Langsung ke konten utama

Preparing the Bride - Session 05

Hati yang Teguh: Kesetiaan Seorang Pengantin pada Cinta Sejatinya

Pendahuluan

Kidung Agung mengilustrasikan hubungan antara Kristus dan gereja. Dianalogikan dengan wanita Sunem (atau gadis Sulam) sebagai mempelai Kristus yang setia. Jemaat dapat berdiri teguh sebagai gereja yang diharapkan Tuhan seperti yang ditunjukkan oleh wanita Sunem.

Kid 1:9  —  Dengan kuda betina dari pada kereta-kereta Firaun kuumpamakan engkau, manisku. 10  Moleklah pipimu di tengah perhiasan-perhiasan dan lehermu di tengah kalung-kalung. 11  Kami akan membuat bagimu perhiasan-perhiasan emas dengan manik-manik perak. 12  —  Sementara sang raja duduk pada mejanya, semerbak bau narwastuku. 

Figur Wanita Sunem dalam Pandangan Raja Salomo

Raja Salomo mengumpamakan wanita Sunem seperti kuda betina dari kereta-kereta Firaun. Dasarnya adalah hubungan Salomo dengan Firaun (mertuanya) dan kekagumannya pada kuda-kuda Mesir. Kuda-kuda betina ini melambangkan kemolekan, kemuliaan, dan keindahan sang pengantin. Harga kuda-kuda ini sangat mahal, menunjukkan nilai tinggi wanita Sunem di mata Salomo.

Salomo juga memuji pipinya di tengah-tengah perhiasan dan lehernya di tengah kalung-kalung.

Terdapat kontradiksi antara kekaguman Salomo pada kecantikan alami wanita Sunem dan keinginannya untuk menambahkan perhiasan emas dan manik-manik perak. Ini menimbulkan pertanyaan apakah kecantikan lahiriah perlu ditambahkan jika sudah ada keindahan batiniah. Kecantikan sejati berasal dari manusia batiniah yang tersembunyi (1 Petrus 3:3-4).

1Ptr 3:3 Perhiasanmu janganlah secara lahiriah, yaitu dengan mengepang-ngepang rambut, memakai perhiasan emas atau dengan mengenakan pakaian yang indah-indah, 4  tetapi perhiasanmu ialah manusia batiniah yang tersembunyi dengan perhiasan yang tidak binasa yang berasal dari roh yang lemah lembut dan tenteram, yang sangat berharga di mata Allah.


Respon dan Pemikiran Wanita Sunem

Kid 1:13 Bagiku kekasihku bagaikan sebungkus mur, tersisip di antara buah dadaku. 14  Bagiku kekasihku setangkai bunga pacar di kebun-kebun anggur En-Gedi.

Meskipun Salomo memujinya dan mempersiapkannya layaknya seorang ratu, hati wanita Sunem tetap tertuju kepada "kekasihnya," sang Gembala.

Ungkapannya:

"Bagiku kekasihku bagaikan sebungkus Mur tersisip di antara Buah dadaku".

"Bagiku kekasihku setangkai bunga pacar di kebun-kebun anggur En-Gedi".


Simbolisme dan Makna

  • Kuda betina yang mahal harganya melambangkan penebusan dengan harga yang mahal, seperti penebusan orang percaya oleh darah Kristus. 

Mungkin inilah yang mirip yang dialami oleh raja Salomo ketika dia menikah lalu dia membandingkan bahwa kuda-kuda Firaun (mertuanya). Ini memberikan keanggunan kemolekan kemuliaan martabat bagi sang pengantin. Raja Salomo berusaha untuk menggeser pikirannya wanita Sunem ini kepada Hari perkawinannya dengan dirinya padahal ini dalam suasana masih dibujuk-bujuk dan dipuji-puji. 

Harga Penebusan:

1 Petrus 1:18-19 menekankan bahwa umat tebus bukan dengan perak atau emas, melainkan dengan darah Kristus.

  • Hari perkawinan melambangkan perkawinan Anak Domba dengan gereja.

  • Minyak Narwastu yang mahal dan harum, seperti yang dipakai Maria untuk meminyaki kaki Yesus, melambangkan pengakuan Yesus sebagai Raja yang Agung.

  • Mur memiliki beberapa makna:

    • Campuran untuk minyak urapan kudus, melambangkan pengurapan Roh Kudus.

    • Persembahan mahal saat kelahiran Yesus, kembali menunjukkan keagungan Raja.

    • Dipakai untuk membalsam mayat Yesus, melambangkan penghormatan bagi Raja dan orang penting.

    • Bagi wanita Sunem, "sebungkus Mur di antara buah dada" melambangkan kekasihnya (sang Gembala) sebagai Raja yang agung dalam hatinya.

  • Bunga pacar di kebun anggur Engedi (daerah yang langka kebun anggurnya) melambangkan sesuatu yang langka dan tidak ada duanya, menunjukkan keunikan dan ketidak goyahkan cinta wanita Sunem kepada kekasihnya.

    • Ini kontras dengan bunga pacar yang mungkin didapatkan dengan mudah oleh Raja Salomo dan putri-putri Yerusalem.

    • Bunga pacar juga merupakan persiapan pernikahan, namun bagi wanita Sunem, itu terhubung dengan kekasihnya.


Gereja sebagai Mempelai Kristus yang Setia

Wanita Sunem adalah gambaran gereja yang diharapkan oleh Tuhan, yang tetap setia dan teguh meskipun menghadapi godaan duniawi.

Fokus utama adalah pada manusia batiniah.

Seperti Kristus mempercantik gereja dengan Firman Rhema (Firman yang menjadi Iman).

Perhiasan sejati gereja bukanlah lahiriah, melainkan manusia batiniah yang tersembunyi dengan perhiasan yang tidak binasa, yaitu roh yang lemah lembut dan tentram.

Pentingnya perbuatan baik yang berasal dari Firman dan iman.

Menjaga hati dengan segala kewaspadaan sangat penting karena dari situlah terpancar kehidupan.

Hati harus "dikurung" agar tetap setia kepada Kristus.

Mengasihi Tuhan Allah dengan segenap hati, jiwa, dan akal budi adalah hukum yang utama.

Pikiran adalah medan pertempuran yang rapuh, sehingga perlu difokuskan pada perkara di atas.

Kesetiaan gereja harus terus menerus diaplikasikan sebagai mempelai wanita Kristus yang menantikan kedatangan-Nya.

Berkat-berkat Tuhan tidak seharusnya menggoyahkan cinta dan kesetiaan gereja kepada-Nya.


Kesimpulan

  • Gereja dipanggil untuk menjadi seperti wanita Sunem, yang hatinya sepenuhnya tertuju kepada kekasihnya (Kristus), tidak tergoyahkan oleh kemewahan atau godaan dunia, dan memprioritaskan keindahan batiniah serta kesetiaan yang langka dan tak tergantikan.

  • Gereja yang diharapkan Tuhan adalah gereja yang setia dan teguh, berpegang pada manusia batiniah dan tidak tergoyahkan oleh dunia.

  • Cinta dan kesetiaan kepada Tuhan harus dipertahankan dalam hati dan pikiran, sehingga terwujud dalam tindakan dan perkataan.



Postingan populer dari blog ini

Conquering the Mountains of Governance and Political (UR #237)

Khotbah  Dr. Tunde Bakare dalam acara ISC 2025 membahas peran strategis orang percaya di gunung politik dan pemerintahan . Beliau menekankan pentingnya memiliki pola atau cetak biru ilahi serta karakter yang murni sebelum terlibat dalam kepemimpinan publik agar tidak tercemar oleh sistem dunia. Melalui berbagai rujukan Alkitab, ia menjelaskan bahwa Tuhan akan membangkitkan pemimpin-pemimpin profetik untuk menggantikan sistem yang korup dan menindas rakyat. Bakare juga membagikan pengalaman pribadinya di Nigeria tentang bagaimana kekuatan doa dan nubuat mampu mempengaruhi arah politik nasional serta menentang rezim yang tidak adil. Inti dari pesan ini adalah panggilan bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan yang berani merebut kembali pengaruh di berbagai bidang budaya demi kesejahteraan bangsa. Narasi ini ditutup dengan penegasan bahwa kepemimpinan yang takut akan Tuhan adalah kunci utama yang membedakan kemajuan suatu negara dari keterpurukannya. Berikut adalah c...

Peran Roh Kudus (MKS #49)

  "Manusia Kerajaan Sorga 49", berfokus pada rencana ilahi Allah bagi umat manusia dan bagaimana individu dapat menyelaraskan hidup mereka dengan kehendak-Nya. Ditekankan bahwa orang percaya tidak boleh mengandalkan kekuatan mereka sendiri, tetapi pada kuasa Roh Kudus dan Firman Allah untuk memenuhi takdir mereka. Ibadah JMD Bandung 2 Agustus 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 49 Poin-Poin Utama : Memahami Bahasa Allah: Papa menekankan pentingnya memahami "bahasa" Allah, mencatat bahwa Alkitab tidak boleh dilihat sebagai ayat-ayat yang terisolasi, tetapi sebagai satu rencana besar yang terpadu. Memahami firman dan menyelaraskan hidup dengan kehendak Allah memerlukan tuntunan Roh Kudus, bukan sekadar kemampuan akal. Roh Kudus sangat penting untuk wahyu yang sejati. Kuasa Firman: Firman memiliki kuasa bawaan untuk menggenapi dirinya sendiri. Manusia cukup percaya dan memberi ruang bagi kasih karunia Allah, bukan memaksakan dengan usaha sendiri seperti pola hukum Taurat. Or...

Kapasitas dan Potensi Spiritual (MKS #48)

Ps. Djonny  membahas konsep Manusia Kerajaan Sorga melalui tinjauan teologis atas janji Tuhan kepada Abraham dalam Kejadian 17 . Beliau menjelaskan bahwa identitas sebagai raja menurut definisi ilahi bukan didasarkan pada kekuasaan duniawi seperti Nimrod, melainkan pada kapasitas spiritual untuk memerintah melalui kebenaran dan ketaatan. Terdapat penekanan pada enam langkah Allah dalam Kejadian 1 , mulai dari memberkati hingga memberikan otoritas untuk menaklukkan bumi, sebagai pola bagi manusia untuk mewujudkan kerajaan Allah di dunia. Peran Roh Kudus dianggap krusial dalam memperluas pengaruh hidup seseorang agar mencapai kaliber dunia demi kemuliaan Tuhan. Melalui teladan Yesus, jemaat diajak untuk menyadari potensi ilahi dan warisan rohani mereka sebagai keturunan Abraham yang dipanggil untuk menyatakan otoritas surga. Ibadah JMD Bandung 26 Juli 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 48 Berikut adalah catatan selengkapnya dari materi "Manusia Kerajaan Sorga 48: Raja-Raja dari Ket...

Ikat Janji Allah (God's Covenant) dengan Abraham dan Keturunannya

Saat Teduh 26 Jan 2025 Kej 26:1  Maka timbullah kelaparan di negeri itu.  —  Ini bukan kelaparan yang pertama, yang telah terjadi dalam zaman Abraham. Sebab itu Ishak pergi ke Gerar, kepada Abimelekh, raja orang Filistin. 2  Lalu TUHAN menampakkan diri kepadanya serta berfirman: "Janganlah pergi ke Mesir, diamlah di negeri yang akan Kukatakan kepadamu. 3  Tinggallah di negeri ini sebagai orang asing, maka Aku akan menyertai engkau dan memberkati engkau,  4  Aku akan membuat banyak keturunanmu seperti bintang di langit; Aku akan memberikan kepada keturunanmu seluruh negeri ini, dan oleh keturunanmu semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, 5  karena Abraham telah mendengarkan firman-Ku dan memelihara kewajibannya kepada-Ku, yaitu segala perintah, ketetapan dan hukum-Ku." Kej 26:12 Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN. 13  Dan orang itu menjadi kaya, bahkan k...

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

PANGGILAN KEPADA KEIMAMATAN MELKISEDEK

Ibrani 7:1-3  Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia. Kepadanya pun Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya. Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera.

The Unstoppable Generation and Strategies for Leadership Succession (UR #238)

Artikel ini bersumber dari materi pengajaran dari Dr. Jonathan David mengenai konsep suksesi kepemimpinan dan pembentukan generasi "Manusia yang Tak Terhentikan."  Beliau menekankan bahwa kekuatan sebuah pelayanan sangat bergantung pada ketangguhan spiritual pemimpinnya dalam menghadapi berbagai hambatan seperti pola pikir negatif dan pergaulan yang salah. Fokus utamanya adalah pentingnya membangun hubungan bapa-anak yang sejati untuk mewariskan takdir ilahi, bukan sekadar membagi tanggung jawab struktural. Melalui rujukan kitab Kisah Para Rasul 16 dan Pengkhotbah 2 , dijelaskan bahwa suksesi yang akurat harus direncanakan dengan hati-hati agar warisan rohani tetap berlanjut tanpa perubahan arah. Tujuan akhirnya adalah melahirkan gereja apostolik yang tak tergoyahkan dan murni dari pengaruh duniawi atau denominasi. Strategi ini menuntut penggunaan hikmat, pengetahuan, dan keterampilan ilahi untuk menerjemahkan kehendak Tuhan ke dalam realitas di bumi. 30 06 2026, ...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

"Berkat" (Barak/Berekah) Dan Bagaimana Kita Menerima Berkat Itu Dari Tuhan

Konsep Kunci: Barak/Berekah (Berkat) ) Asal Kata: Kata "berkat" dalam bahasa Ibrani adalah barak, yang artinya memberkati. Bentuk kata bendanya adalah berekah, yang berarti hasil dari tindakan memberkati. Makna Mendalam: Barak juga dikaitkan dengan kata "to kneel" atau "menekuk lutut". Ini menunjukkan bahwa berkat dari Tuhan adalah tindakan di mana Tuhan merendahkan diri-Nya untuk melayani dan melimpahkan kebaikan-Nya kepada kita. Contoh Nyata: Tindakan Yesus yang merendahkan diri menjadi hamba, mati bagi kita di kayu salib adalah wujud tertinggi dari barak (berkat) Allah. Ayat Kunci: Amsal 10:22:  "Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya." Mazmur 127:2:  "Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur." Pengkhotbah 2:26:  "Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia ...