Langsung ke konten utama

BERPIKIR DENGAN ROH

(APA  ARTINYA  MEMENANGKAN  JIWA ITU?)

Apakah Anda pernah terpikir untuk berpikir dengan roh?

Saya percaya kapasitas berpikir dan juga otak dan syaraf-syaraf penghubung seluruh tubuh ini memang luarbiasa, tapi otak akan selalu mengalami degradasi dalam hal kemampuannya dan kapasitasnya untuk mengingat, untuk fokus dan fungsi-fungsi lainnya.Otak kita akan berkurang volumenya seiring dengan meningkatnya usia.

Lain halnya dengan roh kita yang sudah dilahirkan baru. Roh tidak akan mengalami degradasi dalam hal kemampuan dan kapasitasnya di bawah matahari. Sebaliknya, apabila kita terus bergiat dalam roh dengan bertekun dalam iman, maka kapasitas dan kemampuan roh kita semakin lama akan semakin luarbiasa dan terus berbuah-buah dalam kekekalan.

Mengapa roh tidak akan mengalami degadrasi? Lain dengan otak kita yang hidup dengan banyak polutan lewat udara dan makanan, roh tidak menerima sinyal gelombang dari matahari. Panas dan gelombang matahari tidak ada pengaruhnya apa-apa dan makanan roh adalah firman kebenaran.

Satu-satunya sinyal yang diterima oleh roh adalah terang Tuhan (Wahyu 22:5).Walau pun kita hidup di dunia, roh kita bukan dari dunia ini (Yoh 17:16).  Jika saudara sudah memahami hal ini, apakah saudara masih bisa berkata bahwa saudara adalah manusia biasa-biasa saja?


APAKAH BERPIKIR DENGAN ROH INI MUNGKIN? APAKAH INI BIBLICAL?

Harus dipahami juga bahwa pikiran itu bukan hanya dihasilkan otak atau kerja dari otak. OTAK ADALAH TEMPAT MEMPROSES PIKIRAN SECARA INSTANT ATAU SEMENTARA. Jika seseorang sudah meninggal, pikirannya tetap ada, walau pun jiwanya sudah meninggalkan tubuhnya. Berarti pikiran itu ada di dalam jiwanya.

Bagaimana dengan pikiran yang dihasilkan dari kerja otak? Ada banyak pikiran yang kita limpahkan dari jiwa ke otak. Otak itu menerima informasi pikiran, perasaan dan kehendak dari jiwa. Misalkan kita mau makan nasi goreng. Otak memproses permintaan itu. Di mana bisa dapat nasi goreng? Di dapur, masak sendiri; atau pesan atau makan di restoran. Jadi otak adalah tempat untuk memproses informasi; fakta-fakta yang kelihatan, seperti warna, angka, estetika; memproses sinyal-sinyal dari panca indera; dan informasi dari keadaan tubuh dan seterusnya. Kebutaan terjadi oleh karena otak tidak bisa memproses warna atau karena tidak ada input dari mata, tidak ada refleksi bayangan yang bisa diproses otak. Setelah proses singkat itu otak memberikan hasil atau feedback ke jiwa kita kembali.

ROH YANG SUDAH DIBANGKITKAN KEMBALI BISA BERPIKIR, PUNYA PERASAAN DAN KEHENDAK

Roh yang kita terima dari Allah setelah kelahiran baru, sangat berbeda dengan roh orang dunia. Kita yang sudah percaya Yesus, sudah dibangkitkan kembali rohnya. Kita akan melihat bahwa roh juga menghasilkan pikiran. Apakah roh memang bisa berpikir? Ini akan terbukti dari penjelasan di bawah.

UNSUR-UNSUR YANG MEMBENTUK KEPRIBADIAN  MANUSIA

Kita harus menyetujui konsep dasar ini dulu sebelum dapat memahami hal-hal yang akan diuraikan.
Manusia itu terdiri dari tubuh, jiwa dan roh.

Jiwa itu dibagi lagi menjadi pikiran, perasaan dan kehendak.
Yang jelas bahwa jiwa (pikiran, perasaan dan kehendak) itu berbeda dari roh.

Lalu mengapa tidak, ROHMANUSIA itu memiliki pikirannya sendiri, perasaan dan kehendak sendiri?

Dengan kata lain: JIWA memiliki pikirannya sendiri, perasaannya sendiri dan kehendak sendiri.
Apa buktinya?

Roh Bisa Berdoa. Roh Bisa Berkata-Kata.Roh Bisa Bernyanyi Memuji Allah.
1 Korintus 14:15 Jadi, apakah yang harus kubuat? Aku akan berdoa dengan rohku, tetapi aku akan berdoa juga dengan akal budiku; aku akan menyanyi dan memuji dengan rohku, tetapi aku akan menyanyi dan memuji juga dengan akal budiku.

Roh Mempunyai Bahasanya Sendiri, Memiliki Pengertiannya Sendiri

Korintus 14:18  Aku mengucap syukur kepada Allah, bahwa aku berkata-kata dengan bahasa roh lebih dari pada kamu semua.

Jika kita sering berbahasa roh, maka pengertian dan pemahaman akan firman Allah akan bertambah-tambah, hikmat bertambah-tambah. Dengan demikian kita membangun manusia roh kita.

Roh Bisa Mengakui Atau Menolak.
Roh Bisa Membuat Keputusan.

1 Yohanes 4:3 dan setiap roh, yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah.


Mengakui atau menolak adalah soal membuat keputusan. Berarti roh bisa membuat keputusan.

Perhatikan, hanya roh yang sudah dibangkitkan yang bisa menolak Allah yang hidup. Allah yang hidup adalah Allah-nya orang-orang yang sudah diberikan hidup baru, diberikan roh yang baru.  Orang yang demikian dimaksudkan sebagai orang durhaka (2 Tes 2:3, 2 Tim 4:1, 1 Tim 5:8).

Orang yang sudah mengecap karunia sorgawi (keselamatan), yang mendapat bagian Roh Kudus dan mengecap firman, namun murtad lagi TIDAK MUNGKIN dibaharui sekali lagi, tidak mungkin ada pertobatan lagi (Ibrani 6:5,6).

Roh Bisa Bersaksi.

Roma 8:16 Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah.

Kita Bernubuat Dengan Roh.

2 Petrus 1:21 sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah.


Roh Kudus selalu berhubungan hanya melalui roh kita, bukan dengan pikiran, perasaan atau kehendak kita. Jadi roh lah yang melepaskan nubuat itu berdasarkan dorongan Roh Kudus. Jika nubuatan dilepaskan berdasarkan kehendak jiwa atau emosi, berarti itu nubuatan palsu.

KAPASITAS BELAJAR DAN MENGINGAT  DALAM ROH

Yohanes 14:26 tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.

Roh Kudus bisa mengajarkan dan mengingatkan kamu. Belajar dan mengingat ini tentunya berhubungan dengan roh kita. Roh kita telah dilahirkan kembali, bukan lagi roh yang lama, tapi ciptaan yang baru. Mula-mula kapasitas roh kita itu terbatas, tapi masih terus menerus dapat dikembangkan. Jadi roh kita itu memiliki kapasitas untuk belajar dan mengingat. Roh kita bisa terus mengalami upgrade dan update dalam dalam hal kapasitas dan kemampuan.

ROH BISA MENCIPTAKAN

Kita tau kita bisa menjadi kreatif oleh karena pikiran kita. Kreatif artinya membuat, menciptakan atau menemukan hal-hal baru. Semua penemuan ilmiah dan teknologi itu berasal dari potensi yang Allah tanamkan dalam diri manusia. Dan hasil kreasinya dibuat dibuat dari materi yang berasal dari bumi.Semua material yang sudah ada dan Allah sediakan di bumi.

Dari uraian firman di atas mengenai roh, kita sudah mulai memahami, bahwa roh juga bisa berpikir, merasa dan berkehendak.Lalu bagaimana roh bisa menciptakan sesuatu?

2 Petrus 1:21 sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah.

Hanya melalui nubuatan dan orang-orang yang berbicara atas nama Allah, roh juga bisa menciptakan sesuatu dari yang tidak ada menjadi realita. Bahkan apa yang diciptakan oleh roh karena dorongan Roh Kudus itu jauh melampaui apa yang dapat dipikirkan atau diimajinasikan oleh jiwa kita, sebab pemeran utamanya adalah Firman dan Roh Kudus dari Allah sang pencipta itu sendiri.

APA HASIL CIPTAAN ROH MANUSIA ITU?
Pertama mujizat terjadi.
Kedua,manusia bisa menciptakan spirit-spirit!

Ketika nubuatan dilepaskan dari seseorang, bukan hanya perkataan-nya yang terlepas, spiritnya bersamaan dan disertai iman; juga terlepas, dan dengan kuasa Roh Kudus yang ada di dalam kita juga menyertai firman itu dengan tujuan yang spesifik seperti yang diperkatakan ketika orang itu bernubuat.

Spirit nubuat itu juga terus berbicara di bumi dan di hadapan tahta Allah sorga sampai semuanya tergenapi. Spirit nubuat yang dilepaskan roh manusia itu menciptakan jembatan atau jalur penghubung antara satu titik di bumi dan satu titiknya lagi di sorga.

Yakub menemukan bahwa Betel tidak lain adalah pintu gerbang sorga. Dalam mimpinya ia melihat para malaikat Allah naik turun melalui sebuah tangga yang ada di situ dan ujungnya sampai di langit. Pastilah ada seseorang yang pada masa sebelumnya, hidup bergaul dengan Allah telah bernubuat di situ. Apakah itu tangga itu merupakan jalurnya Henokh diangkat Allah ke sorga? Kita tidak mengetahuinya pasti, tetapi jembatan dan pintu gerbang sorga di bumi itu telah tercipta.

Apa Yang Yesus Katakan Mengenai Nubuatan?

Matius 16:19 (TB)  Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga."

Ketika nubuatan itu sampai ke sorga, maka sorga membungkus nubuatan itu dengan melepaskan firman-Nya. Sorga memberikan paket yang lengkap berupa kuasa, semua material dan suplaian yang dibutuhkan, serta atribut akan syarat-syarat dari nubuatan itu supaya terwujud menjadi realita di bumi, termasuk atribut waktunya.

Mujizat-mujizat terjadi melalui perkataan dan tindakan Musa. Yesus membuat banyak mujizat lewat perkataan-Nya.

Suku Rekhab dari generasi sampai generasi tidak melupakan pesan dan tetap melakukan, SUARA dari Yonadab bin Rekhab dalam segala yang diperintahkannya, agar mereka tidak minum anggur selama hidup mereka (Yeremia 35:8).  Yonadab hidup dijaman raja-raja, menjadi mitra Yehu. Sampai dengan zaman Yeremia dan seterusnya mereka tetap melakukan seperti pesan itu. Suara Yonadab berasal dari spirit yang diciptakan dari roh Yonadab sendiri. Spirit itu terus berbicara di bumi, dan sampai ke sorga (Yeremia 35:16,19).

Belum lagi kita bicara mengenai nubuatan yang sudah dilepaskan para saksi iman.Nubuatan yang dilepaskan Yakub bagi anak-anaknya begitu akurat, terutama bagi Yehuda.Tongkat kerajaan dan lambang pemerintahan Allah di bumi ini, tercipta di dalam kemah-kemah Yehuda.Nubuatan itu terus berlanjut kepada generasi demi generasi yang hidup secara profetik. Pikiran dan tindakan Daud secara profetik telah menyediakan Tahta bagi Allah bagi pemerintahan Kerajaan Allah di bumi ini.Namun detail mengenai nubuatan tidak akan kita bahas di sini.

Kalau Begitu, Apakah Roh Manusia Bisa Menciptakan Kekayaan?

Dari penemuan teknologi hasil pemikiran ilmuwan dalam pelbagai bidang ilmu  pengetahuan bisa menghasilkan produk-produk dengan menggunakan  segala material yanda ada di bumi ini.

Demikian pula roh memerlukan material yang berada di sorga.

Efesus 1:3 (TB)  Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga.

Berkat rohani telah diberikan di alam sorgawi. Kehidupan roh dan karakter yang baru akan menghasilkan hikmat, pengetahuan,jalan dan kekuatan untuk menciptakan kekayaan yang dicari-cari banyak orang. Berkat rohani itu sudah kita raih.

Roma 11:33 O, alangkah dalamnya kekayaan, hikmat dan pengetahuan Allah! Sungguh tak terselidiki keputusan-keputusan-Nya dan sungguh tak terselami jalan-jalan-Nya!

Filipi 4:19 Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus.

Jika kita sudah mengenal Dia yang empunya emas dan perak, dan mengenal kekayaan kasih-karuniaNya dan kebaikannya, maka dengan mudah Ia akan memberikan segala keperluan kita.

Wahyu 21:26 Hendaklah kekayaan dan hormat bangsa-bangsa akan dibawa kepadanya.

Kita akan hidup dari apa yang ditambah-tambahkanNya, karena kita telah mencari terlebih dulu Kerajaan Allah dan kebenarannya. Matius 6:32-33 akan digenapi dalam hidup kita, tanpa rasa khawatir dan takut lagi.

Matius 6:32-33 (TB)  Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu. Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

PERTIMBANGAN  PIKIRAN  DAN  ROH

Ibrani 4:12Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua mana pun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.

Di sini dikatakan firman Allah membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita. Ada pertimbangan roh dan ada pikiran hati, sebab di sini  penulis kitab Ibrani ini sedang membicarakan mengenai pemisahan antara jiwa dan roh. Firman ini merupakan pedang bermata dua yang amat tajam sampai ke dalam hati sanubari untuk mengetahui apakah pikiran dan motivasi kita ini berasal dari roh (rohani) atau kehendak daging (jiwa, pikiran dan perasaan).
Kita harus menyadari bahwa firman setajam inilah yang Bapa kirimkan. Ia harus memastikan roh saya dan saudara tidak lagi bisa bersembunyi di balik  argumentasi dari daging.

SUMBER DARI PIKIRAN ADA DUA

Lebih jelas lagi kita lihat perbedaan dari mana pikiran dan motivasi kita berasal.

Roma 8:5 Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging;  mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh.

Di  Roma 8:5 dikatakan substansi dari pikiran itu berbeda, tergantung dari sumbernya:
apakah dari roh, ini terkait erat dengan dorongan dari Roh Kudus, atau
dari jiwa (pikiran, perasaan dan kehendak).

PERTEMUAN ANTARA ROH DAN JIWA

Yang terdekat dengan roh adalah karakter.Karakter seseorang bisa baik, bisa buruk.Dan karakter ini sebenarnya terbangun dari kecenderungan hati. Kecenderungan hati terbuat dari campuran perasaan dan pikiran yang melekat atau kental; membentuk relung hati.Kedua hal ini menjadi material yang membentuk relung hati atau kecenderung hati.

Bisa dikatakan, tempat pertemuan antara roh dan jiwa itu ada di dalam hati kita. Hati menjadi tempat pancaran kehidupan yang ada di dalam dan termanifestasi atau terekspresi keluar.


Karakter yang buruk itu seperti benteng-benteng tempat pertahanan musuh dan tempat musuh bersembunyi.Sedangkan, kecenderungan hati itu membentuk kubu-kubu.
Benteng-benteng dan kubu-kubu ini dibangun oleh musuh bukan dalam waktu semalam, tetapi ketika kita masih dalam keadaan berdosa, si jahat membangunnya setiap malam. Ketika itu kita masih hidup dalam kegelapan, sebab terang Tuhan itu belum ada di dalam kita, maka setiap tindakan kita hanya menghasilkan kegelapan juga. Si jahat membangun benteng-benteng dan kubu-kubu pertahanan dalam jiwa kita; dengan maksud kita menentang apa yang baik dan benar yang dari Allah itu. Benteng-benteng dan kubu-kubu inilah yang harus diperangi Tuhan.Dan Bapa terus bekerja dengan mengirimkan firman-Nya untuk memperbaiki karakter saya dan saudara.

Tentu saja, secara natural – kita cenderung atau hampir selalu memakai pikiran yang bersumber dari jiwa (daging).  DAN BILA PIKIRAN YANG KITA PAKAI ITU BERASAL DARI JIWA (DAGING), DAN BUKAN DARI ROH, YANG BERPERAN MENGHASILKAN KEPUTUSAN DAN TINDAKAN ADALAH:
KARAKTER seseorang, hal-hal yang sudah menjadi prinsip yang mendasari hidupnya dan atributnya (kaya/miskin, agama, pendidikan, latar belakang budaya dan etnis, hal-hal yang menjadi preferensi). Karakter itu seperti sebuah dasar dari bangunan juga atau lantainya atau pembawaan dirinya.

KECENDERUNGAN HATI (perasaan, emosi, kesukaan, hobi, favoritisme, berdasarkan referensi, saran, sugesti, etika dan moral seseorang). Ini adalah tiang-tiang penopang setiap mengambil keputusan. EQ seseorang diukur dari area ini.

PIKIRAN INSTAN, logika atau akal sehat, reflek, perhitungan, untung rugi, pertimbangan singkat. Kecerdasan atau intelektual (IQ) seseorang diukur dari area ini.

Allah tidak mengukur EQ dan IQ kita, tapi Dia menilai dari karakter kita. Baik buruknya mentalitas seseorang diukur dari karakternya. Allah menghendaki mentalitas dengan standar Kerajaan Sorga.

BAGAIMANA ALLAH BEKERJA DALAM HIDUP KITA DALAM AREA PIKIRAN ATAU JIWA KITA?
Pertama-tama Dia jadikan terang.Sama seperti pada waktu menciptakan bumi ini, Allah tidak mau berbuat sesuatu tanpa terang.
Terang-Nya adalah untuk memunculkan karakter-Nya.Karakter-Nya adalah terang-Nya Dia. Bukan untuk memunculkan kedahsyatan hidupNya, mujizat-Nya; tetapi supaya kita melihat karakter-Nya dengan terang benderang, menjadi jelas.
Dia kirim firman-Nya, bukan firman yang saudara tentukan. Setiap Firman-Nya yang Dia kirim adalah firman yang belum menjadi daging dalam hidup saudara, supaya menerangi hidup saudara, sebab saudara masih memiliki kegelapan – terutama dalam area pikiran saudara. Area pikiran ada di dalam jiwa kita, menyangkut semua unsur yang menjadikan jiwa kita, yaitu perasaan dan kehendak.
Benteng-benteng dan kubu-kubu dalam jiwa ini yang harus dihancurkan dengan senjata Firman dan Roh.Firman adalah pedang-Nya Allah.Dia bisa membedakan yang salah dan yang benar dengan amat tajam dan presisi.Dia membelah dan memisahkan jiwa dengan roh, supaya terang-Nya bisa menyinari baik roh dan jiwa.

MEMPERBAHARUI  PIKIRAN  DAN  ROH

Ephesians 4:23 supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu,to be renewed in the spirit of your mind.

Alkitab jelas menyebutkan baik roh mau pun pikiran, keduanya harus terus menerus dibaharui.
Walau pun kita sudah mengalami kelahiran kembali, roh kita harus tetap dibarui, berikut dengan pikiran kita (Kolose 3:10).

Kolose 3:10 dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya.

Memperbaharui Roh
Artinya memperbarui roh: spirit apakah yang dominan memengaruhiAnda? Apakah roh Anda sendiri, Roh Kudus atau roh asing?Apakah pikiran anda lebih dominan dari roh anda?

Yang jelas status roh itu pertama-tama sudah dibaharui oleh Allah dan bukan hanya dibaharui tapi dilahirkan kembali.Meskipun demikian, tetap saja roh kita butuh perlindungan dari api Roh Kudus. Api itu bukan hanya membawa terang, tapi juga perlindungan. Api Roh Kudus itu tidak boleh padam.Ini seperti yang dikatakan Allah mengenai mezbah jangan sampai apinya padam (Imamat 6:13). Dan terang orang benar bercahaya gemilang  (Amsal 13:9). Api yang padam itu terjadi pada gadis-gadis bodoh (Matius 25:8).

Ephesians 4:23  to be renewed in the spirit of your mind.

Dalam terjemahan bahasa Inggris, kedua unsur, roh dan pikiran itu disatukan, tidak terpisah sebagai “spirit of your mind”.Mengapa konsepnya demikian? Sebenarnya terjemahan bahasa Indonesia yang lebih tepat. Bahasa Inggrisnya juga tidak memberikan penjelasan detail. Roh yang ada dipikiran, roh yang ada pada perasaan adalah roh yang sama juga. Roh itu ada dalam diri kita; di dalam manusia batiniah, salah satu unsur yang membentuk kepribadian kita. Jadi roh itu bisa berada di mana saja ia mau beroperasi.


DI AREA PIKIRAN, ALLAH SERINGKALI KALAH

Pikiran adalah suatu area yang banyak benteng-benteng dan kubu-kubunya ketika kita baru menerima Yesus. Pikiran bisa mengatakan yang berbeda dengan perasaan dan hati nurani.Perasaan sebenarnya juga bisa bersembunyi di kubu-kubu yang sama, maka dibutuhkan karakter yang baik dan kuat. Roh kita bisa bersembunyi dibalik pikiran.Oleh karena itu dibutuhkan roh yang kuat.

Jadi, AREA YANG BERBAHAYA BUAT KITA, YANG PALING MENJANJIKAN KEMENANGAN BUAT IBLIS ADALAH AREA PIKIRAN, karena dari pikiran kita bisa membuat keputusan dan bertindak atas keputusan itu. Kita bisa mengatakan pikiran kita dan juga bisa menyatakannya lewat tindakan kita.Di area pikiran inilah Allah seringkali kalah.

Maka dapat dipastikan bahwa baik pikiran mau pun roh itu yang harus terus-menerus diperbaharui.
Apa buktinya pikiran kita terus dibaharui? Kita bergerak dari kemenangan kepada kemenangan.
Apa buktinya roh kita terus dibaharui? Kita bergerak dari kemuliaan kepada kemuliaan.
Terang-Nya yang dibawa kepada hidup kita, memudahkan Allah bekerja dalam hidup kita, sehingga kita dibawa kepada kemenangan. Kuasa Roh Kudus yang kita terima itu bukan untuk membuat mujizat recehan, tapi untuk Dia dapat bekerja dalam hidup kita. Mujizat terbesar adalah bagaimana Ia dapat menjadikan kita sebagai gereja-Nya, milik kepunyaan-Nya sendiri.


MEMENANGKAN JIWA
Pikiran yang dibaharui memudahkan Allah bergerak dalam hidup kita, sehingga tatanan kehidupan manusia itu sebagai perwujudan dari gambar dan rupa Allah dikembalikan lagi. Roh kita harus berkuasa atas jiwa dan tubuh kita. Bukan Roh Kudus yang mengambil-alih mutlak. Allah menghormati kehendak bebas.  Dengan merestorasi, membangun ulang dan menjadikan kita sebagai manusia baru, kita mudah dibawa oleh Roh Kudus-Nya kepada kemuliaan. Dimulai dari terang-Nya yang ajaib terbit dalam diri kita (2 Korintus 4:6).

Sekarang adalah saatnya jiwa kita dimenangkan dalam terang-Nya Tuhan. Kita bukan hanya diselamatkan, tapi  benar-benar telah ditebus dengan sempurna – tubuh, jiwa dan roh kita  - dan dibayar harganya dengan mahal, yaitu dengan darah Anak Domba Allah. Inilah artinya memenangkan jiwa. Hanya karena faktor Allah saja jiwa kita bisa dimenangkan, bukan oleh metode kerja penginjilan. Kerja penginjilan itu menyelamatkan jiwa-jiwa yang akan binasa. Pekerjaan penginjilan dilakukan oleh mereka yang ada di ladang Tuhan.Tapi pekerjaan memenangkan jiwa adalah pekerjaan Bapa di bumi ini di dalam RUMAH TUHAN sendiri.

Semua yang ada dalam jiwa kita – pikiran, perasaan dan kehendak – harus mengabdi kepada roh. Roh harus menjadi perkasa (Yesaya 11:2).Tatanan hidup kita harus dikembalikan seperti semula menurut gambar dan rupa Allah.


BUKANKAH ROH ITU PENURUT DAN DAGING ITU LEMAH?
Jiwa yang telah dimenangkan adalah jiwa yang dapat diajak bekerja sama dan tunduk di bawah roh yang perkasa.

Yesaya 11:2 Roh Tuhan akan ada padanya, roh hikmat dan pengertian, roh nasihat dan keperkasaan, roh pengenalan dan takut akan Tuhan;

Roh yang pada mulanya dibawa kepada terang-Nya dan telah dilahirkan kembali dengan pekerjaan Allah dalam hidupnya, harus membawa dirinya sebagai korban penebusan dan dikuduskan sebagai persembahan yang kudus dan yang berkenan kepada Allah.


IBADAH YANG SEJATI DAN PERSEMBAHAN YANG HARUM

Ketika kita membawa seluruh persembahan - tubuh, jiwa dan roh itu ke atas mezbah, maka itu menjadi persembahan yang hidup, kudus, yang layak dan yang berkenan.Sebuah persembahan yang sempurna yang berbau harum bagi Allah (Efesus 5:2).

Ef 5:1 Sebab itu jadilah penurut-penurut Allah, seperti anak-anak yang kekasih 2  dan hiduplah di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu dan telah menyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah.


Pada titik inilah kita mengenakan manusia baru yang sesungguhnya dan mengalami hidup yang kekal di bumi ini. (Efesus 4:24).

Ef 4:24  dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.

TIDAK SEMUA ORANG MENGALAMI KEBANGKITAN PERTAMA
Jadi, tidak semua orang yang jiwanya diselamatkan akan mengalami kebangkitan pertama.Hanya mereka yang telah dimenangkan jiwanya bagi Kristus yang akan mengalami kebangkitan pertama. Bapa terus mengerjakan hal ini untuk memenangkan jiwa-jiwa semua orang yang terpanggil dan terpilih.

1 Korintus 15:25 Karena Ia harus memegang pemerintahan sebagai Raja sampai Allah meletakkan semua musuh-Nya di bawah kaki-Nya.

Bapa dan Roh Kudus terus menerus bekerja sampai sekarang di dalam hidup kita untuk memastikan penggenapan 1 Korintus 15:25  

Tidak ada satu musuh pun bisa bersembunyi di hadapan Allah.

Maz 110:1 Mazmur Daud. Demikianlah firman TUHAN kepada tuanku: "Duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai Kubuat musuh-musuhmu menjadi tumpuan kakimu."


Kita harus memastikan sekarang bahwa jiwa kita telah mengalami kemenangan, sehingga dapat dibawa di dalam roh kepada kota yang kudus itu, Yerusalem baru, yang turun dari sorga (Wahyu 21:10).

APA PERANAN KITA DALAM PEPERANGAN MELAWAN MUSUH DI DALAM?
Musuh yang paling kuat ada di dalam diri kita, utamanya di pikiran kita dengan benteng-benteng dan kubu-kubu di dalamnya.Apa peranan kita dalam bermitra dengan Allah untuk memerangi musuh-musuh yang ada di dalam kita?
Kita harus membebaskan Allah bekerja dalam hidup kita.Jangan buat perlawanan terhadap firman Allah dengan pikiranmu, jangan terus bergumul dengan-Nya seperti Yakub bergumul sampai pagi.Jangan buat lagi kubu-kubu baru dalam pikiran kita dengan kepahitan, kecemburuan, kerakusan dan ketamakan.

1 Petrus 1:8-9,4  Sekalipun kamu belum pernah melihat Dia, namun kamu mengasihi-Nya. Kamu percaya kepada Dia, sekalipun kamu sekarang tidak melihat-Nya. Kamu bergembira karena sukacita yang mulia dan yang tidak terkatakan, karena kamu telah mencapai tujuan imanmu, yaitu keselamatan jiwamu. Untuk menerima suatu bagian yang tidak dapat binasa, yang tidak dapat cemar dan yang tidak dapat layu, yang tersimpan di sorga bagi kamu.


SEKARANG KITA BISA MELIHAT DIA

Mengapa saudara bisa mengatakan ada peperangan roh, tapi saudara tidak percaya akan hal-hal ini? Bagaimana roh bisa berperang jika roh tidak bisa berpikir dan berkehendak?Apakah saudara pernah melihat saudara sedang memegang pedang Roh yang adalah firman?Berarti sebenarnya roh juga bisa melihat, jika kita tidak buta secara rohani.

Elisa berdoa supaya Tuhan membuka mata rohani bujangnya ketika raja Aram menyerbu dan hendak menghabisi Elisa (2 Raja-raja 6:8-17).Jadi bagaimana orang bisa terlibat dalam peperangan roh tanpa rohnya bisa melihat?

Yohanes dibawa dalam roh dan melihat apa yang hendak ditunjukkan kepadanya (Wahyu 17:3, Wahyu 21:10).
Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat (Wahyu 2:29). Roh kita juga memiliki telinga untuk mendengar apa yang dikatakan Roh.
Sekarang kita siap berjumpa dengan Kristus.Bukan Allah yang memastikan kemenangan dan kemuliaan itu ada di tangan, tapi kuncinya ada pada kita sendiri.Amin.
Berdasarkan input dari Ps.Djonny Tambunan 29-Feb-2020 – point 6 – Dia melenyapkan kegelapan dan membawa kita kepada terang-Nya yang ajaib.

In His love, grace and mercy. – 8 Maret 2020

Postingan populer dari blog ini

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

KUASA IKAT JANJI (Bagian 2)

Upper Room 180 - 4 Maret 2025 Dr. Jonathan David "Perjalanan ikat janji" adalah perjalanan di mana Allah membawa Abraham masuk ke dalam hubungan yang mendalam, di mana Allah menjadi sumbernya dan berjanji untuk menyertai serta mengubah segala sesuatu di mana pun Abraham berada. Dalam perjalanan ini, identitas Abraham tidak lagi didasarkan pada latar belakang lahiriahnya. Yesus mengatakan ini untuk menekankan bahwa hubungan spiritual berdasarkan ketaatan kepada kehendak Allah lebih penting daripada hubungan darah. Bahayanya adalah jika kita terlalu terikat pada kewajiban dan identitas lahiriah sehingga menghalangi kita untuk menyelesaikan tugas Tuhan. "Penebusan sejati" adalah pembebasan dari diri sendiri, ketakutan, pola pikir lama, dan identitas yang dibentuk oleh hal-hal duniawi. Identitas sejati kita ada di dalam Kristus, dan tujuannya adalah untuk semakin serupa dengan-Nya, melepaskan keakuan agar dapat memperoleh Kristus. Tuhan ingin mengubah bangsa-bangsa mel...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

Preparing the Bride - Session 2

Persiapan gereja sebagai Mempelai Wanita Kristus untuk pernikahan dengan Anak Domba - Sesi 2 Ps. Djonny Tambunan Pada sesi ini papa membahas konsep menjadi kudus dan setia sebagai istri Kristus. Pembicara menekankan bagaimana Roh Kudus bekerja dalam diri orang percaya untuk mengatasi godaan dan mencapai kekudusan. Ia menarik garis paralel antara pencobaan yang dialami Y esus dan pencobaan yang dihadapi orang Kristen masa kini. Papa mengilustrasikan lebih jauh dengan tokoh Musa sebagai teladan keteguhan iman. Berikut adalah rangkumannya, yang akan membantu Anda memahaminya dengan mudah: Tujuan Tuhan dalam Hidup Orang Percaya : Tuhan berharap umat-Nya menjadi kudus dan mencapai kekudusan seperti Kristus. Ini bukan hanya menjadi umat Tuhan, tetapi juga menjadi kekasih atau istri-Nya. Untuk mencapai ini, Tuhan memberikan Roh Kudus. Peran Roh Kudus : Roh Kudus memberikan kemampuan untuk merespon kehendak Roh, bukan keinginan daging. Roh Kudus memberikan identitas bahwa orang percaya adal...

Kuasa Ikat Janji – bagian 4: Berjalan dalam Kemitraan

Kuasa Ikat Janji: Berjalan dalam Kemitraan dengan Tuhan Upper Room 182 – 18 Maret 2025 Dr. Jonathan David Khotbah ini menggunakan perjanjian Allah dengan Abraham sebagai contoh utama, menjelaskan bahwa ikat janji (covenant) itu melampaui iman manusia dan berakar pada sifat kesetiaan (faithfulness) Allah untuk menggenapi firman-Nya. Lebih lanjut, ditekankan bahwa keterlibatan aktif dan kepatuhan manusia dalam ikat janji, yang disimbolkan dengan sunat (peran kekuatan dan usaha sendiri manusia dikurangi), mengundang intervensi ilahi yang lebih besar dan memberdayakan umat beriman serta keturunan mereka. Khotbah ini mendorong pendengar untuk mempercayai Allah sepenuhnya dan hidup dalam keselarasan dengan kehendak-Nya sebagai mitra dalam ikat janji. Bagaimana Konsep  ikat janji mempengaruhi hubungan manusia dengan Tuhan? Konsep "kuasa ikat janji" secara fundamental mempengaruhi hubungan manusia dengan Tuhan dengan menjadikannya lebih dari sekadar hubungan biasa, melainkan se...

Preparing the Bride - Session 08

Karakteristik Gereja Sebagai Kekasih Tuhan - Sesi 08 Tema masih membahas tentang karakteristik gereja yang diidamkan Tuhan sebagai kekasih-Nya , menggunakan Kidung Agung dan perumpamaan bunga bakung di antara duri . Analogi utama yang digunakan adalah kisah Gadis Sunem dalam Kitab Kidung Agung dan hubungannya dengan Kekasihnya dan Raja Salomo. Membandingkan kecantikan lahiriah seorang gadis dengan keindahan batiniah yang dikerjakan oleh Tuhan sendiri , menekankan bahwa Allah lebih tertarik pada hati dan kesetiaan rohani daripada penampilan luar atau upaya manusia. Lebih lanjut, Kidung Agung mengilustrasikan prinsip ini melalui kisah Raja Salomo, gadis Sunem, pemilihan Daud sebagai raja, dan ajaran Yesus tentang bunga bakung di ladang , yang menunjukkan bahwa nilai sejati di mata Tuhan terletak pada kualitas batin yang ilahi . Kid 2:1 [Gadis Sunem] Bunga mawar dari Saron aku, bunga bakung di lembah-lembah. 2  —  [Salomo] Seperti bunga bakung di antara duri-duri, demikianlah m...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

Preparing the Bride - Session 04

Gereja sebagai Kekasih Tuhan Khotbah ini membahas karakteristik gereja yang ideal menurut pandangan Tuhan. Kitab Kidung Agung menjadi fokus utama kita untuk menganalisis hubungan antara mempelai wanita dan kekasihnya sebagai analogi untuk hubungan antara gereja dan Kristus. Kita akan melihat perbandingan Adam pertama dan Adam terakhir dari 1 Korintus, serta peran wanita dalam kejatuhan dari 1 Timotius, untuk menekankan pentingnya kesetiaan dan ketahanan gereja terhadap godaan. Selain itu khotbah ini menggali peran Kristus sebagai Gembala melalui berbagai ayat Perjanjian Lama dan Baru, menyoroti kasih dan pengorbanan-Nya bagi umat-Nya. Tema Utama: Karakteristik Kehidupan Gereja yang Diharapkan Tuhan sebagai Kekasih-Nya Pendahuluan: Pembahasan ini penting bagi pengikut Tuhan dan umat-Nya. Tujuan Tuhan lebih dari sekadar menyelamatkan; Ia ingin gereja menjadi kekasih-Nya yang sejati dan hidup manunggal dengan-Nya. Firman Tuhan (Rhema) membimbing perjalanan iman. Gereja sebagai Kekas...

PREPARING THE BRIDE - SESSION 03

❤️ Kidung Agung: Gambaran Gereja Sebagai Kekasih Kristus Khotbah ini mengacu pada kitab Kidung Agung dalam Alkitab untuk menggambarkan  hubungan kasih antara Kristus (Sang Mempelai Pria) dan Gereja (Sang Mempelai Wanita). Kisah cinta dalam Kidung Agung adalah gambaran untuk kesetiaan dan pengorbanan dalam hubungan spiritual ini. Khotbah juga menyinggung tokoh-tokoh Alkitab lainnya, seperti Adam, Hawa, dan Raja Salomo, untuk memperkuat poin-poin teologis (logika Tuhan) tentang dosa, penebusan, dan hikmat ilahi. Inti dari khotbah ini adalah untuk mendorong pendengar agar memiliki hati yang haus akan Tuhan dan merespons pekerjaan Roh Kudus dalam hidup mereka, seperti mempelai wanita yang setia menantikan kedatangan mempelai prianya.                                              Pendahuluan Saudara-saudara diharapkan memiliki hati yang haus dan lapar aka...