Langsung ke konten utama

UNTUK SORGA TERBUKA KITA HARUS BANGKIT MELAWAN SINGA DAN BERUANG



*Kita hanya harus memenuhi dan melakukan persyaratan yang berlaku untuk semua. Apa yang harus dipenuhi oleh kita agar tuhan membuka surga atas hidup kita?* Yesus adalah Anak Allah dan bahkan Dia harus melakukan apa yang harus dipenuhi dengan kebenaran dengan mengizinkan Yohanes membaptiskan-Nya. *Untuk surga terbuka, kita perlu melawan singa dan beruang. Berhati-hatilah dengan kepercayaandiri kita sendiri (self confidence, self sufficient, self righteousness, etc.)*


gbr: bible-trivia.net


Itu paragraph yang saya kutip dari khotbah papa Jonathan David berjudul "TUHAN MENGGONCANGKAN SETIAP BANGSA".  Singa dan beruang ini terus mengganggu pikiran saya, dan masih lebih banyak hal lain lagi yang menjadi beban.  Tapi pagi ini saya putuskan untuk berpegang pada firman Tuhan.  Saya kata: Tuhan saya mau men-set hati dan pikiran saya kepada firman-Mu. Seketika firman itu mengalir seperti keran yang dibuka.


*Pasti Roh Kudus yang mengingatkan, mengajak dan menguatkan kita untuk kita bangkit.* Perempuan yang mengalami pendarahan itu bangkit.  Dia mau berhenti untuk mengasihi diri dengan bersedih-hati. Dia mau berhenti dari merasa dikasihani dan memperoleh simpati keluarga dan orang banyak.  Rut bangkit dari rasa sedihnya ditinggal mati suaminya dan membuat keputusan terpenting dalam hidupnya.  Dia tidak melihat hal yang lebih baik di tanah Moab dan dibangsanya daripada apa yang dimiliki mertuanya, Naomi.   Hana bangkit dari kepedihan hatinya dan dia membuat keputusan yang paling penting dalam hidupnya, lebih penting daripada sekedar punya anak.  Hana menyadari, sekarang bangsanya sedang membutuhkan suara Tuhan.  Elisa bangkit untuk menerima panggilan yang lebih besar dan pelayanan yang lebih tinggi. Dia butuh kapasitas roh dobel.

*Saya harus bangkit mengalahkan singa dan beruang supaya sorga terbuka, dan juga untuk kita sampai kepada SION sehingga Kerajaan Sorga termanifestasi.* Saya berharap kuasa yang sama yang bekerja dalam diri mereka juga saya dapatkan sehingga saya bisa bangkit dalam kemenangan. Saya rasa itu tekad dan passion yang harus kita miliki, supaya kita menetapkan hati sehingga bisa melangkah dalam iman. Kita harus sampai kepada kedalaman hubungan dan level iman yang lebih tinggi.


*SINGA DAN BERUANG*

Singa menjadi spesies kedua yang paling sering disebut dalam Alkitab. Ada 122x singa muncul. Domba disebut sebanyak 612 kali.  Beruang sendiri hanya disebutkan 16x. Namun jika kita mencari kedua jenis binatang  buas ini secara bersamaan “singa beruang” ini akan muncul hanya 9x.
Kesimpulan saya adalah: *singa dan beruang adalah binatang buas yang khusus Tuhan pakai untuk membangkitkan gereja yang tidak biasa (church unusual) dan orang-orang yang luarbiasa.*
Tercatat paling tidak 2 tokoh dalam Alkitab yang  berjumpa dan harus berurusan dengan singa dan beruang ini. Walau pun tidak disebutkan secara eksplisit saya berpendapat bahwa Ayub pun telah berurusan dengan singa dan beruang. Hanya dengan seijin Tuhan saja seseorang akan berurusan dengan singa dan beruang.


*DAUD BANGKIT MENGHAJAR SINGA DAN BERUANG*

*1 Samuel 17:34-35*
_17:34 Tetapi Daud berkata kepada Saul: "Hambamu ini biasa menggembalakan kambing domba ayahnya. Apabila datang singa atau beruang, yang menerkam seekor domba dari kawanannya, 17:35 maka aku mengejarnya, menghajarnya dan melepaskan domba itu dari mulutnya. Kemudian apabila ia berdiri menyerang aku, maka aku menangkap janggutnya lalu menghajarnya dan membunuhnya._

Daud muda memberikan kesaksian dan laporan kepada raja Saul.  Daud tidak akan memberikan kesaksian receh di depan mimbar atau hanya cerita biasa kepada saudara-saudaranya saja. Tapi dia berikan kesaksian itu; supaya ia memperoleh ijin raja sekaligus legitimasi mewakili bangsa Israel untuk maju menghadapi Goliath. Tuhan telah melatih dirinya untuk bangkit dan menghajar singa dan beruang.

_Baik singa maupun beruang telah dihajar oleh hambamu ini. Dan orang Filistin yang tidak bersunat itu, ia akan sama seperti salah satu dari pada binatang itu, karena ia telah mencemooh barisan dari pada Allah yang hidup. 1 Samuel 17:36_



*YEREMIA MERATAPI PENDERITAAN BANGSANYA*

Ratapan 3:10-14
_3:10 Laksana beruang Ia menghadang aku, laksana singa dalam tempat persembunyian. 3:11 Ia membelokkan jalan-jalanku, merobek-robek aku dan membuat aku tertegun. 3:12 Ia membidikkan panah-Nya, menjadikan aku sasaran anak panah. 3:13 Ia menyusupkan ke dalam hatiku segala anak panah dari tabung-Nya. 3:14 Aku menjadi tertawaan bagi segenap bangsaku, menjadi lagu ejekan mereka sepanjang hari._

Yeremia meratapi apa yang dialaminya sebagai nabi yang diangkat Tuhan bagi bangsa Israel yang sekarang sedang bergumul karena sedang menerima murka Allah!  *Ia mengeluh karena seperti berada di medan perang; berada di antara desingan anak panah yang dilepaskan Tuhan dan musuh-musuhnya sebagai singa dan beruang yang siap menerkam dan merobek-robeknya. Sementara bangsa Israel sendiri tidak peduli dengan keadaannya.*  Yeremia hampir kehilangan pengharapan namun ada hal-hal yang disimpannya di dalam hatinya sehingga pengharapannya bangkit kembali.  Ia bangkit dengan menentukan sikap dan membuat keputusan (ay 21-45). Padahal pada saat-saat dalam tekanan hebat ini tidak merasakan doa bisa menembus awan yang menyelubungi diri-Nya. Namun Yeremia tetap mengangkat hati dan tangan-Nya kepada Allah di sorga.


_Ratapan 3:21 Tetapi hal-hal inilah yang kuperhatikan, oleh sebab itu aku akan berharap: 3:22 Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, 3:23 selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu! 3:24 "TUHAN adalah bagianku," kata jiwaku, oleh sebab itu aku berharap kepada-Nya. 3:25 TUHAN adalah baik bagi orang yang berharap kepada-Nya, bagi jiwa yang mencari Dia. 3:26 Adalah baik menanti dengan diam pertolongan TUHAN._


*Seperti Yeremia, jangan biarkan dirimu berada di medan peperangan Tuhan – karena banyak peluru berdesingan. Posisikan dan tetapkan hatimu untuk tenang, tinggal diam dan melihat, Dia adalah Tuhan.*



*MASA PERSIAPAN DAN MASA TRANSISI*


*Tidak sembarang orang berurusan dengan singa dan beruang. Hanya mereka yang akan menjadi gereja yang luarbiasa (Church Unusual) yang akan dijumpai singa dan beruang.* Dalam hal ini singa dan beruang membawa kita kepada tempat persiapan dan pengujian.

Jika kita mampu bangkit dalam kemenangan, itu adalah titik balik kita masuk kepada posisi rohani atau posisi iman. Mereka yang telah bangkit dari masa persiapan ini akan masuk ke masa transisi. Dari transisi kita akan masuk kepada posisi (stature), level iman yang lebih tinggi.  

Masa transisi Yusuf berarti harus masuk ke dalam lubang yang lebih dalam. Masa transisi Sadrakh, Mesakh dan Abednego berarti masuk ke dalam dapur api. Masa transisi Daniel berarti masuk ke kandang singa.  Masa transisi Yesus adalah dicobai di padang gurun.

Masa transisi Ayub dari orang benar dan saleh menjadi bapa rohani harus menerima kematian anak-anaknya dan mengalami penderitaan hebat. Lot orang benar, tapi tidak pernah bangkit dan masuk kepada masa transisi sebagai bapa rohani.

Masa transisi Yakub dilalui dengan amat panjang, bergumul dengan malaikat, kehilangan Yusuf, kehilangan Rahel dan kehilangan Benyamin. Dia beri kesaksian kepada Firaun (Mesir = Dunia): _Tahun-tahun hidupku itu sedikit saja dan buruk  adanya._

Masa transisi Israel ketika mereka makin banyak dan ditindas di Mesir.


*AGEN PEROBAHAN*

*Kita harus tetap fokus dan setia pada panggilan Tuhan dan destiny hidup kita. Kita sudah lihat, kesaksian yang benar bukanlah mengenai berkat, tetapi sebaliknya. *

* Jangan membenci musuh-musuhmu. Jangan marah kepada mereka, saudara-saudara yang ada di dalam rumah, jangan marah apalagi membenci mertuamu atau pasanganmu; sebab sangat mungkin mereka menjadi katalis bagi para agen perobahan.*  Ingat Laban, mertua Yakub.  Ingat apa yang dilakukan Saul terhadap Daud, Tuhan mengasah Daud melalui Saul. Ingat saudara-saudara Yusuf.

*Jangan marah kepada para pemimpinmu walau apa pun yang terjadi. Akan selalu ada Saul yang akan mendorong kita ke atas. Lihat imam Eli yang mengajari Samuel mendengar suara Tuhan. Lihat gambaran yang lebih besar sama seperti Tuhan memandang kepada kita. Lihat dengan perspektif yang lebih luas dan tinggi, sehingga kita mendapatkan dimensi dari rumah. Tuhan tidak melihat keberadaan kita sekarang, tapi Dia melihat seperti apa yang akan Dia kerjakan di dalam kita.*



*HIDUP DALAM MASA PERSIAPAN DAN BANGKIT*

Saudaraku, TINGGAL TETAP. Lanjutkan untuk bertahan! Jangan menyerah! Kita harus terus BERPERANG melawan SINGA, terus berperang melawan BERUANG. BAHKAN ketika kita tidak mengerti mengapa kita mengalami banyak masalah, bahkan keadaan semakin memburuk dan penyakit datang! Masalah anak, suami, istri, masalah keuangan dan banyak masalah lainnya.  Kita sedang dipersiapkan oleh TUHAN!

*Musim persiapan ini adalah keharusan dan penting untuk memasuki pemenuhan panggilan kita! Tuhan membawa gereja-Nya ke tingkat berikutnya!  Roh-Nya yang lebih lagi,  lebih lagi kuasa-Nya bekerja, Dimensi Kemuliaan-Nya yang LEBIH BESAR, hingga pengalaman yang lebih BESAR tentang kehadiran-Nya!*

Sorga terbuka itu tidak datang tanpa persiapan. Jangan mencoba bermain dengan nalar dan memakai standar sendiri, supaya semua kelihatan masuk akal dari apa pun yang kita alami, tetapi hanya percaya dan menerima. Kita harus menyediakan diri untuk melangkah ke kedalaman  dengan iman.



*DOA DAN DEKLARASI*

Kami percaya Tuhan kami akan bangkit dan bergerak dalam karunia Roh yang besar. Ya, inilah saatnya Bapa, Engkau mencurahkan kekuatan-Mu. 

Pegang kami Tuhan dengan tangan kanan-Mu dan pimpin  hidup kami.  Bimbing kita ke dalam kebenaran yang lebih dalam. Tuhan tingkatkan kapasitas kami untuk dipenuhi dengan kepenuhan Roh-Mu. Buka mata kami agar kami dapat melihat dalam Roh dengan lebih jelas.  Berikan kami visi untuk melihat dan mendengar.

Dalam masa persiapan dan transisi ini, Aku akan diam dan percaya Kau setia dan adil, tidak pernah meninggalkan buatan tangan-Mu. 

Kami mau fokus dalam masa persiapan dan transisi ini. Hikmat-Mu yang akan membuat kami melihat gambaran yang lebih besar atas panggilan-Mu menuju kepada destiny hidup kami. Yesus Kritus telah datang dalam hidup kami untuk memberikan hidup dan hidup yang berkelimpahan dalam segala hal!

*Engkau yang memulai pekerjaan yang baik dalam kami dan setia untuk menyelesaikannya. Amin.*


Postingan populer dari blog ini

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

KUASA IKAT JANJI (Bagian 2)

Upper Room 180 - 4 Maret 2025 Dr. Jonathan David "Perjalanan ikat janji" adalah perjalanan di mana Allah membawa Abraham masuk ke dalam hubungan yang mendalam, di mana Allah menjadi sumbernya dan berjanji untuk menyertai serta mengubah segala sesuatu di mana pun Abraham berada. Dalam perjalanan ini, identitas Abraham tidak lagi didasarkan pada latar belakang lahiriahnya. Yesus mengatakan ini untuk menekankan bahwa hubungan spiritual berdasarkan ketaatan kepada kehendak Allah lebih penting daripada hubungan darah. Bahayanya adalah jika kita terlalu terikat pada kewajiban dan identitas lahiriah sehingga menghalangi kita untuk menyelesaikan tugas Tuhan. "Penebusan sejati" adalah pembebasan dari diri sendiri, ketakutan, pola pikir lama, dan identitas yang dibentuk oleh hal-hal duniawi. Identitas sejati kita ada di dalam Kristus, dan tujuannya adalah untuk semakin serupa dengan-Nya, melepaskan keakuan agar dapat memperoleh Kristus. Tuhan ingin mengubah bangsa-bangsa mel...

Preparing the Bride - Session 2

Persiapan gereja sebagai Mempelai Wanita Kristus untuk pernikahan dengan Anak Domba - Sesi 2 Ps. Djonny Tambunan Pada sesi ini papa membahas konsep menjadi kudus dan setia sebagai istri Kristus. Pembicara menekankan bagaimana Roh Kudus bekerja dalam diri orang percaya untuk mengatasi godaan dan mencapai kekudusan. Ia menarik garis paralel antara pencobaan yang dialami Y esus dan pencobaan yang dihadapi orang Kristen masa kini. Papa mengilustrasikan lebih jauh dengan tokoh Musa sebagai teladan keteguhan iman. Berikut adalah rangkumannya, yang akan membantu Anda memahaminya dengan mudah: Tujuan Tuhan dalam Hidup Orang Percaya : Tuhan berharap umat-Nya menjadi kudus dan mencapai kekudusan seperti Kristus. Ini bukan hanya menjadi umat Tuhan, tetapi juga menjadi kekasih atau istri-Nya. Untuk mencapai ini, Tuhan memberikan Roh Kudus. Peran Roh Kudus : Roh Kudus memberikan kemampuan untuk merespon kehendak Roh, bukan keinginan daging. Roh Kudus memberikan identitas bahwa orang percaya adal...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

Kuasa Ikat Janji – bagian 4: Berjalan dalam Kemitraan

Kuasa Ikat Janji: Berjalan dalam Kemitraan dengan Tuhan Upper Room 182 – 18 Maret 2025 Dr. Jonathan David Khotbah ini menggunakan perjanjian Allah dengan Abraham sebagai contoh utama, menjelaskan bahwa ikat janji (covenant) itu melampaui iman manusia dan berakar pada sifat kesetiaan (faithfulness) Allah untuk menggenapi firman-Nya. Lebih lanjut, ditekankan bahwa keterlibatan aktif dan kepatuhan manusia dalam ikat janji, yang disimbolkan dengan sunat (peran kekuatan dan usaha sendiri manusia dikurangi), mengundang intervensi ilahi yang lebih besar dan memberdayakan umat beriman serta keturunan mereka. Khotbah ini mendorong pendengar untuk mempercayai Allah sepenuhnya dan hidup dalam keselarasan dengan kehendak-Nya sebagai mitra dalam ikat janji. Bagaimana Konsep  ikat janji mempengaruhi hubungan manusia dengan Tuhan? Konsep "kuasa ikat janji" secara fundamental mempengaruhi hubungan manusia dengan Tuhan dengan menjadikannya lebih dari sekadar hubungan biasa, melainkan se...

Preparing the Bride - Session 08

Karakteristik Gereja Sebagai Kekasih Tuhan - Sesi 08 Tema masih membahas tentang karakteristik gereja yang diidamkan Tuhan sebagai kekasih-Nya , menggunakan Kidung Agung dan perumpamaan bunga bakung di antara duri . Analogi utama yang digunakan adalah kisah Gadis Sunem dalam Kitab Kidung Agung dan hubungannya dengan Kekasihnya dan Raja Salomo. Membandingkan kecantikan lahiriah seorang gadis dengan keindahan batiniah yang dikerjakan oleh Tuhan sendiri , menekankan bahwa Allah lebih tertarik pada hati dan kesetiaan rohani daripada penampilan luar atau upaya manusia. Lebih lanjut, Kidung Agung mengilustrasikan prinsip ini melalui kisah Raja Salomo, gadis Sunem, pemilihan Daud sebagai raja, dan ajaran Yesus tentang bunga bakung di ladang , yang menunjukkan bahwa nilai sejati di mata Tuhan terletak pada kualitas batin yang ilahi . Kid 2:1 [Gadis Sunem] Bunga mawar dari Saron aku, bunga bakung di lembah-lembah. 2  —  [Salomo] Seperti bunga bakung di antara duri-duri, demikianlah m...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

Preparing the Bride - Session 1

Persiapan gereja sebagai Mempelai Wanita Kristus untuk pernikahan dengan Anak Domba - Sesi 1 Ps. Djonny Tambunan Kunci dari persiapan ini adalah kekudusan dan kesetiaan, yang dicapai melalui Roh Kudus, Firman, dan hamba-hamba Tuhan. Proses ini melibatkan transformasi dari sekadar umat Tuhan menjadi kekasih-Nya, yang siap dan berkontribusi pada perjamuan pernikahan.  Gereja dipanggil untuk hidup kudus, menolak dosa, dan memiliki iman yang memampukan umat untuk melihat upah kekal. Yesaya 54:5 menekankan peran Allah sebagai suami yang memproses umat-Nya menjadi istri, sementara Efesus 5:25-27 menyoroti Kristus memurnikan gereja melalui Firman. Intinya, sesi-sesi ini menekankan pentingnya kesiapan rohani dan transformasi pribadi untuk memenuhi panggilan sebagai mempelai Kristus. Wahyu 19 dan Roma 9 memiliki kesamaan dalam hal panggilan dan status orang percaya. Ayat kunci yang menjadi dasar tema Persiapan Mempelai Wanita Why 19:7 Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memulia...

Preparing the Bride - Session 04

Gereja sebagai Kekasih Tuhan Khotbah ini membahas karakteristik gereja yang ideal menurut pandangan Tuhan. Kitab Kidung Agung menjadi fokus utama kita untuk menganalisis hubungan antara mempelai wanita dan kekasihnya sebagai analogi untuk hubungan antara gereja dan Kristus. Kita akan melihat perbandingan Adam pertama dan Adam terakhir dari 1 Korintus, serta peran wanita dalam kejatuhan dari 1 Timotius, untuk menekankan pentingnya kesetiaan dan ketahanan gereja terhadap godaan. Selain itu khotbah ini menggali peran Kristus sebagai Gembala melalui berbagai ayat Perjanjian Lama dan Baru, menyoroti kasih dan pengorbanan-Nya bagi umat-Nya. Tema Utama: Karakteristik Kehidupan Gereja yang Diharapkan Tuhan sebagai Kekasih-Nya Pendahuluan: Pembahasan ini penting bagi pengikut Tuhan dan umat-Nya. Tujuan Tuhan lebih dari sekadar menyelamatkan; Ia ingin gereja menjadi kekasih-Nya yang sejati dan hidup manunggal dengan-Nya. Firman Tuhan (Rhema) membimbing perjalanan iman. Gereja sebagai Kekas...