Langsung ke konten utama

Carilah Kerajaan Allah dan kebenaran-Nya, maka semua akan ditambahkannya kepadamu

AYAT RENUNGAN 

Ulangan 10:12 "Maka sekarang, hai orang Israel, apakah yang dimintakan dari padamu oleh TUHAN, Allahmu, selain dari takut akan TUHAN, Allahmu, hidup menurut segala jalan yang ditunjukkan-Nya, mengasihi Dia, beribadah kepada TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu, 13 berpegang pada perintah dan ketetapan TUHAN yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, supaya baik keadaanmu. 14 Sesungguhnya, TUHAN, Allahmulah yang empunya langit, bahkan langit yang mengatasi segala langit, dan bumi dengan segala isinya; 15 tetapi hanya oleh nenek moyangmulah hati TUHAN terpikat sehingga Ia mengasihi mereka, dan keturunan merekalah, yakni kamu, yang dipilih-Nya dari segala bangsa, seperti sekarang ini. 16 Sebab itu sunatlah hatimu dan janganlah lagi kamu tegar tengkuk. 17 Sebab TUHAN, Allahmulah Allah segala allah dan Tuhan segala tuhan, Allah yang besar, kuat dan dahsyat, yang tidak memandang bulu ataupun menerima suap; 


Ayub 1:1 Ada seorang laki-laki di tanah Us bernama Ayub; orang itu saleh dan jujur; ia takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. 2 Ia mendapat tujuh anak laki-laki dan tiga anak perempuan. 3 Ia memiliki tujuh ribu ekor kambing domba, tiga ribu ekor unta, lima ratus pasang lembu, lima ratus keledai betina dan budak-budak dalam jumlah yang sangat besar, sehingga orang itu adalah yang terkaya dari semua orang di sebelah timur.




Pokok-pokok Renungan:

1.       Hal2 apa yang DIMINTA Tuhan daripada kita untuk kita lakukan dengan SEGENAP HATI dan dengan SEGENAP JIWA? (Ulangan 10:13)

Hal2 apa yang DIMINTA Tuhan: takut akan TUHAN, Allahmu, hidup menurut segala jalan yang ditunjukkan-Nya, mengasihi Dia, beribadah kepada TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu, berpegang pada perintah dan ketetapan TUHAN.

 

Ini adalah kerinduan hati Tuhan. Ia memiliki pengharapan kita bukan hanya percaya dan menerima keselamatan jiwa, tapi terlebih Tuhan menginginkan hubungan yang lebih dekat dan intim dengan Dia. Sebab, Tuhan mengetahui kelemahan dan kekurangan manusia; jadi ini demi tujuan supaya umat-Nya tetap mengerjakan keselamatan jiwanya dengan selalu terhubung dengan-Nya. Anugerah-Nya kekal, melaui iman; tapi ketaatan adalah bukti dari iman kita. Tuhan melihat hati dan mencari iman kita itu terbukti hidup, tidak pasif dan tidak mati. Ingat, bahwa perkenanan Tuhan itu datang karena iman hidup dan aktif.

 

Ibr 11:6 Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.

 

 

2.      Apa yang akan terjadi kalau kita MENTAATI dan MELAKUKAN semua yang Tuhan MINTA itu? (Ulangan 10:13-14)

 

Hal yang terjadi: keadaan kita menjadi baik secara rohani, jasmani dan materi; artinya kebaikan Tuhan bagi  roh, tubuh dan jiwa kita.  Hidup kita akan dipenuhi dengan kedamaian, sukacita, dan berkat dari Tuhan. Semuanya menjadi baik dan terpelihara sampai kedatangan Tuhan. Jadi kita diberikan pengertian dan kesadaran akan hal ini, membuat pengenalan kita akan Tuhan bertambah.

 

1Tes 5:23 Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.

 

 

3.       Sebutkanlah 2 ATRIBUT TUHAN Allah kita yang disebutkan oleh Musa dalam Ulangan 10:14

dan Ulangan 10:17?

 

2 ATRIBUT TUHAN: Allahmulah yang empunya langit, bahkan langit yang mengatasi segala langit, dan bumi dengan segala isinya; menunjukkan kemahakuasaan dan kedaulatan Tuhan atas segala sesuatu.

 

Allahmulah Allah segala allah dan Tuhan segala tuhan, Allah yang besar, kuat dan dahsyat, yang tidak memandang bulu ataupun menerima suap.

 

Bahwa Tuhan adalah pemilik segalanya, disertai dengan kuasa dan kedaulatan. Dialah pemegang otoritas semuanya itu, yang menegaskan Dia lah Allah damai sejahtera. Dia memberi dan mengambil. Mengangkat dan menurunkan. Meninggikan dan merendahkan. Dia Maha Kuasa, hanya memandang kepada iman kita, tidak melihat secara lahiriah dan status atau jabatan. Tidak memandang bulu.

 

1Sam 2:7 TUHAN membuat miskin dan membuat kaya; Ia merendahkan, dan meninggikan juga.

 

Yes 42:3 Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskannya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkannya, tetapi dengan setia ia akan menyatakan hukum (keadilan).


 

4.       Apakah saudara PERCAYA dan MEYAKINI bahwa TUHAN Allah kita itu PEMILIK langit dan

bumi dengan SEGALA ISINYA, temasuk semua UANG, HARTA BENDA dan KEKAYAAN yang

ada pada diri saudara saat ini? Jadi siapakah yang MENENTUKAN seseorang itu KAYA atau

MISKIN? Bagaimana saudara bisa menjadi kaya oleh karena kekayaan itu milik Dia? Apa yang

harus saudara TINGKATKAN dalam hidup saudara, FAKTOR2 Allah apa yang harus ada dalam

diri saudara supaya Dia menganugerahkan kekayaan kepada saudara? (Ayub 1:1-3)

 

Ya, saya menyadari dan meyakini Tuhan lah pemilik kekayaan itu.

Di sini kita harus memiliki pandangan atau perspektif yang benar tentang Tuhan sebagai Pemilik langit dan bumi dan segala isinya. Apa maksudnya Tuhan yang menentukan seseorang itu kaya atau miskin?

 

Maknanya buat kita, Dia adalah Tuhan damai sejahtera. Kita harus berdamai dulu, sehingga merasakan kesejahteraan yang Tuhan berikan. Percuma, kalau pun kita memiliki kekayaan tapi tidak dapat menikmatinya atau tidak sejahtera. Damai itu berarti damai dengan diri Tuhan, dengan diri sendiri (mengalahkan ego dan self  di dalam diri sendiri) dan dengan orang lain. Barulah kita siap menerima pemberian kekayaan Tuhan yang bersifat materi. Itu pun statusnya bukan sebagai pemilik, tapi  pengusaha dan pemelihara. Otoritas yang Tuhan berikan kepada Adam itu untuk memelihara dan mengusahakan taman. Mengusahakan berarti memanage / mengelola. Tuhan mempercayakan harta dan kekayaan-Nya untuk kita manage/kelola.  

 

Yang harus ditingkatkan: Bukan dengan kekuatan sendiri, sebab kita lihat contoh Ayub  – yang memiliki faktor Allah: saleh, jujur, takut akan Tuhan dan menjauhi korupsi / kejahatan. Jadi hanya dengan meningkatkan faktor Allah dalam diri kita – juga berdasarkan kasih karunia-Nya – Tuhan memberikan kepercayaan untuk menjadi pengelola (stewarder) harta kekayaan-Nya. Sebagai pengelola kita harus menjaga hubungan yang benar dengan Tuhan bukan berprasangka buruk seperti hamba yang menerima 1 talenta dalam perumpamaan talenta.  Hubungan yang benar dengan Tuhan membuat kita hidup dari kasih karunia kepada kasih karunia yang menjagai kita dari pencemaran sifat-sifat dunia.  Kita bisa menjadi kaya karena berkat Tuhan, bukan semata-mata karena usaha kita sendiri. Kekayaan sejati adalah berkat dari Tuhan.

 

Tujuan utama kita bukanlah mencari kekayaan materi, tetapi mencari kerajaan Allah dan kebenaran-Nya (Matius 6:33). Jika kita melakukan hal tersebut, maka berkat-berkat Tuhan, termasuk kekayaan materi, akan ditambahkan kepada kita.

 

Postingan populer dari blog ini

Conquering the Mountains of Governance and Political (UR #237)

Khotbah  Dr. Tunde Bakare dalam acara ISC 2025 membahas peran strategis orang percaya di gunung politik dan pemerintahan . Beliau menekankan pentingnya memiliki pola atau cetak biru ilahi serta karakter yang murni sebelum terlibat dalam kepemimpinan publik agar tidak tercemar oleh sistem dunia. Melalui berbagai rujukan Alkitab, ia menjelaskan bahwa Tuhan akan membangkitkan pemimpin-pemimpin profetik untuk menggantikan sistem yang korup dan menindas rakyat. Bakare juga membagikan pengalaman pribadinya di Nigeria tentang bagaimana kekuatan doa dan nubuat mampu mempengaruhi arah politik nasional serta menentang rezim yang tidak adil. Inti dari pesan ini adalah panggilan bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan yang berani merebut kembali pengaruh di berbagai bidang budaya demi kesejahteraan bangsa. Narasi ini ditutup dengan penegasan bahwa kepemimpinan yang takut akan Tuhan adalah kunci utama yang membedakan kemajuan suatu negara dari keterpurukannya. Berikut adalah c...

Peran Roh Kudus (MKS #49)

  "Manusia Kerajaan Sorga 49", berfokus pada rencana ilahi Allah bagi umat manusia dan bagaimana individu dapat menyelaraskan hidup mereka dengan kehendak-Nya. Ditekankan bahwa orang percaya tidak boleh mengandalkan kekuatan mereka sendiri, tetapi pada kuasa Roh Kudus dan Firman Allah untuk memenuhi takdir mereka. Ibadah JMD Bandung 2 Agustus 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 49 Poin-Poin Utama : Memahami Bahasa Allah: Papa menekankan pentingnya memahami "bahasa" Allah, mencatat bahwa Alkitab tidak boleh dilihat sebagai ayat-ayat yang terisolasi, tetapi sebagai satu rencana besar yang terpadu. Memahami firman dan menyelaraskan hidup dengan kehendak Allah memerlukan tuntunan Roh Kudus, bukan sekadar kemampuan akal. Roh Kudus sangat penting untuk wahyu yang sejati. Kuasa Firman: Firman memiliki kuasa bawaan untuk menggenapi dirinya sendiri. Manusia cukup percaya dan memberi ruang bagi kasih karunia Allah, bukan memaksakan dengan usaha sendiri seperti pola hukum Taurat. Or...

Kapasitas dan Potensi Spiritual (MKS #48)

Ps. Djonny  membahas konsep Manusia Kerajaan Sorga melalui tinjauan teologis atas janji Tuhan kepada Abraham dalam Kejadian 17 . Beliau menjelaskan bahwa identitas sebagai raja menurut definisi ilahi bukan didasarkan pada kekuasaan duniawi seperti Nimrod, melainkan pada kapasitas spiritual untuk memerintah melalui kebenaran dan ketaatan. Terdapat penekanan pada enam langkah Allah dalam Kejadian 1 , mulai dari memberkati hingga memberikan otoritas untuk menaklukkan bumi, sebagai pola bagi manusia untuk mewujudkan kerajaan Allah di dunia. Peran Roh Kudus dianggap krusial dalam memperluas pengaruh hidup seseorang agar mencapai kaliber dunia demi kemuliaan Tuhan. Melalui teladan Yesus, jemaat diajak untuk menyadari potensi ilahi dan warisan rohani mereka sebagai keturunan Abraham yang dipanggil untuk menyatakan otoritas surga. Ibadah JMD Bandung 26 Juli 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 48 Berikut adalah catatan selengkapnya dari materi "Manusia Kerajaan Sorga 48: Raja-Raja dari Ket...

Ikat Janji Allah (God's Covenant) dengan Abraham dan Keturunannya

Saat Teduh 26 Jan 2025 Kej 26:1  Maka timbullah kelaparan di negeri itu.  —  Ini bukan kelaparan yang pertama, yang telah terjadi dalam zaman Abraham. Sebab itu Ishak pergi ke Gerar, kepada Abimelekh, raja orang Filistin. 2  Lalu TUHAN menampakkan diri kepadanya serta berfirman: "Janganlah pergi ke Mesir, diamlah di negeri yang akan Kukatakan kepadamu. 3  Tinggallah di negeri ini sebagai orang asing, maka Aku akan menyertai engkau dan memberkati engkau,  4  Aku akan membuat banyak keturunanmu seperti bintang di langit; Aku akan memberikan kepada keturunanmu seluruh negeri ini, dan oleh keturunanmu semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, 5  karena Abraham telah mendengarkan firman-Ku dan memelihara kewajibannya kepada-Ku, yaitu segala perintah, ketetapan dan hukum-Ku." Kej 26:12 Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN. 13  Dan orang itu menjadi kaya, bahkan k...

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

PANGGILAN KEPADA KEIMAMATAN MELKISEDEK

Ibrani 7:1-3  Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia. Kepadanya pun Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya. Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera.

The Unstoppable Generation and Strategies for Leadership Succession (UR #238)

Artikel ini bersumber dari materi pengajaran dari Dr. Jonathan David mengenai konsep suksesi kepemimpinan dan pembentukan generasi "Manusia yang Tak Terhentikan."  Beliau menekankan bahwa kekuatan sebuah pelayanan sangat bergantung pada ketangguhan spiritual pemimpinnya dalam menghadapi berbagai hambatan seperti pola pikir negatif dan pergaulan yang salah. Fokus utamanya adalah pentingnya membangun hubungan bapa-anak yang sejati untuk mewariskan takdir ilahi, bukan sekadar membagi tanggung jawab struktural. Melalui rujukan kitab Kisah Para Rasul 16 dan Pengkhotbah 2 , dijelaskan bahwa suksesi yang akurat harus direncanakan dengan hati-hati agar warisan rohani tetap berlanjut tanpa perubahan arah. Tujuan akhirnya adalah melahirkan gereja apostolik yang tak tergoyahkan dan murni dari pengaruh duniawi atau denominasi. Strategi ini menuntut penggunaan hikmat, pengetahuan, dan keterampilan ilahi untuk menerjemahkan kehendak Tuhan ke dalam realitas di bumi. 30 06 2026, ...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

"Berkat" (Barak/Berekah) Dan Bagaimana Kita Menerima Berkat Itu Dari Tuhan

Konsep Kunci: Barak/Berekah (Berkat) ) Asal Kata: Kata "berkat" dalam bahasa Ibrani adalah barak, yang artinya memberkati. Bentuk kata bendanya adalah berekah, yang berarti hasil dari tindakan memberkati. Makna Mendalam: Barak juga dikaitkan dengan kata "to kneel" atau "menekuk lutut". Ini menunjukkan bahwa berkat dari Tuhan adalah tindakan di mana Tuhan merendahkan diri-Nya untuk melayani dan melimpahkan kebaikan-Nya kepada kita. Contoh Nyata: Tindakan Yesus yang merendahkan diri menjadi hamba, mati bagi kita di kayu salib adalah wujud tertinggi dari barak (berkat) Allah. Ayat Kunci: Amsal 10:22:  "Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya." Mazmur 127:2:  "Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur." Pengkhotbah 2:26:  "Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia ...