Langsung ke konten utama

Kemah-kemah Yehuda

THE HOUSE OF JUDAH

Nubuatan yang menjadi spirit dan terus hidup dari generasi ke generasi

 
Ada pola yang Tuhan hendak tunjukkan kepada Israel dan kepada kita. Dalam pertempuran melawan musuh-musuh Israel, selalu saja suku Yehuda diminta Allah untuk maju terlebih dulu.

Hakim-hakim 1:1-2 (TB)  Sesudah Yosua mati, orang Israel bertanya kepada TUHAN: "Siapakah dari pada kami yang harus lebih dahulu maju menghadapi orang Kanaan untuk berperang melawan mereka?" Firman TUHAN: "Suku Yehudalah yang harus maju; sesungguhnya telah Kuserahkan negeri itu ke dalam tangannya."


Hakim-hakim 20:18 (TB)  Lalu orang Israel berangkat dan maju ke Betel. Di sana mereka bertanya kepada Allah: "Siapakah dari kami yang lebih dahulu maju berperang melawan bani Benyamin?" Jawab TUHAN: "Suku Yehudalah lebih dahulu."

Peperangan di Hakim-hakim 1 adalah peperangan melawan musuh-musuh Israel, yaitu musuh di luar.

Namun peperangan di Hakim-hakim 20 adalah peperangan melawan bani Benyamin yang tinggal di Gibea. Bani Benyamin di Gibea telah berlaku busuk kepada sesama saudaranya, yaitu kepada seorang suku Lewi. Mereka telah memperkosa gundik orang itu sampai mati. Apa yang bani Benyamin lakukan persis sama dengan kelakuan orang-orang Sodom, dalam perkataan dan perbuatannya. Jadi suku Yehuda lah yang diminta Allah untuk maju lebih dulu melawan bani Benyamin, saudaranya. Ini adalah peperangan melawan musuh di dalam.

Allah lebih mempercayakan Yehuda daripada saudara-saudaranya yang lain dalam menghadapi musuh yang ada di luar, mau pun musuh yang ada di dalam.

Mengapa?  Allah mengenal spirit yang ada pada Yehuda.

Tentang Yehuda, Yakub telah menubuatkannya:

Kejadian 49:9-10 (TB)  Yehuda adalah seperti anak singa: setelah menerkam, engkau naik ke suatu tempat yang tinggi, hai anakku; ia meniarap dan berbaring seperti singa jantan atau seperti singa betina; siapakah yang berani membangunkannya?
Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda ataupun lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia datang yang berhak atasnya, maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa.


Spirit yang dimiliki oleh Yehuda adalah spirit yang menaklukkan bangsa-bangsa.

Jika kita perhatikan dengan teliti dan seksama Hakim-hakim 1 dari ayat 1 sampai 3, anda akan menemukan hal yang sangat dahsyat dan luar biasa!


Baca lagi 1 dan 2 di atas dan saya lanjutkan ayat ke-3-nya:

Hakim-hakim 1:3 (TB)  Lalu berkatalah Yehuda kepada Simeon, saudaranya itu: "Majulah bersama-sama dengan aku ke bagian yang telah diundikan kepadaku dan baiklah kita berperang melawan orang Kanaan, maka aku pun akan maju bersama-sama dengan engkau ke bagian yang telah diundikan kepadamu." Lalu Simeon maju bersama-sama dengan dia.

Apakah Anda sudah mendapatkan hal-hal yang dahsyat itu?
1. Yehuda dan Simeon di sini disebutkan sebagai pribadi, bukan sebagai suku-suku. Mungkin si penulis kitab Hakim-hakim juga dipengaruhi oleh spirit mereka, sehingga diturunkan atau dituliskan sebagai personifikasi mereka. Barulah pada ayat 4 disebutkan sebagai suku.

2. Apakah waktu membaca tadi terutama ayat 3, apakah Anda menyadari bahwa Yehuda dan Simeon, saudara yang selalu bersama-sama itu, sudah lama mati di tanah Mesir? Jauh di kitab Keluaran.  Keluaran 1:6 (TB)  Kemudian matilah Yusuf, serta semua saudara-saudaranya dan semua orang yang seangkatan dengan dia.

Namun di sini di Hakim 1:3 terasa sekali bahwa seolah-olah Yehuda dan Simeon masih hidup dan mereka sedang bercakap-cakap di depan kita sekarang! Itu adalah spirit mereka yang sedang berbicara! Padahal  mereka semua sudah lama mati.

Betapa dahsyatnya kuasa sebuah nubuatan seperti yang dikeluarkan dari mulut Yakub!

Dan Yehuda bersama Simeon maju berperang dan mengalahkan musuh-musuh Israel di berbagai wilayah.

Hakim-hakim 1:4 (TB)  Maka majulah suku Yehuda, lalu TUHAN menyerahkan orang Kanaan dan orang Feris ke dalam tangan mereka, dan mereka memukul kalah orang-orang itu dekat Bezek, sepuluh ribu orang banyaknya.

Zakharia 12:7 (TB)  TUHAN akan pertama-tama memberi kemenangan kepada kemah-kemah Yehuda,

Kita sedang membicarakan soal nubuatan yang menjadi spirit dan terus hidup dari generasi ke generasi. Nubuatan itu tidak melayang-layang di udara, tapi ada yang menangkapnya dan mengambil firman nubuatan itu, serta menghidupi dan / atau mengenakannya. 

Siapa yang terus menghidupinya? Yang menghidupinya adalah mereka yang ada di dalam kemah-kemah atau rumah-rumah rohani. Di dalam kemah-kemah itulah spirit-spirit dan benih firmanNya bertumbuh sesuai dengan maksud dan tujuanNya Allah. Spirit-spirit itu adalah bagian dari spirit yang sama yang ada di dalam kita  yaitu Roh Kudus sendiri. Dia yang ada di dalam kita jauh lebih besar, melebihi apa pun.


Yesaya 9:6 (TB)  (9-5) Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.

Yesaya meneruskan nubuatan Yakub di Kejadian 49:9-10 yang semakin nampak dari siapa yang datang dan berhak atas tongkat kerajaan dan lambang pemerintahan yang kekal itu. Dia adalah orang yang berhak mengenakan mantel atau jubah spiritual itu. 


Kita tau Yesus adalah orang yang berhak mengenakan jubah dari Yehuda, yang dinubuatkan Yakub sebagai anak singa. Anak singa itu telah bertumbuh dewasa. Maka Yesus disebut sebagai  singa Yehuda, karena telah mengenakan jubah atau mantel Yehuda. Dan jubah yang dikenakan Yesus itu tidak akan beralih lagi kepada orang lain, karena Ia adalah orang yang berhak.

Yesus juga mengambil-alih tongkat kerajaan dan lambang pemerintahan dari Yehuda. Tapi Daudlah yang menyiapkan tahta bagi KerajaanNya.


GEREJA YANG SEDANG ALLAH BANGUN

******
Jadi sadarkah siapa gereja yang sebenarnya yang Allah sedang bangun dalam hidup kita?
******

Kita belum membicarakan perihal nubuatan dulu secara lebih mendalam, tetapi kita akan membahas lebih lanjut bagaimana cara Allah bekerja?

Bagaimana Tongkat Estafet Itu Dialihkan Dari Satu Generasi Kepada Generasi Berikutnya?

Yehuda telah berperan besar sebelum tahta Daud ditegakkan. Yehuda mempunyai anak yang bernama Peres dan Zerah (Kejadian 38:29-30).

Kejadian 46:12 (TB)  Anak-anak Yehuda ialah Er, Onan, Syela, Peres dan Zerah; tetapi Er dan Onan mati di tanah Kanaan; dan anak-anak Peres ialah Hezron dan Hamul.

Lukas mencatat bahwa Yehuda, Peres dan Hezron ada di dalam garis keturunan Yesus.

Lukas 3:33 (TB)  anak Aminadab, anak Admin, anak Arni, anak Hezron, anak Peres, anak Yehuda,

Kita beralih kepada kitab Rut.

Rut 4:11-15, 17 (TB)  Dan seluruh orang banyak yang hadir di pintu gerbang, dan para tua-tua berkata: "Kamilah menjadi saksi. TUHAN kiranya membuat perempuan yang akan masuk ke rumahmu itu sama seperti Rahel dan Lea, yang keduanya telah membangunkan umat Israel.  Biarlah engkau menjadi makmur di Efrata dan biarlah namamu termasyhur di Betlehem, keturunanmu kiranya menjadi seperti keturunan Peres yang dilahirkan Tamar bagi Yehuda oleh karena anak-anak yang akan diberikan TUHAN kepadamu dari perempuan muda ini!" 


Naomi telah kembali ke kota asalnya di Betlehem bersama Rut orang Moab itu. Orang-orang yang berdiam di kota adalah para keturunan Yehuda. Mereka berdiam di pinggiran kota Betlehem yang bernama Efrata. Semuanya berasal dari keturunan Yehuda. Kita mengetahui bahwa suku-suku Israel dibagi menurut kota-kota dan wilayahnya masing-masing, sehingga Betlehem aslinya disebut sebagai Betlehem-Yehuda (Rut 1:2).


Ayat di atas, para tua-tua bernubuat mengenai Rut. Mereka sadar betul apa artinya keturunan secara spiritual, oleh karena itu mereka tidak memandang secara rasial kepada Rut, orang Moab, melainkan menubuatkannya menjadi seperti Tamar dan keturunannya menjadi seperti Peres.  Selanjutnya mereka menubuatkan tentang Boas. Ini adalah acara wisuda atau pentahbisan Boas-Rut. Seluruh penduduk Betlehem-Yehuda merestui Boas yang telah menjadi Penebus bagi Rut dari Elimelekh, suami Naomi yang sudah meninggal di tanah Moab itu.


Rut 4:13. Lalu Boas mengambil Rut dan perempuan itu menjadi isterinya dan dihampirinyalah dia. Maka atas karunia TUHAN perempuan itu mengandung, lalu melahirkan seorang anak laki-laki.

Ayat 14-17 Sebab itu perempuan-perempuan berkata kepada Naomi: "Terpujilah TUHAN, yang telah rela menolong engkau pada hari ini dengan seorang penebus. Termasyhurlah kiranya nama anak itu di Israel. Dan dialah yang akan menyegarkan jiwamu dan memelihara engkau pada waktu rambutmu telah putih; sebab menantumu yang mengasihi engkau telah melahirkannya, perempuan yang lebih berharga bagimu dari tujuh anak laki-laki."

Dan tetangga-tetangga perempuan memberi nama kepada anak itu, katanya: "Pada Naomi telah lahir seorang anak laki-laki"; lalu mereka menyebutkan namanya Obed. Dialah ayah Isai, ayah Daud.

Kita akan melihat bagaimana keturunan Yehuda selanjutnya.

Rut 4:18-22 (TB)  Inilah keturunan Peres: Peres memperanakkan Hezron,
Hezron memperanakkan Ram, Ram memperanakkan Aminadab,
Aminadab memperanakkan Nahason, Nahason memperanakkan Salmon,
Salmon memperanakkan Boas, Boas memperanakkan Obed,
Obed memperanakkan Isai dan Isai memperanakkan Daud.


KEISTIMEWAAN YEHUDA

Matius 1:3-6 (TB)  Yehuda memperanakkan Peres dan Zerah dari Tamar, Peres memperanakkan Hezron, Hezron memperanakkan Ram, Ram memperanakkan Aminadab, Aminadab memperanakkan Nahason, Nahason memperanakkan Salmon,
Salmon memperanakkan Boas dari Rahab, Boas memperanakkan Obed dari Rut, Obed memperanakkan Isai, Isai memperanakkan raja Daud. Daud memperanakkan Salomo dari isteri Uria,


Matius menjabarkan fakta dari silsilah Yesus Kristus. Ini berkesesuaian dengan apa yang disebutkan dalam kitab Rut.

Kita melihat fakta yang sangat luar biasa bahwa Yesus dilahirkan ke dunia ini adalah karena kemah-kemah kediaman yang didirikan oleh Yehuda. Terhitung ada 10 generasi (10 kemah) yang berasal dan dibangun dari rumah rohani Yehuda. Kakek buyutnya Abraham merumahi 3 generasi, tetapi Yehuda dengan kuasa nubuatan dari Yakub, telah merumahi 10 generasi di bawahnya.

1 Tawarikh 5:2 (TB)  Memang Yehudalah yang melebihi saudara-saudaranya, bahkan salah seorang dari antaranya menjadi raja, tetapi hak sulung itu ada pada Yusuf.

APAKAH ALLAH TERUS BERHENTI PADA YEHUDA?  TIDAK. Sebab pada kemah-kemah Yehuda belum terbangun TAHTA KERAJAAN NYA. PADA RUMAH ROHANI YEHUDA BARU ADA TONGKAT KERAJAAN DAN LAMBANG PEMERINTAHAN. Walau pun ini adalah tahapan yang amat krusial sebagai persiapan kelahiran Sang Raja yang menjadi fondasi yang sangat kuat.

Yehuda juga telah menyiapkan BASIS KOTA bagi kelahiran SANG PENEBUS DOSA DUNIA. Yesus dilahirkan di Betlehem-Yehuda di Efrata. Kita tidak bisa memastikan di koordinat mana Yesus dilahirkan di kandang domba itu? Tapi kita dapat mengetahui, bahwa pada jaman dahulu kala itu, pernah seorang pria yang baik hati dan seorang perempuan yang hatinya terpaut pada Allah Israel; dan mereka Boas dan Rut bertemu di tempat pengirikan jelai. Mereka membicarakan seorang penebus. Ada penebus yang lain.

Rut 3:12 (TB)  Maka sekarang, memang aku seorang kaum yang wajib menebus, tetapi walaupun demikian masih ada lagi seorang penebus, yang lebih dekat dari padaku.

Sang Penebus itu akhirnya dilahirkan di kandang domba oleh seorang perempuan. Mereka ada di situ,belum hidup sebagai suami-istri (Yusuf telah mengambil Maria menjadi istrinya, namun belum bersetubuh dengan nya sampai Yesus dilahirkan.) di suatu tempat kecil di Efrata. Mereka membicarakan seorang penebus yang segera lahir.

Itulah kemah-kemah Yehuda. Yang terpenting kita pelajari dari rumah Yakub adalah:
1. pada generasi-generasi  selanjutnya, melalui Yehuda telah terbangun rumah-rumah rohani yang meneruskan benih firman Nya, benih kerajaan, yang akhirnya melahirkan raja Daud.


2. Kuasa firman Nya jauh lebih tinggi dari kuasa doa dan puasa. Sebab pada mulanya adalah Firman. Gereja harus memegang sungguh-sungguh firman. Tanpa firman doa itu seperti orang meninju angin.


Be in His love, grace and mercy.

Postingan populer dari blog ini

Upper Room 2 - DR. Jonathan David

Menjalani kehidupan Roh Living the life of the Spirit Pendahuluan Kita tidak boleh pasif dan membiarkan hari-hari berlalu tanpa arti. di masa pandemi yang sudah 1,5tahun lewat harusnya terus menantikan Tuhan dan mengharapkan terjadi sesuatu yang luarbiasa. Kita harus tau apa yang Tuhan sedang kerjakan menurut agenda-Nya di waktu-waktu ini. Tidak cukup hanya mengenal Tuhan, tanpa mengetahui apa yang sedang dikerjakan-Nya. Dan Ia telah sampaikan kepada nabi dan rasul-Nya apa yang sedang dan segera terjadi di bukan Apri-September 2021 ini. Kita harus menjadi bagian dari apa yang Tuhan kerjakan. Jika kita tidak menantikan Tuhan dan membiarkan diri kita dibawa oleh pemikiran sendiri, yang dipengaruhi oleh opini orang atau dari media, maka apa yang ada pada kita dan kita terima selama ini, otomatis akan hilang dan diambil. Jangan biarkan selama zoom untuk ibadah / komsel itu tanpa kita alami benih yang mengandung kuasa dari firman lewat dan diambil oleh setan di pinggir jalan.   Tu...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

Misteri Penciptaan, Kejatuhan, dan Pengadilan Akhir Diungkapkan

Pengantar Seluruh teka-teki penciptaan, kejatuhan, dan pengadilan akhir diungkapkan lewat kisah Ayub. Tuhan berhasil memancing iblis lewat gagasannya sendiri untuk mencobai Ayub. Dari situ terungkap motifnya, bagaimana ia berusaha menawan dan mengunci sistem peradilan sorga untuk pemberontakannya. Anda sedang melihat cetak biru alam semesta dari sudut pandang ruang kendali utama (The Master Plan) atau Rencana Agung Tuhan.  Monumen Iman Tokoh iman yang luarbiasa kesalehannya adalah Ayub. Ia nyaris memiliki iman yang sempura. Kesalehannya justru terbukti ketika berada di titik nol. Walaupun teman-temannya bukan memberi nasehat yang positif; melainkan menuduhnya menyembunyikan dosa besar, sehingga mengalami banyak malapetaka, Ayub tidak teralihkan.  Meskipun isterinya juga mengecamnya dengan kasar, tapi Ayub tetap teguh imannya. Seakan Ayub sudah sempurna. Dalam peristiwa tragis ini tidak ada ucapan Ayub yang salah. Ayub memang berdiri sebagai monumen iman yang luar biasa di dal...

PANGGILAN KEPADA KEIMAMATAN MELKISEDEK

Ibrani 7:1-3  Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia. Kepadanya pun Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya. Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera.

Efesus 3:16-20 - DOA PAULUS

MEMPERBESAR KAPASITAS ROH Efesus 3:16-20 3:16  Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan   kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, 3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. 3:18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 3:19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, Doa yang disampaikan  dalam Efesus 3: 16-20 pada dasarnya ada lima hal yang  rasul Paulus doakan agar mereka dan kita memiliki: ...

Sinergi Iman dan Kasih Karunia

Efesus 2:8 (TB)  Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,  Peristiwa wanita yang sakit pendarahan sangat tepat untuk menjelaskan Sinergi: Diselamatkan "Oleh" Kasih Karunia "Melalui" Iman Dalam kasus wanita yang sakit pendarahan, iman dianalogikan sebagai akun bank. Percaya dalam jiwa wanita adalah ceknya. Jumlahnya adalah "asal kujamah ujung jubah Yesus, maka aku sembuh." Kasih karunia adalah hasil yang keluar dari Yesus, ditarik dari akun bank itu (iman pada Yesus). Namun jumlah yang ditarik ternyata bukan seperti yang tertulis pada cek wanita itu, tapi jauh berlebih. Wanita itu bukan saja menerima kesembuhan, tapi Yesus juga berkata:  " Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!" M arkus 5:34 (TB)  Analogi akun bank dan cek  menggambarkan sisi "legal-spiritual" dari mukjizat tersebut. Ini memperlihatkan bagaimana...

Upper Room 34 - DR. Jonathan David

  25-01-2022   Anugerah Untuk Memerintah (GRACE TO GOVERN) Pendahuluan – oleh Ps. Cyrus Mat 13:23 Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat." Problemnya bukan pada kebutuhan tapi pada tanahnya. Jika tanahnya baik, benih akan tumbuh, sebab ada aliran air, karena ada benih yang cerdas yang telah diprogram (dengan pengertian dan hikmat). Kuasa dan kekuatan serta kasih karunia tersembunyi di dalam FT (logos) itu.   Tanah hanya memerlukan kondisi, tidak memerlukan edukasi oleh karena digerakkan oleh sesuatu (Firman dan Roh Kudus) dari dalam yang dipanggil terang Tuhan dan pribadi Tuhan sendiri (Yoh 1:1).   Mengapa tidak kita menerima firman-Nya dan perkataan-Nya dari pribadi Tuhan (YHWH) sendiri. Banyak orang yang suka mendengarkan khotbah yang baik, tapi Kerajaan Allah dan pemerintahan-Nya tidak tertam...

Kasih Karunia Untuk Mengejar Takdir (Bagian 2 - UR #218)

THE UPPER ROOM 218 – 27 Januari 2026 Kasih Karunia Untuk Mengejar Takdir Tanpa Gangguan (Bagian 2) 1. Panggilan untuk Membangun Mezbah dan Menyelami Roh ​ Membangun Mezbah : Setiap orang percaya dipanggil untuk membangun mezbah dan mempersembahkan korban agar Allah turun dengan api-Nya. ​ Sungai yang Dalam : Tuhan sedang mengukur "seribu hasta lagi" agar kita dapat menjelajahi sungai Allah yang semakin dalam, sehingga tidak ada lagi pergumulan di dalam hati. ​ Pola Pikir Kerajaan : Tuhan ingin kita memiliki pola pikir, gaya hidup, dan perilaku yang sesuai dengan pola Kerajaan Allah. ​2. Belajar dari Tokoh Alkitab: Ketaatan dan Identitas ​ Daniel : Ia bangkit di tengah budaya asing karena mengenal Tuhan, mengetahui panggilannya, dan memahami apa yang perlu dilakukan. ​ Ester : Tuhan memiliki kasih karunia yang berbeda untuk orang yang berbeda; Ester dipakai melalui cara yang bagi sebagian orang dianggap "tidak rohani". ​ Elia : ​Kekua...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...