Langsung ke konten utama

Kasih Karunia Tuhan - Part 3

 

Ps. Djonny Tambunan - Bagian 3 -  04-02-2022

 

Kasih Karunia diberikan bahkan sebelum kita bertobat dan terbukti ketika kita mengalami lahir baru. Kasih karunia itu tetap ada dan kita bisa hidup dalam kebenaran.  Kita bisa bertahan terus bahkan sampai kita mati, terus ada penyertaan Tuhan dan penjagaan melalui anugerah kasih karunia-Nya.  Kasih karunia itu bukanlah ‘nick name’ yang lalu begitu saja dan menganggapnya remeh.  Kasih karunia mengandung perkenanan, kekuatan, kesukaan.

Kemudian kita dimasukkan ke dalam rumah rohani. Untuk apa? Supaya kasih karunia itu bertumbuh.

Yesus bertumbuh dalam kasih-karunia

Yesus harus bertumbuh dulu dalam kasih karunia sebelum Dia berumur 12 tahun. Yesus tidak pernah berdoa minta kekuatan Bapa, karena Dia percaya kasih-karunia Bapa bagi-Nya sudah cukup.

Luk 2:40 Anak itu bertambah besar dan menjadi kuat, penuh hikmat, dan kasih karunia Allah ada pada-Nya.

Ini Yesus sebelum 12 tahun. Hikmat itu hasil pekerjaan Roh dalam memproses firman dalam diri Yesus. Dia juga penuh dengan kasih karunia Allah. Proses itu tergantung seberapa besar kau berikan kebebasan bagi RK, sehingga itu menjadi pengertian dan hikmat.

Luk 2:49 Jawab-Nya kepada mereka: "Mengapa kamu mencari Aku? Tidakkah kamu tahu, bahwa Aku harus berada di dalam rumah Bapa-Ku?" (I must be about My Father’s business, KJV).

Dia tau Kasih Karunia itu menempatkan Dia untuk Dia mampu menyelesaikan urusan Bapa. Mengapa saudara terus lemah? Karena mengandalkan kekuatan lahiriah dan minta pertolongan Tuhan untuk menyelesaikan urusanmu. Saya pastikan, Allah tidak akan  membawa jawaban doamu, karena itu bertentangan dengan fakta kebenaran yang sudah ada dalam dirimu, Dia dengan segala kekayaan-Nya dan kekuatan-Nya sudah ada di dalam dirimu.

Kekuatan Allah menjadi kekuatan dan kemampuan hidup kita

Ini terkait pernyataan Yohanes.

Yoh 1:1  Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. 2  Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. 3  Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.

Ay3 ini adalah kekuatan Allah. Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia, menjadi kekuatan dan kehidupan kita juga.

Yoh 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; Yoh 1:13 orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah.

Ay1-3 sampai 12 bisa terjadi pada kita dan kita harus percaya kedahsyatan 1-3 itu menjadi porsi kita, yang dianugerahkan Tuhan.

Kita juga menerima kasih-karunia itu.

Yoh 1:16 Karena dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia;

1 kor 15:10 1Kor 15:10 Namun, karena anugerah Allah, aku adalah aku yang sekarang. Dan, anugerah-Nya kepadaku tidaklah sia-sia. Aku bekerja lebih giat daripada mereka semua, tetapi bukannya aku, melainkan anugerah Allah yang menyertaiku.

Roh Allah makin kuat pengaruhnya pada Yesus. Luk 2:40.

Yoh 1:14 Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.

*Dia tau pekerjaan Bapa dan rencana Bapa dan tau juga bahwa Dia telah dipenuhi kasih-karunia dan kebenaran dan semua kepenuhan keallahan ada di dalam Dia. Jadi Yesus tidak perlu meminta lagi kekuatan dan kemampuan dari Bapa.

2Kor 12:7 Dan supaya aku jangan meninggikan diri karena penyataan-penyataan yang luar biasa itu, maka aku diberi suatu duri di dalam dagingku, yaitu seorang utusan Iblis untuk menggocoh aku, supaya aku jangan meninggikan diri.

Paulus sangat menderita dan membutuhkan intervensi Tuhan untuk menghalau utusan iblis itu.

8  Tentang hal itu aku sudah tiga kali berseru kepada Tuhan, supaya utusan Iblis itu mundur dari padaku. 9  Tetapi jawab Tuhan kepadaku: "CUKUPLAH KASIH KARUNIA-KU BAGIMU, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna." Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku.

CUKUPLAH KASIH KARUNIA-KU BAGIMU 

Ini Proceeding Word buat saya dan saudara. Stop minta pertolongan  apa pun persoalanmu: soal rohani, jasmani dan materi. CUKUP SUDAH KASIH-KARUNIA KU BAahGIMU.

Paulus memberikan contoh ekstrim (jemaat Makedonia) kepada jemaat yang kaya dengan pewahyuan, pengetahuan, karunia-karunia dan kekayaan materi yakni jemaat Korintus.

Tapi yang hendak dimunculkan Allah adalah kita banyak dipenuhi dan kaya akan kasih-karunia.

Gereja harus melakukan hal-hal yang tidak lazim yang tidak bisa dilakukan manusia, dan ini adalah kehendak Kristus membangun gereja-Nya. Kasih-karunia menjelma menjadi diri-Nya ditunjukkan oleh hikmat dan stature (besarnya) serta favor (makin disukai Allah dan manusia).

Yoh 4:34 Kata Yesus kepada mereka: "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.

KASIH KARUNIA ITU CUKUP UNTUK MELAKUKAN KEHENDAK DIA DAN MENYELESAIKAN PEKERJAAN-NYA.

Pewahyuan: CUKUPLAH KASIH KARUNIA KU BAGIMU. Ini akan mengubahkan doamu, cara pandangmu, pemikiranmu. Siapa yang membuat sukacita itu di jemaat Makedonia? Firman yang menjadi manusia.

PENGAJARAN PARA RASUL MEMBAWA KASIH-KARUNIA DENGAN KUASA UNTUK MEMBANGUN

Mereka jemaat Makedonia selalu mendengar input rasul Paulus. Mereka miskin dan menderita, tapi bersukacita, karena mereka ada di dalam Kerajaan sorga dan menghasilkan buah Roh Kudus.

Yoh 4:34 Kata Yesus kepada mereka: "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.

Yoh 1:14 Firman itu telah menjadi daging* dan tinggal di antara kita. Kita telah melihat kemuliaan-Nya (keagungan-Nya.), yaitu kemuliaan Anak Tunggal Bapa, penuh dengan anugerah dan kebenaran.

ESV.  Firman yang menjadi manusia itu berisi di dalamnya: penuh kasih karunia dan kebenaran.

Firman itu penuh dengan kasih karunia dan kebenaran. 

Ini adalah REALITA dari KASIH-KARUNIA.

1Kor 15:10 Tetapi karena kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia yang dianugerahkan-Nya kepadaku tidak sia-sia. SEBALIKNYA, AKU TELAH BEKERJA LEBIH KERAS dari pada mereka semua; tetapi BUKANNYA AKU, MELAINKAN KASIH KARUNIA ALLAH YANG MENYERTAI AKU.

Kasih-karunia itu yang mendorong dia, menggairahkan dan menguatkan dengan semangat, mempengaruhi jiwanya dan pantang menyerah untuk melakukan dan menyelesaikan pekerjaan Tuhan.

Tuhan tidak ingin memberikan Kasih Karunia ini dan menjadi pasif tapi untuk mengerjakan dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.

KEKUATAN HIDUPMU (MANUSIA MU, LAHIRIAH, HARTA, KEPINTARAN ) apakah jiwa dan tubuhmu, itu akan membuat kita mampu untuk bekerja keras.  Paulus bekerja LEBIH keras untuk menunjukkan hal yang SUPRANATURAL dan tidak lazim.

Apa yang menyebabkan kau jadi mitra?

1Kor 3:9 Karena kami adalah kawan sekerja Allah; kamu adalah ladang Allah, bangunan Allah.

Karena kau seimbang. Tidak bisa lebih lemah.

Wanita dianggap paling lemah, tapi dia adalah penolong.

Bukan karena Tuhan membutuhkan mitra, tapi itu sudah dalam rencana-Nya mengikut sertakan manusia dalam pekerjaan-NYA. Tidak ada pekerjaan kita pernah disebutkan dalam Alkitab, tapi hanya pekerjaan Allah.

Allah lah yang membuat rasul Paulus mampu bekerja lebih keras dan sangat keras.

 

1Kor 15:10 Tetapi karena kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia yang dianugerahkan-Nya kepadaku tidak sia-sia. Sebaliknya, aku telah bekerja lebih keras dari pada mereka semua [para rasul yang lain]; tetapi bukannya aku, melainkan kasih karunia Allah yang menyertai aku.

Kesimpulan: Kasih Karunia Paulus bukanlah kemampuan lahiriah atau pengalamannya sebagai orang farisi. Dia tidak memiliki kemampuan Allah sebagai orang farisi, murid Gamaliel, dst. (1 Kor 3:10).

Dengan demikian menurut Gal 5:4

Gal 5:4 Kamu lepas dari Kristus, jikalau kamu mengharapkan kebenaran oleh hukum Taurat; kamu hidup di luar kasih karunia.

Banyak orang dalam gereja melakukan sekuat tenaga untuk menjawab dan melakukan panggilannya demi tidak ada yang salah dan menjadi diperkenan dihadapan Tuhan. Menurut Gal 5:4 itu bukan berdasarkan kebenaran, dan kau pasti akan gagal suatu hari.

Gal 2:9 Dan setelah melihat kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, maka Yakobus, Kefas dan Yohanes, yang dipandang sebagai sokoguru jemaat, berjabat tangan dengan aku dan dengan Barnabas sebagai tanda persekutuan, supaya kami pergi kepada orang-orang yang tidak bersunat dan mereka kepada orang-orang yang bersunat;


 

Kesadaran Akan Pekerjaan Kasih Karunia

Pewahyuan-pewahyuan yang luarbiasa kepada Paulus membuatnya tinggi hati. Tuhan menjagainya dengan mengizinkan utusan iblis menggocohnya. Memberinya duri dalam daging. Allah mencegah Paulus supaya jangan sombong. Itu guna duri, sehingga setan tidak pernah diusir Tuhan, walau pun Paulus minta.

Iblis pertama menyerang tubuh. Itu menjadi kelemahan yang terlihat pada tubuh Paulus. Jadi kelemahan yang terlihat adalah tubuh/alamiah. Roh kita tetap harus kuat dan tetap bergantung pada Tuhan. Kasih karunia harus kau sadari. Iblis tidak bisa menjangkau rohmu / roh Paulus.

1Yoh 5:18 Kita tahu, bahwa setiap orang yang lahir dari Allah (roh), tidak berbuat dosa; tetapi Dia yang lahir dari Allah melindunginya, dan si jahat tidak dapat menjamahnya (roh).

Si jahat tidak bisa menjamah tapi bisa menekannya, lewat hal-hal natural / jasmani, supaya rohmu menjadi lemah / melemahkan.  Iblis menembaki dengan peluruh ketamakan, cinta uang, pesimisme, dll;  supaya kau teralihkan.

KASIH KARUNIA UNTUK KARAKTER KRISTUS BERTUMBUH, BUKAN SUPAYA KAU MAMPU BERBUAT BAIK /KEBAJIKAN SAJA.

Kesadaran akan kasih karunia membuat PAULUS tidak berpikir dia lebih baik dari orang lain, tidak jadi tinggi hati.

Karakter ilahi harus terbentuk, misalkan jadi rendah hati.  Aku bekerja keras bukan karena aku lebih baik, bukan lebih berpengalaman, tapi karena Kasih Karunia.

Ay4. KK harus terekpos dan disadarimu. Mengapa? Dia harus pegang kendali atas situasi saudara apa pun itu.

 

Panggilan Tuhan kepada Paulus.

Kis 9:15 Tetapi firman Tuhan kepadanya: "Pergilah, sebab orang ini adalah alat pilihan bagi-Ku untuk memberitakan nama-Ku kepada bangsa-bangsa lain serta raja-raja dan orang-orang Israel. 16 Aku sendiri akan menunjukkan kepadanya, betapa banyak penderitaan yang harus ia tanggung oleh karena nama-Ku."

Paulus lupa Kis 9:16 ini.  Allah tetap pegang kendali, untuk tujuan Tuhan. Kau akan menderita, supaya Kasih Karunia bisa bekerja sesuai kehendak dan rencana Tuhan. Inilah Kasih Karunia menurut panggilan Tuhan. Mengapa Paulus harus mohon-mohon pada Tuhan?

Luk 9:23 Kata-Nya kepada mereka semua: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.

Padahal Allah yang izinkan ia menderita, buat ia bisa terus bekerja tanpa menjadi sombong, lebih dari orang / rasul lain.

Mengapa Kasih Karunia harus terekspos.

Ada masalah di antara saudara. Semua menghadapi masalah. Tapi masalah dan kelemahan sebenarnya akan membuat saudara melihat Kasih Karunia Tuhan. Tapi saudara malah fokus pada kelemahan / masalah saudara itu. Selama saudara masih hidup Tuhan masih bisa mengubah situasi. Amin.

Karena kau tidak menyimak/mengerti Firman Tuhan dengan benar, apa yang disampaikan di dalam rumah, maka kau akan berada dalam kehidupan doa yang hanya untuk menghamburkan-hamburkan keinginan hatimu.

2Kor 12:8 Tentang hal itu aku sudah tiga kali berseru kepada Tuhan, supaya utusan Iblis itu mundur dari padaku.

Itu doa egois Paulus. Bertolak belakang dengan doa Yesus.

Mat 26:39 Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki."

Kasih Karunia ini buat situasi saat ini supaya berhasil melewati tantangan, rintangan supaya mencapai tujuan dan rencana Allah. Panggilan Tuhan bukan untuk menyelesaikan masalah Paulus, tapi memberikan kesenangan dan keberhasilan dalam mencapai destiny. Jadi jangan panggil Tuhan untuk menyelesaikan masalahmu dalam berbagai kelemahan, kekurangan dan kemiskinan. Itu bukan dosa dan kekalahan. KK memenuhi kebutuhanmu menurut pandangan Tuhan dan nyata menjadi kekuatan dan keperkasaan diri jika ada kelemahan.

2 Kor 12:9 Tetapi jawab Tuhan kepadaku: "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna." Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku.

Sekarang roh Paulus menjadi lebih kuat karena Kasih Karunia, dibandingkan dengan dia menerima pewahyuan-pewahyuan luarbiasa, tetapi tanpa pengertian. Iblis berusaha mengambil pengertian itu dengan menggocohnya. Kelemahannya membangkitkan kesenangan dan membangkitkan rohnya karena ia mengijinkan kasih karunia berada di atas persoalan/masalah/kesakitan.

Ini posisi rohani. Jika kau tidak di posisi ini kau rentan, karena KK belum jadi andalan, belum nyata terbukti dalam hidupmu. Mana lebih baik:

1.       Tuhan menyelesaikan seluruh masalahmu;

2.       Masalah belum tentu selesai, tapi oleh karena KK itu nyata kau bergantung

 

Kasih Karunia Membawa kita ke posisi rohani (stature) lebih tinggi

Buang semua kemampuan, kecukupan dan posisi jabatan; tapi mengosongkan diri. Have no reputation.

Paulus senang memiliki dan berada dalam kelemahannya itu, sebab dia tau bisa mencapai posisi roh, dengan kesadarannya itu; perspektifnya sama dengan Tuhan. Ini kedewasaan. Allah berikhtiar membawa saudara ke tempat kemenangan bukan tempat putus-asa. Itu kemenangan Allah (atas dirimu) bukan kemenanganmu. Ini yang ingin dicapai Dia.

Dari kata ‘senang’ Paulus bisa menikmati penderitaannya. Bisa kau nikmati kelemahanmu, kemiskinanmu? Jangan pikir kau dibenarkan karena penderitaan. Orang benar tetap karena iman.  Iman yang percaya Kasih Karunia memelihara hidup dan hanya mengandalkan Kasih Karunia.

Sebab jika aku lemah, maka aku kuat [bertahan dan mengatasinya].

Secara lahiriah kau boleh lemah, tapi rohmu harus kuat. Ini kemenangan yang sejati. Secara manusia Paulus lemah, tapi dalam sikap, perbuatan, keyakinan dan keteguhan hati, dia kuat. Itu yang harus terjadi pada dirimu dan saya. Dia dijadikan miskin, dipenjara dia tidak akan melemah roh/imannya.  Itulah keperkasaan Allah, yang adalah karakter Allah.

Akhirnya FIL 4:13 segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberikan kekuatan kepadaku. Di dalam kekuatan kuasa-Nya.

1 Pet 2:21-23

Yes 53:7

Yoh 1:19

Kasih Karunia Yang Membawa Kemuliaan

Jangan berpikir keberadaan duri dalam daging itu kemuliaan, tapi Kasih Karunia itu akan menampilkan kemuliaan. Penderitaan, kemiskinan, kelemahan tidak menghasilkan kemuliaan, tapi ketaatan dan kasih karunia yang menyebabkan kemuliaan.

Yesus bertumbuh dalam KK dan makin kuat, makin besar stature, dan tidak dapat dicobai oleh iblis.

Flp 4:13 Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.

(Flp 4:13 AYT Aku dapat melakukan segala sesuatu melalui Dia yang memberi kekuatan kepadaku).

Fil 4:13 harus jadi suara yang keluar dari mulutmu sendiri, tanpa doa dan tanpa menunggu sebab cukup sudah KK itu.

Kasih Karunia itu bukti dari imanuel, perlindungan.

Kk itu bukti pekerjaan Allah semata untuk mewujudkan firman dalam dirimu. Bagaimana hal itu bisa terjadi, aku belum bersuami? RK akan turun, pekerjaan Allah lewat Kknya. Roh Allah mewujudkan.

Kasih Karunia itu bukti potensi Allah yang ada di dalam FT menjamin diri saudara. Orang lain lihat kau tetap kuat, teguh oleh karena potensi Allah/FT jadi manusia, dirimu. Yoh 1:1,14; kor 1:10-11

Kasih Karunia itu bukti jaminan

Kasih karunia itu bukti dan jaminan dari kasih, kemenangan, perkenanan, kemenangan, keberhasilan mencapai destiny/panggilan dan bukti jaminan penggenapan FT, digenapi oleh hidup saudara. KK seperti dialami Maria.  2 tim 1:9; 1 kor 15:57

Kasih Karunia itu  bukti hidup oleh iman dan dengan iman.

 

1Tim 1:14 Malah kasih karunia Tuhan kita itu telah dikaruniakan dengan limpahnya kepadaku dengan iman dan kasih dalam Kristus Yesus.

Rm 5:2 Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk oleh iman kepada kasih karunia ini. Di dalam kasih karunia ini kita berdiri dan kita bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan Allah.

 

Amin


Postingan populer dari blog ini

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

KUASA IKAT JANJI (Bagian 2)

Upper Room 180 - 4 Maret 2025 Dr. Jonathan David "Perjalanan ikat janji" adalah perjalanan di mana Allah membawa Abraham masuk ke dalam hubungan yang mendalam, di mana Allah menjadi sumbernya dan berjanji untuk menyertai serta mengubah segala sesuatu di mana pun Abraham berada. Dalam perjalanan ini, identitas Abraham tidak lagi didasarkan pada latar belakang lahiriahnya. Yesus mengatakan ini untuk menekankan bahwa hubungan spiritual berdasarkan ketaatan kepada kehendak Allah lebih penting daripada hubungan darah. Bahayanya adalah jika kita terlalu terikat pada kewajiban dan identitas lahiriah sehingga menghalangi kita untuk menyelesaikan tugas Tuhan. "Penebusan sejati" adalah pembebasan dari diri sendiri, ketakutan, pola pikir lama, dan identitas yang dibentuk oleh hal-hal duniawi. Identitas sejati kita ada di dalam Kristus, dan tujuannya adalah untuk semakin serupa dengan-Nya, melepaskan keakuan agar dapat memperoleh Kristus. Tuhan ingin mengubah bangsa-bangsa mel...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

Preparing the Bride - Session 2

Persiapan gereja sebagai Mempelai Wanita Kristus untuk pernikahan dengan Anak Domba - Sesi 2 Ps. Djonny Tambunan Pada sesi ini papa membahas konsep menjadi kudus dan setia sebagai istri Kristus. Pembicara menekankan bagaimana Roh Kudus bekerja dalam diri orang percaya untuk mengatasi godaan dan mencapai kekudusan. Ia menarik garis paralel antara pencobaan yang dialami Y esus dan pencobaan yang dihadapi orang Kristen masa kini. Papa mengilustrasikan lebih jauh dengan tokoh Musa sebagai teladan keteguhan iman. Berikut adalah rangkumannya, yang akan membantu Anda memahaminya dengan mudah: Tujuan Tuhan dalam Hidup Orang Percaya : Tuhan berharap umat-Nya menjadi kudus dan mencapai kekudusan seperti Kristus. Ini bukan hanya menjadi umat Tuhan, tetapi juga menjadi kekasih atau istri-Nya. Untuk mencapai ini, Tuhan memberikan Roh Kudus. Peran Roh Kudus : Roh Kudus memberikan kemampuan untuk merespon kehendak Roh, bukan keinginan daging. Roh Kudus memberikan identitas bahwa orang percaya adal...

Kuasa Ikat Janji – bagian 4: Berjalan dalam Kemitraan

Kuasa Ikat Janji: Berjalan dalam Kemitraan dengan Tuhan Upper Room 182 – 18 Maret 2025 Dr. Jonathan David Khotbah ini menggunakan perjanjian Allah dengan Abraham sebagai contoh utama, menjelaskan bahwa ikat janji (covenant) itu melampaui iman manusia dan berakar pada sifat kesetiaan (faithfulness) Allah untuk menggenapi firman-Nya. Lebih lanjut, ditekankan bahwa keterlibatan aktif dan kepatuhan manusia dalam ikat janji, yang disimbolkan dengan sunat (peran kekuatan dan usaha sendiri manusia dikurangi), mengundang intervensi ilahi yang lebih besar dan memberdayakan umat beriman serta keturunan mereka. Khotbah ini mendorong pendengar untuk mempercayai Allah sepenuhnya dan hidup dalam keselarasan dengan kehendak-Nya sebagai mitra dalam ikat janji. Bagaimana Konsep  ikat janji mempengaruhi hubungan manusia dengan Tuhan? Konsep "kuasa ikat janji" secara fundamental mempengaruhi hubungan manusia dengan Tuhan dengan menjadikannya lebih dari sekadar hubungan biasa, melainkan se...

Preparing the Bride - Session 08

Karakteristik Gereja Sebagai Kekasih Tuhan - Sesi 08 Tema masih membahas tentang karakteristik gereja yang diidamkan Tuhan sebagai kekasih-Nya , menggunakan Kidung Agung dan perumpamaan bunga bakung di antara duri . Analogi utama yang digunakan adalah kisah Gadis Sunem dalam Kitab Kidung Agung dan hubungannya dengan Kekasihnya dan Raja Salomo. Membandingkan kecantikan lahiriah seorang gadis dengan keindahan batiniah yang dikerjakan oleh Tuhan sendiri , menekankan bahwa Allah lebih tertarik pada hati dan kesetiaan rohani daripada penampilan luar atau upaya manusia. Lebih lanjut, Kidung Agung mengilustrasikan prinsip ini melalui kisah Raja Salomo, gadis Sunem, pemilihan Daud sebagai raja, dan ajaran Yesus tentang bunga bakung di ladang , yang menunjukkan bahwa nilai sejati di mata Tuhan terletak pada kualitas batin yang ilahi . Kid 2:1 [Gadis Sunem] Bunga mawar dari Saron aku, bunga bakung di lembah-lembah. 2  —  [Salomo] Seperti bunga bakung di antara duri-duri, demikianlah m...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

Preparing the Bride - Session 04

Gereja sebagai Kekasih Tuhan Khotbah ini membahas karakteristik gereja yang ideal menurut pandangan Tuhan. Kitab Kidung Agung menjadi fokus utama kita untuk menganalisis hubungan antara mempelai wanita dan kekasihnya sebagai analogi untuk hubungan antara gereja dan Kristus. Kita akan melihat perbandingan Adam pertama dan Adam terakhir dari 1 Korintus, serta peran wanita dalam kejatuhan dari 1 Timotius, untuk menekankan pentingnya kesetiaan dan ketahanan gereja terhadap godaan. Selain itu khotbah ini menggali peran Kristus sebagai Gembala melalui berbagai ayat Perjanjian Lama dan Baru, menyoroti kasih dan pengorbanan-Nya bagi umat-Nya. Tema Utama: Karakteristik Kehidupan Gereja yang Diharapkan Tuhan sebagai Kekasih-Nya Pendahuluan: Pembahasan ini penting bagi pengikut Tuhan dan umat-Nya. Tujuan Tuhan lebih dari sekadar menyelamatkan; Ia ingin gereja menjadi kekasih-Nya yang sejati dan hidup manunggal dengan-Nya. Firman Tuhan (Rhema) membimbing perjalanan iman. Gereja sebagai Kekas...

ROMA 15:1-7

MENANGGUNG KELEMAHAN ORANG YANG TIDAK KUAT 15:1 Kita, yang kuat, wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri. 15:2 Setiap orang di antara kita harus mencari kesenangan sesama kita demi kebaikannya untuk membangunnya. 15:3 Karena Kristus juga tidak mencari kesenangan-Nya sendiri, tetapi seperti ada tertulis: "Kata-kata cercaan mereka, yang mencerca Engkau, telah mengenai aku." 15:4 Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci. 15:5 Semoga Allah, yang adalah sumber ketekunan dan penghiburan, mengaruniakan kerukunan kepada kamu, sesuai dengan kehendak Kristus Yesus, 15:6 sehingga dengan satu hati dan satu suara kamu memuliakan Allah dan Bapa Tuhan kita, Yesus Kristus. 15:7 Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemulia...