Langsung ke konten utama

COVID19: TUHAN SEDANG MENGADAKAN PEMBALASAN


Ketahuilah, hai bangsa-bangsa, dan terkejutlah, perhatikanlah, ya segala pelosok bumi, berikatpingganglah dan terkejutlah; berikatpingganglah dan terkejutlah! (Yes 8:5)

Keterkejutan itu sudah sampai ke seluruh bumi.
Dan segeraorang harus mengencangkan ikat pinggangnya karena penurunan ekonomi.

BACA Yesaya 65 dengan ayat pokok 4,6

ALLAH SEDANG MELAKUKAN PEMBALASAN KEPADA PARA PELAKU KEJAHATAN

Ay 6. Sesungguhnya, telah ADA TERTULIS di hadapan-KU:  Aku tidak akan tinggal diam, malah Aku akan mengadakan pembalasan, ya, pembalasan terhadap diri mereka,

KEPADA SIAPA TUHAN MENGADAKAN PEMBALASAN?

Ay4. Yang duduk di kuburan-kuburan dan bermalam dalam gua-gua; yang memakan daging babi dan kuah daging najis ada dalam kuali mereka;
Yang duduk di kuburan-kuburan
Bermalam dalam gua-gua
Yang memakan daging babi
Kuah daging najis
Kuali

Yang Duduk Di Kuburan-Kuburan
Mereka menyembah kepada dewa keberuntungan, meminta petunjuk kepada arwah dan bertanya kepada roh-roh peramal (Imamat 19:31). Mereka menggantungkan hidupnya kepada keberuntungan, terus mencari uang dan tidak menghiraukan kepada DIA yang berkuasa dan mengatur segalanya.

Bermalam Dalam Gua-Gua
Mereka yang membicarakan rancangan-rancangan jahat di tempat-tempat gelap dan kutukan-kutukan yang dibungkus kebencian terhadap umat Allah yang hidup.

Mereka yang menyukai kegelapan; mencari tuhan yang ada di dalam gua-gua. Padahal  mereka telah mendapat panggilan Injil, memberikan petunjuk kepada yang tidak menanyakan tentang-Nya dan Allah telah berkenan ditemukan oleh mereka yang tidak mencari-Nya (Yes 65:1,2).

Mereka yang berusaha mencelakai biji mata-Nya dalam rancangan-rancangan mereka, yang jalan-jalannya menuju kepada kebinasaan dan berusaha membungkam mulut keledai (Bilangan 22:28).

Yang Memakan Daging Babi

Yang memakan daging babi dan binatang-binatang yang jijik serta tikus, mereka semuanya akan lenyap sekaligus, demikianlan firman Tuhan (Yes 66:17).



Kuah Daging Najis
Ini adalah ucapan-ucapan  agama kafir, ungkapan-ungkapan kebencian mereka terhadap umat Allah yang hidup dan terhadap Anak-Nya dalam setiap ibadah mereka kepada dewa-dewa dan tuhan-tuhan mereka.


Kuali
Kuali biasanya berisi kutuk yang mereka buat sendiri dan Allah akan menuangkan kepada mereka.

Semua ujaran kebencian yang sudah tersebar dan semua perbuatan mereka yang dahulu,  ada dalam kuali, Tuhan Allah akan menyatukannya dan mencurahkan pembalasan kepada mereka.

TUHAN MENDATANGKAN KETAKUTAN

Orang yang menyembelih lembu jantan, namun membunuh manusia juga….. karena itu: sama seperti mereka lebih menyukai jalan mereka sendiri, dan jiwanya menghendaki dewa kejijikan mereka; demikianlah Aku lebih menyukai memperlakukan mereka dengan sewenang-wenang dan mendatangkan kepada mereka apa yang ditakutkan mereka; oleh karena apabila Aku berbicara, mereka tidak mendengarkan, tetapi mereka melakukan yang jahat di mata-Ku dan lebih menyukai apa yang tidak Kukehendaki. (Yesaya 66:3-4).

Ketakutan ialah kepada mereka yang telah menerima uluran tangan Tuhan, namun menolak sebab ia lebih suka mengikuti kecenderungan hatinya dan rancangannya sendiri. (Yes 65:2).



TUHAN MENGADAKAN PEMBEDAAN

UNTUK MEMBANGKITAN KECEMBURUAN MEREKA YANG TIDAK PERCAYA KEPADA-NYA  DAN KEPADA MEREKA YANG TELAH MENINGGALKAN-NYA (Yes 65:8)


Ay.9. Aku akan membangkitkan keturunan dari Yakub, dan orang yang mewarisi gunung-gunung-Ku dari Yehuda; orang-orang pilihan-Ku akan mewarisinya, dan hamba-hamba-Ku akan mewarisinya, dan hamba-hamba-Ku akan tinggal di situ.


Tuhan membuat pembedaan kepada umat kepunyaan-Nya yang selalu mencari-Nya dengan mereka yang telah meninggalkan Tuhan dengan melupakan ibadahnya di gunung-Ku yang Kudus di Sion.


Mereka yang tidak sungguh-sungguh percaya, yang tidak merespon panggilan-Nya; akan diserahkan kepada pedang.
Mereka yang telah meninggalkan Tuhan, membuat diri mereka sendiri sebagai penyembah berhala,  menyembah kepada dewa Gad dan dewa Meni – hanya mencari peruntungan dan uang dengan kekuatan mereka. Mereka akan diserahkan kepada pedang!

Ay 11-12.  Aku akan menentukan kamu bagi pedang, dan kamu sekalian akan menekuk lutut untuk dibantai! Oleh karena ketika Aku memanggil, kamu tidak menjawab, ketika Aku berbicara kamu tidak mendengar, tetapi kamu melakukan apa yang jahat di mata-Ku dan lebih menyukai apa yang tidak berkenan kepada-Ku.


Tuhan  menyerahkan mereka kepada pedang - yaitu orang-orang yang selamat dari bencana ke tangan orang-orang akan ditentukan takdirnya oleh orang-orang pilihan Tuhan.  Apabila mereka berkata: mereka harus dipangkas, Allah akan memangkas mereka dari tandan buah anggur; tetapi apabila hamba-hamba Tuhan memintakan belas kasihan, mereka akan menerima uluran kasih setia dan kasih karunia-Nya  seperti  tongkat Kerajaan yang diulurkan dari Sion.


TUHAN tidak akan memusnahkan semua sekaliannya  oleh sebab IA percaya kepada hamba-hamba-Nya dan menyerahkan mereka yang tersisa kepada hamba-hamba-Nya. Ia akan bertindak menurut doa dan kesaksian hamba-hamba-Nya.

Ay8. Beginilah firman Tuhan: “Seperti kata orang jika pada tandan buah anggur masih terdapat airnya: Janglah musnahkan itu, sebab di dalamnya masih ada berkat! Demikianlah Aku akan bertindak oleh karena hamba-hamba-Ku, yakni Aku tidak akan memusnahkan sekaliannya.


DOA SYAFAAT BAGI MEREKA YANG TERSISA

ORANG-ORANG PILIHAN ALLAH DITUNJUK UNTUK MELEPASKAN BERKAT DAN KUTUK

Orang-orang pilihan akan tercatat  namanya di sorga – menjadi seperti Yusuf dan menjadi seperti Ayub - menjadi wakil Allah – sebagai hakim-hakim - untuk melepaskan berkat bagi seseorang atau orang itu tetap hidup dalam kutuk!

Ay.15-16
Kamu harus meninggalkan namamu kepada orang-orang pilihan-Ku untuk dipakai sebagai sumpah kutuk ini: TUHAN ALLAH kiranya membuat engkau seperti mereka!  Tetapi hamba-hamba-Ku akan disebut dengan nama lain, sehingga orang yang hendak mendapat berkat di negeri akan memohon berkat demi Allah yang setia, dan orang yang hendak bersumpah di negeri akan bersumpah demi Allah yang setia, sebab kesesakan-kesesakan yang dahulu sudah terlupa, dan sudah tersembunyi dari mata-Ku.

JAMINAN TUHAN KEPADA HAMBA-HAMBANYA
Ay.13-14
Sebab itu beginilah firman Tuhan Allah: “Sesungguhnya, hamba-hamba-Ku akan makan, tetapi kamu akan menderita kelaparan; sesungguhnya, hamba-hamba-Ku akan minum, tetapi kamu akan menderita kehausan; sesungguhnya, hamba-hamba-Ku akan bersukacita, tetapi kamu akan mendapat malu; sesungguhnya, hamba-hamba-Ku akan bersorak-sorai karena gembira hatinya, tetapi kamu akan mengerang karena sedih hati, dan kamu akan menangis karena patah semangat.”
Firman ini bisa berbicara mengenai makan, minum secara spiritual dan sebenarnya.  Yang tadinya beribadah dengan gembira di gereja-gereja tapi tidak mendengar Dia yang berkata-kata, sekarang tidak bisa lagi mendapatkan kegembiraan itu. Tetapi mereka yang sungguh-sungguh mencari-Nya, tetapi bersukacita, karena:  walau pun Tuhan memberi roti dan air serba sedikit, namun Pengajarmu tidak akan menyembunyikan diri lagi, tetapi matamu akan terus melihat Dia, dan telingamu akan mendengar perkataan ini dari belakangmu: “Inilah jalan, berjalanlah mengikutinya,” entah kamu menganan atau mengiri (Yesaya 30:20-21).

Firman ini juga berbicara mengenai jaminan keselamatan bagi hamba-hamba-Nya.


ALLAH  MENEGUHKAN KEMBALI  JANJI MENGENAI LANGIT  YANG BARU DAN BUMI YANG BARU (ay17-25).

Be In His Love, Grace and Mercy
19-Maret-2020

Postingan populer dari blog ini

Conquering the Mountains of Governance and Political (UR #237)

Khotbah  Dr. Tunde Bakare dalam acara ISC 2025 membahas peran strategis orang percaya di gunung politik dan pemerintahan . Beliau menekankan pentingnya memiliki pola atau cetak biru ilahi serta karakter yang murni sebelum terlibat dalam kepemimpinan publik agar tidak tercemar oleh sistem dunia. Melalui berbagai rujukan Alkitab, ia menjelaskan bahwa Tuhan akan membangkitkan pemimpin-pemimpin profetik untuk menggantikan sistem yang korup dan menindas rakyat. Bakare juga membagikan pengalaman pribadinya di Nigeria tentang bagaimana kekuatan doa dan nubuat mampu mempengaruhi arah politik nasional serta menentang rezim yang tidak adil. Inti dari pesan ini adalah panggilan bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan yang berani merebut kembali pengaruh di berbagai bidang budaya demi kesejahteraan bangsa. Narasi ini ditutup dengan penegasan bahwa kepemimpinan yang takut akan Tuhan adalah kunci utama yang membedakan kemajuan suatu negara dari keterpurukannya. Berikut adalah c...

Peran Roh Kudus (MKS #49)

  "Manusia Kerajaan Sorga 49", berfokus pada rencana ilahi Allah bagi umat manusia dan bagaimana individu dapat menyelaraskan hidup mereka dengan kehendak-Nya. Ditekankan bahwa orang percaya tidak boleh mengandalkan kekuatan mereka sendiri, tetapi pada kuasa Roh Kudus dan Firman Allah untuk memenuhi takdir mereka. Ibadah JMD Bandung 2 Agustus 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 49 Poin-Poin Utama : Memahami Bahasa Allah: Papa menekankan pentingnya memahami "bahasa" Allah, mencatat bahwa Alkitab tidak boleh dilihat sebagai ayat-ayat yang terisolasi, tetapi sebagai satu rencana besar yang terpadu. Memahami firman dan menyelaraskan hidup dengan kehendak Allah memerlukan tuntunan Roh Kudus, bukan sekadar kemampuan akal. Roh Kudus sangat penting untuk wahyu yang sejati. Kuasa Firman: Firman memiliki kuasa bawaan untuk menggenapi dirinya sendiri. Manusia cukup percaya dan memberi ruang bagi kasih karunia Allah, bukan memaksakan dengan usaha sendiri seperti pola hukum Taurat. Or...

Kapasitas dan Potensi Spiritual (MKS #48)

Ps. Djonny  membahas konsep Manusia Kerajaan Sorga melalui tinjauan teologis atas janji Tuhan kepada Abraham dalam Kejadian 17 . Beliau menjelaskan bahwa identitas sebagai raja menurut definisi ilahi bukan didasarkan pada kekuasaan duniawi seperti Nimrod, melainkan pada kapasitas spiritual untuk memerintah melalui kebenaran dan ketaatan. Terdapat penekanan pada enam langkah Allah dalam Kejadian 1 , mulai dari memberkati hingga memberikan otoritas untuk menaklukkan bumi, sebagai pola bagi manusia untuk mewujudkan kerajaan Allah di dunia. Peran Roh Kudus dianggap krusial dalam memperluas pengaruh hidup seseorang agar mencapai kaliber dunia demi kemuliaan Tuhan. Melalui teladan Yesus, jemaat diajak untuk menyadari potensi ilahi dan warisan rohani mereka sebagai keturunan Abraham yang dipanggil untuk menyatakan otoritas surga. Ibadah JMD Bandung 26 Juli 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 48 Berikut adalah catatan selengkapnya dari materi "Manusia Kerajaan Sorga 48: Raja-Raja dari Ket...

Ikat Janji Allah (God's Covenant) dengan Abraham dan Keturunannya

Saat Teduh 26 Jan 2025 Kej 26:1  Maka timbullah kelaparan di negeri itu.  —  Ini bukan kelaparan yang pertama, yang telah terjadi dalam zaman Abraham. Sebab itu Ishak pergi ke Gerar, kepada Abimelekh, raja orang Filistin. 2  Lalu TUHAN menampakkan diri kepadanya serta berfirman: "Janganlah pergi ke Mesir, diamlah di negeri yang akan Kukatakan kepadamu. 3  Tinggallah di negeri ini sebagai orang asing, maka Aku akan menyertai engkau dan memberkati engkau,  4  Aku akan membuat banyak keturunanmu seperti bintang di langit; Aku akan memberikan kepada keturunanmu seluruh negeri ini, dan oleh keturunanmu semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, 5  karena Abraham telah mendengarkan firman-Ku dan memelihara kewajibannya kepada-Ku, yaitu segala perintah, ketetapan dan hukum-Ku." Kej 26:12 Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN. 13  Dan orang itu menjadi kaya, bahkan k...

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

PANGGILAN KEPADA KEIMAMATAN MELKISEDEK

Ibrani 7:1-3  Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia. Kepadanya pun Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya. Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera.

The Unstoppable Generation and Strategies for Leadership Succession (UR #238)

Artikel ini bersumber dari materi pengajaran dari Dr. Jonathan David mengenai konsep suksesi kepemimpinan dan pembentukan generasi "Manusia yang Tak Terhentikan."  Beliau menekankan bahwa kekuatan sebuah pelayanan sangat bergantung pada ketangguhan spiritual pemimpinnya dalam menghadapi berbagai hambatan seperti pola pikir negatif dan pergaulan yang salah. Fokus utamanya adalah pentingnya membangun hubungan bapa-anak yang sejati untuk mewariskan takdir ilahi, bukan sekadar membagi tanggung jawab struktural. Melalui rujukan kitab Kisah Para Rasul 16 dan Pengkhotbah 2 , dijelaskan bahwa suksesi yang akurat harus direncanakan dengan hati-hati agar warisan rohani tetap berlanjut tanpa perubahan arah. Tujuan akhirnya adalah melahirkan gereja apostolik yang tak tergoyahkan dan murni dari pengaruh duniawi atau denominasi. Strategi ini menuntut penggunaan hikmat, pengetahuan, dan keterampilan ilahi untuk menerjemahkan kehendak Tuhan ke dalam realitas di bumi. 30 06 2026, ...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

"Berkat" (Barak/Berekah) Dan Bagaimana Kita Menerima Berkat Itu Dari Tuhan

Konsep Kunci: Barak/Berekah (Berkat) ) Asal Kata: Kata "berkat" dalam bahasa Ibrani adalah barak, yang artinya memberkati. Bentuk kata bendanya adalah berekah, yang berarti hasil dari tindakan memberkati. Makna Mendalam: Barak juga dikaitkan dengan kata "to kneel" atau "menekuk lutut". Ini menunjukkan bahwa berkat dari Tuhan adalah tindakan di mana Tuhan merendahkan diri-Nya untuk melayani dan melimpahkan kebaikan-Nya kepada kita. Contoh Nyata: Tindakan Yesus yang merendahkan diri menjadi hamba, mati bagi kita di kayu salib adalah wujud tertinggi dari barak (berkat) Allah. Ayat Kunci: Amsal 10:22:  "Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya." Mazmur 127:2:  "Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur." Pengkhotbah 2:26:  "Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia ...