Langsung ke konten utama

MEMBANGUN BASIS APOSTOLIK - POWERBASE

MENJADI MURID MENJADI EKKLESIA
Ternyata kata EKKLESIA dalam bahasa Yunani adalah sekumpulan warga-negara bersama-sama membuat keputusan untuk kepentingan kota. Orang-orang yang memilih para pemimpin. Untuk mendeklarasikan perang, memulai dan menghentikan perang. Mereka adalah orang-orang yang menentukan keadaan dan masa depan kota. Mereka memiliki kemampuan dan kapasitas roh, bisa melihat masa depan kota, membuat kebijakan-kebijakan atas kota. 
Inti masalahnya bukan masalah doktrin, tapi karena Yesus dan Paulus selalu menggeser teritori-teritori dan basis-basis kekuasaan; ada geseran  dan itu yang tidak disukai dan dimusuhi oleh mereka.
Oleh karena itu di dalam gereja harus ditemukan orang-orang dengan kualitas murid. Jumlah murid makin bertambah. Murid siap dibentuk hidupnya, siap akan masa depannya. Langkah awal menjadi ekklesia adalah mejadi murid.
Selama ini gereja membangun sembarangan. Para pemimpin, para gembala mencontoh yang ada dan yang salah, tidak mencontoh dari blueprint Tuhan.
Yesus mengatakan: di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.
MAT 16:13-19
Ada Bapa, Yesus, Roh Kudus, Yohanes Pembaptis, ada para nabi (Yeremia, Elia), ada orang yang menerima pewahyuan yaitu Simon; sorga terbuka dan dia terhubung dengan Bapa; ada aliran pewahyuan; ada perobahan jadi diri dari Simon ke Petrus; ada banyak opini orang tentang Yesus; ada kunci-kunci.
Gereja bukan dibangun atas opini orang,tapi menurut pewahyuan. Yang menerima pewahyuan itu bukan hanya pada para pemimpin, tapi juga kepada Simon yang masih labil, tapi dia memiliki hati yang haus. Buka hati dan beri diri, beri kebebasan kepada Roh Kudus .
Gereja harus dibangun dari aliran pewahyuan. Simon tidak boleh terus labil, seperti buluh, tapi harus menjadi Petrus, batu karang. 
Ada kunci-kunci kerajaan sorga, yaitu gereja yang bisa membuka pintu-pintu sorga. Itulah gereja yang akan kita bangun, tapi yang membangunnya adalah Yesus sendiri. Para pemimpin dan gembala menjadi mitra Tuhan, memberikan makanan spiritual, mengarahkan, melengkapi. Menjadi kan kita materi yang berharga. Kita seperti batu-batu yang dibangun menjadi tembok, menjadi ruangan dan menjadi rumah, rumah dengan rumah menjadi jalan, dan jalan dengan jalan menjadi kota.
Jadi kita harus jadi materi yang siap dipakai oleh Tuhan. Tuhan tidak pernah salah pilih siapa yang akan dipakainya: Dia lihat hati dan motivasi kita. Ini penting sekali. Selama ada aliran pewahyuan dan firman diberitakan itulah kesempatan bagimu untuk mengalami perubahan. Tuhan masih membutuhkan material untuk membangun rumahNya.
Tugas dari pp JD:
1. Mendengar ulang, membuat catatan sendiri ; supaya menangkap pesan Tuhan yang ingin Dia nyatakan buat hidupmu secara pribadi.
2. Mendoakannya,  mulai mempraktekkannya, mulai membangun bersama Tuhan.
 3. Mulai bergerak dalam roh. Memberitahukan teman-teman, mengirim pesan-pesan yang kau dapat itu.
Kita harus bisa mengekpressikankehidupan Tuhan di dalammu.
Bahan yang Tuhan perlukan adalah:
1.       orang-orang yang bisa menangkap pewahyuan, menerima pewahyuan dari sorga. 
2.       Orang-orang yang terhubung yang bisa melihat di alam roh. tidak fokus kepada alam natural, tapi berpikir secara rohani. Memiliki akses kealam roh dengan bergaul dengan firman.
3.       Orang-orang yang bisa fokus, tidak bergantung dari opini dari orang-orang luar, tapi mendasarkan segala sesuatunya kepada firman.

Selama masih ada penyingkapan firman kita harus berobah:
1.       Dari ketergantungan hal-hal lahiriah;
2.       Dari mengerjakan pekerjaan dari hal-hal natural; tanpa melihat hal-hal atau tujuan-tujuan spiritual. Dapatkan perkataan Tuhan, apa yang dikatakanNya mengenai tujuanNya.
3.       Dari hanya mendengar khotbah tanpa terhubung dengan maksud spiritual dari khotbah tersebut.
4.       Dari melihat kejadian saat ini, peristiwa-peristiwa, kejadian-kejadian, kesulitan-kesulitan, tanpa melihat dari alam spiritual mengenai  tujuan masa depanmu.
AKU AKAN MEMBANGUN JEMAAT-KU DAN ALAM MAUT TIDAK AKAN MENGUASAINYA.
Ini gereja yang kokoh yang begitu kuat, tidak ada yang bisa menghambat dan menguasainya. Tidak alam maut, tidak juga kejahatan, kemiskinan, permasalahan, ketakutan, kebodohan ; atau dikendalikan oleh keadaan. Bahkan kepada gereja diberikan kunci-kunci kerajaan sorga. Gereja yang memutuskan, menentukan dan memegang otoritas apa yang boleh masuk dan keluar dari kota.
CHURCH dari bahasa Portugis. Dari bahasa Yunani: EKKLESIA.
Dulu pengertian eklesia adalah orang-orang menerima keselamatan, yang telah dipindahkan dari gelap kepada terang, menerima hidup yang kekal, dst. Pengertian ini sempit sekali, karena tidak akan memiliki dampak, karena fokusnya hanya pada diri sendiri. Jadi ini pengalaman yang tidak tepat.
Ternyata kata EKKLESIA dalam bahasa Yunani adalah sekumpulan warga-negara bersama-sama membuat keputusan untuk kepentingan kota. Orang-orang yang memilih para pemimpin. Untuk mendeklararikan perang, memulai dan menghentikan perang. Mereka adalah orang-orang yang menentukan keadaan dan masa depan kota. Mereka memiliki kemampuan dan kapasitas roh, bisa melihat masa depan kota, membuat kebijakan-kebijakan atas kota.
Tuhan membangun rumahNya untuk membangun kota. Ketika gereja sudah terbangun dan terjadi reformasi gereja, barulah kota bisa dibangun dan diubahkan.
Maz 127. Tuhan yang membangun rumah. Dia butuh material. Bukan yang murahan. Lihat 3 kriterianya.  Gereja / ekKlesia harus bisa berdampak di kota. Membentuk dan membangun kota. Erat sekali  hubugan gereja dengan kota. 
Tuhan katakan: I will build my ekklesia. Setiap orang yang duduk dalam ekklesia adalah seorang penatua kota, pemimpin kota. Jadi setiap anggota gereja harusnya tidak ada lagi anggota biasa-biasa, kaum awan, jemaat biasa, tapi seorang anggota ekklesia.  Setiap orang di dalam ekklesia memiliki reputasi kebenaran, kejujuran, bisa berdampak. Kita memiliki porsi terhadap kota.
Namanya ekklesia harus berperan dan memiliki posisi, untuk berbicara, berdiskusi dan memberikan pertimbangan, menetapan kebijakan dan hukum-hukum.  Ekklesia mengerti betul kapasitas ilahi dalam dirinya, bukan orang-orang bodoh, tapi orang-orang yang professional, yang mengetahui pikiran Tuhan dalam membangun diri dan membangun kota. Peran ini harus kita ambil sehingga kita bisa berdampak, walau pun mungkin peran kita kecil: sebagai ketua RT, ketua PKK, dst. Tapi saudara memiliki perhatian kepada kota.
Gereja yang Tuhan sedang bangun adalah gereja yang memerintah, memimpin, tempat kepemimpinan, sedang memberikan kontribusikan pembangunan bagi kota. Ini adalah basis apostolic, basis kekuatan, mengambil alih basis kekuatan musuh. Eklesia yang akan memindahkan basis kekuatan setan dan kegelapan kepada gereja. Gereja harus menjadi power-base, sumber otoritas dan sumber pengaruh.
Papa JD menyebutkan kota-kota MEDAN, SURABAYA, MENADO,MALANG harus menjadi basis apostolik, memiiki kolam-kolam Betesda.
 Powerbase dalam militer artinya  juga pangkalan militer. Indonesia sedang membangun powerbase di pulau Natuna dekat Laut Cina Selatan. JIka powerbase ini sudah terbangun, maka wajah Indonesia akan berobah.  Di powerbase ada pasukan lengkap, radar-radar, ada armada AL, ada landasan pacu. Ini untuk mengamankan semua potensi yang ada di sana: minyak dan gas, potensi pariwisata, potensi perikanan.
Akan dibangun juga di Saumlaki NTT dan di Morotai, Maluku. Powerbase ini untuk mengontrol kedaulatan dan kekayaan perairan Indonesia di daerah perbatasan, mencegah penyelundupkan dan pelangggaran teritori oleh nelayan asing dan negara asing. Di perbatasan-perbatasan itu juga dibangun gapura-gapura perbatasan, ada kantor imigrasi dan beacukai, fasilitas penduduk seperti pasar dan sekolah-sekolah.
Itulah pentingnya powerbase.
Gereja juga harus seperti powerbase pangkalan militer. Basis kekuasaan yang akan menguasai atmosfir, mengontrol siapa dan apa saja yang boleh masuk dan keluar. Musuh hanya akan ada di pintu gerbang.
Yesus dan Paulus selalu menggeser teritori-teritori  dan basis-basis kekuasaan, sehingga teritori-teritori dan domain-domain dikuasai oleh Kerajaan Allah. Tidak lagi dikuasai dunia ini, tidak lagi dikuasai oleh orang-orang fasik. Gereja harus memastikan hal ini. Inti masalahnya bukan masalah doktrin, tapi karena ada geseran itu yang tidak disukai dan dimusuhi oleh mereka.  Mereka adalah orang-orang seperti orang Farisi dan Saduki. Yesus dan Paulus terus menggeser  batas-batas ini.
Ef 2:2 Kamu hidup di dalamnya, karena kamu mengikuti jalan dunia ini, karena kamu mentaati penguasa kerajaan angkasa, yaitu roh yang sekarang sedang bekerja di antara orang-orang durhaka.

Ada basis kekuatan setan yang menguasai kota demi kota. Setan itu pelanggar zona eklusif dan garis batas legal yang sudah ditetapkan sorga. Setan ini membangun basis kekuatan setan. Ada kekuatan setan dan roh-roh itu mengendalikan orang-orang fasik. Tujuan kita untuk menjatuhan dan menghancurkan basis kekuatan setan itu yang didukung oleh orang-orang). Penting kita lakukan ini sehingga pintu gerbang kota bisa kita kuasai. Standar, otoritas ditetapkan di pintu gerbang. Tidak boleh ada kejahatan, barang-barang illegal, yang asing yang tidak berasal dari Tuhan tidak boleh masuk. PIntu gerbang neraka dan pintu alam maut tidak bisa beroperasi di gerbang kota, di mana gereja sedang beroperasi dengan akurat.
Jangan hal ini menjadi jauh sekali. Mungkin kita berpikir ini sangat jauh dengan hal-hal yang kita hadapi. Tapi pp JD mengatakan jangan minta hal-hal yang kecil. Tuhan pun tidak pernah meminta hal-hal yang kecil kepada kita. Tapi Dia meminta kita melakukan hal-hal yang mustahil, yang tidak bisa kita lakukan secara natural.  Panggilan kita adalah hal-hal yang besar (we are called for greater).
Selesaikan masalah hidupmu, masalah financial, masalah kesehatan dll, sehingga kita bisa terus maju dengan agenda Tuhan. Selesaikan panggilan/pergumulan pribadimu untuk masuk kepada panggilan korporat sebagai ekklesia. Tuhan sedang menggeser powerbase ini, dari kuasa kegelapan, dari yang jahat, diberikan kepada gereja-Nya. Sekarang gereja yang memerintah kota. Kota itu harus menjadi kerajaan dan membuat musuh-musuh-Nya menjadi tumpuan kaki-Nya. Yesus sedang memerintah, Dia ada di Tahta, Dia mengambil alih negeri dan bangsal-bangsa. Kita dan Putera bekerja bersama-sama untuk mewujudkan tujuan Bapa. Gereja dibangkitkan untuk mengubahkan dunia. Gereja adalah training center. Dibangun menjadi orang-orang yang terampil, professional, yang punya integrtas. Misi kita adalah di luar sana, di kota, buka berputar-putar di dalam gereja. Panggilan hidup kita adalah di luar sana, berdampak di luar sana.
KIS 6:1-7
Di dalam gereja harus ditemukan orang-orang dengan kualitas murid. Jumlah murid makin bertambah (ayat1). Murid siap dibentuk hidupnya, siap akan masa depannya. Langkah awal menjadi ekklesia adalah mejadi murid. Masalah yang timbul bukan karena setan, tapi karena ada perbedaan level rohani. Terjadi pembagia janda-janda terabaikan (ay1). Ini karena tidak ada sikap AS ONE MAN. Tidak ada persatuan. Pembedaan ini karena  ulah manusia. Jadi hanya orang-orang yang memposisikan dirinya sebagai seorang murid yang berpotensi mejadi eklesia.
Para rasul memilih 7 orang murid yang penuh Roh Kudus dan memiliki reputasi baik untuk melayani meja, sehingga para rasul bisa memusatkan diri pada pelayanan doa dan firman. Jadi murid itu berdampak, sehingga jumlah murid makin bertambah banyak, bermultiplikasi.
Murid harus alami progres. Reputasi yang baik membongkar tembok-tembok pemisah antara dirinya dan orang luar.  Yang dipilih  pertama bukan karena  keahlian dan bakat, tapi karena reputasi yang baik. 
KIS 19:1-12
Di Efesus, Paulus menjumpai 12 orang murid.  Mereka adalah murid-murid Apolos dan hanya dibaptis dengan baptisan Yohanes. Mereka tertinggal jauh dari jemaat-jemaat lain, tertinggal jauh dari kegerakan yang terjadi saat itu. Mereka merespon apa yang dikatakan Paulus.  Kemudian mereka dibaptis dalam nama Yesus dan kemudian dipenuhi Roh Kudus.  Setelah dalam dua tahun mereka diajarkan, dibentuk, diproses, diperlengkapi, dan menjadi berdampak dan seluruh Asia mendengar firman Tuhan. Jadi gereja adalah training center, pusat pelatihan yang membuat murid-murid berdampak.
Ciri-ciri seorang murid:
1.       Murid selalu mendengarkan firman;
2.       Murid selalu menerima dan mempercayai firman;
3.       Murid selalu mentaati dan bertindak atas dasar firman;
4.       Murid selalu menggenapkan firman;
5.       Murid tetap hidup dalam firman setiap hari;
6.       Murid selau menyatu dengan gereja, terlibat secara aktif dengan denyut kehidupan gereja (bukan pelayanan).;
7.       Murid selalu tunduk kepada pemerintahan dan hukum-hukum kerajaan.
Dampak selanjutnya: nama Tuhan Yesus semakin mahsyur, tukang-tukang sihir membakar kitab-kitab mereka, firman Tuhan makin tersiar dan makin berkuasa.
Ps.YAPPY_4Sep2016_ sermon notes

Postingan populer dari blog ini

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Kondisi Manusia Pada Zaman Nuh (MKS #12)

Sesi 12 Manusia Kerajaan Sorga ini membahas interpretasi alkitabiah mengenai kemerosotan spiritual umat manusia dari keturunan Set, yang awalnya merupakan pengharapan Tuhan , menjadi fokus pada keinginan kedagingan . Kita mengulas Kitab Kejadian pasal 4 dan 6, membandingkan keturunan Kain yang membangun peradaban tanpa Tuhan dengan keturunan Set, yang disebut anak-anak Allah . Kemunduran ini ditandai dengan anak-anak Allah yang tertarik pada kecantikan lahiriah anak-anak perempuan manusia , yang dianggap sebagai representasi daya tarik daging yang dibangun oleh keturunan Kain. Kejahatan yang meluas dan berkesinambungan ini, di mana Roh Tuhan tidak lagi berguna , memilukan hati Tuhan dan mendorong-Nya untuk memusnahkan segala makhluk hidup melalui air bah, kecuali Nuh dan keluarganya karena Nuh seorang diri didapati benar dan bergaul dengan Allah . Catatan Lengkap Mengenai Kondisi Manusia, Penilaian Allah mengenai keturunan Set, kemunduran rohani manusia, penyesalan Tuhan, dan peng...

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

Tubuhmu Adalah Bait Roh Kudus

1 Korintus 3:16 (TB)  Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?  Video berjudul "You’ve Heard ‘You Are the Temple of God’ – But This Is What It Really Means" dari saluran Beyond the Veil menjelaskan bahwa konsep tubuh manusia sebagai "Bait Allah" bukan sekadar metafora, melainkan sebuah kebenaran arsitektural, anatomis, dan spiritual yang mendalam. Berikut adalah poin-punen utama yang dijelaskan dalam video tersebut: Paralel Struktur Bait Suci dengan Manusia : Video ini membedah bagaimana tiga bagian utama Bait Suci Sulaiman mencerminkan struktur diri manusia: [ 12:16 ] Pelataran Luar (Tubuh) : Mewakili aspek fisik, tindakan, dan interaksi dengan dunia luar. Sama seperti mezbah di pelataran, tubuh adalah tempat disiplin dan pengabdian fisik dimulai. [ 12:56 ] Tempat Kudus (Jiwa/Pikiran) : Mewakili dunia batin, pikiran, dan emosi. Di sini terdapat kandil (kesadaran), roti pertunjukan (nutrisi batin/hikmat), dan mezbah ...

Lahir Baru Titik Awal Perjalanan Rohani Kita

  SATE 28 September 2020 – **   Bacalah terlebih dahulu : Yohanes 3:1-15 Cara Allah bekerja untuk memperbaharui manusia adalah melalui Lahir baru. Ini merupakan pijakan / tindakan awal Allah dalam diri manusia untuk melakukan pembaharuan, Ini merupakan kepastian atau keyakinan agar manusia dapat mengerjakan rencana Allah semasa hidup manusia. Ini juga merupakan langkah manusia untuk menerima kehidupan Tuhan sehingga Allah mulai bekerja dalam hidup manusia. Manusia harus mengalami dua kali kelahiran! Yaitu roh dan daging, daging pada saat manusia keluar dari kandungan ibu, tetapi itu belum cukup. Manusia harus lahir lagi dari roh, yaitu dari proses lahir baru. Artinya manusia bisa mengoperasikan dua kehidupan, setelah proses ini berarti roh mempunyai kekuatan untuk dapat menarik turun SEMUA kehidupan Allah.   *#1. Apakah yang harus dilakukan setelah kalian mengalami lahir baru?*   Kita harus terus terbuka di hadapan Allah, bersedia untuk dikoreksi, diselaraskan hidup ...

Rumah Rohani

POLA   RUMAH   ROHANI Ps. Ir. Djonny Tambunan Sekaranglah waktunya, apa yang pernah saudara terima perkataan Tuhan itu, janji Tuhan, nubuatan itu, maka kita akan menerimanya, kita akan menikmatinya dan kita akan menggenapinya. Jangan lihat ke belakang. Tuhan berkata: Apa yang Ku firmankan akan Ku genapi segera dengan sempurna. Kapan kita siap? Selama kita tidak siap tidak akan tergenapi. Kalo kita mengambil sikap seperti binatang-binatang yang masuk ke dalam bahterah Nuh, maka kita akan masuk. Nuh hanya menyediakan satu jenis makanan bagi semua binatang. Semua orang yang mengambil sikap seperti Ishak itulah yang akan menerima warisan.   Harta yang berharga tidak diberikan kepada mereka yang bersikap seperti anjing dan babi. Apa yang membuat kita masuk atau tidak adalah keputusan kita sendiri, sikap kita sendiri. Jangan minta waktu, karena waktu tidak bisa mengubah saudara , tapi apa merubah kita adalah keputusan kita. Lupakan yang di belakangmu, apakah...

PERLUNYA TERUS MENGALAMI UPGRADE DAN UPDATE

PAULUS DI YERUSALEM KPR 21:15-26 Hukum Taurat, sunat dan keimamatan Lewi/Harun telah menjadi budaya dan adat-istiadat yang melekat pada orang Israel ribuan tahun lamanya. Tanpa mereka dan kita mengalami upgrade dan update dengan memperbarui pikiran dan akal-budi, sulit untuk melepaskan kebiasaan dan adat-istiadat tersebut.

Pemahaman Konsep "Ikat Janji" dan "Perjanjian" untuk Menerima warisan dan Berkat

  Birth of Isaac: gospelimages.com Ayat Renungan: Ulangan 8:17-18: Kekayaan dan kemampuan yang kita miliki berasal dari Allah. Tujuan Allah memberikan kekuatan untuk mendapatkan kekayaan adalah untuk menggenapi "ikat janji"-Nya dengan Abraham, bukan karena kemampuan kita sendiri.   1 Tawarikh 16:15: Ikat janji Allah bersifat kekal dan berlaku "sampai seribu angkatan", yang dalam pemahaman Ibrani berarti tidak terbatas atau tak terhingga. Ini menegaskan bahwa "ikat janji" bukan sesuatu yang kadaluarsa atau dibatasi waktu.   Galatia 3:7, 9, 14, 29: Orang yang hidup oleh iman adalah anak-anak Abraham. Berkat Abraham dapat diterima oleh bangsa-bangsa lain melalui Yesus Kristus. Orang yang menjadi milik Kristus adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah.   Ada perbedaan antara "ikat janji" (secara korporat) dan "perjanjian" (janji secara individu). Allah lah yang berinisiatif mengadakan ikat-janji. Sebelum iman ...

Hukum Allah yang Tak Tertulis dan Kekekalan Zoe (MKS#11)

Khotbah berfokus pada analisis mendalam tentang kisah Kain dan Habel dari Kitab Kejadian, menekankan pentingnya hikmat Allah dan perkenanan-Nya atas persembahan. Pembicara menggunakan kisah tersebut untuk menjelaskan bahwa persembahan Habel diterima karena iman dan sesuai dengan hukum Tuhan, yang disiratkan sebelum Taurat tertulis. Lebih lanjut, dibahas bagaimana Kain berasal dari si jahat dan bagaimana usahanya untuk menghentikan rencana ilahi gagal, yang kemudian diganti dengan kelahiran Set. Akhirnya, ditutup dengan peringatan untuk tidak mengandalkan pemahaman sendiri tetapi pada hikmat Allah, sambil mengaitkan narasi kuno ini dengan tantangan kehidupan modern dan sudut pandang Iblis mengenai akhir zaman. Catatan ini disusun berdasarkan ulasan dan pengajaran, khususnya mengenai kisah Kain dan Habel, hukum Allah, strategi Iblis, dan konsep hidup ilahi ( Zoe ). I. Kelanjutan Pengajaran dan Doa Awal Pengajaran ini melanjutkan pembahasan sesi sebelumnya mengenai sudut pandang ibl...

BAGAIMANA KITA BISA MASUK DALAM ALAM KEMUSTAHILAN

BAGAIMANA KITA BISA MASUK DALAM ALAM KEMUSTAHILAN  Bagian 1 Ps. Ir.  Yappy Widjaya 16Feb14 LUK AS 1:36-38 (Luk 1:36)   Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, iapun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu. (Luk 1:37)   Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil." (Luk 1:38)   Kata Maria: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." Lalu malaikat itu meninggalkan dia. Hal yang tidak mungkin adalah dimensinya Tuhan. Bagi Allah tidak ada yang mustahil. Semua agama mempercayai hal itu. Ketika Abraham sudah berusia 99 tahun Allah berbicara, tahun depan Sara akan melahirkan seorang anak laki-laki. Sara tertawa. Tapi Allah berkata tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Markus 9:21 (Mar 9:21)   Lalu Yesus bertanya kepada ayah anak itu: "Sudah berapa lama ia mengalami ini?" Jawabnya: "Sejak masa kecilnya. (Mar 9:22)...