Langsung ke konten utama

Rangkuman Tentang ROH KUDUS Bagian 5

BAGIAN 5

Allah adalah kasih. Bukan kebesaranNya yang melandasi seluruh kehidupan dan dunia ini, tetapi KASIH. Dia sendiri yang memegang bintang (Wahyu 1:16) dan dengan Firman-Nya menopang segala yang ada  (Ibr 1:3).

Semua dimensi-dimensi yang tercipta di dasari olehNya, oleh KASIH. Firman-Nya melukis semesta alam dan membentuk manusia sebagai buatan tangan Nya, karyaNya yang terbesar oleh karena manusia adalah gambaran dari PribadiNya yang tidak kelihatan dari rupa Allah yang adalah Roh.

Jadi hakekat manusia sebenarnya adalah mahluk roh juga, yang memiliki tubuh sebagai wadah dan kendaraan roh itu, sehingga bisa berinteraksi dengan alam natural.

Namun kemanusiaan kita harus berguna bagi kerajaan Nya, sehingga berkat Abraham bisa sampai ke ujung-ujung dunia. Dan itu hanya dapat terjadi dalam arahan, kepemimpinan dan manifestasi kuasa dari Roh Kudus. 

Kita menerima roh Kristus pada saat kita menjalani penyerahan hidup karena mencintai Dia dan menundukkan diri kita kepada ketaatan.   Kita bisa terus berakar dan dibangun di atas dasar roh Kristus yang sudah kita terima tersebut.

Pada saat kita menerima impartasi roh Kristus, kita telah menerima suatu benih Ilahi, suatu DNA rohani yang memungkinkan diri kita dapat menjalani kehidupan sehari-hari persis sama seperti Yesus sendiri saat Ia hidup dalam dunia ini. Akar itu dari benih Kristus itu hanya bisa tumbuh di dalam hati yang taat.

Memang dalam tubuh lahiriah kita sudah ada DNA dari kedua orangtua lahiriah kita, tapi di dalam manusia rohaniah kita ada tersimpan DNA Kristus. DNA Kristus hanya bisa diaktifkan ketika kita membangun dan melatih ketaatan kepada orang-orang yang diutus Allah, bapa rohani dan para pemimpin di dalam rumah rohani. Bukan rumah bapa jasmani. 

Melalui DNA Kristus Inilah kita bisa menjalani kehidupan sehari-hari yang sepenuhnya berbeda. Yang harus kita lakukan hanyalah terus mengkondisikan diri untuk mengalami penyelarasan sudut pandang dan dasar keyakinan yang selama ini sudah terbangun dalam pikiran kita dengan setiap firman dan pernyataan Roh yang kita terima. Penyataan Roh mengandung semua yang kita butuhkan yaitu pewahyuan, pengertian dan hikmat, sehingga berbagai pengambilan keputusan yang kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari, dapat selalu selaras dengan firmanNya!

Berbagai pernyataan Roh tersebut akan mengkondisikan diri kita jadi selalu menikmati roh yang berkemenangan. Dan ada pada posisi rohani yang berkemenangan dalam kehidupan sehari - hari kita.

DNA Kristus inilah yang membuat keberadaan kita jadi selalu hidup dalam ketaatan mutlak terhadap arahan Roh. Tidak ada pergumulan yang berarti untuk bisa terus hidup sebagai eksekutor dari isi hati dan rencana-rencanaNya.

DNA Kristus yang di dalam kita adalah otoritas, sekaligus merupakan potensi/kemampuan untuk dapat menaklukkan Iblis, dosa dan berbagai manifestasi maut di dalam kehidupan sehari-hari kita.

Dengan terus mengkondisikan dalam penundukan kepada pimpinan Roh Kudus kita akan terus bertumbuh dalam otoritas dan kemitraan dengan Roh Kudus yang membawa kita bergerak dengan kuat kuasaNya yang tanpa batas. 

Level otoritas secara rohani akan sangat nyata menjadikan kita bisa mengerjakan lebih dari yang Yesus lakukan.   Mengapa bisa lebih? Karena musim ini adalah musim tuaian.

Doa-doa dan perkatakan kita diback up oleh sorga. Apa yang kita lepaskan di bumi akan terlepas di sorga. Apa yang kita ikat di bumi akan terikat di sorga. Hal ini terjadi seketika secara instan. Kita menjadi kompak dengan sorga. Seperti Yesus katakan: sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri, jikalau tidak Ia melihat Bapa mengerjakannya; sebab apa yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak. Yohanes 5:19

Dimensi Ketaatan Yesus

Yesus Kristus melayani, memiliki kehidupan yang SELFLESS,  mengosongkan diri, hidup dalam dimensi ketaatan mutlak kepada Bapa. (Filipi 2:8-10).

Lewat ketaatan mutlak inilah,  takaran otoritas ilahi yang kita miliki akan dibawa Tuhan semakin tinggi. Sikap selfless faith mengalirkan anugrah dan kemenangan dan pertumbuhan yang semakin pesat dan nyata di dalam Kristus.

Pola ilahi ini akan memampukan dan membuat kita berguna bagi tubuh Kristus dan kerajaan Nya.

Efesus 4 : 15
(15) tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala.

Sebab apapun yang kita terima dari Tuhan akan termanifestasi tanpa hambatan, sehingga pekerjaan dan karya Roh Kudus tercurah sepenuhnya di dalam dan melalui hidup kita kepada sekeliling kita.  Pekerjaan firman dan Roh akan nampak dan nyata. Bukan untuk membuat kita bersukacita dan bangga, tapi untuk pekerjaan Bapa terlaksana dan kemuliaan Nya nyata, sebab
gambar Allah akan terlihat.

Setiap jemaat menjadi orang yang berpengaruh, terpandang dan disegani. Mereka bangkit membawa dan mengalirkan dampaknya di keluarga, tetangga, desa dan kota. Ini karena dimensi roh yang sudah terbangun yang cukup tinggi mengalir ke tempat yang lebih rendah.  Sekarang mulai keluar memancar, mempengaruhi kehidupan orang-orang di sekitar jemaat. Orang-orang mulai melihat ada sesuatu yang berbeda, ada TELADAN dari kehidupan orang percaya, saat itulah kehidupan korporat dari rumah rohani akan berfungsi nyata menjadi “garam dan terang dunia”.

PERTANYAAN Tentang dibaptis dengan Roh Kudus.


1. Apa artinya baptisan Roh Kudus? Jelaskan kaitannya dengan bahasa roh atau bahasa lidah, juga kaitannya dengan kuasa dan otoritas, serta apa pentingnya kita dibaptis dengan Roh Kudus? Apakah orang percaya mutlak dibaptis Roh Kudus. 


Dibaptis dengan Roh Kudus artinya pengakuan dari Tuhan bahwa kita sekarang sudah dewasa rohani, menjadi HUIOS yang layak menerima warisan Yesus Kristus dan kunci-kunci Kerajaan Sorga. 


Kamu akan menerima kuasa... Kis 1:8. Artinya kepada kita Tuhan memberikan otoritas untuk menggunakan KUASA untuk menghancurkan pekerjaan iblis, menjadi saksi bagi Kristus untuk menyatakan kemuliaan Nya. 


Bertumbuh dari bayi rohani (brephos) menjadi dewasa rohani (huios) adalah kehendak Bapa, sebagai bagian dalam perjalanan menuju destiny, maka sepatutnya kita menggenapi seluruh kehendak Bapa untuk dapat menyelesaikan pekerjaan Nya melalui hidup kita. 


Pentingnya kita mendemonstrasikan kuasa untuk menyatakan KerajaanNya di bumi ini seperti di sorga dan menyatakan kemuliaan Tuhan. Bagaimana mungkin manusia bisa mendemonstrasikan kuasa Roh Kudus? Oleh karena proses adaptasi manusia spiritual termasuk jiwa dan tubuhnya sudah selesai untuk dia dipimpin, dikendalikan Roh Kudus seluruhnya dalam kuat kuasaNya (ago). Ia telah memperoleh buah Roh penguasaan diri.

Galatia 5:22-23 (TB)  Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.


Sedangkan ia telah mengikatkan dirinya menjadi satu roh dengan Roh Kudus. 

1 Korintus 6:17 (TB)  Tetapi siapa yang mengikatkan dirinya pada Tuhan, menjadi satu roh dengan Dia. 

Bahasa roh bukan tanda orang sudah dibaptis dengan Roh Kudus. Bahasa lidah dan nubuat adalah karunia-karunia Roh.


1 Korintus 12:10

Kepada yang seorang Roh memberikan kuasa untuk mengadakan mujizat, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk bernubuat, dan kepada yang lain lagi Ia memberikan karunia untuk membedakan bermacam-macam roh. Kepada yang seorang Ia memberikan karunia untuk berkata-kata dengan bahasa roh, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menafsirkan bahasa roh itu.


Ada juga orang-orang yang diberikan Tuhan karunia untuk melakukan mujizat. 


Tapi kuasa yang dimaksudkan di sini lebih daripada menyembuhkan orang sakit dan mengusir setan, tapi membuat orang lumpuh berjalan, orang buta menjadi celik dan membangkitkan kembali orang yang sudah mati. KUASA yang diberikan bukan karena karunia-karunia melainkan otoritas yang diberikan dan dimiliki orang itu untuk menghancurkan semua pekerjaan iblis. 


Kuasa ini adalah kuasa yang tanpa batas, kuasa Roh Allah sendiri. Sesuai dengan maksud dan tujuan penciptaan manusia di Kej 1:26. Batasan-batasan dari iblis sudah dihancurkan dan batasan secara natural dan lahiriah telah  itu diangkat. 


Orang yang sudah dibaptis dengan Roh Kudus bukan hanya bergerak di level kemenangan kepada kemenangan, tapi bergerak di level kemuliaan kepada kemuliaan atau level lebih dari pemenang. 


Orang ini sudah layak menjadi SAKSI KRISTUS dengan mendemonstrasikan kuasa Roh Kudus, bahwa Yesus Kristus orang Nazaret itu adalah Tuhan dan Mesias.


Kisah Para Rasul 3:20 (TB)  agar Tuhan mendatangkan waktu kelegaan, dan mengutus Yesus, yang dari semula diuntukkan bagimu sebagai Kristus.




2. Mengapa dikatakan Yesus menganggap bahwa murid-murid belum siap menerima baptisan Roh Kudus, sehingga harus menunggu di Yerusalem? 


Masih ada beberapa hal yang perlu murid-murid bereskan dalam kehidupan spiritual dan mereka harus merapikannya, menata ulang hidup manusia roh, karena baptisan Roh Kudus akan mengubahkan kehidupan spiritual kita menjadi kehidupan yang spiritual dan supranatural.


Hanya 120 dari 5000 orang murid Yesus yang benar-benar menjalani kehidupan yang spiritual di loteng Yerusalem dan siap menerima baptisan Roh Kudus yang mengubahkan hidup mereka menjadi kehidupan yang supranatural. 


Ketika Yesus akan disalibkan murid-murid sangat ketakutan, mereka tercerai berai bagai kawanan domba tercerai berai karena sang gembala dibunuh, mereka tergoncang. Jadi yang harus terbangun pada murid-murid adalah terbangunnya kesatuan.


Kesatuan ini awal dari terbentuknya Tubuh Kristus di bumi ini yang kemudian termanifestasi dalam kehidupan sehari-hari jemaat yang mula-mula itu.




3. Bagaimana orang percaya itu menjadi siap dibaptis dengan Roh Kudus, kapan? Jelaskan bagaimana sebenarnya tahapan yang harus kita lalui sebelum layak dibaptis dengan Roh Kudus. Apakah seseorang tidak akan masuk sorga jika tidak dibaptis dengan Roh Kudus? Bagaimana hal ini menurut pengertianmu. 



Yesus yang di sungai Yordan adalah produk dari rumah rohani. Ia telah menjadi dewasa rohani, HUIOS dan ditahbiskan oleh Bapa sebagai PUTRA.


Orang percaya yang telah lahir baru, menerima Roh Adopsi, impartasi dari Roh Kudus dan dalam pimpinan, pengajaran dan pertolongan Roh Kudus bertumbuh dewasa menjadi HUIOS. Pada saat ia sudah dewasa secara rohani, ia  siap ditebus  (redeemed) sebagai PUTRA ALLAH.  Kita akan ditebus seluruhnya. Bukan hanya roh, tapi jiwa dan juga tubuh kita ditebus seluruhnya. Dalam proses adopsi jiwa kita harus dimenangkan, jiwa dan tubuh kita sudah beradaptasi penuh dan selaras dalam alam spiritual.  Maka  untuk memenangkan jiwa, tubuh kita dijauhkan dulu dari hati yang keras (Yeh 11:29). 


Yesus pada kejadiannya sebagai janin karena Roh Kudus menaungi Maria. Yesus mengosongkan DiriNya sama seperti manusia, hanya saja Ia tidak berdosa, sebab rohNya berasal dari Roh Tuhan sendiri. Yesus yang mengosongkan diri sama dengan bayi rohani yang harus bertumbuh dan menjadi dewasa dalam bimbingan dan pertolongan Roh Kudus di dalam rumah rohani Yusuf dan Maria. 


Yesus tidak harus mengalami lahir baru, sebab rohNya berasal dari Allah, bukan dari keturunan Adam. 


Dengan lahir baru seseorang anak menerima roh yang baru  yang berasal dari Allah. Juga kita menerima Roh Kudus sebagai Roh Adopsi. Dia lah yang memimpin perjalanan kita selama menjadi anak menuju kepada KEDEWASAAN IMAN sebagai HUIOS. 


Proses kelahiran baru, Tuhan menggunakan cara yang serupa dengan kejadian bayi Yesus. Roh Kudus menaungi (overshadow) Maria, memberikan DNA ilahi menjadi janin Yesus. Ketika kita percaya Yesus dan merespon Firman, tubuh kita  dinaungi oleh Roh Kudus, sehingga kita menerima DNA ilahi Tuhan. DNA ilahi ini membentuk struktur DNA yang baru. Kromosom X dari DNA asli kita dipilin (intertwain) dengan kromosom Y (dari Bapa) sehingga roh kita terbentuk menjadi CIPTAAN BARU dengan roh yang tidak bisa berbuat dosa sebab kita dibentuk oleh benih ilahi dan itu tetap ada. 


1 Yohanes 3:9 (TB)  Setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa lagi; sebab benih ilahi tetap ada di dalam dia dan ia tidak dapat berbuat dosa, karena ia lahir dari Allah.


Demikianlah kita menerima IDENTITAS atau NAMA yang baru yang dimeteraikan oleh Roh Kudus.

Dari uraian di atas, kita telah menerima roh yang baru, menjadi ciptaan baru dan dimeteraikan Roh Kudus yang menjadi jaminan keselamatan. 


2 Korintus 5:5

Tetapi Allahlah yang justru mempersiapkan kita untuk hal itu dan yang mengaruniakan Roh, kepada kita sebagai jaminan segala sesuatu yang telah disediakan bagi kita.


Tahap pertama adalah peristiwa kelahiran baru, di mana Allah mempersiapkan kita dengan mengaruniakan Roh Kudus. Ini yang menjadi jaminan kita akan memperoleh sisanya. Dia persiapkan dengan mengirimkan seorang sumber anugerah dan rumah rohani, supaya manusia roh kita bertumbuh menjadi huios.


Tahap kedua adalah ketika manusia roh kita sudah menjadi dewasa menjadi HUIOS. 

Hanya kepada Huios saja Tuhan memberikan segala sesuatu yang telah disediakan bagi kita. 


Efesus 1:14 (TB)  Dan Roh Kudus itu adalah jaminan bagian kita sampai kita memperoleh seluruhnya, yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah, untuk memuji kemuliaan-Nya.


Setelah menerima Roh Kudus "mengikuti keselamatan" bukan berarti kita telah menerima seluruhnya. Menurut Ef 1:14  masih ada lagi bagian yang belum kita peroleh. Bagian yang belum kita peroleh itu adalah  warisan yang hanya dapat kita terima, bukan sebagai anak-anak, tapi sebagai putra yang dewasa (huios). 


Satu kesamaan antara Yesus yang di sungai Yordan harus terjadi juga pada kita yaitu pengangkatan sebagai PUTRA. Jadi kapan? Jika Roh Kudus turun atas kita untuk dipenuhi secara tidak terbatas. Bukan saja dipenuhi tapi juga diceburkan ke dalam sungai kehidupan yang lebarnya tidak tersebrangi. Jiwa kita tidak lagi memberontak tapi malah bergairah mengalir bersama Roh Kudus karena Tuhan menyatakan kemuliaan Nya. Kemuliaan Tuhan terpancar dari hatiNya. 



Kisah Para Rasul 1:8 (TB)  Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."


Ketika Bapa mengokohkan Yesus sebagai PUTRA, Ia menerima seluruhnya, apa pun yang disediakan Allah. 


Roh Kudus yang dijanjikan Bapa sudah dicurahkan kepada seluruh manusia yang layak menerimanya. Mereka yang terbukti taat dalam kepemimpinan Roh Adopsi dan pembentukan ketaatan di dalam rumah oleh seorang sumber anugerah. Inilah saatnya dan artinya dibaptis dengan Roh Kudus. 


4. Apa implikasi yang harus terjadi jika seseorang  dibaptis dengan Roh Kudus? 

 a. Kita sudah ditebus seluruhnya roh, jiwa dan tubuh kita menjadi siap mengikuti kegerakan Roh Tuhan yang dinamis. Siap dikendalikan, diikat, dalam kuasa Roh Kudus. Mengikuti Anak Domba Allah ke mana dan di manapun. 

Jiwa dan tubuh (daging) kita tidak lagi memberontak tapi malah bergairah mengalir bersama Roh Kudus karena Tuhan menyatakan kemuliaan Nya. Kemuliaan Tuhan terpancar dari hatiNya. 

Kita hanya akan memuji kemuliaan Nya jika kita sudah melihat kemuliaan Nya. 


b. Iblis tidak bisa menjangkau kita lagi. Urusan bisnis iblis dengan kita sudah selesai. Sekarang kita termasuk dalam pelayanan malaikat sebagai roh yang melayani. 

Matius 4:11 (TB)  Lalu Iblis meninggalkan Dia, dan lihatlah, malaikat-malaikat datang melayani Yesus. 

Ibrani 1:14 (TB)  Bukankah mereka semua adalah roh-roh yang melayani, yang diutus untuk melayani mereka yang harus memperoleh keselamatan?


c. Kisah Para Rasul 1:8 (TB)  Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."

Dia berkata: Aku akan memberimu lebih banyak! Dan lebih banyak lagi kekuatan untuk bersaksi…. dengan demonstrasi kuasa Roh Kudus dan dengan pengajaran.

Kita menerima Roh Kudus supaya kuasa Allah yang Mahatinggi akan menaungi hidup kita untuk membuat kita mampu melakukan pekerjaan yang lebih besar dari Yesus. Kita harus meneruskan pekerjaan Bapa yang belum digenapi. Ini adalah bagian penting yang harus terjadi daripada bingkai firman Nya yang melingkupi hidup kita. 


Postingan populer dari blog ini

Mengikatkan Diri Pada Tuhan Dalam Ikatan Roh

  SATE 24 November 2020 –  Bacalah terlebih dahulu: Roma 1:28, 8:14-17, 6:16-19 Ketika seseorang lahir baru, rohnya menjadi baru karena rohnya bersatu dengan Roh Kudus. Tetapi untuk pikiran (akal budi) harus diperbaharui dari hari ke hari, artinya waktu lahir baru roh kita dibangkitkan sedangkan pikiran kita belum alami pemulihan. Oleh karena itu harus alami pembaharuan dari hari ke hari melalui firman. Sebelum seseorang alami lahir baru, maka rohnya ditawan oleh jiwanya. Sehingga yang dilakukan oleh tubuh adalah segala sesuatu yang sifatnya kedagingan. Kondisi lahir baru tidak serta merta membuat seseorang lantas berubah secara drastis, ada proses yang harus dilalui supaya jiwa dan tubuh pun alami keselamatan dari Allah.   *#1. Mengapa pikiran kita harus alami pembaharuan dari hari ke hari berdasarkan Roma 1:28?*   Unsur JIWA bukanlah langsung berasal dari Allah. Yang langsung dari Allah adalah roh kita. Jiwa yang terdiri dari pikiran, perasaan dan kehendak itu timb...

The Seed of God and the Character of Abraham (MKS #53)

Khotbah ini membahas proses rohani di mana Allah menabur benih ilahi ke dalam kehidupan manusia untuk mewujudkan kerajaan-Nya di bumi. Melalui teladan Abraham , dijelaskan bahwa hubungan intim dengan Tuhan dimulai dari panggilan pribadi dan ikatan janji (covenant) yang teguh . Ketaatan mutlak Abraham dalam menjaga ketetapan Allah menjadi dasar bagi Tuhan untuk mempercayakan otoritas-Nya kepada generasi berikutnya. Di sini ditekankan bahwa setiap orang percaya dipanggil untuk memiliki kepribadian yang selaras dengan karakter Allah melalui bimbingan Roh Kudus. Akhirnya, sumber ini menantang umat untuk hidup dalam kesetiaan dan kasih yang radikal agar janji Tuhan dapat tergenapi secara turun-temurun. Ibadah JMD Bandung 6 September 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 53 Catatan Khotbah: Manusia Kerajaan Sorga (Bagian 53) Pelayanan: GPK JMD Bandung, Ps. Djonny Tambunan Tanggal: 6 September 2026 1. Landasan Rencana Agung Allah & Benih Sejati Keturunan Raja-Raja: Allah menetapk...

Membangun Sion Membentuk Ulang Kota - oleh Dr. Jonathan David

Ringkasan Khotbah: "Membangun Sion Membentuk Ulang Kota"  16082022  the Upper Room Kembalilah, hai anak-anak yang murtad, demikianlah firman TUHAN, karena Aku telah menjadi tuan atas kamu! Aku akan mengambil kamu, seorang dari setiap kota dan dua orang dari setiap keluarga, dan akan membawa kamu ke Sion.  Yeremia 3:14   Khotbah ini membahas visi tentang pembangunan kembali Sion sebagai inti dari pemulihan kota dan kehidupan umat Tuhan. Dr. Jonathan David menguraikan bagaimana Tuhan sedang bergerak secara aktif untuk membangun Sion, yang bukan hanya sekadar tempat, melainkan juga sebuah dimensi rohani di mana kehadiran, kuasa, dan otoritas Allah termanifestasi. Khotbah dimulai dengan penekanan pada pentingnya mendengar suara Tuhan dan mengasihi kebenaran-Nya. Dr. Jonathan David menyatakan bahwa tanpa kedua hal ini, akan ada kekacauan. Ia juga menekankan tentang karunia-karunia Roh Kudus yang diperlukan, seperti pewahyuan, pengertian, dan hikmat  untuk dapat menge...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

The Seed of Succession and the Power of Destiny (UR #240)

Ini merupakan materi pengajaran dari Dr. Jonathan David mengenai prinsip suksesi kepemimpinan spiritual yang berfokus pada konsep benih ilahi dalam diri manusia. Penulis menekankan bahwa masa depan dan kekuatan seseorang ditentukan oleh Kristus sebagai benih yang dibawa, yang memberikan ketangguhan untuk mengatasi segala trauma masa lalu maupun serangan musuh. Beliau menguraikan kriteria kehidupan yang layak direproduksi, yakni pribadi yang berpusat pada salib , memiliki karakter yang baik , serta dipenuhi oleh Roh Kudus . Selain itu, terdapat peringatan tegas untuk menghentikan pelatihan bagi individu yang menunjukkan sikap keras hati, tidak taat, dan suka mengkritik . Secara keseluruhan, dokumen ini berfungsi sebagai panduan praktis untuk membangun generasi pemimpin baru yang memiliki integritas moral dan ketundukan penuh pada firman Tuhan . 14 07 2026 DR JONATHAN DAVID, SUKSESI KEPEMIMPINAN (BAGIAN 3) Catatan Khotbah: Suksesi Kepemimpinan (Bagian 3) Sesi: The Upper Room 240 (1...

ROMA 15:1-7

MENANGGUNG KELEMAHAN ORANG YANG TIDAK KUAT 15:1 Kita, yang kuat, wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri. 15:2 Setiap orang di antara kita harus mencari kesenangan sesama kita demi kebaikannya untuk membangunnya. 15:3 Karena Kristus juga tidak mencari kesenangan-Nya sendiri, tetapi seperti ada tertulis: "Kata-kata cercaan mereka, yang mencerca Engkau, telah mengenai aku." 15:4 Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci. 15:5 Semoga Allah, yang adalah sumber ketekunan dan penghiburan, mengaruniakan kerukunan kepada kamu, sesuai dengan kehendak Kristus Yesus, 15:6 sehingga dengan satu hati dan satu suara kamu memuliakan Allah dan Bapa Tuhan kita, Yesus Kristus. 15:7 Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemulia...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Conquering the Mountains of Governance and Political (UR #237)

Khotbah  Dr. Tunde Bakare dalam acara ISC 2025 membahas peran strategis orang percaya di gunung politik dan pemerintahan . Beliau menekankan pentingnya memiliki pola atau cetak biru ilahi serta karakter yang murni sebelum terlibat dalam kepemimpinan publik agar tidak tercemar oleh sistem dunia. Melalui berbagai rujukan Alkitab, ia menjelaskan bahwa Tuhan akan membangkitkan pemimpin-pemimpin profetik untuk menggantikan sistem yang korup dan menindas rakyat. Bakare juga membagikan pengalaman pribadinya di Nigeria tentang bagaimana kekuatan doa dan nubuat mampu mempengaruhi arah politik nasional serta menentang rezim yang tidak adil. Inti dari pesan ini adalah panggilan bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan yang berani merebut kembali pengaruh di berbagai bidang budaya demi kesejahteraan bangsa. Narasi ini ditutup dengan penegasan bahwa kepemimpinan yang takut akan Tuhan adalah kunci utama yang membedakan kemajuan suatu negara dari keterpurukannya. Berikut adalah c...