Langsung ke konten utama

Rangkuman Tentang Roh Kudus - BAGIAN 2 & 3

Rangkuman Tentang Roh Kudus - BAGIAN 2

Catatan ini mengenai Pribadi Roh Kudus; pencurahan Roh Kudus; tentang perbedaan antara baptisan air dan baptisan roh,  dipenuhi Roh; kepenuhan Roh; dipimpin, dikendalikan dan dalam kuasa Roh.

Terlebih lagi adalah bagaimana pentingnya peranan Roh Kudus dalam hidup kita mengenai hidup oleh Roh.

BAGIAN 2

Lukas 4:13-15 (TB)  Sesudah Iblis mengakhiri semua pencobaan itu, ia mundur dari pada-Nya dan menunggu waktu yang baik.
Dalam kuasa Roh kembalilah Yesus ke Galilea. Dan tersiarlah kabar tentang Dia di seluruh daerah itu.
Sementara itu Ia mengajar di rumah-rumah ibadat di situ dan semua orang memuji Dia.

Sebelum melayani, Yesus telah diperlengkapi dengan Roh Kudus. Bukan hanya diperlengkapi, tapi kepenuhan dengan Roh Kudus dan  dengan kuasa. Yesus sudah  mengalami pencobaan di padang gurun dengan kemenangan gemilang. Iblis telah undur (Luk 4:13).

Lukas 3:23 (TB)  Ketika Yesus memulai pekerjaan-Nya, Ia berumur kira-kira tiga puluh tahun dan menurut anggapan orang, Ia adalah anak Yusuf....

Tidak masalah pandangan dan anggapan orang secara lahiriah, tetapi yang terpenting adalah konfirmasi dari Bapa tentang pengangkatan seorang pelayan Tuhan sebagai HUIOS, sebagai PUTRA ALLAH, bukan hanya sebagai anak Allah.

Seorang anak dilahirkan. Seorang putra diberikan (Yesaya 9:6). Allah memberikan yang terbaik kepada kita. Posisi rohani kita yang terbaik adalah sebagai putra (huios) bukan anak (nepios).

Kisah Para Rasul 10:37-38 (TB)  Kamu tahu tentang segala sesuatu yang terjadi di seluruh tanah Yudea, mulai dari Galilea, sesudah baptisan yang diberitakan oleh Yohanes,
yaitu tentang Yesus dari Nazaret: bagaimana Allah mengurapi Dia dengan Roh Kudus dan kuat kuasa, Dia, yang berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis, sebab Allah menyertai Dia.

Ada kuat kuasa yang menyertai pelayanan Yesus karena sudah menerima pengurapan dan baptisan Roh Kudus. Yesus menjadi mitra Roh Kudus, karena telah siap dan dipersiapkan 30 tahun lamanya. Mat 3:14,15 adalah ungkapan dan ekspresi dari ketetapan hati dan kepribadian Yesus yang menyatakan hidupNya untuk melakukan KEBENARAN dalam ketaatan mutlak dalam urusan Bapa (Luk 2:48,49).

Allah harus merestorasi kehidupan manusia melalui Yesus Kristus. Dia telah membuat jalan yang membuat manusia tidak terkalahkan.

Iblispun tidak bisa mengalahkan manusia. Ini dibuktikan oleh Yesus. Ia adalah manusia sejati, sama seperti kita yang dapat jatuh ke dalam dosa, namun Ia sudah membuktikan semuanya. Bukan hanya pencobaan, tetapi walaupun harus menanggung dosa seluruh dunia, maut tidak dapat menahanNya.

Ada satu realita bagi orang yang telah lahir baru. Apa yang berasal dari Allah tidak dapat berbuat dosa.

1 Yohanes 3:9 (TB)  Setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa lagi; sebab benih ilahi tetap ada di dalam dia dan ia tidak dapat berbuat dosa, karena ia lahir dari Allah.

Yang lahir dari Allah dan berasal dari Allah adalah roh manusia baru. Roh ini tidak bisa ditembus lagi oleh dosa. Alkitab tidak mungkin salah. Roh manusia baru kita tidak bisa berdosa lagi. Lalu bagaimana orang yang sudah lahir baru bisa melakukan dosa lagi?

Karena ia berkompromi lagi dengan dosa di area kedagingan. Jadi tubuhnya lah yang berdosa.
Iblis telah memperdaya jiwanya dan menyeret keinginannya ke area daging.

Jika saja manusia baru dengan kesadarannya membuat keputusan dan mengijinkan Roh Kudus memimpin, mengendalikan hidupnya dengan kuat kuasa, maka posisinya menjadi tidak terkalahkan, sebab ia dengan iman ia bersikap "jika  Allah di pihak kita, siapa lawan kita?" 

Kuasa ilahi hanya dapat kita bangkitkan dan manifestasikan dengan penyerahan diri dan memberikan peran yang leluasa bagi dinamika Roh Kudus di dalam dan melalui kita. Rupa Allah akan tergambar dalam tingkah langkah kita.

Dalam kuasa Roh Kudus, Yesus kembali ke Galilea untuk memulai pelayanan melakukan kehendak Bapa dan menyelesaikan pekerjaan Nya. Kita harus siap maju dalam kemitraan dengan Roh Kudus.

Bagaimana kita bisa bangkit dan maju menjadi mitra Roh Kudus? Manusia roh kita harus bertumbuh dari brephos menjadi huios. Hanya huios yang berhak mendapatkan warisan seluruhnya dan pusaka dari janji Allah.  Janji itu termasuk keselamatan oleh Mesias  dan pusaka warisan berasal dari Kristus.

Kita telah memperoleh janji keselamatan itu dengan dimeteraikan oleh Roh Kudus ketika kita lahir baru sebagai brephos. Tapi hanya ketika kita sudah siap dan menjadi dewasa kita boleh menerima warisan yang telah menjadi pusaka oleh Kristus Yesus.  Sebab Kristus telah membuat janji yang lebih tinggi dan lebih mulia (Ibr 8:6-9). Ia yang datang kemudian akan membaptis kamu dengan Roh Kudus dan dengan api.

Matius 3:11 (TB)  Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api.

Jadi baptisan Roh Kudus itu berbeda dengan meterai Roh Kudus. Sangat berbeda kondisinya. Ketika baru dilahirkan kembali, kondisi orang itu baru memasuki kehidupan spiritual, belum seluruhnya menenggelamkan kehidupannya secara spiritual. Masih banyak dipengaruhi keadaan lahiriah dan faktor dunia ini. Kehidupan kita kalau boleh jujur masih dipengaruhi ketakutan dan kekhawatiran masa depan. Kalau terus begitu  bagaimana kita akan siap menerima kegerakan Tuhan? Bagaimana iman itu akan menjadi nyata? Hanya ketika kita sudah dalam posisi REST kita menjadi siap. Sama seperti iman Allah. Elohim masuk pada tempat peristirahatan Nya ketika menyelesaikan semua pekerjaan penciptaan. Yesus Kristus menjadi sentral dari iman Allah. Menjadi pertaruhan yang terbesar. Namun Allah masuk ke tempat perhentian Nya.

Bagian 3

ARTI DIBAPTIS DENGAN ROH KUDUS

Ibrani 4:3 (TB)  Sebab kita yang beriman, akan masuk ke tempat perhentian seperti yang Ia katakan: "Sehingga Aku bersumpah dalam murka-Ku: Mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Ku," sekalipun pekerjaan-Nya sudah selesai sejak dunia dijadikan. 

Kondisi kita sama seperti 5000 murid-murid yang mengikuti Yesus siang dan malam. Sebagian besar telah banyak mendengar langsung input dan khotbah Yesus, melihat semua pekerjaan Nya, mengalami mujizat-mujizat yang dibuat Yesus, bahkan semenjak air menjadi anggur. Bukan berarti mereka telah hidup secara spiritual seluruhnya. Masih banyak dipengaruhi faktor alamiah dan kehidupan yang natural dan jiwani seperti emosi, ingin lebih tinggi, kurang percaya, kurang mengerti dan memahami firman. Ini digambarkan oleh Simon Petrus yang membawa pedang di taman Getsemani sebelum Yesus ditangkap malam itu. Dan bahkan digambarkan oleh kehendak murid-murid untuk Yesus segera pada masa itu memulihkan kerajaan bagi Israel sejenak sebelum Yesus kembali ke sorga (Kis  1:6). Mereka belum begitu memahami kehidupan spiritual.

Kita harus mengkondisikan hidup kita untuk dibawa Roh Kudus masuk ke dalam tempat perhentian Nya, sehingga iman bisa dinyatakan. Firman harus membenarkan kita di mana kita benar-benar mengalami pengangkatan sebagai putra-putra (huios) Allah untuk dibaptis dengan Roh Kudus, dipenuhi, dipimpin oleh Nya dalam kuat kuasa Nya.

Selama 40 hari lamanya Yesus harus meyakinkan murid-murid dengan penampilan dan kehadiran Nya bersama mereka, bahwa Ia yang telah mati, dikuburkan dan sekarang sudah bangkit.

Kisah Para Rasul 1:3-5 (TB)  Kepada mereka Ia menunjukkan diri-Nya setelah penderitaan-Nya selesai, dan dengan banyak tanda Ia membuktikan, bahwa Ia hidup. Sebab selama empat puluh hari Ia berulang-ulang menampakkan diri dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah.

Pada suatu hari ketika Ia makan bersama-sama dengan mereka, Ia melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal di situ menantikan janji Bapa, yang — demikian kata-Nya —"telah kamu dengar dari pada-Ku.
Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus."

Yesus harus mendorong murid-murid Nya untuk masuk ke tempat perhentian. Ia menyiapkan iman mereka.

Lukas 24:13-14 (TB)  Pada hari itu juga dua orang dari murid-murid Yesus pergi ke sebuah kampung bernama Emaus, yang terletak kira-kira tujuh mil jauhnya dari Yerusalem,
dan mereka bercakap-cakap tentang segala sesuatu yang telah terjadi.

Kedua orang murid ini mengalami kebingungan dengan kejadian baru-baru ini. Mereka memutuskan untuk pulang kampung. Yesus yang telah bangkit harus melakukan intervensi pikiran dan perasaan mereka untuk mengatasi kebingungan mereka, supaya mereka bergabung bersama murid-murid yang lain.   Mereka juga didorong Yesus masuk ke REST area di loteng Yerusalem, supaya menerima baptisan dengan Roh Kudus.

Sepuluh hari terakhir, hari-hari penantian di loteng Yerusalem menjadi penentuan bagi mereka. Hidup mereka tidak akan pernah sama lagi.

Banyak orang Kristen fokus pada kekuatan, karunia-karunia supranatural, dan manifestasi Roh Kudus. Mereka biasanya  mengacuhkan atau tidak mencariNya dengan sepenuh hati.

Namun, hal terbesar yang benar-benar terbesar tentang baptisan Roh Kudus dan kepenuhan Roh Kudus adalah kenyataan kita tenggelam (berendam) dan kepenuhan di  dalam lautan KASIH, (Matius 13, 3:11, 22: 37-40, Roma 5: 5).

Kasih Tuhan menguasai kita dan mengubah segalanya tentang kita. Motif dan keinginan kita menjadi motif dan keinginan-Nya.

Pikiran, perkataan dan tindakan kita menjadi pemikiran Kristus Yesus dan selaras sempurna dengan Bapa kita di surga, oleh karena Yesus Kristus adalah kepenuhan daripada ekspresi kasih Bapa. Ia penuh KASIH dan Kebenaran. Hati kita yang dulu sombong, fokus pada diri sendiri, religius atau sekuler hancur dalam kasih murni-Nya.

Hidup bukan lagi tentang kita tetapi tentang Dia yang mencurahkan kasih-Nya ke dalam kita.

Saya merenungkan hal ini pada  pagi yang damai ini. Bahwa kita benar-benar harus tenggelam di dalam lautan kasih Nya. Alkitab menggambarkan hal ini seperti sungai yang sangat lebar dan tidak tersebrangi, di mana pada tepian sungai banyak tumbuh pohon yang berbuah lebat pada musimnya dan daunnya dipakai untuk mengobati bangsa-bangsa.  Hanya di kedalaman lautan kasihNya kita bisa mendapatkan REST. Allah menyiapkan seluruh diriNya dan Pribadi Nya dengan masuk pada posisi rest. Masuk ke tempat perhentian Nya, sehingga Ia bisa memanifestasikan KASIH Nya  yang terutama bagi manusia dan iman bisa dinyatakan.

Bukan semangat kita yang menggerakkan iman. Iman bangkit dari posisi REST. Iman berangkat dari PribadiNya. Iman berangkat dari KASIH Nya yang terpancar dan diekspresikan lewat iman untuk tujuan Nya terjadi. Itulah ketaatan yang dihidupi Yesus.

Yesus bangkit dari tidurNya dan menghardik angin badai di danau. Kasih Bapa yang ada di dalam Yesus membuat Ia bangkit dari kematian. Kasih mengalahkan segalanya. Manifestasi dari kasih adalah iman. Iman mengalahkan dunia.
Dunia apa saja termasuk sakit penyakit dan maut . Semua dan seluruh dunia. Semua pekerjaan setan dikalahkan oleh iman. Kita beriman oleh karena menerima KASIH karunia-Nya. Maka jelaslah dikatakan dari ketiga hal ini: iman, pengharapan dan kasih, yang terbesar adalah kasih. Yesus  adalah kepenuhan dari ekspresi kasih El Shadday yang terbesar dan terutama. Oleh karenanya, Pribadi dari iman itu adalah Yesus Kristus sendiri.

Mengapa kita harus masuk ke tempat perhentian?  Ibrani 4:3.  Supaya kasih Bapa menjadi sempurna di dalam kita. Bukan untuk menyempurnakan iman kita, tapi untuk menceburkan kita di lautan kasihNya. Kita harus mengalami apa yang Yesus alami, Yesus yang dipenuhi kasih Bapa secara sempurna.








Postingan populer dari blog ini

Upper Room 34 - DR. Jonathan David

  25-01-2022   Anugerah Untuk Memerintah (GRACE TO GOVERN) Pendahuluan – oleh Ps. Cyrus Mat 13:23 Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat." Problemnya bukan pada kebutuhan tapi pada tanahnya. Jika tanahnya baik, benih akan tumbuh, sebab ada aliran air, karena ada benih yang cerdas yang telah diprogram (dengan pengertian dan hikmat). Kuasa dan kekuatan serta kasih karunia tersembunyi di dalam FT (logos) itu.   Tanah hanya memerlukan kondisi, tidak memerlukan edukasi oleh karena digerakkan oleh sesuatu (Firman dan Roh Kudus) dari dalam yang dipanggil terang Tuhan dan pribadi Tuhan sendiri (Yoh 1:1).   Mengapa tidak kita menerima firman-Nya dan perkataan-Nya dari pribadi Tuhan (YHWH) sendiri. Banyak orang yang suka mendengarkan khotbah yang baik, tapi Kerajaan Allah dan pemerintahan-Nya tidak tertam...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Kepenuhan Kristus

SATE 17 October 2020     Bacalah terlebih dahulu : I Petrus 2:21, Efesus 1:23, Efesus 4:11-13 Dalam kehidupan Yesus sebagai manusia, Ia telah menjadi teladan. Dan Alkitab pun menuliskan bahwa kita harus hidup dalam kepenuhan Kristus, namun yang sering menjadi persoalan adalah kita tidak pernah melihat Yesus hidup sebagai manusia. Itu sebabnya dalam kedaulatanNya, Tuhan telah memilih orang-orang tertentu yang dapat Ia munculkan sebagai bapa rohani agar menjadi model yang terlihat dan kita pun makin bisa mengerti bagaimana mengalami kepenuhan Kristus melalui bapa rohani yang ada. Tapi ada hal yang harus kita ketahui mengenai konsep bapa rohani ini, bahwa tidak semua orang yang mengajarkan Firman Tuhan dapat disebut sebagai bapa rohani. Karena seseorang yang Tuhan munculkan menjadi bapa rohani, sudah pasti memiliki kualitas tertentu dalam hidupnya dan tentunya telah melalui berbagai proses Tuhan. Sehingga di dalam kedaulatan Tuhan, sang bapa rohani bisa dikenali oleh anak-an...

GUNUNG RUMAH TUHAN ALLAH YAKUB

SESI 7 – TLC 2017 – Ps. Djonny Tambunan  – 23-26 Des 2017 I. SEMUA DIMULAI DARI RUMAH TUHAN Mikha 4 gbr:youtube.com Akan terjadi pada hari-hari yang terakhir: gunung rumah TUHAN akan berdiri tegak mengatasi gunung-gunung dan menjulang tinggi di atas bukit-bukit; bangsa-bangsa akan berduyun-duyun ke sana ,  Mic 4:1 dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: "Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran, dan firman TUHAN dari Yerusalem."  Mic 4:2 <<<< PEKERJAAN DAHSYAT OLEH ROH KUDUS DIMULAI DARI RUMAH TUHAN >>>> SION = sunny = bright = cerah. Ketika SION dimunculkan kita tidak lagi memerlukan matahari natural. Semua kehidupan akan diterangi baik pada waktu malam mau pun pada waktu siang. Yang akan meneranginya adalah Sion. Yes 2:1 Yesaya menjelaskan lagi siapa yang dimaksu...

Dimensi Tuhan

Ukuran-ukuran Tuhan by ps. Djonny Tambunan 17-Jan-2016 Ukuran-ukuran Tuhan itu tidak pernah bisa ditawar. ukuranNya pasti. Apa pun kondisi kita, Dia tidak pernah mengubahnya. Kita pun mencari yang pasti. Jangan berjalan menurut ukuran kita, semau kita. Tanpa mencapai ukuran Tuhan kita tidak akan berkenan di hadapan Tuhan. Wahyu 11 (Rev 11:1)   Kemudian diberikanlah kepadaku sebatang buluh, seperti tongkat pengukur rupanya, dengan kata-kata yang berikut: "Bangunlah dan ukurlah Bait Suci Allah dan mezbah dan mereka yang beribadah di dalamnya. Ada 3 hal yang selalu diukur oleh Tuhan, yaitu hal-hal yang rohani. Dia mengukur aspek-aspek rohani, bukan seberapa tinggi pendidikanmu, bukan seberapa banyak hartamu. Dia memiliki standar untuk diri kita yang harus bisa capai. Targetnya bukan supaya kita sama seperti Dia bisa menciptakan langit dan bumi yang baru. Bukan itu. Setiap orang yang tidak mencapai ukuran Tuhan, akan kehilangan perkenananNya. Sangat penting buat kita u...

Fokus kepada Dia yang sedang berkata-kata

SATE 21 October 2020 – **   Bacalah terlebih dahulu: Efesus 4:23-24, Yohanes 4:21-23 Dalam ayat ini, Paulus menasihatkan anggota-anggota jemaat, supaya mereka jangan hidup (= mêketi peripatein) lagi sama seperti orangorang kafir (yang tidak mengenal Allah). Tuhan mau adanya perubahan dari manusia lama menuju manusia baru. Yang awalnya hidup di bawah belenggu manusia lama menuju kepada kemerdekaan yang dibentuk di dalam format manusia baru dan dicipta menurut kehendak Allah dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. Tetapi antara kondisi manusia lama menuju manusia baru dibutuhkan proses pembaharuan yang terus-menerus. Roh yang dulunya mati, terbelenggu dosa dan tidak dapat bersekutu dengan Allah yang adalah Roh, kini dimerdekakan. Sehingga ketika kita berdoa dan memuji Tuhan, maka pujian terhadap Allah tersebut keluar dari roh yang sungguh-sungguh sudah diperbaharui menuju Roh yang sejati, yaitu Allah. Ini yang dikatakan oleh Yesus ketika Ia bertemu dengan perempuan Samaria. ...

Perpuluhan Dan Keimamatan Melkisedek

 Mari kita bahas dan renungkan bersama-sama bagian Firman Tuhan ini: Ayat-ayat Kunci: Kejadian 14:17 Setelah Abram kembali dari mengalahkan Kedorlaomer dan para raja yang bersama-sama dengan dia, maka keluarlah raja Sodom menyongsong dia ke lembah Syawe, yakni Lembah Raja. 18 Melkisedek, raja Salem, membawa roti dan anggur; ia seorang imam Allah Yang Mahatinggi. 19 Lalu ia memberkati Abram, katanya: "Diberkatilah kiranya Abram oleh Allah Yang Mahatinggi, (diberkatilah kiranya Abramnya Allah Yang Mahatinggi) Pencipta (PEMILIK = Yang EMPUNYA) langit dan bumi, 20 dan terpujilah Allah Yang Mahatinggi, yang telah menyerahkan musuhmu ke tanganmu." Lalu Abram memberikan kepadanya sepersepuluh dari semuanya. 21 Berkatalah raja Sodom itu kepada Abram: "Berikanlah kepadaku orang-orang itu, dan ambillah untukmu harta benda itu." 22 Tetapi kata Abram kepada raja negeri Sodom itu: "Aku bersumpah demi TUHAN, Allah Yang Mahatinggi, Pencipta (Yang EMPUNYA) ...

Membangun Sion Membentuk Ulang Kota - oleh Dr. Jonathan David

Ringkasan Khotbah: "Membangun Sion Membentuk Ulang Kota"  16082022  the Upper Room Kembalilah, hai anak-anak yang murtad, demikianlah firman TUHAN, karena Aku telah menjadi tuan atas kamu! Aku akan mengambil kamu, seorang dari setiap kota dan dua orang dari setiap keluarga, dan akan membawa kamu ke Sion.  Yeremia 3:14   Khotbah ini membahas visi tentang pembangunan kembali Sion sebagai inti dari pemulihan kota dan kehidupan umat Tuhan. Dr. Jonathan David menguraikan bagaimana Tuhan sedang bergerak secara aktif untuk membangun Sion, yang bukan hanya sekadar tempat, melainkan juga sebuah dimensi rohani di mana kehadiran, kuasa, dan otoritas Allah termanifestasi. Khotbah dimulai dengan penekanan pada pentingnya mendengar suara Tuhan dan mengasihi kebenaran-Nya. Dr. Jonathan David menyatakan bahwa tanpa kedua hal ini, akan ada kekacauan. Ia juga menekankan tentang karunia-karunia Roh Kudus yang diperlukan, seperti pewahyuan, pengertian, dan hikmat  untuk dapat menge...

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

The House of Shem (Kemah-kemah Sem)

Dari sejarah yang disebutkan di Alkitab, inilah gineologi dari Adam ke Yusuf. Kelihatannya peta ini disusun dari Kej 5:1-32 dan dilanjutka ke Kej 11:10-26 seperti yang Musa tuliskan.  PRA AIR BAH Dari "peta" gineologi ini dapat dengan mudah kita melihat karya Tuhan yang luarbiasa. Semua generasi terhubung dengan orang-orang strategis Tuhan secara luarbiasa. Kita melihat hubungan 3 generasi: Henokh, Metusalah dan Lamekh. Juga hubungan 3 generasi berikutnya antara: Metusalah, Lamekh dan Nuh. Disusul dengan hubungan antara 3 generasi: Lamekh, Nuh dan Sem.  Ini seperti pola yang Allah sediakan untuk menjaga kesinambungan warisan rohani yang kekal (legacy). Pola 3 generasi dalam satu kemah ini menjamin warisan menjadi pusaka - inheritance to heritage legacy. Bahkan Sem juga terhubung dengan Metusalah, anak dari Henokh. Maka, tidak heran Sem menjadi sangat luarbiasa.  Warisan menggambarkan aset yang diwariskan orangtua kepada anak laki-lakinya, sedangkan pusaka mengacu pada anu...