Langsung ke konten utama

POIN MASUK KE SION


ENTRANCE POINT TO ZION

Sunday Celebration, ANS MUAR, APRIL 7, 2019 By Dr. Jonathan David

Pola yang diberikan Tuhan kepada Musa berbeda dari pola dalam kitab Ibrani.

Tuhan membawa bangsa Israel kepada-Nya sehingga kita bisa kembali kepada Tuhan. Tuhan ingin mengubah semua bangsa-bangsa di suluruh dunia berbalik kepada-Nya.

Iblis itu berbahaya karena ia berusaha memecah belah gereja dari dalam. Tetapi Tuhan ingin
 membawa kita ke Sion dan memerintah dari Sion.

Selama 2000 tahun terakhir, Dia adalah seorang pembangun. Setiap bata menjadi bata hidup. Sampai sekarang Tuhan masih menciptakan (making, menjadikan) manusia. Batu bata menjadi dinding dan dinding di tempat yang tepat akan menjadi rumah.

Jika kita membangun dengan Dia kita tidak perlu takut karena Tuhan mengguncang segalanya dan yang tinggal tetap  itu akan menjadi hal-hal yang tidak bisa diguncang lagi.

Sion adalah tempat yang kuat dan kita tidak diizinkan untuk masuk kecuali kita disesuaikan (aligned) dengan akurat.

Ada banyak hal yang Tuhan ingin lakukan di masa depan. Setiap aspek kehidupan harus diajarkan
di dalam rumah. Ketika kita mengatur infrastruktur yang tepat, Roh Kudus akan datang. Di rumah kita belajar caranya membangun atmosfir.

Kerajaan lebih besar dari gereja. Gereja adalah bagian kecil dari kerajaan. Kita dapat
datang  ke dalam gereja  dalam keadaan lemah dan meninggalkan gereja dengan kuat.

Kisah Para Rasul 13

Pisahkan Barnabas dan Paulus. Apakah itu berarti mereka melakukan pertunjukan sendiri? Di gereja sekarang begitu banyak orang melakukan pertunjukan mereka sendiri dan mengatakan bahwa mereka tidak punya waktu. Waktu sudah ditentukan buat kita miliki dan kita diberikan waktu. Kita harus menetapkan prioritas dan kembali ke tugas kita. Di situlah kita memulainya.

Kembali ke loteng atas (upper room) di mana kita memiliki Perjamuan Kudus dan menerima firman yang baru.  Itu adalah tempat penugasan.

Orang-orang kembali lagi dan lagi karena ini adalah tempat mereka bertemu dengan Tuhan, mengatur frekuensi telinga rohani (tuning) mereka dan mendengarkan  secara akurat.
Ketika gereja pindah ke Sion, ia akan memiliki kekuatan untuk melakukan bisnis/urusan/hal-hal Kerajaan.

Yesus sedang membangun gereja. Roh Kudus menghubungkan surga dan gereja bersama.
Kita dapat membangun sedemikian rupa sehingga Roh Kudus dapat turun. Kita tidak bisa membangun sendiri. Kita hanya dapat membangun ketika seluruh grup siap.

Ketika gereja menjadi akurat, dimensi surga akan mengalir dengan sangat bebas. Kita akan
bekerja dengan cerdas dan bukan bekerja keras. Kita bisa meletakkan tangan kita dan orang sakit akan disembuhkan. Biarkan iman kita sembuhkan seseorang dan biarkan gaya hidup kita membawa orang lain ke gereja.

Gereja adalah kekuatan yang besar. Gereja adalah fase pertama, fase kedua adalah Sion dan
fase ketiga adalah Kerajaan. Kita mungkin tidak mengerti sekarang tetapi berdoa dengan Roh
Pemahaman supaya datang sehingga hikmat akan ada di hati kita. Sementara kita memikirkannya, Tuhan bisa memberi kita kata-kata. Jika kita pergi ke orang yang tepat dan mengucapkan firman Tuhan, manifestasi supernatural akan datang.

Kita bisa menjadi orang Kristen biasa atau kita bisa menjadi luar biasa. Pilihan ada di tangan kita. Jika kita mau untuk melihat hal-hal ajaib, kita harus menabur hal-hal yang benar. Hal-hal yang benar akan membawa hasil yang benar. Jika kita ingin orang disembuhkan, orang sakit harus hadir.

Titik masuk ke Sion adalah darah Kristus.

Ibrani  10:19-23

10:19 Jadi, saudara-saudara, oleh darah Yesus kita sekarang penuh keberanian dapat masuk ke dalam tempat kudus, 10:20 karena Ia telah membuka jalan yang baru dan yang hidup bagi kita melalui tabir, yaitu diri-Nya sendiri, 10:21 dan kita mempunyai seorang Imam Besar sebagai kepala Rumah Allah. 10:22 Karena itu marilah kita menghadap Allah dengan hati yang tulus ikhlas dan keyakinan iman yang teguh, oleh karena hati kita telah dibersihkan dari hati nurani yang jahat dan tubuh kita telah dibasuh dengan air yang murni. 10:23 Marilah kita teguh berpegang pada pengakuan tentang pengharapan kita, sebab Ia, yang menjanjikannya, setia.

1. Keberanian atau kepercayaan diri

Keyakinan untuk masuk. Melalui darah Kristus kita bisa masuk dan kita bisa masuk ke Tempat Kudus. Sungai Roh Kudus menghubungkan kita dengan takhta. Roh Kudus adalah tentang otoritas, kuasa, rantai komando dan supranatural. Kemanapun pohon berada, pohon itu
akan hidup.

Kami percaya diri karena kami tahu apa yang telah dilakukan Yesus. Jika kita tidak tahu apa yang Dia miliki, selesai, kita tidak akan memiliki kepercayaan pada apa pun. Dia menunjukkan kepada kita bagaimana mengatasi godaan, berurusan dengan dosa, pemimpin agama, dan roh jahat dalam diri orang, dll.

Ketika kita berdoa doa Kerajaan, kita akan melaksanakan wewenang Kerajaan atas kuasa
kegelapan. Berdoalah sampai ada terobosan. Berdoalah sampai Roh Kudus masuk. Jangan hanya berdoa biasa-biasa tetapi melewati batas dan berani masuk. Kita masing-masing dapat mengalami hal-hal yang lebih besar dan tingkat yang lebih tinggi.

2. Darah Yesus membayar harga penuh.

Tuhan membayar harga tertinggi untuk kita. Kami ditebus oleh penawaran tertinggi. Saat darah
Kristus telah dicurahkan, ini adalah harga tertinggi yang dapat diberikan surga. Iblis tidak dapat melawan tawaran harga ini.

3. Cara baru dan hidup

Jalan ini dibuka setelah Yesus datang dan mati untuk kita. Inilah yang perlu kita miliki dan
pengertian akan hal ini dan tujuan kedatangan Yesus. Ini adalah jalur khusus dan legal. Itu bukan agama baru. Jika kita berjalan dengan cara ini kita akan menjadi lebih baik. Itu segar. Ketika kita mengambil Komuni Suci, kita tidak berpikir cukup jauh dan dalam agar emosi kita terpengaruh. Jika kita tidak bisa digerakkan oleh apa yang Tuhan telah melakukan untuk kita, kita tidak akan merasakan apa-apa untuk Tuhan. Sebaliknya, kita akan berterima kasih kepada Tuhan setiap hari.

4. Jalur khusus yang dilegalisir

Kami memiliki komunikasi langsung dengan-Nya. Kami memiliki Imam Besar Agung di atas Rumah  Bapa. Jagai langit terbuka (open heaven) di atas hidup kita sehingga kita dapat mengikat apa pun yang ada di surga dan juga berdoa melepaskan ke bumi seperti di surga. Jangan hanya menikmati fasilitas gereja.  Pekerjaan itu harus selesai. Jangan biarkan pekerjaan menunggu. Bahkan Tuhan harus menyelesaikan pekerjaan-Nya dan Dia beristirahat hari ke 7.

Gereja harus berfungsi sepenuhnya. Ketika kita menyelesaikan pekerjaan, Sion akan terwujud.


Postingan populer dari blog ini

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

KUASA IKAT JANJI (Bagian 2)

Upper Room 180 - 4 Maret 2025 Dr. Jonathan David "Perjalanan ikat janji" adalah perjalanan di mana Allah membawa Abraham masuk ke dalam hubungan yang mendalam, di mana Allah menjadi sumbernya dan berjanji untuk menyertai serta mengubah segala sesuatu di mana pun Abraham berada. Dalam perjalanan ini, identitas Abraham tidak lagi didasarkan pada latar belakang lahiriahnya. Yesus mengatakan ini untuk menekankan bahwa hubungan spiritual berdasarkan ketaatan kepada kehendak Allah lebih penting daripada hubungan darah. Bahayanya adalah jika kita terlalu terikat pada kewajiban dan identitas lahiriah sehingga menghalangi kita untuk menyelesaikan tugas Tuhan. "Penebusan sejati" adalah pembebasan dari diri sendiri, ketakutan, pola pikir lama, dan identitas yang dibentuk oleh hal-hal duniawi. Identitas sejati kita ada di dalam Kristus, dan tujuannya adalah untuk semakin serupa dengan-Nya, melepaskan keakuan agar dapat memperoleh Kristus. Tuhan ingin mengubah bangsa-bangsa mel...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

Preparing the Bride - Session 2

Persiapan gereja sebagai Mempelai Wanita Kristus untuk pernikahan dengan Anak Domba - Sesi 2 Ps. Djonny Tambunan Pada sesi ini papa membahas konsep menjadi kudus dan setia sebagai istri Kristus. Pembicara menekankan bagaimana Roh Kudus bekerja dalam diri orang percaya untuk mengatasi godaan dan mencapai kekudusan. Ia menarik garis paralel antara pencobaan yang dialami Y esus dan pencobaan yang dihadapi orang Kristen masa kini. Papa mengilustrasikan lebih jauh dengan tokoh Musa sebagai teladan keteguhan iman. Berikut adalah rangkumannya, yang akan membantu Anda memahaminya dengan mudah: Tujuan Tuhan dalam Hidup Orang Percaya : Tuhan berharap umat-Nya menjadi kudus dan mencapai kekudusan seperti Kristus. Ini bukan hanya menjadi umat Tuhan, tetapi juga menjadi kekasih atau istri-Nya. Untuk mencapai ini, Tuhan memberikan Roh Kudus. Peran Roh Kudus : Roh Kudus memberikan kemampuan untuk merespon kehendak Roh, bukan keinginan daging. Roh Kudus memberikan identitas bahwa orang percaya adal...

Kuasa Ikat Janji – bagian 4: Berjalan dalam Kemitraan

Kuasa Ikat Janji: Berjalan dalam Kemitraan dengan Tuhan Upper Room 182 – 18 Maret 2025 Dr. Jonathan David Khotbah ini menggunakan perjanjian Allah dengan Abraham sebagai contoh utama, menjelaskan bahwa ikat janji (covenant) itu melampaui iman manusia dan berakar pada sifat kesetiaan (faithfulness) Allah untuk menggenapi firman-Nya. Lebih lanjut, ditekankan bahwa keterlibatan aktif dan kepatuhan manusia dalam ikat janji, yang disimbolkan dengan sunat (peran kekuatan dan usaha sendiri manusia dikurangi), mengundang intervensi ilahi yang lebih besar dan memberdayakan umat beriman serta keturunan mereka. Khotbah ini mendorong pendengar untuk mempercayai Allah sepenuhnya dan hidup dalam keselarasan dengan kehendak-Nya sebagai mitra dalam ikat janji. Bagaimana Konsep  ikat janji mempengaruhi hubungan manusia dengan Tuhan? Konsep "kuasa ikat janji" secara fundamental mempengaruhi hubungan manusia dengan Tuhan dengan menjadikannya lebih dari sekadar hubungan biasa, melainkan se...

Preparing the Bride - Session 08

Karakteristik Gereja Sebagai Kekasih Tuhan - Sesi 08 Tema masih membahas tentang karakteristik gereja yang diidamkan Tuhan sebagai kekasih-Nya , menggunakan Kidung Agung dan perumpamaan bunga bakung di antara duri . Analogi utama yang digunakan adalah kisah Gadis Sunem dalam Kitab Kidung Agung dan hubungannya dengan Kekasihnya dan Raja Salomo. Membandingkan kecantikan lahiriah seorang gadis dengan keindahan batiniah yang dikerjakan oleh Tuhan sendiri , menekankan bahwa Allah lebih tertarik pada hati dan kesetiaan rohani daripada penampilan luar atau upaya manusia. Lebih lanjut, Kidung Agung mengilustrasikan prinsip ini melalui kisah Raja Salomo, gadis Sunem, pemilihan Daud sebagai raja, dan ajaran Yesus tentang bunga bakung di ladang , yang menunjukkan bahwa nilai sejati di mata Tuhan terletak pada kualitas batin yang ilahi . Kid 2:1 [Gadis Sunem] Bunga mawar dari Saron aku, bunga bakung di lembah-lembah. 2  —  [Salomo] Seperti bunga bakung di antara duri-duri, demikianlah m...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

Preparing the Bride - Session 04

Gereja sebagai Kekasih Tuhan Khotbah ini membahas karakteristik gereja yang ideal menurut pandangan Tuhan. Kitab Kidung Agung menjadi fokus utama kita untuk menganalisis hubungan antara mempelai wanita dan kekasihnya sebagai analogi untuk hubungan antara gereja dan Kristus. Kita akan melihat perbandingan Adam pertama dan Adam terakhir dari 1 Korintus, serta peran wanita dalam kejatuhan dari 1 Timotius, untuk menekankan pentingnya kesetiaan dan ketahanan gereja terhadap godaan. Selain itu khotbah ini menggali peran Kristus sebagai Gembala melalui berbagai ayat Perjanjian Lama dan Baru, menyoroti kasih dan pengorbanan-Nya bagi umat-Nya. Tema Utama: Karakteristik Kehidupan Gereja yang Diharapkan Tuhan sebagai Kekasih-Nya Pendahuluan: Pembahasan ini penting bagi pengikut Tuhan dan umat-Nya. Tujuan Tuhan lebih dari sekadar menyelamatkan; Ia ingin gereja menjadi kekasih-Nya yang sejati dan hidup manunggal dengan-Nya. Firman Tuhan (Rhema) membimbing perjalanan iman. Gereja sebagai Kekas...

PREPARING THE BRIDE - SESSION 03

❤️ Kidung Agung: Gambaran Gereja Sebagai Kekasih Kristus Khotbah ini mengacu pada kitab Kidung Agung dalam Alkitab untuk menggambarkan  hubungan kasih antara Kristus (Sang Mempelai Pria) dan Gereja (Sang Mempelai Wanita). Kisah cinta dalam Kidung Agung adalah gambaran untuk kesetiaan dan pengorbanan dalam hubungan spiritual ini. Khotbah juga menyinggung tokoh-tokoh Alkitab lainnya, seperti Adam, Hawa, dan Raja Salomo, untuk memperkuat poin-poin teologis (logika Tuhan) tentang dosa, penebusan, dan hikmat ilahi. Inti dari khotbah ini adalah untuk mendorong pendengar agar memiliki hati yang haus akan Tuhan dan merespons pekerjaan Roh Kudus dalam hidup mereka, seperti mempelai wanita yang setia menantikan kedatangan mempelai prianya.                                              Pendahuluan Saudara-saudara diharapkan memiliki hati yang haus dan lapar aka...