Langsung ke konten utama

Abram dan Musuh-Musuhnya (Abram and his enemies)

Mari kita renungkan bersama dari Kejadian 14 dan ayat-ayat pendukungnya.

Kejadian 14:20 dan terpujilah Allah Yang Mahatinggi, yang telah menyerahkan musuhmu ke

tanganmu." Lalu Abram memberikan kepadanya sepersepuluh dari semuanya.

 


Allah Yang Mahatinggi telah MENYERAHKAN MUSUHMU yaitu 4 kerajaan besar dari Sinear, dari

Babel. Abram juga berasal dari negeri Babel. Empat raja yang dikalahkan Abram, salah satunya adalah raja dari SINEAR, tempat menara Babel dibangun, dimana Nimrod menjadi dewa disana. Abram membebaskan Lot yang ditawan karena dia tinggal di Sodom. Empat raja yang bersatu untuk

menggempur Sodom yaitu Kedorlaomer dari Sinear, Babel dan sekutunya, semuanya itu dari garis

keturunannya HAM. Jadi garis keturunannya Ham ini saling bertikai. Sodom itu juga dari garis

keturunannya Ham, dia tinggal di tanah Kanaan, rupanya karena peradabannya maju dari garis

keturunan Ham ini dan mereka banyak ketidakpuasan sehingga akhirnya saling bertikai untuk

merebut dan menguasai negeri yang kaya raya yang ditempati oleh keturunannya Ham ini. Itulah yg

dilakukan oleh Kedorlaomer terhadap Sodom dan bertepatan, bersamaan Abram dipanggil keluar dari Ur Kasdim dan itu juga bukan daerahnya Sem. Apa yang dikatakan Melkisedek (Sem) semua berkaitan, yang telah menyerahkan musuhmu, apakah keempat raja itu musuhnya Abram secara lahiriah? Lebih tepatnya, mereka musuh dari 5 kerajaan yaitu Sodom dan 4 raja lainnya. Apakah Allah berdusta melalui Sem?

 

Terpujilah Allah yang telah menyerahkan MUSUHMU, berarti Kedorlaomer, Sinear dan Babel itu juga

adalah MUSUH makanya dia menyebutkan Allah Yang Mahatinggi, jadi jangan sekali kali kita hidup

dari musuh kita. Kenapa Kedorlaomer itu menjadi musuhnya Abram juga? Karena dia yang menawan Lot, dia cari gara2. Tapi ada musuh yang hanya Allah yang bisa melihatnya, ini bahaya yang terselubung. Ini yang dinyatakan oleh Sem, dikatakan oleh Sem, yang telah menyerahkan musuhmu ke tanganmu, Abram mungkin berpikir, oh jadi Tuhan yang menghancurkan, memberi kekuatan kepadaku mengalahkan 4 kerajaan. Tujuan Abram hanya ingin membebaskan Lot, tidak ada yang lain, jadi siapa musuh disini?

 

Lihat selanjutnya.

 

Ayat-ayat kunci:

Kejadian 14:19 Lalu ia memberkati Abram, katanya: "Diberkatilah kiranya Abram oleh Allah Yang

Mahatinggi, Pencipta langit dan bumi, 20 dan terpujilah Allah Yang Mahatinggi, yang telah

menyerahkan musuhmu ke tanganmu." Lalu Abram memberikan kepadanya sepersepuluh dari

semuanya. 21 Berkatalah raja Sodom itu kepada Abram: "Berikanlah kepadaku orang-orang itu, dan

ambillah untukmu harta benda itu." 22 Tetapi kata Abram kepada raja negeri Sodom itu: "Aku

bersumpah demi TUHAN, Allah Yang Mahatinggi, EMPUNYA langit dan bumi: 23 Aku tidak akan

mengambil apa-apa dari kepunyaanmu itu, sepotong benang atau tali kasutpun tidak, supaya engkau

jangan dapat berkata: Aku telah membuat Abram menjadi kaya.

Yakobus 4:4 Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan

dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini,

ia menjadikan dirinya musuh Allah.

 

1 Yohanes 2:15 Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang

mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu. 16 Sebab semua yang ada di

dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal

dari Bapa, melainkan dari dunia. 17 Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang

yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.

 

Yakobus 2:23 Dengan jalan demikian genaplah nas yang mengatakan: "Lalu percayalah Abraham

kepada Allah (percaya kepada apa yg dikatakan Sem, diberkatilah Abramnya Allah Yang Mahatinggi),

maka Allah memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran." Karena itu Abraham disebut:

"Sahabat Allah."

 

Inti Renungan:

Inti dari renungan ini adalah tentang pilihan yang harus kita buat antara bersekutu dengan Allah atau dengan dunia. Kisah Abram (Abraham) adalah contoh nyata bagaimana seseorang memilih untuk berpihak pada Allah, meskipun ada tawaran menggiurkan dari dunia.

 

1.       Mengapa Abram dengan penuh KETEGASAN MENOLAK pemberian raja Sodom? Siapa raja Sodom ini, dari garis keturunan siapa? Tinggal dimana raja Sodom ini? Ingat bahwa KANAAN itu cucunya Ham yang DIKUTUK oleh Nuh, oleh Tuhan. Jadi apa yang akan terjadi pada RENCANA Allah dalam hidup Abram jika yang DIKUTUK (SODOM) memberkati, memperkaya yang DIBERKATI (ABRAM)?

 

Penolakan Abram: Abram menolak pemberian raja Sodom karena ia PERCAYA apa yang diperkatakan Melkisedek (Sem). Ia telah lebih mengenal siapa Allah, yaitu Allah Yang Mahatinggi (El Elyon). Dia mendapat pemahaman bahwa  Abram tahu bahwa Allah lah yang telah memberikan kemenangan dan segala berkat . Lagi pula ia telah menerima janji Allah. Sedangkan berkat dari raja Sodom berasal dari dunia yang rusak. Jadi Abraham (Abramnya Allah Yang Maha Tinggi) dengan tegas menolak pemberian raja Sodom itu.

Asal usul raja Sodom: Raja Sodom adalah salah satu raja di antara bangsa-bangsa yang mendiami tanah Kanaan. Kanaan sendiri adalah cucu dari Ham, yang dikutuk oleh Nuh (Kejadian 9:20-27). Kutukan ini bukan berarti bahwa semua keturunan Ham dikutuk secara individu, tetapi lebih kepada konsekuensi dan kecenderungan dosa yang diwariskan.

Dampak jika Abram menerima pemberian raja Sodom: Berarti Abram akan berkompromi secara rohani mengkompromikan rencana Allah dalam hidup Abram. Allah-lah yang seharusnya menjadi sumber berkat Abram, bukan Sodom. Dengan menerima dari Sodom, Abram akan terikat dengan nilai-nilai duniawi yang bertentangan dengan standar dan kehendak Allah. Hal ini juga akan memberikan kesan bahwa kesuksesan Abram berasal dari dunia, bukan dari Allah. Lebih jauh, penerimaan tersebut dapat diartikan bahwa Abram setuju dengan gaya hidup Sodom yang penuh dosa. Ini akan merusak kesaksian hidupnya sebagai bapa orang beriman dan orang yang diberkati Tuhan.

 

2.       SODOM itu adalah gambaran DUNIA. Jika Abram menerima pemberian dari raja Sodom, diperkaya oleh raja DUNIA ini maka selanjutnya dia akan menjalin PERSAHABATAN dengannya. Apa yang FT katakan tentang menjalin PERSAHABATAN dengan DUNIA ini, menjadi SAHABAT DUNIA ini? (Yakobus 4:4) Apa artinya menjadi SAHABAT DUNIA ini? (1 Yohanes 2:15-16)

Persahabatan dengan dunia (Yakobus 4:4): Yakobus 4:4 dengan jelas menyatakan bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah. Ini berarti bahwa kita tidak bisa mencintai Allah dan dunia sekaligus. Memilih bersahabat dengan dunia berarti bertentangan dan mengkhianati Allah.

Lebih jauh, SODOM menggambarkan kerajaan dunia; sedangkan Allah hendak memberikan Kerajaan Sorga.

Arti Sahabat Dunia (1 Yohanes 2:15-16): 1 Yohanes 2:15-16 menjelaskan bahwa mengasihi dunia berarti mengasihi apa yang ada di dalamnya, yaitu "keinginan daging, keinginan mata, dan keangkuhan hidup." Ini adalah nilai-nilai duniawi yang berpusat pada diri sendiri, kenikmatan sesaat, dan status sosial yang bertentangan dengan nilai-nilai kerajaan Allah. Menjadi sahabat dunia berarti menjadikan nilai-nilai dunia ini sebagai prioritas utama dalam hidup. Dengan menolak persahabatan dengan dunia, sebaliknya kita menjadi sahabat Tuhan dan hidup di dalam dan mewarisi semua nilai dan budaya kerajaan Sorga.

 

3.       Ketika saudara memilih untuk menjadi SAHABAT dunia ini, berarti saudara akan MENGASIHI DUNIA ini, maka saudara sedang menjadikan Allah sebagai apa? Mengapa banyak orang yang lebih MEMILIH bersahabat dengan dunia ini, mengasihi dunia ini daripada bersahabat dengan Allah dan mengasihiNya? Apa yang akan terjadi dengan hidup orang yang menjadi MUSUH Allah?

Menjadikan allah sebagai musuh / seteru : Ketika kita memilih menjadi sahabat dunia, kita secara otomatis menjadikan Allah sebagai musuh kita, karena kita menolak nilai-nilai dan kehendak-Nya.

Alasan orang banyak memilih dunia: Banyak orang memilih bersahabat dengan dunia karena dunia menawarkan kenikmatan sesaat, kepuasan materi, dan pengakuan sosial. Dosa seringkali tampak menarik dan menjanjikan kebahagiaan palsu. Orang juga seringkali tidak menyadari betapa besar konsekuensinya jika memilih untuk menolak Allah. Selain itu, godaan dunia seringkali lebih nyata dan langsung dirasakan, sementara kasih Allah seringkali tidak terlihat oleh mata jasmani.

Akibat menjadi musuh Allah: berarti kehilangan berkat-berkat-Nya, dan akan menjauhkan diri dari-Nya. Konsekuensinya adalah terhenti perjalanan rohani, kehilangan tujuan dan rencana Allah, kekecewaan, dan pada akhirnya, hukuman kekal, karena dirinya menjadi seteru salib. Ini karena kita telah kehilangan kasih yang mula-mula. Akibatnya iman kitalah yang digeroti secara perlahan tapi pasti, karena kecenderungan hati kita sudah berobah.

 

4.       Apa yang membuat Abram memiliki KEKUATAN untuk MENOLAK BERSAHABAT dengan raja Sodom, raja dunia? Akibatnya, apa POSISI ROHANI Abraham di mata Allah? (Yakobus 2:23)

Kekuatan Abram: Kekuatan Abram untuk menolak godaan dunia berasal dari imannya kepada Allah dan pemahamannya tentang sumber berkat  yang sejati.  Abram percaya bahwa Allah-lah satu-satunya yang dapat memberikan berkat yang kekal dan berharga. Ia lebih menghargai hubungan dengan Allah daripada harta duniawi. Inilah gambaran dari kekuatan Allah melalui intervensi dari imam besar Melkisedek. Sifat keserakahan dengan semua keinginannya telah ditaklukkan dengan memberikan sepersepuluh dari semua jarahan itu.

Posisi Rohani Abraham: Yakobus 2:23 menyatakan bahwa Abraham disebut "sahabat Allah" karena imannya yang terbukti melalui perbuatannya. Posisi sahabat diperkuat Allah dengan mengadakan perjanjian (ikat-janji / covenant) dengan Abram; dengan ini Abram menerima Allah sebagai perisai dan upahnya Imannya kepada Allah. Dan ketaatannya, telah memperhitungkannya sebagai kebenaran di hadapan Allah. Ia menunjukkan bahwa ia sungguh-sungguh percaya kepada Allah dan mengasihi-Nya.

 

5.       Jadi dalam kehidupan saudara, saudara akan selalu DIPERHADAPKAN kepada DUA PILIHAN, sebutkanlah kedua PILIHAN itu (Yakobus 4:4). Mana yang akan saudara PILIH? Apa KETETAPAN HATI saudara?

 

Dua pilihan yang selalu kita hadapi adalah:

Bersahabat dengan Allah: Memilih untuk hidup sesuai dengan kehendak Allah, mencintai Dia, dan mengutamakan Kerajaan-Nya.

Bersahabat dengan dunia: Memilih untuk mengejar kesenangan duniawi, nilai-nilai yang bertentangan dengan Allah, dan mengutamakan diri sendiri (self: membesarkan diri).

Pilihan dan Ketetapan Hati: Pilihan ada di tangan kita masing-masing. Sebagai orang percaya, saya memilih persahabatan dengan Allah. Ini adalah pilihan yang membutuhkan ketetapan hati yang kuat, kesadaran bahwa dunia adalah tempat yang berbahaya bagi iman kita. Kita harus memohon kekuatan dari Roh Kudus untuk mampu menolak godaan dunia, dan terus berpegang pada nilai-nilai kerajaan Allah.

 

Kesimpulan:

Kisah Abram mengajarkan kita bahwa berkat yang sejati berasal dari Allah, bukan dari dunia. Kita harus berhati-hati terhadap tawaran dunia yang menggiurkan, karena persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah. Mari kita belajar untuk mengutamakan Allah dalam segala aspek kehidupan kita dan menjadikan-Nya sahabat terbaik kita. Oleh karena itu persekutuan yang intim dengan Roh Kudus merupakan kunci yang menjaga kecenderungan hati kita hanya pada Tuhan. Iman percaya itu bergantung pada Tuhan saja.

Jadi kita perlu bertekun dalam mempercayai dan yakin dengan menyatakan kesetiaan yang bersifat taat. Inilah iman yang dimiliki Abram. Hatinya terarah kepada Allah dalam kepercayaan, ketaatan dan penyerahan yang tetap. Iman kita harus bertumbuh bukan apa adanya, tapi kita harus dari percaya “hanya bergantung pada-Nya”, tapi terus mengusahakan kepercayaan Tuhan atas diri kita, sehingga kita mengikat persabatan dengan Allah di atas dasar ikat-janji (covenant) yang dibuat-Nya dengan Abrahama. Kita menjadi “partaker” atau bagian dari ikat-janji itu. Ini yang harus kita kejar.

Semoga renungan ini bermanfaat bagi kita semua.

Postingan populer dari blog ini

Upper Room 2 - DR. Jonathan David

Menjalani kehidupan Roh Living the life of the Spirit Pendahuluan Kita tidak boleh pasif dan membiarkan hari-hari berlalu tanpa arti. di masa pandemi yang sudah 1,5tahun lewat harusnya terus menantikan Tuhan dan mengharapkan terjadi sesuatu yang luarbiasa. Kita harus tau apa yang Tuhan sedang kerjakan menurut agenda-Nya di waktu-waktu ini. Tidak cukup hanya mengenal Tuhan, tanpa mengetahui apa yang sedang dikerjakan-Nya. Dan Ia telah sampaikan kepada nabi dan rasul-Nya apa yang sedang dan segera terjadi di bukan Apri-September 2021 ini. Kita harus menjadi bagian dari apa yang Tuhan kerjakan. Jika kita tidak menantikan Tuhan dan membiarkan diri kita dibawa oleh pemikiran sendiri, yang dipengaruhi oleh opini orang atau dari media, maka apa yang ada pada kita dan kita terima selama ini, otomatis akan hilang dan diambil. Jangan biarkan selama zoom untuk ibadah / komsel itu tanpa kita alami benih yang mengandung kuasa dari firman lewat dan diambil oleh setan di pinggir jalan.   Tu...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

Misteri Penciptaan, Kejatuhan, dan Pengadilan Akhir Diungkapkan

Pengantar Seluruh teka-teki penciptaan, kejatuhan, dan pengadilan akhir diungkapkan lewat kisah Ayub. Tuhan berhasil memancing iblis lewat gagasannya sendiri untuk mencobai Ayub. Dari situ terungkap motifnya, bagaimana ia berusaha menawan dan mengunci sistem peradilan sorga untuk pemberontakannya. Anda sedang melihat cetak biru alam semesta dari sudut pandang ruang kendali utama (The Master Plan) atau Rencana Agung Tuhan.  Monumen Iman Tokoh iman yang luarbiasa kesalehannya adalah Ayub. Ia nyaris memiliki iman yang sempura. Kesalehannya justru terbukti ketika berada di titik nol. Walaupun teman-temannya bukan memberi nasehat yang positif; melainkan menuduhnya menyembunyikan dosa besar, sehingga mengalami banyak malapetaka, Ayub tidak teralihkan.  Meskipun isterinya juga mengecamnya dengan kasar, tapi Ayub tetap teguh imannya. Seakan Ayub sudah sempurna. Dalam peristiwa tragis ini tidak ada ucapan Ayub yang salah. Ayub memang berdiri sebagai monumen iman yang luar biasa di dal...

PANGGILAN KEPADA KEIMAMATAN MELKISEDEK

Ibrani 7:1-3  Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia. Kepadanya pun Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya. Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera.

Efesus 3:16-20 - DOA PAULUS

MEMPERBESAR KAPASITAS ROH Efesus 3:16-20 3:16  Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan   kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, 3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. 3:18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 3:19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, Doa yang disampaikan  dalam Efesus 3: 16-20 pada dasarnya ada lima hal yang  rasul Paulus doakan agar mereka dan kita memiliki: ...

Sinergi Iman dan Kasih Karunia

Efesus 2:8 (TB)  Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,  Peristiwa wanita yang sakit pendarahan sangat tepat untuk menjelaskan Sinergi: Diselamatkan "Oleh" Kasih Karunia "Melalui" Iman Dalam kasus wanita yang sakit pendarahan, iman dianalogikan sebagai akun bank. Percaya dalam jiwa wanita adalah ceknya. Jumlahnya adalah "asal kujamah ujung jubah Yesus, maka aku sembuh." Kasih karunia adalah hasil yang keluar dari Yesus, ditarik dari akun bank itu (iman pada Yesus). Namun jumlah yang ditarik ternyata bukan seperti yang tertulis pada cek wanita itu, tapi jauh berlebih. Wanita itu bukan saja menerima kesembuhan, tapi Yesus juga berkata:  " Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!" M arkus 5:34 (TB)  Analogi akun bank dan cek  menggambarkan sisi "legal-spiritual" dari mukjizat tersebut. Ini memperlihatkan bagaimana...

Kasih Karunia Untuk Mengejar Takdir (Bagian 2 - UR #218)

THE UPPER ROOM 218 – 27 Januari 2026 Kasih Karunia Untuk Mengejar Takdir Tanpa Gangguan (Bagian 2) 1. Panggilan untuk Membangun Mezbah dan Menyelami Roh ​ Membangun Mezbah : Setiap orang percaya dipanggil untuk membangun mezbah dan mempersembahkan korban agar Allah turun dengan api-Nya. ​ Sungai yang Dalam : Tuhan sedang mengukur "seribu hasta lagi" agar kita dapat menjelajahi sungai Allah yang semakin dalam, sehingga tidak ada lagi pergumulan di dalam hati. ​ Pola Pikir Kerajaan : Tuhan ingin kita memiliki pola pikir, gaya hidup, dan perilaku yang sesuai dengan pola Kerajaan Allah. ​2. Belajar dari Tokoh Alkitab: Ketaatan dan Identitas ​ Daniel : Ia bangkit di tengah budaya asing karena mengenal Tuhan, mengetahui panggilannya, dan memahami apa yang perlu dilakukan. ​ Ester : Tuhan memiliki kasih karunia yang berbeda untuk orang yang berbeda; Ester dipakai melalui cara yang bagi sebagian orang dianggap "tidak rohani". ​ Elia : ​Kekua...

Upper Room 34 - DR. Jonathan David

  25-01-2022   Anugerah Untuk Memerintah (GRACE TO GOVERN) Pendahuluan – oleh Ps. Cyrus Mat 13:23 Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat." Problemnya bukan pada kebutuhan tapi pada tanahnya. Jika tanahnya baik, benih akan tumbuh, sebab ada aliran air, karena ada benih yang cerdas yang telah diprogram (dengan pengertian dan hikmat). Kuasa dan kekuatan serta kasih karunia tersembunyi di dalam FT (logos) itu.   Tanah hanya memerlukan kondisi, tidak memerlukan edukasi oleh karena digerakkan oleh sesuatu (Firman dan Roh Kudus) dari dalam yang dipanggil terang Tuhan dan pribadi Tuhan sendiri (Yoh 1:1).   Mengapa tidak kita menerima firman-Nya dan perkataan-Nya dari pribadi Tuhan (YHWH) sendiri. Banyak orang yang suka mendengarkan khotbah yang baik, tapi Kerajaan Allah dan pemerintahan-Nya tidak tertam...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...