Langsung ke konten utama

DARI SALIB KEPADA TAHTA



  • Melalui KEHIDUPAN-NYA di muka bumi ini, IA telah membinasakan SEMUA PERBUATAN IBLIS
  • Melalui KEMATIAN-NYA, IA telah membinasakan SEMUA KUASA IBLIS
  • Melalui KEBANGKITAN-NYA, IA MENGHANCURKAN MAUT DAN MEMBUAT MAUT KEHILANGAN KUASANYA
  • Melalui KEHIDUPAN-NYA di DALAM KITA, IA memusnahkan SEMUA BENIH IBLIS
  • Melalui PENGAGUNGAN-NYA di sebelah kanan Allah, IA TELAH MENGHAPUSKAN SEMUA "WILAYAH KEKUASAAN IBLIS"
  • Melalui PEMERINTAHAN KERAJAAN-NYA di dalam kehidupan GEREJA-NYA, IA MEMBUAT SEMUA MUSUH KRISTUS MENJADI TUMPUAN KAKINYA


Melalui KEHIDUPAN-NYA di muka bumi ini, IA telah membinasakan SEMUA PERBUATAN IBLIS
Ketika Yesus datang ke dunia ini Ia mengambil rupa manusia dan mengosongkan diriNya dari ke-allah-an-Nya. Ia mengambil tubuh yang terdiri dari daging dan darah, tetapi bukan tubuh yang tercemari oleh dosa.

Heb 5:8-9  Dan sekalipun Ia adalah Anak, Ia telah belajar menjadi taat dari apa yang telah diderita-Nya, dan sesudah Ia mencapai kesempurnaan-Nya, Ia menjadi pokok keselamatan yang abadi bagi semua orang yang taat kepada-Nya,

Ia menguduskan kehidupan-Nya di dalam ketaatan penuh, doa dan hubungan dengan Tuhan memungkian-Nya untuk menjadi sempurna di dalam daging. Sekali pun Ia dicobai dan digoda dalam segala hal sama seperti kita, Ia tetap tidak berbuat dosa.

Melalui KEMATIAN-NYA, IA telah membinasakan SEMUA KUASA IBLIS


Heb 2:14  Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut;

Yesus telah mengalami kematian bagi semua orang oleh karena kasih-Nya dan pengorbananNya. Roh-Nya turun ke Firdaus (hadesh) pada saat tubuh-Nya yang tidak berdosa terbaring dalam goa kubur. Dan Ia menampakkan diri-Nya kepda semua orang kudus Perjanjian Lama.

Yesus juga turun ke jurang maut untuk merebut segala kunci maut dan kerajaan maut dan menghancurkan kepala si ular naga itu (Kej 3:15, Wah13,3)

Selama tiga hari tiga malam Ia berada di dalam dunia orang mati sampai kemuliaan Bapa datang membebaskan-Nya.

Rom 6:4  Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.

Rom 6:8-10  Jadi jika kita telah mati dengan Kristus, kita percaya, bahwa kita akan hidup juga dengan Dia.
Karena kita tahu, bahwa Kristus, sesudah Ia bangkit dari antara orang mati, tidak mati lagi: maut tidak berkuasa lagi atas Dia. Sebab kematian-Nya adalah kematian terhadap dosa, satu kali dan untuk selama-lamanya, dan kehidupan-Nya adalah kehidupan bagi Allah.

Melalui KEBANGKITAN-NYA, IA MENGHANCURKAN MAUT DAN MEMBUAT MAUT KEHILANGAN KUASANYA

Rev 1:17-18  Ketika aku melihat Dia, tersungkurlah aku di depan kaki-Nya sama seperti orang yang mati; tetapi Ia meletakkan tangan kanan-Nya di atasku, lalu berkata: "Jangan takut! Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir, dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut.

Kuasa iblis yang mencengkram umat manusia telah dihancurkan Yesus. Setan memegang kunci maut sampai Yesus mengalahkan setan dan maut itu dan Yesus bangkit kembali.

Ibr 4:1416  Karena kita sekarang mempunyai Imam Besar Agung, yang telah melintasi semua langit, yaitu Yesus, Anak Allah, baiklah kita teguh berpegang pada pengakuan iman kita. Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa. Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya.

Yesus hidup selama-lamanya sesuai dengan kuasa dari kehidupan yang tidak dapat binasa dan tidak dapat dihentikan. Sekarang Ia menawarkan keimanan dan keimamatan di mana manusia dapat dilindungi dan mendapatkan kasih karunia dan pertolongan di saat ia membutuhkannya.

Heb 7:1617  yang menjadi imam bukan berdasarkan peraturan-peraturan manusia, tetapi berdasarkan hidup yang tidak dapat binasa. Sebab tentang Dia diberi kesaksian: "Engkau adalah Imam untuk selama-lamanya, menurut peraturan Melkisedek."

Yesus lah Imam besar agung bagi semua orang yang percaya kepada-Nya. Dia telah menjadi jaminan dari sebuah ikat-janji yang lebih kuat, karena Ia adalah pengantara antara manusia dengan Allah. Ia telah menetapkan suatu perjanjian yang lebih mulia; yang menempatkan kita jauh mengatasi pemerintahan dan kuasa iblis.

Heb 7:22  demikian pula Yesus adalah jaminan dari suatu perjanjian yang lebih kuat.

Heb 8:6  Tetapi sekarang Ia telah mendapat suatu pelayanan yang jauh lebih agung, karena Ia menjadi Pengantara dari perjanjian yang lebih mulia, yang didasarkan atas janji yang lebih tinggi.

    Melalui KEHIDUPAN-NYA di DALAM KITA, IA memusnahkan SEMUA BENIH IBLIS

Jika kita mengambil bagian dalam kodrat-ilahi-Nya dan kehidupan-Nya yang tidak dapat binasa, maka kita akan bertumbuh menjadi serupa dengan Dia dan luput dari hawa nafsu duniawi dan keangkuhan hidup yang membinasakan.

2Pe 1:3-4  Karena kuasa ilahi-Nya telah menganugerahkan kepada kita segala sesuatu yang berguna untuk hidup yang saleh oleh pengenalan kita akan Dia, yang telah memanggil kita oleh kuasa-Nya yang mulia dan ajaib. Dengan jalan itu Ia telah menganugerahkan kepada kita janji-janji yang berharga dan yang sangat besar, supaya olehnya kamu boleh mengambil bagian dalam kodrat ilahi, dan luput dari hawa nafsu duniawi yang membinasakan dunia.

Apabila kita mengijinkan kehidupan-Nya bermanifestasi di dalam hidup kita, maka setan tidak akan dapat melakukan aktivitas dan tipuannya kepada kita. Jangan berikan kesempatan kepada si jahat.

Rom 6:12-14  Sebab itu hendaklah dosa jangan berkuasa lagi di dalam tubuhmu yang fana, supaya kamu jangan lagi menuruti keinginannya. Dan janganlah kamu menyerahkan anggota-anggota tubuhmu kepada dosa untuk dipakai sebagai senjata kelaliman, tetapi serahkanlah dirimu kepada Allah sebagai orang-orang, yang dahulu mati, tetapi yang sekarang hidup. Dan serahkanlah anggota-anggota tubuhmu kepada Allah untuk menjadi senjata-senjata kebenaran. Sebab kamu tidak akan dikuasai lagi oleh dosa, karena kamu tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia.

Gal 5:16, 24-25  Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.  Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya. Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh,

Sifat dasar (watak) dosa tidak ada lagi karena Tuhan telah menciptakan ulang roh (new recreation) kita melalui kelahiran baru (new born). Walau pun kebiasaan-kebiasaan dosa masih ada di dalam jiwa dan tubuh kita, sekarang kita dapat memilih untuk mentaati KRISTUS dan hidup menuruti Jalan Tuhan. Kehidupan Yesus yang tidak dapat binasa ini akan menelan kehidupan yang dapat binasa (2 Kor 4:11b).

Melalui PENGAGUNGAN-NYA di sebelah kanan Allah, IA TELAH MENGHAPUSKAN SEMUA "WILAYAH KEKUASAAN IBLIS"

Kis 2:34-35  Sebab bukan Daud yang naik ke sorga, malahan Daud sendiri berkata: Tuhan telah berfirman kepada Tuanku: Duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai Kubuat musuh-musuh-Mu menjadi tumpuan kaki-Mu.

Inilah keputusan dan ketetapan Bapa kepada KRISTUS, Anak-Nya yang  ditinggikan, bahwa BAPA akan membuat semua musuh Kristus menjadi tumpuan kaki Yesus. Bapa akan melaksanakan apa yang sudah diselesaikan Yesus. Bapa mengutus Roh Kudus dan membangkitkan GEREJA untuk menjadi MITRA  YANG SEPADAN DAN SEJAJAR (seperti Abraham yang diajak memutuskan untuk penghakiman bagi Sodom-Gomora). Bapa-Gereja-Roh Kudus akan menundukkan semua pemerintahan dan penguasa untuk membuat mereka tunduk secara penuh terhadap otoritas TUHAN YESUS KRISTUS. Dan roh-roh di udara pun tunduk kepada Nama-Nya. Setiap kuasa kegelapan datang menyongsong Dia dari kerumunan dan meninggalkan wilayah mereka, mengakui bahwa masa penghukuman semakin mendekat.

Mat 8:29  Dan mereka itupun berteriak, katanya: "Apa urusan-Mu dengan kami, hai Anak Allah? Adakah Engkau ke mari untuk menyiksa kami sebelum waktunya?"

Melalui PEMERINTAHAN KERAJAAN-NYA di dalam kehidupan GEREJA-NYA, IA MEMBUAT SEMUA MUSUH KRISTUS MENJADI TUMPUAN KAKINYA

Tuhan telah memanggil generasi baru orang percaya yang mengenal kuasa dan otoritas melalui karya Kristus yang sudah selesai di atas kayu salib. Jemaat harus dapat melakukan fungsinya dari tempat di mana sekarang Kristus berada, di POSISI ROHANI DITINGGIKAN dan NAMA-NYA DIMULIAKAN lebih tinggi dari semua kuasa dan segala pemerintah dan penguasa dan kekuasaan dan kerajaan dari tiap-tiap nama dapat disebut, bukan hanya di dunia ini saja, melainkan juga di dunia yang akan datang.

Gereja secara korporat adalah tubuh-NYA,yaitu kepenuhan DIA yang memenuhi semua dan segala sesuatu (Ef 1:20-23). Tuhan membangkitkan GEREJA untuk memanifestasikan PEMERINTAHAN KERAJAAN-NYA dengan hikmat-NYA yang tersembunyi kepada segala pemerintahan dan penguasa. Hal  ini sesuai dengan TUJUAN SEMULA yang telah dilaksanakan-NYA di dalam KRISTUS YESUS, TUHAN kita (Ef 3:10-11).

Apa yang telah dimulai-NYA melalui YESUS KRISTUS akan disempurnakan oleh GEREJA dan oleh bala tentaranya yang dimunculkan dari tiap-tiap bangsa pada hari yang telah ditetapkanNYA. Mereka adalah orang-orang yang bertindak dengan berani di atas kebenaran. Ini sama sekali jauh dari konsep agama yang dipahami pada umumnya selama ini dan sekarang sedang dibukakan.

Psa 110:3  Pada hari tentaramu bangsamu merelakan diri untuk maju dengan berhiaskan kekudusan; dari kandungan fajar tampil bagimu keremajaanmu seperti embun.

"Tentara bangsamu" dibangkitkan dari bangsa kita sendiri. Mereka adalah orang-orang benar yang dibangkitkan Tuhan untuk melaksakan tujuan-NYA bagi KerajaanNya. Mereka bukan dari golongan eksklusive agama tertentu. Agama mereka bisa apa saja; tetapi mereka bertindak di atas dasar kebenaran. Agenda Tuhan sepertinya jauh dari konsep agama yang kebanyakan kita pahami selama ini. Dia bisa memakai Koresh, orang Persia. Dia juga bisa memakai Kornelius, seorang perwira Romawi.Siapa pun bisa Ia pakai bagi tergenapi rencana-NYA.  Kita melihat di bangsa kita sudah dibangkitkan orang-orang benar seperti Jokowi, Ahok, Djarot, ibu Risma, Ridwan Kamil, Dedi Mulyadi dll. Mereka merelakan dirinya mempetaruhkan apa pun, bahkan nyawanya seperti orang-orang KPK (komisi pemberantasan korupsi). Mereka adalah orang-orang strategisnya Tuhan.

Kandungan fajar berarti hari yang baru. Sekaranglah hari yang baru itu! Sekarang waktunya, musimnya untuk bergerak bersama Tuhan!

Kita telah menerima Kerajaan yang tidak dapat digoncangkan. Kita harus menerima amanat Kerajaan untuk menaklukkan semua kerajaan di bumi dan membawa mereka kepada ketaaatan kepada Kristus. Gereja harus terus dibangun di atas landasan KRISTUS YESUS dan dari apa yang sudah diselesaikan-NYA. Gereja harus berangkat dari posisi di mana KRISTUS sekarang berada. Dia sudah tidak di palungan lagi, tidak ada di kayu salib lagi, dan tidak ada di goa kubur; tapi sekarang DIA SUDAH DITINGGIKAN DI TAHTA.

SEKARANG, GEREJA dipanggil untuk menyelesaikan yang belum digenapi. Tuhan tidak memanggil jemaat secara individu. Keputusan Bapa ini berlaku sejak 2000 tahun yang lalu. Dan banyak individu-individu yang meresponi panggilan ini pada musimnya; tetapi kemudian kegerakan itu tenggelam kembali. Ini disebabkan tidak lain; bahwa Bapa menghendaki respon yang akurat dari GEREJA secara KORPORAT; bukan sebagai individu-individu. Gereja secara korporat tidak lain adalah KESATUAN GEREJA  DENGAN sebagai TUBUH KRISTUS YANG BERMITRA SEJAJAR DENGAN BAPA DAN ROH KUDUS.
Gereja bukan asisten; bukan pembantu. Gereja menjadi pengganti KRISTUS di bumi ini. Kemitraan KRISTUS dengan BAPA dan ROH KUDUS SELALU MERUPAKAN KEMITRAAN YANG SEPADAN.

Heb 12:28-29  Jadi, karena kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut.Sebab Allah kita adalah api yang menghanguskan.


Psa 110:2  Tongkat kekuatanmu akan diulurkan TUHAN dari Sion: memerintahlah di antara musuhmu!

GEREJA harus melaraskan rohnya, pikirannya, visinya dan agendanya menurut agenda dan kehendak Bapa, sebab Tuhan sedang menggerakkan GEREJA-NYA untuk bersiap-siap melaksanakan KEPUTUSAN BAPA (di Maz110:1). Sion adalah tempat yang dipilihan-NYA sebagai KEDIAMAN-NYA DAN TEMPAT PEMERINTAHAN-NYA untuk selama-lamanya. 

Di sarikan dari khotbah Ps. Jonathan David & ps. Djonny Tambunan

Postingan populer dari blog ini

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

KUASA IKAT JANJI (Bagian 2)

Upper Room 180 - 4 Maret 2025 Dr. Jonathan David "Perjalanan ikat janji" adalah perjalanan di mana Allah membawa Abraham masuk ke dalam hubungan yang mendalam, di mana Allah menjadi sumbernya dan berjanji untuk menyertai serta mengubah segala sesuatu di mana pun Abraham berada. Dalam perjalanan ini, identitas Abraham tidak lagi didasarkan pada latar belakang lahiriahnya. Yesus mengatakan ini untuk menekankan bahwa hubungan spiritual berdasarkan ketaatan kepada kehendak Allah lebih penting daripada hubungan darah. Bahayanya adalah jika kita terlalu terikat pada kewajiban dan identitas lahiriah sehingga menghalangi kita untuk menyelesaikan tugas Tuhan. "Penebusan sejati" adalah pembebasan dari diri sendiri, ketakutan, pola pikir lama, dan identitas yang dibentuk oleh hal-hal duniawi. Identitas sejati kita ada di dalam Kristus, dan tujuannya adalah untuk semakin serupa dengan-Nya, melepaskan keakuan agar dapat memperoleh Kristus. Tuhan ingin mengubah bangsa-bangsa mel...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

Preparing the Bride - Session 2

Persiapan gereja sebagai Mempelai Wanita Kristus untuk pernikahan dengan Anak Domba - Sesi 2 Ps. Djonny Tambunan Pada sesi ini papa membahas konsep menjadi kudus dan setia sebagai istri Kristus. Pembicara menekankan bagaimana Roh Kudus bekerja dalam diri orang percaya untuk mengatasi godaan dan mencapai kekudusan. Ia menarik garis paralel antara pencobaan yang dialami Y esus dan pencobaan yang dihadapi orang Kristen masa kini. Papa mengilustrasikan lebih jauh dengan tokoh Musa sebagai teladan keteguhan iman. Berikut adalah rangkumannya, yang akan membantu Anda memahaminya dengan mudah: Tujuan Tuhan dalam Hidup Orang Percaya : Tuhan berharap umat-Nya menjadi kudus dan mencapai kekudusan seperti Kristus. Ini bukan hanya menjadi umat Tuhan, tetapi juga menjadi kekasih atau istri-Nya. Untuk mencapai ini, Tuhan memberikan Roh Kudus. Peran Roh Kudus : Roh Kudus memberikan kemampuan untuk merespon kehendak Roh, bukan keinginan daging. Roh Kudus memberikan identitas bahwa orang percaya adal...

Kuasa Ikat Janji – bagian 4: Berjalan dalam Kemitraan

Kuasa Ikat Janji: Berjalan dalam Kemitraan dengan Tuhan Upper Room 182 – 18 Maret 2025 Dr. Jonathan David Khotbah ini menggunakan perjanjian Allah dengan Abraham sebagai contoh utama, menjelaskan bahwa ikat janji (covenant) itu melampaui iman manusia dan berakar pada sifat kesetiaan (faithfulness) Allah untuk menggenapi firman-Nya. Lebih lanjut, ditekankan bahwa keterlibatan aktif dan kepatuhan manusia dalam ikat janji, yang disimbolkan dengan sunat (peran kekuatan dan usaha sendiri manusia dikurangi), mengundang intervensi ilahi yang lebih besar dan memberdayakan umat beriman serta keturunan mereka. Khotbah ini mendorong pendengar untuk mempercayai Allah sepenuhnya dan hidup dalam keselarasan dengan kehendak-Nya sebagai mitra dalam ikat janji. Bagaimana Konsep  ikat janji mempengaruhi hubungan manusia dengan Tuhan? Konsep "kuasa ikat janji" secara fundamental mempengaruhi hubungan manusia dengan Tuhan dengan menjadikannya lebih dari sekadar hubungan biasa, melainkan se...

Preparing the Bride - Session 08

Karakteristik Gereja Sebagai Kekasih Tuhan - Sesi 08 Tema masih membahas tentang karakteristik gereja yang diidamkan Tuhan sebagai kekasih-Nya , menggunakan Kidung Agung dan perumpamaan bunga bakung di antara duri . Analogi utama yang digunakan adalah kisah Gadis Sunem dalam Kitab Kidung Agung dan hubungannya dengan Kekasihnya dan Raja Salomo. Membandingkan kecantikan lahiriah seorang gadis dengan keindahan batiniah yang dikerjakan oleh Tuhan sendiri , menekankan bahwa Allah lebih tertarik pada hati dan kesetiaan rohani daripada penampilan luar atau upaya manusia. Lebih lanjut, Kidung Agung mengilustrasikan prinsip ini melalui kisah Raja Salomo, gadis Sunem, pemilihan Daud sebagai raja, dan ajaran Yesus tentang bunga bakung di ladang , yang menunjukkan bahwa nilai sejati di mata Tuhan terletak pada kualitas batin yang ilahi . Kid 2:1 [Gadis Sunem] Bunga mawar dari Saron aku, bunga bakung di lembah-lembah. 2  —  [Salomo] Seperti bunga bakung di antara duri-duri, demikianlah m...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

Preparing the Bride - Session 04

Gereja sebagai Kekasih Tuhan Khotbah ini membahas karakteristik gereja yang ideal menurut pandangan Tuhan. Kitab Kidung Agung menjadi fokus utama kita untuk menganalisis hubungan antara mempelai wanita dan kekasihnya sebagai analogi untuk hubungan antara gereja dan Kristus. Kita akan melihat perbandingan Adam pertama dan Adam terakhir dari 1 Korintus, serta peran wanita dalam kejatuhan dari 1 Timotius, untuk menekankan pentingnya kesetiaan dan ketahanan gereja terhadap godaan. Selain itu khotbah ini menggali peran Kristus sebagai Gembala melalui berbagai ayat Perjanjian Lama dan Baru, menyoroti kasih dan pengorbanan-Nya bagi umat-Nya. Tema Utama: Karakteristik Kehidupan Gereja yang Diharapkan Tuhan sebagai Kekasih-Nya Pendahuluan: Pembahasan ini penting bagi pengikut Tuhan dan umat-Nya. Tujuan Tuhan lebih dari sekadar menyelamatkan; Ia ingin gereja menjadi kekasih-Nya yang sejati dan hidup manunggal dengan-Nya. Firman Tuhan (Rhema) membimbing perjalanan iman. Gereja sebagai Kekas...

PREPARING THE BRIDE - SESSION 03

❤️ Kidung Agung: Gambaran Gereja Sebagai Kekasih Kristus Khotbah ini mengacu pada kitab Kidung Agung dalam Alkitab untuk menggambarkan  hubungan kasih antara Kristus (Sang Mempelai Pria) dan Gereja (Sang Mempelai Wanita). Kisah cinta dalam Kidung Agung adalah gambaran untuk kesetiaan dan pengorbanan dalam hubungan spiritual ini. Khotbah juga menyinggung tokoh-tokoh Alkitab lainnya, seperti Adam, Hawa, dan Raja Salomo, untuk memperkuat poin-poin teologis (logika Tuhan) tentang dosa, penebusan, dan hikmat ilahi. Inti dari khotbah ini adalah untuk mendorong pendengar agar memiliki hati yang haus akan Tuhan dan merespons pekerjaan Roh Kudus dalam hidup mereka, seperti mempelai wanita yang setia menantikan kedatangan mempelai prianya.                                              Pendahuluan Saudara-saudara diharapkan memiliki hati yang haus dan lapar aka...