Langsung ke konten utama

Rangkuman Tentang Roh Kudus - BAGIAN 2 & 3

Rangkuman Tentang Roh Kudus - BAGIAN 2

Catatan ini mengenai Pribadi Roh Kudus; pencurahan Roh Kudus; tentang perbedaan antara baptisan air dan baptisan roh,  dipenuhi Roh; kepenuhan Roh; dipimpin, dikendalikan dan dalam kuasa Roh.

Terlebih lagi adalah bagaimana pentingnya peranan Roh Kudus dalam hidup kita mengenai hidup oleh Roh.

BAGIAN 2

Lukas 4:13-15 (TB)  Sesudah Iblis mengakhiri semua pencobaan itu, ia mundur dari pada-Nya dan menunggu waktu yang baik.
Dalam kuasa Roh kembalilah Yesus ke Galilea. Dan tersiarlah kabar tentang Dia di seluruh daerah itu.
Sementara itu Ia mengajar di rumah-rumah ibadat di situ dan semua orang memuji Dia.

Sebelum melayani, Yesus telah diperlengkapi dengan Roh Kudus. Bukan hanya diperlengkapi, tapi kepenuhan dengan Roh Kudus dan  dengan kuasa. Yesus sudah  mengalami pencobaan di padang gurun dengan kemenangan gemilang. Iblis telah undur (Luk 4:13).

Lukas 3:23 (TB)  Ketika Yesus memulai pekerjaan-Nya, Ia berumur kira-kira tiga puluh tahun dan menurut anggapan orang, Ia adalah anak Yusuf....

Tidak masalah pandangan dan anggapan orang secara lahiriah, tetapi yang terpenting adalah konfirmasi dari Bapa tentang pengangkatan seorang pelayan Tuhan sebagai HUIOS, sebagai PUTRA ALLAH, bukan hanya sebagai anak Allah.

Seorang anak dilahirkan. Seorang putra diberikan (Yesaya 9:6). Allah memberikan yang terbaik kepada kita. Posisi rohani kita yang terbaik adalah sebagai putra (huios) bukan anak (nepios).

Kisah Para Rasul 10:37-38 (TB)  Kamu tahu tentang segala sesuatu yang terjadi di seluruh tanah Yudea, mulai dari Galilea, sesudah baptisan yang diberitakan oleh Yohanes,
yaitu tentang Yesus dari Nazaret: bagaimana Allah mengurapi Dia dengan Roh Kudus dan kuat kuasa, Dia, yang berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis, sebab Allah menyertai Dia.

Ada kuat kuasa yang menyertai pelayanan Yesus karena sudah menerima pengurapan dan baptisan Roh Kudus. Yesus menjadi mitra Roh Kudus, karena telah siap dan dipersiapkan 30 tahun lamanya. Mat 3:14,15 adalah ungkapan dan ekspresi dari ketetapan hati dan kepribadian Yesus yang menyatakan hidupNya untuk melakukan KEBENARAN dalam ketaatan mutlak dalam urusan Bapa (Luk 2:48,49).

Allah harus merestorasi kehidupan manusia melalui Yesus Kristus. Dia telah membuat jalan yang membuat manusia tidak terkalahkan.

Iblispun tidak bisa mengalahkan manusia. Ini dibuktikan oleh Yesus. Ia adalah manusia sejati, sama seperti kita yang dapat jatuh ke dalam dosa, namun Ia sudah membuktikan semuanya. Bukan hanya pencobaan, tetapi walaupun harus menanggung dosa seluruh dunia, maut tidak dapat menahanNya.

Ada satu realita bagi orang yang telah lahir baru. Apa yang berasal dari Allah tidak dapat berbuat dosa.

1 Yohanes 3:9 (TB)  Setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa lagi; sebab benih ilahi tetap ada di dalam dia dan ia tidak dapat berbuat dosa, karena ia lahir dari Allah.

Yang lahir dari Allah dan berasal dari Allah adalah roh manusia baru. Roh ini tidak bisa ditembus lagi oleh dosa. Alkitab tidak mungkin salah. Roh manusia baru kita tidak bisa berdosa lagi. Lalu bagaimana orang yang sudah lahir baru bisa melakukan dosa lagi?

Karena ia berkompromi lagi dengan dosa di area kedagingan. Jadi tubuhnya lah yang berdosa.
Iblis telah memperdaya jiwanya dan menyeret keinginannya ke area daging.

Jika saja manusia baru dengan kesadarannya membuat keputusan dan mengijinkan Roh Kudus memimpin, mengendalikan hidupnya dengan kuat kuasa, maka posisinya menjadi tidak terkalahkan, sebab ia dengan iman ia bersikap "jika  Allah di pihak kita, siapa lawan kita?" 

Kuasa ilahi hanya dapat kita bangkitkan dan manifestasikan dengan penyerahan diri dan memberikan peran yang leluasa bagi dinamika Roh Kudus di dalam dan melalui kita. Rupa Allah akan tergambar dalam tingkah langkah kita.

Dalam kuasa Roh Kudus, Yesus kembali ke Galilea untuk memulai pelayanan melakukan kehendak Bapa dan menyelesaikan pekerjaan Nya. Kita harus siap maju dalam kemitraan dengan Roh Kudus.

Bagaimana kita bisa bangkit dan maju menjadi mitra Roh Kudus? Manusia roh kita harus bertumbuh dari brephos menjadi huios. Hanya huios yang berhak mendapatkan warisan seluruhnya dan pusaka dari janji Allah.  Janji itu termasuk keselamatan oleh Mesias  dan pusaka warisan berasal dari Kristus.

Kita telah memperoleh janji keselamatan itu dengan dimeteraikan oleh Roh Kudus ketika kita lahir baru sebagai brephos. Tapi hanya ketika kita sudah siap dan menjadi dewasa kita boleh menerima warisan yang telah menjadi pusaka oleh Kristus Yesus.  Sebab Kristus telah membuat janji yang lebih tinggi dan lebih mulia (Ibr 8:6-9). Ia yang datang kemudian akan membaptis kamu dengan Roh Kudus dan dengan api.

Matius 3:11 (TB)  Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api.

Jadi baptisan Roh Kudus itu berbeda dengan meterai Roh Kudus. Sangat berbeda kondisinya. Ketika baru dilahirkan kembali, kondisi orang itu baru memasuki kehidupan spiritual, belum seluruhnya menenggelamkan kehidupannya secara spiritual. Masih banyak dipengaruhi keadaan lahiriah dan faktor dunia ini. Kehidupan kita kalau boleh jujur masih dipengaruhi ketakutan dan kekhawatiran masa depan. Kalau terus begitu  bagaimana kita akan siap menerima kegerakan Tuhan? Bagaimana iman itu akan menjadi nyata? Hanya ketika kita sudah dalam posisi REST kita menjadi siap. Sama seperti iman Allah. Elohim masuk pada tempat peristirahatan Nya ketika menyelesaikan semua pekerjaan penciptaan. Yesus Kristus menjadi sentral dari iman Allah. Menjadi pertaruhan yang terbesar. Namun Allah masuk ke tempat perhentian Nya.

Bagian 3

ARTI DIBAPTIS DENGAN ROH KUDUS

Ibrani 4:3 (TB)  Sebab kita yang beriman, akan masuk ke tempat perhentian seperti yang Ia katakan: "Sehingga Aku bersumpah dalam murka-Ku: Mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Ku," sekalipun pekerjaan-Nya sudah selesai sejak dunia dijadikan. 

Kondisi kita sama seperti 5000 murid-murid yang mengikuti Yesus siang dan malam. Sebagian besar telah banyak mendengar langsung input dan khotbah Yesus, melihat semua pekerjaan Nya, mengalami mujizat-mujizat yang dibuat Yesus, bahkan semenjak air menjadi anggur. Bukan berarti mereka telah hidup secara spiritual seluruhnya. Masih banyak dipengaruhi faktor alamiah dan kehidupan yang natural dan jiwani seperti emosi, ingin lebih tinggi, kurang percaya, kurang mengerti dan memahami firman. Ini digambarkan oleh Simon Petrus yang membawa pedang di taman Getsemani sebelum Yesus ditangkap malam itu. Dan bahkan digambarkan oleh kehendak murid-murid untuk Yesus segera pada masa itu memulihkan kerajaan bagi Israel sejenak sebelum Yesus kembali ke sorga (Kis  1:6). Mereka belum begitu memahami kehidupan spiritual.

Kita harus mengkondisikan hidup kita untuk dibawa Roh Kudus masuk ke dalam tempat perhentian Nya, sehingga iman bisa dinyatakan. Firman harus membenarkan kita di mana kita benar-benar mengalami pengangkatan sebagai putra-putra (huios) Allah untuk dibaptis dengan Roh Kudus, dipenuhi, dipimpin oleh Nya dalam kuat kuasa Nya.

Selama 40 hari lamanya Yesus harus meyakinkan murid-murid dengan penampilan dan kehadiran Nya bersama mereka, bahwa Ia yang telah mati, dikuburkan dan sekarang sudah bangkit.

Kisah Para Rasul 1:3-5 (TB)  Kepada mereka Ia menunjukkan diri-Nya setelah penderitaan-Nya selesai, dan dengan banyak tanda Ia membuktikan, bahwa Ia hidup. Sebab selama empat puluh hari Ia berulang-ulang menampakkan diri dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah.

Pada suatu hari ketika Ia makan bersama-sama dengan mereka, Ia melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal di situ menantikan janji Bapa, yang — demikian kata-Nya —"telah kamu dengar dari pada-Ku.
Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus."

Yesus harus mendorong murid-murid Nya untuk masuk ke tempat perhentian. Ia menyiapkan iman mereka.

Lukas 24:13-14 (TB)  Pada hari itu juga dua orang dari murid-murid Yesus pergi ke sebuah kampung bernama Emaus, yang terletak kira-kira tujuh mil jauhnya dari Yerusalem,
dan mereka bercakap-cakap tentang segala sesuatu yang telah terjadi.

Kedua orang murid ini mengalami kebingungan dengan kejadian baru-baru ini. Mereka memutuskan untuk pulang kampung. Yesus yang telah bangkit harus melakukan intervensi pikiran dan perasaan mereka untuk mengatasi kebingungan mereka, supaya mereka bergabung bersama murid-murid yang lain.   Mereka juga didorong Yesus masuk ke REST area di loteng Yerusalem, supaya menerima baptisan dengan Roh Kudus.

Sepuluh hari terakhir, hari-hari penantian di loteng Yerusalem menjadi penentuan bagi mereka. Hidup mereka tidak akan pernah sama lagi.

Banyak orang Kristen fokus pada kekuatan, karunia-karunia supranatural, dan manifestasi Roh Kudus. Mereka biasanya  mengacuhkan atau tidak mencariNya dengan sepenuh hati.

Namun, hal terbesar yang benar-benar terbesar tentang baptisan Roh Kudus dan kepenuhan Roh Kudus adalah kenyataan kita tenggelam (berendam) dan kepenuhan di  dalam lautan KASIH, (Matius 13, 3:11, 22: 37-40, Roma 5: 5).

Kasih Tuhan menguasai kita dan mengubah segalanya tentang kita. Motif dan keinginan kita menjadi motif dan keinginan-Nya.

Pikiran, perkataan dan tindakan kita menjadi pemikiran Kristus Yesus dan selaras sempurna dengan Bapa kita di surga, oleh karena Yesus Kristus adalah kepenuhan daripada ekspresi kasih Bapa. Ia penuh KASIH dan Kebenaran. Hati kita yang dulu sombong, fokus pada diri sendiri, religius atau sekuler hancur dalam kasih murni-Nya.

Hidup bukan lagi tentang kita tetapi tentang Dia yang mencurahkan kasih-Nya ke dalam kita.

Saya merenungkan hal ini pada  pagi yang damai ini. Bahwa kita benar-benar harus tenggelam di dalam lautan kasih Nya. Alkitab menggambarkan hal ini seperti sungai yang sangat lebar dan tidak tersebrangi, di mana pada tepian sungai banyak tumbuh pohon yang berbuah lebat pada musimnya dan daunnya dipakai untuk mengobati bangsa-bangsa.  Hanya di kedalaman lautan kasihNya kita bisa mendapatkan REST. Allah menyiapkan seluruh diriNya dan Pribadi Nya dengan masuk pada posisi rest. Masuk ke tempat perhentian Nya, sehingga Ia bisa memanifestasikan KASIH Nya  yang terutama bagi manusia dan iman bisa dinyatakan.

Bukan semangat kita yang menggerakkan iman. Iman bangkit dari posisi REST. Iman berangkat dari PribadiNya. Iman berangkat dari KASIH Nya yang terpancar dan diekspresikan lewat iman untuk tujuan Nya terjadi. Itulah ketaatan yang dihidupi Yesus.

Yesus bangkit dari tidurNya dan menghardik angin badai di danau. Kasih Bapa yang ada di dalam Yesus membuat Ia bangkit dari kematian. Kasih mengalahkan segalanya. Manifestasi dari kasih adalah iman. Iman mengalahkan dunia.
Dunia apa saja termasuk sakit penyakit dan maut . Semua dan seluruh dunia. Semua pekerjaan setan dikalahkan oleh iman. Kita beriman oleh karena menerima KASIH karunia-Nya. Maka jelaslah dikatakan dari ketiga hal ini: iman, pengharapan dan kasih, yang terbesar adalah kasih. Yesus  adalah kepenuhan dari ekspresi kasih El Shadday yang terbesar dan terutama. Oleh karenanya, Pribadi dari iman itu adalah Yesus Kristus sendiri.

Mengapa kita harus masuk ke tempat perhentian?  Ibrani 4:3.  Supaya kasih Bapa menjadi sempurna di dalam kita. Bukan untuk menyempurnakan iman kita, tapi untuk menceburkan kita di lautan kasihNya. Kita harus mengalami apa yang Yesus alami, Yesus yang dipenuhi kasih Bapa secara sempurna.








Postingan populer dari blog ini

Mengatasi Spirit Amalek

Perang Melawan Spirit Amalek Dari Generasi ke Generasi Spirit Amalek adalah spirit cinta akan uang, keserakahan, egoisme, spirit familiarity (minta dimaklumi oleh Tuhan untuk suatu perbuatan yang dipandang baik). Spirit Amalek membuat orang percaya menjadi batu sandungan, mencari kesempatan dari kelemahan orang, bahkan menahan kegerakan Tuhan. Kita melihat spirit keserakahan yang sama beroperasi di banyak pemimpin Gereja , bahkan hari ini. L ebih dari apa pun, hal ini telah mendiskualifikasi mereka untuk mengecap firman yang baik dan karunia-karunia dunia yang akan datang ( from ruling in the Tabernacles Age to come, Ibrani 6:5) . Kisah Purim kembali ke waktu ketika orang Amalek menyerang Israel beberapa minggu setelah mereka meninggalkan Mesir di bawah Musa. Kisah ini dicatat dalam Keluaran 17: 8-16. Setelah pertempuran .... (14) Lalu berkatalah TUHAN kepada Musa, "Tulis kanlah semuanya ini dalam sebuah kitab sebagai tanda peringatan, dan ingatkanlah kep...

Delusi Ego Manusia

Umat ​​manusia percaya bahwa dirinya adalah tuhan (oleh karena kehendak bebas yang dimilikinya), dan hanya tunduk pada dirinya sendiri — tetapi ia hanyalah manusia fana yang tertipu oleh si jahat. Saya ingin membuktikan anggapan ini dengan mengutip kisah menara Babel. Kejadian 11:6 (TB) dan Ia berfirman: "Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana. Perhatikan "mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana" . Artinya, Allah pun mengakui bahwa kekuatan dari kesatuan dan kesepatan manusia yang memilih memakai kehendak bebasnya, tanpa sedikitpun faktor Tuhan.  Justru mereka merasa jadi tuhan. Mereka membangun gambar diri (image) mereka dan mencari nama atau reputasinya. Padahal Tuhanlah yang ingin menjadikan mereka serupa dan segambar (image) dengan diriNya. Tapi bukan ...

Efesus 3:16-20 - DOA PAULUS

MEMPERBESAR KAPASITAS ROH Efesus 3:16-20 3:16  Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan   kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, 3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. 3:18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 3:19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, Doa yang disampaikan  dalam Efesus 3: 16-20 pada dasarnya ada lima hal yang  rasul Paulus doakan agar mereka dan kita memiliki: ...

ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) - The Boundless Spirit UR #225

Berikut adalah catatan  dari khotbah THE UPPER ROOM 225 oleh Dr. Jonathan David pada tanggal 24 Maret 2026 yang berjudul "ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1)" : THE UPPER ROOM 225 - 24 Maret 2026 ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) Pembicara: Dr. Jonathan David 1. Pendahuluan & Doa Pembuka Pencurahan Terakhir: Tuhan berfirman akan ada pencurahan terakhir Roh Kudus yang akan mengakhiri segalanya dan memulai zaman baru, yaitu zaman kebenaran . Manifestasi Roh Kudus: Roh Kudus akan membawa umat-Nya kepada kebenaran, pewahyuan, pengertian, hikmat, dan memberikan informasi rahasia serta pengertian mendalam yang hanya diberikan oleh surga . Musuh tidak akan bisa memotong informasi atau apa yang Tuhan katakan kepada kita . Kisah Mendengar Suara Tuhan: Pembicara menceritakan pengalaman tentang seorang wanita yang mengaku bersedia membayar 1 juta dolar untuk bisa mendengar suara Tuhan . Namun, ketika ditawari CD dan catatan khotbah seharga USD 55, wanita tersebut mengeluh mahal...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

YUSUF ARITMATEA MENJADI GENERASI PENGGENAP

gambar: myeastercandy.blogspot.co.id Ada orang-orang yang Tuhan sudah siapkan dan tetapkan untuk menjadi pelaksana dari firman-Nya. Di saat saat kritis dan penting banyak orang terkejut,  tidak menyangka, ada orang-orang yang bisa melakukan hal-hal yang kristis. Nama Yusuf dari Arimatea baru muncul di saat-saat kematian Yesus. Dia bukan termasuk 12 murid Yesus. Tidak juga termasuk 70 murid Yesus atau 500 murid Yesus yang lainnya. Yusuf Arimatea tiba-tiba muncul di saat yang kritis sekali.  Ketika tidak ada seorang pun yang tidak punya akses kepada Pontius Pilatus, ternyata muncul Yusuf dari Arimatea. Ketika itu murid-murid Yesus yang sudah mengikuti Dia tiga setengah tahun lamanya semua lari meninggalkan Yesus dan tercerai-berai. Jadi siapa yang akan menguburkan mayat Yesus dengan layak? Siapa yang bisa menggenapkan firman perkataan Tuhan?   Membuat kita terkejut; kapan Tuhan menyiapkannya?  Alkitab hanya menyebut dia adalah seseorang yang berasal da...

Upper Room 35 – DR. Jonathan David

  Dobel dekade sorga terbuka, ketajaman profetik, posisi strategis dan demonstrasi Roh adalah anugerah yang diberikan Tuhan Yang Mahatinggi untuk kita menghadapi tantangan 20 tahun hari-hari terakhir ini (2019-2039). 08-02-2022 Sorga terbuka dan Roh Kudus turun. Sekarang aku bisa memulai pelayanan. Hal-hal supranatural akan mengambil alih. Roh Kudus jadilah pemimpinku sebagaimana Kau memimpin Kristus. Kesaksian dari Roh, bahwa aku adalah anak Allah yang hidup, bergabung dengan Kristus dan mewarisi yang Tuhan sediakan. Ketajaman profetik, dobel dekade sorga terbuka, posisi strategis dan demonstrasi Roh akan jadi porsi hidup kami dalam 2 dekade sorga terbuka 2019-2039. Selama 40 hari 40 malam Goliath menantang orang Israel.   Daud membangkitkan keberaniannya ketika Isai memberikan tugas mengantar makanan. Pergi dan lihat. Dia dengarkan nasihat bapanya dan tugas itu sudah diset. Berapa banyak yang mentaati bapa rohani? Kita kehilangan pesan itu. Dan Bileam dicemari oleh...

Rumah Rohani

POLA   RUMAH   ROHANI Ps. Ir. Djonny Tambunan Sekaranglah waktunya, apa yang pernah saudara terima perkataan Tuhan itu, janji Tuhan, nubuatan itu, maka kita akan menerimanya, kita akan menikmatinya dan kita akan menggenapinya. Jangan lihat ke belakang. Tuhan berkata: Apa yang Ku firmankan akan Ku genapi segera dengan sempurna. Kapan kita siap? Selama kita tidak siap tidak akan tergenapi. Kalo kita mengambil sikap seperti binatang-binatang yang masuk ke dalam bahterah Nuh, maka kita akan masuk. Nuh hanya menyediakan satu jenis makanan bagi semua binatang. Semua orang yang mengambil sikap seperti Ishak itulah yang akan menerima warisan.   Harta yang berharga tidak diberikan kepada mereka yang bersikap seperti anjing dan babi. Apa yang membuat kita masuk atau tidak adalah keputusan kita sendiri, sikap kita sendiri. Jangan minta waktu, karena waktu tidak bisa mengubah saudara , tapi apa merubah kita adalah keputusan kita. Lupakan yang di belakangmu, apakah...

Kepenuhan keallahan (the fullness of the Godhead) di dalam Yesus dan Orang Percaya (MKS #42)

Ringkasan: Khotbah Ps. Djonny ini masih membahas konsep iman yang hidup melalui teladan perjalanan hidup Abraham . Bahwa iman sejati bukan sekadar pengakuan, melainkan harus diwujudkan melalui perbuatan nyata yang mendasari setiap keputusan hidup sehari-hari. Penulis menjelaskan bahwa ketika seseorang lahir baru, mereka menerima benih ilahi dan potensi Allah yang harus dikembangkan hingga mencapai kedewasaan spiritual. Melalui ketaatan Abraham, Allah menyingkapkan rahasia kerajaan-Nya yang kemudian diwariskan secara spiritual kepada generasi berikutnya sebagai keturunan Abraham . Fokus utama narasi ini adalah ajakan bagi jemaat untuk bertumbuh dewasa dan tidak menjadi bayi rohani agar dapat menerima janji warisan ilahi . Akhirnya, iman tersebut dipandang sebagai kunci untuk menampilkan dimensi rupa Allah dan mengalahkan kuasa maut di dunia. Ibadah JMD Bandung 14 Juni 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 42" Berikut adalah ringkasan poin-poin penting serta penjelasan detailnya:...

Membangun Benteng Perlindungan

SATE 10 December 2020   Bacalah terlebih dahulu: Ibrani 8:7-10, Ayub 1:1 Sebagaimana iblis dapat membuat benteng di dalam pikiran manusia, Allah juga dapat membuat benteng di dalam manusia. Ayub mempunyai empat karakter yang menonjol di dalam kehidupannya yaitu saleh, jujur, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. Ketika iblis melakukan berbagai pencobaan kepada Ayub seiijin dari Allah, dimulai dari kehilangan anak-anaknya, kesehatannya, istrinya, bahkan dijauhi oleh teman-temannya. Tetapi ketika masalah tersebut muncul, Ayub tetap kuat dan karakter Ayub tetap sama, karena Allah sudah membangun terlebih dahulu banteng dan kubu di dalam pikiran Ayub! Sehingga berkali-kali Alkitab mengatakan bahwa Ayub itu tidak berdosa.   Allah membangun di dalam roh, dengan cara menaruh dan menuliskan hukumNya di dalam akal budi manusia. yaitu melaui mendengarkan dan merenungkan firman sehingga Allah menjadi Allah mereka, dan manusia menjadi umatNya.   *#1. Bagaimana Allah bisa berhasil ...