Langsung ke konten utama

Dekade Ganda Surga Terbuka (Part 8): Prophetic Flow and Divine Order

Upper Room 198 - Dr. Jonathan David

Seri khotbah ini membahas tentang "Dekade Ganda Surga Terbuka", sebuah periode di mana rencana agung Tuhan akan tergenapi dalam kehidupan umat-Nya. Dr. Jonathan David, pembicara dalam khotbah ini, menekankan kuasa firman Tuhan untuk membawa kebebasan, penyembuhan, dan perubahan. Ia mendorong jemaat untuk mengambil tindakan tegas dalam hidup mereka, berfokus pada Tuhan sebagai penyempurna iman. Khotbah ini juga menjelaskan bagaimana memisahkan terang dari gelap dalam diri dan hidup, serta memanfaatkan kuasa ilahi untuk mengubah dunia sesuai kehendak Tuhan, dengan mengambil referensi dari Kitab Kejadian. Selain itu, ditekankan pula pentingnya hikmat finansial dari Tuhan dan kebangkitan keimamatan Melkisedek, serta aliran profetik yang sejati untuk menghadapi tantangan zaman.



Berikut adalah catatan lengkapnya:

Dekade Ganda Surga Terbuka (Bagian 8)

Dr. Jonathan David menekankan bahwa Bapa memiliki rencana-rencana yang agung, bukan hanya rencana baik, dan umat-Nya akan bangkit karena Tuhan bangkit di dalam mereka. Semua potensi akan tercapai penuh. Pesan ini dikirimkan agar tindakan tegas diambil terhadap isu-isu tertentu dalam hidup, sehingga kemerdekaan sepenuhnya dapat dialami. Penting untuk bertanya "apa yang telah saya lakukan sampai saat ini" selain "apa yang perlu saya lakukan selanjutnya". Tuhan akan memberikan hikmat untuk menghadapi jeratan hidup, dan roh iman akan menolong untuk tetap fokus kepada-Nya, karena Dialah yang memulai dan menyempurnakan iman kita. ITIP dan GLS (program yang tidak dijelaskan lebih lanjut) telah memperkuat dinamika internal dan mempercepat proses impartasi. Tuhan sedang mengekualisasikan diri, bukan hanya dalam kebenaran tetapi juga dalam dinamika rohani, sehingga seseorang akan menjadi lebih baik, lebih tajam, lebih cepat, dan lebih bijaksana, dengan persepsi menjadi bagian dari diri.


Setan dan Masa Depan

Setan takut akan masa depan manusia, karena itu ia berusaha menghancurkan potensi dan takdir ilahi. Orang percaya harus menangkap peluang emas, membuka potensi penuh, meraih takdir ilahi, dan memasuki realitas nubuatan yang digenapi. Penting untuk mengejar Tuhan dengan penuh hasrat, melepaskan ekspektasi iman, menginspirasi mimpi, menjernihkan keinginan, memahami dan melaksanakan tujuan, serta mengambil manfaat dari perjumpaan khusus dengan Tuhan.


Kuasa Memisahkan Terang dan Gelap

Tuhan menciptakan terang dan memisahkannya dari gelap.

Kita memiliki kuasa luar biasa untuk memisahkan terang dari kegelapan di dalam diri kita. Terang telah bersinar di hati karena bintang fajar terbit di roh kita, sehingga kita tidak perlu memiliki bagian kegelapan.

Mencoba hal-hal negatif atau yang tidak dijelaskan oleh firman Tuhan (seperti makan dari pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat atau mencoba ganja) adalah perilaku yang harus dihindari.

Semakin besar terang yang dimiliki, semakin besar kasih karunia untuk mengaturnya, membuat seseorang lebih terampil dan dapat dipakai Tuhan.

Tuhan juga memberikan kuasa untuk mengatur hari, karena manusia menyukai kegelapan, tetapi terang dari Tuhan akan mengatur hari. Terang yang lebih sedikit akan mengatur malam.

Tuhan juga membantu kita memahami tatanan dan pola ilahi, yang dimulai dengan Tuhan sendiri ("Pada mulanya, Allah...").


Penciptaan Kembali dan Tatanan Ilahi (Kejadian 1)

Konsep penciptaan kembali sangat penting; Bumi pada mulanya belum berbentuk dan kosong. Tuhan menciptakan kembali bumi ini. 

Manusia memiliki kekuatan untuk menebus, memulihkan, menstruktur ulang segala sesuatu untuk kembali ke pola semula.

Tidak peduli seberapa jauh iblis telah menjamah, menyalahgunakan, atau menghancurkan sesuatu sehingga tak berbentuk dan hampa, Tuhan memiliki kuasa untuk menciptakan, mencipta ulang, dan mengembalikannya kepada tatanannya.

Dengan menggunakan kata-kata yang adalah firman Tuhan, seseorang dapat mulai mengembalikan ciptaan kepada otoritas Tuhan. Visi akan terwujud, rencana akan terlaksana, dan tindakan iman akan menciptakan dampak yang berlipat ganda.


Gambaran Tuhan dan Dimensi Kehidupan

Kita dipanggil untuk menjadi seperti Bapa, mencipta ulang manusia, bumi, dan taman sehingga semua yang dilakukan membawa manusia kembali kepada kemuliaan mereka.

Memahami diri sendiri membantu memahami Sang Pencipta, Allah Tritunggal, dan cara menyelaraskan diri.

Ada berbagai tingkatan kerajaan: mineral, tumbuhan, hewan, manusia, spiritual, dan milenial. Tuhan menempatkan manusia di semua dimensi sebelum manusia berdosa.

Kuasa untuk menciptakan hubungan, memisahkan terang dari gelap, dan memerintah diletakkan di tangan manusia.


Pentingnya Firman Tuhan sebagai Benih

Segala sesuatu diciptakan menurut jenisnya. Tanaman berbiji dan pohon buah berbiji tidak melalui rekayasa genetika.

Segala sesuatu dimulai dengan benih, dan benih itu adalah firman Tuhan. Tanpa firman, tidak ada yang terjadi.

Firman Tuhan harus berlipat ganda dalam hidup.

Firman Kerajaan adalah benih yang ditabur, dan Penaburnya adalah Tuhan sendiri.

Kehidupan benih yang berbahaya adalah melakukan sesuatu yang Tuhan tidak inginkan atau yang tidak dijelaskan dalam Alkitab. Jika tidak ada ayat atau firman untuk itu, benih itu berbahaya.

Tujuan adalah menjadi seperti pohon kehidupan, bukan pohon pengetahuan yang baik dan yang jahat, agar dapat memberikan kehidupan kepada setiap orang.

Benih itu penting untuk jatuh ke tanah dan mati agar ada kehidupan. Benih yang ditanamkan Allah dalam hati akan menjadi hidup.

Melalui benih kita, bangsa-bangsa akan diselamatkan, negeri akan dikuasai; benih kita akan menjadi benih yang kudus, yaitu Kristus.


Dekade Ganda Surga Terbuka: Janji dan Realitas Ini adalah waktu yang ditandai dengan:

  1. Awal zaman kebenaran dan akhir zaman dosa.

  2. Gereja akan mampu membedakan, mengenali, dan bekerja dengan Roh Kebenaran, menyingkapkan roh kesesatan.

  3. Peningkatan pemerintahan Kerajaan, yang akan mengakhiri pelanggaran, penindasan, dan teror.

  4. Gereja akan bergerak dari yang baik menuju yang agung menuju kemuliaan. Campuran zaman kegelapan akan disingkapkan, ditolak, dan ditiadakan.

  5. Belajar memakai uang dari kantong Yehova dan sepenuhnya tidak bergantung pada sistem dunia. Harus bijak terhadap perubahan sistem keuangan dunia (misalnya, mata uang virtual seperti Bitcoin). Ada tatanan baru yang akan menetapkan keimamatan Melkisedek, yang meliputi keuangan, kedudukan, berurusan dengan belalang pelahap, dan janji Allah untuk memberkati. Rumah Allah akan menjadi rumah perbendaharaan, dan Dia akan menghardik belalang pelahap.

  6. Perkenanan dimensi pengurapan Samuel dan penolakan terhadap keimamatan Eli. Dalam keimamatan Eli, firman Tuhan dan penglihatan jarang terjadi.

  7. Aliran profetik yang sejati dan akses kepada firman profetik dan firman yang dilepaskan Allah. Ini menyiratkan adanya aliran profetik yang palsu, yang akan diakhiri.


Hal-hal yang Dinyatakan dan Harta Terpendam

Hal-hal yang tersembunyi adalah bagi Tuhan, tetapi hal-hal yang dinyatakan adalah bagi kita dan bagi anak-anak kita sampai selama-lamanya (Ulangan 29:29).

Tuhan akan menyingkapkan hal-hal yang belum pernah terlihat sebelumnya. Ini adalah kemuliaan para raja untuk menyelidiki sesuatu yang tersembunyi (Amsal 25:2).

Dengan percaya dan mempraktikkan firman, kita dapat menanamkan hal itu dalam keluarga agar anak-anak mewarisi kehidupan dan kemakmuran.

Kita harus mampu melipatgandakan apa yang Tuhan berikan agar generasi mendatang tidak hidup dalam kelaparan dunia yang akan datang.

Pengurapan penyembuhan, kelepasan, dan perubahan hidup yang Tuhan berikan tidak hilang tetapi tersembunyi jika tidak digunakan, dan perlu dihidupkan kembali melalui doa.

Ada harta yang terpendam dan hal-hal tersembunyi di tempat-tempat rahasia yang akan ditemukan. Ini seperti empat orang kusta yang menemukan rampasan perang secara tidak sengaja dan membagikannya kepada semua orang (2 Raja-raja 7:8-20).


Peranan Nabi dan Firman Profetik

Seorang nabi tidaklah tanpa kehormatan; ia dihormati karena Tuhan mengangkatnya ke takhta, mengungkapkan kepadanya apa yang hanya Dia ketahui.

Tuhan tidak berbuat apa-apa sebelum menyatakan rencana-rencana-Nya kepada hamba-hamba-Nya, para nabi (Amos 3:7). Para nabi mencari kesempatan untuk berbicara, karena itulah kehormatan terbesar.

Kesaksian Yesus adalah roh nubuat (Wahyu 19:10).

Aliran profetik sejati akan memberikan akses kepada firman profetik yang terus mengalir, dan akan mengakhiri kepalsuan serta nubuatan palsu. Roh Bileam dan roh Izebel tidak akan masuk ke dalam rumah Tuhan.

Dalam 20 tahun ke depan (dekade ganda surga terbuka), akan ada ketepatan nubuatan; suara Tuhan akan begitu jelas sehingga kita akan melakukan kehendak-Nya dengan benar.

Bapa, Putra (Yesus), dan Roh Kudus akan berbicara kepada kita. Firman di mulut kita juga berkuasa.

Firman nubuatan mengandung kuasa Allah yang terpendam yang akan menggerakkan dirinya sendiri menuju penggenapan (Yesaya 55:11). Ketika kita mengambil firman-Nya, firman akan mengambil kita.

Nubuatan iblis, meskipun palsu, dapat terhubung dengan kuasa iblis dan melepaskan roh maut (misalnya, Izebel terhadap Elia dan Yehu).

Pedang Allah akan menebas leher Izebel, dan orang-orang yang terperangkap dalam sistem gereja institusional yang dikendalikan akan dibebaskan.

Perkataan kita akan membebaskan orang-orang yang dipenjara oleh kekuatan spiritual kegelapan. Nubuat sejati akan menetapkan bangsa-bangsa dan membantu orang membuat keputusan.

Tuhan sedang mengirimkan kesaksian Yesus, kesaksian Allah, dan kesaksian Roh Kudus. Tidak akan ada lagi perasaan tidak terpenuhi, karena Allah akan mengatakan dan melakukannya.

Contoh-contoh Alkitab yang Diberikan

  • Koresh (Cyrus): Tuhan bernubuat tentang Koresh 150 tahun sebelum kelahirannya (Yesaya 44:26-28, Yesaya 45:1). Tuhan memegang tangan kanannya, menundukkan bangsa-bangsa di depannya, membuka pintu-pintu tembaga, dan mematahkan palang-palang besi. Koresh diberi harta benda yang terpendam dan harta kekayaan yang tersembunyi. Ini menunjukkan pengurapan kuat untuk melihat hal-hal tersembunyi, persepsi, wawasan, pemahaman, hikmat, dan kuasa untuk mengetahui.

  • Empat Orang Kusta (2 Raja-raja 7:8-20): Mereka secara tidak sengaja menemukan rampasan perang, menunjukkan bagaimana hal-hal tersembunyi dapat ditemukan dan dibagikan.

  • Orang Sakit di Kolam Betesda (Yohanes 5:1-9): Disembuhkan setelah 38 tahun, menunjukkan kuasa Yesus untuk membebaskan dari ikatan lama.

  • Orang Buta yang Disembuhkan (Yohanes 9): Yesus menyembuhkan, dan meskipun orang Farisi mempertanyakan, ia bersaksi tentang kuasa Tuhan.

  • Elia dan Nabi-nabi Baal (1 Raja-raja 18:21): Elia menantang orang untuk memilih pihak, menunjukkan peran nabi dalam membantu orang membuat keputusan.

Kesimpulan dan Dorongan

  • Ini adalah saat yang serius dalam hidup kita; sekaranglah waktunya untuk bangkit dan bersikap agresif melawan dosa, penyakit, dan kematian.

  • Masa depan gereja sangat penting karena akan mendatangkan Sion, yang akan menegakkan Kerajaan, dan membawa Sang Raja turun.

  • Tuhan akan mengungkapkan mengapa kita membutuhkan apa yang Dia kirimkan kepada kita.

  • Mujizat tidak akan ditunda; momen mujizat terjadi sekarang.

  • Aliran profetik sejati mengalir dalam hidup kita.

  • Firman Tuhan tidak akan langka, penglihatan tidak akan jarang, karena kasih karunia Tuhan turun.

  • Umat Tuhan akan hidup oleh firman-Nya, orang benar akan hidup oleh iman, dan tidak akan goyah atau mundur. Sebaliknya, mereka akan maju dan berlari ke depan.

  • Kita tidak akan pernah mengalami kelaparan firman Tuhan, selamanya!.


Postingan populer dari blog ini

Conquering the Mountains of Governance and Political (UR #237)

Khotbah  Dr. Tunde Bakare dalam acara ISC 2025 membahas peran strategis orang percaya di gunung politik dan pemerintahan . Beliau menekankan pentingnya memiliki pola atau cetak biru ilahi serta karakter yang murni sebelum terlibat dalam kepemimpinan publik agar tidak tercemar oleh sistem dunia. Melalui berbagai rujukan Alkitab, ia menjelaskan bahwa Tuhan akan membangkitkan pemimpin-pemimpin profetik untuk menggantikan sistem yang korup dan menindas rakyat. Bakare juga membagikan pengalaman pribadinya di Nigeria tentang bagaimana kekuatan doa dan nubuat mampu mempengaruhi arah politik nasional serta menentang rezim yang tidak adil. Inti dari pesan ini adalah panggilan bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan yang berani merebut kembali pengaruh di berbagai bidang budaya demi kesejahteraan bangsa. Narasi ini ditutup dengan penegasan bahwa kepemimpinan yang takut akan Tuhan adalah kunci utama yang membedakan kemajuan suatu negara dari keterpurukannya. Berikut adalah c...

Peran Roh Kudus (MKS #49)

  "Manusia Kerajaan Sorga 49", berfokus pada rencana ilahi Allah bagi umat manusia dan bagaimana individu dapat menyelaraskan hidup mereka dengan kehendak-Nya. Ditekankan bahwa orang percaya tidak boleh mengandalkan kekuatan mereka sendiri, tetapi pada kuasa Roh Kudus dan Firman Allah untuk memenuhi takdir mereka. Ibadah JMD Bandung 2 Agustus 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 49 Poin-Poin Utama : Memahami Bahasa Allah: Papa menekankan pentingnya memahami "bahasa" Allah, mencatat bahwa Alkitab tidak boleh dilihat sebagai ayat-ayat yang terisolasi, tetapi sebagai satu rencana besar yang terpadu. Memahami firman dan menyelaraskan hidup dengan kehendak Allah memerlukan tuntunan Roh Kudus, bukan sekadar kemampuan akal. Roh Kudus sangat penting untuk wahyu yang sejati. Kuasa Firman: Firman memiliki kuasa bawaan untuk menggenapi dirinya sendiri. Manusia cukup percaya dan memberi ruang bagi kasih karunia Allah, bukan memaksakan dengan usaha sendiri seperti pola hukum Taurat. Or...

Kapasitas dan Potensi Spiritual (MKS #48)

Ps. Djonny  membahas konsep Manusia Kerajaan Sorga melalui tinjauan teologis atas janji Tuhan kepada Abraham dalam Kejadian 17 . Beliau menjelaskan bahwa identitas sebagai raja menurut definisi ilahi bukan didasarkan pada kekuasaan duniawi seperti Nimrod, melainkan pada kapasitas spiritual untuk memerintah melalui kebenaran dan ketaatan. Terdapat penekanan pada enam langkah Allah dalam Kejadian 1 , mulai dari memberkati hingga memberikan otoritas untuk menaklukkan bumi, sebagai pola bagi manusia untuk mewujudkan kerajaan Allah di dunia. Peran Roh Kudus dianggap krusial dalam memperluas pengaruh hidup seseorang agar mencapai kaliber dunia demi kemuliaan Tuhan. Melalui teladan Yesus, jemaat diajak untuk menyadari potensi ilahi dan warisan rohani mereka sebagai keturunan Abraham yang dipanggil untuk menyatakan otoritas surga. Ibadah JMD Bandung 26 Juli 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 48 Berikut adalah catatan selengkapnya dari materi "Manusia Kerajaan Sorga 48: Raja-Raja dari Ket...

Ikat Janji Allah (God's Covenant) dengan Abraham dan Keturunannya

Saat Teduh 26 Jan 2025 Kej 26:1  Maka timbullah kelaparan di negeri itu.  —  Ini bukan kelaparan yang pertama, yang telah terjadi dalam zaman Abraham. Sebab itu Ishak pergi ke Gerar, kepada Abimelekh, raja orang Filistin. 2  Lalu TUHAN menampakkan diri kepadanya serta berfirman: "Janganlah pergi ke Mesir, diamlah di negeri yang akan Kukatakan kepadamu. 3  Tinggallah di negeri ini sebagai orang asing, maka Aku akan menyertai engkau dan memberkati engkau,  4  Aku akan membuat banyak keturunanmu seperti bintang di langit; Aku akan memberikan kepada keturunanmu seluruh negeri ini, dan oleh keturunanmu semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, 5  karena Abraham telah mendengarkan firman-Ku dan memelihara kewajibannya kepada-Ku, yaitu segala perintah, ketetapan dan hukum-Ku." Kej 26:12 Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN. 13  Dan orang itu menjadi kaya, bahkan k...

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

PANGGILAN KEPADA KEIMAMATAN MELKISEDEK

Ibrani 7:1-3  Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia. Kepadanya pun Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya. Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera.

The Unstoppable Generation and Strategies for Leadership Succession (UR #238)

Artikel ini bersumber dari materi pengajaran dari Dr. Jonathan David mengenai konsep suksesi kepemimpinan dan pembentukan generasi "Manusia yang Tak Terhentikan."  Beliau menekankan bahwa kekuatan sebuah pelayanan sangat bergantung pada ketangguhan spiritual pemimpinnya dalam menghadapi berbagai hambatan seperti pola pikir negatif dan pergaulan yang salah. Fokus utamanya adalah pentingnya membangun hubungan bapa-anak yang sejati untuk mewariskan takdir ilahi, bukan sekadar membagi tanggung jawab struktural. Melalui rujukan kitab Kisah Para Rasul 16 dan Pengkhotbah 2 , dijelaskan bahwa suksesi yang akurat harus direncanakan dengan hati-hati agar warisan rohani tetap berlanjut tanpa perubahan arah. Tujuan akhirnya adalah melahirkan gereja apostolik yang tak tergoyahkan dan murni dari pengaruh duniawi atau denominasi. Strategi ini menuntut penggunaan hikmat, pengetahuan, dan keterampilan ilahi untuk menerjemahkan kehendak Tuhan ke dalam realitas di bumi. 30 06 2026, ...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

"Berkat" (Barak/Berekah) Dan Bagaimana Kita Menerima Berkat Itu Dari Tuhan

Konsep Kunci: Barak/Berekah (Berkat) ) Asal Kata: Kata "berkat" dalam bahasa Ibrani adalah barak, yang artinya memberkati. Bentuk kata bendanya adalah berekah, yang berarti hasil dari tindakan memberkati. Makna Mendalam: Barak juga dikaitkan dengan kata "to kneel" atau "menekuk lutut". Ini menunjukkan bahwa berkat dari Tuhan adalah tindakan di mana Tuhan merendahkan diri-Nya untuk melayani dan melimpahkan kebaikan-Nya kepada kita. Contoh Nyata: Tindakan Yesus yang merendahkan diri menjadi hamba, mati bagi kita di kayu salib adalah wujud tertinggi dari barak (berkat) Allah. Ayat Kunci: Amsal 10:22:  "Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya." Mazmur 127:2:  "Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur." Pengkhotbah 2:26:  "Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia ...