Langsung ke konten utama

Kemah-kemah Yehuda

THE HOUSE OF JUDAH

Nubuatan yang menjadi spirit dan terus hidup dari generasi ke generasi

 
Ada pola yang Tuhan hendak tunjukkan kepada Israel dan kepada kita. Dalam pertempuran melawan musuh-musuh Israel, selalu saja suku Yehuda diminta Allah untuk maju terlebih dulu.

Hakim-hakim 1:1-2 (TB)  Sesudah Yosua mati, orang Israel bertanya kepada TUHAN: "Siapakah dari pada kami yang harus lebih dahulu maju menghadapi orang Kanaan untuk berperang melawan mereka?" Firman TUHAN: "Suku Yehudalah yang harus maju; sesungguhnya telah Kuserahkan negeri itu ke dalam tangannya."


Hakim-hakim 20:18 (TB)  Lalu orang Israel berangkat dan maju ke Betel. Di sana mereka bertanya kepada Allah: "Siapakah dari kami yang lebih dahulu maju berperang melawan bani Benyamin?" Jawab TUHAN: "Suku Yehudalah lebih dahulu."

Peperangan di Hakim-hakim 1 adalah peperangan melawan musuh-musuh Israel, yaitu musuh di luar.

Namun peperangan di Hakim-hakim 20 adalah peperangan melawan bani Benyamin yang tinggal di Gibea. Bani Benyamin di Gibea telah berlaku busuk kepada sesama saudaranya, yaitu kepada seorang suku Lewi. Mereka telah memperkosa gundik orang itu sampai mati. Apa yang bani Benyamin lakukan persis sama dengan kelakuan orang-orang Sodom, dalam perkataan dan perbuatannya. Jadi suku Yehuda lah yang diminta Allah untuk maju lebih dulu melawan bani Benyamin, saudaranya. Ini adalah peperangan melawan musuh di dalam.

Allah lebih mempercayakan Yehuda daripada saudara-saudaranya yang lain dalam menghadapi musuh yang ada di luar, mau pun musuh yang ada di dalam.

Mengapa?  Allah mengenal spirit yang ada pada Yehuda.

Tentang Yehuda, Yakub telah menubuatkannya:

Kejadian 49:9-10 (TB)  Yehuda adalah seperti anak singa: setelah menerkam, engkau naik ke suatu tempat yang tinggi, hai anakku; ia meniarap dan berbaring seperti singa jantan atau seperti singa betina; siapakah yang berani membangunkannya?
Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda ataupun lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia datang yang berhak atasnya, maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa.


Spirit yang dimiliki oleh Yehuda adalah spirit yang menaklukkan bangsa-bangsa.

Jika kita perhatikan dengan teliti dan seksama Hakim-hakim 1 dari ayat 1 sampai 3, anda akan menemukan hal yang sangat dahsyat dan luar biasa!


Baca lagi 1 dan 2 di atas dan saya lanjutkan ayat ke-3-nya:

Hakim-hakim 1:3 (TB)  Lalu berkatalah Yehuda kepada Simeon, saudaranya itu: "Majulah bersama-sama dengan aku ke bagian yang telah diundikan kepadaku dan baiklah kita berperang melawan orang Kanaan, maka aku pun akan maju bersama-sama dengan engkau ke bagian yang telah diundikan kepadamu." Lalu Simeon maju bersama-sama dengan dia.

Apakah Anda sudah mendapatkan hal-hal yang dahsyat itu?
1. Yehuda dan Simeon di sini disebutkan sebagai pribadi, bukan sebagai suku-suku. Mungkin si penulis kitab Hakim-hakim juga dipengaruhi oleh spirit mereka, sehingga diturunkan atau dituliskan sebagai personifikasi mereka. Barulah pada ayat 4 disebutkan sebagai suku.

2. Apakah waktu membaca tadi terutama ayat 3, apakah Anda menyadari bahwa Yehuda dan Simeon, saudara yang selalu bersama-sama itu, sudah lama mati di tanah Mesir? Jauh di kitab Keluaran.  Keluaran 1:6 (TB)  Kemudian matilah Yusuf, serta semua saudara-saudaranya dan semua orang yang seangkatan dengan dia.

Namun di sini di Hakim 1:3 terasa sekali bahwa seolah-olah Yehuda dan Simeon masih hidup dan mereka sedang bercakap-cakap di depan kita sekarang! Itu adalah spirit mereka yang sedang berbicara! Padahal  mereka semua sudah lama mati.

Betapa dahsyatnya kuasa sebuah nubuatan seperti yang dikeluarkan dari mulut Yakub!

Dan Yehuda bersama Simeon maju berperang dan mengalahkan musuh-musuh Israel di berbagai wilayah.

Hakim-hakim 1:4 (TB)  Maka majulah suku Yehuda, lalu TUHAN menyerahkan orang Kanaan dan orang Feris ke dalam tangan mereka, dan mereka memukul kalah orang-orang itu dekat Bezek, sepuluh ribu orang banyaknya.

Zakharia 12:7 (TB)  TUHAN akan pertama-tama memberi kemenangan kepada kemah-kemah Yehuda,

Kita sedang membicarakan soal nubuatan yang menjadi spirit dan terus hidup dari generasi ke generasi. Nubuatan itu tidak melayang-layang di udara, tapi ada yang menangkapnya dan mengambil firman nubuatan itu, serta menghidupi dan / atau mengenakannya. 

Siapa yang terus menghidupinya? Yang menghidupinya adalah mereka yang ada di dalam kemah-kemah atau rumah-rumah rohani. Di dalam kemah-kemah itulah spirit-spirit dan benih firmanNya bertumbuh sesuai dengan maksud dan tujuanNya Allah. Spirit-spirit itu adalah bagian dari spirit yang sama yang ada di dalam kita  yaitu Roh Kudus sendiri. Dia yang ada di dalam kita jauh lebih besar, melebihi apa pun.


Yesaya 9:6 (TB)  (9-5) Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.

Yesaya meneruskan nubuatan Yakub di Kejadian 49:9-10 yang semakin nampak dari siapa yang datang dan berhak atas tongkat kerajaan dan lambang pemerintahan yang kekal itu. Dia adalah orang yang berhak mengenakan mantel atau jubah spiritual itu. 


Kita tau Yesus adalah orang yang berhak mengenakan jubah dari Yehuda, yang dinubuatkan Yakub sebagai anak singa. Anak singa itu telah bertumbuh dewasa. Maka Yesus disebut sebagai  singa Yehuda, karena telah mengenakan jubah atau mantel Yehuda. Dan jubah yang dikenakan Yesus itu tidak akan beralih lagi kepada orang lain, karena Ia adalah orang yang berhak.

Yesus juga mengambil-alih tongkat kerajaan dan lambang pemerintahan dari Yehuda. Tapi Daudlah yang menyiapkan tahta bagi KerajaanNya.


GEREJA YANG SEDANG ALLAH BANGUN

******
Jadi sadarkah siapa gereja yang sebenarnya yang Allah sedang bangun dalam hidup kita?
******

Kita belum membicarakan perihal nubuatan dulu secara lebih mendalam, tetapi kita akan membahas lebih lanjut bagaimana cara Allah bekerja?

Bagaimana Tongkat Estafet Itu Dialihkan Dari Satu Generasi Kepada Generasi Berikutnya?

Yehuda telah berperan besar sebelum tahta Daud ditegakkan. Yehuda mempunyai anak yang bernama Peres dan Zerah (Kejadian 38:29-30).

Kejadian 46:12 (TB)  Anak-anak Yehuda ialah Er, Onan, Syela, Peres dan Zerah; tetapi Er dan Onan mati di tanah Kanaan; dan anak-anak Peres ialah Hezron dan Hamul.

Lukas mencatat bahwa Yehuda, Peres dan Hezron ada di dalam garis keturunan Yesus.

Lukas 3:33 (TB)  anak Aminadab, anak Admin, anak Arni, anak Hezron, anak Peres, anak Yehuda,

Kita beralih kepada kitab Rut.

Rut 4:11-15, 17 (TB)  Dan seluruh orang banyak yang hadir di pintu gerbang, dan para tua-tua berkata: "Kamilah menjadi saksi. TUHAN kiranya membuat perempuan yang akan masuk ke rumahmu itu sama seperti Rahel dan Lea, yang keduanya telah membangunkan umat Israel.  Biarlah engkau menjadi makmur di Efrata dan biarlah namamu termasyhur di Betlehem, keturunanmu kiranya menjadi seperti keturunan Peres yang dilahirkan Tamar bagi Yehuda oleh karena anak-anak yang akan diberikan TUHAN kepadamu dari perempuan muda ini!" 


Naomi telah kembali ke kota asalnya di Betlehem bersama Rut orang Moab itu. Orang-orang yang berdiam di kota adalah para keturunan Yehuda. Mereka berdiam di pinggiran kota Betlehem yang bernama Efrata. Semuanya berasal dari keturunan Yehuda. Kita mengetahui bahwa suku-suku Israel dibagi menurut kota-kota dan wilayahnya masing-masing, sehingga Betlehem aslinya disebut sebagai Betlehem-Yehuda (Rut 1:2).


Ayat di atas, para tua-tua bernubuat mengenai Rut. Mereka sadar betul apa artinya keturunan secara spiritual, oleh karena itu mereka tidak memandang secara rasial kepada Rut, orang Moab, melainkan menubuatkannya menjadi seperti Tamar dan keturunannya menjadi seperti Peres.  Selanjutnya mereka menubuatkan tentang Boas. Ini adalah acara wisuda atau pentahbisan Boas-Rut. Seluruh penduduk Betlehem-Yehuda merestui Boas yang telah menjadi Penebus bagi Rut dari Elimelekh, suami Naomi yang sudah meninggal di tanah Moab itu.


Rut 4:13. Lalu Boas mengambil Rut dan perempuan itu menjadi isterinya dan dihampirinyalah dia. Maka atas karunia TUHAN perempuan itu mengandung, lalu melahirkan seorang anak laki-laki.

Ayat 14-17 Sebab itu perempuan-perempuan berkata kepada Naomi: "Terpujilah TUHAN, yang telah rela menolong engkau pada hari ini dengan seorang penebus. Termasyhurlah kiranya nama anak itu di Israel. Dan dialah yang akan menyegarkan jiwamu dan memelihara engkau pada waktu rambutmu telah putih; sebab menantumu yang mengasihi engkau telah melahirkannya, perempuan yang lebih berharga bagimu dari tujuh anak laki-laki."

Dan tetangga-tetangga perempuan memberi nama kepada anak itu, katanya: "Pada Naomi telah lahir seorang anak laki-laki"; lalu mereka menyebutkan namanya Obed. Dialah ayah Isai, ayah Daud.

Kita akan melihat bagaimana keturunan Yehuda selanjutnya.

Rut 4:18-22 (TB)  Inilah keturunan Peres: Peres memperanakkan Hezron,
Hezron memperanakkan Ram, Ram memperanakkan Aminadab,
Aminadab memperanakkan Nahason, Nahason memperanakkan Salmon,
Salmon memperanakkan Boas, Boas memperanakkan Obed,
Obed memperanakkan Isai dan Isai memperanakkan Daud.


KEISTIMEWAAN YEHUDA

Matius 1:3-6 (TB)  Yehuda memperanakkan Peres dan Zerah dari Tamar, Peres memperanakkan Hezron, Hezron memperanakkan Ram, Ram memperanakkan Aminadab, Aminadab memperanakkan Nahason, Nahason memperanakkan Salmon,
Salmon memperanakkan Boas dari Rahab, Boas memperanakkan Obed dari Rut, Obed memperanakkan Isai, Isai memperanakkan raja Daud. Daud memperanakkan Salomo dari isteri Uria,


Matius menjabarkan fakta dari silsilah Yesus Kristus. Ini berkesesuaian dengan apa yang disebutkan dalam kitab Rut.

Kita melihat fakta yang sangat luar biasa bahwa Yesus dilahirkan ke dunia ini adalah karena kemah-kemah kediaman yang didirikan oleh Yehuda. Terhitung ada 10 generasi (10 kemah) yang berasal dan dibangun dari rumah rohani Yehuda. Kakek buyutnya Abraham merumahi 3 generasi, tetapi Yehuda dengan kuasa nubuatan dari Yakub, telah merumahi 10 generasi di bawahnya.

1 Tawarikh 5:2 (TB)  Memang Yehudalah yang melebihi saudara-saudaranya, bahkan salah seorang dari antaranya menjadi raja, tetapi hak sulung itu ada pada Yusuf.

APAKAH ALLAH TERUS BERHENTI PADA YEHUDA?  TIDAK. Sebab pada kemah-kemah Yehuda belum terbangun TAHTA KERAJAAN NYA. PADA RUMAH ROHANI YEHUDA BARU ADA TONGKAT KERAJAAN DAN LAMBANG PEMERINTAHAN. Walau pun ini adalah tahapan yang amat krusial sebagai persiapan kelahiran Sang Raja yang menjadi fondasi yang sangat kuat.

Yehuda juga telah menyiapkan BASIS KOTA bagi kelahiran SANG PENEBUS DOSA DUNIA. Yesus dilahirkan di Betlehem-Yehuda di Efrata. Kita tidak bisa memastikan di koordinat mana Yesus dilahirkan di kandang domba itu? Tapi kita dapat mengetahui, bahwa pada jaman dahulu kala itu, pernah seorang pria yang baik hati dan seorang perempuan yang hatinya terpaut pada Allah Israel; dan mereka Boas dan Rut bertemu di tempat pengirikan jelai. Mereka membicarakan seorang penebus. Ada penebus yang lain.

Rut 3:12 (TB)  Maka sekarang, memang aku seorang kaum yang wajib menebus, tetapi walaupun demikian masih ada lagi seorang penebus, yang lebih dekat dari padaku.

Sang Penebus itu akhirnya dilahirkan di kandang domba oleh seorang perempuan. Mereka ada di situ,belum hidup sebagai suami-istri (Yusuf telah mengambil Maria menjadi istrinya, namun belum bersetubuh dengan nya sampai Yesus dilahirkan.) di suatu tempat kecil di Efrata. Mereka membicarakan seorang penebus yang segera lahir.

Itulah kemah-kemah Yehuda. Yang terpenting kita pelajari dari rumah Yakub adalah:
1. pada generasi-generasi  selanjutnya, melalui Yehuda telah terbangun rumah-rumah rohani yang meneruskan benih firman Nya, benih kerajaan, yang akhirnya melahirkan raja Daud.


2. Kuasa firman Nya jauh lebih tinggi dari kuasa doa dan puasa. Sebab pada mulanya adalah Firman. Gereja harus memegang sungguh-sungguh firman. Tanpa firman doa itu seperti orang meninju angin.


Be in His love, grace and mercy.

Postingan populer dari blog ini

Mengikatkan Diri Pada Tuhan Dalam Ikatan Roh

  SATE 24 November 2020 –  Bacalah terlebih dahulu: Roma 1:28, 8:14-17, 6:16-19 Ketika seseorang lahir baru, rohnya menjadi baru karena rohnya bersatu dengan Roh Kudus. Tetapi untuk pikiran (akal budi) harus diperbaharui dari hari ke hari, artinya waktu lahir baru roh kita dibangkitkan sedangkan pikiran kita belum alami pemulihan. Oleh karena itu harus alami pembaharuan dari hari ke hari melalui firman. Sebelum seseorang alami lahir baru, maka rohnya ditawan oleh jiwanya. Sehingga yang dilakukan oleh tubuh adalah segala sesuatu yang sifatnya kedagingan. Kondisi lahir baru tidak serta merta membuat seseorang lantas berubah secara drastis, ada proses yang harus dilalui supaya jiwa dan tubuh pun alami keselamatan dari Allah.   *#1. Mengapa pikiran kita harus alami pembaharuan dari hari ke hari berdasarkan Roma 1:28?*   Unsur JIWA bukanlah langsung berasal dari Allah. Yang langsung dari Allah adalah roh kita. Jiwa yang terdiri dari pikiran, perasaan dan kehendak itu timb...

The Seed of God and the Character of Abraham (MKS #53)

Khotbah ini membahas proses rohani di mana Allah menabur benih ilahi ke dalam kehidupan manusia untuk mewujudkan kerajaan-Nya di bumi. Melalui teladan Abraham , dijelaskan bahwa hubungan intim dengan Tuhan dimulai dari panggilan pribadi dan ikatan janji (covenant) yang teguh . Ketaatan mutlak Abraham dalam menjaga ketetapan Allah menjadi dasar bagi Tuhan untuk mempercayakan otoritas-Nya kepada generasi berikutnya. Di sini ditekankan bahwa setiap orang percaya dipanggil untuk memiliki kepribadian yang selaras dengan karakter Allah melalui bimbingan Roh Kudus. Akhirnya, sumber ini menantang umat untuk hidup dalam kesetiaan dan kasih yang radikal agar janji Tuhan dapat tergenapi secara turun-temurun. Ibadah JMD Bandung 6 September 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 53 Catatan Khotbah: Manusia Kerajaan Sorga (Bagian 53) Pelayanan: GPK JMD Bandung, Ps. Djonny Tambunan Tanggal: 6 September 2026 1. Landasan Rencana Agung Allah & Benih Sejati Keturunan Raja-Raja: Allah menetapk...

Membangun Sion Membentuk Ulang Kota - oleh Dr. Jonathan David

Ringkasan Khotbah: "Membangun Sion Membentuk Ulang Kota"  16082022  the Upper Room Kembalilah, hai anak-anak yang murtad, demikianlah firman TUHAN, karena Aku telah menjadi tuan atas kamu! Aku akan mengambil kamu, seorang dari setiap kota dan dua orang dari setiap keluarga, dan akan membawa kamu ke Sion.  Yeremia 3:14   Khotbah ini membahas visi tentang pembangunan kembali Sion sebagai inti dari pemulihan kota dan kehidupan umat Tuhan. Dr. Jonathan David menguraikan bagaimana Tuhan sedang bergerak secara aktif untuk membangun Sion, yang bukan hanya sekadar tempat, melainkan juga sebuah dimensi rohani di mana kehadiran, kuasa, dan otoritas Allah termanifestasi. Khotbah dimulai dengan penekanan pada pentingnya mendengar suara Tuhan dan mengasihi kebenaran-Nya. Dr. Jonathan David menyatakan bahwa tanpa kedua hal ini, akan ada kekacauan. Ia juga menekankan tentang karunia-karunia Roh Kudus yang diperlukan, seperti pewahyuan, pengertian, dan hikmat  untuk dapat menge...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

The Seed of Succession and the Power of Destiny (UR #240)

Ini merupakan materi pengajaran dari Dr. Jonathan David mengenai prinsip suksesi kepemimpinan spiritual yang berfokus pada konsep benih ilahi dalam diri manusia. Penulis menekankan bahwa masa depan dan kekuatan seseorang ditentukan oleh Kristus sebagai benih yang dibawa, yang memberikan ketangguhan untuk mengatasi segala trauma masa lalu maupun serangan musuh. Beliau menguraikan kriteria kehidupan yang layak direproduksi, yakni pribadi yang berpusat pada salib , memiliki karakter yang baik , serta dipenuhi oleh Roh Kudus . Selain itu, terdapat peringatan tegas untuk menghentikan pelatihan bagi individu yang menunjukkan sikap keras hati, tidak taat, dan suka mengkritik . Secara keseluruhan, dokumen ini berfungsi sebagai panduan praktis untuk membangun generasi pemimpin baru yang memiliki integritas moral dan ketundukan penuh pada firman Tuhan . 14 07 2026 DR JONATHAN DAVID, SUKSESI KEPEMIMPINAN (BAGIAN 3) Catatan Khotbah: Suksesi Kepemimpinan (Bagian 3) Sesi: The Upper Room 240 (1...

ROMA 15:1-7

MENANGGUNG KELEMAHAN ORANG YANG TIDAK KUAT 15:1 Kita, yang kuat, wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri. 15:2 Setiap orang di antara kita harus mencari kesenangan sesama kita demi kebaikannya untuk membangunnya. 15:3 Karena Kristus juga tidak mencari kesenangan-Nya sendiri, tetapi seperti ada tertulis: "Kata-kata cercaan mereka, yang mencerca Engkau, telah mengenai aku." 15:4 Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci. 15:5 Semoga Allah, yang adalah sumber ketekunan dan penghiburan, mengaruniakan kerukunan kepada kamu, sesuai dengan kehendak Kristus Yesus, 15:6 sehingga dengan satu hati dan satu suara kamu memuliakan Allah dan Bapa Tuhan kita, Yesus Kristus. 15:7 Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemulia...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Conquering the Mountains of Governance and Political (UR #237)

Khotbah  Dr. Tunde Bakare dalam acara ISC 2025 membahas peran strategis orang percaya di gunung politik dan pemerintahan . Beliau menekankan pentingnya memiliki pola atau cetak biru ilahi serta karakter yang murni sebelum terlibat dalam kepemimpinan publik agar tidak tercemar oleh sistem dunia. Melalui berbagai rujukan Alkitab, ia menjelaskan bahwa Tuhan akan membangkitkan pemimpin-pemimpin profetik untuk menggantikan sistem yang korup dan menindas rakyat. Bakare juga membagikan pengalaman pribadinya di Nigeria tentang bagaimana kekuatan doa dan nubuat mampu mempengaruhi arah politik nasional serta menentang rezim yang tidak adil. Inti dari pesan ini adalah panggilan bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan yang berani merebut kembali pengaruh di berbagai bidang budaya demi kesejahteraan bangsa. Narasi ini ditutup dengan penegasan bahwa kepemimpinan yang takut akan Tuhan adalah kunci utama yang membedakan kemajuan suatu negara dari keterpurukannya. Berikut adalah c...