dari sisi misionaris atau dari sisi penerima injil / target audience.

2. Membangun jaringan kerja untuk memenangkan kota
Sasaran setiap misi adalah minimal bagi kota yang didatangi. Jangan memperkecil lagi minimum targetnya, karena gereja terkait erat dengan kota dan bangsa. Mengapa?

Lihat dan pelajarimengenai “gereja Lot” yang egoistis. Gereja Lot tidak pernah bersyafaat bagi keluarganya dan bagi Sodom-Gomora. Akibatnya Sodom-Gomora dibinasakan Tuhan. Gereja Lot memiliki kuasa dan mampu berdampak, tapi tidak bisa berfungsi. Mereka adalah gereja yang statis dan hanya melayani diri sendiri. Gereja Lot penuh dengan ‘self’: self-sufficient (Job 20:22), self-confident (Provebs 14:16), self-seeking (Rom 2:8), self-condemned (Titus 3:9-11) and mostly  full of extortion and self-indulgence (Mat 23:25). Gereja Lot hanya menghasilkan generasi yang amoral dan menghasilkan bangsa yang tidak disukai Tuhan (bangsa Moab). Balak bin Zipor, Raja Moab menyuruh Beleam bin Peor mengutuki bangsa Israel dengan sumpah-serapah.

Tujuan Paulus sama dengan tujuan Yesus. Dalam setiap misinya, dia harus menyiapkan gereja yang berdampak dan mempengaruhi kota dan orang-orang yang ada di kota itu. Dengan demikian gereja bisa menghadirkan Tuhan di kota itu.

(Matthew 9:35)  Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan.

Mat 11:20  Lalu Yesus mulai mengecam kota-kota yang tidak bertobat, sekalipun di situ Ia paling banyak melakukan mujizat-mujizat-Nya:

Jika kita harus punya  kerinduan melakukan mandat dari Yesus, maka level minimum targetnya adalah kota. Jangan hanya sebuah gereja. Jika targetnya  hanya sebuah gereja biarlah mereka yang ada di kota yang sama melayani di gereja lokal.

Pembicara jangan berpikir suara-Nya yang disampaikan akan memantul kembali ke dalam dari empat dinding gereja. Kita berbicara mengenai alam spiritual dan kuasa Firman yang keluar dari mulut Bapa sorgawi dan peperangan melawan musuh-musuh di angkasa, penguasa kota. Dengan firman-Nya yang berotoritas dan berkuasa, perkataan Roh dan hidup, tidak ada batasan natural sanggup membatasi. Firman yang dilepaskan di kota itu akan bekerja sampai tuntas dan kehendak Tuhan tergenapi, sebab pelaksana firman-Nya kuat.

Joe 2:11  Dan TUHAN memperdengarkan suara-Nya di depan tentara-Nya. Pasukan-Nya sangat banyak dan pelaksana firman-Nya kuat. 

Seberapa pun yang hadir dalam pertemuan itu. Kita tidak membawa pesan dan firman yang lemah. Kita membawa serta seluruh sorga mendukung misi, sebab itu bukanlah misi kita. Peperangan itu milik Tuhan. Kita hanyalah alat di tangan Tuhan. Hasilnya bukan tanggung-jawab kita. Jika terjadi tuaian besar, sukacita kita adalah sukacita sorga, kesedihan kita adalah karena Dia. Bukan karena kita harus kecewa dengan tiada respon pendengar, tiada hasil, yang ada malah penolakan dan penolakan.

Oleh karena itu sebelum berangkat dan sebelum tiba di kota itu, harus ada TIM PEMENANG. Tim Pemenang tujuannya untuk meningkatkan pengurapan korporat dan mengejar destiny, yaitu tim yang terlatih, berfungsi, bersinergi, bermitra dengan Tuhan.

Mereka adalah  jaringan kekuatan yang mendukung, yaitu para pendoa syafaat yang maju berperang bersama Panglima Tentara Sorga dan bala tentara sorga – memukul mundur musuh dan  menghadirkan hadirat Tuhan, sehingga merobah atmosfir menjadi kondusif bagi penginjilan. Mintalah melalui pastor senior atau gembala di gereja lokal tersebut mempersiapkan diri mereka juga, karena merekalah yang terus ada di kota itu itu me-representasikan kehadiran Tuhan  di sana.

Dua pihak bersatu dalam satu tujuan dan satu misi menjadi AS ONE akan sangat dahsyat hasilnya.

Tugas penginjil adalah mempersiapkan, mendengar apa yang hendak Tuhan katakan pada kota dan bangsa itu dan melihat apa yang Tuhan lakukan di sorga, sehingga kita juga melakukannya. Tugas penginjil bukan hanya khotbah, tapi membawa pesan-pesan yang sudah dihidupi, dengan kebenaran yang tak terbantahkan dan doktrin yang tak terkalahkan (infallible words). Penginjil akan membawa pesan-pesan yang sudah matang dan hanya perlu dikonfirmasikan dengan satu kekuatan dengan jemaat di sana dan mendeklarasikan firman itu bersama-sama (As One). 

Jangan pergi sebelum kau memiliki kelengkapan senjata Allah ini. Level air kehidupan dalam roh kita harus maksimal, sehingga kita bisa mengalirkan air kehidupan itu dengan limpahnya kepada kota itu. Tuhan memberi dengan  berkelimpahan, demikian juga kita harus memberi dari kelimpahan itu. Bukan dengan kuat gagahku (sebenarnya itu kelemahan), tapi oleh RohMu. Sasarannya adalah bagaimana jemaat lokal bisa menaikkan level air roh mereka, melatih mereka secara singkat dan langsung, mengarahkan agar mereka memiliki passion yang sama.

Jangan pergi tanpa keyakinan Tuhan di sisi kita, sebab kita pergi ke garis depan medan peperangan. Peran utama pembicara adalah untuk menjadi pahlawan, bukan sebagai pengkhotbah biasa-biasa. Jika perlu, bawalah berberapa orang yang terhubung denganmu, mereka yang kau didik dan perlengkapi sedemikian rupa. Mereka adalah seperti anak-anak panah pilihan, di tangan pahlawan,  yang siap dilepaskan di garis depan medan peperangan. Mereka adalah orang-orang bagian dari Tim Pemenang.

(Psalms 127:4)  Seperti anak-anak panah di tangan pahlawan, demikianlah anak-anak pada masa muda.

3. Biaya perjalanan misi dan beban penghidupan

(Romans 15:26)  Sebab Makedonia dan Akhaya telah mengambil keputusan untuk menyumbangkan sesuatu kepada orang-orang miskin di antara orang-orang kudus di Yerusalem.

(Romans 15:27)  Keputusan itu memang telah mereka ambil, tetapi itu adalah kewajiban mereka. Sebab, jika bangsa-bangsa lain telah beroleh bagian dalam harta rohani orang Yahudi, maka wajiblah juga bangsa-bangsa lain itu melayani orang Yahudi dengan harta duniawi mereka.

Di setiap kota yang dikunjunginya, Paulus selalu membangun basis apostolik. Caranya ialah dengan meletakkan dasar (fondasi) daripada basis itu.  Ia adalah arsitek yang hebat.

Pada waktu di Filipi, Makedonia, Paulus juga sudah meletakkan fondasi itu. Ia membangun hubungan yang terhormat (honorable alliance) dengan orang-orang yang terhormat di kota itu. Demikian juga saat berada di Korintus ini; sehingga kita melihat Makedonia dan Akhaya memutuskan untuk mengambil bagian dalam pelayanan dengan harta duniawi mereka.

Kita lihat pola dari misi Paulus.
1. Dia meninggalkan Silas dan Timotius di Makedonia; sementara Paulus sendiri sudah berada di Korintus (Kis 18:5).
2. Act 19:1  Ketika Apolos masih di Korintus, Paulus sudah menjelajah daerah-daerah pedalaman dan tiba di Efesus. Di situ didapatinya beberapa orang murid.
Dst.

Paulus tidak serta-merta meninggalkan kota itu tanpa follow-up untuk memastikan keterhubungan-nya (honorable alliance) sebagai rasul dengan jemaat di kota itu.

Tujuan Paulus mendirikan basis apostolik bagi penginjilan adalah:
(Ephesians 2:19)  Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah,

(Ephesians 2:20)  yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru.

Paulus memastikan aplikasi dari firman Tuhan sesuai dengan pola bangunan rohani (Bait Suci) yang benar sesuai dengan blueprint dari sorga.

Tujuan Paulus dengan meletakan fondasi bangunan gereja yang benar supaya:
(Ephesians 2:21)  Di dalam Dia tumbuh seluruh bangunan, rapih tersusun, menjadi bait Allah yang kudus, di dalam Tuhan
.
Ini berbicara pertumbuhan jemaat secara korporat, yang saling bersinergi sebagai Satu Kesatuan gereja korporat (as one) dalam  Tubuh Kristus dengan tujuan, arah dan agenda yang sama. Memberikan pemahaman apa yang menjadi tujuan gereja dan apa yang menjadi prioritas Tuhan atas kota dan bangsa saat ini.

(Ephesians 2:22)  Di dalam Dia kamu juga turut dibangunkan menjadi tempat kediaman Allah, di dalam Roh.

Ini berbicara mengenai pembangun tubuh rohani secara individual, memiliki landasan iman yang benar, yang kuat; dipersiapkan menjadi anggota jemaat yang tahan-uji, sebagai pemenang.

Secara singkat, Paulus bertujuan untuk membangun STRUKTUR OPERASI. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pelayanan dan pertumbuhan yang efektif. Ini adalah sistem pendukung operasi dan chain of command yang efektif dalam lingkup gereja secara korporat.

Dengan menyadari apa yang harus menjadi passion dan prioritas, dan melakukannya dengan roh yang unggul, jemaat akan terbangun secara efektif untuk mencapai destiny korporat. 

Dengan demikian segala biaya perjalanan misi-nya tidaklah menjadi bagian utama pelayanannya. Namun Paulus tidak mau menggantungkan hidupnya – yaitu kebutuhan pokoknya – kepada orang lain.

(1 Corinthians 9:14)  Demikian pula Tuhan telah menetapkan, bahwa mereka yang memberitakan Injil, harus hidup dari pemberitaan Injil itu.

(1 Corinthians 9:15)  Tetapi aku tidak pernah mempergunakan satupun dari hak-hak itu. Aku tidak menulis semuanya ini, supaya akupun diperlakukan juga demikian. Sebab aku lebih suka mati dari pada...! Sungguh, kemegahanku tidak dapat ditiadakan siapapun juga!

(1 Corinthians 9:18)  Kalau demikian apakah upahku? Upahku ialah ini: bahwa aku boleh memberitakan Injil tanpa upah, dan bahwa aku tidak mempergunakan hakku sebagai pemberita Injil.

(1 Corinthians 9:19)  Sungguhpun aku bebas terhadap semua orang, aku menjadikan diriku hamba dari semua orang, supaya aku boleh memenangkan sebanyak mungkin orang.

Dengan tidak menggunakan haknya sebagai pemberita injil, Paulus mendapat keuntungan berlipat-lipat:
1.  Kemegahannya (dan martabatnya) tidak dapat diusik-usik orang lain yang mengaku sebagai donor atau sponsor;
2. Dia menjadi bebas – bebas ke mana saja, kapan saja, sesuai arahan Roh Kudus tanpa harus berdebat dengan penyumbang dana; sehingga dia bisa memenangkan orang sebanyak mungkin.
3. Dia mendapatkan upah yang jauh lebih besar dan berharga dari Bapa sorgawi.

(Titus 3:13)  Tolonglah sebaik-baiknya Zenas, ahli Taurat itu, dan Apolos, dalam perjalanan mereka, agar mereka jangan kekurangan sesuatu apa.

(Titus 3:14)  Dan biarlah orang-orang kita juga belajar melakukan pekerjaan yang baik untuk dapat memenuhi keperluan hidup yang pokok, supaya hidup mereka jangan tidak berbuah.

(Proverbs 12:9)  Lebih baik menjadi orang kecil, tetapi bekerja untuk diri sendiri, dari pada berlagak orang besar, tetapi kekurangan makan.


Pertanyaannya: mengapa gereja terkait erat dengan kota dan bangsa?

Ya betul kita memberikan pengaruh dan dampak dari yang kecil dulu, seperti keluarga, lingkungan, dst. tapi kita harus "set our mind".....bagi kota dan bangsa, sehingga kita juga membangun diri dengan kapasitas yang cukup untuk berdampak, menerangi, berpengaruh buat kota dan bangsa. Jadi ini bicara mengenai pentingnya masalah kapasitas roh kita.

Tujuan/target Paulus sama dengan tujuan Yesus. Dalam setiap misinya, dia harus menyiapkan gereja yang berdampak dan mempengaruhi kota dan orang-orang yang ada di kota itu. Dengan demikian gereja bisa menghadirkan Tuhan di kota itu. (Matthew 9:35) Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan. Mat 11:20 Lalu Yesus mulai mengecam kota-kota yang tidak bertobat, sekalipun di situ Ia paling banyak melakukan mujizat-mujizat-Nya:

Jadi sasaran Yesus tidak pernah pribadi...kecuali bagi orang-orang strategis seperti perempuan Samaria dan orang gila di Gerasa. Mereka dimerdekakan dan dijadikan Yesus sebagai co-worker-NYA, itu pun juga bagi tujuan pembebasan kota Samaria dan Dekapolis.

Sekali lagi sy merujuk pada 'gereja Lot' untuk membuktikan keterkaitan gereja dengan kota dan bangsa. Di sini kita bisa belajar, bagaimana dampak dari gereja yang kudus dan benar, tapi hidup bagi dirinya sendiri..... hasilnya: MENGERIKAN

Gereja Lot tidak pernah bersyafaat bagi keluarganya dan bagi KOTA Sodom-Gomora. Akibatnya Sodom-Gomora dibinasakan Tuhan.



Postingan populer dari blog ini

Upper Room 34 - DR. Jonathan David

  25-01-2022   Anugerah Untuk Memerintah (GRACE TO GOVERN) Pendahuluan – oleh Ps. Cyrus Mat 13:23 Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat." Problemnya bukan pada kebutuhan tapi pada tanahnya. Jika tanahnya baik, benih akan tumbuh, sebab ada aliran air, karena ada benih yang cerdas yang telah diprogram (dengan pengertian dan hikmat). Kuasa dan kekuatan serta kasih karunia tersembunyi di dalam FT (logos) itu.   Tanah hanya memerlukan kondisi, tidak memerlukan edukasi oleh karena digerakkan oleh sesuatu (Firman dan Roh Kudus) dari dalam yang dipanggil terang Tuhan dan pribadi Tuhan sendiri (Yoh 1:1).   Mengapa tidak kita menerima firman-Nya dan perkataan-Nya dari pribadi Tuhan (YHWH) sendiri. Banyak orang yang suka mendengarkan khotbah yang baik, tapi Kerajaan Allah dan pemerintahan-Nya tidak tertam...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Kepenuhan Kristus

SATE 17 October 2020     Bacalah terlebih dahulu : I Petrus 2:21, Efesus 1:23, Efesus 4:11-13 Dalam kehidupan Yesus sebagai manusia, Ia telah menjadi teladan. Dan Alkitab pun menuliskan bahwa kita harus hidup dalam kepenuhan Kristus, namun yang sering menjadi persoalan adalah kita tidak pernah melihat Yesus hidup sebagai manusia. Itu sebabnya dalam kedaulatanNya, Tuhan telah memilih orang-orang tertentu yang dapat Ia munculkan sebagai bapa rohani agar menjadi model yang terlihat dan kita pun makin bisa mengerti bagaimana mengalami kepenuhan Kristus melalui bapa rohani yang ada. Tapi ada hal yang harus kita ketahui mengenai konsep bapa rohani ini, bahwa tidak semua orang yang mengajarkan Firman Tuhan dapat disebut sebagai bapa rohani. Karena seseorang yang Tuhan munculkan menjadi bapa rohani, sudah pasti memiliki kualitas tertentu dalam hidupnya dan tentunya telah melalui berbagai proses Tuhan. Sehingga di dalam kedaulatan Tuhan, sang bapa rohani bisa dikenali oleh anak-an...

GUNUNG RUMAH TUHAN ALLAH YAKUB

SESI 7 – TLC 2017 – Ps. Djonny Tambunan  – 23-26 Des 2017 I. SEMUA DIMULAI DARI RUMAH TUHAN Mikha 4 gbr:youtube.com Akan terjadi pada hari-hari yang terakhir: gunung rumah TUHAN akan berdiri tegak mengatasi gunung-gunung dan menjulang tinggi di atas bukit-bukit; bangsa-bangsa akan berduyun-duyun ke sana ,  Mic 4:1 dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: "Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran, dan firman TUHAN dari Yerusalem."  Mic 4:2 <<<< PEKERJAAN DAHSYAT OLEH ROH KUDUS DIMULAI DARI RUMAH TUHAN >>>> SION = sunny = bright = cerah. Ketika SION dimunculkan kita tidak lagi memerlukan matahari natural. Semua kehidupan akan diterangi baik pada waktu malam mau pun pada waktu siang. Yang akan meneranginya adalah Sion. Yes 2:1 Yesaya menjelaskan lagi siapa yang dimaksu...

Dimensi Tuhan

Ukuran-ukuran Tuhan by ps. Djonny Tambunan 17-Jan-2016 Ukuran-ukuran Tuhan itu tidak pernah bisa ditawar. ukuranNya pasti. Apa pun kondisi kita, Dia tidak pernah mengubahnya. Kita pun mencari yang pasti. Jangan berjalan menurut ukuran kita, semau kita. Tanpa mencapai ukuran Tuhan kita tidak akan berkenan di hadapan Tuhan. Wahyu 11 (Rev 11:1)   Kemudian diberikanlah kepadaku sebatang buluh, seperti tongkat pengukur rupanya, dengan kata-kata yang berikut: "Bangunlah dan ukurlah Bait Suci Allah dan mezbah dan mereka yang beribadah di dalamnya. Ada 3 hal yang selalu diukur oleh Tuhan, yaitu hal-hal yang rohani. Dia mengukur aspek-aspek rohani, bukan seberapa tinggi pendidikanmu, bukan seberapa banyak hartamu. Dia memiliki standar untuk diri kita yang harus bisa capai. Targetnya bukan supaya kita sama seperti Dia bisa menciptakan langit dan bumi yang baru. Bukan itu. Setiap orang yang tidak mencapai ukuran Tuhan, akan kehilangan perkenananNya. Sangat penting buat kita u...

Fokus kepada Dia yang sedang berkata-kata

SATE 21 October 2020 – **   Bacalah terlebih dahulu: Efesus 4:23-24, Yohanes 4:21-23 Dalam ayat ini, Paulus menasihatkan anggota-anggota jemaat, supaya mereka jangan hidup (= mêketi peripatein) lagi sama seperti orangorang kafir (yang tidak mengenal Allah). Tuhan mau adanya perubahan dari manusia lama menuju manusia baru. Yang awalnya hidup di bawah belenggu manusia lama menuju kepada kemerdekaan yang dibentuk di dalam format manusia baru dan dicipta menurut kehendak Allah dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. Tetapi antara kondisi manusia lama menuju manusia baru dibutuhkan proses pembaharuan yang terus-menerus. Roh yang dulunya mati, terbelenggu dosa dan tidak dapat bersekutu dengan Allah yang adalah Roh, kini dimerdekakan. Sehingga ketika kita berdoa dan memuji Tuhan, maka pujian terhadap Allah tersebut keluar dari roh yang sungguh-sungguh sudah diperbaharui menuju Roh yang sejati, yaitu Allah. Ini yang dikatakan oleh Yesus ketika Ia bertemu dengan perempuan Samaria. ...

Perpuluhan Dan Keimamatan Melkisedek

 Mari kita bahas dan renungkan bersama-sama bagian Firman Tuhan ini: Ayat-ayat Kunci: Kejadian 14:17 Setelah Abram kembali dari mengalahkan Kedorlaomer dan para raja yang bersama-sama dengan dia, maka keluarlah raja Sodom menyongsong dia ke lembah Syawe, yakni Lembah Raja. 18 Melkisedek, raja Salem, membawa roti dan anggur; ia seorang imam Allah Yang Mahatinggi. 19 Lalu ia memberkati Abram, katanya: "Diberkatilah kiranya Abram oleh Allah Yang Mahatinggi, (diberkatilah kiranya Abramnya Allah Yang Mahatinggi) Pencipta (PEMILIK = Yang EMPUNYA) langit dan bumi, 20 dan terpujilah Allah Yang Mahatinggi, yang telah menyerahkan musuhmu ke tanganmu." Lalu Abram memberikan kepadanya sepersepuluh dari semuanya. 21 Berkatalah raja Sodom itu kepada Abram: "Berikanlah kepadaku orang-orang itu, dan ambillah untukmu harta benda itu." 22 Tetapi kata Abram kepada raja negeri Sodom itu: "Aku bersumpah demi TUHAN, Allah Yang Mahatinggi, Pencipta (Yang EMPUNYA) ...

Membangun Sion Membentuk Ulang Kota - oleh Dr. Jonathan David

Ringkasan Khotbah: "Membangun Sion Membentuk Ulang Kota"  16082022  the Upper Room Kembalilah, hai anak-anak yang murtad, demikianlah firman TUHAN, karena Aku telah menjadi tuan atas kamu! Aku akan mengambil kamu, seorang dari setiap kota dan dua orang dari setiap keluarga, dan akan membawa kamu ke Sion.  Yeremia 3:14   Khotbah ini membahas visi tentang pembangunan kembali Sion sebagai inti dari pemulihan kota dan kehidupan umat Tuhan. Dr. Jonathan David menguraikan bagaimana Tuhan sedang bergerak secara aktif untuk membangun Sion, yang bukan hanya sekadar tempat, melainkan juga sebuah dimensi rohani di mana kehadiran, kuasa, dan otoritas Allah termanifestasi. Khotbah dimulai dengan penekanan pada pentingnya mendengar suara Tuhan dan mengasihi kebenaran-Nya. Dr. Jonathan David menyatakan bahwa tanpa kedua hal ini, akan ada kekacauan. Ia juga menekankan tentang karunia-karunia Roh Kudus yang diperlukan, seperti pewahyuan, pengertian, dan hikmat  untuk dapat menge...

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

The House of Shem (Kemah-kemah Sem)

Dari sejarah yang disebutkan di Alkitab, inilah gineologi dari Adam ke Yusuf. Kelihatannya peta ini disusun dari Kej 5:1-32 dan dilanjutka ke Kej 11:10-26 seperti yang Musa tuliskan.  PRA AIR BAH Dari "peta" gineologi ini dapat dengan mudah kita melihat karya Tuhan yang luarbiasa. Semua generasi terhubung dengan orang-orang strategis Tuhan secara luarbiasa. Kita melihat hubungan 3 generasi: Henokh, Metusalah dan Lamekh. Juga hubungan 3 generasi berikutnya antara: Metusalah, Lamekh dan Nuh. Disusul dengan hubungan antara 3 generasi: Lamekh, Nuh dan Sem.  Ini seperti pola yang Allah sediakan untuk menjaga kesinambungan warisan rohani yang kekal (legacy). Pola 3 generasi dalam satu kemah ini menjamin warisan menjadi pusaka - inheritance to heritage legacy. Bahkan Sem juga terhubung dengan Metusalah, anak dari Henokh. Maka, tidak heran Sem menjadi sangat luarbiasa.  Warisan menggambarkan aset yang diwariskan orangtua kepada anak laki-lakinya, sedangkan pusaka mengacu pada anu...