Langsung ke konten utama

MENJADI PEMBAWA BENIH DARI GENERASI PENGGENAP

gambar: www.thelivingtruthfellowship.org
Agenda Yesus sebagai manusia sudah selesai. Sekarang kita masuk kepada agenda KRISTUS. Agenda Tuhan berkaitan dengan pemahaman yang utuh akan pewahyuan Yesus Kristus. Gereja harus mempersiapkan dirinya bagi agenda Tuhan; bukan fokus pada agendanya sendiri. Agenda Tuhan tidak boleh menjadi misteri bagi hidup kita, supaya jangan kita hanya melihat fakta-fakta secara lahiriah/natural.
Wahyu 1:1-3
Rev 1:1  Inilah wahyu Yesus Kristus, yang dikaruniakan Allah kepada-Nya, supaya ditunjukkan-Nya kepada hamba-hamba-Nya apa yang harus segera terjadi. Dan oleh malaikat-Nya yang diutus-Nya, Ia telah menyatakannya kepada hamba-Nya Yohanes.

Rev 1:2  Yohanes telah bersaksi tentang firman Allah dan tentang kesaksian yang diberikan oleh Yesus Kristus, yaitu segala sesuatu yang telah dilihatnya.

Rev 1:3  Berbahagialah ia yang membacakan dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini, dan yang menuruti apa yang ada tertulis di dalamnya, sebab waktunya sudah dekat.

Allah mengaruniakan pewahyuan Yesus Kristus hanya kepada orang-orang yang memiliki hati seorang hamba, seperti Yohanes. Dia akan tau agenda-agenda Tuhan yang harus terjadi. Agenda Tuhan tidak  berjalan menurut kalender dunia, tapi tergantung dari apa yang diwahyukan.
Agenda Yesus sebagai manusia sudah selesai. Sekarang kita masuk kepada agenda KRISTUS. Yaitu Kristus sebagai kepala dari gereja yaitu Tubuh-Nya.
Banyak gereja yang hanya tau sebagian dari pewahyuan, sepenggal-sepenggal; hanya sebagai Juru Selamat. Tapi bagi gereja sebagai penggenap harus mengetahui seluruh pewahyuan yang utuh tentang Yesus Kristus; karena agenda Tuhan berkaitan dengan pemahaman pewahyuan Yesus Kristus. Gereja harus mempersiapkan dirinya bagi agenda Tuhan; bukan fokus pada agendanya sendiri. Jika tidak gereja hanya fokus pada Yesus sebagai sumber berkat; sebagai Juru Selamat atas masalah-masalah mereka bukan menjadi penggenap dari agenda Tuhan.
Jika kita fokus pada agenda Tuhan, tidak akan kita hidup semau-maunya dalam hal apa pun termasuk dalam hal kesehatan, keuangan, kekudusan, membuat keputusan, dlsb. Gereja yang mempersiapkan dirinya seperti gadis-gadis bijaksana yang memiliki hikmat. Mereka telah menyiapkan segala sesuatuya, termasuk menyiapkan cadangan minyak.
Tujuh jemaat di kitab Wahyu 2,3 belum siap. Tuhan mengkritik mereka untuk upgrade dan naik pada tingkat rohani lebih lagi.
Wah 4:1-2
Rev 4:1  Kemudian dari pada itu aku melihat: Sesungguhnya, sebuah pintu terbuka di sorga dan suara yang dahulu yang telah kudengar, berkata kepadaku seperti bunyi sangkakala, katanya: Naiklah ke mari dan Aku akan menunjukkan kepadamu apa yang harus terjadi sesudah ini.

Rev 4:2  Segera aku dikuasai oleh Roh dan lihatlah, sebuah takhta terdiri di sorga, dan di takhta itu duduk Seorang.

Yohanes dipanggil untuk naik.... dari pintu yang terbuka di sorga. Come up here.... untuk melihat hal-hal yang harus terjadi.
Itulah respon untuk naik. Jangan melihat dan berkurung di bawah di level 7 gereja di Wah 2,3.
Wah 22:18-19
Rev 22:18  Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: "Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini.

Rev 22:19  Dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini, maka Allah akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan dan dari kota kudus, seperti yang tertulis di dalam kitab ini."

Ay19. Artinya orang itu mencoba mengubah agenda Tuhan dengan hidup menjadi tidak selaras dengan agenda Tuhan. Itu akan menghambat agenda Tuhan, karena hidup kita tidak sinkron dengan agenda Tuhan. Saudara sibuk dengan persoalan dan pergumulan sendiri. Sibuk mengurus agenda sendiri. Ini yang disebut tidak selaras dengan agenda Tuhan. Sebabnya adalah mereka tidak tau (ignore) dengan agenda Tuhan. Perkataan nubuat artinya harus digenapi oleh generasi penggenap yang sudah mengenal dan memahami pewahyuan Yesus Kristus seutuhnya. Terus alami pewahyuan siapa Yesus Kristus itu. Ini bukan bicara soal pengetahuan; tapi megalaminya: membaca, memahami dan menuruti nubuatan-nubuatan.
Ada yang mengatakan: ah...masih lama terjadinya penggenapan nubuatan-nubuatan itu.
2 Pet 3:3-9
2Pe 3:3  Yang terutama harus kamu ketahui ialah, bahwa pada hari-hari zaman akhir akan tampil pengejek-pengejek dengan ejekan-ejekannya, yaitu orang-orang yang hidup menuruti hawa nafsunya.

2Pe 3:4  Kata mereka: "Di manakah janji tentang kedatangan-Nya itu? Sebab sejak bapa-bapa leluhur kita meninggal, segala sesuatu tetap seperti semula, pada waktu dunia diciptakan."

2Pe 3:5  Mereka sengaja tidak mau tahu, bahwa oleh firman Allah langit telah ada sejak dahulu, dan juga bumi yang berasal dari air dan oleh air,

2Pe 3:6  dan bahwa oleh air itu, bumi yang dahulu telah binasa, dimusnahkan oleh air bah.

2Pe 3:7  Tetapi oleh firman itu juga langit dan bumi yang sekarang terpelihara dari api dan disimpan untuk hari penghakiman dan kebinasaan orang-orang fasik.

2Pe 3:8  Akan tetapi, saudara-saudaraku yang kekasih, yang satu ini tidak boleh kamu lupakan, yaitu, bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari.

2Pe 3:9  Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.

Tampilnya pengejek-pengejek karena tidak tau agenda Tuhan dan /atau menganggap remeh waktu-waktunya Tuhan. Kalo pun mereka tau mereka tidak mau tau. Mereka mengganggap masih lama  terjadinya agendanya Tuhan. Tapi Tuhan ingatkan waktunya Tuhan beda dengan kalender manusia, sebab di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu Tahun.
Murid-murid tidak tau Yesus akan mati. Tapi ada dua orang yang tau mengenai kematian Yesus: 1. Maria Magdalena dan 2. Yusuf dari Arimatea.
Maria Magdalena: perempuan berdosa yang meminyaki Yesus dengan minyak narwastu yang mahal. Sebelumnya Maria Magdalena telah dibebaskan dari 7 roh jahat. Magdalena tau Yesus lebih dari penyembuh. Dia memiliki kehausan mengenal Yesus. Dia yang pertama yang bertemu Yesus setelah bangkit dan pertama memberitahukan berita kebangkitan kepada murid-murid. Maria memiliki pemahaman agenda Yesus. Ia menyeka kaki Yesus menyeka kaki Yesus dengan rambut (lambang kehormatan) dan dengan air matanya. Ia sedang menyiapkan penguburan/kematiannya.
Yusuf Arimatea: Nama ini hanya disebutkan pada saat kematian Yesus dan menyiapkan penguburan bagi Yesus. Yusuf Arimatea ini menjadi penggenap agenda Yesus. Ia tau apa dan bagaimana ia menyiapkan kuburan bagi Yesus. Siap Yusuf Aritmatea ini? Ia tau tentang kematian dan kebangkitan Yesus. Ia adalah pengikut Yesus yang tersembunyi. Ini bicara tentang pemahaman. Tidak menjadi jaminan kita beribadah dan mencatat khotbah setiap hari memahami agenda dan pewahyuan Yesus Kristus. Mungkin orang-orang di luar sana yang menjadi saksi kebenaran dari orang-orang percaya seperti Ahok; mereka mengamati semua yang terjadi; tiba-tiba mereka bisa saja memahami pewahyuan Yesus Kristus.
Kebenaran-kebenaran firman yang saudara saksikan di sini belum jadi jaminan; tanpa saudara betul-betul mau memahami pewahyuan Yesus Kristus; seperti murid-murid.
Mat 27:57-60
Mat 27:57  Menjelang malam datanglah seorang kaya, orang Arimatea, yang bernama Yusuf dan yang telah menjadi murid Yesus juga.

Mat 27:58  Ia pergi menghadap Pilatus dan meminta mayat Yesus. Pilatus memerintahkan untuk menyerahkannya kepadanya.

Mat 27:59  Dan Yusufpun mengambil mayat itu, mengapaninya dengan kain lenan yang putih bersih,

Mat 27:60  lalu membaringkannya di dalam kuburnya yang baru, yang digalinya di dalam bukit batu, dan sesudah menggulingkan sebuah batu besar ke pintu kubur itu, pergilah ia.

Yusuf Arimatea ini baru muncul dan ditulis. Ia adalah orang kaya yang berpengaruh. Ia murid Yesus juga. Ia bisa menghadap penguasa romawi, Pontius Pilatus; dan meminta mayat Yesus. Ia mengafaninya, lalu ia membawa mayat Yesus dan membaringkannya di dalam kuburan milikya sendiri; dan menutupnya dengan batu besar.
Jadi Yusuf sudah menyiapkan dirinya dan menyediakan dirinya dalam waktu yang sisa 3 jam sebelum hari Sabat.
·         Siapa yang berani? Yesus mati sebagai penjahat dan pemberontak.
·         Siapa yang punya kapasitas untuk meminta dan menurunkan mayat. Siapa yang punya akses kepada Pontius Pilatus, kecuali para imam dan Sanhedrin yang juga adalah musuh-musuh Yesus.
·         Pontius Pilatus sendiri bingung bagaimana harus mengurus mayat Yesus. Sedangkan Yusuf termasuk dalam Mahkamah Agama (Sanhedrin) seperti Nikodemus juga; jadi secara agama dan politik Yusuf Arimatea ini memiliki kapasitas untuk meminta dan mengurus mayat Yesus. Yusuf secara diam-diam menjadi murid Yesus; dengan hati seperti hamba; memiliki pandangan dan pikiran yang berbeda dengan anggota Sanhedrin lainnya. Yusuf terus-menerus menerima pewahyuan mengenai siapa Yesus itu.

Lukas 23:50-54
Dinyatakan lagi Yusuf seorang politikus, seorang anggota Majelis Besar. Dikatakan bahwa ia seorang yang baik dan mendengar. Ia menunjukkan sikap ketidaksetujuannya dengan tindakan Majelis itu. Yusuf menanti-nantikan Kerajaan Allah. Kita melihat Yusuf orang yang baik dan benar melalui tindakan-tindakannya. Yusuf adalah pribadi yang menggenapi agenda Allah seputar kematian dan kebangkitan Yesus. Pada saat itulah ia muncul; mulai tercatat. Sedangkan murid-murid lainnya sudah tercatat sejak Yesus memulai pelayananNya. Jadi Yusuf Arimatea muncul sebagai murid Yesus; sementara murid-murid yang lain sembunyi dan meninggalkan Yesus. Ia justru baru muncul pada saat kematian Yesus.

Yusuf Arimatea ini selain kaya, pintar, berpendidikan tinggi, berkedudukan tinggi, berpengaruh dan disegani, memiliki karakter yang baik. Namun terlebih ia memiliki iman yang luarbiasa karena ia menanti-nantikan Kerajaan Allah. Sebaliknya murid-murid tidak mengerti mengenai Kerajaan Allah walau pun sudah diberitakan secara khusus selamat 40 hari lamanya setelah kebangkitanNya; tentang Kerajaan Allah.

Pada saat-saat yang krusial; yang kritis; pada saat-saat “kekalahan”  Yusuf justru bertindak. Dia tau kapan waktunya bertindak, bukan ketakutan bahwa ia tidak muncul sebelumnya. Ia tidak sembrono dan sekarang menunjukkan dirinya dan bertindak untuk menggenapi agenda Tuhan.

Dia berani menghadap Pilatus untuk meminta mayat Yesus; padahal baru saja Pilatus berurusan dengan peristiwa besar berkaitan dengan para imam besar anggota Majelis. Posisi Pilatus sebelumnya telah terjepit diantara tekanan massa atau membebaskan Yesus yang menurut hati nuraninya dan bukti pengadilan, Yesus tidak bersalah.  Namun Yusuf tidak banyak pertimbangan seperti itu dan maju menghadapi Pontius Pilatus.

Yusuf menyiapkan sendiri kain kafan yang berupa kain lenan yang baru yang putih bersih dan mengapaninya. Ia telah menyiapkan kuburan baru bagi Yesus. Yusuf sadar mengapa ia kaya, mengapa ia memiliki posisi yang terhormat. Itu bukan kehebatannya, tapi ia sadar tangan Tuhan yang memberikannya. Tanpa ada rasa segan dan takut, ia lakukan apa yang seharusnya dilakukan bagi persiapan kematian dan kebangkitan Yesus. Semua yang dimilikinya ia gunakan untuk Yesus.



Markus 15:42-46
Mar 15:42  Sementara itu hari mulai malam, dan hari itu adalah hari persiapan, yaitu hari menjelang Sabat.

Mar 15:43  Karena itu Yusuf, orang Arimatea, seorang anggota Majelis Besar yang terkemuka, yang juga menanti-nantikan Kerajaan Allah, memberanikan diri menghadap Pilatus dan meminta mayat Yesus.

Mar 15:44  Pilatus heran waktu mendengar bahwa Yesus sudah mati. Maka ia memanggil kepala pasukan dan bertanya kepadanya apakah Yesus sudah mati.

Mar 15:45  Sesudah didengarnya keterangan kepala pasukan, ia berkenan memberikan mayat itu kepada Yusuf.

Mar 15:46  Yusufpun membeli kain lenan, kemudian ia menurunkan mayat Yesus dari salib dan mengapaninya dengan kain lenan itu. Lalu ia membaringkan Dia di dalam kubur yang digali di dalam bukit batu. Kemudian digulingkannya sebuah batu ke pintu kubur itu.

Yusuf menantikan-nantikan Kerajaan Allah, jadi ia mempersiapkan dirinya untuk menggenapkan firman Tuhan, untuk agenda Tuhan. Yusuf mungkin ia sendiri tidak mengerti mengapa ia menyiapkan sebuah kuburan di bukit batu yang digalinya.
Yoh 19:38-42
Joh 19:38  Sesudah itu Yusuf dari Arimatea--ia murid Yesus, tetapi sembunyi-sembunyi karena takut kepada orang-orang Yahudi--meminta kepada Pilatus, supaya ia diperbolehkan menurunkan mayat Yesus. Dan Pilatus meluluskan permintaannya itu. Lalu datanglah ia dan menurunkan mayat itu.

Joh 19:39  Juga Nikodemus datang ke situ. Dialah yang mula-mula datang waktu malam kepada Yesus. Ia membawa campuran minyak mur dengan minyak gaharu, kira-kira lima puluh kati beratnya.

Joh 19:40  Mereka mengambil mayat Yesus, mengapaninya dengan kain lenan dan membubuhinya dengan rempah-rempah menurut adat orang Yahudi bila menguburkan mayat.

Joh 19:41  Dekat tempat di mana Yesus disalibkan ada suatu taman dan dalam taman itu ada suatu kubur baru yang di dalamnya belum pernah dimakamkan seseorang.

Joh 19:42  Karena hari itu hari persiapan orang Yahudi, sedang kubur itu tidak jauh letaknya, maka mereka meletakkan mayat Yesus ke situ.

Ternyata Yusuf berteman dengan Nikodemus; yang dulu malam-malam menjumpai Yesus. Mereka berdua menguburkan Yesus dengan membubuhkan rempah-rempah.
1.     Agenda Tuhan tidak boleh menjadi misteri bagi hidup kita. Kenapa seringkali menjadi misteri? Karena kita hanya melihat fakta-fakta secara lahiriah/natural.
2.     Yusuf dari Arimatea menanti-nantikan kerajaan Allah. Dia fokus kepada agenda Tuhan utuk mewujudkan kerajaan Allah, mereprsentasikan dan menghadirkan Kerjaan Allah dalam hidupnya. Jika kita fokus pada kerajaan Allah maka kita mengetahui agendaNya. Agenda Kerajaan Allah adalah pemerintahan Tuhan yang berdaulat atas hidup kita dan hidup orang-orang.  Pemerintahan dan hukum-hukum Tuhan ditegakkan di mana pun kita berada. Ada damai, kebenaran dan sukacita dari Roh Kudus. Yusuf sudah buktikan dengan karakternya yang benar. Bukan hidup untuk kekayaannya sendiri dan kedudukanannya. Kepadanya Tuhan menyatakan agend-Nya kepada Yusuf tentang kematian dan kebangkitan Yesus.
3.     Ay.38. Yusuf takut gagal dalam melaksanakan agenda Tuhan, bukan takut kehilangan jabatan, kehilangan kekayaan, dll. Yusuf takut tidak bisa melakukan apa yang harus dilakukannya tidak tepat waktunya.
4.     Yusuf Arimatea tersimpan secara rahasia sampai waktunya Tuhan, pada waktu ia harus muncul.  Tuhan  telah menyiapkan Yusuf untuk momen ini.
5.     Sampai hari ini tidak ditemukan kota/tempat Arimatea. Hal ini menunjukkan Arimatea bukanlah kota penting/ternama, tapi hanya kota yang sangat kecil. Jadi Alkitab menunjukkan bagaimana dari tempat terpencil sampai Yerusalem. Menjadi anggota Majelis Besar, menjadi orang kaya, membeli tanah kubur di tengah kota yang sangat mahal.
6.     Kekuasaan, materi/kekayaan, kehidupan benar dan baik yang dijalaninya membuat Pilatus atau anggota Sanhedrin lainnya tidak berani protes atau mencegah Yusuf. Inilah salah satu jalan Tuhan.
7.     Semua sarana, perlengkapan yang kita dapatkan: kepandaian, kekayaan, kedududukan harus dikembalikan bagi Tuhan untuk menggenapkan rencana Tuhan.
8.     Yusuf telah mengambil langkah keputusan yang sangat dahsyat di dalam iman. Karena dia muncul bukan pada saat Yesus sedang naik daun/terkenal/dipuji/banyak pengikutnya; justru pada saat Yesus mati. Dia tau momen itu; yang harus dia ambil. Secara logika apa yang Yusuf dapatkan dengan membela mayat Yesus? Resiko yang besar. Tapi ia melihatnya dengan cara yang berbeda. Semua anggota lain  Sanhedrin sudah menyiapkan skenario untuk menyebarkan kebohongan. Yusuf bertindak bukan untuk mayat, tapi mempersiapkan kebangkitan Yesus.
Jadi kita lihat bagaimana Tuhan menyiapkan seseorang untuk melakukan pekerjaan bagi agenda/kepentingan Tuhan. Belajar meresponi firman dan terhubung dengan kebenaran; hidupmu pun sedang dipersiapkan bagi agendaNya Tuhan.  Untuk pada waktunya yang tepat hanya saudara yang bisa melakukan agenda Tuhan itu.  Jangan anggap remeh apa pun yang saudara alami, keadaan yang biasa-biasa saja atau bahkan susah; bagaimana pun Tuhan sedang siapkan agenda khusus buat saudara secara pribadi. Ikuti terus agenda Tuhan; jangan larut dengan agenda hidup sehari-hari yang merupakan rutinitas. Fokus terus kepada Kerajaa Allah. Tuhan sedang persiapkan anak-anakya untuk melakuka agendanya.
Jadi bertahun-tahun lainnya Tuhan sedang menyiapkan orang-orang untuk melakukan rencanaNya. Nama-nama mereka belum muncul, tapi kita akan terkejut ketika hal-hal itu dibukakan. Petrus terkejut ketika Cornelius muncul dan menyadarkannya bahwa Janji Tuhan itu bukan hanya untuk orang Yahudi. Yosua terkejut mendengar pengakuan Rahab, perempuan pelacur di Yerikho itu.  Nama Ruth, orang Moab itu muncul begitu saja; menjadi nenek moyang Messia. Koresh muncul untuk mendorong membangun kembali tembok Yerusalem dan pembangunan kembali Bait Suci.
Jadi Tuhan terus bekerja dan mencari orang-orang yang akan menggenapkan rencana Tuhan.  
Sermon notes.  ps.Yappy 23-April-2017

gambar: hopehelphealing.com
Kunci menjadi penggenap

1. Miliki hati seorang hamba
2. Miliki passion, haus dan lapar akan firman dan kebenaran Tuhan
3. Kenali, pahami dan fokus pada agenda Tuhan
4. Terus naik kepada panggilan Tuhan; naik ke level berikutnya; secara progresif untuk menerima lebih lagi agenda Tuhan dan memahaminya 

with blessings


Postingan populer dari blog ini

Mengatasi Spirit Amalek

Perang Melawan Spirit Amalek Dari Generasi ke Generasi Spirit Amalek adalah spirit cinta akan uang, keserakahan, egoisme, spirit familiarity (minta dimaklumi oleh Tuhan untuk suatu perbuatan yang dipandang baik). Spirit Amalek membuat orang percaya menjadi batu sandungan, mencari kesempatan dari kelemahan orang, bahkan menahan kegerakan Tuhan. Kita melihat spirit keserakahan yang sama beroperasi di banyak pemimpin Gereja , bahkan hari ini. L ebih dari apa pun, hal ini telah mendiskualifikasi mereka untuk mengecap firman yang baik dan karunia-karunia dunia yang akan datang ( from ruling in the Tabernacles Age to come, Ibrani 6:5) . Kisah Purim kembali ke waktu ketika orang Amalek menyerang Israel beberapa minggu setelah mereka meninggalkan Mesir di bawah Musa. Kisah ini dicatat dalam Keluaran 17: 8-16. Setelah pertempuran .... (14) Lalu berkatalah TUHAN kepada Musa, "Tulis kanlah semuanya ini dalam sebuah kitab sebagai tanda peringatan, dan ingatkanlah kep...

Delusi Ego Manusia

Umat ​​manusia percaya bahwa dirinya adalah tuhan (oleh karena kehendak bebas yang dimilikinya), dan hanya tunduk pada dirinya sendiri — tetapi ia hanyalah manusia fana yang tertipu oleh si jahat. Saya ingin membuktikan anggapan ini dengan mengutip kisah menara Babel. Kejadian 11:6 (TB) dan Ia berfirman: "Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana. Perhatikan "mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana" . Artinya, Allah pun mengakui bahwa kekuatan dari kesatuan dan kesepatan manusia yang memilih memakai kehendak bebasnya, tanpa sedikitpun faktor Tuhan.  Justru mereka merasa jadi tuhan. Mereka membangun gambar diri (image) mereka dan mencari nama atau reputasinya. Padahal Tuhanlah yang ingin menjadikan mereka serupa dan segambar (image) dengan diriNya. Tapi bukan ...

Efesus 3:16-20 - DOA PAULUS

MEMPERBESAR KAPASITAS ROH Efesus 3:16-20 3:16  Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan   kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, 3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. 3:18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 3:19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, Doa yang disampaikan  dalam Efesus 3: 16-20 pada dasarnya ada lima hal yang  rasul Paulus doakan agar mereka dan kita memiliki: ...

ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) - The Boundless Spirit UR #225

Berikut adalah catatan  dari khotbah THE UPPER ROOM 225 oleh Dr. Jonathan David pada tanggal 24 Maret 2026 yang berjudul "ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1)" : THE UPPER ROOM 225 - 24 Maret 2026 ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) Pembicara: Dr. Jonathan David 1. Pendahuluan & Doa Pembuka Pencurahan Terakhir: Tuhan berfirman akan ada pencurahan terakhir Roh Kudus yang akan mengakhiri segalanya dan memulai zaman baru, yaitu zaman kebenaran . Manifestasi Roh Kudus: Roh Kudus akan membawa umat-Nya kepada kebenaran, pewahyuan, pengertian, hikmat, dan memberikan informasi rahasia serta pengertian mendalam yang hanya diberikan oleh surga . Musuh tidak akan bisa memotong informasi atau apa yang Tuhan katakan kepada kita . Kisah Mendengar Suara Tuhan: Pembicara menceritakan pengalaman tentang seorang wanita yang mengaku bersedia membayar 1 juta dolar untuk bisa mendengar suara Tuhan . Namun, ketika ditawari CD dan catatan khotbah seharga USD 55, wanita tersebut mengeluh mahal...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

YUSUF ARITMATEA MENJADI GENERASI PENGGENAP

gambar: myeastercandy.blogspot.co.id Ada orang-orang yang Tuhan sudah siapkan dan tetapkan untuk menjadi pelaksana dari firman-Nya. Di saat saat kritis dan penting banyak orang terkejut,  tidak menyangka, ada orang-orang yang bisa melakukan hal-hal yang kristis. Nama Yusuf dari Arimatea baru muncul di saat-saat kematian Yesus. Dia bukan termasuk 12 murid Yesus. Tidak juga termasuk 70 murid Yesus atau 500 murid Yesus yang lainnya. Yusuf Arimatea tiba-tiba muncul di saat yang kritis sekali.  Ketika tidak ada seorang pun yang tidak punya akses kepada Pontius Pilatus, ternyata muncul Yusuf dari Arimatea. Ketika itu murid-murid Yesus yang sudah mengikuti Dia tiga setengah tahun lamanya semua lari meninggalkan Yesus dan tercerai-berai. Jadi siapa yang akan menguburkan mayat Yesus dengan layak? Siapa yang bisa menggenapkan firman perkataan Tuhan?   Membuat kita terkejut; kapan Tuhan menyiapkannya?  Alkitab hanya menyebut dia adalah seseorang yang berasal da...

Upper Room 35 – DR. Jonathan David

  Dobel dekade sorga terbuka, ketajaman profetik, posisi strategis dan demonstrasi Roh adalah anugerah yang diberikan Tuhan Yang Mahatinggi untuk kita menghadapi tantangan 20 tahun hari-hari terakhir ini (2019-2039). 08-02-2022 Sorga terbuka dan Roh Kudus turun. Sekarang aku bisa memulai pelayanan. Hal-hal supranatural akan mengambil alih. Roh Kudus jadilah pemimpinku sebagaimana Kau memimpin Kristus. Kesaksian dari Roh, bahwa aku adalah anak Allah yang hidup, bergabung dengan Kristus dan mewarisi yang Tuhan sediakan. Ketajaman profetik, dobel dekade sorga terbuka, posisi strategis dan demonstrasi Roh akan jadi porsi hidup kami dalam 2 dekade sorga terbuka 2019-2039. Selama 40 hari 40 malam Goliath menantang orang Israel.   Daud membangkitkan keberaniannya ketika Isai memberikan tugas mengantar makanan. Pergi dan lihat. Dia dengarkan nasihat bapanya dan tugas itu sudah diset. Berapa banyak yang mentaati bapa rohani? Kita kehilangan pesan itu. Dan Bileam dicemari oleh...

Rumah Rohani

POLA   RUMAH   ROHANI Ps. Ir. Djonny Tambunan Sekaranglah waktunya, apa yang pernah saudara terima perkataan Tuhan itu, janji Tuhan, nubuatan itu, maka kita akan menerimanya, kita akan menikmatinya dan kita akan menggenapinya. Jangan lihat ke belakang. Tuhan berkata: Apa yang Ku firmankan akan Ku genapi segera dengan sempurna. Kapan kita siap? Selama kita tidak siap tidak akan tergenapi. Kalo kita mengambil sikap seperti binatang-binatang yang masuk ke dalam bahterah Nuh, maka kita akan masuk. Nuh hanya menyediakan satu jenis makanan bagi semua binatang. Semua orang yang mengambil sikap seperti Ishak itulah yang akan menerima warisan.   Harta yang berharga tidak diberikan kepada mereka yang bersikap seperti anjing dan babi. Apa yang membuat kita masuk atau tidak adalah keputusan kita sendiri, sikap kita sendiri. Jangan minta waktu, karena waktu tidak bisa mengubah saudara , tapi apa merubah kita adalah keputusan kita. Lupakan yang di belakangmu, apakah...

Kepenuhan keallahan (the fullness of the Godhead) di dalam Yesus dan Orang Percaya (MKS #42)

Ringkasan: Khotbah Ps. Djonny ini masih membahas konsep iman yang hidup melalui teladan perjalanan hidup Abraham . Bahwa iman sejati bukan sekadar pengakuan, melainkan harus diwujudkan melalui perbuatan nyata yang mendasari setiap keputusan hidup sehari-hari. Penulis menjelaskan bahwa ketika seseorang lahir baru, mereka menerima benih ilahi dan potensi Allah yang harus dikembangkan hingga mencapai kedewasaan spiritual. Melalui ketaatan Abraham, Allah menyingkapkan rahasia kerajaan-Nya yang kemudian diwariskan secara spiritual kepada generasi berikutnya sebagai keturunan Abraham . Fokus utama narasi ini adalah ajakan bagi jemaat untuk bertumbuh dewasa dan tidak menjadi bayi rohani agar dapat menerima janji warisan ilahi . Akhirnya, iman tersebut dipandang sebagai kunci untuk menampilkan dimensi rupa Allah dan mengalahkan kuasa maut di dunia. Ibadah JMD Bandung 14 Juni 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 42" Berikut adalah ringkasan poin-poin penting serta penjelasan detailnya:...

Membangun Benteng Perlindungan

SATE 10 December 2020   Bacalah terlebih dahulu: Ibrani 8:7-10, Ayub 1:1 Sebagaimana iblis dapat membuat benteng di dalam pikiran manusia, Allah juga dapat membuat benteng di dalam manusia. Ayub mempunyai empat karakter yang menonjol di dalam kehidupannya yaitu saleh, jujur, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. Ketika iblis melakukan berbagai pencobaan kepada Ayub seiijin dari Allah, dimulai dari kehilangan anak-anaknya, kesehatannya, istrinya, bahkan dijauhi oleh teman-temannya. Tetapi ketika masalah tersebut muncul, Ayub tetap kuat dan karakter Ayub tetap sama, karena Allah sudah membangun terlebih dahulu banteng dan kubu di dalam pikiran Ayub! Sehingga berkali-kali Alkitab mengatakan bahwa Ayub itu tidak berdosa.   Allah membangun di dalam roh, dengan cara menaruh dan menuliskan hukumNya di dalam akal budi manusia. yaitu melaui mendengarkan dan merenungkan firman sehingga Allah menjadi Allah mereka, dan manusia menjadi umatNya.   *#1. Bagaimana Allah bisa berhasil ...