Langsung ke konten utama

KEIMAMATAN MELKISEDEK



KEIMAMATAN MELKISEDEK (bagian 1)
Ps. Yappy 20-Nov-2016
Kej 14:18-24
Ada 4 raja yang dipimpin oleh Kedorlaumer, menjajah 5 kerajaan  termasuk raja Sodom, selama 12 tahun. Lima kerajaan ini  membayar upeti kepada 4 raja penjajah itu.  Pada tahun yang ke13 raja Sodom dan sekutunya (kelompok 4) memberontak dan menyerang raja Elam dan sekutunya (kelompok 5) di lembah Sidim. Tapi raja Sodom dan sekutunya dikalahkan.  Harta benda Sodom dan Gomora dijarah oleh Kedarlaomer dan sekutunya termasuk Lot dan harta bendanya , keponakan Abraham, dibawa musuh.


Bersama sekutunya Mamre, Eskol, Aner, sekutu-sekutu Abram dan 318 orang yang terlatih Abram mengejar musuh mengalahkan Kedarlaomer dan sekutunya (kelompok 5). Tidak ada rasa takut ketika mereka berperang. Abram telah melatih mereka dan memerintahkan mereka, bukan hanya mengajari, hidup dalam kebenaran. Memiliki mentalitas yang tidak takut, yang taat dan unstopable. Abram berhasil membebaskan Lot.



Bagaimana prosesnya sehingga mereka menjadi luarbiasa?
Kej 12:1-2 Adalah panggilan pribadi (personal) Tuhan kepada Abram dari Mesopotamia, dari Babel di Irak sekarang.  Di Kej 11:31 seolah-olah panggilan Tuhan ini adalah di Haran.
Yang pertama sekali mendapat panggilan adalah Abram bukan Terah (Kis 7:2-3).
Yang pertama, yang harus dilakukan Abram adalah pergi dari negerinya. Yosua 24:2-3.
Mereka harus pergi dari dewa-dewa asing, dari dewa Mamon, dari hal-hal yang menyimpang. Abram harus keluar dari Babel, dari cara hidup yang lama, budaya lama, doktrin-doktrin lama, kebiasaan dan kehidupan lahiriah, jatidiri yang lama, yang mengandalkan diri sendiri. Pastikan kita keluar dari semua itu, sebelum Tuhan dapat melakukan intervensi dalam hidup kita.
Kedua, Abram merespon panggilan itu dengan benar dan taat. Walau pun dia sudah mapan di Urkasdim dan di Haran, sudah memiliki pengaruh, dia tinggalkan semua itu. Dia percaya dia akan menjadi bangsa yang besar seperti perkataan Tuhan. Dia tidak percaya hanya di mulut, tapi dia sertai dengan tindakan dan dia berobah. Meski pun Abram melakukan kesalahan fatal dan pergi ke Mesir tanpa bertanya  kepada Mesir; kita perhatikan Tuhan tetap intervensi.
Kej 12:17 Intervensi Tuhan. Tuhan menimpakan tulah yang hebat kepada Firaun demi menjagai benih yang Tuhan akan taruh dalam rahim Sara. Kita harus percaya, bertindak dan berobah. Ini yang harus kita lakukan.  Kita keluar dari Babel, itulah hidup di bawah keimamatan Melkisedek. Kita tidak lagi hidup di bawah hukum Taurat, di bawah keimamatan Harun, di mana selalu terjadi perdebatan, boleh dan tidak boleh.
Kita hidup di bawah keimamatan Melkisedek jika kita sudah keluar dari faktor-faktor lahiriah, maka kita akan mendapatkan intervensi dari Tuhan terus-menerus.
Kita harus bisa menjadi titik masuk (point of entrance) bagi rencana Tuhan, sehingga rencanaNya terwujud bagi kota dan bangsa ini. Ini sama juga point of entrance kepada firman Tuhan. Daud mengalami intervensi dari Tuhan. Dia makan dari roti dari mezbah persembahan bersama para prajuritnya, dan dia tidak mati. Itu karena dia hidup di bawah keimamatan Melkisedek, bukan keimamatan Harun.
Kita harus  berhati-hati ketika masuk kedalam budaya orang-orang yang tidak takut akan Tuhan, seperti Abram masuk ke Mesir. Dia ikut-ikutan berbohong, sehingga Firaun merasa tertipu. Hanya karena intervensi Tuhan, benih yang ada dalam Sara, tetap terjagai. Jangan  terjerat kebudayaan dunia. Daniel, Sadrakh, Mesakh dan Abedego tidak hidup dalam budaya Babel. Mereka sudah menetapkan hatinya untuk hidup dalam budaya Kerajaan Allah.  Mereka tidak mau menajiskan dirinya dan tidak ikut-ikutan budaya Babel. Ini tindakan yang berbeda. Budaya Babel tidak bisa mencengkram dan menyetir hidup mereka. Firaun menganggap dia sudah memperkaya Abram lewat tipuannya.
Harusnya Tuhan lah yang memperkaya hidup kita, sehingga kita bisa hidup dalam standar Kerajaan Allah, mentalitas, budaya Kerajaan Allah.
Barulah di Kej14 ini Abram bertindak dengan benar.
Kej14:17 Setelah Abram kembali dari mengalahkan Kedorlaomer dan para raja yang bersama-sama dengan dia, maka keluarlah raja Sodom menyongsong dia ke lembah Syawe, yakni Lembah Raja.
Raja Sodom, raja dunia ini, yang telah dikalahkan oleh Kedarlaomer, ingin bertemu dengan Abram. Setelah ia mendengar, kabar dari Mesir dan mendengar kemenangan Abram, dia berpikir dia bisa membeli Abram.
Kej 14:21  Berkatalah raja Sodom itu kepada Abram: "Berikanlah kepadaku orang-orang itu, dan ambillah untukmu harta benda itu."
Ay21. Berikan orang-orangmu, tukar dengan harta benda. Itulah kesaksian hidup Abram di Mesir yang membuat dia “terbuka dan dapat diserang” oleh raja dunia ini.  Raja Sodom pikir orang-orang hebat Abram bisa mengalahkan raja-raja lain dan dia akan memperoleh kekayaan rampasan yang luarbiasa. Dia bisa menguasai dunia.
Jika Abram setuju menjual 318 orang maka itu akan mengalihkan tujuan Tuhan dalam Abram seluruhnya.
Sistem dunia, sistem Mesir,  rela membayar orang-orang Tuhan  seperti ke-318 orang-orang Abram. Dan sistem Babel rela membayar mahal untuk orang-orang Tuhan seperti Daniel dkk. Jangan sampai engkau “dibeli” oleh dunia ini dan membuat dirimu teralihkan dari destiny hidupmu dan malah kembali terikat oleh dunia ini. Mungkin kau diangkat jadi manager, jadi direktur, jadi GM dan itu untuk membuatmu makin terlibat dengan sistem babel pada level keterkaitan tertentu.
Kej 14:18-20  Melkisedek, raja Salem, membawa roti dan anggur; ia seorang imam Allah Yang Mahatinggi.  Lalu ia memberkati Abram, katanya: "Diberkatilah kiranya Abram oleh Allah Yang Mahatinggi, Pencipta langit dan bumi, dan terpujilah Allah Yang Mahatinggi, yang telah menyerahkan musuhmu ke tanganmu." Lalu Abram memberikan kepadanya sepersepuluh dari semuanya.
Beruntung, sekali lagi Tuhan mengintervensi Abram (ay18-20). Melkisedek menyingkapkan Abram, bahwa Abram diberkati oleh Allah dan Dialah yang membuat Abram mengalahkan musuh-musuhnya.
Ini membuat Abram sadar, dia tidak boleh lagi memperkaya dirinya dari sistem Babel, seperti yang dia lakukan di Mesir.  Abram mampu menolak tawaran raja Salem karena kekuatan yang diperolehnya atas intervensi Melkisedek.
Ay17. Lembah Syawe, lembah Raja, harus menjadi lembah kematianmu dari mengejar hal-hal yang natural. Mereka ingin mengambil “zoe”mu.
Manusia hidup bukan dari roti saja, tapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah. Jadi jangan katakan, manusia tidak bisa hidup tanpa uang.
Kita harus mengambil-alih Babel, mengambil alih sistem Babel seperti Daniel, Sadrakh, Mesakh, Abednego. Mereka tampil menjadi orang-orang yang berbeda, yang tidak ada celah.
Jangan terperangkap oleh sistem Sodom seperti Lot. Dia adalah orang benar, tapi hidup untuk dirinya sendiri. Dia tidak bisa mempengaruhi Sodom, tidak berdampak. Dia benar untuk dirinya sendiri. Tapi juga hidup Lot dan keluarganya mudah sekali menjadi sasaran Sodom.
Keimamatan Melkisedek membawa intervensi kekal Tuhan ke dalam hidup kita sehingga dia akan bekerja dengan rahmat-Nya.
Tuhan tidak mau sistem Babel memakan hidup kita. Intervensi Tuhan harus mengambil terlebih dulu hidupmu, sehingga saudara tau bagaimana harus menjawab, merespon dan bertindak. Kita harus alami itu. Firman dan perkataan Tuhan harus terus mendatangi kita. Oleh sebab itu saudara harus mendengar berulang-ulang, membaca berulang-ulang. Bangun kapasitas, terhubung terus, sehingga intervensi itu datang. Firman itu akan terlebih dulu datang, intervensi itu datang sebelum kita mengambil keputusan.
Ketika kita hidup di bawah keimamatan Melkisedek kita akan terlindungi, pencipta langit dan bumi akan menjadi sumber hidup kita. Kita tidak akan takut lagi dengan kebutuhan-kebutuhan kita; pekerjaan kita sehari-hari dan bisnis kita. Kita akan bisa berkata seperti Abram: Tuhan lah yang memelihara hidup ku, bukan dunia ini (ay23-24). Empat puluh tahun Tuhan sanggup memelihara bangsa Israel di padang gurun, sehingga tidak kekurangan apa pun.
Setiap hari Tuhan campur tangan, intervensi untuk mengeluarkan kita dari sistem Babel. Kita harus bisa mengatasinya, tanpa ada ketakutan dan stres, karena kita menjadikan Tuhan sebagai sumber dari segala-galanya. Kita tetap bisa berseru: Ya Abba Bapa; karena kita mempunyai hubungan, karena karena kebutuhan kita.
Intervesi Tuhan membuat kita memahami siapa Allah kita dan juga menyadarkan siapa kita di hadapan Tuhan.
Orang-orang yang hidup di bawah keimamatan Melkisedek hidup tanpa ketakutan, bebas khawatir; karena akan melihat intervensi Tuhan, jalan-jalan Tuhan, rahmat Tuhan, anugerah Tuhan, tangan Tuhan.
Jangan sampai hatimu dibelokkan oleh Mammon dan selalu mengukur segala sesuatu dari hasil, gaji dan uang yang kau peroleh.
Luk 16:13. Kita tidak bisa mengabdi kepada Tuhan dan Mamon.
Mamon itu bisa jadi tuan. Mamon itu spirit jahat.  Jika kita jadikan dia tuan, dia bisa mengontrol hidupmu. Filosofi mamon: orang tidak bisa hidup tanpa uang. Akar segala kejahatan adalah cinta uang. Jika kita sudah dikuasai uang kita memperlakukan hidup kita dan orang lain, kita nilai dengan uang. Keadaanmu, mood-mu, hati dan perasaamu dikuasai uang.  Itu artinya mamon berkuasa atas hidupmu. Kita harus kendalikan dirimu. Yesus saja tidak luput dicobai oleh Mamon. KepadaNya ditawarkan segala kekayaan dan kemuliaan dunia ini. Jadi kita tidak luput dari pencobaan Mamon.
Kita harus bisa mengatur uang kita. Jangan merasa senang dan PD kalo mengantongi banyak uang. Dan tidak merasa kecil hati jika tidak punya uang.
Ul 8:2-4 Tuhan menguji hatimu.  Merendahkan hatimu, membiarkan kau lapar, untuk membuat engkau mengerti: Manusia hidup bukan dari roti saja, tapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah. Tuhanlah sumber hidup kita.
Tuhan ijinkan test hatimu.
1) Saudara diberkati tiba-tiba dengan uang berkelimpahan. Apakah gaya hidupmu berubah? Prioritasmu berubah? Apakah kita berpegang pada perintahNya bagi tujuanNya?
2) Tuhan ijinkan kau tidak punya uang, supaya kau tau, manusia hidup tidak dari roti saja, tapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.
Buat ketetapan hati mulai hari ini untuk tidak bergantung kepada uang. Tetap bergairah kepada Tuhan, semangat, penuh kekuatan, tidak kehilangan sukacita, tidak kuatir, tidak stres, sebab kita percaya hidupku dari firman, dari pemeliharaan dan penjagaan Tuhan. Pakaianmu tidak memburuk, kasutmu tidak rusak.
Tujuan uang:
1. Kita memberikan uang kepada Tuhan dalam bentuk persembahan dan persepuluhan adalah sebagai tanda penghormatan kita kepada Tuhan. Dalam keimamat Melkisedek Abram memberikan sepersepuluh dari semuanya.
2) Untuk menabur benih, di tempat di mana Kerajaan Allah sedang dibangun, di mana Tuhan sedang bekerja. Supaya kita menjadi bendahara untuk tujuan Tuhan
3) Untuk memenuhi kebutuhan kita secara benar, bukan memenuhi keinginan saudara.
4) Untuk membangun rumah Tuhan. Jadi sebenarnya uang saudara adalah untuk hal-hal yang spiritual; bukan untuk hal-hal yang lahiriah / natural.
Semakin kita mengurangi kebutuhan kita; kita akan bisa masuk kepada diemensi yang dikatakan “I shall not want”.
5) Untuk menabung
6) Untuk mengembangkan kapasitas kita; kemampuan, skill. Kita harus jadi kepala dan bukan ekor.
7) Uang itu untuk diinvestasikan untuk masa depan dan anak-anak kita.
8) Uang untuk destiny
9) Uang untuk membangun hubungan
10) Untuk menyiapkan generasi selanjutnya, supaya tidak terhimpit oleh sistem Babel
Jika kita hidup dalam keimamatan Melkisedek kita akan mengalami “rest”. Tidak ada lagi ketakutan, kekhawatiran. Tuhan akan mendatangi hidup kita dengan firman yang tepat dan ter-realisasi. Di work-place kebenaran itu bisa nyata seperti Daniel, Sadrakh, Mesakh, Abednego.
Realisasi firman ini akan kita alami: Manusia hidup bukan dari roti saja, tapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Tuhan.
Pekerjaan Tuhan akan terwujud, kita terhubung terus dengan Tuhan, arahan Tuhan terus mendatangi. Tuhan memiliki akses langsung kepada hidup kita, tanpa perantara. Perkenanan Tuhan akan mendatangi kita. Kita akan diproteksi dari musuh dan mamon. Fokus hidupmu saat harus kepada keimamatan Melkisedek. Pewahyuan Tuhan akan terus mengalir. Pikirkan dari sekarang, model kehidupan seperti apa yang saudara sedang siapkan untuk generasi mendatang. Apa yang akan anak-anakmu lihat? Apa ada prinsip-prinsip dan jalan-jalan Tuhan?

Postingan populer dari blog ini

Upper Room 34 - DR. Jonathan David

  25-01-2022   Anugerah Untuk Memerintah (GRACE TO GOVERN) Pendahuluan – oleh Ps. Cyrus Mat 13:23 Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat." Problemnya bukan pada kebutuhan tapi pada tanahnya. Jika tanahnya baik, benih akan tumbuh, sebab ada aliran air, karena ada benih yang cerdas yang telah diprogram (dengan pengertian dan hikmat). Kuasa dan kekuatan serta kasih karunia tersembunyi di dalam FT (logos) itu.   Tanah hanya memerlukan kondisi, tidak memerlukan edukasi oleh karena digerakkan oleh sesuatu (Firman dan Roh Kudus) dari dalam yang dipanggil terang Tuhan dan pribadi Tuhan sendiri (Yoh 1:1).   Mengapa tidak kita menerima firman-Nya dan perkataan-Nya dari pribadi Tuhan (YHWH) sendiri. Banyak orang yang suka mendengarkan khotbah yang baik, tapi Kerajaan Allah dan pemerintahan-Nya tidak tertam...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Kepenuhan Kristus

SATE 17 October 2020     Bacalah terlebih dahulu : I Petrus 2:21, Efesus 1:23, Efesus 4:11-13 Dalam kehidupan Yesus sebagai manusia, Ia telah menjadi teladan. Dan Alkitab pun menuliskan bahwa kita harus hidup dalam kepenuhan Kristus, namun yang sering menjadi persoalan adalah kita tidak pernah melihat Yesus hidup sebagai manusia. Itu sebabnya dalam kedaulatanNya, Tuhan telah memilih orang-orang tertentu yang dapat Ia munculkan sebagai bapa rohani agar menjadi model yang terlihat dan kita pun makin bisa mengerti bagaimana mengalami kepenuhan Kristus melalui bapa rohani yang ada. Tapi ada hal yang harus kita ketahui mengenai konsep bapa rohani ini, bahwa tidak semua orang yang mengajarkan Firman Tuhan dapat disebut sebagai bapa rohani. Karena seseorang yang Tuhan munculkan menjadi bapa rohani, sudah pasti memiliki kualitas tertentu dalam hidupnya dan tentunya telah melalui berbagai proses Tuhan. Sehingga di dalam kedaulatan Tuhan, sang bapa rohani bisa dikenali oleh anak-an...

GUNUNG RUMAH TUHAN ALLAH YAKUB

SESI 7 – TLC 2017 – Ps. Djonny Tambunan  – 23-26 Des 2017 I. SEMUA DIMULAI DARI RUMAH TUHAN Mikha 4 gbr:youtube.com Akan terjadi pada hari-hari yang terakhir: gunung rumah TUHAN akan berdiri tegak mengatasi gunung-gunung dan menjulang tinggi di atas bukit-bukit; bangsa-bangsa akan berduyun-duyun ke sana ,  Mic 4:1 dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: "Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran, dan firman TUHAN dari Yerusalem."  Mic 4:2 <<<< PEKERJAAN DAHSYAT OLEH ROH KUDUS DIMULAI DARI RUMAH TUHAN >>>> SION = sunny = bright = cerah. Ketika SION dimunculkan kita tidak lagi memerlukan matahari natural. Semua kehidupan akan diterangi baik pada waktu malam mau pun pada waktu siang. Yang akan meneranginya adalah Sion. Yes 2:1 Yesaya menjelaskan lagi siapa yang dimaksu...

Dimensi Tuhan

Ukuran-ukuran Tuhan by ps. Djonny Tambunan 17-Jan-2016 Ukuran-ukuran Tuhan itu tidak pernah bisa ditawar. ukuranNya pasti. Apa pun kondisi kita, Dia tidak pernah mengubahnya. Kita pun mencari yang pasti. Jangan berjalan menurut ukuran kita, semau kita. Tanpa mencapai ukuran Tuhan kita tidak akan berkenan di hadapan Tuhan. Wahyu 11 (Rev 11:1)   Kemudian diberikanlah kepadaku sebatang buluh, seperti tongkat pengukur rupanya, dengan kata-kata yang berikut: "Bangunlah dan ukurlah Bait Suci Allah dan mezbah dan mereka yang beribadah di dalamnya. Ada 3 hal yang selalu diukur oleh Tuhan, yaitu hal-hal yang rohani. Dia mengukur aspek-aspek rohani, bukan seberapa tinggi pendidikanmu, bukan seberapa banyak hartamu. Dia memiliki standar untuk diri kita yang harus bisa capai. Targetnya bukan supaya kita sama seperti Dia bisa menciptakan langit dan bumi yang baru. Bukan itu. Setiap orang yang tidak mencapai ukuran Tuhan, akan kehilangan perkenananNya. Sangat penting buat kita u...

Fokus kepada Dia yang sedang berkata-kata

SATE 21 October 2020 – **   Bacalah terlebih dahulu: Efesus 4:23-24, Yohanes 4:21-23 Dalam ayat ini, Paulus menasihatkan anggota-anggota jemaat, supaya mereka jangan hidup (= mêketi peripatein) lagi sama seperti orangorang kafir (yang tidak mengenal Allah). Tuhan mau adanya perubahan dari manusia lama menuju manusia baru. Yang awalnya hidup di bawah belenggu manusia lama menuju kepada kemerdekaan yang dibentuk di dalam format manusia baru dan dicipta menurut kehendak Allah dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. Tetapi antara kondisi manusia lama menuju manusia baru dibutuhkan proses pembaharuan yang terus-menerus. Roh yang dulunya mati, terbelenggu dosa dan tidak dapat bersekutu dengan Allah yang adalah Roh, kini dimerdekakan. Sehingga ketika kita berdoa dan memuji Tuhan, maka pujian terhadap Allah tersebut keluar dari roh yang sungguh-sungguh sudah diperbaharui menuju Roh yang sejati, yaitu Allah. Ini yang dikatakan oleh Yesus ketika Ia bertemu dengan perempuan Samaria. ...

Perpuluhan Dan Keimamatan Melkisedek

 Mari kita bahas dan renungkan bersama-sama bagian Firman Tuhan ini: Ayat-ayat Kunci: Kejadian 14:17 Setelah Abram kembali dari mengalahkan Kedorlaomer dan para raja yang bersama-sama dengan dia, maka keluarlah raja Sodom menyongsong dia ke lembah Syawe, yakni Lembah Raja. 18 Melkisedek, raja Salem, membawa roti dan anggur; ia seorang imam Allah Yang Mahatinggi. 19 Lalu ia memberkati Abram, katanya: "Diberkatilah kiranya Abram oleh Allah Yang Mahatinggi, (diberkatilah kiranya Abramnya Allah Yang Mahatinggi) Pencipta (PEMILIK = Yang EMPUNYA) langit dan bumi, 20 dan terpujilah Allah Yang Mahatinggi, yang telah menyerahkan musuhmu ke tanganmu." Lalu Abram memberikan kepadanya sepersepuluh dari semuanya. 21 Berkatalah raja Sodom itu kepada Abram: "Berikanlah kepadaku orang-orang itu, dan ambillah untukmu harta benda itu." 22 Tetapi kata Abram kepada raja negeri Sodom itu: "Aku bersumpah demi TUHAN, Allah Yang Mahatinggi, Pencipta (Yang EMPUNYA) ...

Membangun Sion Membentuk Ulang Kota - oleh Dr. Jonathan David

Ringkasan Khotbah: "Membangun Sion Membentuk Ulang Kota"  16082022  the Upper Room Kembalilah, hai anak-anak yang murtad, demikianlah firman TUHAN, karena Aku telah menjadi tuan atas kamu! Aku akan mengambil kamu, seorang dari setiap kota dan dua orang dari setiap keluarga, dan akan membawa kamu ke Sion.  Yeremia 3:14   Khotbah ini membahas visi tentang pembangunan kembali Sion sebagai inti dari pemulihan kota dan kehidupan umat Tuhan. Dr. Jonathan David menguraikan bagaimana Tuhan sedang bergerak secara aktif untuk membangun Sion, yang bukan hanya sekadar tempat, melainkan juga sebuah dimensi rohani di mana kehadiran, kuasa, dan otoritas Allah termanifestasi. Khotbah dimulai dengan penekanan pada pentingnya mendengar suara Tuhan dan mengasihi kebenaran-Nya. Dr. Jonathan David menyatakan bahwa tanpa kedua hal ini, akan ada kekacauan. Ia juga menekankan tentang karunia-karunia Roh Kudus yang diperlukan, seperti pewahyuan, pengertian, dan hikmat  untuk dapat menge...

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

The House of Shem (Kemah-kemah Sem)

Dari sejarah yang disebutkan di Alkitab, inilah gineologi dari Adam ke Yusuf. Kelihatannya peta ini disusun dari Kej 5:1-32 dan dilanjutka ke Kej 11:10-26 seperti yang Musa tuliskan.  PRA AIR BAH Dari "peta" gineologi ini dapat dengan mudah kita melihat karya Tuhan yang luarbiasa. Semua generasi terhubung dengan orang-orang strategis Tuhan secara luarbiasa. Kita melihat hubungan 3 generasi: Henokh, Metusalah dan Lamekh. Juga hubungan 3 generasi berikutnya antara: Metusalah, Lamekh dan Nuh. Disusul dengan hubungan antara 3 generasi: Lamekh, Nuh dan Sem.  Ini seperti pola yang Allah sediakan untuk menjaga kesinambungan warisan rohani yang kekal (legacy). Pola 3 generasi dalam satu kemah ini menjamin warisan menjadi pusaka - inheritance to heritage legacy. Bahkan Sem juga terhubung dengan Metusalah, anak dari Henokh. Maka, tidak heran Sem menjadi sangat luarbiasa.  Warisan menggambarkan aset yang diwariskan orangtua kepada anak laki-lakinya, sedangkan pusaka mengacu pada anu...