Langsung ke konten utama

MENGENAL YESUS SEBAGAI ANAK DOMBA ALLAH

Menjadi Jalan kepada Anak Domba Allah

Gereja harus mempunyai landasan iman yang kuat untuk dapat mengikuti Yesus setia sampai garis-akhir.

 Andreas mengikut Yesus dengan landasan iman: Yesus sebagai Anak Domba Allah yang siap dikorbankan (Yoh 1), bukan sebagai Anak Allah, yang membuat banyak mujizat (Yoh 2, mujizat pertama di Kana). Andreas mengikut Yesus setia sampai mati. Sedangkan Simon yang kemudian dipanggil Petrus, pertama-tama mengenal Yesus, sebagai pembuat mujizat (Lukas 5). Atas dasar mujizat ini, Simon-Petrus ini terus membuat kebingungan, kadang balik lagi jadi Simon, kadang jadi Petrus, kadang jadi Simon-Petrus.  



Ps.Djonny Tambunan_25Sep2016

Bukan siapa yang penting yang membawa berita Injil dulu kepada kita. Mereka membawa kemasan yang tidak utuh, memberikan apa yang mereka ketahui. Sorga menginginkan kita secara utuh mengetahuinya. Jangan salahkan mereka. Bagaimana seharusnya kita memandang Yesus.
Saudara masih di tempat ini bukan karena saudara istimewa. Mungkin juga satu demi satu di antara saudara akan terhilang. Mengapa mereka mencintai dunia setelah belasan tahun? Apakah firman itu terlalu keras? Persoalan bukan tidak mengikuti gereja, tapi meninggalkan Tuhan, tidak lagi ikuti instruksi Dia. Itu yang berbahaya. Ada ribuan orang mengikuti Yesus. Tapi ketika di salib hanya ada perempuan-perempuan dan sebelum mati, baru Yohanes muncul. Kemana yang lainya? Ada 5012 murid, mega church, tapi kemana?
Mungkin firman ini harus diberikan kepadamu belasan tahun lalu: mengapa banyak orang gagal mengikut Tuhan.

Yoh 1:29-34

Ay 32-34 adalah peristiwa di sungai Yordan di mana Yohanes Pembaptis mendengar suara Bapa di sorga. Dia melihat Roh Kudus turun ke atas diri Yesus seperti burung merpati: Dia inilah AnakKu yang Ku kasihi. Yohanes percaya itu suara Bapa dari sorga. Dan ia telah melihatnya (see). Melihat secara fisik. Dia lihat Roh Kudus turun seperti burung merpati. Dan dia mendengar suara. Yohanes menerima kesaksian dengan keyakinan: Yesus ini Anak Allah.
Ay35. Yohanes berdiri dengan kedua muridnya. Salah satunya bernama Andreas (ay40).
Ay36. Liatlah Anak domba Allah!
Ay37. Kedua murid itu langsung mengikut Yesus. Andreas dan salah satunya.

Ada pertanyaan yang aneh buat kita.  Yohanes memberikan kesaksian kepada orang lain: Lihatlah Anak Domba Allah. Ini tidak seperti kesaksian yang Yohanes terima dengan keyakinan. Harusnya apa yang kita saksikan adalah apa yang kau yakini. Mengapa dan ada apa dengan Yohanes sehingga dia tidak membagikan seperti kesaksian yang dia terima?

Ay40.
Andreas dan salah satu murid Yohanes yang lain yang mengikuti Yesus; mereka tidak pernah kembali lagi kepada Yohanes. Mereka pergi seolah-olah pergi tanpa pamit. Kita tau Andreas mengikuti Yesus setia sampai mati.

Ketika Yohanes Pembaptis dipenggal kepalanya, Yesus menyingkir. Tentu bersama-sama murid-murid-Nya, termasuk Andreas. Mengapa seolah-olah Andreas itu seperti murid durhaka, tidak melayat mantan gurunya? Pasti ada alasannya.

Ay34. Yohanes berkata: Dan aku telah melihat-Nya.
Ay35. Yesus lewat dan Yohanes berkata: Lihat.... Behold....the Lamb of God.
 See = lihat; Behold = dipegang; artinya bukan hanya melihat secara lahiriah tetapi memahami secara dalam, mencermati dan menelusuri (have insight);
 

Yohanes Pembaptis adalah protokoler kerajaan untuk mengatakan pada banyak orang siapakan dirimu sebab Tuhan akan datang sebagai Raja. Yohanes menyiapkan jalan, bukan karpet merah, tapi menyiapkan kehidupan. Dia juga tidak bilang kepada menteri PU. Artinya, dalam hidup kita Tuhan mau pakai kita menjadi titik masuk buat KerajaanNya termanifestasi di bumi.  KerajaanNya akan nyata di bumi ini; saudara merupakan jalan bagi Dia. Saudara harus menjadi pemerintahan Tuhan dalam menjalani hidup saudara, karena ada yang memerintah. Itu yang disebut jalan.

Ay35-37 adalah ayat yang cukup panjang. Saking panjangnya jadi disingkat saja.  Selama Andreas jadi murid Yohanes Pembaptis di komselnya sudah dijelaskan terus-menerus tentang: Anak Domba Allah dan bukan tentang Anak Allah. Tapi mana Anak Domba Allah itu Andreas belum tau dan Yohanes juga belum tau. 

Jadi ketika Yohanes berseru: Behold....the Lamb of God! Ah...ini Dia.....Anak Domba Allah!  Hanya sedikit orang yang merespon, yaitu hanya dua orang murid Yohanes, salah satunya bernama Andreas.  Seruan Yohanes Pembaptis tidak menarik perhatian orang banyak. Anak Domba Allah tidak menarik perhatian. Sebab tujuan akhirnya adalah untuk dikorbankan, mengalami penderitaan dan disembelih. Ini bukan cara kampanye yang baik. Coba saja kalau Yohanes Pembaptis mengatakan: Inilah Anak Allah yang hidup! Dia akan menjadi Raja atas segala raja. Maka itu adalah cara yang baik untuk menarik perhatian orang banyak. Tapi cara itu justru berbahaya, membahayakan dasar pengenalan yang benar tentang Yesus. Banyak orang Kristen sekarang sudah terlanjur percaya Yesus sebagai Juru Selamat, pembuat mujizat, penyembuh, sumber jawaban setiap masalah, Yesus adalah jawaban, bahkan Dia adalah juru selamatku pribadi ( kayak sopir pribadi gitu???). Julukannya sebuah diberikan yang indah-indah kepada Yesus: Jehova Rava, jehova Jireh,  dan seterusnya. Itu pandangan yang salah yang menyesatkan imanmu. Kalau tidak terjadi mujizat, tidak terjadi kesembuhan dan hidupmu tetap kere, apa kau akan setia mengikuti Yesus?

Hanya Yohanes Pembaptis dan orang-orang yang selevel itu punya hikmat seperti itu; untuk bersaksi untuk membawa orang – bukan kepada dirinya -  tapi kepada Yesus. Dia sudah menyiapkan jalan kepada mereka untuk mengikuti Yesus setia sampai mati. Yohanes Pembaptis memberikan kesaksian yang benar mengenai Yesus, bukan kesaksian yang lemah.

Mat 3:1 Yohanes Pembaptis pastinya berasal dari Kerajaan Sorga.

Tidak mungkin mereka yang berasal dari Kerajaan Sorga berkata: Terimalah Yesus sebagai Juru Selamat.
Yohanes tidak mengatakan neraka adalah masalah buat hidup saudara.

Yesus bukanlah spesialis ahli untuk memindahkan saudara dari neraka ke sorga. Tetapi ketika saudara mengikuti Yesus kemana saja Dia ada, maka saudara akan selamat.

Ketika Yesus mati Dia turun ke Hades dan ke Alam Maut (). Dia memegang kunci-kunci kehidupan dan alam maut. Jika saudara ikut kepadaNya, Raja dari Kerajaan Sorga itu; maka tidak mungkin saudara akan ke neraka. Tidak ada masalah dengan neraka buat hidupmu; itu sudah otomatis (you may take it for granted).

Maka kesaksian Yohanes tidak salah memberitakan: Kerajaan Sorga.....
Yohanes 1:

Ada banyak orang mengikut Yesus karena mujizat.... Mereka tidak bisa bertahan. Ada 6 alasan orang (mungkin lebih) mengapa dia mengikut Yesus. Tapi ke-6 hal ini tidak memberikan fondasi yang kokoh, tapi sangat rapuh/lemah.

Waktu Yohanes Baptis berkata: Behold.....Dia adalah Anak Domba Allah.... itu terjadi dan dicatat di Yohanes pasal 1. Padahal Yesus pertama kali memulai pelayananNya dan mujizat pertama kali adanya di pasal ke2. Jadi apa yang diterima oleh Andreas dan murid satunya lagi adalah dasar yang kokoh. Bukan karena mereka sudah melihat mujizat.

Ini alasan yang lemah/rapuh dalam mengikuti Tuhan Yesus:
1. kalau saudara mengikuti Yesus di dasarkan pada apa yang sudah diperbuat oleh Tuhan dalam hidupmu dan membuatmu mengambil keputusan ikut Yesus, itu landasan iman yang lemah...

2. Apalagi oleh karena didasarkan pada kegagalan dan kepahitan terhadap dunia, mengalami hancur hati terhadap dunia tanpa Tuhan, lalu ambil keputusan akan ikut Yesus. Mungkin di dasarkan pada kesaksian di suatu pertemuan atau KKR, kesaksian dari orang-orang yang telah mengikuti Yesus pada masa hidupnya, lalu kita juga tertarik mengikuti Dia.

3. Kalau berdasarkan hal-hal lahiriah dan bukan iman saudara akan meninggalkan Tuhan; karena iman bicara mengenai perkenanan Tuhan. Ibr 10:36, ketekunan-endurance. Ay37-38. Orang benar akan bertahan karena iman.  Jika tidak tekun / mengundurkan diri, Tuhan tidak suka (displeasure); Apa yang Tuhan inginkan adalah ketekunan ilahi atau iman sebelum Dia menjadikan janji-Nya itu. Sebelum itu terbangun, janji-Nya tidak terjadi.

4. Didasarkan pada pemahaman atau sudut pandang manusiawi. Ams 16:2; Ams12:15.
Bapa yang benar mengorbankan anak. Bukan bapa berkorban demi anak. Anak bungsu yang pergi tidak pernah dicari oleh bapanya. Bapa di sorga mengorbankan AnakNya yang tunggal. 
 Kebanyakan kita mengikuti Yesus karena kebutuhan kita, bukan kebutuhan Tuhan. Mengikuti Yesus itu berkorban habis-habisan tanpa mendapatkan apa-apa. Di dalam rumah anak harus berkorban bagi bapa rohani.
Kalau didasarkan pada pandangan,bahwa mengikut Yesus Kristus itu tidak akan ada kesusahan. Yoh 17:12-16. Dunia membenci kita (kesusahan). Yesus tidak minta kita diambil dari dunia(kesusahan), tapi lindungi mereka dari yang jahat. Jika kita alami kesusahan artinya sama seperti Yesus (ay16) artinya kita ada di jalan Yesus. Tuhan ingin membangun karakter kesetiaan dan pribadimu kepada Dia bukan didasarkan kepada berkat dan kondisimu; itu adalah lebih berharga dan bersifat kekal. Itu lebih berharga bagi Tuhan.
Berarti Andreas mengikuti Yesus bukan pada 6 dasar itu, tapi sebagai Anak Domba Allah.
Wah14:1 Anak Domba Allah berdiri di bukit Sion. Di gereja yang tidak biasa-biasa. Kita menantikan saatnya perwujudan nyata gereja Sion. Buka juru selamat tapi Anak Domba Allah yang berdiri di situ.
144.000 = 12 x 12 x 1000. 12 angka rasuli. Ini jemaat yang rasuli. 1 orang mengalahkan 1000; 1 orang mengejar 1000. Artinya kapasitas maksimum dan potensi maksimum 1000 orang. Mereka menemukan potensi hidupnya karena mengijinkan pemerintahan Tuhan. Karena itu disebut jemaat rasuli.
Ay2-3. Tingkat penyembahan yang ada di tempat tinggi. Hanya 144.000 yang bisa mengerti. Mereka adalah orang-orang yang tidak mencemarkan dirinya dengan perempuan-perempua. Perempuan-perempuan = roh Isebel; roh Babel (wahyu 17,18). Ini hubungan spiritual; tidak dicemari; tidak  terkontaminasi.
Bisakah kau melihat Dia sebagai Anak Domba Allah dan bukan juruselamat? Jika ya.
Ay4. Mereka ditebus dari antara manusia. Mengikuti kemana pun Anak Domba pergi. Ditebus supaya menjadi korban sulung bagi Allah.  Dia adalah batu penjuru kepala/utama. Kita juga batu-batu penjuru. Apa pun legitimasi atau predikat yang Tuhan berikan kepada Yesus, diberikan juga kepada mereka. Setelah ditebus, kita bukan dibawa ke rumput hijau di sorga, tapi harus menjadi korban bagi Tuhan sebagai anak domba juga.

Luk 10:3 Aku mengutus kamu seperti anak domba.....

Tanpa menjadi anak domba kau tidak siap. Ini adalah dasar yang kuat dan teguh. Miliki dasar yang kuat dan teguh sehingga saudara bisa bertahan kemana pun. Dari Alfa sampai Omega, bahkan sampai selama-lamanya.






LANDASAN IMAN YANG BENAR BERBANDING LURUS DENGAN  KESETIAAN IMAN KITA (FAITHFULNESS), PENGORBANAN KITA (AS A LIVING SACRIFICE)  DAN DAYA TAHAN KITA (ENDURANCE) DALAM MENGIKUT YESUS.

Amin.

Postingan populer dari blog ini

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Kondisi Manusia Pada Zaman Nuh (MKS #12)

Sesi 12 Manusia Kerajaan Sorga ini membahas interpretasi alkitabiah mengenai kemerosotan spiritual umat manusia dari keturunan Set, yang awalnya merupakan pengharapan Tuhan , menjadi fokus pada keinginan kedagingan . Kita mengulas Kitab Kejadian pasal 4 dan 6, membandingkan keturunan Kain yang membangun peradaban tanpa Tuhan dengan keturunan Set, yang disebut anak-anak Allah . Kemunduran ini ditandai dengan anak-anak Allah yang tertarik pada kecantikan lahiriah anak-anak perempuan manusia , yang dianggap sebagai representasi daya tarik daging yang dibangun oleh keturunan Kain. Kejahatan yang meluas dan berkesinambungan ini, di mana Roh Tuhan tidak lagi berguna , memilukan hati Tuhan dan mendorong-Nya untuk memusnahkan segala makhluk hidup melalui air bah, kecuali Nuh dan keluarganya karena Nuh seorang diri didapati benar dan bergaul dengan Allah . Catatan Lengkap Mengenai Kondisi Manusia, Penilaian Allah mengenai keturunan Set, kemunduran rohani manusia, penyesalan Tuhan, dan peng...

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

Tubuhmu Adalah Bait Roh Kudus

1 Korintus 3:16 (TB)  Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?  Video berjudul "You’ve Heard ‘You Are the Temple of God’ – But This Is What It Really Means" dari saluran Beyond the Veil menjelaskan bahwa konsep tubuh manusia sebagai "Bait Allah" bukan sekadar metafora, melainkan sebuah kebenaran arsitektural, anatomis, dan spiritual yang mendalam. Berikut adalah poin-punen utama yang dijelaskan dalam video tersebut: Paralel Struktur Bait Suci dengan Manusia : Video ini membedah bagaimana tiga bagian utama Bait Suci Sulaiman mencerminkan struktur diri manusia: [ 12:16 ] Pelataran Luar (Tubuh) : Mewakili aspek fisik, tindakan, dan interaksi dengan dunia luar. Sama seperti mezbah di pelataran, tubuh adalah tempat disiplin dan pengabdian fisik dimulai. [ 12:56 ] Tempat Kudus (Jiwa/Pikiran) : Mewakili dunia batin, pikiran, dan emosi. Di sini terdapat kandil (kesadaran), roti pertunjukan (nutrisi batin/hikmat), dan mezbah ...

Lahir Baru Titik Awal Perjalanan Rohani Kita

  SATE 28 September 2020 – **   Bacalah terlebih dahulu : Yohanes 3:1-15 Cara Allah bekerja untuk memperbaharui manusia adalah melalui Lahir baru. Ini merupakan pijakan / tindakan awal Allah dalam diri manusia untuk melakukan pembaharuan, Ini merupakan kepastian atau keyakinan agar manusia dapat mengerjakan rencana Allah semasa hidup manusia. Ini juga merupakan langkah manusia untuk menerima kehidupan Tuhan sehingga Allah mulai bekerja dalam hidup manusia. Manusia harus mengalami dua kali kelahiran! Yaitu roh dan daging, daging pada saat manusia keluar dari kandungan ibu, tetapi itu belum cukup. Manusia harus lahir lagi dari roh, yaitu dari proses lahir baru. Artinya manusia bisa mengoperasikan dua kehidupan, setelah proses ini berarti roh mempunyai kekuatan untuk dapat menarik turun SEMUA kehidupan Allah.   *#1. Apakah yang harus dilakukan setelah kalian mengalami lahir baru?*   Kita harus terus terbuka di hadapan Allah, bersedia untuk dikoreksi, diselaraskan hidup ...

Rumah Rohani

POLA   RUMAH   ROHANI Ps. Ir. Djonny Tambunan Sekaranglah waktunya, apa yang pernah saudara terima perkataan Tuhan itu, janji Tuhan, nubuatan itu, maka kita akan menerimanya, kita akan menikmatinya dan kita akan menggenapinya. Jangan lihat ke belakang. Tuhan berkata: Apa yang Ku firmankan akan Ku genapi segera dengan sempurna. Kapan kita siap? Selama kita tidak siap tidak akan tergenapi. Kalo kita mengambil sikap seperti binatang-binatang yang masuk ke dalam bahterah Nuh, maka kita akan masuk. Nuh hanya menyediakan satu jenis makanan bagi semua binatang. Semua orang yang mengambil sikap seperti Ishak itulah yang akan menerima warisan.   Harta yang berharga tidak diberikan kepada mereka yang bersikap seperti anjing dan babi. Apa yang membuat kita masuk atau tidak adalah keputusan kita sendiri, sikap kita sendiri. Jangan minta waktu, karena waktu tidak bisa mengubah saudara , tapi apa merubah kita adalah keputusan kita. Lupakan yang di belakangmu, apakah...

PERLUNYA TERUS MENGALAMI UPGRADE DAN UPDATE

PAULUS DI YERUSALEM KPR 21:15-26 Hukum Taurat, sunat dan keimamatan Lewi/Harun telah menjadi budaya dan adat-istiadat yang melekat pada orang Israel ribuan tahun lamanya. Tanpa mereka dan kita mengalami upgrade dan update dengan memperbarui pikiran dan akal-budi, sulit untuk melepaskan kebiasaan dan adat-istiadat tersebut.

Pemahaman Konsep "Ikat Janji" dan "Perjanjian" untuk Menerima warisan dan Berkat

  Birth of Isaac: gospelimages.com Ayat Renungan: Ulangan 8:17-18: Kekayaan dan kemampuan yang kita miliki berasal dari Allah. Tujuan Allah memberikan kekuatan untuk mendapatkan kekayaan adalah untuk menggenapi "ikat janji"-Nya dengan Abraham, bukan karena kemampuan kita sendiri.   1 Tawarikh 16:15: Ikat janji Allah bersifat kekal dan berlaku "sampai seribu angkatan", yang dalam pemahaman Ibrani berarti tidak terbatas atau tak terhingga. Ini menegaskan bahwa "ikat janji" bukan sesuatu yang kadaluarsa atau dibatasi waktu.   Galatia 3:7, 9, 14, 29: Orang yang hidup oleh iman adalah anak-anak Abraham. Berkat Abraham dapat diterima oleh bangsa-bangsa lain melalui Yesus Kristus. Orang yang menjadi milik Kristus adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah.   Ada perbedaan antara "ikat janji" (secara korporat) dan "perjanjian" (janji secara individu). Allah lah yang berinisiatif mengadakan ikat-janji. Sebelum iman ...

Hukum Allah yang Tak Tertulis dan Kekekalan Zoe (MKS#11)

Khotbah berfokus pada analisis mendalam tentang kisah Kain dan Habel dari Kitab Kejadian, menekankan pentingnya hikmat Allah dan perkenanan-Nya atas persembahan. Pembicara menggunakan kisah tersebut untuk menjelaskan bahwa persembahan Habel diterima karena iman dan sesuai dengan hukum Tuhan, yang disiratkan sebelum Taurat tertulis. Lebih lanjut, dibahas bagaimana Kain berasal dari si jahat dan bagaimana usahanya untuk menghentikan rencana ilahi gagal, yang kemudian diganti dengan kelahiran Set. Akhirnya, ditutup dengan peringatan untuk tidak mengandalkan pemahaman sendiri tetapi pada hikmat Allah, sambil mengaitkan narasi kuno ini dengan tantangan kehidupan modern dan sudut pandang Iblis mengenai akhir zaman. Catatan ini disusun berdasarkan ulasan dan pengajaran, khususnya mengenai kisah Kain dan Habel, hukum Allah, strategi Iblis, dan konsep hidup ilahi ( Zoe ). I. Kelanjutan Pengajaran dan Doa Awal Pengajaran ini melanjutkan pembahasan sesi sebelumnya mengenai sudut pandang ibl...

BAGAIMANA KITA BISA MASUK DALAM ALAM KEMUSTAHILAN

BAGAIMANA KITA BISA MASUK DALAM ALAM KEMUSTAHILAN  Bagian 1 Ps. Ir.  Yappy Widjaya 16Feb14 LUK AS 1:36-38 (Luk 1:36)   Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, iapun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu. (Luk 1:37)   Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil." (Luk 1:38)   Kata Maria: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." Lalu malaikat itu meninggalkan dia. Hal yang tidak mungkin adalah dimensinya Tuhan. Bagi Allah tidak ada yang mustahil. Semua agama mempercayai hal itu. Ketika Abraham sudah berusia 99 tahun Allah berbicara, tahun depan Sara akan melahirkan seorang anak laki-laki. Sara tertawa. Tapi Allah berkata tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Markus 9:21 (Mar 9:21)   Lalu Yesus bertanya kepada ayah anak itu: "Sudah berapa lama ia mengalami ini?" Jawabnya: "Sejak masa kecilnya. (Mar 9:22)...