Langsung ke konten utama

MUSUH UTAMA GEREJA: SPIRIT BABEL

HIDUP DI JALAN TUHAN
Banyak orang Kristen hanya mementingkan diri sendiri. Ini terlihat dari doa-doa mereka. Apabila mereka melakukan pelanggaran mereka mencoba membela dirinya. Mereka takut kehilangan berkat-berkat, takut kehilangan kebahagiaan kesejahteraan, keamanan dan kenyamanan; bukan takut kehilangan firman dan hadirat Tuhan. Ini adalah pengaruh dari spirit Kain atau spirit Babel.
Apa pun keadaanmu, bisnismu, kesehatanmu, apa yang terjadi dengan keluargamu; cari dulu kehendak Bapa. Motor penggerak hidup kita dan motivasi kita haruslah sama dengan Yesus; melakukan kehendak Bapa. Maka tidak mungkin spirit Babel bisa mengontrol hidup kita.

KEJ 4:13-16
Gen 4:13  Kata Kain kepada TUHAN: "Hukumanku itu lebih besar dari pada yang dapat kutanggung.

Gen 4:14  Engkau menghalau aku sekarang dari tanah ini dan aku akan tersembunyi dari hadapan-Mu, seorang pelarian dan pengembara di bumi; maka barangsiapa yang akan bertemu dengan aku, tentulah akan membunuh aku."

Gen 4:15  Firman TUHAN kepadanya: "Sekali-kali tidak! Barangsiapa yang membunuh Kain akan dibalaskan kepadanya tujuh kali lipat." Kemudian TUHAN menaruh tanda pada Kain, supaya ia jangan dibunuh oleh barangsiapapun yang bertemu dengan dia.

Gen 4:16  Lalu Kain pergi dari hadapan TUHAN dan ia menetap di tanah Nod, di sebelah timur Eden.

Ada satu sikap pada Kain di mana dia ingin mengalami perlindungan, berkat dan keamanan; padahal dia telah membunuh adiknya sendiri. Dia belum pernah melihat kejadian sebelumnya; jadi betul-betul itu perbuatan jahatnya. Kain komplain akan hukuman dari Tuhan. Jangan terkecoh; dia tidak peduli akan hal-hal dari Tuhan, tapi hanya inginkan berkat, perlidungan dan keamanan. Bukan berkat-berkat rohani yang dia inginkan. Dia tidak takut kehilangan firman dan hadirat Tuhan. Ini juga yang menguasai banyak orang Kristen. Mereka hanya mementingkan diri mereka; terlihat dari doa-doa mereka. Apabila mereka melakukan pelanggaran mereka mencoba membela dirinya. Mereka takut kehilangan kebahagiaan kesejahteraan, keamanan dan kenyamanan; bukan takut kehilangan firman dan hadirat Tuhan. Kecemasan dia dapatkan karena dosa dan pelanggarannya.
Kain kabur dari hadapan Tuhan. Pada mulanya ia seolah-olah tidak mau hidupnya tersembunyi dari hadapan Tuhan; tapi tindakannya kontradiksi. Banyak orang Kristen berlaku serupa; apa yang dikatakan seolah-olah mencintai Tuhan tapi dalam tindakannya bertentangan. Kain tidak suka jalan-jalan Tuhan. Dia hanya fokus pada berkat dan perlidungan. Ibadah setiap minggu tidak berarti saudara menyukai jalan-jalan Tuhan. Banyak orang yang suka ada dihadapan Tuhan, suka ibadah, suka firman; tapi tidak mau ada di dalam Tuhan, tidak mau mengenakan kuk yang Tuhan kenakan, tidak mau ada di dalam Tuhan. Itu artinya saudara sudah dikuasai oleh spirit Kain. 
Jangan hidup perkasa di hadapan Tuhan; mengandalkan kekuatan sendiri, kekayaan, kepintaran dlsb. Tapi hiduplah menundukkan diri di dalam Tuhan. Jangan takut kepada Tuhan karena melakukan dosa dan kejahatan; tapi takutlah karena hormat terhadap Tuhan karena keberadaanNya dan kemuliaanNya. Tuhan tidak pernah menuntut manusia; tapi mengharapkan manusia percaya dan mengikuti jalan-jalanNya Tuhan. Belum tentu kita bahagia dan mendapat kecukupan ketika mengikuti jalan-jalan Tuhan, bahkan dalam mendidik kita, maka sepertinya banyak kesulitan datang. Tuhan tidak ingin mencobai, tapi Dia sudah menetapkan kita untuk berkuasa dan menjadi pemengang. Firmannya meneguhkan lagi; mengangkat  kita lagi; membuat kita semangat lagi dan menjadi berani menyatakan kebenaran.
Kain tidak meresponi firman karena tidak suka jalan-jalan Tuhan. Ini harus kita waspadai. Jangan lalai meresponi Tuhan; jangan biarkan berkat Tuhan itu gugur. Jangan berkata bahwa jalan Tuhan itu sulit; jangan berpikir bahwa jalan yang lain itu tidak berbahaya. Memang tidak berarti jalan yang lain itu dosa; tapi jalan yang lain itu belum ketahuan ujungnya sebab itu bukan jalan Tuhan. Itu jalan hidupmu, mungkin baik dan menghasilkan uang yang banyak. Tapi ukurannya tetap ukuran Tuhan; ketulusan hati dan integritas kepada Tuhan. Integritas artinya hati saudara tidak terpecah. Walau pun hanya Tuhan yang melihat kau tetap melakukan kebenaran dan ketaatan. Tidak tepat waktu, tidak membayar perpuluhan itu menyangkut integritas di hadapan Tuhan. Spirit Kain ini harus kita habiskan.
Jangan tersembunyi dari hadapan Tuhan. Jangan komplain terhadap Tuhan. Tuhan itu bukan maha sabar, tapi panjang sabar. Ia memberi kesempatan untuk bertobat; tapi ada batasnya. Kain komplain; merasa Tuhan itu pilih kasih dan tidak adil terhadapnya. Ia tidak bisa membunuh Tuhan, jadi ia membunuh Habel. Tuhan tidak pernah meninggalkan dan membiarkan kita anak-anaknya ditinggalkan. Hati-hati ketika kau mendengar kesaksian orang mendapat berkat atau kesembuhan. Spirit Kain bisa menyantet engkau, karena doamu belum dijawab Tuhan dan kau mulai menyalahkan Tuhan; padahal orang itu tidak pernah melayani Tuhan sedangkan kau setia dalam pelayanan.
Dua belas murid Apolos di Efesus memiliki hati yag tulus, mudah dibentuk hatinya, mau diajar; mereka tidak akan mudah  tersantet spirit Kain. Mereka merespon firman dengan cepat. Mereka mau mengikuti jalan-jalan Tuhan seperti apa yang dikatakan oleh Paulus. Mereka merespon dan memberikan diri mereka dibaptis. Seketika mereka dipenuhi oleh Roh Kudus.
Orang-orang yang bukan murid yang ada di synagoge tidak mau menerima dan bahkan menentang jalan Tuhan ketika mendengar khotbah rasul Paulus tentang kerajaan Allah dan jalan-jalan Tuhan. Banyak pemimpin gereja yang tahu apa yang mereka dengar adalah kebenaran yang luarbiasa; tapi mereka tidak mau mengaplikasikan firman kebenaran itu di gerejanya karena akan merugikan mereka secara finansial, secara lahiriah, secara materi. Mereka takut kebenaran itu akan membuat jumlah jemaat mereka melorot tajam. Pemimpin gereja seperti itu tidak menentang Tuhan, tapi mereka tidak mau menerima jalan-jalan Tuhan, tapi hanya mau menuruti jalan-jalan mereka sendiri.
Jadi spirit Kain itu terus hidup dan muncul di Efesus dan terus berkembang sampai  hari ini.
Kej 6:2, 5
Gen 6:1  Ketika manusia itu mulai bertambah banyak jumlahnya di muka bumi, dan bagi mereka lahir anak-anak perempuan,

Gen 6:2  maka anak-anak Allah melihat, bahwa anak-anak perempuan manusia itu cantik-cantik, lalu mereka mengambil isteri dari antara perempuan-perempuan itu, siapa saja yang disukai mereka.

Gen 6:3  Berfirmanlah TUHAN: "Roh-Ku tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam manusia, karena manusia itu adalah daging, tetapi umurnya akan seratus dua puluh tahun saja."

Gen 6:4  Pada waktu itu orang-orang raksasa ada di bumi, dan juga pada waktu sesudahnya, ketika anak-anak Allah menghampiri anak-anak perempuan manusia, dan perempuan-perempuan itu melahirkan anak bagi mereka; inilah orang-orang yang gagah perkasa di zaman purbakala, orang-orang yang kenamaan.

Gen 6:5  Ketika dilihat TUHAN, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata,

Manusia hidup menurut kecenderungan hatinya saja, melakukan apa saja yang mereka sukai; kecuali Nuh. Semua dikuasai spirit Kain, termasuk anak-anak Allah.
Gen 6:8  Tetapi Nuh mendapat kasih karunia di mata TUHAN.

Gen 6:9  Inilah riwayat Nuh: Nuh adalah seorang yang benar dan tidak bercela di antara orang-orang sezamannya; dan Nuh itu hidup bergaul dengan Allah (Noah walked with God).

Kej 6:9 Nuh hidup bergaul dengan Allah (walk with God). Ia berjalan di jalan-jalan Tuhan, sehingga ia mendapatkan perkenanan Tuhan.
 Walau pun jalan Tuhan tidak membawa keberuntungan, tidak membuatmu sejahtera, malah membuatmu rugi dan menderita; tapi kau mendapatkan perkenanan dan kasih karunia Tuhan. Mana yang kau pilih? Jika kau memutuskan untuk tetap memilih jalan-jalan Tuhan, kau akan selamat dari spirit Kain.
Nuh mendapatkan kasih karunia Tuhan; ia selamat karena Tuhan. Keluarganya ikut diselamatkan (istrinya; 3 anaknya dan 3 anak mantunya); bukan diselamatkan dari air bah tapi diselamatkan oleh air bah.
Paulus memisahkan murid-muridnya dari orang-orang yang menentang jalan Tuhan. Ia menyelamatkan mereka dari spirit Kain dan menempatkan murid-muridnya dan mengajarkan mereka injil Kerajaan Allah di ruang kuliah Tiranus.
Gen 9:18  Anak-anak Nuh yang keluar dari bahtera ialah Sem, Ham dan Yafet; Ham adalah bapa Kanaan.

Gen 9:19  Yang tiga inilah anak-anak Nuh, dan dari mereka inilah tersebar penduduk seluruh bumi.

Gen 9:20  Nuh menjadi petani; dialah yang mula-mula membuat kebun anggur.

Gen 9:21  Setelah ia minum anggur, mabuklah ia dan ia telanjang dalam kemahnya.

Gen 9:22  Maka Ham, bapa Kanaan itu, melihat aurat ayahnya, lalu diceritakannya kepada kedua saudaranya di luar.

Gen 9:23  Sesudah itu Sem dan Yafet mengambil sehelai kain dan membentangkannya pada bahu mereka berdua, lalu mereka berjalan mundur; mereka menutupi aurat ayahnya sambil berpaling muka, sehingga mereka tidak melihat aurat ayahnya.

Gen 9:24  Setelah Nuh sadar dari mabuknya dan mendengar apa yang dilakukan anak bungsunya kepadanya,

Gen 9:25  berkatalah ia: "Terkutuklah Kanaan, hendaklah ia menjadi hamba yang paling hina bagi saudara-saudaranya."

Gen 9:26  Lagi katanya: "Terpujilah TUHAN, Allah Sem, tetapi hendaklah Kanaan menjadi hamba baginya.

Gen 9:27  Allah meluaskan kiranya tempat kediaman Yafet, dan hendaklah ia tinggal dalam kemah-kemah Sem, tetapi hendaklah Kanaan menjadi hamba baginya."

Kej 9:18-27
Ham mencela kelakuan bapanya; Nuh. Padahal Nuh telah mendapatkan perkenanan dan kasih-karunia Tuhan. Ham tidak menghormati bapanya, tidak menutupi kelemahan bapanya; malah menceritakannya di luar, mengeksposnya. Itulah spirit Kain. Walau pun dunia ini telah dihapuskan oleh air bah; spirit Kain telah menyantet Ham. Walau pun mereka selamat oleh karena bapanya, Ham tidak menghormati dan menghargai Nuh sebagai sumber anugerah. Ia merasa selamat karena ia istimewa, karena dirinya sendiri, bukan karena Nuh bapanya.
Oleh sebab itu di gereja kita harus memandang para pemimpin, gembala, pastor dengan hormat sebagai sumber anugerah. Kita tidak boleh mencibir, mengekpos, merendahkan kelemahan yang ada pada mereka. Jika demikian halnya; kita tidak akan menghormati perkataan Tuhan lewat firman yang mereka sampaikan. Kita mendengarkan khotbah firman mereka, menemukan kebenaran, tapi belum tentu bisa menerima anugerah dan perkenanan dari Tuhan; sebab kita tidak menghormati mereka sebagai sumber anugerah.
Tuhan tidak mengutuk manusia ketika Adam dan Hawa jatuh dalam dosa. Nuh tidak mengutuk Ham; tapi dia mengutuk Kanaan. Kanaan adalah anak kelima dari Ham. Pada saat itu Kanaan belum lahir. Nuh tidak mengutuk cucunya sendiri, tapi dia mengutuk spirit Kanaan. Kanaan memiliki arti roh dunia.
Kej 10:6-9
Gen 10:6  Keturunan Ham ialah Kush, Misraim, Put dan Kanaan.

Gen 10:7  Keturunan Kush ialah Seba, Hawila, Sabta, Raema dan Sabtekha; anak-anak Raema ialah Syeba dan Dedan.

Gen 10:Kush memperanakkan Nimrod; dialah yang mula-mula sekali orang yang berkuasa di bumi;

Gen 10:9  ia seorang pemburu yang gagah perkasa di hadapan TUHAN, sebab itu dikatakan orang: "Seperti Nimrod, seorang pemburu yang gagah perkasa di hadapan TUHAN."


Kush anaknya Ham. Anaknya Kush (ay7) Seba, Hawila, Sabta, Raema dan Sabtektha. Tapi di ayat 9 dikatkaan Kush memperanakan Nimrod (artinya rebellion atau pemberontak). Jadi sebenarnya Nimrod ini bukanlah nama orang, tapi nama julukan. Ini adalah nama spirit.
Nimrod membangun 3 kerajaan: Babel, Erekh dan Akad; semuanya di tanah Sinear (ay10).
Gen 11:1  Adapun seluruh bumi, satu bahasanya dan satu logatnya.

Gen 11:2  Maka berangkatlah mereka ke sebelah timur dan menjumpai tanah datar di tanah Sinear, lalu menetaplah mereka di sana.

Gen 11:3  Mereka berkata seorang kepada yang lain: "Marilah kita membuat batu bata dan membakarnya baik-baik." Lalu bata itulah dipakai mereka sebagai batu dan ter gala-gala sebagai tanah liat.

Gen 11:4  Juga kata mereka: "Marilah kita dirikan bagi kita sebuah kota dengan sebuah menara yang puncaknya sampai ke langit, dan marilah kita cari nama, supaya kita jangan terserak ke seluruh bumi."

Gen 11:5  Lalu turunlah TUHAN untuk melihat kota dan menara yang didirikan oleh anak-anak manusia itu,

Gen 11:6  dan Ia berfirman: "Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apapun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana.

Gen 11:7  Baiklah Kita turun dan mengacaubalaukan di sana bahasa mereka, sehingga mereka tidak mengerti lagi bahasa masing-masing."

Gen 11:8  Demikianlah mereka diserakkan TUHAN dari situ ke seluruh bumi, dan mereka berhenti mendirikan kota itu.

Gen 11:9  Itulah sebabnya sampai sekarang nama kota itu disebut Babel, karena di situlah dikacaubalaukan TUHAN bahasa seluruh bumi dan dari situlah mereka diserakkan TUHAN ke seluruh bumi.

Kej 11:
Ay3. Marilah (come)
Ay4a. Marilah(come)
Ay4b. Marilah (come)
Jadi ada 3 marilah(come).
Kita lihat lagi Nimrod mendirikan 3 kerajaan.  Lalu Nimrod mendirikan kota besar.
Mereka mencoba sampai ke langit, tahta Tuhan. Mereka mencoba menyaingi Tuhan.
Mereka tidak ingin terserak di bumi, padahal Tuhan berkata beranak-cuculah; penuhi seluruh bumi (terserak). Jadi mereka menentang jalan Tuhan.
Jika kita ada di dalam Tuhan kita adalah pelaksana firman; bagian dari Tuhan; untuk menghancurkan Babel. Tapi jika kita ada dihadapan Tuhan, kita akan menjadi mereka yang membangun Babel.
Ay5,6. Marilah (come dari Tuhan). Tuhan menentang usaha mereka  (permulaan usaha mereka) dan menentang rencana mereka. Spirit Babel ini bukan hanya dari si jahat, tapi merupakan spirit yang berusaha menentang jalan-jalan Tuhan. 
Orang-orang di Kerajaan Babel ini sudah mencoba menjadi Tuhan atas diri mereka, menentukan jalan mereka sendiri; mencari nama,
Orang-orang yang ada di hadapan Tuhan itu orang yang percaya Tuhan. Kush itu cucunya Nuh. Ketika Kush lahir Nuh masih hidup. Nimrod dilahirkan oleh Kush.
Abraham tidak pernah membangun kota, tidak membangun kerajaan walau pun kekayaannya banyak, prajuritnya gagah perkasa. Dia memilih tetap di jalan Tuhan. Dia tetap tinggal di tenda. Dia percaya Tuhan yang menjagai dia, Tuhan pegang kontrol. Dia hidup di dalam perlindungan Tuhan.
Terah juga sudah tersantet spirit Babel; Ur-Kasdim itu dekat dengan Babel. Ia ikut berangkat dengan Abram ketika mendapatkan panggilan Tuhan. Terah memimpin untuk pergi ke Kanaan, ia bisa melihat berkat di Kanaan. Tapi, Terah gagal di tengah jalan; ia terhenti di Haran; menuruti kemauannya sendiri, menurut pikirannya sendiri, menuruti perasaannya sendiri. Anaknya yang bernama Haran meninggal di Ur-Kasdim, jadi ia masih mengingat masa lalunya. Jadi Terah tidak mampu mengikuti panggilan Tuhan atas keluarganya. Jika kita mau menjauh dari spirit Babel, kita harus memiliki ketaaatan penuh.
Jadi roh Babel adalah roh jahat+roh dunia+kemampuan / kehebatan kita + kemajuan jaman. Roh Babel mempengaruhi banyak bidang: keuangan, pendidikan, politik, entertain, dsb.
Kita harus mewaspadai sistem roh ini.
Bagaimana kita bisa bebas dari spirit Babel?
1.     Mengikuti instruksi/arahan/perintah dari bapa rohani. Kita akan mengalami dimensi unstopable; tidak dapat dihentikan oleh spirit Babel. Tidak mudah dikuasai spirit Babel. Kuncinya adalah ketaatan penuh, tanpa melihat keadaan/kondisi. Murid-murid disuruh menyiapkan makan untuk 5000 orang. Mereka kebingungan.  Yakub tetap taat pada instruksi Ishak untuk mecari seorang istri ke Padan-Aran, rumah Laban, pamannya. Instruksi yang ditaati akan membuka akses alam roh, sehingga perjalanan dan langkah hidup kita harus berasal dari rumah rohani. Esau telah tersantet spirit Kain, seenaknya, sesukaannya mengambil istri orang Kanaan; orang Het; yang mendukakan Ishak dan Ribka. Karena itu Yakub dijumpai Tuhan pertama di Betel; kemudian di Pniel bergumul dengan malaikat Tuhan dan diubahkan jati-dirinya.
2 Tim 3:8-13
Ay8. Yanes dan Yambres menentang Musa. Yanes = orang yang bicaranya menentang, senang beragumen. Yambres = orang yang kepahita. Nama-nama itu bukanlah nama-nama pribadi; tapi nama-nama spirit. Tuhan menyatakan mereka menentang jalan Tuhan, menentang jalan kebenaran; bukan menentang Musa. Kebodohan Yanes dan Yambres akan dinyatakan; tapi mereka akan menjadi jahat dan menipu dan bertambah jahat (ay13). Kasih-karunia tidak ada pada mereka. Timotius telah mengikuti ajaran Paulus, juga cara hidup, pendirian, ma, kesabaran, kasih, ketekunan dan bahkan penderitaan dan penganiayaan. Ia selalu mendukung Paulus di mana pun Paulus dan apa pun keberadaan Paulus. Sebaliknya Demas, meninggalkan Paulus, karena penderitaan yang dialami Paulus. Demas tidak meninggalkan Tuhan, tapi dia mencintai dunia ini (jalan dunia ini). Demas kesantet spirit Babel dan tidak mau mengalami jalan yang sama yang dialami Paulus, jalannya Tuhan.
2.     MakananKu ialah melakukan kehendak Bapa. (Yoh 4).
 A. Hidupku yang utama adalah melakukan kehendak Bapa. Fokus untuk komit dan melakukan kehendak Tuhan.
B. Hidup karena perkataan Tuhan
C. Jangan memegang janji Tuhan untuk keinginan dirimu, tapi kita hidup karena ikat-janji dengan Tuhan.
Ibr 11:13
Mereka mati tapi tidak memperoleh apa yang sudah dijanjikan itu. Tuhan telah berjanji, tapi mereka tidak kecewa karena tidak fokus pada janji Tuhan. Mereka terus fokus pada ikat janji. Yang terpenting bukan apa yang Tuhan janjikan, tapi kita mengutamakan ikat-janji dengan Tuhan. Kita sedang membangun generasi berikutnya yang akan menerima janji itu.
Mereka tidak pernah meng-klaim janji Tuhan kepada mereka. Mereka hanya hidup karena ikat-janji. Itu akan membebaskan kita dari spirit Babel. Kita tidak akan kecewa kepada Tuhan, tapi terus bersyukur kepada Tuhan. Kita bukan mencari keuntungan dari firman dan dari Tuhan; bukan fokus pada diri kita, tapi fokus pada ikat-janji.

Yesus telah membuka jalan untuk lepas dari spirit Babel. Dia telah bebas dari spirit Babel, karena Ia mengutamakan melakukan kehendak Bapa. Selama 30 tahun lamanya Dia menundukkan diriNya kepada Yusuf da Maria. Tidak berkhotbah, tidak melakukan mujizat apa pun padahal Ia mampu. Ia bahkan minta dibaptis oleh Yohanes demi menggenapkan seluruh kehendak Bapa. Sorga terbuka, Yesus mendapatkan perkenanan Bapa.
Apa pun keadaanmu, bisnismu, kesehatanmu, apa yang terjadi dengan keluargamu; cari dulu kehendak Bapa. Motor penggerak hidup kita dan motivasi kita haruslah sama dengan Yesus; melakukan kehendak Bapa. Maka tidak mungkin spirit Babel bisa mengontrol hidup kita.

Postingan populer dari blog ini

Mengatasi Spirit Amalek

Perang Melawan Spirit Amalek Dari Generasi ke Generasi Spirit Amalek adalah spirit cinta akan uang, keserakahan, egoisme, spirit familiarity (minta dimaklumi oleh Tuhan untuk suatu perbuatan yang dipandang baik). Spirit Amalek membuat orang percaya menjadi batu sandungan, mencari kesempatan dari kelemahan orang, bahkan menahan kegerakan Tuhan. Kita melihat spirit keserakahan yang sama beroperasi di banyak pemimpin Gereja , bahkan hari ini. L ebih dari apa pun, hal ini telah mendiskualifikasi mereka untuk mengecap firman yang baik dan karunia-karunia dunia yang akan datang ( from ruling in the Tabernacles Age to come, Ibrani 6:5) . Kisah Purim kembali ke waktu ketika orang Amalek menyerang Israel beberapa minggu setelah mereka meninggalkan Mesir di bawah Musa. Kisah ini dicatat dalam Keluaran 17: 8-16. Setelah pertempuran .... (14) Lalu berkatalah TUHAN kepada Musa, "Tulis kanlah semuanya ini dalam sebuah kitab sebagai tanda peringatan, dan ingatkanlah kep...

Delusi Ego Manusia

Umat ​​manusia percaya bahwa dirinya adalah tuhan (oleh karena kehendak bebas yang dimilikinya), dan hanya tunduk pada dirinya sendiri — tetapi ia hanyalah manusia fana yang tertipu oleh si jahat. Saya ingin membuktikan anggapan ini dengan mengutip kisah menara Babel. Kejadian 11:6 (TB) dan Ia berfirman: "Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana. Perhatikan "mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana" . Artinya, Allah pun mengakui bahwa kekuatan dari kesatuan dan kesepatan manusia yang memilih memakai kehendak bebasnya, tanpa sedikitpun faktor Tuhan.  Justru mereka merasa jadi tuhan. Mereka membangun gambar diri (image) mereka dan mencari nama atau reputasinya. Padahal Tuhanlah yang ingin menjadikan mereka serupa dan segambar (image) dengan diriNya. Tapi bukan ...

Efesus 3:16-20 - DOA PAULUS

MEMPERBESAR KAPASITAS ROH Efesus 3:16-20 3:16  Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan   kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, 3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. 3:18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 3:19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, Doa yang disampaikan  dalam Efesus 3: 16-20 pada dasarnya ada lima hal yang  rasul Paulus doakan agar mereka dan kita memiliki: ...

ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) - The Boundless Spirit UR #225

Berikut adalah catatan  dari khotbah THE UPPER ROOM 225 oleh Dr. Jonathan David pada tanggal 24 Maret 2026 yang berjudul "ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1)" : THE UPPER ROOM 225 - 24 Maret 2026 ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) Pembicara: Dr. Jonathan David 1. Pendahuluan & Doa Pembuka Pencurahan Terakhir: Tuhan berfirman akan ada pencurahan terakhir Roh Kudus yang akan mengakhiri segalanya dan memulai zaman baru, yaitu zaman kebenaran . Manifestasi Roh Kudus: Roh Kudus akan membawa umat-Nya kepada kebenaran, pewahyuan, pengertian, hikmat, dan memberikan informasi rahasia serta pengertian mendalam yang hanya diberikan oleh surga . Musuh tidak akan bisa memotong informasi atau apa yang Tuhan katakan kepada kita . Kisah Mendengar Suara Tuhan: Pembicara menceritakan pengalaman tentang seorang wanita yang mengaku bersedia membayar 1 juta dolar untuk bisa mendengar suara Tuhan . Namun, ketika ditawari CD dan catatan khotbah seharga USD 55, wanita tersebut mengeluh mahal...

YUSUF ARITMATEA MENJADI GENERASI PENGGENAP

gambar: myeastercandy.blogspot.co.id Ada orang-orang yang Tuhan sudah siapkan dan tetapkan untuk menjadi pelaksana dari firman-Nya. Di saat saat kritis dan penting banyak orang terkejut,  tidak menyangka, ada orang-orang yang bisa melakukan hal-hal yang kristis. Nama Yusuf dari Arimatea baru muncul di saat-saat kematian Yesus. Dia bukan termasuk 12 murid Yesus. Tidak juga termasuk 70 murid Yesus atau 500 murid Yesus yang lainnya. Yusuf Arimatea tiba-tiba muncul di saat yang kritis sekali.  Ketika tidak ada seorang pun yang tidak punya akses kepada Pontius Pilatus, ternyata muncul Yusuf dari Arimatea. Ketika itu murid-murid Yesus yang sudah mengikuti Dia tiga setengah tahun lamanya semua lari meninggalkan Yesus dan tercerai-berai. Jadi siapa yang akan menguburkan mayat Yesus dengan layak? Siapa yang bisa menggenapkan firman perkataan Tuhan?   Membuat kita terkejut; kapan Tuhan menyiapkannya?  Alkitab hanya menyebut dia adalah seseorang yang berasal da...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

Upper Room 35 – DR. Jonathan David

  Dobel dekade sorga terbuka, ketajaman profetik, posisi strategis dan demonstrasi Roh adalah anugerah yang diberikan Tuhan Yang Mahatinggi untuk kita menghadapi tantangan 20 tahun hari-hari terakhir ini (2019-2039). 08-02-2022 Sorga terbuka dan Roh Kudus turun. Sekarang aku bisa memulai pelayanan. Hal-hal supranatural akan mengambil alih. Roh Kudus jadilah pemimpinku sebagaimana Kau memimpin Kristus. Kesaksian dari Roh, bahwa aku adalah anak Allah yang hidup, bergabung dengan Kristus dan mewarisi yang Tuhan sediakan. Ketajaman profetik, dobel dekade sorga terbuka, posisi strategis dan demonstrasi Roh akan jadi porsi hidup kami dalam 2 dekade sorga terbuka 2019-2039. Selama 40 hari 40 malam Goliath menantang orang Israel.   Daud membangkitkan keberaniannya ketika Isai memberikan tugas mengantar makanan. Pergi dan lihat. Dia dengarkan nasihat bapanya dan tugas itu sudah diset. Berapa banyak yang mentaati bapa rohani? Kita kehilangan pesan itu. Dan Bileam dicemari oleh...

Rumah Rohani

POLA   RUMAH   ROHANI Ps. Ir. Djonny Tambunan Sekaranglah waktunya, apa yang pernah saudara terima perkataan Tuhan itu, janji Tuhan, nubuatan itu, maka kita akan menerimanya, kita akan menikmatinya dan kita akan menggenapinya. Jangan lihat ke belakang. Tuhan berkata: Apa yang Ku firmankan akan Ku genapi segera dengan sempurna. Kapan kita siap? Selama kita tidak siap tidak akan tergenapi. Kalo kita mengambil sikap seperti binatang-binatang yang masuk ke dalam bahterah Nuh, maka kita akan masuk. Nuh hanya menyediakan satu jenis makanan bagi semua binatang. Semua orang yang mengambil sikap seperti Ishak itulah yang akan menerima warisan.   Harta yang berharga tidak diberikan kepada mereka yang bersikap seperti anjing dan babi. Apa yang membuat kita masuk atau tidak adalah keputusan kita sendiri, sikap kita sendiri. Jangan minta waktu, karena waktu tidak bisa mengubah saudara , tapi apa merubah kita adalah keputusan kita. Lupakan yang di belakangmu, apakah...

Kepenuhan keallahan (the fullness of the Godhead) di dalam Yesus dan Orang Percaya (MKS #42)

Ringkasan: Khotbah Ps. Djonny ini masih membahas konsep iman yang hidup melalui teladan perjalanan hidup Abraham . Bahwa iman sejati bukan sekadar pengakuan, melainkan harus diwujudkan melalui perbuatan nyata yang mendasari setiap keputusan hidup sehari-hari. Penulis menjelaskan bahwa ketika seseorang lahir baru, mereka menerima benih ilahi dan potensi Allah yang harus dikembangkan hingga mencapai kedewasaan spiritual. Melalui ketaatan Abraham, Allah menyingkapkan rahasia kerajaan-Nya yang kemudian diwariskan secara spiritual kepada generasi berikutnya sebagai keturunan Abraham . Fokus utama narasi ini adalah ajakan bagi jemaat untuk bertumbuh dewasa dan tidak menjadi bayi rohani agar dapat menerima janji warisan ilahi . Akhirnya, iman tersebut dipandang sebagai kunci untuk menampilkan dimensi rupa Allah dan mengalahkan kuasa maut di dunia. Ibadah JMD Bandung 14 Juni 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 42" Berikut adalah ringkasan poin-poin penting serta penjelasan detailnya:...

Membangun Benteng Perlindungan

SATE 10 December 2020   Bacalah terlebih dahulu: Ibrani 8:7-10, Ayub 1:1 Sebagaimana iblis dapat membuat benteng di dalam pikiran manusia, Allah juga dapat membuat benteng di dalam manusia. Ayub mempunyai empat karakter yang menonjol di dalam kehidupannya yaitu saleh, jujur, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. Ketika iblis melakukan berbagai pencobaan kepada Ayub seiijin dari Allah, dimulai dari kehilangan anak-anaknya, kesehatannya, istrinya, bahkan dijauhi oleh teman-temannya. Tetapi ketika masalah tersebut muncul, Ayub tetap kuat dan karakter Ayub tetap sama, karena Allah sudah membangun terlebih dahulu banteng dan kubu di dalam pikiran Ayub! Sehingga berkali-kali Alkitab mengatakan bahwa Ayub itu tidak berdosa.   Allah membangun di dalam roh, dengan cara menaruh dan menuliskan hukumNya di dalam akal budi manusia. yaitu melaui mendengarkan dan merenungkan firman sehingga Allah menjadi Allah mereka, dan manusia menjadi umatNya.   *#1. Bagaimana Allah bisa berhasil ...